cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
SOCIETAL
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 105 Documents
UPAYA PENINGKATAN MODAL SOSIAL SEBAGAI STRATEGI PENANGGULANGAN KEMISKINAN (Studi di Desa Lemo Bajo, Kecamatan Wawolesea, Kabupaten Konawe Utara)
SOCIETAL Vol 9, No 1 (2022): Edisi April
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengkaji modal sosial apa saja yang ada dilingkungan masyarakat Desa Lemo Bajo Kecamatan Wawolesea Kabupaten Konawe Utara. (2) Untuk Meningkatkan Elemen Modal Sosial Sebagai Strategi Penanggulangan Kemiskinan di Desa Lemo Bajo Kecamatan Wawolesea Kabupaten Konawe Utara. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian deskriftif kualitatif dengan cara mengumpulkan data dengan pengamatan (observasi), wawancara (interview) dan dokumentasi. Data yang diperoleh  disajikan dalam bentuk penjelasan dan uraian tentang Strategi Penanggulangan Kemiskinan Berbasis Modal Sosial. Hasil penelitian ini menujukan bahwa strategi penanggulangan kemiskinan dengan cara memanfaatkan modal sosial yang ada dilingkungan penduduk di Desa Lemo Bajo Kecamatan Wawolesea Kabupaten Konawe Utara sangat mereka terapkan dalam kehidupan penduduk setempat seperti penerapan dan peningkatan relasi timbal balik, meningkatkan nilai sikap saling percaya, menyunjung tinggi nilai dan norma sosial yang berlaku, dan memperluas jaringan sosial yang ada.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RENDAHNYA MINAT REMAJA UNTUK MELANJUTKAN PENDIDIKAN DI PERGURUAN TINGGI (Studi Sosiologi Pendidikan Di Desa Amoito Siama Kecamatan Ranomeeto Kabupaten Konawe Selatan) Yoga Sahrun Pradana; Syaifudin Suhri Kasim; Ambo Upe
SOCIETAL Vol 9, No 2 (2022): Edisi Oktober
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk menganalisis minat remaja untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi di Desa Amoito Siama Kecamatan Ranomeeto Kabupaten Konawe Selatan. (2) Untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya minat remaja untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi di Desa Amoito Siama Kecamatan Ranomeeto Kabupaten Konawe Selatan. Adapun manfaat (1) Manfaat secara teoritis yaitu penelitian ini diharapkan dapat berguna sebagai bahan perbandingan bagi penelitian lainnya yang berhubungan dengan minat dalam melanjutkan pendidikan serta diharapkan dapat menjadi dasar pemikiran dan motivasi bagi peneliti lainnya. (2) Manfaat secara praktis yaitu dari hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan pemikiran bagi masyarakat luas khususnya remaja dalam meningkatkan minatnya untuk melanjutkan pendidikannya di perguruan tinggi. Penelitian dilaksanakan di Desa Amoito Siama Kecamatan Ranomeeto Kabupaten Konawe Selatan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif yaitu melakukan penelitian melalui wawancara mendalam pada masyarakat. Hasil penelitian ini bertujuan untuk menemukan (1) minat remaja untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi di Desa Amoito Siama Kecamatan Ranomeeto Kabupaten Konawe Selatan yaitu cukup rendah di karenakan banyak remaja yang tidak melanjutkan pendidikannya di perguruan tinggi di pengaruhi oleh tiga unsur minat yaitu (a) unsur kognisi (b) kemauan dan (c) perhatian. (2) faktor yang mempengaruhi rendahnya minat remaja untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi di Desa Amoito Siama Kecamatan Ranomeeto Kabupaten Konawe Selatan yaitu (a) faktor internal berupa kurangnya motivasi serta keinginan untuk langsung bekerja, (b) faktor eksternal yaitu kondisi ekonomi keluarga dan keadaan lingkungan sekitar.
