cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
SOCIETAL
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 105 Documents
KONTRIBUSI PEKERJA ANAK SEKTOR INFORMAL DALAM MENUNJANG EKONOMI KELUARGA (Studi Di Desa Mantobua Kecamatan Lohia Kabupaten Muna)
SOCIETAL Vol 9, No 1 (2022): Edisi April
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan anak bekerja pada sektor informal di Desa Mantobua Kecamatan Lohia dan untuk mengetahui kontribusi pekerja anak sektor informal dalam menunjang ekonomi keluarga di Desa Mantobua Kecamatan Lohia. Dalam penelitian diambil 19 informan. Dipilih karena benar-benar dianggap dapat memberikan informasi sesuai dengan penelitian. Adapun kriteria informan tersebut yaitu: pekerja anak sektor informal 13 orang, dan orangtua dari anak-anak yang bekerja di sektor informal 6 orang. Dengan menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan cara mengumpulkan data dengan pengamatan (observasi), wawancara (interview), dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab anak bekerja di sektor informal ada 3 faktor yaitu faktor ekonomi keluarga/kemiskinan, faktor pendapatan dan faktor lingkungan. Faktor ekonomi keluarga/kemiskinan yaitu adanya masalah ekonomi keluarga yang mengharuskan anak-anak terjun di dunia kerja khususnya di sektor informal. Faktor pendapatan yaitu upah yang tinggi menjadi motivasi tersendiri bagi anak untuk bekerja dan mempertahankan pekerjaan yang mereka geluti. Faktor lingkungan yaitu adanya ajakan dari teman maupun saudara sendiri. Adapun kontribusi pekerja anak sektor informal dalam menunjang ekonomi keluarga yaitu sebagai tenaga kerja keluarga dan kontribusi dalam bentuk pendapatan.
PERUBAHAN STRATEGI BERTAHAN HIDUP PASANGAN NIKAH DINI DIMASA PANDEMI COVID-19 (Studi di Desa Lefuto Kecamatan Kaledupa Kabupaten Wakatobi) Mawarniati Mawarniati; La Ode Monto Bauto; Aryuni Salpiana Jabar
SOCIETAL Vol 9, No 2 (2022): Edisi Oktober
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Perubahan Strategi Bertahan Hidup Pasangan Nikah Dini di Desa Lefuto Kecamatan Kaledupa Kabupaten Wakatobi Dimasa Sebelum Pandemi Dan Dimasa Pandemi Covid-19. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif yang dilakukan untuk mencari data langsung di lapangan dan dengan data-data yang bersifat data pri mer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi yang dilakukan pasangan nikah dini dimasa sebelum pandemi Covid-19 yaitu dengan cara  mengoptimalkan potensi yang dimiliki, mengurangi pengeluaran untuk bertahan hidup, menjalin relasi bersama lingkungan dengan baik. Sedangkan strategi yang dilakukan dimasa pandemi Covid-19 pasangan nikah dini yaitu dengan mengatur pola makan sehari-hari karena pendapatan yang rendah rumah, tangga mengembangkan strategi pola konsumsi dengan jalan menekan pengeluaran konsumsi, gali lubang tutup lubang untuk mengatasi berbagai persoalan ekonomi, pasangan nikah dini mengandalkan bantuan dalam memenuhi kebutuhan keluarganya, dan mendorong para istri untuk ikut bekerja. Perubahan dimasa sekarang ini membuat pasangan nikah dini melakukan peran ganda dalam bekerja,  melakukan aktifitas yang bisa menambah penghasilan, pasangan nikah dini berhemat mengutamakan kebutuhan sosial ekonomi keluarga yang pertama dapur (kebutuhan sehari-hari), biaya kesehatan, dan serta anak-anak mereka.
