cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Articles 60 Documents
Pengaruh Lama Fermentasi Terhadap Nilai Angka Lempeng Total & Kapang Pada Kopi Robusta Lampung (Coffea canephora) Damar wiraputra; Rizki adrianto; Fidela Devina Agrippina; Masmulki Daniro Jyoti
Majalah TEGI Vol 12, No 1 (2020): Majalah TEGI Vol 12, No 1 Juni 2020
Publisher : Kementerian Perindustrian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46559/tegi.v12i1.6046

Abstract

Kopi merupakan salah satu komoditas yang digemari oleh konsumen. Fermentasi biji kopi merupakan cara pengolahan biji kopi secara basah yang berperan dalam pembentukan senyawa prekusor pembentuk citarasa kopi. Namun selain citarasa salah satu kriteria mutu produk kopi yaitu mutu mikrobiologi. Mutu mikrobiologi dapat diidentifikasi melalui beberapa pengujian untuk mengetahui jumlah cemaran mikroba di dalam produk, di antaranya uji Angka Lempeng Total (ALT) dan Angka Kapang.  Penelitian ini dilakukan untuk melihat pengaruh lama fermentasi biji kopi terhadap Angka Lempeng Total (ALT) dan kapang pada produk biji kopi Robusta Lampung. Perlakuan lama fermentasi biji kopi robusta Lampung dilakukan dengan perlakuan lama fermentasi sebanyak 4 perlakuan yaitu: perlakuan A (0 jam), B (8 jam), C (16 jam) dan D (24 jam).  Berdasarkan hasil penelitian kopi fermentasi D (lama fermentasi 24 jam) mempunyai nilai ALT paling banyak yaitu sebanyak 180 gram/koloni.  Sedangkan hasil analisa pertumbuhan kapang paling tinggi diperoleh pada perlakuan B (lama fermentasi 8 jam) yaitu sebanyak 7 gram/koloni
PEMODELAN ARIMA HARGA JAGUNG INTERNASIONAL Devi Oktiani
Majalah TEGI Vol 12, No 1 (2020): Majalah TEGI Vol 12, No 1 Juni 2020
Publisher : Kementerian Perindustrian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46559/tegi.v12i1.6090

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan suatu model yang dapat memprediksi harga jagung pada pasar internasional. Manfaat dari adanya model ini adalah dapat digunakan oleh industri yang menggunakan bahan baku jagung, khususnya jagung impor sebagai bahan baku industri, misalnya industri pakan ternak. Dilakukan peramalan model menggunakan model autoregerssive integrated moving average (ARIMA), telah dilakukan identifikasi beberapa model ARIMA yang dapat diterapkan, dan telah dipilih bahwa model ARIMA yang paling sesuai adalah ARIMA(3,1,3).
SUBSTITUSI TEPUNG UBI KAYU TINGGI PROTEIN TERHADAP SIFAT KIMIA DAN SENSORIS BROWNIES KUKUS Ira Novita Sari; Beni Hidayat; zukryandry zukryandry; Annisa fitri
Majalah TEGI Vol 12, No 1 (2020): Majalah TEGI Vol 12, No 1 Juni 2020
Publisher : Kementerian Perindustrian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46559/tegi.v12i1.5969

Abstract

Pemerintah sampai saat ini telah membuat program percepatan diversifikasi konsumsi pangan untuk mengatasi ketergantungan masyarakat terhadap tepung terigu. Bentuk kebijakan yang dilakukan yaitu dengan memanfaatkan potensi pangan lokal yaitu dari kelompok umbi-umbian, salah satu diantaranya adalah ubi kayu. Diversifikasi produk olahan ubi kayu yang sudah dikembangkan saat ini adalah tepung ubi kayu tinggi protein. Pengembangan produk brownies substitusi tepung ubi kayu tinggi protein diharapkan dapat menurunkan konsumsi tepung terigu. Penelitian ini betujuan untuk mendapatkan produk brownies substitusi tepung ubi kayu tinggi protein. Selain analisis proksimat, pengamatan yang dilakukan terhadap  sifat sensoris warna,  aroma, rasa/after taste, tekstur dan penerimaan keseluruhan produk brownies substitusi tepung ubi kayu tinggi protein. Berdasarkan hasil penilaian sensoris, diperoleh perlakuan substitusi tepung ubi kayu tinggi protein : tepung terigu = 80% : 20% (B4) sebagai produk brownies pilihan panelis. Hasil analisis proksimat terhadap kadar air, kadar protein, kadar lemak, kadar serat, kadar abu dan karbohidrat produk brownies B4 berturut-turut adalah 12.65 %; 5.07 % ; 21.52 % ; 2.31 % ; 1,13 % dan 57.33 %. 
Substitusi Tepung Onggok Terfermentasi Dalam Pembuatan Crackers Otik Nawansih; siti Nurdjanah; Azhari Rangga; Anggy Putri Ernani
Majalah TEGI Vol 12, No 1 (2020): Majalah TEGI Vol 12, No 1 Juni 2020
Publisher : Kementerian Perindustrian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46559/tegi.v12i1.5971

