Articles
226 Documents
Upaya Peningkatan Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kota Tasikmalaya melalui Pemanfaatan System Informasi Geografis (SIG)
Maesaroh, Syti Sarah
JURNAL ILMU MANAJEMEN DAN BISNIS Vol 11, No 1 (2020): Jurnal Ilmu Manajemen dan Bisnis. Maret 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jimb.v11i1.21148
Abstract.The development of the creative economy in Indonesia is appropriate through the Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) model. One of the potential cities for the development of MSMEs is Tasikmalaya City. However, the competitiveness of MSMEs in Tasikmalaya City is still considered low. The determinat variables that observed in this study are human resources, technology, managerial, institutional, promotion, and capital. The aim of the study is to analyze the competitiveness of MSMEs in Tasikmalaya City as an effort in developing the regional economy. This research uses quantitative descriptive method. Data was collected through an interview process using a questionnaire. Data is processed using Geographic Information System (GIS). The results showed that human resources were the most important factor in increasing MSMEs competitiveness (42%). In addition to improving skills in human resources, revitalization in managerial systems and easy access to technology in MSMEs are also needed.Keywords: Competitiveness; Geographic Information System; MSMEsAbstrak.Pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia sangat tepat dilakukan melalui model Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Salah satu kota yang potensial untuk pengembangan UMKM yaitu kota Tasikmalaya. Namun, daya saing UMKM di Kota Tasikmalaya dinilai masih rendah. Variabel penentu daya saing dalam penelitian ini adalah sumber daya manusia, teknologi, manajerial, kelembagaan, promosi, dan modal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis daya saing UMKM di Kota Tasikmalaya sebagai upaya mengembangkan ekonomi daerah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Data dikumpulkan melalui proses wawancara menggunakan kuesioner. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber daya manusia adalah faktor yang paling penting dalam meningkatkan daya saing UMKM (42%). Selain peningkatan keterampilan dalam sumber daya manusia, diperlukan juga revitalisasi dalam sistem manajerial dan kemudahan akses teknologi pada UMKM. Kata Kunci: Daya Saing; Geographic Information System; UMKMÂ
Perilaku Kewirausahaan Mahasiswa : Faktor-Faktor yang Mempengaruhi dan Hambatan yang dialami Mahasiswa Pewirausaha
Iskandar, Iskandar;
Mulyati, Sri
JURNAL ILMU MANAJEMEN DAN BISNIS Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Ilmu Manajemen dan Bisnis. Maret 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jimb.v9i1.19748
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gambaran perilaku kewirausahaan para mahasiswa. Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan survey terhadap 64 mahasiswa pewirausaha yang terdaftar pada Pusat Pengembangan Kewirausahaan Mahasiswa dengan alat pengumpulan data berupa angket dan skala sikap yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan statistik deskriptif serta analisis jalur (path analysis). Kemudian untuk menguji hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji-t. Penelitian menunjukkan bahwa gambaran perilaku kewirausahaan mahasiswa teridentifikasi berada pada kategori tinggi. Kadar perilaku kewirausahaan mahasiswa dan motivasi berwirausaha dipengaruhi oleh sikap terhadap kewirausahaan, motivasi berwirausaha, diklat kewirausahaan, pengalaman berwirausaha, lingkungan keluarga, dan lingkungan teman sebaya. Perilaku kewirausahaan mendapat pengaruh dalam kadar rendah oleh diklat kewirausahaan, pengalaman berwirausaha, dan sikap terhadap kewirausahaan. Sementara itu, perilaku kewirausahaan mendapat pengaruh dalam kadar sedang oleh lingkungan keluarga, lingkungan teman sebaya, dan motivasi berwirausaha. Dengan demikian, mayoritas pewirausaha merasakan bahwa hambatan utama yang mereka rasakan adalah kurangnya modal, kesulitan membagi waktu, dan kompetensi pemasaran.Kata Kunci: lingkungan keluarga; lingkungan teman sebaya; motivasi berwirausaha; perilaku kewirausahaan; pewirausaha.
ANALISIS PENGELOLAAN PIUTANG PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK (PNBP)
Patricia, Wiwiek
JURNAL ILMU MANAJEMEN DAN BISNIS Vol 11, No 1 (2020): Jurnal Ilmu Manajemen dan Bisnis. Maret 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jimb.v11i1.21565
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) merupakan salah satu penyumbang terbesar pada Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) lainnya terutama dari Biaya Hak Penggunaan Frekuensi Radio, namun Kementerian Kominfo memiliki piutang PNBP dan penyisihan piutang tidak tertagih yang jumlahnya relatif besar. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi atas pengelolaan piutang Penerimaan Bukan Pajak (PNBP) di lingkungan Kementerian Kominfo. Prosedur pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan melakukan studi dokumen dan wawancara pada pegawai di lingkungan Kementerian. Metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dipilih untuk menjawab permasalahan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan antara lain: (1) Pada tahap verifikasi Izin Stasiun Radio belum dilakukan evaluasi atas beberapa faktor penting untuk mencegah timbulnya piutang yang bermasalah di kemudian hari; (2) Belum ada target yang terukur atas aktivitas penagihan piutang; (3) Pengajuan penghapusan piutang yang tidak segera diproses setelah menerima penetapan berpotensi menyebabkan nilai piutang yang disajikan kurang akurat.
