cover
Contact Name
Sandi Pratama
Contact Email
pratamasandi2008@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaltarbawipai@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
TARBAWI: Jurnal Pendidikan Agama Islam
ISSN : 25274082     EISSN : 2622920X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Tarbawi (p-ISSN : 2527-4082, e-ISSN : 2622-920X) adalah media publikasi ilmiah yang fokus menyebarluaskan hasil penelitian di bidang Ilmu Keguruan dan Pendidikan Agama Islam. Jurnal ini diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Makassar bekerjasama dengan LP3M Unismuh Makassar, dan terbit secara berkala dua kali dalam setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 168 Documents
Penerapan Kedisiplinan Berpakaian Santri Pondok Pesantren Tgk. Chiek Eumpe Awee Kecamatan Montasik Kabupaten Aceh Besar Yurnalis; Mawaddah, Sri
TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 10 No. 02 (2025): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (ON PROSES)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/cebaxj31

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan kedisiplinan berpakaian di Pondok Pesantren Tgk Chiek Eumpe Awee, Kecamatan Montasik, Kabupaten Aceh Besar. Fokus utama penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi metode yang digunakan oleh ustadz dan ustazah dalam menanamkan kedisiplinan berpakaian kepada santri, serta menilai pengaruhnya terhadap pembentukan karakter dan kepribadian santri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kedisiplinan berpakaian memiliki dampak positif terhadap internalisasi nilai-nilai kesopanan, tanggung jawab, dan kepatuhan terhadap norma-norma Islam. Ustadz dan ustazah menerapkan metode uswah hasanah (keteladanan), metode edukatif (pengajaran langsung), serta metode preventif (pencegahan pelanggaran sejak dini). Faktor pendukung keberhasilan penerapan meliputi keterlibatan aktif pimpinan pondok, adanya peraturan tertulis, serta dukungan dari orang tua. Namun, beberapa tantangan tetap muncul, seperti pengaruh negatif media sosial, keterbatasan ekonomi santri, dan kurangnya pengawasan saat hari libur. Dengan demikian, penerapan disiplin berpakaian merupakan bagian integral dari pembinaan karakter santri dan harus dilakukan secara konsisten dan kolaboratif.
Upaya Ustazah dalam Membentuk Perilaku Sopan Santun Santriwati Dayah Raudatul Muna Ajun Laksamana Luthfia, Nanda; Isri, Saifullah; Bararah, Inawardatul
TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 10 No. 02 (2025): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (ON PROSES)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/n66hfk69

Abstract

Pendidikan karakter merupakan elemen penting dalam pembentukan manusia seutuhnya, dengan akhlak sebagai aspek utama yang mencerminkan kepribadian individu. Di Dayah Raudhatul Muna, pendidikan akhlak diintegrasikan melalui keteladanan dan pembiasaan yang berkelanjutan. Ustazah berperan sentral dalam menanamkan nilai-nilai moral, seperti kejujuran dan kesopanan, yang menjadi indikator keberhasilan pendidikan. Melalui metode keteladanan, santriwati diajarkan untuk meniru perilaku baik ustazah dalam interaksi sehari-hari. Pembiasaan sopan santun dilakukan melalui rutinitas harian dan program Tarbiyatul Akhlak, yang mengajarkan nilai-nilai adab secara interaktif. Meskipun terdapat tantangan dari latar belakang keluarga dan pengaruh teman sebaya, ustazah tetap berkomitmen untuk memberikan bimbingan dengan pendekatan kasih sayang. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap upaya ustazah dalam membentuk perilaku sopan santun santriwati, serta faktor pendukung dan penghambatnya. Hasil menunjukkan bahwa konsistensi dan keteladanan ustazah, dukungan lingkungan pesantren, serta motivasi internal santriwati berkontribusi signifikan dalam pembentukan karakter. Dengan demikian, pendidikan akhlak di Dayah Raudhatul Muna diharapkan dapat menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia.
Penerapan Metode Demonstrasi Pada Materi Haji Kelas V Mis Qur’anic Character Ar-Rasyid Mauizhah, Miftahul; misnan, Misnan; Syahrizal, Syahrizal
TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 10 No. 02 (2025): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (ON PROSES)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/66vbfg57

