cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Arena Tekstil
ISSN : 05184010     EISSN : 25487264     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal ini memuat artikel dalam bidang tekstil yang meliputi teknik, kimia, material, desain serta konservasi energi dan lingkungan. Jurnal ini mempublikasikan artikel hasil penelitian orisinal yang menyampaikan informasi baru pada bidang tekstil, hasil penelitian teknis yang menggambarkan suatu pengembangan, kemajuan teknis, dan inovasi dalam manufaktur dan processing, teknik laboran dengan data eksperimental yang cukup yang mengilustrasikan kegunaan suatu metoda atau peralatan tertentu, atau artikel tinjauan ilmiah (review) yang mengupas secara kritis suatu topik pada bidang tekstil yang cukup penting. Topik bahasan tidak bersifat umum, tetapi berupa suatu aspek yang dibahas secara mendalam.
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 32, No 1 (2017)" : 14 Documents clear
PEMBUATAN MIKROKAPSUL MINYAK JERUK (CITRUS AURANTIFOLIA) UNTUK APLIKASI PADA PENYEMPURNAAN TEKSTIL Wahyudi, Tatang; Mulyawan, Agus Surya; Kasipah, Cica; Prayudie, Untung; Julaeha, Euis
Arena Tekstil Vol 32, No 1 (2017)
Publisher : Arena Tekstil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.771 KB)

Abstract

Pada penelitian ini telah dilakukan destilasi minyak kulit jeruk nipis (Citrus aurantifolia) dengan menggunakan alat hidrodestilasiStahl dan pembuatan mikrokapsulnya menggunakan polimer etil selulosa. Metode pembuatan mikrokapsul yang digunakan adalah difusi solven-emulsi/coacervation, dengan memvariasikan ratio minyak terhadap air (o/w) dan ratio core/shell sementara penggunaan jumlah emulsifier Tween 80 dan PVA masing-masing sebesar 2% dan 0,8%. Karakterisasi minyak jeruk nipis dilakukan menggunakan GC-MSD dan spektrofotometer, sedangkan morfologi mikrokapsul menggunakan SEM. Hasil percobaan menunjukkan bahwa minyak kulit jeruk nipis mengandung komponen utama 1-limonen dengan serapan maksimum teramati pada λ =296 nm. Kondisi percobaan optimum pembuatan mikrokapsul tercapai pada ratio o/w = 1:20 dan ratio core/shell= 2:1,5. Ukuran mikrokapsul minyak jeruk nipis sangat random berkisar 17,9 - 120,6 µm.
APLIKASI SURFAKTAN MINYAK SAWIT UNTUK PROSES PEMASAKAN-PENGELANTANGAN DAN PENCELUPAN TEKSTIL Wibi Sana, Arif; Kailani, Zubaidi
Arena Tekstil Vol 32, No 1 (2017)
Publisher : Arena Tekstil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.125 KB)

Abstract

CPO (Crude Palm Oil) atau  minyak sawit memiliki potensi yang besar untuk ditingkatkan nilai tambahnya melalui pengubahan menjadi surfaktan. Surfaktan berbasis minyak nabati bersifat mudah terurai (biodegradable) sehingga lebih ramah lingkungan. Surfaktan yang dapat disintesis dari minyak sawit diantaranya adalah MES (metil ester sulfonat) dan DEA (dietanol amida). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana surfaktan dari CPO dapat diterapkan dalam proses basah tekstil. Dalam penelitian ini, surfaktan CPO yaitu MES 1 dan DEA (sampel dari Surfactant and Bioenergy Research Center/SBRC), MES 2 (sampel dari CV. Agroraya Indonesia), serta surfaktan komersil pembanding (teepol) diobservasi secara visual serta diuji nilai pH dan waktu pembasahannya. Kemudian masing-masing sampel diaplikasikan dalam proses pemasakan dan pengelantangan secara simultan (scouring-bleaching) serta pencelupan (dyeing) kain kapas, rayon, dan poliester. Kain hasil proses diuji daya serap kain, derajat putih, kekuatan tarik, kekuatan warna, beda warna (dE), serta ketahanan luntur terhadap pencucian dan gosokan. Hasil pengujian menunjukan bahwa kekuatan tarik kain mengalami penurunan setelah proses scouring-bleaching untuk semua jenis surfaktan. Kain yang diproses dengan MES 2 memiliki nilai daya serap kain, derajat putih, dan kekuatan warna yang paling baik sedangkan nilai beda warna yang paling baik diperoleh pada kain yang diproses dengan MES 1. Hasil pengujian ketahanan luntur baik terhadap pencucian maupun gosokan kering dan basah menunjukan hasil yang relatif sama untuk semua jenis surfaktan. Bila dibandingkan dengan surfaktan pembanding komersil berbasis minyak bumi, surfaktan CPO berpotensi sebagai alternatif surfaktan pengganti.
IMMOBILISASI NANOPARTIKEL ZnO PADA KAIN ATAP KAPAS DAN EVALUASI SIFAT PROTEKSI ULTRAVIOLET Sugiyana, Doni; Septiani, Wulan; Mulyawan, Agus Surya; Wahyudi, Tatang
Arena Tekstil Vol 32, No 1 (2017)
Publisher : Arena Tekstil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.017 KB)