DAMPAK SOSIAL-EKONOMI PASAR LABUNIA TERHADAP MASYARAKAT (Studi Di Kelurahan Labunia Kecamatan Wakorumba Selatan Kabupaten Muna)
SOCIETAL Vol 8, No 2 (2021): Edisi Oktober
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memahami dampak sosial-ekonomi Pasar Labunia terhadap masyarakat di Kelurahan Labunia Kecamatan Wakorumba Selatan Kabupaten Muna. Jenis penelitian ini adalah teknik deskriptif kualitatif dengan cara mengumpulkan data melalui pengamatan (observasi), wawancara (interview) dan dokumentasi. Data yang diperlukan akan disajikan dalam bentuk penjelasan, uraian, dan gambaran tentang dampak sosial-ekonomi Pasar Labunia di Kelurahan Labunia Kecamatan Wakorumba Selatan Kabupaten Muna. Adapun yang menjadi sumber informan dalam penelitian ini terdiri dari 18 orang  yaitu Pedagang yang berada di Pasar Labunia 14 Orang, Pengelola Pasar 1 Orang, Kepala Kelurahan Labunia 1 Orang, dan 2 orang masyarakat. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Dampak Sosial-Ekonomi Pasar Labunia adalah sebagai berikut. Pertama, Dampak Sosial meliputi: (a) Interaksi Sosial, keberadaan Pasar Labunia telah membentuk suatu bentuk interaksi sosial antar-pedagang maupun maupun pedagang dengan masyarakat yaitu terjadinya integrasi ekonomi, integrasi bahasa dan integrasi sosial-budaya yang semakin kuat dan disisi lain juga menyebabkan disintegrasi sosial antar-pedagang maupun dengan pengelola pasar; (b) Jaringan Sosial, bahwa sebelum adanya pasar jaringan sosial tidak terbentuk sebab sedikitnya masyarakat yang berprofesi sebagai pedagang. Namun, setelah adanya Pasar Labunia maka terbentuk suatu jaringan sosial yang dapat dilihat dari hubunga kerja antar-pedagang; (c) Relasi Sosial, yaitu sebelum adanya pasar masyarakat belum membentuk suatu relasi sosial secara lansung. Namun setalah adanya pasar barulah mereka membentuk suatu relasi sosial yaitu berupa tolong menolong dimana kegiatan ini dilakukan oleh para pedagang dengan suka rela tanpa ada tekanan dari pihak manapun. Kedua, dampak ekonomi meliputi: (a) Pendapatan yaitu sebelum adanya pasar pendapatan masyarakat rendah. Tetapi setelah adanya pasar pendapatan masyarakat meningkat; (b) Peluang Usaha yaitu sebelumnya masyarakat  mengalami kesulitan mencari peluang usaha. Namun, setelah adanya Pasar Labunia masyarakat memiliki kesempatan  untuk berusaha yaitu pemerintah menyiapkan gedung khusus sebagai tempat usaha masyarakat; (c) Perubahan Mata Pencaharian yaitu keberadaan Pasar Labunia  membawa dampak terhadap transformasi pekerjaan masyarakat yang dimana dulunya masyarakat bekerja sebagai buruh kayu, buruh bangunan, Tukang Ojek dan Petani dengan pendapatan masyarakat sangat minim, setelah adanya pasar labunia masyarakat beralih pekerjaan sebagai pedagang dengan pendapatan yang meningkat; (d) Perilaku konsumtif yaitu Sebelum adanya pasar masyarakat tidak melakukan pembelanjaan yang berlebihan. Namun setelah adanya Pasar Labunia merubah cara berpikir dan berperilaku yang konsumtif yaitu melakukan pembelanjaan barang yang berlebihan.
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP FIGUR CALON KEPALA DAERAH KABUPATEN MUNA PERIODE 2021-2026 (Studi Sosiologi Politik di Kelurahan Watonea Kecamatan Katobu Kabupaten Muna)
SOCIETAL Vol 9, No 1 (2022): Edisi April
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendekskripsikan gambaran mengenai sosok figur calon kepala daerah yang di inginkan masyarakat dan untuk mendekstripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi pemilih dalam menentukan figur calon kepala daerah periode 2021-2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, di lolasi Kelurahan Watonea, Kecamatan Katobu, Kabupaten Muna, tehnik pengumpulan data melalui kajian pustaka dan penelitian lapangan yang diperoleh melalui wawancara dan dokumentasi. Pemilih menyimpulkan bahwa presepsi masyarakat terhadap figur calon kepala daerah sangat variatif sebagian masyarakat melihat pencapaian dari figur calon  dengan melihat kinerja pada periode sebelumnya, serta ada beberapa pendekatan kualitatif atau adanya faktor-faktor dalam perilaku pemilih diantaranya struktural, sosiologis, rasional, psikologis dan money politik kelima faktor tersebut memberikan pengaruh persepsi terhadap faktor pemilihan kepala daerah kabupaten muna periode 2021-2026. 