Abstract

Pendidikan agama Islam berperan penting dalam membentuk karakter dan kecerdasan peserta didik, dengan fokus pada keseimbangan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Materi ibadah haji di Madrasah Ibtidaiyah (MI) sering dianggap sulit karena kompleksitas urutannya. Metode ceramah yang dominan dalam pengajaran tidak efektif, sehingga diperlukan pendekatan yang lebih interaktif. Penelitian ini menganalisis penerapan metode demonstrasi dalam pembelajaran materi haji di kelas V MIS Qur’anic Character Ar-Rasyid. Metode ini memungkinkan guru memperagakan tahapan ibadah haji secara langsung, sehingga siswa dapat mengamati dan mempraktikkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode demonstrasi meningkatkan pemahaman siswa terhadap urutan dan makna ibadah haji, serta mendorong keterlibatan aktif mereka dalam proses belajar. Meskipun terdapat kendala seperti keterbatasan alat peraga dan waktu, evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam hasil belajar siswa. Penelitian ini menekankan pentingnya kesiapan guru, ketersediaan media, dan desain kegiatan yang sistematis untuk keberhasilan metode demonstrasi. Dengan demikian, penerapan metode ini diharapkan dapat menjadi solusi inovatif dalam pembelajaran fiqih yang lebih efektif dan menyenangkan, serta memperkuat pemahaman karakter religius siswa.
Pengaruh Pemanfaatan Sumber Belajar dan Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Al-Qur’an Hadis Peserta Didik di Mts Negeri Gowa Ardi, Muhardi; Saprin; Munirah
TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 10 No. 02 (2025): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (ON PROSES)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/7w70rk78

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pemanfaatan sumber belajar dan motivasi belajar terhadap hasil belajar al-Qur’an Hadis peserta didik di MTs Negeri Gowa, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis ex post facto. Populasi berjumlah 450 siswa, dan sampel diambil secara stratified random sampling sebanyak 205 siswa. Teknik pengumpulan data melalui angket dan observasi, dengan analisis data deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) motivasi belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar, dengan nilai t hitung (6,015) > t tabel (1,980); siswa yang memiliki motivasi tinggi cenderung memperoleh hasil belajar lebih baik. (2) Pemanfaatan sumber belajar menunjukkan pengaruh sangat tinggi terhadap hasil belajar, dengan t hitung (16,537) > t tabel dan korelasi berada pada rentang 0,8–1,0. (3) Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar, dengan F hitung (119,135) > F tabel (3,072). Hasil ini menegaskan pentingnya motivasi dan akses sumber belajar yang optimal dalam meningkatkan hasil belajar. Implikasi penelitian ini mendorong eksplorasi lebih lanjut terhadap faktor lain seperti dukungan orang tua dan lingkungan sosial siswa.
Konsep Teknik Chunking dalam Meningkatkan Retensi Hafalan Al-Qur’an (Juz ‘Amma) Pada Mahasiswa Pendidikan Agama Islam Fuadiyah, Fina Qotrunnada; Syafi'i, Imam; Fahmi, Muhammad
TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 10 No. 02 (2025): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (ON PROSES)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/js5mkr31

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji terkait konsep teknik chunking dalam meningkatkan retensi hafalan juz ‘amma pada mahasiswa Pendidikan Agama Islam (PAI). Seringkali mahasiswa menganggap bahwa menghafal juz ‘amma merupakan sebuah beban akademik. Hal ini disebabkan kurangnya pemahaman terhadap manfaat menghafal juz ‘amma pada kehidupan sehari-hari dan juga metode hafalan yang digunakan dirasa kurang efektif,.  Teknik chunking, yang dikenal sebagai subuah cara dengan proses pengelompokkan informasi menjadi beberapa chunks (potongan-potongan) kecil, diusulkan menjadi sebuah solusi untuk meningkatkan kapasitas memori kerja mahasiswa, sehingga otak dapat dengan mudah dalam memproses hafalan. Jenis penelitian ini adalah studi kepustakaan (library research) yang bergantung pada data perpustakaan tentang konsep teknik chunking dalam meningkatkan retensi hafalan juz ‘amma pada mahasiswa. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan cara mengakses berbagai literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik chunking dapat membantu mahasiswa dalam mengingat dan memahami informasi dengan lebih baik. Dengan membagi juz ‘amma menjadi bagian-bagian kecil, mahasiswa dapat mengurangi beban kognitif dan meningkatkan retensi hafalan. Teknik ini juga sejalan dengan prinsip segmentasi yang menunjukkan bahwa informasi yang disajikan dalam potongan kecil lebih mudah diproses. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan teknik chunking dalam hafalan juz ‘amma efektif dalam meningkatkan kemampuan mahasiswa untuk menghafal secara bertahap dan sistematis, sehingga mendukung pembelajaran Al-Qur’an yang lebih efisien.
Kajian Hadis Tentang Pendidikan Akhlak Anak: Solusi atas Krisis Moral Generasi Muda Yunita, Ita; Zahroh, Jamilatus; Rahmawati, Kiki Anita; Suyudi, Suyudi
TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 10 No. 02 (2025): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (ON PROSES)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/yapwrj18

