cover
Contact Name
Arif Widiyanto
Contact Email
-
Phone
+628132716766
Journal Mail Official
buletinkeslingmas@poltekkes-smg.ac.id
Editorial Address
Jl Raya Baturaden Km. 12 Purwokerto, Jawa Tengah, Indonesia.
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Buletin Keslingmas
ISSN : 0215742X     EISSN : 26558033     DOI : http://dx.doi.org/10.31983/keslingmas
Core Subject : Health, Social,
Buletin Keslingmas mencakup bidang penelitian bidang sanitasi /penyehatan air, penyehatan udara, penyehatan makanan, penyehatan tanah/ pengelolaan sampah, pengendalian vektor, penyehatan sarana fasilitas, Kesehatan dan Keselamat Kerja, Epidemiologi Kesehatan Lingkungan.
Articles 516 Documents
DESKRIPSI INTENSITAS SUARA DI RUANG RAWAT INAP RS PKU MUHAMMADIYAH GOMBONG KABUPATEN KEBUMEN TAHUN 2017 Firani Uji Novia; Yulianto Yulianto
Buletin Keslingmas Vol 37, No 2 (2018): BULETIN KESLINGMAS VOL 37 NO 2 TAHUN 2018
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.247 KB) | DOI: 10.31983/keslingmas.v37i2.3839

Abstract

AbstrakKeputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1204/MENKES/SK/X/2004 tentang PersyaratanKesehatan Lingkungan Rumah Sakit menjelaskan mengenai intensitas suara di ruang perawatan yang akanmengakibatkan gangguan apabila melebihi NAB yaitu 40 - 45 dB. Berdasarkan masalah tersebut, penelitiingin mengetahui deskripsi intensitas suara di ruang rawat inap RS PKU Muhammadiyah Gombong tahun2017.Metode yang digunakan adalah observasional dengan analisis deskriptif yang bertujuan untukmengevaluasi intensitas suara di ruang rawat inap Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gombong tahun2017. Hasil yang didapatkan dari pengukuran intensitas suara yang dilakukan pada 5 bangsal yaituInayah, Barokah, Husna, Salma, dan Hidayah selama pengukuran 24 jam yaitu terendah yaitu 42,69 dBpada lokasi Ruang Salma titik 3 Leq 2 dan intensitas suara tertinggi yaitu 76,25 dB pada lokasi RuangHusna titik 4 Leq 1. Hasil pengukuran intensitas suara menurut jam pengukuran perkelasnya di RS PKUMuhammadiyah Gombong tahun 2017 diperoleh hasil rata – rata intensitas suara terendah yaitu 46,47 dBpada jam pengukuran 04.00 WIB Kelas Utama dan rata – rata intensitas suara tertinggi yaitu 67,90 dBpada jam pengukuran 20.00 WIB Kelas Jamkesmas. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwasebagian besar hasil pengukuran intensitas suara di ruang rawat inap RS PKU Muhammadiyah Gombongtahun 2017 melebihi NAB. Saran peneliti agar dilakukan pemantauan secara berkala serta pemasanganperingatan agar tidak membuat gaduh.
HUBUNGAN GAYA HIDUP SEHAT DAN INTENSITAS SUARA DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS II CILONGOK KABUPATEN BANYUMAS TAHUN 2016 Rina Yuliana; Tri Cahyono; Teguh Widiyanto
Buletin Keslingmas Vol 37, No 1 (2018): Buletin Keslingmas Vol 37 No1 Tahun 2018
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.009 KB) | DOI: 10.31983/keslingmas.v37i1.3829

