cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1 (2024)" : 9 Documents clear
Pengaruh Perhatian Orang Tua dan Self Confidence Terhadap Hasil Belajar Matematika Melalui Motivasi Belajar Siswa Rahman, Abdul; Samparadja, Hafiludin; Ruslan, Ruslan
Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika (Journal of Mathematics Thinking Learning) Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpbm.v9i1.48907

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perhatian orang tua dan self confidence siswa SMA Negeri 4 Kendari terhadap hasil belajar matematika melalui motivasi belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan ex post facto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) gambaran perhatian orang tua berada pada kategori baik, gambaran self confidence siswa berada pada kategori baik, gambaran motivasi belajar siswa berada pada kategori baik, gambaran hasil belajar matematika siswa berada pada kategori baik; (2) perhatian orang tua berpengaruh positif terhadap motivasi belajar siswa; (3) self confidence berpengaruh positif terhadap motivasi belajar siswa; (4) perhatian orang tua berpengaruh positif terhadap hasil belajar matematika siswa; (5) self confidence berpengaruh positif terhadap hasil belajar matematika siswa; (6) motivasi belajar berpengaruh positif terhadap hasil belajar matematika siswa; (7) perhatian orang tua berpengaruh positif terhadap hasil belajar matematika melalui motivasi belajar siswa; (8) self confidence berpengaruh positif terhadap hasil belajar matematika melalui motivasi belajar siswa.
Pengaruh Kemandirian Belajar dan Kepercayaan Diri Terhadap Kemampuan Pemahaman Matematis Siswa SMP Eka Puteri, Wa Ode Rahmaini; Kodirun, Kodirun; Kadir, Kadir
Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika (Journal of Mathematics Thinking Learning) Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpbm.v9i1.48901

Abstract

Penelitian ini bertujuan untukmengetahuipengaruh kemandirian belajardan self confidence siswa SMP terhadap kemampuan pemahaman matematis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan ex post facto. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Kendari, SMP Negeri 9 Kendari dan MTs Negeri 1 Kendari. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket dan tes.Teknik analisis data dengan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) gambaran kemampuan pemahaman matematis siswa berada pada kategori kurang; (2) gambaran kemandirian belajar siswa berada pada kategori sedang; (3) gambaran kepercayaan diri siswa berada pada kategori sedang; (4) kemandirian belajar siswa berpengaruh signifikan terhadap kemampuan pemahaman matematis siswa SMP; (5) kepercayaan diri siswa berpengaruh signifikan terhadap kemampuan pemahaman matematis siswa SMP kelas VIII; (6) Kemandirian belajar dan kepercayaan diri siswa secara bersama – sama bepengaruh signifikan terhadap kemampuan pemahaman matematis siswa SMP kelas VIII.
Keefektifan Penerapan Model Discovery Learning Dengan Metode Penemuan Terbimbing Terhadap Pencapaian Nilai KKM Matematika Busnawir, Busnawir
Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika (Journal of Mathematics Thinking Learning) Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpbm.v9i1.48908

Abstract

Model dan metode pembelajaran merupakan salah satu aspek yang mempengaruhi perolehan nilai Kriteria Ketuntasan  Minimal (KKM) matematika, Keefektifan penerapan model dan metode pembelajaran yang diterapkan guru matematika di sekolah sering tidak dievaluasi. Tujuan penelitian ini ialah untuk melakukan evaluasi dan menganalisis keefektifan penerapan model discovery learning dan metode penemuan terbimbing yang diterapkan guru dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini merupakan deskriptif kuantitatif yang dilakukan di SMPN 9 Kendari. Sampe penelitian ialah siswa kelas IX yang diajar menggunakan model model discovery learning dan metode penemuan terbimbing, Data penelitian diperoleh melalui dokumentasi sekolah berupa nilai ujian tengah semester dan nilai ujian akhir semester pada semester ganjil tahun pelajaran 2023/2024. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai ujian tengah semester dan ujian akhir semester siswa telah mencapai nilai KKM. Disimpukan bahwa penerapan model discovery learning dengan metode penemuan terbimbing efektif dalam pencapaian nilai KKM matematika
Analisis Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Ditinjau dari Self Efficacy Masaly, Istiyandari; Misu, La; Salam, Mohamad
Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika (Journal of Mathematics Thinking Learning) Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpbm.v9i1.48902

