cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Articles 60 Documents
Validasi Metode Analisis Piperin dalam Lada Hitam Secara Spektrofotometri shintawati shintawati
Majalah TEGI Vol 10, No 2 (2018): Majalah TEGI Vol 10, NO 2 Desember 2018
Publisher : Kementerian Perindustrian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.315 KB) | DOI: 10.46559/tegi.v10i2.4625

Abstract

Lada hitam asal Provinsi Lampung dikenal sejak zaman penjajahan Belanda karena kepedasannya. Zat aktif pemberi rasa pedas tersebut adalah piperin. Salah satu metoda analisa piperin adalah menggunakan spektrofotometri UV Vis. Salah satu upaya modifikasi terhadap metode analisa standar dengan mengefektifkan jumlah penggunaan bahan kimia namun tetap menghasilkan data pengujian yang valid dan tak terbantahkan. Penelitian ini bertujuan untuk memvalidasi metode pengujian piperin yang dimodifikasi dari metoda standar melalui penilaian parameter presisi, akurasi, linieritas, serta penetapan nilai LOD dan LOQ. Hasil penelitian ini menunjukkan seluruh parameter validasi memenuhi persyaratan keberterimaan validasi. Diperoleh nilai simpangan baku relatif (%RSD) sebesar 0,10123 dengan nilai CV Horwitz 3.05145, nilai perolehan kembali 98,88-101,87% dan  koefisien determinasi kurva linieritas sebesar 0,999. Nilai LOD dan LOQ  masing-masing sebesar 0,002116 dan 0,007054 ppm
NILAI KEBERTERIMAAN PRODUK OLAHAN TEPUNG RAJABASA Karim Abdullah; ira Setiawati; Rizki Adrianto
Majalah TEGI Vol 10, No 2 (2018): Majalah TEGI Vol 10, NO 2 Desember 2018
Publisher : Kementerian Perindustrian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.685 KB) | DOI: 10.46559/tegi.v10i2.4929

Abstract

Pengolahan ubi kayu menjadi tepung tapioka pada industri menengah dan besar  menghasilkan limbah padat yang biasa disebut sebagai onggok dimaana mayoritas pemanfaatnya sebagai bahan baku pakan ternak dan saus. Namun pengolahan tapioka skala industri kecil akan menghasilkan tepung onggok dengan kualitas yang lebih baik, disebut juga dengan Tepung Rajabasa. Tepung Rajabasa diharapkan dapat menggantikan tepung terigu dalam pembuatan aneka ragam pangan ringan. Pada penelitian ini dicoba dibuat tiga jenis pangan ringan yaitu nastar, coockies dan cake tape. Masing-masing mewakili kue dengan tekstur keras, menengah dan lembut. Sebagai pembanding dibuat juga nastar, coockies dan cake tape berbahan baku tepung terigu. Pengujian secara organoleptik dilakukan terhadap parameter aroma, rasa, dan tekstur, yang dilakukan oleh panelis tidak terlatih dengan menggunakan skala hedonik 1-6. Data yang dihasilkan selanjutnya diolah dengan menggunakan ANOVA untuk mengetahui apakah ada perbedaan nyata antara produk yang dibuat dengan menggunakan tepung rajabasa dengan produk yang dibuat dengan penggunaan tepung terigu. Hasil uji menunjukan tidak ada perbedaan nyata untuk aroma dan tekstur pada produk nastar, coockies dan cake tape , namun ada perbedaan nyata antara pada kriteri rasa untuk nastar. Produk olahan terbaik tepung rajabasa adalah nastar dengan nilai aroma = 5,08 (suka), rasa = 5,23 (suka), dan tekstur = 5,15 (suka).
Pemodelan Harga CPO Indonesia Tahun 2018 Dengan ARIMA Devi Oktiani
Majalah TEGI Vol 10, No 2 (2018): Majalah TEGI Vol 10, NO 2 Desember 2018
Publisher : Kementerian Perindustrian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.32 KB) | DOI: 10.46559/tegi.v10i2.4399

