cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Litbang Industri
ISSN : 22523367     EISSN : 25025007     DOI : 10.24960
Core Subject : Engineering,
Jurnal Litbang Industri (JLI) adalah jurnal ilmiah yang terbit secara berkala dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember. JLI memuat artikel primer yang bersumber langsung dari hasil riset industri, olahan hasil pertanian, penanggulangan pencemaran industri. Semua naskah direview oleh mitra bestari. Jurnal Litbang Industri Padang diterbitkan oleh Balai Riset dan Standardisasi industri Padang, Badan Penelitian dan Pengembangan Industri, Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. p-ISSN: 2252-3367 e-ISSN: 2502-5007
Arjuna Subject : -
Articles 357 Documents
Powderisasi timah murni menggunakan metode atomisasi gas – satu nosel gas Abdul Basyir; Didik Aryanto; Agus Sukarto Wismogroho; Wahyu Bambang Widayatno
Jurnal Litbang Industri Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v10i2.6006.97-102

Abstract

Salah satu metode yang dapat digunakan untuk menghasilkan powder adalah atomisasi gas. Desain dari atomisasi gas akan berpengaruh terhadap karakter powder yang dihasilkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh sudut nosel gas terhadap kuantitas output powder yang dihasilkan, distribusi ukuran powder, morfologi, dan fasa powder dari sudut nosel yang menghasilkan output powder paling banyak. Dalam penelitian ini akan dilakukan pembuatan powder timah melalui metode atomisasi gas menggunakan satu nosel gas yang berbentuk tabung dengan diameter 0.5 cm. Sudut atomisasi (sudut antara nosel gas dengan lobang dari ruang peleburan timah) diatur sebesar 0° dan 5° untuk masing-masing percobaan, sedangkan ruang penampungan powder tersusun secara horizontal. Berdasarkan hasil eksperimen, desain powderisasi dengan sudut atomisasi 5° menghasilkan output powder timah, 1,3 kali lebih banyak daripada sudut atomisasi 0°. Berdasarkan hasil karakterisasi diketahui bahwa powder timah yang dihasilkan dari sudut atomisasi 5° didominasi oleh bentuk yang tidak teratur, dan tidak ditemukan fasa oksida pada semua ukuran partikel. Adapun ukuran powder timah yang dihasilkan dari sudut atomisasi 5°, sebanyak 29,68% berukuran < 37 mm dan sebanyak 70,32% berukuran 38 – 150 mm.
Rasio pelarut etanol dan etil asetat pada proses ekstraksi terhadap karakteristik katekin dari gambir Inda Three Anova; Gustri Yeni
Jurnal Litbang Industri Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v10i2.6506.121-127

Abstract

Gambir salah satu tanaman herbal yang mempunyai banyak manfaat, terutama untuk produk farmasi, kosmetik, pewarna dan lain sebagainya. Kandungan senyawa katekin yang tinggi pada gambir sangat dipengaruhi oleh proses ekstraksi yang dilakukan. Tujuan penelitian adalah untuk melihat pengaruh dari rasio pelarut etanol dan etil asetat serta waktu ekstraksi yang digunakan terhadap rendemen dan karakteristik katekin gambir yang dihasilkan. Proses ekstraksi menggunakan pelarut etanol dan etil asetat, dengan rasio sebagai berikut : E1= etil asetat : etanol (0:1), E2 = etil aetat : etanol (1:0), E3= etil asetat : etanol (3 : 2),  E4 = etil asetat : etanol (4 : 1); waktu ekstraksi : 5 jam (T1) dan 6 jam (T2), rasio pelarut dan gambir tetap yaitu 1:2. Pada produk katekin yang didapatkan dilakukan perhitungan rendemen, kadar katekin, kandungan unsur mineral logam dan non logam dengan uji XRF dan morfologi SEM EDX. Perlakuan optimal didapat pada perlakuan E3T2 dengan rendemen 74,86% dan  kadar katekin 98,66%. Menurut uji XRF terdapat beberapa jenis unsur logam dan non logam yang lebih kompleks seperti Mg, Al, Si, P, Cl, K, Ca, Fe, Cu, Ag, S, Eu dan Cd, morfologi SEM menunjukkan bentuk partikel yang masih sama serta tidak teratur dengan ukuran partikel yang lebih kecil jika dibandingkan dengan ukuran partikel bahan baku gambir.
Stabilitas madu herbal dengan penambahan emulsifier dan antioksidan menggunakan metode spontan Nur Ahmad Habibi; Nur Heni Sri Palupi; Azis Boing Sitanggang
Jurnal Litbang Industri Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v10i2.6114.111-120