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan substitusi tepung onggok terfermentasi yang menghasilkan sifat sensori crackers yang masih baik sesuai dengan Standar Mutu Biskuit SNI 2973-2011. Tepung onggok terfermentasi disubsitusikan menggantikan tepung terigu sebesar 0% (b/b); 5% (b/b); 10% (b/b); 15% (b/b); 20% (b/b) dan 25% (b/b). Adonan sesuai resep crackers kemudian dicetak dan dioven. Crackers yang dihasilkan diamati tekstur menggunakan uji skoring sedangkan rasa, aroma, warna dan penerimaan keseluruhan menggunakan uji hedonik. Data dianalisis dengan ANARA dan dilanjutkan dengan uji Orthogonal Contrast (OC) taraf 5%. Perlakuan terbaik kemudian dilakukan uji proksimat serta dilakukan uji banding dengan crackers yang menggunakan onggok dari industri tapioka yang difermentasi untuk melihat prospek aplikasinya dalam skala industri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa crackers dengan substitusi tepung onggok terfermentasi 5% (b/b) memiliki karakteristik sensori yang masih diterima/disukai yaitu tekstur 3,89 (renyah), rasa 3,59 (suka), warna 3,76 (suka), aroma 3,52 (suka) dan penerimaan keseluruhan 3,66 (suka) serta mengandung kadar air 1,97%, kadar abu 1,98%, kadar protein 7,28%, kadar lemak 15,23%, karbohidrat 73,54 dan total serat pangan 7,30%. Kelebihan dari crackers ini adalah kandungan seratnya yang tinggi. Crackers ini mempunyai peluang tinggi untuk dikembangkan dengan memanfaatkan onggok dari industri tapioka  yang difermentasi karena hasil uji Crcakers yang dihasilkan memiliki karakteristik yang sama dengan yang disubstitusi dari onggok fermentasi yang dibuat skala laboratorium.
PENINGKATAN KADAR BIOETANOL DARI KULIT NANAS DENGAN ADSORBEN DARI LIMBAH KATALIS BEKAS CRACKING PERTAMINA RU III PLAJU YANG TERAKTIVASI SECARA FISIKA Kiagus Ahmad Roni; Tri Susanto; Indra Pratama; Netty Herawati
Majalah TEGI Vol 12, No 1 (2020): Majalah TEGI Vol 12, No 1 Juni 2020
Publisher : Kementerian Perindustrian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46559/tegi.v12i1.6026

Abstract

Bioetanol merupakan suatu etanol yang dihasilkan dari fermentasi glukosa yang telah melewati hasil destilasi. Salah satu bahan baku yang dapat digunakan untuk membuat bioetanol adalah kulit nanas. Kadar gula yang terkandung dalam kulit nanas adalah 11,40%. Dari proses fermententasi menggunakan ragi roti dihasilkan kandungan bioetanol sebesar 4,2%.  Untuk meningkatkan bioetanol yang dihasilkan maka digunakan metode lain selain distilasi yaitu proses adsorpsi. Adsorben yang digunakan pada penelitian kali ini adalah limbah bekas cracking pertamina RU III. Penggunaan adsorben jenis ini adalah sebagai pengganti adsorben zeolit alam yang terbilang mahal dengan limbah bekas cracking pertamina RU III yang mudah didapat dan jauh lebih ekonomis. Tujuan penelitian kali ini adalah untuk mengetahui seberapa baik peningkatan bioetanol dengan menggunakan adsorben jenis ini. Hasil dari penelitian ini adanya peninggkatan kadar sebesar 58,386%  dengan teraktivasi secara fisika.
USULAN PERBAIKAN LAYOUT PRODUKSI GARAM DI CV. X SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN EFISIENSI, EFEKTIFITAS DAN PENERAPAN SNI 3556 Ananda Leonard Arios
Majalah TEGI Vol 12, No 2 (2020): Majalah TEGI Vol 12, NO 2 Desember 2020
Publisher : Kementerian Perindustrian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46559/tegi.v12i2.6483