Abstract

Penggunaan nanopartikel pada material tekstil telah menjadi salah satu metode yang efektif dalam tujuan untuk menghasilkan kain dengan kemampuan proteksi ultraviolet/UV. Dalam penelitian ini telah dilakukan immobilisasi nanopartikel ZnO pada kain atap kapas dan evaluasi kain dalam mem sifat anti ultraviolet kain. Studi ini bertujuan untuk mengembangkan metode preparasi larutan nanopartikel ZnO dan metodeimmobilisasinya padakain atap kapas. Metodologi penelitian meliputi preparasi larutan nanopartikelZnOdengan optimalisasi konsentrasi binder-stabilizer-nanopartikel ZnO dan immobilisasi nanopartikelpada kain kapas dengan metode pad-dry-cure. Pengujian dankarakterisasi dilakukan terhadap stabilitas larutan nanopartikel, ketahanan perlekatan nanopartikel pada kain dan kekuatan tarik/tahan mulur kain setelah irradiasiUV. Larutan nanopartikel ZnO menunjukkan stabilitas cukup baikpadapenggunaan konsentrasi binder-stabilizer PVA-nanopartikel ZnO sebesar 5%- 10%- 5%.Evaluasiperlekatan nanopartikel melalui metode uji siram hujan menunjukkan immobilisasi yang baik dengan penggunaan konsentrasi binder acrylate 5%. Setelah irradiasi UV selama 3 jam, penurunan kekuatan tarik pada kain mengandung nanopartikel ZnO masing-masing hanya sebesar1,4% dan 1,7% pada arah lusi dan pakan, lebih rendah dibandingkan kain tanpa nanopartikel ZnO dengan penurunan arah lusi dan pakan masing-masing sebesar 24,0% dan 24,9%pada arah lusi dan pakan.
KARAKTERISASI ZEOLIT ALAM GUNUNG KIDUL TERAKTIVASI SEBAGAI MEDIA ADSORBEN PEWARNA TEKSTIL Atikah, Wulan Safrihatini
Arena Tekstil Vol 32, No 1 (2017)
Publisher : Arena Tekstil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.528 KB)

Abstract

Zeolit alam merupakan batuan mineral anorganik yang banyak terdapat di Indonesia. Zeolit alam adalah bahan berpori dengan sifat fisikokimia yang baik, seperti kapasitas tukar kation yang tinggi,  selektivitas kation dan volume pori besar. Penggunaan zeolit telah berkembang dalam berbagai bidang industri, pengolahan air dan pengolahan air limbah.  Sifat dari zeolit alam banyak ditentukan oleh sumber zeolit tersebut berasal. Dalam penggunaannya, zeolit alam harus melalui proses aktivasi yang bisa dilakukan secara fisika ataupun kimia. Pada percobaan ini akan dilakukan karakterisasi pada zeolit alam dari Gunung Kidul. Aktivasi dilakukan dengan menggunakan metode kimia dengan pengasaman dan metode fisika yaitu kalsinasi dengan ukuran zeolit 150 mesh. Kalsinasi dilakukan pada suhu 150oC sedangkan metode kimia menggunakan larutan HCl 5 M, kemudian akan dilakukan analisa menggunakan  XRD, KTK dan BET. Berdasarkan hasil XRD, zeolit alam Gunung Kidul teraktivasi secara kimia akan menghasilkan senyawa modernit dimana sangat cocok bila dijadikan sebagai media adsorben. Hasil uji KTK dan BET menunjukkan hasil optimum pada proses aktivasi secara kimia. Dilakukan pula uji kemampuan adsorpsi terhadap pewarna tekstil dalam berbagai pH. Penentuan karakterisasi dan pengujian yang telah dilakukan diharapkan dapat dijadikan acuan untuk mengukur potensi Zeolit teraktivasi Gunung Kidul untuk dapat diaplikasikan sebagai media adsorben dalam pengolahan limbah pewarna tekstil.
PEMILIHAN STRATEGI PENINGKATAN DAYA SAING INDUSTRI TEKSTIL DAN PRODUK TEKSTIL DENGAN PENDEKATAN ANP-BOCR Susanto, Andi; Daryanto, Arief; Sartono, Bagus
Arena Tekstil Vol 32, No 1 (2017)
Publisher : Arena Tekstil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.067 KB)

