cover
Contact Name
Sandi Pratama
Contact Email
pratamasandi2008@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaltarbawipai@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
TARBAWI: Jurnal Pendidikan Agama Islam
ISSN : 25274082     EISSN : 2622920X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Tarbawi (p-ISSN : 2527-4082, e-ISSN : 2622-920X) adalah media publikasi ilmiah yang fokus menyebarluaskan hasil penelitian di bidang Ilmu Keguruan dan Pendidikan Agama Islam. Jurnal ini diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Makassar bekerjasama dengan LP3M Unismuh Makassar, dan terbit secara berkala dua kali dalam setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 168 Documents
Peningkatan Kecerdasan Spiritual Siswa Melalui Program Keberagamaan di MI Jam’iyyatul Khair Ciputat Timur Rahmat Ariadillah; Yuni Yanti Soliha; Dewi Indrawati
TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 6, No 01 (2021): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jtw.v6i01.4400

Abstract

PENINGKATAN KECERDASAN SPIRITUAL SISWA MELALUI PROGRAM KEBERAGAMAAN
Implementasi Program Keagamaan dalam Membentuk Karakter Disiplin Peserta Didik di SDIT Istiqomah Lembang Ahmad Wandi
TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5, No 02 (2020): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jtw.v5i02.2814

Abstract

This study aims to reveal the implementation of the Religious Program in an effort to shape the character of discipline among students at SDIT Istiqomah Lembang with sub focus includes: (1) planning of religious program activities, (2) implementation of religious programs, (3) evaluating the impact of religious programs in shaping characters discipline conducted by SDIT Istiqomah Lembang. This study uses a qualitative approach and the chosen method is a descriptive method and collects data related to the Elementary School Religion Program.The results of this study include: (1) religious program planning is quite good with integration into learning activities and has a structurally specialized body that designs religious programs; (2) implementation of religious programs classified in the form of daily, monthly and annual activities supported by all school components; (3) evaluation of religious program activities that have been carried out has an impact in the formation of disciplinary character to students as well as other influences in the academic and non-academic fields.
Learning of Islamic Religious Education in Covid-19 Period: Analysis of Problems and Solutions for Parents Rahmat Akmal; Mahyudin Ritonga
TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5, No 02 (2020): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jtw.v5i02.4133

Abstract

Parents are the main hope in the continuity of children's education in covid-19, because teachers in each school only give instruction to students according to the platform used, the position of parents as educators is actually in accordance with the family function in Islamic education namely al-usrah madrasah al-ula, but in reality parents as educators at the time of covid-19 are faced with various problems. This research aims to describe the problems that parents face in online learning as well as solutions that can be pursued. The method used in this study is qualitative, the main source of research is the status of parents in SMP Negeri 3 Lintau Buo North Tanah Datar they pour on social media such as fb, IG and twitter as well as their complaints on whatsApp group that researchers themselves are in the group, data analyzed with the approach of content analysis. The results of the study are parents faced with economic problems, inability to run the profession as teachers, not understanding with materials, lack of understanding of teacher instruction, the use of less professional gadgets. In line with that, researchers offer solutions in the form of cooperation with neighbors in economic-related problems, parents can build communication with the surrounding environment to recruit human resources who can teach privately, multiply communication with people who better understand the content and instruction provided by teachers.
Peranan Orang Tua Dalam Menumbuhkan Minat Membaca Alquran Anak di Kota Makassar Nurani Azis; Hamdan Juhannis; Muh. Wayong; Ulfiani Rahman
TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 6, No 01 (2021): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jtw.v6i01.4474

Abstract

Abstrak Para orang tua  khususnya yang berada di Kelurahan Maccini Sombala Kecamatan Tamalate Kota Makassar yang terdiri dari beberapa kepala keluarga dengan berbagai macam profesi, ada yang bekerja sebagai pegawai negeri, pegawai swasta, berwira usaha, buruh dan lainnya. Dengan rutinitas atau kesibukan yang di lakukan para orang tua setiap harinya seharusnya tidak dapat mengurangi peran orang tua sebagi pendidik yang pertama bagi anak mereka. Akan tetapi ada beberapa dari orang tua yang kurang berperan di dalam mendidik anak mereka, khususnya dalam menumbuhkan minat membaca Alquran pada anak, di karenakan kesibukan akan pekerjaan mereka, terutama bagi para orang tua yang lebih banyak menghabiskan waktu di luar rumah untuk bekerja setiap harinya, dan menyerahkan untuk membimbing anak mereka pada lembaga pendidikan seperti Tempat Pendidikan Alquran yang berada di sekitar tempat tinggal mereka. Hal tersebut menjadi salah satu permasalahan yang menghambat proses perkembangan pendidikan anak khususnya dalam menumbuhkan minat membaca Alquran anak karena kurangnya kerjasama antara penddidik dan perhatian dari orang tua itu sendiri, yang mana semestinya apapun pekerjaan atau profesi yang digeluti oleh seseorang/orang tua jangan sampai menjadi penghalang dalam mengarahkan dan membina anak-anak mereka kejalan yang benar, karena Pendidikan anak dimulai dari lingkungan keluarga. Orang tua mempunyai peranan yang tak terhingga dalam kehidupan anak, baik yang menyangkut pertumbuhan maupun perkembangan fisiknya. Oleh karena itu, tak dapat disangkal akan peranan orang tua dalam kehidupan anak secara luas.
Model Pendidikan Islam Dalam Program Pendidikan Homeschooling (Studi Terhadap Homeschooling keluarga Syahirul Alim) Difa'ul Husna
TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5, No 02 (2020): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jtw.v5i02.3266