Abstract

Pada tahun 2018 ini harga CPO di Indonesia cenderung menurun. Tulisan ini bertujuan menggambarkan model harga CPO pada tahun 2018 dan peramalanya untuk 120 hari ke depan. Data yang digunakan adalah data harga CPO per hari dari bulan Januari hingga bulan November tahun 2018. Berdasar karakteristik data maka dapat digunakan model Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA). Didapatkan Model ARIMA yang sesuai adalah ARIMA (4,1,3) dengan mean square of errors MS = 20,74 . Dilakukan uji validitas model dan dilakukan peramalan harga CPO untuk 120 hari, peramalan menunjukkan harga CPO cenderung menurun.
Enkapsulasi Ekstrak Antosianin Bunga Euphorbia milii Husniati Husniati
Majalah TEGI Vol 10, No 2 (2018): Majalah TEGI Vol 10, NO 2 Desember 2018
Publisher : Kementerian Perindustrian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.75 KB) | DOI: 10.46559/tegi.v10i2.4422

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan enkapsulasi antosianin, pigmen alami dari bunga Euphorbia milii. Teknik penyiapan enkapsulasi bahan aktif bertujuan agar terjaga sifat fungsional dan stabilitas antioksidan selama proses produksi dan proses penyimpanan yang penggunaanannya tidak terbatas sebagai bahan tambahan pada produk pangan, obat, dan kosmetik. Pembuatan enkapsulasi antosianin menggunakan gelasi ionik dengan kitosan sebagai matriks coating/penyalut. Sebanyak 0,0991 mg antosianin disalut oleh kitosan dan TPP menghasilkan aktivitas antioksidan sebesar 1,8 kali lebih tinggi dibandingkan dalam keadaan bebasnya
Kualitas Kakao BUbuk Dipasaran Kota Makassar Khaerunnisa nisa nisa
Majalah TEGI Vol 10, No 2 (2018): Majalah TEGI Vol 10, NO 2 Desember 2018
Publisher : Kementerian Perindustrian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.665 KB) | DOI: 10.46559/tegi.v10i2.4547

Abstract

Kakao merupakan salah satu hasil perkebunan yang dapat memberikan kontribusi untuk peningkatan devisa Indonesia. Salah satu produk hilir dari biji kakao  adalah bubuk kakao, yang kemudian dapat diolah menjadi beberapa produk  yang bernilai ekonomi tinggi.  Kakao bubuk adalah produk dari  biji kakao yang diperoleh dari bungkil kakao yang diubah bentuknya menjadi bubuk (SNI, 2009). Bubuk kakao berkadar lemak lebih tinggi biasanya memiliki warna lebih gelap dengan flavor yang lebih ringan. Kakao bubuk sebagai salah satu produk olahan biji kakao yang sangat di minati para industri.. Berdasarkan hasil pengujian kadar air dan kadar lemak pada kakao bubuk yang ada dipasaran kota Makassar dapat disimpulkan bahwa dari 15 industri yang ada,  rata – rata kadar lemak sudah memenuhi standar SNI tetapi pada kadar air masih terdapat 2 industri dengan  kadar air yang melebihi standar mutu, akan tetapi bila dilihat kadar lemaknya masih dapat dikatakan bahwa rata-rata industri yang ada dikota Makassar masih dalam taraf kualitas yang baik.
KHARAKTERISTIK MUFFIN DARI TEPUNG UBIJALAR UNGU KAYA PATI RESISTEN (The characteristics of muffin from resistant starch- rich purple sweet potato flour) Siti Nurdjanah; neti Yuliana; Ahmad Sapta Zuidar; Ira Ervinda Naim
Majalah TEGI Vol 9, No 2 (2017)
Publisher : Kementerian Perindustrian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (913.743 KB) | DOI: 10.46559/tegi.v9i2.3662