Abstract

Industri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) adalah industri yang penting dalam perekonomian nasional sebagai penyumbang devisa ekspor non migas, penyerapan tenaga kerja dan pemenuhan kebutuhan sandang dalam negeri. Namun dalam beberapa tahun terakhir industri TPT mengalami penurunan daya saing dan beberapa kalangan yang mengkategorikan industri ini sebagai sunset industry. Hal ini ditandai dengan pertumbuhan negatif, nilai ekspor yang menurun dan jumlah tenaga kerja yang berkurang. Perkembangan industri TPT tidak sejalan dengan konsumsi domestik maupun dunia yang justru terus naik. Oleh sebab itu, stigma negatif sebagai sunset industry harus dihilangkan karena sektor ini menjadi salah satu solusi sebagai penyerap tenaga kerja di Indonesia serta menjadi sumber devisa sebagai modal pembangunan. Untuk menghadapi berbagai permasalahan dan hambatan yang menurunkan daya saing industri TPT, maka diperlukan langkah strategis untuk meningkatkan daya saing industri ini. Pendekatan pemilihan alternatif strategi dilakukan dengan Analytic Network Process (ANP) dengan kontrol kriteria benefits, opportunities, cost dan risks (BOCR). Hasil analisis menunjukkan bahwa strategi prioritas peningkatan daya saing industri TPT adalah perbaikan iklim usaha dan pemberian insentif dalam rangka investasi bahan baku, bahan penolong, aksesoris dan mesin/peralatan untuk skenario standar, optimistis dan pesimistis serta peningkatan ekspor dan perluasan pasar melalui kebijakan perdagangan dan kerjasama luar negeri untuk skenario realistis. Alternatif strategi yang paling rendah prioritasnya untuk semua skenario adalah peningkatan inovasi dan litbang serta kolaborasi lembaga penelitian, pemerintah, industri dan universitas serta peningkatan akses sumber modal dan penguatan dukungan pasar dan institusi keuangan.
Preface Arena Tekstil Vol 32 No 1 2017 Tekstil, Arena
Arena Tekstil Vol 32, No 1 (2017)
Publisher : Arena Tekstil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.041 KB)

Abstract

PENGEMBANGAN DESAIN KAIN TENUN IKAT GARUT BERDASARKAN INDONESIA TREND FORECASTING Makki, Achmad Ibrahim; Hernawati, Resty Mayseptheny; Putri, Wine Regyandhea
Arena Tekstil Vol 32, No 1 (2017)
Publisher : Arena Tekstil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.389 KB)

Abstract

Indonesia Trend forecasting bertujuan sebagai sumber inspirasi kreatif serta memberikan keyakinan dan kepercayaan diri kepada para pelaku ekonomi kreatif untuk melangkah ke depan dalam menciptakan inovasi baru yang potensial untuk disenangi oleh pasar dan relevan dengan masa yang akan datang. Tenun ikat Garut sebagai salah satu kain tradisional Indonesia memiliki desain motif yang penuh filosofi dan cerminan kearifan lokal. Agar kain tenun ikat Garut mampu bersaing namun tetap menjunjung nilai-nilai kearifan lokal maka disusun rencana penelitian ini yang bertujuan untuk mendapatkan alternatif desain motif kain tenun ikat Garut yang sesuai dengan Indonesia trend forecasting dan kearifan lokal Garut. Hasil dari penelitian ini berupa karya kain tenun ikat yang memiliki desain motif serta komposisi warna yang sesuai dengan nilai-nilai lokal dan tema yang ada dalam Indonesia Trend Forecasting 2016-2017. Metodologi yang digunakan adalah study pustaka serta ekperimen.
PENGEMBANGAN DESAIN KAIN TENUN IKAT GARUT BERDASARKAN INDONESIA TREND FORECASTING Achmad Ibrahim Makki; Resty Mayseptheny Hernawati; Wine Regyandhea Putri
Arena Tekstil Vol 32, No 1 (2017)
Publisher : Balai Besar Tekstil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.389 KB) | DOI: 10.31266/at.v32i1.2657

