cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
SOCIETAL
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 105 Documents
DAMPAK PENJUALAN SECARA ONLINE TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI PEDAGANG PAKAIAN DI KOTA KENDARI (Studi Pada Grup Facebook Kendari Jual Beli Cepat)
SOCIETAL Vol 9, No 1 (2022): Edisi April
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan pedagang melakukan Penjualan secara Online di Kota Kendari (2) Untuk megetahui dampak Penjualan secara Online terhadap kondisi sosial ekonomi pedagang pakaian di Kota Kendari. Metode penelitian ini yaitu menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan datanya yaitu observasi, wawancara serta dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian di lapangan menunjukan bahwa faktor-faktor yang menyebabkan pedagang melakukan Penjualan secara Online di Kota Kendari ada beberapa faktor yaitu cara mengakses internet yang murah dan cepat, persaingan dalam perdagangan, kebutuhan masyarakat yang ingin lebih mudah dalam betransaksi jual beli. Dalam penjualan online tersebut memberikan dampak sosial dan ekonomi, dampak sosial ada dua yaitu pertama hubungan sosial dimana dalam penjualan online tidak terjadinya interaksi secara langsung, kedua gaya hidup dimana dapat dilihat dari pola perilaku dalam menggunakan media sosial sebelum berjualan hanya sebagai penghilang kebosanan tetapi setelah berjualan lebih sering dalam menggunakannya dan pola perilaku dalam berpenampilan para penjual online terjadi sebagai bentuk promosi penjual kepada para pembelinya dan juga sebagai hasil dari pendapatan yang didapatkan saat berjualan online. Dampak ekonomi ada beberapa yaitu dapat menurunkan biaya operasional, melebarkan jangkauan penjualan, meningkatkan Customer Loyalty dan dapat meningkatkan pendapatan para penjual online.  
BENTUK-BENTUK KONTROL SOSIAL ORANG TUA TERHADAP KEGIATAN BELAJAR ANAK DALAM JARINGAN (DARING) DI MASA PANDEMI COVID-19 (Studi Kasus Pada Siswa SMP Negeri 10 Kendari Kota Kendari) Yana Piko; Sulsalman Moita; Sarmadan Sarmadan
SOCIETAL Vol 9, No 2 (2022): Edisi Oktober
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: untuk mengetahui bentuk-bentuk kontrol sosial orang tua terhadap kegiatan belajar anak dalam jaringan (daring) pada masa pandemi Covid-19; Untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat kontrol sosial orang tua terhadap kegiatan belajar anak dalam jaringan (daring) masa pandemi Covid -19 pada siswa SMP Negeri 10 Kendari. Penelitian ini di lakukan di SMP Negeri 10 Kendari pada siswa , orang tua, dan guru. Sumber data dalam penelitian ini adalah data sekunder. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik penentuan informan menggunakan teknik probability Sampling (secara acak Sample). Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis model interaktif menggunakan tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk-bentuk kontrol sosial orang tua terhadap kegiatan belajar anak dalam jaringan (daring) pada masa pandemi Covid-19 pada siswa SMP Negeri 10 kendari adalah bentuk kontrol sosial persuasif dan kontrol sosial koersif. Sedangkan faktor pendukung dan penghambat kontrol sosial orang tua terhadap kegiatan belajar anak dalam jaringan (daring) pada masa pandemi Covid-19 pada siswa SMP Negeri 10 Kendari yaitu, faktor pendukung kontrol sosial orang tua adalah motivasi orang tua, orang tua sebagai fasilisator, dan orang tua sebagai guru di rumah, sedangkan faktor penghambat kontrol sosial orang tua yaitu kurangnya pemahaman materi oleh orang tua, kesulitan dalam mengoperasikan handphone, dan orang tua yang sibuk bekerja.  