Abstract

Pendidikan adalah usaha untuk menciptakan suasana yang kondusif untuk belajar dan mengembangkan potensi. Sejatinya pendidikan tidak hanya memberikan perhatian pada aspek akademis belaka, akan tetapi juga menjaga dan menumbuhkembangkan fitrah anak sesuai perkembangan usianya. Penelitian lapangan yang bersifat deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana homeschooling keluarga Syahirul Alim, S.Kp., M.Sc., Ph.D. mendidik, menjaga dan mengembangkan fitrah anak-anaknya. Penelitian dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwasanya pendidikan Islam dalam homeschooling keluarga Syahirul Alim, S.Kp., M.Sc., Ph.D. menjadi salah satu model dalam menyeimbangkan dimensi pokok yang mendidik anak-anaknya sesuai dengan fitrahnya.
Pendidikan Karakter Dalam Meraih Prestasi Belajar Prespektif Psikologi Dan Islam Lailiyatul Maulidah; Abdul Muhid
TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 6, No 01 (2021): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jtw.v6i01.3535

Abstract

Prestasi belajar merupakan suatu yang ingin diraih setiap pesrta didik, guru akan merasa sangat bangga sekali melihat prestasi yang mampu diraih oleh peserta didiknya. Kurikulum Nasional yang saat ini digunakan pendidikan di Indonesia penilaian dalam menentukan prestasi belajar dapat diraih dengan banyak hal diantaranya menguasai cara belajar, trampil membagi waktu, mengerjakan tugas, menjaga kesehatan, berkarakter baik serta berdoa dan meminta restu oarang tua. Artikel ini bertujuan untuk membahas tentang pentingnya meraih prestasi belajar serta menelaah proses penanaman pendidikan karakter dalam prespektif psikologi dan Islam. Karena dalam prespektif psikologi dan islam saling berkesinambungan untuk membentuk nilai-nilai karakter. Hasil temuan pada artikel ini menunjukkan bahwa dalam meraih prestasi belajar dapat ditempuh dengan menerapkan nilai-nilai pendidikan karakter. Dengan menerapkan nilai-nilai dalam pendidikan karakter religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demolratis, ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, sosial serta bertanggung jawab prestasi belajar mampu diraih oleh peserta didik.
Hubungan Media Pembelajaran dengan Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran PAI di SMP Iptek Sengkol Tangerang Selatan Wahyu Ningsih; Muhamad Kamaluddin; Rifki Alfian
TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 6, No 01 (2021): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jtw.v6i01.4452

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk hubungan antara Media Pembelajaran dengan Motivasi Belajar siswa di SMP Negeri Iptek Sengkol. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Juni sampai Agustus 2020. Metode didalam penelitian ini adalah menggunakan metode analisis numerika atau statistika dengan pendekatan korelasional atau adanya hubungan antara variabel independen dan variabel dependen. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan Proposive sampling. Instrument dalam penelitian ini menggunakan kuesioner tertutup dengan bentuk skala likert. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini korelasi product moment. Hasil yang ditemukan dalam penelitian ini bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara Variabel independen yaitu Media Pembelajaran dengan Motivasi Belajar di SMP  Iptek Sengkol. Hasil perhitungan ini adalah dengan menggunakan program SPSS  yang disajikan sebagai berikut: Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa dari data perhitungan, disimpulkan bahwa variabel-variabel independen (X) berpengaruh secara simultan terhadap variabel dependen (Y). dengan nilai pegaruhnya  antara variabel X dan Y yaitu sebesar 29,4 %, berdasarkan nilai R square. Maka menurut hemat peneliti bahwa dari variabel independen (X) yaitu Media Pembelajaran dan variabel dependen (Y) Motivasi Belajar terdapat hubungan yang signifikan karena antara variabel X dan variabel  Y. Berdasarkan dari Uji F simultan  nilai Fhitung dan Ftabel . jika nilai Fhitung dari Ftabel maka variabel independen (X) berpengaruh terhadap variabel dependen (Y) rumus mencari Ftabel = (k ; n-k) = (5 ; 37-5) = 5 ; 32 = 2,51 kesimpulan: -variabel independen (X) berpengaruh secara simultan terhadap variabel dependen (Y). Dengan demikian terdapat hubungan signifikan antara variabel X yaitu Media Pembelajaran dan variabel Y Motivasi Belajar dalam penelitian di SMP Iptek Sengkol.
Implementasi Teori Belajar Konstruktivisme Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA Negeri 22 Gowa Iyang Ebi Novita; Muzakkir Muzakkir; Muh. Rapi
TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5, No 02 (2020): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jtw.v5i02.3262