STABILITAS BANK: SEBUAH PENGUJIAN BERDASARKAN TEORI RESOURCE BASED VIEW
Dwi, Dita Rari
JURNAL ILMU MANAJEMEN DAN BISNIS Vol 10, No 2 (2019): Jurnal Ilmu Manajemen dan Bisnis. September 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jimb.v10i2.19193
This study aims to examine banking service technology and intellectual capital to the stability of the bank. The results of panel data regression analysis on 81 commercial banks in Indonesia with observations in 2013 - 2015 obtained from the results of financial service technology and intellectual capital have a significant effect on the stability of commercial banks in Indonesia. Likewise, with each component of intellectual capital consisting of VAHU, STVA has a significant effect on bank stability in a positive direction, while VACA has an influence on bank stability in a negative direction. Both analyzes show that financial service technology and intellectual capital both calculated with VAIC and each component of VAIC show no difference in effect on bank stability. The findings of this study strengthen the RBV theory where tangible resources and intangible resources are the main capital that must be owned by the company in order to achieve competitive advantage in the era of industrial development 4.0.
Analisis Penerapan Program Laku Pandai pada PT XYZ
Sari, Putu Ayu Sruti Permata;
Frensidy, Budi
JURNAL ILMU MANAJEMEN DAN BISNIS Vol 10, No 2 (2019): Jurnal Ilmu Manajemen dan Bisnis. September 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jimb.v10i2.16997
Laku pandai merupakan program inklusi keuangan dan literasi keuangan yang diusung pemerintah agar lebih banyak masyarakat yang dapat tersentuh jasa keuangan. Realisasi nasabah laku pandai tahun 2018 PT XYZ tidak sesuai yang ditargetkan. Bagaimana pelaksanaan program laku pandai pada PT XYZ? Mengapa target nasabah PT XYZ tidak tercapai? Berdasarkan permasalahan tersebut, maka tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pelaksanaan laku pandai di PT XYZ dan menganalisa faktor-faktor yang menyebabkan target nasabah laku pandai tidak tercapai pada tahun 2018. Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data yang digunakan adalah data primer. Analisis data pada penelitain ini menggunakan descriptive qualitative analysis. Temuan pada penelitian ini menunjukkan target nasabah laku pandai tidak tercapai karena pelaksanaan laku pandai PT XYZ menggunakan struktur di mana tersentralisasi, masih belum terintegrasi, masih memiliki fitur yang terbatas pada setoran, tarikan, dan transfer antar rekening laku pandai. Selain itu PT XYZ kurang memiliki pengalaman dalam menangani segmen pasar laku pandai, proses pembukaan rekening nasabah laku pandai PT XYZ memerlukan waktu yang melebihi SLA. Kata kunci: laku pandai, inklusi keuangan, literasi keuangan, branchless banking, bank.