PERUBAHAN PERILAKU SOSIAL IBU RUMAH TANGGA PENGGUNA SOSIAL MEDIA (Studi di Desa Biru Kecamatan Poleang Timur Kabupaten Bombana) Hastuti Milasari; La Ode Monto Bauto; Muhammad Rusli
SOCIETAL Vol 9, No 1 (2022): Edisi April
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk proses perubahan perilaku ibu rumah tangga pengguna sosial media dan mengetahui pola perubahan perilaku ibu rumah tangga pengguna sosial media di Desa Biru Kecamatan Poleang Timur Kabupaten Bombana. Adapun pendekatan penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi dengan jumlah informan sebanyak 10 orang ibu rumah tangga, dengan teknik penentuan informan menggunakan teknik key person dengan kriteria informan adalah sebagai pengguna aktif media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses perubahan perilaku ibu rumah tangga pengguna sosial media di Desa Biru Kecamatan Poleang Timur Kabupaten Bombana sebelum dan sesudah menggunakan sosial media meliputi: 1) interaksi langsung menjadi interaksi melalui sosial media, 2) Belanja pakaian di pasar menjadi belanja pakaian online, 3) Nonton TV bersama keluarga menjadi nonton melalui sosial media, 4) Aktivitas tidak di publikasi menjadi di dokumentasi dan di publikasikan, serta 5) Jualan pakaian di pasar menjadi melalui media online. Adapun perubahan perilaku tersebut memilki pola yang linear dari masyarakat modern ke masyarakat postmodern, dimana perilaku ibu rumah tangga ikut bergerak, berkembang, dan berubah dari struktur sosial yang sederhana menuju struktur yang lebih kompleks dengan hadirnya sosial media
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP DINAMIKA POLITIK PASCA PILKADA (Studi di Desa Langara Iwawo Kecamatan Wawonii Barat Kabupaten Konawe Kepulauan) Hasrina Hasrina; Bahtiar Bahtiar; Megawati Asrul Tawulo
SOCIETAL Vol 9, No 2 (2022): Edisi Oktober
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana  Dinamika Politik Pasca Pilkada dan untuk mengetahui bagaimana persepsi masyarakat terhadap dinamika politik pasca pilkada di Desa Langara Iwawo, Kecamatan Wawonii Barat, Kabupaten Konawe Kepulauan. Metode penelitian ini yaitu menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan datanya yaitu studi lapangan, Observasi, wawancara, serta dokumentasi. Penelitian ini menunjukkan Persepsi masyarakat Desa Langara Iwawo, Kecamatan Wawonii Barat dalam menanggapi dinamika politik yang terjadi pasca pemilihan Kepala Daerah (bupati) sangat beragam, b) Persepsi masyarakat Desa Langara Iwawo, Kecamatan Wawonii Barat dalam menanggapi dinamika politik yang terjadi pasca pemilihan Kepala Daerah (bupati) sangat beragam, yaitu cara pandang bagaimana melihat  Kepala Daerah hingga menjadi hal yang penting hingga petahana tepilih kembali menjadi kepala daerah Konawe Kepulauan, kedua   setelah Pasca Pilkada  ada Sebuah pergeseran pola hubungan dan interaksi antar masyarakat hal ini ditandai dengan perubahan keadaan pada keharmonisan antar masyarakat maupun dinamika di lingkungan tempat kerja dalam suatu instansi memiliki akibat yang fatal.
DAMPAK PENGGUSURAN LAHAN MASYARAKAT PASCA PELEBARAN JALAN KENDARI-TORONIPA (Studi Di Desa Sorue Jaya Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe) Adnin Wulandari; Syaifudin Suhri Kasim; Ratna Supiyah
SOCIETAL Vol 8, No 2 (2021): Edisi Oktober
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui perubahan gaya hidup masyarakat Desa Sorue Jaya pasca penggusuran jalan Kendari-Toronipa. (2) Untuk mengetahui dampak dari pergusuran di Desa Sorue Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Dengan teknik pengumpulan data yaitu melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa Perubahan gaya hidup masyarakat Desa Sorue Jaya pasca penggusuran jalan Kendari-Toronipa (1) Aktivitas (2) Minat, merupakan faktor pribadi konsumen dalam mempengaruhi proses pengambilan keputusan. Dampak dari penggusuran di Desa Sorue Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe, dampak positif yaitu (a) Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi (b) Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat. Sedangkan dampak negatif terbagi menjadi dua yaitu aspek fisik dan aspek sosial. aspek fisi meliputi (a) Pencemaran Lingkungan, dampak dari adanya pembangunan jalan kendari-toronipa bagi masyarakat Desa Sorue Jaya adalah pencemaran lingkungan seperti polusi udara, debu, akibat aktivitas proyek maupun kendaraan yang digunakan, apabila memasuki musim hujan