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam tentang kemampuan penalaran matematis siswa ditinjau dari self efficacy yang tinggi, sedang dan rendah pada materi aritmetika sosial. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di kelas VII SMP Negeri 3 Buton Tengah pada kelas yang menunjukkan self efficacy matematika dengan subjek sebanyak 33 (tiga puluh tiga) siswa.Instrumen utama penelitian ini adalah peneliti sendiri. Instrumen bantu penelitian ini ada tiga, yaitu angket self efficacy matematika, tes kemampuan penalaran matematis, dan pedoman wawancara yang telah memenuhi aspek validitas dan reliabilitas berdasarkan pertimbangan panelis ahli. Self efficacy penelitian ini terdiri 3 (tiga) dimensi dengan nilai rata-rata, yaitu dimensi magnitude (74,06), dimensi strength (72,83), dan dimensi generality (71,80). Setelah siswa diberi angket self efficacy matematika, peneliti mengambil 3 (tiga) siswa dengan self efficacy tinggi, self efficacy sedang dan self efficacy rendah untuk dilakukan tes kemampuan penalaran matematis dan wawancara semi terstruktur. Indikator tes kemampuan penalaran matematis dalam penelitian ini, yaitu mengajukan dugaan (PM1), menarik kesimpulan, menyusun bukti, memberikan alasan atau bukti terhadap kebenaran solusi (PM2), dan menentukan pola atau sifat dari gejala matematis untuk membuat generalisasi (PM3). Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis melalui tahap kondensasi data, penyajian data, dan analisis data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa; (1) siswa yang memiliki kategori self efficacy matematis tinggi telah mencapai indikator kemampuan penalaran matematis (PM1), (PM2), dan (PM3); (2) siswa yang memiliki kategori self efficacy matematis sedang telah mencapai indikator kemampuan penalaran matematis (PM1), tidak mencapai indikator kemampuan penalaran matematis (PM2) dan (PM3); dan (3) siswa yang memiliki kategori self efficacy matematis rendah tidak mencapai semua indikator kemampuan penalaran matematis yaitu (PM1), (PM2), dan (PM3).
Analisis Kemampuan Numerasi Matematis Siswa Kelas VIII SMP Satap Negeri Terapung Poleang Tenggara Wahidin, Wahidin; Kadir, Kadir; Mukhsar, Mukhsar
Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika (Journal of Mathematics Thinking Learning) Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpbm.v9i1.48909

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk member gambaran dan menganalisis kemampuan numerasi matematis siswa, untuk menemukan dan menjelaskan kasus yang diperoleh dari analisis yang dilakukan, dan selanjutnya dapat menemukan alternatif solusi yang memungkinkan untuk digunakan.  Jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan atau metode studi kasus (case study). Studi kasus termasuk penelitian analisis deskriptif, yaitu penelitian yang terfokus pada suatu kasus untuk diamati dan dianalisis secara cermat sampai tuntas. Dilakukanpula analisis secara tajam terhadap berbagai faktor yang terkait dengan kasus tersebut, agar diperoleh kesimpulan yang akurat. Subjek penelitian ini melibatkan 56 siswa kelas VIII SMP Satap Negeri Terapung Poleang Tenggara. Analisis data menggunakan teknik analisis Eksplanasi, bertujuan untuk menemukan dan menjelaskan kasus yang diperoleh dari analisis yang dilakukan. Dari hasil analisis diperoleh kesimpulan: (1) Kemampuan numerasi matematis siswa rendah; (2)  Sebanyak 77,36% siswa penguasaannya terhadap 5 indikator kemampuan numerasi matematis berada pada kategori rendah, kategori sedang 16,98%, dan kategori tinggi 5,66%; (3) Beberapa alternatif solusi untuk mengatasi masalah diatas yaitu: memantapkan pemahaman konsep dasar matematika melalui apersepsi; memantapkan operasi dasar matematika; pembiasaan menggunakan 4 langkah penyelesaian masalah menurut Polya dalam setiap pembelajaran matematika; membiasakan penyelesaian masalah-masalah yang terkait dengan kehidupan sehari-hari disekitar anak; penegakkan disiplin sekolah dengan baik dan konsisten; dibangun kerja sama yang baik antara sekolah dan orangtua.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar Matematika Ditinjau dari Kemandirian Belajar Siswa Saputra Jamal, Ilham Eka; Samparadja, Hafiludin; Baharuddin, Baharuddin
Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika (Journal of Mathematics Thinking Learning) Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpbm.v9i1.48905

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah terdapat perbedaan pengaruh model pembelajaran problem based learning dan model pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar matematika ditinjau dari kemandirian belajar siswa yang terbagi dalam tiga kategori yaitu tinggi, sedang dan rendah. Penelitian ini merupakan Quasi eksperimental design dengan menggunakan posttest-only control design. Populasidalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Lalolae tahun pelajaran 2023/2024 yang terdiri dalam 2 kelas. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik pengambilan simple random sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar matematika siswa SMP Negeri 1 Lalolae yang diajar dengan modelpembelajaran problem based learning lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang diajar dengan model pembelajaran konvensional. Kemudian untuk hasil belajar matematika siswa yang diajar dengan model pembelajaran problem based learning dan pembelajaran konvensional ditinjau dari kategori kemandirian belajar siswa, diperoleh bahwa pada kategori tinggi tidak terdapat perbedaan rata-rata, pada kategori sedang terdapat perbedaan rata-rata dan pada kategorirendah tidak terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa secara signifikan hasil belajar matematika siswa yang diajar dengan pembelajaran problem based learninglebih tinggi dari siswa yang diajar dengan pembelajaran konvensional.
Pengaruh Pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik Dan Saintifik Dalam Pembelajaran Berbasis Masalah Terhadap Kecerdasan Logis Dan Penalaran Matematis Siswa Nurmila, Waode; Ahmad Jazuli, La Ode; Anggo, Mustamin
Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika (Journal of Mathematics Thinking Learning) Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpbm.v9i1.49008