Abstract

Resistant starch- rich purple sweet potato flour can be used as wheat substitute in muffin production, partly  because of its potential health benefit.  The aim of this research was to find proper  ratio between wheat flour and purple sweet potato flour to obtained muffins  with the best sensory properties and to elucidate  the chemical contents and caloric value of the muffins.  This research was arranged in a complete randomized block design with four replications.  The  single factor treatment was consisted of 6 levels of ratios between purple sweet potato flour and wheat flour :  U1 (15:85), U2 (30:70), U3 (45:55), U4 (60:40), U5 (75:25), and U6 (90:10).  The parameters observed were sensory characteristic, followed by proximate analysis, anthocyanin content, antioxidant capacity, and  caloric value.  The results showed that the best ratio between sweet potato flour and wheat flour  for producing muffin was found in the ratio of  This muffin  contains 35,92 % water, 1,79 % ash , 23,64 % fat, 31,11 % carbohydrate, 7.54 % protein , 45 ±16 mg/100 g total anthocyanin, and  IC50 value of 249,34 μg/mL, and caloric value  of 3,087 kal/g.
PENGGUNAAN MINYAK SAWIT MERAH DAN JENIS BAHAN PENSTABIL TERHADAP KARAKTERISTIK DAN KANDUNGAN KAROTENOID ES KRIM Velly Yanti Tunggal Putri; Sri Hidayati
Majalah TEGI Vol 8, No 2 (2016)
Publisher : Kementerian Perindustrian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46559/tegi.v8i2.3149

Abstract

Abstrack : Ice cream is a kind of semi-solid food made from a mixture of milk , animal and vegetable fat , sugar, with or without other food additives . Milk fat make ice cream has a soft texture. Milk fat can be replaced with vegetable fat/ vegetable oil such as Red Palm Oil (RPO). The purposes of this research are to determine the effect of RPO and milk formulation as well as the type of stabilizer on the ice cream characteristics and carotenoid total and find out the interaction between them . The research method was a Complete Randomized Block Design (CRBD) in factorial with 3 replications, consists of two factors : RPO and skim milk formulation (25:75), (50:50), (75:25), (100:0), and type of stabilizer (gelatin and CMC). The data was processed furtherly by orthogonal comparison. The research results showed that RPO and skim milk formulations affect the ice cream characteristics and carotenoid total significantly, while the type of stabilizer only affect the characteristics of the ice cream. Interactions between RPO and skim milk formulations compared to the type of stabilizer only affect the characteristics of ice cream but did not affect the carotenoid total. The best product is an ice cream with RPO and skim milk formulations 25:75 and CMC as stabilizer with a characteristic melting speed (11.28 minutes) , overrun (10.35 %) , total solids (22.96 %) , carotenoid’s total (13,405ppm) , yellowish white color (1.9) , normal taste (3.45) , normal aroma ( 3.68) , soft texture (2.97) , and the preferred overall acceptance (2,833) .
STUDI TEKNIK SENSOR NIRKABLE UNTUK SENSOR INDUSTRI ANALOG MENGGUNAKAN PROTOCOL WIFI Ali Jaya; Zulfa Zulfa
Majalah TEGI Vol 9, No 1 (2017)
Publisher : Kementerian Perindustrian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (921.121 KB) | DOI: 10.46559/tegi.v9i1.3290

Abstract

Dalam aplikasi industri, sensor tradisional masih banyak menggunakan output analog. Beragam keluaran seperti ampere, voltage atau resistant membuat sensor membutuhkan beberapa perangkat untuk membuat sensor pintar. Untuk menjembatani teknologi antara sensor tradisional yang terpasang dengan sensor pintar maka dilakukan             penelitian ini, penelitian ini akan membahas sensor dengan keluaran tegangan, dan modifikasi keluaran dari arus ke tegangan. Sensor kabel industri sesuai standar ini menggunakan 4-20 mA sebagai output analog. Dengan menggunakan WiFi, output analog akan ditransfer ke PC, laptop, PDA atau Smartphone tanpa kabel berbasis embedded web server. Data keluaran analog dari sensor akan dikonversi menggunakan microcontroler dan selanjutnya akan ditransfer ke prosesor berbasis linux di dalam board yang memiliki kemampuan WiFi. Tujuan dari penelitian ini adalah bagaimana membangun protokol komunikasi sensor industri yang menggunakan sensor suhu dan kelembaban dengan menerapkan WiFi. Sehingga, teknologi ini bisa diaplikasikan pada sensor industri apapun, tidak hanya untuk standar ANSI / ISA-50.1
NILAI KESUKAAN DAN UJI PROKSIMAT BERAS MERAH ARTIFISIAL DENGAN PENAMBAHAN ANTOSIANIN Karim Abdullah; Husniati Husniati; Ira Setiawati
Majalah TEGI Vol 9, No 2 (2017)
Publisher : Kementerian Perindustrian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.378 KB) | DOI: 10.46559/tegi.v9i2.3288