jalanan menjadi becek selain itu dampak dari proyek jalan kendari- toronipa ini terhambatnya akitivtas mereka karena jalan yang kurang layak. (b) Berkurangnya Sumber Daya Alam, alam di sekitar hutan dan perbukitan menjadi rusak, serta dapat memantik berbagai bencana alam yang merugikan masyarakat sendiri, seperti gempa, kebakaran hutan, erosi. Sedangkan aspek sosial, meliputi (a) interaksi social, interaksi sosial yang terjadi di Desa Sorue Jaya akibat adanya proyek pembangunan jalan kendari-toronipa ini sangat kurang karena banyaknya debu yang sehingga membuat masyarakat jarang sekali untuk keluar rumah. Sebelumnya interaksi yang terjadi di Desa Sorue Jaya dari dulu memang kurang tapi semenjak adanya proyek pembangunan jalan ini membuat masyarakat lebih malas keluar rumah walaupun hanya didepan rumah saja disebabkan banyakknya debu kendaraan yang lewat.Kata Kunci: Dampak, Perubahan, da
Respon Pasangan Usia Subur (PUS) Terhadap Progaram Keluarga Berencana ( KB) di Desa Mantobua Kecamatan Lohia Kabupaten Muna Usnia Usnia; Suharty Roslan; Dewi Anggraini
SOCIETAL Vol 9, No 1 (2022): Edisi April
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah  bagaimana respon pasangan usia subur (PUS) terhadap program keluarga berencana (KB)  di Desa Mantobua Kecamatan  Lohia  Kabupaten Muna dan apa yang menjadi kendala dalam pelaksanaan  program Keluarga Berencana (KB) di Desa Mantobua  Kecamatan Lohia Kabupaten Muna. Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui  respon pasangan usia subur (PUS)  terhadap program keluarga berencana (KB) di Desa Mantobua Kecamatan Lohia Kabupaten Muna dan untuk mengetahui apa yang menjadi kendala dalam pelaksanaan program keluarga berencana (KB) di Desa Mantobua Kecamatan Lohia Kabupaten Muna. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Mantobua Kecamatan Lohia Kabupaten Muna. Sumber data penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder, data primer yaitu data melalui kegiatan observasi dan wawancara guna menjawab permasalahan penelitian dan data sekunder yaitu data yang berupa catatan-catatan dan keadaan geografis. Untuk teknik pengambilan data digunakan purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kualitatif yaitu data disajikan dengan menjelaskan dan menggambarkan keadaan yang sesungguhnya yang terjadi di lokasi. Penelitian menggunakan tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa respon pasangan usia subur (PUS) terhadap program keluarga berencana (KB) terbagi menjadi dua yaitu menerima program keluarga berencana (KB), dan menolak program keluarga berencana (KB). Berdasarkan hasil penelitian dilapangan bahwa lebih banyak pasangan usia subur (PUS) menolak adanya program KB dibandingkan yang menerima. Sedangkan yang menjadi kendala dalam pelaksanaan program keluarga berencana (KB) yaitu pengetahuan masyarakat, tingkat pendidikan masyarakat, tingkat ekonomi masyarakat dan usia. Jika dilihat dari pengetahuan masyarakat yang dimiliki oleh pasangan usia subur (PUS) yaitu masih rendah, dari segi pendidikan yaitu masih kurangnya tingkat pendidikan yang dimiliki oleh pasangan usia subur (PUS) dan masih ada pasangan usia subur hanya tamatan sekolah dasar, dari segi ekonominya yaitu pendapatan yang di peroleh masih sangat rendah, dan dari segi usia yaitu banyaknya pasangan usia subur (PUS) yang berusia mudah sehingga tidak mau mengikuti program KB karena takut dengan efek samping dari penggunaan program keluarga berencana (KB).
KONTROL SOSIAL ORANG TUA TERHADAP PERGAULAN BEBAS DIKALANGAN REMAJA (Studi Kasus di Desa Puulowaru Kecamatan Besulutu Kabupaten Konawe) Lilian Armita; Jamaluddin Hos; Ratna Supiyah
SOCIETAL Vol 9, No 1 (2022): Edisi April
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk melihat dampak pergaulan bebas dikalangan remaja di desa puulowaru kecamatan besulutu kabupaten konawe. (2) untuk mengetahui bagaimana kontrol sosial orang tua terhadap pergaulan bebas dikalangan remaja di desa puulowaru kecamatan besulutu kabupaten konawe. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Dengan teknik pengumpulan data yaitu melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa ada 3 dampak dari pergaulan bebas dikalangan remaja (1) Menurunnya prestasi sekolah, (2) Putus sekolah, dan (3) terjadinya pernikahan usia dini. Adapun kontrol sosial yang dilakukan oleh orang tua remaja adalah (1)  pengendalian  persuasif (2) Memberi Teguran, serta (3) memberi sanksi.
