cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
SOCIETAL
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 105 Documents
STRATEGI TUNTUTAN MASYARAKAT TERHADAP PENGADAAN AIR BERSIH (Studi Gerakan Sosial Di Desa Masalili Kecamatan Kontunaga Kabupaten Muna) Serina Nini; La Ode Monto Bauto; Peribadi Peribadi
SOCIETAL Vol 9, No 1 (2022): Edisi April
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi masyarakat dalam menyampaikan aspirasinya serta untuk mengetahui kekuatan penggerak atau yang mendorong masyarakat dalam melakukan gerakan tuntutan pengadaan air bersih di Desa Masalili Kecamatan Kontunaga Kabupaten Muna. Metode penelitian ini  menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tuntutan pengadaan air bersih dikembangkan melalui strategi kolaborasi, strategi media massa, dan juga startegi demonstrasi serta strategi yang diinisiasi oleh pihak pemerintah Desa Masalili dan pemerintah Kecamatan Kontunaga. Selain itu, adapun yang menjadi kekuatan penggerak dari hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat motivasi emosional dan motivasi rasional.
REAKSI SOSIAL PEMUDA TERHADAP KEBERADAAN TAMBANG NIKEL (Studi Kasus Di Kelurahan Lambale Kecamatan Kabaena Timur Kabupaten Bombana) Angga Saputra; Juhaepa Juhaepa; Dewi Anggraini
SOCIETAL Vol 9, No 1 (2022): Edisi April
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui bentuk reaksi sosial pemuda terhadap keberadaan tambang nikel di Kelurahan Lambale Kecamatan Kabaena Timur Kabupaten Bombana. Jenis penelitian ini adalah teknik deskriptif kualitatif dengan cara mengumpulkan data melalui wawancara (interview) dan dokumentasi. Data penelitian yang dihimpun selanjutnya diolah dan dianalisis, analisis data dilakukan dari awal hingga akhir penelitian. Komponen-komponen analisis data mencakup reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan penarikan kesimpulan secara interaktif. Informan dalam penelitian ini mengambil dari adalah unsur pemerintah dan masyarakat Kelurahan Lambale Kecamatan Kabaena Timur Kabupaten Bombana yang terlibat dalam proses tambang. Adapun jumlah dari responden kami adalah sepuluh (12) orang, 4 dari unsur pemerintah, 2 tokoh masyarakat dan 6 dari pemuda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reaksi sosial pemuda terhadap keberadaan tambang di Kelurahan Lambale Kecamatan Kabaena Timur Kabupaten Bombana terbagi menjadi tiga yakni aksi damai, Blokade Jalan dan Aksi Demonstrasi.
FAKTOR PENYEBAB KONFLIK ANTAR KELOMPOK REMAJA PADA DESA LAKANAHA DAN DESA LAILANGGA KECAMATAN WADAGA KABUPATEN MUNA BARAT La Ode Safri; La Ode Monto Bauto; Sarpin Sarpin
SOCIETAL Vol 9, No 2 (2022): Edisi Oktober
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini yaitu : 1. Untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya konflik antar remaja Desa Lakanaha Dan Desa Lailangga Kecamatan Wadaga kabupaten Muna Barat, 2. Untuk mengetahui upaya yang dilakukan oleh pemerintah untuk menyelesaikan (resolusi) konflik antar kelompok remaja Desa Lakanaha dan Desa Lailangga Kecamatan Wadaga Kabupaten Muna Barat.Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis kualitatif yaitu dengan memberikan penjelasan dan uraian deskriptif sesuai dengan masalah dalam penelitian. Selain itu dalam penelitian ini juga menggunakan teknik pengumpulan data yang pertama Studi pustaka dan penelitian lapangan dengan cara wawancara dan observasi. Informan dalam penelitian ini adalah sebanyak 7 orang, yaitu: terdiri dari masyarakat, remaja, tokoh adat, dan kepala Desa.Hasil penelitian Faktor Penyebab Konflik antar Kelompok Remaja Desa Lakanaha dan Desa Lailangga Kecamatan wadaga Kabupaten Muna Barat. yaitu : 1. Faktor keterbatasan sumber, 2. Faktor tujuan yang berbeda, 3. Faktor komunikasi yang tidak baik, 4. Beragam karakteristik sosial, 5. Faktor pribadi seseorang. Upaya dalam penyelesaian konflik antar kelompok remaja Desa Lakanaha dan Desa Kecamatan Wadaga Kabupaten Muna yaitu: 1. Masyarakat pihak ke tiga sebagai mediator, 2. Melakukan kompromi kedua belah pihak, 3. Penyelesaian konflik melalui jalur hukum. 