STRATEGI IBU RUMAH TANGGA DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN EKONOMI RUMAH TANGGA (Studi Kasus Pada Perempuan Pedagang Di Terminal Pangkalan Perahu Kecamatan kendari Kota Kendari)
SOCIETAL Vol 9, No 1 (2022): Edisi April
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui strategi ibu rumah tangga dalam pemenuhan kebutuhan ekonomi rumah tangga pada perempuan pedagang di Terminal Pangkalan Perahu Kecamatan Kendari Kota Kendari. (2) Untuk mengetahui faktor-faktor yang mendorong ibu rumah tangga bekerja di sektor publik pada perempuan pedagang di Terminal Pangkalan Perahu Kecamatan Kendari Kota Kendari. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif  kualitatif dengan Teknik pengumpulan datanya antara lain Observasi, wawancara, dan Dokumentasi. Wawancara dilakukan pada 12 orang perempuan yang telah berkeluarga dan mempunyai anak, yang bekerja sebagai pedagang. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi ibu rumah tangga yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi rumah tangga: pertama, strategi aktif yaitu dengan berdagang di terminal pangkalan perahu kecamatan kendari kota kendari; kedua, strategi pasif yaitu Menghemat Pengeluaran; ketiga, strategi jaringan yaitu meminjam kepada kerabat. Adapun faktor-faktor yang mendorong ibu rumah tangga bekerja di sektor publik: untuk menambah penghasilan keluarga, agar ekonomi tidak tergantung pada suami, adanya keinginan untuk bekerja, melanjutkan pekerjaan orang tua, faktor dukungan suami
PERAN ORANG TUA DALAM MENGURANGI DEMORALISASI PADA KALANGAN REMAJA (Studi di Desa Sidamangura Kecamatan Kusambi Kabupaten Muna Barat) Keli Sartika; Dewi Anggraini; Muhammad Rusli
SOCIETAL Vol 9, No 2 (2022): Edisi Oktober
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya demoralisasi remaja dan peran orangtua dalam mengurangi demoralisasi remaja di Desa Sidamangura Kecamatan  Kusambi Kabupaten Muna Barat. Dalam penelitian ini informan yang diambil sebanyak 13 orang. Informan ini dipilih karena dianggap benar-benar mampu memberikan informasi sesuai dengan kebutuhan peneliti. Adapun kriteria informan antara lain, tokoh agama, tokoh masyarakat, orangtua remaja dan beberapa remaja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deksriptif kualitatif  yang berdasarkan pada pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analis data juga dipergunakan seperti data-data yang dipublikasikan dan laporan-laporan dari penelitian sebelumnya. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat beberapa factor yang mempengaruhi terjadinya demoralisasi remaja di Desa Sidamangura Kec. Kusambi Kab. Muna Barat, diantaranya adalah  menurunnya kualitas aparat pemerintah, menurunnya kualitas aparat penegak hukum, kondisi lingkungan, mneingkatnya angka kemiskinan, keenganan mempelajari nilai-nilai agama dan teknologi. Sedangkan peran orangtua dalam mengurangi demoralisasi remaja anatara lain adalah mendidik dan memberi contoh teladan, mengajarkan nilai - nilai dan norma yang berlaku dalam masyarakat, mengajarkan nilai-nilai agama, dan ,memberi sanksi atau hukuman. 
DAMPAK PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TERHADAP PERILAKU SOSIAL REMAJA (Studi di Kelurahan Anduonohu Kecamatan Poasia Kota Kendari)
SOCIETAL Vol 8, No 2 (2021): Edisi Oktober
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui dampak penggunaan media sosial terhadap perilaku sosial remaja di Kelurahan Anduonohu Kecamatan Poasia Kota Kendari. (2) Untuk mengetahui strategi keluarga dalam menangani perilaku sosial remaja akibat penggunaan media sosial di kelurahan anduonohu kecamatan poasia kendari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Dengan teknik pengumpulan data yaitu melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat dampak penggunaan media sosial terhadap perilaku sosial remaja (1). Dampak posistif (a.) memudahkan berkomunikasi dengan banyak orang. (b) tempat berbisnis online. 2. Dampal negatif (a.) kecanduan. (b). berkurangnya interaksi dan komunikasi secara langsung. (c). mengakses situs dewasa. Adapun strategi keluarga dalam menangani perilaku sosial remaja akibat penggunaan media sosial. (a). Penggunaan Media Sosial  Membatasi. (b) Melakukan Pendampingan. (c) Menjalin Komunikasi Terbuka Secara Efektif.