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi teori belajar konstruktivisme pada pembelajaran pendidikan agama Islam di SMA Negeri 22 Gowa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber data dari penelitian ini yaitu guru pendidikan agama Islam, peserta didik dan wakil kepala sekolah urusan kurikulum. Metode pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen penelitian ini menggunakan pedoman observasi, pedoman wawancara, dan dokumentasi. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Sebelum memulai setiap kegiatan pembelajaran konstruktivisme, pendidik memiliki perencanaan. Hal itu karena dengan perencanaan kegiatan yang dilakukan akan berjalan dengan baik. Tanpa perencanaan kegiatan yang harusnya dapat dilakukan dengan baik akan berubah menjadi berantakan karena kita tidak memiliki gambaran dan managemen tentang kegiatan yang akan dilakukan. Tak terkecuali dalam kegiatan pembelajaran. Bagi pengajar dalam implementasi teori belajar konstriktivisme, merencanakan kegiatan pembelajaran adalah sebuah hal yang wajib dilakukan demi suksesnya pembelajaran yang akan dilakukan. Pelaksanaan teori belajar konstruktivisme pada pembelajaran pendidikan agama Islam di SMA Negeri 22 Gowa diawali dengan kegiatan pendahuluan, kegiatan inti yang mencakup kegiatan mengamati, menanya, mencoba, menalar, dan mengkomunikasikan, serta kegiatan penutup pembelajaran. Pada kegiatan pendahuluan, pendidik memantapkan pemahaman peserta didik terhadap konsep-konsep yang telah dikuasai yang berkaitan dengan materi baru yang akan dipelajari. Kegiatan inti mengarah pada student centered learning melalui berbagai aktivitas belajar seperti; mengamati, menanya, mencoba, menalar, dan mengkomunikasikan. Kegiatan penutup dilakukan dengan menyimpulkan hasil belajar serta memberikan program pengayaan.Terdapat kendala kultural dan struktural selama pelaksanaan teori belajar kostruktivisme pada pembelajaran pendidikan agama Islam di SMA Negeri 22 Gowa.Kata Kunci : Pembelajaran, Konstruktivisme, Teori Belajar.AbstractThis study aims to determine the implementation of learning theory constructivism in learning slam religious education in state high school 22 Gowa. This research uses a qualitative approach. Data collection methods by observation, interview and documentation. This research instrument uses the guidelines observation guidelines interview and documentation. The technique used to analyse data using qualitative descriptive techniques. Before starting each activity constructivism learning, educators have a plan. That is because with planning the activities carried out will go well. Without the planning of activities that should be done well will change mess becauuse we don’t have a picture and management about activities to be carried out. No exception in learning activities. For instructor in the implementation of the theory of learning construktivism, planning activities learning is a thing that must be done for the success of learning that will be done. Implementation of construktivism learning theory on learning Islamic education at Gowa 22 Public High School begins with activities introduction, the core activity which includes observing, asking, trying reasoning, and communicating and closing learning activities. On the preliminary activities of educators streng then students understanding of the concepts that have been mastered relating to the new material to be learned. The core activities lead to student centered learning through various learning activities such as observing and communicate. The core activities lead to student centered learning through various learning activities such as: observasing, asking, trying, reasoning, and communicating. Closing activities carried out by concluding the results learn and provide enrichment programs.Keywords: Learning, Construktivism, Learning theory
Pemikiran Syed Muhammad. Naquib Al-Attas Terhadap Pendidikan di Era Modern Rafiyanti Paramitha Nanu
TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 6, No 01 (2021): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jtw.v6i01.3436