PERAN ORANG TUA DALAM MEMBINA AKHLAK ANAK DI TENGAH MASYARAKAT NON MUSLIM (Studi Di Desa Sagu Kecamatan Adonara Kabupaten Flores Timur) Al Ikram; Muhammad Arsyad; Sarpin Sarpin
SOCIETAL Vol 8, No 2 (2021): Edisi Oktober
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: Untuk mengetahui peran orang tua dalam membina akhlak anak di tengah masyarakat non muslim di Desa Sagu Kecamatan Adonara Kabupaten Flores Timur; Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi peran orang tua dalam membina akhlak anak di tengah masyarakat non muslim di Desa Sagu Kecamatan Adonara Kabupaten Flores Timur. Penelitian ini dilakukan di Desa Sagu Kecamatan Adonara Kabupaten Flores Timur. Sumber data dalam penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan yaitu menggunakan empat tahapan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dalam penelitian ini menunjukan bahwa, secara umum dalam menjalankan perannya dalam rangka pembinaan akhlak anak, orang tua sudah berupaya sebisa mungkin, antara lain melalui metode keteladanan, memberikan latihan dan pembiasaan, cerita, nasehat dan sanksi. Melalui metode tersebut, orang tua selalu berusaha memberikan binaan kepada anak seperti mengajarkan anak dalam bertutur kata yang baik, saling menghargai dan menghormati antara sesama umat terutama kepada umat yang beragama non muslim agar terciptanya sikap yang toleran dalam perbedaan tersebut, orang tua juga selalu memperingati anaknya apabila ketika bergaul dengan yang non muslim harus selalu menjaga batasan dalam bergaul yang sesuai dengan ajaran agama islam. Namun pada kenyataannya, walaupun orang tua sudah berupaya membina akhlak anaknya, tetapi masih banyak ditemukan anak-anak di dalam lingkungan masyarakat baik itu anak yang beragama muslim maupun yang bergama non muslim yang masih memiliki akhlak yang kurang baik, seperti suka berbicara kotor, suka merokok, dan tidak menghargai orang yang lebih tua darinya, hal ini disebabkan selain kurangnya pembinaan dari orang tua terhadap anaknya dikarenakan faktor pendidikan orang tua yang masih kurang akan pengetahuan agama khususnya dalam pendidikan akhlak kepada anak, dan disebabkan oleh kesibukan orang tua sehingga kurang mempunyai waktu dalam membina akhlak anaknya dikarenakan faktor status sosial ekonomi orang tua, juga disebabkan oleh lingkungan tempat tinggal anak itu sendiri, seperti pegaulannya dengan teman sebayanya di dalam masyarakat.
EKSISTENSI OJEK ONLINE DI KELURAHAN KAMBU KECAMATAN KAMBU KOTA KENDARI Indra Wijaya; Suharty Roslan; Ratna Supiyah
SOCIETAL Vol 9, No 1 (2022): Edisi April
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi ojek online tetap eksis dan untuk mengetahui kondisi sosial ekonomi ojek online di kelurahan kambu, kecamatan kambu. Hasil penelitian ojek online tetap eksis di kelurahan kambu karena kepraktisan bekerja sebagai driver transportasi online salah satu nya Gojek, bisa dijadikan sebagai kerja sampingan dan mendapatkan penumpang lebih mudah dengan cara menghidupkan aplikasi. Kenyamanan pelayanan yang baik wajib diberikan driver kepada pelanggan. Keungulan dalam mengambil keputusan atas dasar penggunaan sebuah produk jasa yaitu seindividu, pengetahuan, sikap, pembelajaran, kelompok usia, gaya hidup, motivasi dan keterlibatan  budaya, sosial dan pemasaran produk  harga, merk, layanan jasa sudah terjamin. Fitur promo dengan harga yang diberlakukan ojek online terjangkau oleh masyarakat. Dari segi Kondisi Ekonomi keberadaan transportasi online ternyata membuat resah driver ojek pangkalan karena transportasi Online dinilai mengurangi pendapatan. Pendapatan driver setelah bergabung dengan grab penghasilan yang didapat sudah cukup bahkan melebihi untuk kebutuhan sehari-hari. Pengeluaran keuangan driver ojek masyarakat Kelurahan Kambu yang bekerja menjadi driver ojek online cukup besar. Dan kondisi sosial pendidikan formal  tidak  menjadi kriteria utama bagi para driver ojek online sendiri. Kemampuan menggunakan ojek online  memberikan kepuasan sesuai dengan yang diharapkan. Dengan hadirnya ojek online mampu menjadi pilihan pekerjaan bagi masyarakat yang tidak memiliki pekerjaan sehingga dapat mencukupi kebutuhan keluarga.