Abstract

AbstrakSalah satu faktor yang berhubungan dengan kejadian penyakit hipertensi adalah gaya hidup yang berisiko danintensitas suara yang tidak memenuhi syarat kesehatan. Puskesmas II Cilongok merupakan puskesmas yangsemakin mengalami peningkatan jumlah penderita hipertensi yaitu berjumlah 1.663 orang (2015). Penelitian inibertujuan untuk mengetahui hubungan dan besarnya nilai risiko antara gaya hidup dan intensitas suara dengankejadian hipertensi.Penelitian ini bersifat observasional dengan menggunakan casse control. Sampel sebanyak 50orang terdiri dari 25 orang kelompok kasus kemudian diambil kelompok kontrol 25 orang dengan jenis kelaminyang sama dan umur tidak berbeda jauh dan tidak menderita hipertensi. Variabel yang diteliti meliputi gaya hidupdan intensitas suara. Analisa univariat dan bivariat menggunakan SPSS dengan CI = 95 % dan α = 0,05 sertamultivariat dengan menggunakan regresi logistik ganda.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubunganantara gaya hidup sehat dengan kejadian hipertensi (p=0,002 dan OR=8,142),dan terdapat hubungan antaraintensitas suara dengan kejadian hipertensi (p=0,118 dan OR=0), dapat disimpulkan bahwa gaya hidup sehatberesiko 8,124 kali terhadap kejadian hipertensi. Berdasarkan hasil penelitian, penulis menyarankan untukmenekan tingkat penderita hipertensi dengan menjaga gaya hidup sehat melalui olahraga yang teratur,mengkonsumsi makanan sehat, tidak merokok, tidak meminum minuman beralkohol dan mengurangi minum kopiserta melakukan gaya hidup sehat yang lainnya.
HUBUNGAN PAPARAN DEBU DAN MASA KERJA DENGAN KELUHAN PERNAFASAN PADA TENAGA KERJA CV. JIYO’G KONVEKSI DESA NOTOG KECAMATAN PATIKRAJA KABUPATEN BANYUMAS TAHUN 2017 Mahfud Subarkah; Budi Triyantoro; Khomsatun Khomsatun
Buletin Keslingmas Vol 37, No 3 (2018): BULETIN KESLINGMAS VOL 37 NO 3 TAHUN 2018
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.637 KB) | DOI: 10.31983/keslingmas.v37i3.3874

Abstract

AbstrakPerkembangan industri saat ini semakin maju dan terus menerus mengalami peningkatan yang begitupesat baik bidang komunikasi, teknologi, pertanian, bahan bangunan maupun yang bergerak padaindustri tekstil.Industri konveksi banyak menghasilkan debu, diantaranya debu organik yaitu debu katunatau kapas.Paparan dari debu organik dapat menimbulkan gangguan keluhan saluran pernafasan.Tujuanpenelitian ini adalah menganalisis hubungan paparan debu dan masa kerja dengan keluhan pernafasanpada tenaga kerja CV. Jiyo’g Konveksi Desa Notog Kecamatan Patikraja Kabupaten Banyumas. Jenispenelitian ini menggunakan metode pendekatan cross sectional. Uji statistik yang dipakai adalah regresilogistik.Sampel dalam penelitian ini adalah 10 orang menggunakan sampling jenuh dengan kriteriainklusi yaitu laki-laki. Data diperoleh dengan cara membagikan kuesioner kepada responden danpengukuran paparan debu, kelembaban dan kecepatan angin. Hasil pengukuran paparan debu di CV.Jiyo’g Konveksi rata-rata adalah 0,066 mg/m3. Hasil tersebut tidak melebihi NAB (0,2 mg/m3) sesuaiPermenkes RI Nomor. 70 Tahun 2016 tentang Standar dan Persyaratan Kesehatan Lingkungan KerjaIndustri untuk kategori debu katun/ kapas. Rata-rata masa kerja pada tenaga kerja adalah 12,3 tahun.Hasil observasi keluhan pernafasan terhadap pekerja didapatkan 3 pekerja memiliki keluhan pernafasandan 7 pekerja tidak memiliki keluhan pernafasan. Hasil uji statistik paparan debu dan keluhan pernafasanpada pekerja diperoleh nilai sig. 0,459 ( 0,05), untuk masa kerja dan keluhan pernafasan pada pekerjadiperoleh nilai sig. 0,129 ( 0,05). Disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara paparan debu danmasa kerja dengan keluhan pernafasan di CV. Jiyo’g Konveksi Desa Notog Kecamatan PatikrajaKabupaten Banyumas.Disarankan kepada tenaga kerja agar mengurangi paparan debu denganpemakaian masker dan mengurangi kebiasaan merokok.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) RUMAH TANGGA DI DESA BANJARSARI KULON KABUPATEN BANYUMAS TAHUN 2017 Karina Widyastuti; Nur Hilal
Buletin Keslingmas Vol 37, No 2 (2018): BULETIN KESLINGMAS VOL 37 NO 2 TAHUN 2018
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.253 KB) | DOI: 10.31983/keslingmas.v37i2.3864