Analisis Saluran Pemasaran Terintegrasi UMKM Badii Farm Purwakarta dalam Meningkatkan Volume Penjualan
Koeswandi, Tika Annisa;
Primaskara, Ery Adam
JURNAL ILMU MANAJEMEN DAN BISNIS Vol 11, No 1 (2020): Jurnal Ilmu Manajemen dan Bisnis. Maret 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jimb.v11i1.23784
AbstractHaving a role as the 'backbone' of the Indonesian economy, SMEs growth has decreased from year to year. One of them occurred at Badii Farm which experienced a decrease in sales volume due to the absence of an integrated marketing channel model. This study iaims to determine the integrated marketing channel system and the value network of Badii farm as an SME in increasing sales volume. This study is a qualitative descriptive study involving purposive sampling and using interview, observation and documentation instruments. The result shows that Badii Farm directly sells its products to customers so that there are no other alternative channels to distribute the products. Such a system runs almost in the majority of similar SMEs. Therefore, opening other marketing channels is necessary in order to increase sales volume and alternative markets. Some alternatives that can be used as other marketing channels is a wholesaler. Badii Farm is suggested to start breeding cattle for later distributed to other wholesalers so that the product is not glued to adult cattle and retailers where Badii Farm can have other market bags.Keywords: integrated-marketing channel; sales volume; small-medium enterpriseAbstrakMemiliki peran sebagai ‘tulang punggung’ perekonomian Indonesia, pertumbuhan UMKM mengalami penurunan dari tahun ke tahun. Salah satunya terjadi pada UMKM Badii Farm yang mengalami penurunan volume penjualan karena tidak adanya model saluran pemasaran yang terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem saluran pemasaran terintegrasi dan jaringan nilai UMKM Badii Farm dalam meningkatkan volume penjualan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan melibatkan purposive sampling dan menggunakan instrument wawancara, observasi dan dokumentasi. Dari hasil penelitian mendapatkan Badii Farm langsung menjual produknya kepada pelanggan sehingga tidak ada alternatif saluran lainnya untuk mendistribusikan produk. Sistem seperti ini berjalan hampir di mayoritas UMKM sejenis. Oleh karena itu, pembukaan saluran saluran pemasaran lainnya dirasa perlu dalam rangka meningkatkan volume penjualan dan alternatif pasar. Beberapa alternatif yang bisa digunakan sebagai saluran pemasaran lainnya diantaranya bias berupa wholesaler. Badii Farm disarankan untuk mulai melakukan pembibitan ternak untuk kemudian disalurkan kepada wholesaler lainnya sehingga produk tidak terpaku kepada ternak dewasa saja dan Retailer, sehingga Badii Farm bisa memiliki kantung kantung pasar lainnya.Kata Kunci: Saluran Pemasaran Terintegrasi; Volume Penjualan; UMKMÂ
Pengaruh Gaya Hidup, Kelompok Teman Sebaya, dan Literasi Ekonomi terhadap Perilaku Konsumsi
Iskandar, Iskandar;
Rahmayanti, Rahmayanti
JURNAL ILMU MANAJEMEN DAN BISNIS Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Ilmu Manajemen dan Bisnis. September 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jimb.v9i2.19749
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gaya hidup, kelompok teman sebaya, dan literasi ekonomi terhadap perilaku konsumsi siswa kelas XI SMA Negeri 2 Cirebon. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan teknik analisis data yang digunakan adalah metode analisis jalur (path analysis), model path analysis digunakan untuk menganalisis pola hubungan antara variabel dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh langsung maupun tidak langsung seperangkat variabel bebas terhadap variabel terikat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, gaya hidup berpengaruh positif terhadap literasi ekonomi, kelompok teman sebaya berpengaruh positif terhadap literasi ekonomi, gaya hidup berpengaruh positif terhadap perilaku konsumsi siswa, teman sebaya berpengaruh positif terhadap perilaku konsumsi siswa, dan literasi ekonomi berpengaruh positif terhadap perilaku konsumsi siswa. Pada model siklus I koefisien determinasi, R2= 0,938 atau 93,8%. Pada model siklus II koefisien determinasi, R2= 0,655 atau 65,5%. Dengan demikian, gaya hidup mempunyai pengaruh parsial yang tinggi terhadap literasi ekonomi dan mempunyai pengaruh yang rendah terhadap perilaku konsumsi.Kata Kunci: gaya hidup; kelompok teman sebaya; literasi ekonomi; perilaku konsumsi.
Evaluasi Kinerja Keungan Dengan Menggunakan Strategic Variance Analysis
Hasanah, Nurul
JURNAL ILMU MANAJEMEN DAN BISNIS Vol 11, No 1 (2020): Jurnal Ilmu Manajemen dan Bisnis. Maret 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jimb.v11i1.21581
AbstractThis study aims to evaluate the financial performance of Satuan Pendidikan Kerjasama X, a privately-owned Education Operation Unit in Jakarta. The growing amount of SPK schools in Jakarta demands a good competitive strategy with regards to cost leadership and product differentiation to better position the school in the market. The problem in this study is the absence of an evaluation method to assess the effectiveness of the implemented strategy and this research attempts to use Strategic Variance Analysis (SVA) to evaluate the change in the school’s operating income between the period of 2017-2018 and 2018-2019 academic year in the context of growth, price recovery, productivity and capacity underutilization components. This research was designed using a single case study with a mixed-method approach. The data used are primary data collected from interviews and document analysis (in the form of the school’s financial data). Data analysis was conducted using descriptive qualitative analysis approach. The study indicates that the growth, price-recovery, productivity and capacity underutilization components are showing unfavourable results. The declining student number, the increase of teachers’ remuneration and fee discount are the main causes of the decrease in operating income, while 77% of operating income drop comes from productivity component. It shows that the focused differentiation strategy implemented has not shown effective results and the school needs to increase its cost efficiency by considering the results shown by SVA in preparing for the upcoming budgeting.  