Abstract

Indonesia Trend forecasting bertujuan sebagai sumber inspirasi kreatif serta memberikan keyakinan dan kepercayaan diri kepada para pelaku ekonomi kreatif untuk melangkah ke depan dalam menciptakan inovasi baru yang potensial untuk disenangi oleh pasar dan relevan dengan masa yang akan datang. Tenun ikat Garut sebagai salah satu kain tradisional Indonesia memiliki desain motif yang penuh filosofi dan cerminan kearifan lokal. Agar kain tenun ikat Garut mampu bersaing namun tetap menjunjung nilai-nilai kearifan lokal maka disusun rencana penelitian ini yang bertujuan untuk mendapatkan alternatif desain motif kain tenun ikat Garut yang sesuai dengan Indonesia trend forecasting dan kearifan lokal Garut. Hasil dari penelitian ini berupa karya kain tenun ikat yang memiliki desain motif serta komposisi warna yang sesuai dengan nilai-nilai lokal dan tema yang ada dalam Indonesia Trend Forecasting 2016-2017. Metodologi yang digunakan adalah study pustaka serta ekperimen.
PEMBUATAN MIKROKAPSUL MINYAK JERUK (CITRUS AURANTIFOLIA) UNTUK APLIKASI PADA PENYEMPURNAAN TEKSTIL Tatang Wahyudi; Agus Surya Mulyawan; Cica Kasipah; Untung Prayudie; Euis Julaeha
Arena Tekstil Vol 32, No 1 (2017)
Publisher : Balai Besar Tekstil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.771 KB) | DOI: 10.31266/at.v32i1.2661

Abstract

Pada penelitian ini telah dilakukan destilasi minyak kulit jeruk nipis (Citrus aurantifolia) dengan menggunakan alat hidrodestilasiStahl dan pembuatan mikrokapsulnya menggunakan polimer etil selulosa. Metode pembuatan mikrokapsul yang digunakan adalah difusi solven-emulsi/coacervation, dengan memvariasikan ratio minyak terhadap air (o/w) dan ratio core/shell sementara penggunaan jumlah emulsifier Tween 80 dan PVA masing-masing sebesar 2% dan 0,8%. Karakterisasi minyak jeruk nipis dilakukan menggunakan GC-MSD dan spektrofotometer, sedangkan morfologi mikrokapsul menggunakan SEM. Hasil percobaan menunjukkan bahwa minyak kulit jeruk nipis mengandung komponen utama 1-limonen dengan serapan maksimum teramati pada λ =296 nm. Kondisi percobaan optimum pembuatan mikrokapsul tercapai pada ratio o/w = 1:20 dan ratio core/shell= 2:1,5. Ukuran mikrokapsul minyak jeruk nipis sangat random berkisar 17,9 - 120,6 µm.
APLIKASI SURFAKTAN MINYAK SAWIT UNTUK PROSES PEMASAKAN-PENGELANTANGAN DAN PENCELUPAN TEKSTIL Arif Wibi Sana; Zubaidi Kailani
Arena Tekstil Vol 32, No 1 (2017)
Publisher : Balai Besar Tekstil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.125 KB) | DOI: 10.31266/at.v32i1.2708

Abstract

CPO (Crude Palm Oil) atau  minyak sawit memiliki potensi yang besar untuk ditingkatkan nilai tambahnya melalui pengubahan menjadi surfaktan. Surfaktan berbasis minyak nabati bersifat mudah terurai (biodegradable) sehingga lebih ramah lingkungan. Surfaktan yang dapat disintesis dari minyak sawit diantaranya adalah MES (metil ester sulfonat) dan DEA (dietanol amida). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana surfaktan dari CPO dapat diterapkan dalam proses basah tekstil. Dalam penelitian ini, surfaktan CPO yaitu MES 1 dan DEA (sampel dari Surfactant and Bioenergy Research Center/SBRC), MES 2 (sampel dari CV. Agroraya Indonesia), serta surfaktan komersil pembanding (teepol) diobservasi secara visual serta diuji nilai pH dan waktu pembasahannya. Kemudian masing-masing sampel diaplikasikan dalam proses pemasakan dan pengelantangan secara simultan (scouring-bleaching) serta pencelupan (dyeing) kain kapas, rayon, dan poliester. Kain hasil proses diuji daya serap kain, derajat putih, kekuatan tarik, kekuatan warna, beda warna (dE), serta ketahanan luntur terhadap pencucian dan gosokan. Hasil pengujian menunjukan bahwa kekuatan tarik kain mengalami penurunan setelah proses scouring-bleaching untuk semua jenis surfaktan. Kain yang diproses dengan MES 2 memiliki nilai daya serap kain, derajat putih, dan kekuatan warna yang paling baik sedangkan nilai beda warna yang paling baik diperoleh pada kain yang diproses dengan MES 1. Hasil pengujian ketahanan luntur baik terhadap pencucian maupun gosokan kering dan basah menunjukan hasil yang relatif sama untuk semua jenis surfaktan. Bila dibandingkan dengan surfaktan pembanding komersil berbasis minyak bumi, surfaktan CPO berpotensi sebagai alternatif surfaktan pengganti.

Page 1 of 2 | Total Record : 14