FAKTOR PENDUKUNG DAN PENGHAMBAT MAHASISWA DALAM MENYELESAIKAN TUGAS AKHIR SKRIPSI (Studi Di Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Halu Oleo) Nur Aima; Muhammad Arsyad; Aryuni Salpiana Jabar
SOCIETAL Vol 9, No 1 (2022): Edisi April
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor pendukung dan penghambat mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akhir. Dalam penelitian diambil 14 informan. Dipilih karena benar-benar dianggap dapat memberikan informasi sesuai dengan penelitian. Dengan menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan cara mengumpulkan data dengan pengamatan (observasi), wawancara (interview) dan dokumentasi. Data yang diperoleh disajikan dalam bentuk penjelasan, uraian dan menggambarkan tentang Faktor-Faktor Pendukung Dan Penghambat Mahasiswa Dalam Menyelesaikan Tugas Akhir Skripsi Studi Di Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Univeersitas Halu Oleo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pendukung mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akhir yaitu motivasi lulus tepat waktu, kemampuan menulis karya tulis ilmiah yaitu kemampuan mahasiswa dalam menuangkan hasil pikirannya dalam sebuah tulisan, ketersediaan sumber belajar menjadi faktor pendukung untuk menyelesaikan tugasa akhir seperti ketersediaan buku di perpustakaan bahkan ketersediaan jurnal-jurnal di internet, kualitas bimbingan skripsi yaitu kualitas bimbingan skripsi yang diperoleh mahasiswa dari dosen pembimbing sangat membantu mahasiswa dalam proses penyelesaian sebuah tugas akhir seperti pemberian arahan, masukan, serta motivasi untuk mahasiwa, dan lingkungan teman sebaya merupakan pendukung mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akhir melalui teman mahasiswa bisa saling memberitahu ketika ada hal yang mereka tidak pahami dalam artian mereka saling tukar informasi terkait apa yang mereka pahami dalam penyusunan tugas akhir dan saling memotivasi. Faktor penghambat mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akhir skripsi memiliki dua faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal. faktor internal meliputi minat yaitu mahasiswa memilik kejenuhan dalam mengerjakan skripsi, kesulitan dalam menuangkan pikiran ke dalam bentuk tulisan, sehingga kesulitan inilah menjadi tekanan bagi mahasiswa menyebabkan mahasiswa tersebut stres. Stres yang dialami inilah yang menyebabkan mahasiswa tidak memiliki minat untuk menyelesaikan tugas akhir. dan sikap. Sikap mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akhir cukup beragam ada yang sungguh-sungguh dalam mengejar target, ada yang tidak bersungguh-sungguh bahkan ada yang bersikap acuh tak acuh dalam menyelesaikan tugas akhirnya sehingga hal inilah yang menyebabkan cepat atau tidaknya mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akhirnya. Sedangkan faktor eksternal meliputi keluarga. Lingkungan keluarga dapat menjadi faktor penghambat mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akhir dalam artian ketika keluarga tidak lagi mampu menopang keperluan dalam kehidupan sehari-hari atau adanya masalah lain dalam keluarga sehingga membuat anak harus ikut dalam menyelesaikan masalah tersebut. dan kampus.