Abstract

AbstrakPerilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah semua perilaku kesehatan yang dilakukan ataskesadaran sehingga anggota keluarga atau keluarga dapat menolong dirinya sendiri di bidang kesehatandan berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan kesehatan di masyarakat. Penelitian bertujuan untukmengetahui adanya hubungan antara tingkat pengetahuan dengan PHBS rumah tangga pada masyarakatdi Desa Banjarsari Kulon. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian obsevasionalanalitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan melalui pengumpulan data primer darimasyarakat desa Banjarsari Kulon dan pengumpulan data sekunder dari Dinas Kesehatan KabupatenBanyumas dan Puskesmas. Berdasarkan hasil penelitian tentang hubungan antara tingkat pengetahuandengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) rumah tangga di desa Banjarsari Kulon menunjukkanada hubungan antara tingkat pengetahuan dan praktik PHBS di Desa Banjarsari Kulon. Ditunjukkandengan signifikan 0,000 dengan arah hubungan positif sebesar 0,421 sehingga menunjukkan hubungansedang antara tingkat pengetahuan dengan praktik PHBS rumah tangga. Disimpulkan ada hubunganantara tingkat pengetahuan dan praktik PHBS di Desa Banjarsari Kulon, Kecamatan Sumbang,Kabupaten Banyumas, yaitu ada hubungan positif antara tingkat pengetahuan responden dengan praktikPHBS rumah tangga.
EVALUASI PELAKSANAAN BASIC HOUSEKEEPING PADA RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT PKU MUHAMMADIYAH GOMBONGTAHUN 2017 Nur Hikmawati; Tri Cahyono
Buletin Keslingmas Vol 37, No 2 (2018): BULETIN KESLINGMAS VOL 37 NO 2 TAHUN 2018
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.944 KB) | DOI: 10.31983/keslingmas.v37i2.3835

Abstract

AbstrakPemeriksaan angka kuman pada lantai ruang Barokah Mei 2016 sebesar 58 CFU/cm2 dan toilet ruangBarokah bau.Hasil pemeriksaan angka kuman pada handle pintu kamar observasi pada ruang rawat inapBarokah sebesar 19 CFU/cm2, pada lantai ruang rawat inap Inayah kamar nomor 21 sebesar 31CFU/cm2. Pelaksanaan dusting sudah sesuai dengan SOP, namun pelaksanaan dusting pada handle pintutidak dilakukan padasetiapshift. Pelaksanaan dry mopping dengan lobby duster di ruang Inayah sudahsesuai dengan SOP, di ruang Barokah menggunakan nylon broom. Pelaksanaan damp mopping dengankentucky mop belum sesuai dengan SOP karena petugas tidak memasang warning sign. Pelaksanaanglass cleaning pada ruang Inayah dan Barokah tidak dilakukan secara rutin. Pelaksanaan toilet cleaningbelum sesuai dengan SOP , karena petugas membiarkan chemical kurang dari lima menit. Kesimpulanpenelitian adalah pelaksanaan basic housekeeping yangsudahdilaksanakansesuaidengan standaroperational procedure yaitu : dusting, drymopping denganlobby duster danglasscleaning.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK TEMPAT PENAMPUNGAN AIR DAN PERILAKU MASYARAKAT DENGAN KEBERADAAN JENTIK Aedes aegypti DI KELURAHAN KARANGKLESEM, KECAMATAN PURWOKERTO SELATAN TAHUN 2016 Titha Yuda Pratiwi; M. Choiroel Anwar; Budi Utomo
Buletin Keslingmas Vol 37, No 1 (2018): Buletin Keslingmas Vol 37 No1 Tahun 2018
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.543 KB) | DOI: 10.31983/keslingmas.v37i1.3825