STRATEGI PENYELESAIAN KONFLIK ANTAR PEMUDA KELURAHAN BONE-BONE DAN KELURAHAN TARAFU (Studi Di Kecamatan Batupuaro Kota Baubau)
SOCIETAL Vol 9, No 1 (2022): Edisi April
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya konflik antara pemuda di Kelurahan Bone -bone dan Kelurahan Tarafu, Kota Baubau, dan untuk mengetahui strategi penyelesaian konflik yang terjadi antar pemuda di Kelurahan Bone-bone dan Kelurahan Tarafu, Kota Baubau. Jenis penelitian dalam skripsi ini adalah deskriptif kualitatif, adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan. a.) Wawancara, teknik pengumpulan data ini dilakukan dengan mengajukan pertanyaan secara lisan dan langsung (bertatap muka) dengan informan yang ditunjang oleh pedoman wawancara. b.) Dokumentasi yakni dalam pengumpulan data melalui peninggalan tertulis (dokumen-dokumen) seperti data penduduk, data mata pencaharian dan gambaran lokasi.Yang menjadi informan dalam penelitian ini adalah kepala Kelutahan Bone-bone dan kepala Kelurahan Tarafu, 2 tokoh agama dan tokoh masyarakat yang.2 orang masyarakat yang tinggal di daerah konflik atau terdampak konflik, selain itu pemuda sebanyak 4 orang yang merupakan informan biasa karena terlibat langsung atatu bahkan menjadi rekan pelaku yang terlibat. Sehingga total informan yang ada sebanyak 10 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat dua faktor yang menjadi penyebab tejadinya konflik antar Pemuda di Kelurahan Bone-bone dan Kelurahan Tarafu. Faktor-faktor tersebut antara lain pertama amarah . Kemarahaan yang sesaat di antara para pemuda di dua Kelurahan  tersebut, dimana mereka merasa benar dan tidak ingin disalahkan atas apa yang terjadi di kalangan pemuda didua Kelurahan tersebut. Sehingga kemarahan yang sesaat berhujung kepada kebencian dan menjadi gejolak antar pemuda. Kedua lingkungan, lingkungan menjadikan kebiasaan yang baik bila mana kegiatan itu memberikan dampak positif kepada masyarakat yang ada di dalamnya. Lingkungan berperan penting dalam membentuk karakter pemuda, dengan begitu lingkungan yang sehat akan melahirkan pemuda dengan pemikiran yang terbuka dan perilaku yang lebih baik. Strategi penyelesaian konflik antar pemuda di Kelurahan Bone-bone dan Kelurahan Tarafu dilakukan dengan beberapa cara yaitu, a). Negosiasi, dimana para tokoh masyarakat dan Lurah dua Kelurahan tersebut mempertemukan pemuda dari Kelurahan Bone-bone dan Keluraha Tarafu untuk melakukan perdamaian dengan cara berkomrpomi untuk saling memaafkan dan melupakan masalah antar mereka. b).  Mediasi yaitu dilakukan dengan cara pemerintah setempat sebagai fasilitator yang memberi ruang untuk para pemuda dengan melibatkan beberapa pihak, seperti satuan TNI/POLRI,  tokoh masyarakat pemerintah Kelurahan, pemerintah daerah dan pemerintah Kota Baubau, salah satu kesepakatan yang disepakati saat itu, yaitu pengucapan ikrar/janji yang dilakukan pemuda dari dua kelurahan tersebut.