Abstract

Beras artifisial merupakan salah satu sumber karbohidrat alternatif pengganti beras yang dapat dibuat dari berbagai macam komoditi lokal seperti uji kayu dan juga ubi jalar. Untuk meningkatkan nilai tambah dan manfaatnya maka ditambahkan senyawa antosianin yang berfungsi sebagai pewarna dan juga sumber antioksidan. Pada penelitian ini telah berhasil dibuat beras merah artifisal yang ditambahkan antosianin yang diekstrak dari Bunga euphorbia Milii, Adam hawa dan juga ubi jalar ungu. Berdasarkan uji organoleptik didapatkan hasil bahwa beras dengan ekstrak pewarna antosianin dari ubi jalar ungu paling disukai oleh responden dengan nilai rata-rata 3,8 untuk warna, 3,56 untuk aroma, 3,5 untuk bentuk dan 3,74 untuk nilai keseluruhan. Dari uji proximat didapatkan hasil kadar air sebesar 4,51%, Kadar abu 1,84%, Kadar Protein 1,10%, Kadar Lemak 4,45% dan kadar Karbohidrat sebesar 88,10%.
ANALISIS HARGA POKOK PRODUKSI PADA USAHA KECIL MENENGAH (UKM) KOPI LUWAK DI KABUPATEN LAMPUNG BARAT Rohimat Zaidi
Majalah TEGI Vol 8, No 2 (2016)
Publisher : Kementerian Perindustrian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46559/tegi.v8i2.3150

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis harga pokok produksi kopi luwak di setiap sektor produksi dan menganalisis tingkat kelayakan dan pengembangan usaha kopi luwak di Lampung Barat . Penelitian ini dilakukan dengan metode survei dan dilakukan terhadap sampel yang terpilih untuk mewakili seluruh populasi dengan unit analisanya adalah individu. Jenis data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Tempat Pengambilan sampel harga pokok produksi terdapat di Usaha Kecil Menengah (UKM) produksi kopi luwak di Kabupaten Lampung Barat dengan menganalisis harga pokok produksi kopi luwak Greenbean dan kopi luwak bubuk dari Musang Pandan dan kopi luwak Greenbean serta kopi luwak bubuk dari Musang Bulan. Hasil penelitian pada analisis harga pokok produksi didapat bahwa harga pokok produksi Musang Bulan lebih murah dari pada Musang Pandan. Harga pokok produksi kopi luwak Greenbean dan kopi luwak bubuk dari musang bulan pada UKM Ratu luwak lebih rendah yaitu berturut-turut Rp. 94.656,22 dan Rp. 134.939,11; menjadikan UKM ini layak dilakukan analisis finansial. Hasil penelitian pada kriteria kelayakan invstasi di dapat bahwa produk kopi luwak Greenbean dan kopi luwak bubuk dari Musang Bulan menghasilkan nilai-nilai NPV >0, IRR >1, Net B/C >1 dan PP< umur proyek. Dengan demikian UKM kopi luwak tersebut layak untuk diteruskan. Hasil analisis sensitivitas menunjukkan bahwa jika terjadi kenaikan harga bahan baku sebesar 25% didapat nilai Net B/C > 1, nilai IRR > tingkat bunga yakni 0% dan PP < 5 tahun umur proyek, maka kenaikan harga bahan baku buah kopi segar sebesar 25% menjadikan UKM Kopi Luwak di Lampung Barat tetap layak untuk dilanjutkan.