PERUBAHAN NILAI-NILAI SOSIAL PADA ANAK REMAJA (STUDI PADA ANAK REMAJA YANG GEMAR BERMAIN GAME ONLINE DI KELURAHAN WATULEA KECAMATAN GU KABUPATEN BUTON TENGAH) Rahma Dani; Muhammad Rusli; Sarpin Sarpin
SOCIETAL Vol 9, No 1 (2022): Edisi April
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui Perubahannilai-nilai sosial pada anak remaja yang gemar bermain gameonlinedi Kelurahan Watulea Kecamatan Gu Kabupaten Buton Tengah, (2) Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan nilai-nilai social anak yang gemar bermain game online di Kelurahan Watulea Kecamatan Gu Kabupaten Buton Tengah. Metode penelitianini yaitu menggunakan metode deskriptif kualitafi dengan teknik pengumpulan datanya yaitu observasi, wawancara serta dokumentasi. Berdasarkan Hasil penelitian menunjukan perubahan nilai-nilai sososial pada anak yang gemar bermain game online di Kelurahan Watulea Kecamatan Gu Kabupaten Buton Tengahyaitu, nilai moral seperti perilaku boros, suka berbohong, dan emosional, nilai sopan santun seperti menggunakan bahasa yang kasar, berbicara dengan intonasi yang tinggi dan keras kepala, nilai disiplin seperti pola makan dan tidur tidak teratur, dan suka menunda-nunda sholat serta nilai kekompakan seperti kurang meluangkan waktu bersama keluarga, dan teman karena menutup diri. Dari adanya perubahan nilai-nilai sosial pada anak remaja yang gemar bermain game online di kelurahan watulea ada faktor dorongan sehingga anak remaja tersebut gemar bermain yaitu faktor kurangnya perhatian dari orang-orang terdekat dan lingkungans.
Respon Masyarakat Terhadap Keberadaan Organisasi Kerukunan Waria Sulawesi Tenggara (KWST) Di Kota Kendari Orin Orin; Suharty Roslan; Dewi Anggraini
SOCIETAL Vol 9, No 2 (2022): Edisi Oktober
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini, 1. Untuk mengetahui Bentuk-bentuk kegiatan yang Dilakukan KWST Agar di Terima di Lingkungan Masyarakat. 2. Untuk mengetahui Respon Masyarakat Terhadap Keberadaan Kerukunan Waria Sulawesi Tenggara (KWST) di Kota Kendari .Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, penentuan informan menggunakan teknik purposive, pengumpulan data melalui studi pustaka, observasi, wawancara dan dokumentasi, analisis data dengan metode analisis dekriptif kualitatif yaitu memaparkan gejala-gejala atau kenyataan yang diperoleh di lapangan secara jelas dan menggambarkan secara sistemtatis. Hasil penelitian 1. Respon Menerima, Organiasi KWST ini memiliki respon yang baik dan diterima keberadaannya oleh masayarakat disekitarnya dikarenakan memberikan kesan yang baik, berperan sebagai wadah pembinaan serta melalui kegiatan-kegiatan positif yang selalu dilakukan dan diadakan oleh organiasi KWST ini. Respon Menolak, anggapan masyarakat organiasi KWST tersebut membuat semakin banyaknnya waria-waria, perilaku yang menyimpang, pemahaman LGBT itu adalah perbuatan dosa dalam agama Islam. 2. Kegiatan organisasi KWST, adanya kegiatan-kegiatan sosial kemanusiaan kepada masyarakat yang membutuhkan, ikut andil dalam membantu program-program pemerintah seperti sosilaisasi bahaya HIV/AIDS dan juga bahaya NAPZA serta kegiatan persahabat dengan mengikuti perlombaan serta kegiatan pembinaan antar sesama anggota untuk menjalin pershabatan/silahtirahi antar sesama angoota KWST.
DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP KONDISI SOSIAL KEHIDUPAN MASYARAKAT DI KELURAHAN LAIWORU KECAMATAN BATALAIWORU KABUPATEN MUNA Dedi Dedi; Suharty Roslan; Sarmadan Sarmadan
SOCIETAL Vol 8, No 2 (2021): Edisi Oktober
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui Dampak Covid-19 Terhadap interaksi sosial pada Masyarakat Di Kelurahan Laiworu Kecamatan Batalaiworu Kabupaten Muna dan untuk mengetahui Dampak Covid-19 Terhadap Kondisi Ekonomi Masyarakat di Kelurahan Laiworu Kecamatan Batalaiwoiru Kabupaten Muna. Jenis penelitian ini adalah teknik deskriptif kualitatif dengan cara mengumpulkan data melalui pengamatan (observasi), wawancara (interview) dan dokumentasi. Data penelitian yang dihimpun selanjutnya diolah dan dianalisis, analisis data dilakukan dari awal hingga akhir penelitian. Komponen­komponen analisis data mencakup reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan penarikan kesimpulan secara interaktif. Adapun Informan dalam penelitian ini adalah masyarakat dan pemerintah daerah yang terdampak covid 19. Dampak positif dan negatif covid 19 terhadap interksi sosial masyaraka yaitu : a. dampak positif adalah memiliki banyak waktu bersama keluarga, kehidupan agama,  membiasakan pola hidup sehat. b. dampak negatif yaitu ruang gerak masyarakat terbatas, tingginya angka kriminalitas serta pendidikan dan dampak covid-19 terhadap kondisi ekonomi masyarakat yaitu : a dampak positif adalah terbukanya usaha-usaha. b. dampak negatifnya adalah Berkurangnya pendapatan masyarakat, lapangan pekerjaan terbatas, pengeluaran lebih besar selama pendemi dan PHK (Pemutusan Hubungan Kerja)
RELASI GENDER PADA PENGASUHAN ANAK DI BESA BIWINAPADA KECAMATAN SIOMPU KABUPETENA BUTON SELATAN Amnia Amnia; Suharty Roslan; Dewi Anggraini
SOCIETAL Vol 9, No 1 (2022): Edisi April
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi proses pengasuhan orang tua terhadap anak di Desa Biwinadapa Kecamatan Siompu Kabupaten Buton Selatan; untuk mengetahui relasi gender pada proses pengasuhan anak di Desa Biwinapada Kecamatan Siompu Kabupaten Buton Selatan. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Biwinapada Kecamatan Siompu Kabupaten Buton Selatan. Sumber data dalam penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis model interaktif menggunakan tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi proses pengasuhan orang tua terhadap anak terdiri dari beberapa faktor yaitu faktor pendidikan orang tua, pendidikan mereka cuman tamatan SD, karena masalah ekonomi, sehinnga mereka memutuskan untuk tidak melanjutkan sekolah. Faktor lingkungan, orang tua selalu menyediakan lingkungan yang aman bagi anak-anaknya dan memantau aktivitas mereka. Faktor budaya, orang tua selalu mengikuti pengasuhan yang di berikan oleh orang tua dulu. Faktor hubungan suami istri, meskipun orang tua ada masalah tetapi mereka tidak pernah marahan di depan anak dan cepat baikan. Faktor aktivitas ibu, seorang ibu rumah tangga yang sibuk dengan aktivitasnya sehari-hari entah itu, mengurus rumah, berkebun, berdagang dan menyiapkan keperluan anak-anaknya. Sedangkan relasi gender pada pengasuhan anak di Desa Biwinapada, telah terjadi hubungan kerjasama antara ayah dan ibu. Beberapa pengasuhan antara ayah dan ibu yaitu melindungi anak, orang tua selalu memberikan rasa aman dan nyaman kepada anak mereka, termasuk melindungi dalam hal pengaruh lingkungan. Mengajarkan tanggung jawab, orang tua selalu mengajari anak-anaknya bertanggung jawab jika melakukan kesalahan, menghormati yang lebih tua dan mematuhi perintah orang tua. Merangsang mental dan emosional, orang tua sering mengajak anaknya berinteraksi, membuatnya aman agar si anak tidak merasa takut dan menguatkan mentalnya agar tidak cepat emosional. Mengajarkan disiplin, orang tua selalu mengajarkan disiplin kepada anaknya termasuk membuatkan jadwal harian dan mengenalkan waktu kepada anak-anak mereka. Mengajarkan anak mengambil resiko, orang tua selalu mengawasi anak-anaknya dalam mengambil resiko entah itu membahayakan atau tidak
STRATEGI PENYELESAIAN KONFLIK DI TEMPAT PELELANGAN IKAN (TPI) PASAR LELANG KECAMATAN KENDARI BARAT
SOCIETAL Vol 9, No 1 (2022): Edisi April
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui faktor­faktor yang menyebabkan terjadinya konflik di tempat pelelangan ikan Kecamatan Kendari Barat. (2) Untuk mengetahui strategi penyelesaian konflik dalam pengelolaan tempat pelelangan ikan di pasar lelang Kecamatan Kendari Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Dengan teknik pengumpulan data yaitu melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa Bentuk-bentuk konflik yang terjadi di tempat pelelangan ikan (TPI) Kecamatan Kendari Barat ada 4 yaitu (1) konflik antara tukang parkir (2) konflik kelas (3) konflik lingkungan (4) konflik antara pedagang dengan Pedagang. Strategi penyelesaian konflik dalam pengelolaan tempat pelelangan ikan di Pasar lelang kecamatan kendari barat (1) akomodasi (2) kekeluargaan (3) rekonsiliasi.

Page 7 of 11 | Total Record : 105