Abstract

Industri makanan dan minuman merupakan salah satu sektor manufaktur andalan yang selama ini memberikan kontribusi signfikan bagi perekonomian nasional, baik itu melalui capaian nilai investasi maupun ekspor. untuk itu Industri perlu meningkatkan efektifitas dan efisiensi  dalam melakukan kegiatan produksi sehingga mampu mendorong produktifitasnya. salah satu kegiatan produksi yang mana produknya digunakan hampir semua orang adalah garam. CV. X merupakan salah satu produsen garam di Lampung, dimana layout fasilitas produksinya masih bias dioptimalkan dengan menyusun analisa kedekatan fasilitasdengan membuat ARC (Activity Relationship Chart), kemudian disusun ARD yang menjadi dasar template tata letak fasilitas produksi. Tata letak produksi  disusun berdasarkan process layout dimana produk yang dihasilkan hanya satu jenis produk. Dari hasil analisa dan pembahasan diperoleh efisiensi jarak perpindahan sumber daya sebesar 17.7%. Layout usulan juga menghasilkan aliran informasi yang lebih optimal, dimana kantor administrasi memiliki akses secara langsung ke fasilitas produksi yang fital, serta area loading dan unloading produk dan bahan baku yang mendukung penerapan ISO 9001:2015.
KAJIAN : KARAKTERISASI SENYAWA AKTIF DALAM KOPI ROBUSTA SEBAGAI ANTIOKSIDAN Husniati Husniati
Majalah TEGI Vol 12, No 2 (2020): Majalah TEGI Vol 12, NO 2 Desember 2020
Publisher : Kementerian Perindustrian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46559/tegi.v12i2.6750

Abstract

Kopi dikenal sebagai sumber tanaman yang mengandung senyawa fenolik natural yang bertanggung jawab terhadap aktivitas antioksidan. Umumnya senyawa fenolik yang terkandung dalam tanaman memiliki fungsi penting untuk bahan-bahan aditif yang biasa ditambahkan ke dalam produk makanan, farmasi dan obat sehingga produk tersebut memiliki sifat-sifat mampu memperpanjang umur simpan serta sifat-sifat fungsional lainnya. Penelitian ini akan membahas bagaimana peran senyawa fenolik asam klorogenat dalam kopi sebagai antioksidan dan bagaimana penentuan analisis antioksidannya menggunakan metoda DPPH (2,2’-diphenyl-1-picrylhydrazyl).
ANALISIS PERAMALAN PRODUKSI DAN KONSUMSI DAGING AYAM RAS PEDAGING DI INDONESIA DALAM RANGKA MEWUJUDKAN KETAHANAN PANGAN Kartika Candra Wibowo
Majalah TEGI Vol 12, No 2 (2020): Majalah TEGI Vol 12, NO 2 Desember 2020
Publisher : Kementerian Perindustrian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46559/tegi.v12i2.6231