Abstract

AbstrakPemikiran pendidikan menurut Muhammad Naquib al-Attas. Pemikiran Naquib cukup unik sebab selain dilandaskannya pada nilai-nilai yang terkandung dalam Islam, ia juga melakukan analisis bahasa dalam memahami perkembangan pendidikan Islam. Konsep pendidikan islam tidak pernah berhenti untuk di bicarakan, bahkan juga bukan suatu bahasan yang kuno untuk di perbincangkan, mengingat zaman semakin berkembang dan selalu berubah di tambah lagi dengan arus modern yang condong pada paham liberal dan sekuler, sehingga pemikiran para ilmuwan perlu dikaitkan dengan konsep pendidikan hari ini. Syed Naquib Al-Attas adalah ilmuwan muslim Indonesia yang pemikirannya memberikan kontribusi besar dalam pendidikan islam. Naquib Al-Attas bila dilacak silsilah keluarganya masih sampai kepada Hussein, cucu Nabi Muhammad saw. Ada tiga term dalam pendidikan dalam pandangan Naquib, yaitu tarbiyah, ta’lim, dan ta’dib. Namun, pemikiran Naquib Al-Attas tentang pendidikan islam identik dengan ta’dib, karena didalam ta’dib menurut Naquib bermaka adannya suatu pengajaran, pengetahuan, dan pendidikan dengan merumuskan kurikulum pendidikan islam yang menggambarkan adab manusia dan hakikatnya. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui konsep pendidikan islam dan pemikiran pendidikan islam yang di gagas oleh Naquib Al-Attas. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library research) dan studi analisis dengan tujuan untuk mengetahui pemikiran Naquib Al-Attas (sketsa biografinya, konsep pemikiran pendidikan islam). AbstrakEducational thinking according to Muhammad Naquib al-Attas. Naquib's thinking is quite unique because in addition to being based on the values contained in Islam, he also conducts language analysis in understanding the development of Islamic education. The concept of Islamic education never ceases to be talked about, nor is it even an old-fashioned topic for discussion, given the times are increasingly evolving and always changing plus the modern currents leaning towards liberal and secular understandings, so the minds of scientists need to be linked to the concept education today. Syed Naquib Al-Attas is an Indonesian Muslim scientist whose thoughts contribute greatly to Islamic education. Naquib Al-Attas when traced his family tree still reaches Hussein, grandson of the Prophet Muhammad PBUH. There are three terms in education in Naquib's view, namely tarbiyah, ta'lim, and ta'dib. However, Naquib Al-Attas's thinking about Islamic education is identical to ta'dib, because in ta'dib according to Naquib means there is a teaching, knowledge, and education by formulating an Islamic education curriculum that describes humanity and its nature. The purpose of this research is to find out the concept of Islamic education and Islamic education thought which was initiated by Naquib Al-Attas. This research uses the method of library
Paradigma Pendidikan Islam dalam Perspektif Tafsir Surat Al-Baqarah Ayat 129 dan 151 Kharisma Noor Latifatul Mahmudah
TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5, No 02 (2020): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jtw.v5i02.3135

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis unsur-unsur utama yang harus menjadi kepribadian seorang pengajar dengan mengkaji ayat 129 dan 151 Surat al-baqarah. Metode dalam penelitian ini adalah kepustakaan (library research) yang bertumpu pada kajian dan telaah teks. Hal ini dilakukan karena sumber-sumber data yang digunakan adalah berupa data literatur. Disimpulkan bahwa bagi para pendidik Islam pada khususnya, sudah seharusnya dapat memahami peranannya sebagai pendidik. Memahami konsep tujuan pendidikan Islam dan menerapkan dalam kehidupan sehari-harinya. Dengan melihat perjuangan Nabi Muhammad SAW diharapkan pendidik Muslim mampu meniru kesabaran beliau dalam mendidik umatnya. Beliau mendidik dari nol hingga mengalami perubahan yang signifikan. Selain itu pendidik Muslim juga diharapkan mampu melahirkan generasi-generasi yang dapat diunggulkan sebagai khalifah fil ardhi, sehingga mampu memberikan kebijaksanaan dalam rangka perbaikan kesejahteraan dan kemajuan umat Islam. Hingga pada akhirnya mampu mengembalikan kejayaan umat Islam seperti dahulu kala. [This article aims to analyze the main elements which must become the personality of a teacher by studying verses 129 and 151 of the letter al baqarah. The method in this research is the literature (library research) which is based on the study an study of texts. This is done because the data sources used are in the form of literature data. It can be concluded that for Islamic educators in particular, it is supposes to understand their role as educators. Undestand the concept of the objektives of Islamic education and apply it in everyday life. By seeing the struggle of the prophet Muhammad SAW it is expected that Muslim educators are able to imitate his patience in educating his people. He educated from zero to experience significant changes. Besides that Muslim educators are also expexted ti be able to give birth to generations that can be seeded as khalifah fil ardhi, so as to be able to provide wisdom in the context of improving the welfare and progress of Muslims. Until finally able to develop the glory of the Muslims as before.]

Page 8 of 17 | Total Record : 168