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kecerdasan logis dan penalaran matematis siswa.Populasi penelitianadalah seluruh siswa kelas VIISMP Islam Terpadu Nur Syamzam dan dipilih sampel sebanyak 2 kelas.Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Purposive Sampling.Teknik pengumpulan datadilakukan dengan tes kecerdasan logis dan tes penalaran matematis siswa berbentuk esay. Berdasarkan hasil analisis datadan pembahasan diperoleh kesimpulan :1) Terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai rata-rata kemampuan kecerdasan logis matematis siswa dengan pendekatan pembelajaran matematika realistik dan pendekatan saintifik berdasarkan nilai probabilitas sebesar 0,032 yang lebih kecil dari pada alpha (α) 0,05. 2) Terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai rata-rata kemampuan penalaran matematis siswa dengan pendekatan pembelajaran matematika realistik dan pendekatan saintifik berdasarkan nilai probabilitas sebesar 0,020 yang lebih kecil dari pada alpha (α) 0,05.3) Peningkatan kemampuan kecerdasan logis dan penalaran matematis siswa pada kelas yang diajar dengan menerapkan pembelajaran matematika realistik lebih tinggi dibandingkan dengan kelas yang diajar dengan menerapkan pembelajaran saintifik.
Pengukuran Kemampuan Berpikir Kreatif Matematika Melalui Penerapan Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Ditinjau dari Pengetahuan Awal Matematika Siswa Nuriftitah, Nuriftitah; Busnawir, Busnawir; Mukhsar, Mukhsar
Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika (Journal of Mathematics Thinking Learning) Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpbm.v9i1.48906

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah terdapat perbedaan pengaruh model pembelajaran inkuiry terbimbing dan model pembelajaran konvensional terhadap kemampuan berpikir kreatif matematika ditinjau dari pengetahuan awal matematika siswa yang terbagi dalam tiga kategori yaitu tinggi, sedang dan rendah. Penelitian ini merupakan (Quasi Eksperimental) dengan menggunakan factorial design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMPN Satap 8 Konsel yang terdiri dari 2 kelas paralel yang terdaftar pada semester ganjil Tahun Pelajaran 2023/2024. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik sampel jenuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Terdapat perbedaan rata-rata kemampuan berpikir kreatif siswa yang diajar dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing lebih tinggi model pembelajaran konvensional dimana rata-rata kemampuan berpikir kreatif siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Inkuiri terbimbing lebih tinggi daripada rata-rata kemampuan berpikir kreatif siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional, (2) Terdapat perbedaan rata-rata kemampuan berpikir kreatif ditinjau dari pengetahuan awal siswa dimana untuk masing-masing kategori pengetahuan awal yang terdiri dari pengetahuan awal tinggi, sedang dan rendah memiliki perbedaan rata-rata untuk kemampuan berpikir kreatif, (3) Terdapat pengaruh interaksi model pembelajaran inkuiri terbimbing dan model pembelajaran konvensional  terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa ditinjau dari pengetahuan awal siswa.
Profil Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Ditinjau dari Gaya Kognitif dan Resiliensi Mutmainnah, Mutmainnah; Salam, Mohamad; Sahidin, Latief
Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika (Journal of Mathematics Thinking Learning) Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpbm.v9i1.48900

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap secara mendalam kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah matematika ditinjau dari gaya kognitif  dan resiliensi. Berdasarkan  tujuan tersebut maka penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Kemampuan pemecahan masalah matematika siswa reflektif resiliensi tinggi mampu memenuhi 4 indikator Polya,  mampu menerapkan prosedur yang sistematis dan  percaya diri ketika menyelesaikan masalah. (2) Kemampuan pemecahan masalah matematika siswa reflektif resiliensi sedang mampu memenuhi 4 indikator Polya dan  mampu  menggunakan strategi yang baik dalam menyelesaikan masalah. (3) Kemampuan pemecahan masalah matematika siswa reflektif resiliensi rendah mampu memenuhi 3 indikator Polya  dan mempunyai  Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis yang kurang. (4) Kemampuan pemecahan masalah matematika siswa impulsif resiliensi tinggi hanya mampu memenuhi 3 indikator Polya  (5) Kemampuan pemecahan masalah matematika siswa impulsif resiliensi sedang hanya mampu memenuhi 2 indikator Polya. (6) Kemampuan pemecahan masalah matematika siswa impulsif resiliensi rendah hanya mampu memenuhi 2 indikator Polya.

Page 1 of 1 | Total Record : 9