Abstract

AbstrakPenyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) atau Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) sampai saat inimerupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia yang cenderung meningkat jumlahpasien serta semakin luas penyebarannya. Berdasarkan data rekapitulasi Pemantauan Jentik Berkala(PJB) Puskesmas Purwokerto Selatan di Kelurahan Karangklesem, terdapat 108 kontainer positif jentikdengan House Index (HI) = 4,3 %, Container Index (CI) = 5,6 %, Breteau Index (BI) = 31,6 %, danAngka Bebas Jentik (ABJ) = 95,7 % namun menjadi salah satu daerah endemis dengan jumlah penderitaDBD selama Januari sampai Desember 2015 sebesar 20 penderita dengan IR 1,54%. Metode yangdigunakan dalam penelitian ini bersifat observasional dengan rancangan penelitian cross-sectional. Hasilpenelitian menunjukkan terdapat hubungan antara karakteristik penampungan air (TPA) dengankeberadaan jentik Aedes aegypti yaitu warna TPA, juga terdapat hubungan antara perilaku masyarakatdengan keberadaan jentik Aedes aegypti yaitu kebiasaan membersihkan TPA. membuktikan mengenaiperilaku masyarakat yang erat hubungannya dengan keberadaan jentik Aedes aegypti yang ada dilingkungan Kelurahan Karangklesem. Untuk itu masyarakat diharapkan untuk kembali membenahikeadaan lingkungan sekitar Kelurahan Karangklesem dimulai dengan merubah perilaku masyarakatuntuk lebih peduli dengan kebersihan lingkungan serta meminimalisir tempat perindukan nyamuk Aedesaegypti.
EFEKTIVITAS PERASAN DAUN JERUK NIPIS (Citrus aurantifolia) TERHADAP KEMATIAN LARVA Aedes aegypti INSTAR III DI LABORATORIUM LOKA LITBANG P2B2 CIAMIS JAWA BARAT TAHUN 2017 Ratu Monica; Khomsatun Khomsatun
Buletin Keslingmas Vol 37, No 2 (2018): BULETIN KESLINGMAS VOL 37 NO 2 TAHUN 2018
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.502 KB) | DOI: 10.31983/keslingmas.v37i2.3870

Abstract

AbstrakDemam Berdarah Dengue adalah penyakit menular disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan ke manusiamelalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus.Salah satu pengendalian vektornya yaitu denganmembunuh larvanya.Cara yang dapat digunakan secara alami yaitu menggunakan perasan daun jeruk nipis yangmengandung bahan beracun yang disebut limonoida, maka dapat berfungsi sebagai larvasida.Metode yangdigunakan dalam penelitian ini adalah quasi experiment (eksperimen semu).Analisis statistik yang digunakan Anovaone way dengan uji lanjut LSD (Least Significant Difference) dan uji Probit. Hasil Penelitian kematian Larva Aedesaegypti konsentrasi 10% dapat membunuh larva 14,66%, pada konsentrasi 20 % dapat membunuh larva 38,66%,dan pada konsentrasi 30 % dapat membunuh larva 70,66 %. Konsentrasi perasan daun jeruk nipis yang ditelitihanya dapat membunuh larva dengan prosentase paling tinggi yaitu 70,66%. Jadi, dari berbagai konsentrasi yangditeliti tidak ada yang efektif, karena Standar Pengujian Efikasi Pestisida konsentrasi yang efektif 90%.Simpulandari penelitian ini adalah perasan daun jeruk nipis mampu membunuh larva 70,66% dengan konsentrasi 30%.Direkomendasikan dapat membunuh 50% dari sampel larva Aedes aegypti adalah konsentrasi 23.499 % dankonsentrasi larvasida perasan daun jeruk nipis (Citrus aurantifolia) yang dapat membunuh 90% dari sampel larvaAedes aegypti adalah konsentrasi 37.466 %. Ada beda yang bermakna antara berbagai konsentrasi terhadapkematian larva Aedes aegypti.
PENGARUH BERBAGAI KONSENTRASI BIOINSEKTISIDA (Beauveria bassiana) TERHADAP KEMATIANIMAGO Aedes aegypti TAHUN 2017 Nanda Prihatiningsih; Mela Firdaust
Buletin Keslingmas Vol 37, No 2 (2018): BULETIN KESLINGMAS VOL 37 NO 2 TAHUN 2018
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.999 KB) | DOI: 10.31983/keslingmas.v37i2.3840