MODEL PERENCANAAN PEMBANGUNAN DESA BERBASIS KALOSARA (Studi Di Desa Lambudoni Kecamatan Andowia Kabupaten Konawe Utara)
SOCIETAL Vol 9, No 1 (2022): Edisi April
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan model perencanaan pembangunan desa berbasis Kalosara di Desa Lambudoni Kecamatan Andowia Kabupaten Konawe Utara serta faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi model perencanaan pembangunan desa berbasis Kalosara di Desa Lambudoni Kecamatan Andowia Kabupaten Konawe Utara. Dalam penelitian ini informan yang diambil sebanyak 8 orang. Informan ini dipilih karena dianggap mampu memberikan informasi yang dibutuhkan oleh peneliti. Adapun kriteria informan antara lain, kepala desa, sekretaris desa, ketua atau anggota BPD, tokoh adat dan beberapa warga setempat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif yang berdasarkan pada pengumpulan data dengan kajian kepustakaan, interview atau wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data juga dipergunakan seperti data-data yang dipublikasin dan laporan-laporan dari penelitian sebelumnya. Hasil penelitian menunjukan bahwa seperti apa proses pelaksanaan perencanaan pembangunan desa berbasis Kalosara di Desa Lambudoni Kecamatan Andowia Kabupaten Konawe Utara, proses dari sebuah perencanaan pembangunan desa datangnya dari ruang lingkup terkecil di desa yaitu dari tingkat dusun setelah mereka berdiskusi mengenai apa yang menjadi permasalahan di wilayah tersebut selanjutnya ke tahap bermusyawarah dengan aparat desa setelah itu maka ke tahap selanjutnya dimana musyawarah tersebut dihadiri oleh pemerintah dari kecamatan dan duduk bersama-sama untuk dibahas bersama para warga serta aparat desa. Sedangkan yang menjadi faktor yang mempengaruhi model perencanaan pembangunan desa berbasis Kalosara di Desa Lambudoni Kecamatan Andowia Kabupaten Konawe Utara ialah pemerintahan pusat hanya melihat pembangunan secara skala nasional tanpa mempertimbangkan satu persatu kendala yang dapat dihadapi pada setiap daerah.
Optimalisasi Proses Pengetahuan Siswa SD Dalam Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19 Melalui Online di Desa Kofalagadi Kecamatan Menui Kepulauan Kabupaten Morowali Zulfikar Usman; Sulsalman Moita; Bakri Yusuf
SOCIETAL Vol 9, No 2 (2022): Edisi Oktober
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengkaji cara belajar siswa saat pandemi covid-19 dan dampak sosial dari perubahan cara pembelajaran dari tatap muka ke media online. Metode penelitian ini yaitu menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknis pengumpulan datanya yaitu studi pustaka, studi lapangan, wawancara, serta dokumentasi. Penelitian ini menunjukan bahwa Proses Interaksi guru dan siswa pada masa pandemi Covid-19 sekolah menerapkan pembelajaran online atau daring di rumah untuk mencegah penyebaran virus corona .Pembelajaran daring lebih menekankan pada ketelitian dan kejelian peserta didik dalam menerima dan mengolah informasi yang disajikan secara online. Dampak positif dari pembelajaran masa pandemi covid-19 di SD kofalagadi yaitu terhindarnya penyebaran covid-19 dan adanya bimbingan yang lebih dari orang tua siswa. Dampak negative dari pembelajaran masa pandemi covid-19 di SD Kofalagadi dalam proses belajar mengajar. Dampak terhadap perubahan proses pembelajaran tentunya berdampak positif dan juga berdampak negatif pada guru dan siswa yang berada di desa Kofalagadi, adapun dampak positif yang terjadi terdiri dari pendidikan sedangkan dampak negatif yang terjadi adalah kurangnya pemahaman siswa dalam pembelajaran online dan hilangnya minat belajar siswa.