PROBLEMATIKA ORANG TUA DALAM PROSES BELAJAR ANAK DI RUMAH PADA MASA PANDEMI COVID-19 (Studi Pada Orang Tua Siswa di Kelurahan Alolama Kec. Mandonga Kota Kendari) Sitti Apriyani; Ratna Supiyah; Muhammad Rusli
SOCIETAL Vol 9, No 2 (2022): Edisi Oktober
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui problematika yang dialami orang tua siswa dalam proses belajar anak dirumah pada masa pandemi covid-19 dan untuk mengetahui strategi yang dilakukan orang tua siswa dalam proses belajar anak di rumah pada masa pandemi covid-19 di Kel. Alolama Kec. MandongaKota Kendari, Sulawesi Tenggara. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif berdasarkan pada pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dokumentasi. Analisis data juga dipergunakan seperti data-data yang dipublikasikan dan laporan-laporan dari penelitian sebelumnya.Pengambilan informan sebanyak 15 orang 2 diantaranya sebagai informan kunci berprofesi sebagai guru SD di lokasi tersebut.Informan ini dipilih karena kontak awal potensial untuk membantu mendapatkan informan lainnya yang banyak memiliki informasi melalui rekomendasi sesuai dengan penelitian.Adapun kriteria informan antara lain Ibu rumah tangga yang memiliki anak SD dan Guru siswa SD di lokasi tersebut.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa:1) Keterbatasan fasilitas pendukung belajar di rumah. 2) Pengeluaran bertambah. 3) Kesiapan orang tua menjadi guru di rumah. Adapun strategi orang tua dalam proses belajar anak di rumah yaitu: 1. a) Berbagi HP. b) Orang tua dan anak datang ke sekolah untuk mengambil bahan fotocopyan dan menyetor tugas. 2) Orang tua meminimalisir pengeluaran berdasarkan prioritas kebutuhan belajar anak. 3) Orang tua bersinergi dengan anggota keluarganya.
KONTRIBUSI USAHA PENGOLAHAN JAMBU METE TERHADAP KESEJAHTERAAN KELUARGA” (Studi Di Desa Wasilomata II Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah)
SOCIETAL Vol 8, No 2 (2021): Edisi Oktober
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: Untuk mengetahui kontribusi usaha pengolahan jambu mete terhadap kejahteraan keluarga Di Desa Wasilomata II Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah; Untuk mengetahui kendala usaha pengolahan jambu mete dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga Di Desa Wasilomata II Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah. Penelitian ini dilaksanakan di Di Desa Wasilomata II Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah. Sumber data dalam penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi.Teknik penentuan informan menggunakan teknik purposive Sampling. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis model interaktif menggunakan tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi.Hasil dalam penelitian ini menunjukan bahwa kontribusi dari usaha pengolahan jambu mete terhadap kesejahteraan keluarga Di Desa Wasilomata II adalah terpenuhinya kebutuhan keluarga, dapat menyekolahkan anak, dapat membangun rumah, bahkan dapat membangun usaha kecil. Sedangkan kendala usaha pengolahan jambu mete dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga terdapat dua yaitu usaha jambu mete kurang lancar dan kurangnya keterampilan dalam mengolah jambu mete.
FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB SUKSESNYA PERANTAU (Studi Pada Perantau di Kelurahan Tampo Kecamatan Napabalano Kabupaten Muna) Fitrawati Fitrawati; La Ode Monto Bauto; Ambo Upe
SOCIETAL Vol 9, No 2 (2022): Edisi Oktober
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: Untuk mengetahui faktor apa yang menyebabkan masyarakat Kelurahan Tampo Kecamatan Napabalano Kabupaten Muna pergi merantau; Untuk mengetahui faktor apa saja yang menyebabkan keberhasilan perantau yang berasal dari Kelurahan Tampo Kecamatan Napabalano Kabupaten Muna. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Tampo Kecamatan Napabalano Kabupaten Muna. Sumber data dalam penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik penentuan informan menggunakan teknik purposive Sampling. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis model interaktif menggunakan tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil dalam penelitian ini menunjukan bahwa faktor yang menyebabkan masyarakat Kelurahan Tampo Kabupaten Muna pergi merantau di sebabkan dua faktor yaitu faktor pendorong dan faktor penarik. Faktor pendorong dimana dorongan utama yang menyebabkan warga Kelurahan Tampo pergi merantau yaitu terjadi karena dari daerah asal yitu; berkurangnya sumber daya alam dan penghasilan, faktor keberhasilan perantau sebelumnya, meningkatnya kebutuhan ekonomi keluarga, dorongan dari orang tua. Sedangkan faktor penariknya yaitu adanya daya tarik yang dimiliki daerah tujuan yang membuat tertarik para perantau untuk pergi merantau yaitu banyaknya lapangan kerja, penghasilan yang lumayan besar, dan faktor tarikan dari orang lain. Faktor yang menyebabkan keberhasilan  perantau  yang  berasal  dari  Kelurahan Tampo Kecamatan   Napabalano  Kabupaten  Muna  yaitu, memiliki  target  dalam mencapai kesuksessan dan berusaha mewujudkannya, mengatur keuangan dengan baik, yakin  percaya diri dan tidak mudah menyerah, adanya bantuan istri yang ikut bekerja mencari nafkah.