Abstract

Daging ayam ras merupakan salah satu sumber protein hewani dengan harga yang relatif terjangkau dan mudah diperoleh. Permintaan terhadap ayam ras diperkirakan akan terus meningkat. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis metode peramalan produksi dan konsumsi yang paling sesuai dengan menggunakan software POM-QM Versi 3. Peramalan produksi dan konsumsi ayam ras merupakan penentuan tolak ukur untuk meramalkan jumlah produksi dan konsumsi ayam ras sampai tahun 2025. Analisis data menggunakan software POM-QM Versi 3 dengan metode Forecasting : Linear Regression, Moving Average, Weighted Moving Average, Exponential Smoothing dan Exponential Smoothing with Trend. Pengukuran Relatif menggunakan indikator Mean Absolute Deviation (MAD), Mean Squared Error (MSE) dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Metode peramalan produksi terbaik adalah metode liniear regression dengan nilai MAD sebesar 246.370; MSE sebesar 79.190.061.604 dan MAPE sebesar 9%. Metode peramalan konsumsi terbaik adalah metode eksponential smoothing with  trend dengan nilai MAD sebesar 504,906; MSE sebesar 347.952,60 dan MAPE sebesar 9,8%. Proyeksi dari produksi pada tahun 2020- 2025 secara berturut- turut yaitu sebesar 4.294.150 ton,  4.784.994 ton, 5.062.790 ton, 5.588.227 ton, 6.131.525 ton dan 6.515.733 ton. Proyeksi dari konsumsi daging ayam ras per kapita per tahun pada tahun 2020- 2025 secara berturut- turut yaitu sebesar 5,708 kg; 5,730 kg; 5,724 kg; 5,734 kg; 5,735 kg dan 5,736 kg.Kata kunci : Daging ayam ras, Konsumsi, Peramalan, Produksi
ANALISIS KELAYAKAN PEMBUATAN BIOREAKTOR LIMBAH TAHU SEBAGAI PENGHASIL BIOGAS Rinda Gusvita
Majalah TEGI Vol 12, No 2 (2020): Majalah TEGI Vol 12, NO 2 Desember 2020
Publisher : Kementerian Perindustrian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46559/tegi.v12i2.6252

Abstract

Limbah cair tahu mengandung bahan organik yang tinggi yang mudah diurai oleh mikroorganisme sehingga dapat menimbulkan bau tak sedap akibat proses pembusukan oleh bakteri. Upaya yang dapat dilakukan untuk meminimalkan risiko yang dapat ditimbulkan dari industri tahu yaitu dengan mengolah limbah cair tahu tersebut sebelum dialirkan ke lingkungan. Salah satu pengolahan yang dapat diterapkan, yaitu dengan mengolah limbah cair tahu tersebut menjadi biogas. Hasil pengolahan limbah dengan bioreaktor tersebut dapat  dimanfaatkan untuk operasional industri tahu itu sendiri. Penelitian ini berfokus pada analisa kelayakan ekonomi penggunaan reaktor biogas industri tahu.  Hasil analisis kelayakan menunjukkan bahwa jika bioreaktor hanya menghasilkan 1,5 m3 biogas maka pembuatan bioreaktor tidak layak secara ekonomi. Namun, jika reaktor tersebut dapat menghasilkan biogas minimum 2,5 m3 maka dapat dikatan layak dengan NPV Rp. 19.073.338,72 , IRR 14% dan Net B/C rasio sebesar 2,498.
ANALSIS PERAMALAN PENJUALAN TEPUNG TAPIOKA DI CV. XYZ LAMPUNG Rizki Adrianto; masmulki daniro jyoti
Majalah TEGI Vol 12, No 2 (2020): Majalah TEGI Vol 12, NO 2 Desember 2020
Publisher : Kementerian Perindustrian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46559/tegi.v12i2.6203

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tidak menentunya penjualan tepung tapioka yang dialami industri tapioka CV. XYZ. Hal tersebut membuat perusahaan kurang mampu mengoptimalkan modal serta laba perusahaannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis metode peramalan penjualan yang paling sesuai untuk tepung tapioka CV. XYZ.  Sangat penting dilakukan peramalan penjualan dengan menggunakan software POM QM Version 5.2. Teknik penelitian ini menggunakan analisis peramalan penjualan (forecasting) menggunakan lima metode yaitu Linear Regression, Moving Average, Weighted Moving Average, Exponential Smoothing, dan exponential smoothing with trend.  Hasil analisis menunjukkan bahwa metode Linear Regresi merupakan metode forecasting yang paling sesuai digunakan dalam penjualan industri tapioka CV. XYZ dengan nilai MAD, MSE, dan MAPE terkecil dibandingkan metode lainnya yaitu sebesar 3424,9, 14.948.800, dan 13,43 %, dengan hasil peramalan pada tahun 2020 sebesar 21.800 ton tepung tapioka.