PERILAKU KEHIDUPAN SOSIAL PEMULUNG (Studi Kelurahan Bende Kecamatan Kadia Kota Kendari)
SOCIETAL Vol 8, No 2 (2021): Edisi Oktober
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku Kehidupan Sosial pemulung di Kelurahan Bende Kecamatan Kadia Kota Kendari dan untuk mengetahui faktor-faktor apakah yang mempengaruhi perilaku pemulung dalam aspek sosial dan ekonomi dalam kehidupan sosial masyarakat di Kelurahan Bende Kecamatan Kadia Kota Kendari. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan bersifat kualitatif. Observasi yang dilakukan penulis adalah observasi non partisipasi dan observasi partisipan, karena peneliti ingin melakukan dua observasi yang pertama untuk mendapatkan keadaan lokasi, keadaan pemulung sehingga dapat diperoleh informasi tentang Perilaku Kehidupan Sosial Pemulung dan yang kedua. Adapun informan penelitian adalah terdiri dari Lurah Bende, 2 Orang masyarakat Bende Non Pemulung dan 10 Orang Masyarakat Bende yang tergolong Pemulung yang dinilai dapat memberikan informasi terkait penelitian dengan pertimbangan keterwakilan dan mengetahui masalah ini. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1. Perilaku Kehidupan Sosial Pemulung terdiri dari: a.) Interaksi Sosial, dapat dilihat dari kerja sama antar pemulung.  b.) Mendidik Anak, bahwa mendidik anak yang ada di Kelurahan Bende selain bekerja memulung mereka selalu menempatkan dan meluangkan waktu untuk mengajari anak-anaknya.  c) Menjaga Kesehatan Kerja, bahwa perilaku sosial pemulung di Kelurahan Bende lebih mementingkan dan memprioritaskan kondisi kesehatan tubuh mereka dalam bekerja sebab jika kesehatan diabaikan. d) Mengunakan Peralatan Kerja, perilaku kehidupan sosial pemulung dalam peralatan kerja adalah pemulung bekerja dengan peralatan yang sedikit mudah mereka dapatkan. e) Menyediakan Jam Kerja, melakukan pekerjaan mulung tidak selalu menentu kadang mereka bekerja disaat setelah sholat subuh, dipagi hari, siang, sore dan sampai dimalam hari. f) Mengunakan Hasil Kerja, hasil yang di dapat dari  bekerja mulung mereka selalu bersyukur berapah pun nominal yang mereka dapatkan. 2. Faktor yang mempengaruhi Perilaku Kehidupan Sosial Pemulung meliputi terdiri dari: a.) Kondisi kesehatan jasmani, bahwa kondisi kesehatan jasmani yang kuat membuat pemulug terus bekerja.  b.) Kebutuhan hidup yang semakin kompleks, bahwa tujuan memenuhi kebutuhan dengan melakukan pekerjaan mulung agar bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari c.) Sulit mencari pekerjaan lain, bahwa mencari pekerjaan harus dibutukan persyaratan administrasi sehingga mereka sulit sekali untul mencari pekerjaan d.) Melakukan pekerjaan dengan senang, bahwa pemulung yang berada dikelurahan bende kecamatan kadia bekerja dengan penuh pengjiwaan.
RESPON MASYARAKAT TERHADAP PROGRAM KELUARGA BERENCANA ( Di Desa Wawoangi Kecamatan Sampolawa Kabupaten Buton Selatan)
SOCIETAL Vol 9, No 1 (2022): Edisi April
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

penelitian di laksanakan di Desa Wawoangi Kecamatan Sampolawa Kabupaten Buton Selatan. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui respon masyarakat terhadap program keluarga berencana.(2) untuk mengetahui dampak program keluarga berencana terhadap masyarakat desa wawoangi kecamatan sampolawa kabupaten buton selatan. Metode penelitian ini yaitu  menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan datanya yaitu observasi, wawancara serta dokumentasi.Hasil penelitian di lapangan menunjukan bahwa respon masyarakat terhadap program keluarga berencana terdapar respon positif dan respon negatif. Adapun respon positf dari program keluarga berencana ini sangat dinilai baik dalam segi ekonomi kesehatan dan sosial. Dan respon negative dalam program keluarga berencana adalah terdapat efek samping dalam segi kesehatan. Dalam program keluarag berencana terdapat dampak positi dan negative bagi masayarakat. Dampak positif antara lain seperti menjarangkan anak, penurunan angaka kepadatan penduduk, penaggulangan kesehatan, dampak ayah dan anak. Dan dampak negative seperti  mual, pusing,dan berat badan meningkat.

Page 5 of 11 | Total Record : 105