UPAYA MENINGKATKAN KEHARMONISAN KELUARGA PADA PASANGAN SUAMI ISTRI YANG BELUM MEMILIKI ANAK (Studi Di Desa Gerak Makmur Kecamatan Sampolawa Kabupaten Buton Selatan) Rista Rista; Jamaluddin Hos; Sarpin Sarpin
SOCIETAL Vol 9, No 2 (2022): Edisi Oktober
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Untuk mengetahui masalah-masalah yang dihadapi pasangan suami istri yang belum memiliki anak Di Desa Gerak Makmur Kecamatan Sampolawa Kabupaten Buton Selatan. (2) Untuk mengetahui Upaya pasangan suami istri yang belum memiliki anak dalam meningkatkan keharmonisan keluarga Di Desa Gerak Makmur Kecamatan Sampolawa Kabupaten Buton Selatan. Penelitian ini dilakukan Di Desa Gerak Makmur Kecamatan Sampolawa Kabupaten Buton Selatan. Sumber data dalam penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Penelitian ini merupakan penelitian  deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik penentuan informan menggunakan teknik purposive Sampling. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis model interaktif menggunakan tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian dilapangan menunjukkan bahwa masalah-masalah yang dihadapi pasangan suami istri yang belum memiliki anak dalam meningkatkan keharmonisan keluarga terdiri dari beberapa masalah yang hadapi yaitu adanya rasa tidak percaya diri, yang dialami oleh pasangan suami istri yang belum memiliki anak membuat pasangan suami istri merasa dirinya tidak sempurna untuk pasangan dan keluarganya serta rasa malu yang dialami pasangan suami istri yang belum memiliki anak membuat pasangan suami istri merasa dirinya malu untuk bertemu keluarga atau kerabat-kerabat dekat, mendapatkan cemohan dari keluarga dan lingkungan masyarakat, sedih, dan cemburu/iri. Adapun upaya pasangan suami istri yang belum memiliki anak dalam meningkatkan keharmonisan keluarga terdiri dari beberapa upaya yaitu adanya saling pengertiaan, saling menerima kenyataan, memupuk rasa cinta dan kebahagiaan saling melakukan penyesuaian diri dan suka memaafkan.
PERAN DAN AKTIVITAS KELUARGA DALAM MENGOLAH JAMBU METE (Desa Wasilomata I Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah)
SOCIETAL Vol 8, No 2 (2021): Edisi Oktober
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran dan aktivitas keluarga dalam mengolah jambu mete sekaligus mengetahui sistem pengupahan kerja pada keluarga pengolah jambu mete dan pemenuhan kebutuhan keluarga di Desa Wasilomata I Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara serta dokumentasi. Informan pada penelitian ini adalah berjumlah 4 Keluarga yang terdiri suami, istri dan anak. Hasil penelitian menunjukan bahwa keluarga pengolah jambu mete memiliki peran pada aktivitas masing-masing dalam mengolah jambu mete seperti, Membelah jambu mete dan mecungkil biji jambu mete yang di lakukan oleh istri. Sedangkan Pengupasan kulit ari biji jambu mete di lakukan oleh suami. Dan peran anak membantu dalam mengolah jambu mete tersebut. Dalam mengolah jambu mete sudah menjadi tugas utama istri untuk mendapatkan penghasilan sehingga pekerjaan tersebut relatif tetap. Sedangkan suami memiliki pekerjaan utama sebagai petani dan waktu luangnya di gunakan sebagai mengupas kulit ari biji jambu mete sehingga pekerjaannya tidak tetap. Selain itu ada aktivitas dalam penerimaan jambu mete yang siap di olah dan pengembalian hasil olahan jambu mete yang dilakukan oleh suami, istri maupun anak. Adapun sistem pengupahan dalam mengolah jambu mete terdiri dari upah suami dan upah istri. Upah suami berdasarkan satuan hasil yaitu upah yang dibayar dalam sehari sesuai hasil yang di dapatkan. Sedangkan Upah istri berdasarkan satuan waktu dan satuan hasil yaitu upah yang dibayar perbulan sesuai hasil yang didapatkan. Upah yang di dapatkan oleh suami dan istri dalam mengolah jambu mete digunakan untuk pemenuhan kebutuhan keluarga seperti sandang maupun pangan.
BERKURANGNYA MINAT MENJADI TOLEA DAN PABITARA DI KALANGAN MASYARAKAT SUKU TOLAKI (Studi di Desa Molinese Kecamatan Lainea Kabupaten Konawe Selatan) Enci Sarwati; Syaifudin Suhri Kasim; Sarmadan Sarmadan
SOCIETAL Vol 8, No 2 (2021): Edisi Oktober
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk melihat faktor penyebab berkurangnya minat menjadi tolea pabitara dikalangan masyarakat Suku Tolaki di Desa Molinese Kecamatan Lainea Kabupaten Konawe Selatan. (2) untuk mengetahui dampak berkurangnya minat menjadi tolea pabitara dikalangan masyarakat Suku Tolaki Di Desa Molinese Kecamatan Lainea Kabupaten Konawe Selatan . Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Dengan teknik pengumpulan data yaitu melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa ada 4 faktor penyebab berkurangnya minat menjadi tolea pabitara (1) harus memiliki garis keturunan dari tolea dan pabitara/tonomot`o, (2) profesi ini kurang menjanjikan dari segi ekonomi (3) kurangnya jaringan sosil (4) kurangnya kebijakan pemerintah. Adapun adapun dampak dari berkurangnya minat menjadi tolea pabitara adalah (1) terancamnya eksistensi tolea pabitara (2) melemahnya tata nilai budaya Suku Tolaki (3) pergeseran nilai-nilai budaya Tolaki.

Page 6 of 11 | Total Record : 105