Abstract

AbstrakPengendalian insektisida hayati sejauh ini masih belum banyak dikembangkan untuk memutus siklushidup nyamuk khususnya diaplikasikan terhadap nyamuk dewasa (imago). Bioinsektisida (Beauveriabassiana) merupakan bioinsektisida dengan bahan aktif jamur Beauveria bassiana yang dapatmenginfeksi melalui kulit Imago Aedes aegypti yang ramah lingkungan dan tidak dapat menimbulkanresistensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui berbagai pengaruh bioinsektisida (Beauveriabassiana) terhadap kematian imago Aedes aegypti. Jenis penelitian ini termasuk penelitian eksperimendengan desain post test only with control group desain. Hasil penelitian pengamatan selama 48 jam padakonsentrasi 10% adalah 1,3% (1), konsentrasi 20% adalah 5,3% (4) dan konsentrasi 30% adalah 18,6%(14). Standar Pengujian Efikasi Pestisida konsentrasi yang efektif adalah 90% sehingga dapatdisimpulkan pada hasil penelitian bioinsektisida (Beauveria basssiana) belum efektif untuk membunuhimago Aedes aegypti karena belum mampu membunuh imago Aedes aegypti 90%.
HUBUNGAN JUMLAH PENGUNJUNG DENGAN KUALITAS MIKROBIOLOGI AIR KOLAM RENANG DI DREAM LAND AJIBARANG TAHUN 2016 Uli Amrina Hidayah; Yulianto Yulianto
Buletin Keslingmas Vol 37, No 1 (2018): Buletin Keslingmas Vol 37 No1 Tahun 2018
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.286 KB) | DOI: 10.31983/keslingmas.v37i1.3830

Abstract

AbstrakKolam renang adalah suatu usaha umum yang menyediakan tempat untuk berenang, berekreasi serta jasapelayanan lainnya menggunakan air bersih yang telah diolah.Hasil penelitian ini menyatakan bahwapemeriksaan angka kuman air yang dilakukan pada hari Senin adalah 43 koloni/ml air dengan jumlahpengunjung 0, pada hari kamis adalah 343 koloni/ml air dengan jumlah pengunjung sebanyak 2 orangdan pada hari Minggu adalah 42.711 koloni/ml air dengan jumlah pengunjung sebanyak 5 orang. Hasilperhitungan hubungan jumlah pengunjung dengan kualitas mikrobiologi air kolam renang di Dream LandAjibarang menggunakan uji pearson product moment hasilnya adalah nilai p = 0,256 (p0,05)sedangkan nilai r atau pearson correlation = 0,920). Hal ini dapat disimpulkan bahwa ada hubunganantara jumlah pengunjung dengan kualitas mikrobiologi air kolam renang di Dream Land Ajibarangtetapi tidak signifikan atau bermakna.Penelitian ini menyarankan melakukan tindakan desinfeksi dengancara pemberian kaporit pada air kolam renang secara rutin dan pembuatan bak cuci.
PENGARUH BEBERAPA DOSIS DAN JENIS EKSTRAK LARVASIDA ALAMI TERHADAP KEMATIAN LARVA NYAMUK Aedes aegypti WIRA DESY KUSUMAWATI; Agus Subagiyo; MELA FIRDAUST
Buletin Keslingmas Vol 37, No 3 (2018): BULETIN KESLINGMAS VOL 37 NO 3 TAHUN 2018
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.554 KB) | DOI: 10.31983/keslingmas.v37i3.3875