Keywords: Competitive Strategy; Financial Performance; Strategic Variance Analysis; Education Operation UnitAbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja Keuangan pada Satuan Pendidikan Kerjasama (SPK) X, sebuah sekolah swasta internasional yang beroperasi di daerah Jakarta. Berkembangnya jumlah sekolah SPK di Jakarta menuntut adanya strategi kompetitif yang bagus dalam hal efisiensi biaya dan diferensiasi produk untuk memposisikan sekolah lebih baik dalam pasar. Masalah dalam studi ini adalah ketiadaan metode penilaian efektivitas strategi yang diimplementasikan dan penelitian ini berusaha untuk menggunakan Strategic Variance Analysis (SVA) untuk mengevaluasi perubahan pada pendapatan usaha sekolah di antara periode tahun ajaran 2017-2018 dan 2018-2019 dalam konteks komponen pertumbuhan, pemulihan harga, produktivitas dan utilisasi kapasitas. Penelitian ini dirancang sebagai studi kasus dengan pendekatan metode campuran. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari wawancara dan analisis data keuangan sekolah. Analisis data dilakukan menggunakan descriptive qualitative analysis. Hasil penelitian menunjukkan komponen pertumbuhan, pemulihan harga, produktivitas dan utilisasi kapasitas tidak memuaskan. Penurunan jumlah siswa, peningkatan gaji guru dan pemberian diskon adalah penyebab utama penurunan pendapatan usaha dan 77% dari perubahan pendapatan usaha berasal dari komponen produktivitas sehingga dapat disimpulkan strategi diferensiasi terfokus yang diterapkan tidak menunjukkan hasil yang efektif dan sekolah perlu meningkatkan efisiensi biaya dengan mempertimbangkan hasil yang diperoleh dari SVA untuk penyusunan anggaran berikutnya.Kata kunci: Strategi Kompetitif; Kinerja Keuangan; Strategic Variance Analysis; Satuan Pendidikan Kerjasama.
DYNAMIC CAPABILITIES IN THE CREATIVE ARTS INDUSTRY
Kanita, Ghia Ghaida;
Respati, Resa
JURNAL ILMU MANAJEMEN DAN BISNIS Vol 10, No 2 (2019): Jurnal Ilmu Manajemen dan Bisnis. September 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jimb.v10i2.19715
Abstract. Â Dynamic ability is a form of knowledge that can create values for the company both with the results of innovation and transformation from input to output in order to produce sustainable competitive advantage. The purpose of this research is to know about what factors influence dynamic capabilities of a company or organization. In this study, more than that, what affects the dynamic capabilities in industries in Bandung. Creative industry is a collection of information related to information and information. Creative industry is an economic activity that produces added value from the art side. The creative arts industry is already boooming in Indonesia. Therefore, the author wants to learn about the dynamic capabilities that exist in the creative arts industry in Bandung. Things to look for are components such as environmental sensing capabilities, change capabilities and upgrades, technological flexibility capabilities, and organizational flexibility. Putri Pamayang Dance Studio is a dance studio in Bandung. This study uses a research-based design or Design Based Research (DBR). Based on the results of the study, the steps adopted by the Putri Pamayang Dance Studio are related to variation strategies, market testing strategies, development and development, backward integration, horizontal integration.Keywords. dynamic capabilities, sustainable competitive, environmental sensing capabilities, change and renewal capabilities, flexibility technology capabilities, and organizational flexibility.
Evaluasi Penerapan PSAK 69 ‘Agrikultur’ atas Aset Biologis pada Perusahaan Sawit PT X
Nugraha, Adhi;
Wirjolukito, Aruna
JURNAL ILMU MANAJEMEN DAN BISNIS Vol 10, No 2 (2019): Jurnal Ilmu Manajemen dan Bisnis. September 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jimb.v10i2.17024
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan PSAK 69 terhadap perlakuan akuntansi atas aset biologis pada perusahaan sawit di PT X di Kalimantan Timur. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bahwa penerapan PSAK 69 ini telah mengubah metode perlakuan akuntansi atas aset biologis dari biaya historis ke nilai wajar sehingga dapat menimbulkan metode valuasi yang berbeda dan kurangnya komparabilitas laporan keuangan. Penelitian ini dirancang menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Instrumen penelitian yang digunakan dengan teknik wawancara dan penelaahan dokumen. Analisis data dilakukan dengan menggunakan pendekatan analisis kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan akuntansi atas aset biologis milik PT X telah sesuai dengan PSAK 69. Perbedaan perlakuan akuntansi aset biologis pada perusahaan sawit setelah penerapan PSAK 69 adalah dengan adanya pengakuan atas produk agrikultur tandan buah segar (TBS) yang belum dipanen. Hasil penelitian juga menemukan belum adanya pedoman khusus yang mengatur penilaian aset biologis sehingga dapat mengakibatkan metode penilaian yang berbeda-beda.