Abstract

Herbal honey with blackseed oil and olive oil is susceptible to change in stability during the storage period, such as separation and oxidation. The aim of this study was to observe the effect of emulsifier and antioxidant to stability of herbal honey. This study used a completely randomized factorial design with two repetitions. The first factor was concentration antioxidant tocopherol (0; 0,005; 0,01%) and the second factor was concentration of emulsifier Tween 80 (0; 0,001; 0,002%) so there were 9 combinations. Herbal honey was made using the spontaneous method. The study observed particle size distribution, stability against separation, and predict shelf life. Based on observation, the largest particle size distribution was in the herbal honey T1TW1 group  with size 1004.70 ± 5.80 nm. The smallest particle distribution was in the T3TW3 group with size 117.10 ± 1.56 nm. Based on the stability, T3TW3 group was able to keep the rate of emulsion separation that occurs compared to other groups. Based on ASLT test, herbal honey with antioxidan and emulsifier had shelf life 241 days and without 140 days. Conclusion this study is antioxidant tocopherol and Tween 80 emulsifier can improve the stability of herbal honey significant. 
Pemanfaatan katekin ekstrak gambir (Uncaria gambir Roxb) sebagai pengawet alami terhadap karakteristik mie basah K Kamsina; F Firdausni; S Silfia
Jurnal Litbang Industri Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v10i2.6526.89-95

Abstract

Ekstak gambir merupakan ekstrak dari sari getah yang diekstraksi dari daun tanaman gambir dan mengandung senyawa antioksidan yang berfungsi sebagai pengawet pangan.  Guna meningkatkan ketahanan simpan pangan dan meminilisir penggunaan pengawet sintetis dilakukan penelitian ini dengan tujuan mengetahui pengaruh pemberian konsentrasi ekstrak gambir terhadap nilai gizi dan ketahanan simpan mie pangsit. Penelitian dilakukan dengan metoda Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan (persentase ekstrak gambir) yaitu 0% (kontrol, 0,1%, 0,2%, 0,3% dan 0,4%  dengan 5 kali ulangan. Peningkatan penggunaan ekstrak gambir menyebabkan peningkatan nilai kadar air menjadi 34,706%, kadar abu 0,0443%, antioksidan 18,82% dan total fenol 84%. Hasil perlakuan  optimal didapatkan pada perlakuan 0,2% untuk uji organoleptik warna, rasa, aroma, dan tekstur disukai dengan nilai berturut-turut 3,50; 4,00; 4,13 dan 4,24.  Sedangkan untuk ketahanan simpan mie basah  sampai hari ke-4  cemaran mikroba (angka lempeng total) mengandung 9,8x105koloni/g dan memenuhi standard SNI 2987:2015 (mie basah).
Front Matter Jurnal Litbang Industri Vol. 10 No. 2 Desember Tahun 2020 Sofyan Sofyan
Jurnal Litbang Industri Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v10i2.6705.i-ii

Abstract

Front Matter Jurnal Litbang Industri Vol. 10 No. 2 Desember Tahun 2020
Upaya mengatasi cacat produksi botol kemasan air 600 ml dengan metode Statistical Process Control Mahros Darsin; Mochamad Asrofi; Joni Anggianto; Soesatijono Soesatijono
Jurnal Litbang Industri Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v10i2.6139.129-137

Abstract

This research aim is to find out the type of defects in production process of 600 ml bottle water at PT TIB Jember, then some attempts to resolve the problem. The p-chart of Statistical Process Control was employed. The control chart in September 2019 shown that some data beyond the ultimate control limit (UCL). The defects were categorized into three: whitening, deviate form, and broken. The Pareto chart revealed that the aforementioned defects were 59.7%, 26.36% and 15.07% respectively. By using the fishbone diagram some root cause of the defects were found. First, the unstable workplace temperature which disturbs the preform melting process prior to blowing, therefore causing whitening the bottle. Second, the heater which is often turned off while processing that caused deviate form. The frequently turned off the heater was caused by cracked-damage along with the hoses of overdue. Some suggestions were given, one of them was replacing the hoses by the new ones. The new control chart in October 2019 showed that all data within the limits following the replacement of the hose. It also reduced the rate of the defect by 0.19% from 0.74% to 0.55%.
Isolasi, identifikasi dan penyiapan sediaan kering Bakteri Asam Laktat yang berpotensi sebagai probiotik dari dadih asal Sijunjung Sumatera Barat Yulia Helmi Diza; Alfi Asben; Tuty Anggraini
Jurnal Litbang Industri Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v10i2.6532.155-164