Abstract

AbstrakXV+104 halaman : gambar, tabel, grafik, lampiranPenggunaan larvasida sintesis sangat merugikan masyarakat, seperti pencemaran lingkungan danmenyebabkan resistensi. Alternatif untuk mengurangi dampak negatif tersebut adalah dengan menggunakanlarvasida nabati yang berasal dari tanaman yaitu daun sirsak (Annona muricata Linn) dan batang serai(Andropogon nardus). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas larvasida alami ekstrak daun sirsak(Annona muricata Linn) dan ekstrak batang serai (Andropogon nardus) terhadap kematian larva nyamuk Aedesaegypti, pengaruh dosis larvasida alami, jenis larvasida alami, adanya interaksi beberapa dosis dan jenis ekstrak.Jenis penelitian yang digunakan eksperimen murni sedangkan untuk pelaksanaan penelitianmenggunakan rancangan post test only control group. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh larvanyamuk Aedes aegypti instar III. Sampel berjumlah 1250 ekor larva. Analisis data yang dilakukan secaraunivariat dan bivariat (menggunakan uji anova dua jalan, dengan 〈=0,05)Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya pengaruh antara beberapa dosis ekstrak larvasida alamiterhadap kematian larva nyamuk Aedes aegypti ditunjukkan dengan perbandingan antara mean kelompok yangmendapat perlakuan dengan diberi ekstrak daun sirsak 9,15 lebih baik dari pada mean diberi ektrak batang serai7,1. Terdapat pengaruh jenis ekstrak larvasida alami terhadap kematian larva nyamuk Aedes aegypti bahwa F =4,465 dengan porbalitas 0.0430,05 sedangkan interaksi antara beberapa dosis dan jenis ekstrak larvasida alamiterhadap kematian larva nyamuk Aedes aegypti F = 0,916 dengan porbabilitas 0,0370,05.Saran yang diberikan kepada masyarakat yaitu diharapakan adanya penggunaan ekstrak daun sirsak(Annona muricata Linn) ini sangat mudah untuk mengaplikasikannya cukup menambahkan ekstrak daun sirsakini kedalam penampungan air.Daftar bacaan :22 (1992 - 2016)