Perilaku Menyimpang mahasiswa di Rumah Kost ( Studi di Perumahan Dosen Kelurahan Kamu Kecamatan Kambu Kota Kendari ) Ibrahim Hasan; Bahtiar Bahtiar; Peribadi Peribadi
SOCIETAL Vol 9, No 1 (2022): Edisi April
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk dapat mengetahui bentuk-bentuk perilaku menyimpang mahasiwa di rumah kost serta apa saja faktor-faktor penyebab terjadinya  perilaku menyimpang mahasiswa di rumah kost di Perumahan Dosen Kelurahan Kambu  Kecamatan Kambu Kota Kendari. Adapun metode penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan Teknik pengumpulan datanya antara lain Observasi, wawancara, dan Dokumentasi. Menggunakan teknik observasi, wawancaara dan dokumentasi di dalam penelitian ini yang menjadi informan penelitian adalah ketua RT dan Ketua RW selaku informan kunci. Sedangkan informan pendukung terdiri dari 2 orang pemilik kost  dan 6 orang masyarakat yang bertempat tinggal di sekitar lingkungan  rumah kost (asrama) serta mahasiswa (Putra) 5 orang , mahasiswa (putri) 5 orang. Jadi jumlah keseluruhan informan penelitian ini adalah 20 orang . Hasil penelitian ini menunjukan bahwa bentuk-bentuk perilaku menyimpang mahasiswa di rumah kost terdiri dari: Perjudian, Merokok, Mengonsumsi Miras, dan Membawa Teman atau Pasangan Kedalam Kost. Sedangkan Faktor-faktor penyebep  perilaku menyimpang mahasiswa di rumah kost di Perumahan Dosen Kelurahan Kambu Kecamatan Kambu Kota Kendari di karenakan 2 faktor yaitu: Faktor (Internal) Kontrol Diri yang Lemah, Kegagalan Menyerap Norma dan Kurangnya Pemahaman Agama Sedangkan (Eksternal) Pertemanan, Keluarga, Lingkungan dan Media Massa.
RESOLUSI KONFLIK ANTAR PEMUDA WADIABERO DAN PEMUDA TOLANDONA (Studi Di Desa Wadiabero Dan Kelurahan Tolandona Kabupaten Buton Tengah)
SOCIETAL Vol 9, No 1 (2022): Edisi April
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui faktor-faktor penyebab konflik antar pemuda Wadiabero dan pemuda Tolandona, dan Resolusi konflik antar pemuda Wadiabero dan pemuda Tolandona. Dalam penelitian diambil 14 informan. Adapun kriteria informan tersebut yaitu: Pemuda Wadiabero, Pemuda Tolandona, Kepala Desa Wadiabero, Lurah Tolandona, Tokoh Pemuda, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Kapolsek Gu, dan Kapolsek Sangai Wambulu. Dengan Menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan cara mengumpulkan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat dua faktor penyebab konflik antar pemuda Wadiabero Kecamatan Gu  dan pemuda Tolandona Kecamatan Sangai Wambulu  Kabupaten Buton Tengah: Amarah yang dirasakan oleh  pemuda Wadiabero terhadap pemuda Tolandona yang membuat keributan dengan mengeraskan bunyi motornya sehingga pemuda dari Wadiabero tersulut emosinya dengan melakukan tindakan pemukulan terhadap pemuda Tolandona. Usia Pemuda Wadiabero dan Pemuda Tolandona yang muda sehingga mereka dengan  mudah tersulut emosi dengan melakukan tindakan-tindakan yang merugikan orang lain. Resolusi konflik antar pemuda Wadiabero dan Pemuda Tolandona yaitu dialog dilakukan oleh perwakilan tokoh tokoh, dari Desa dan Kelurahan yang sedang berkonflik proses Negosiasi juga dilakukan oleh perwakilan tokoh tokoh, Kepala desa, lurah dan mediasi dilakukan oleh aparat Kepolisian, TNI, Kapolda, Ketua DPR, Anggota DPR, dan Bupati Buton Tengah.

Page 8 of 11 | Total Record : 105