Abstract

Dadih merupakan produk fermentasi susu kerbau yang berasal dari Sumatera Barat, kaya akan bakteri asam laktat yang berpotensi sebagai probiotik. Berdasarkan hal tersebut, telah dilakukan penelitian untuk mengisolasi, mengidentifikasi, menguji karakteristik probiotik dan menyiapkan sediaan kering bakteri asam laktat dari dadih Sijunjung Sumatera Barat. Isolasi bakteri dadih dilakukan sampai diperoleh koloni yang seragam dilanjutkan dengan identifikasi bakteri menggunakan Kit API 50 CHL Kemudian dilakukan pengujian sifat probiotiknya, dan dilanjutkan dengan proses penyediaan bakteri kering menggunakan bahan pengkapsul natrium alginat dan skim secara  freeze drying. Terhadap sediaan bakteri kering dihitung rata-rata kadar air dan viabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isolat bakteri dari dadih merupakan bakteri gram positif, berbentuk sel batang, ujung bentuk persegi dan posisi berantai. Hasil identifikasi menggunakan Kit API 50 CHL, teridentifikasi sebagai Lactobacillus paracasei ssp paracasei yang potensial sebagai probiotik dengan viabilitas yang baik, yaitu 89,52%.
Abstrak Jurnal Litbang Industri Vol. 10 No. 2 Desember Tahun 2020 Sofyan Sofyan
Jurnal Litbang Industri Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v10i2.6706.iii-xii

Abstract

Abstrak Jurnal Litbang Industri Vol. 10 No. 2 Desember Tahun 2020
Transesterifikasi minyak kemiri sunan menjadi biodiesel menggunakan katalis padat K2O/C Muhammad Zaki; Teku Muhammad Asnawi; Husni Husin; Saifullah Ramli; Sofyana Sofyana; Fikri Hasfita; Justaman Arifin Karo Karo
Jurnal Litbang Industri Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v10i2.6143.83-88

Abstract

Preparasi katalis padat K2O/C telah berhasil disiapkan dengan mengimpregnasi K2CO3 pada permukaan karbon aktif sekam padi selama 6 jam. Campuran tersebut dikalsinasi pada suhu 300 oC selama 3 jam hingga terbentuk K2O/C. Tujuan penelitian ini adalah untuk menginvestigasi kinerja katalis K2O/C dalam proses  transesterifikasi minyak biji kemiri sunan menjadi biodiesel. Karbon sekam padi (C) dipersiapkan dengan proses pirolisis sekam padi, dilanjutkan dengan proses aktivasi untuk mendapatkan karbon sebagai penyangga berpori. Katalis K2O/C  dikarakterisasi dengan Scanning Electron Microscopy (SEM) dan Energy-Dispersive X-ray (EDX). Hasil analisa EDX menunjukkan bahwa komposisi katalis didominasi oleh karbon (C) dan kalium (K). Fasa aktif K2O terdistribusi pada permukaan karbon aktif secara merata. Katalis K2O/C yang dihasilkan digunakan dalam reaksi transesterifikasi minyak kemiri sunan menggunakan reaktor batch. Yield biodiesel tertinggi dicapai hingga 98,68% ketika menggunakan katalis 4%, loading K2CO3  pada karbon aktif 0,5% berat, waktu  reaksi 90 menit, serta rasio molar metanol terhadap minyak 8:1. Katalis K2O/C sangat berpotensi untuk dikembangkan selanjutnya sebagai salah satu katalis padat untuk mengkonversi minyak nabati menjadi biodiesel.
Sintesis dan karakterisasi biosorben berbasis tannin gambir (Uncaria gambier Roxb.) dan aplikasinya pada penyerapan ion logam Pb (II) Muhammad Fajri Nurmawan; Citra Setiawati; Nur Aini Haryati
Jurnal Litbang Industri Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Institution for Industrial Research and Standardization of Industry - Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24960/jli.v10i2.6541.103-110

Abstract

Ekstrak tanin gambir (Uncaria gambier Roxb.) memiliki potensi sebagai bahan baku pembuatan biosorben yang dapat diaplikasikan untuk adsorpsi ion logam Pb2+. Gel tanin gambir (Gambier Tannin Gel, GTG) telah disintesis melalui reaksi polimerisasi dengan penambahan formaldehida dalam suasana basa NaOH selama 8 jam pada suhu 80 °C. Karakterisasi spektrum inframerah dengan FT-IR Spectrophotometer menunjukkan adanya jembatan metilen (–CH2–) dan jembatan metilen eter (C–O–C) ditandai dengan pita serapan pada bilangan gelombang masing-masing 2910 cm-1 dan 1040 cm-1. Hasil pembacaan pola difraksi sinar X dengan X-Ray Diffractometer (XRD) menunjukkan bahwa GTG yang dihasilkan memiliki tingkat kristalinitas yang rendah dengan ukuran kristal sebesar 1,07–2,82 Å. Penentuan kapasitas adsorpsi menggunakan pola isoterm Freundlich dan Langmuir dengan variasi konsentrasi Pb2+ sebesar 5, 10, 15, 20, 25, dan 30 ppm. Banyaknya ion logam yang terserap diukur dengan Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS). Dari hasil penelitian, diketahui bahwa proses adsorpsi ion logam Pb2+ oleh GTG mengikuti persamaan isoterm adsorpsi Freundlich dengan kapasitas adsorpsi maksimum sebesar 0,4917 mg/g.