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 44, No 3 (2025): BULETIN KESLINGMAS VOL. 44 NO. 3 TAHUN 2025 Vol. 44 No. 3 (2025): BULETIN KESLINGMAS: VOL. 44 NO. 3 TAHUN 2025 Vol. 44 No. 2 (2025): BULETIN KESLINGMAS: VOL. 44 NO. 2 TAHUN 2025 Vol 44, No 2 (2025): BULETIN KESLINGMAS VOL. 44 NO. 2 TAHUN 2025 Vol 44, No 1 (2025): BULETIN KESLINGMAS VOL. 44 NO. 1 TAHUN 2025 Vol. 44 No. 1 (2025): BULETIN KESLINGMAS: VOL. 44 NO. 1 TAHUN 2025 Vol 43, No 4 (2024): BULETIN KESLINGMAS VOL. 43 NO.4 TAHUN 2024 Vol. 43 No. 4 (2024): BULETIN KESLINGMAS VOL. 43 NO.4 TAHUN 2024 Vol. 43 No. 3 (2024): BULETIN KESLINGMAS VOL. 43 NO.3 TAHUN 2024 Vol 43, No 3 (2024): BULETIN KESLINGMAS VOL. 43 NO.3 TAHUN 2024 Vol 43, No 2 (2024): BULETIN KESLINGMAS VOL. 43 NO. 2 TAHUN 2024 Vol. 43 No. 2 (2024): BULETIN KESLINGMAS VOL. 43 NO. 2 TAHUN 2024 Vol 43, No 1 (2024): BULETIN KESLINGMAS VOL. 43 NO. 1 TAHUN 2024 Vol. 43 No. 1 (2024): BULETIN KESLINGMAS VOL. 43 NO. 1 TAHUN 2024 Vol. 42 No. 4 (2023): BULETIN KESLINGMAS VOL.42 NO.4 TAHUN 2023 Vol 42, No 4 (2023): BULETIN KESLINGMAS VOL.42 NO.4 TAHUN 2023 Vol 42, No 3 (2023): BULETIN KESLINGMAS VOL.42 NO.3 TAHUN 2023 Vol 42, No 2 (2023): BULETIN KESLINGMAS VOL.42 NO.2 TAHUN 2023 Vol 42, No 1 (2023): BULETIN KESLINGMAS VOL.42 NO.1 TAHUN 2023 Vol 41, No 4 (2022): BULETIN KESLINGMAS VOL.41 NO.4 TAHUN 2022 Vol 41, No 3 (2022): BULETIN KESLINGMAS VOL.41 NO.3 TAHUN 2022 Vol 41, No 2 (2022): BULETIN KESLINGMAS VOL.41 NO.2 TAHUN 2022 Vol 41, No 1 (2022): BULETIN KESLINGMAS VOL.41 NO.1 TAHUN 2022 Vol 40, No 4 (2021): BULETIN KESLINGMAS VOL.40 NO.4 TAHUN 2021 Vol 40, No 3 (2021): BULETIN KESLINGMAS VOL.40 NO.3 TAHUN 2021 Vol 40, No 2 (2021): BULETIN KESLINGMAS VOL.40 NO.2 TAHUN 2021 Vol 40, No 1 (2021): BULETIN KESLINGMAS VOL.40 NO.1 TAHUN 2021 Vol. 40 No. 1 (2021): BULETIN KESLINGMAS VOL.40 NO.1 TAHUN 2021 Vol 39, No 3 (2020): BULETIN KESLINGMAS VOL.39 NO.3 TAHUN 2020 Vol 39, No 2 (2020): BULETIN KESLINGMAS VOL.39 NO.2 TAHUN 2020 Vol 39, No 1 (2020): BULETIN KESLINGMAS VOL.39 NO.1 TAHUN 2020 Vol 39, No 4 (2020): Edisi Spesial Seminar Internasional Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Keme Vol 38, No 4 (2019): BULETIN KESLINGMAS VOL 38 NO 4 TAHUN 2019 Vol. 38 No. 4 (2019): BULETIN KESLINGMAS VOL 38 NO 4 TAHUN 2019 Vol 38, No 3 (2019): BULETIN KESLINGMAS VOL 38 NO 3 TAHUN 2019 Vol 38, No 2 (2019): BULETIN KESLINGMAS VOL 38 NO 2 TAHUN 2019 Vol 38, No 1 (2019): BULETIN KESLINGMAS VOL 38 NO 1 TAHUN 2019 Vol 37, No 4 (2018): BULETIN KESLINGMAS VOL 37 NO 4 TAHUN 2018 Vol 37, No 3 (2018): BULETIN KESLINGMAS VOL 37 NO 3 TAHUN 2018 Vol 37, No 2 (2018): BULETIN KESLINGMAS VOL 37 NO 2 TAHUN 2018 Vol 37, No 1 (2018): Buletin Keslingmas Vol 37 No1 Tahun 2018 Vol 37, No 1 (2018): Buletin Keslingmas Vol 37 No1 Tahun 2018 Vol 36, No 4 (2017): Bulletin Keslingmas Vol 36 No 4 Tahun 2017 Vol 36, No 3 (2017): Bulletin Keslingmas Vol 36 No 3 Tahun 2017 Vol 36, No 3 (2017): Bulletin Keslingmas Vol 36 No 3 Tahun 2017 Vol 36, No 2 (2017): Bulletin Keslingmas Vol 36 No 2 Tahun 2017 Vol 36, No 1 (2017): Bulletin Keslingmas Vol 36 No 1 Tahun 2017 Vol 35, No 4 (2016): Bulletin Keslingmas Volume 35 Nomor 4 Tahun 2016 Vol 35, No 2 (2016): Bulletin Keslingmas Volume 35 Nomor 2 Tahun 2016 Vol 35, No 1 (2016): Bulletin Keslingmas Volume 35 Nomor 1 Tahun 2016 Vol 34, No 4 (2015): Bulletin Keslingmas Vol 34 No 4 Tahun 2015 Vol 34, No 4 (2015): Bulletin Keslingmas Vol 34 No 4 Tahun 2015 Vol 34, No 3 (2015): Bulletin Keslingmas Vol 34 No 3 Tahun 2015 Vol 34, No 2 (2015): Bulletin Keslingmas Vol 34 No 2 Tahun 2015 Vol 34, No 1 (2015): Bulletin Keslingmas Vol 34 No 1 Tahun 2015 Vol 33, No 124 (2014): Bulletin Keslingmas Vol 33 No 124 Tahun 2014 Vol 33, No 123 (2014): Bulletin Keslingmas Vol 33 No 123 Tahun 2014 Vol 33, No 122 (2014): Bulletin Keslingmas Vol 33 No 122 Tahun 2014 Vol 33, No 121 (2014): Bulletin Keslingmas Vol 33 No 121 Tahun 2014 More Issue