Abstract

AbstrakKrisis moral yang melanda generasi muda menjadi permasalahan serius dalam masyarakat modern. Perkembangan teknologi dan globalisasi telah memberikan dampak yang signifikan terhadap perubahan perilaku yang ditandai dengan menurunnya nilai-nilai etika dan akhlak.  Dalam islam, pendidikan akhlak memiliki posisi yang sangat penting, sebagaimana tercermin dalam ajaran Rasulullah Saw. hadis Nabi mengandung prinsip-prinsip fundamental dalam pembentukan karakter anak sejak usia dini, yang relevan  untuk menjawab tantangan dan krisis moral saat ini. Penelitian ini mengkaji hadis Nabi tentang pendidikan akhlak anak sebagai solusi atas krisis moral generasi muda. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menelaah hadis-hadis Nabi yang berkaitan dengan pendidikan akhlak anak, khususnya dalam lingkungan keluarga, menelaah metode yang diajarkan Rasulullah dalam membentuk karakter anak, seryta mengeksplorasi implementasinya dalam konteks pendidikan modern. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research), yang mengumpulkan data dari berbagai literatur seperti buku, jurnal, artikel, dan karya ilmiah lainnya. Analisis dilakukan dengan pendekatan deskriptif analitis, yakni mengidentifikasi, mengklasifikasi, dan menginterpretasikan hadis-hadis terkait. Dari hasil penelitian, ditemukan bahwa pendidikan akhlak yang paling utama bagi anak berasal dari lingkungan keluarga. Orang tua memiliki peran penting dalam membentuk akhlak anak melalui pembiasaan berbuat baik dan menanamkan nilai-nilai luhur yang nantinya akan menjadi bagian dari kepribadian anak. Selain itu, pendidikan akhlak dalam Islam menekankan pentingnya keteladanan, pendidikan sejak dini, serta keterlibatan berbagai pihak, termasuk guru dan masyarakat, dalam membangun karakter anak yang berakhlak mulia.Kata Kunci: Generasi Muda, Hadis Nabi, Krisis Moral, Pendidikan Akhlak. AbstractThe moral crisis affecting the younger generation has become a serious issue in modern society. The advancement of technology and globalization has significantly influenced behavioral changes, marked by a decline in ethical and moral values. In Islam, moral education holds a highly important position, as reflected in the teachings of the Prophet Muhammad (PBUH). The Prophet's hadiths contain fundamental principles for shaping a child's character from an early age, which remain relevant in addressing today's moral challenges and crises.  This research examines the Prophet's hadiths on moral education for children as a solution to the youth's moral crisis. The primary objectives of this study are to analyze the Prophet's hadiths related to moral education for children, particularly within the family environment, explore the methods taught by the Prophet (PBUH) in shaping a child's character, and investigate their implementation in the context of modern education.  The method used in this research is qualitative with a literature review approach (library research), gathering data from various sources such as books, journals, articles, and other scholarly works. The analysis employs a descriptive-analytical approach, involving the identification, classification, and interpretation of relevant hadiths.  The findings reveal that the most crucial moral education for children originates from the family environment. Parents play a vital role in shaping a child's morals by instilling good habits and noble values that will later become part of the child's personality. Additionally, moral education in Islam emphasizes the importance of role modeling, early childhood education, and the involvement of various parties, including teachers and society, in building a child's character with noble morals.Kata Kunci: Hadith, Moral Crisis, Moral Education, Youth. 
Penguatan Moderasi Beragama dalam Meningkatkan Karakter Moderat Peserta Didik di SD Negeri Ngasemlemahabang Ngimbang Lamongan Setyaningsih, Irda
TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 10 No. 02 (2025): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (ON PROSES)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/w7w97589

Abstract

Menganalisis penguatan moderasi beragama sebagai upaya penguatan karakter moderat siswa SDN Ngasemlemahabang Ngimbang Lamongan. Metode penelitian yang diterapkan adalah kualitatif, melalui teknik pengumpulan data observasi langsung pada subjek penelitian, wawancara mendalam dilakukan kepada guru dan siswa untuk memperoleh perspektif yang lebih luas, analisis dokumen juga dilakukan terkait dengan program moderasi beragama. Penelitian ini mengungkap bahwa penguatan moderasi beragama di SDN Ngasemlemahabang berhasil dilaksanakan melalui penerapan nilai-nilai moderasi yang masuk dalam kurikulum dan kegiatan ekstrakurikuler. Penelitian ini menekankan pentingnya peran sekolah dalam membentuk karakter moderat pada generasi muda, serta meningkatkan sikap toleransi dan saling menghargai dengan teman yang berbeda latar belakang.
Analisis Deskriptif Integrasi Kurikulum Merdeka dan Kurikulum Wahdah Islamiyah di SMP Islam Terpadu Wihdatul Ummah Takalar Br, Budiman
TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 10 No. 02 (2025): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (ON PROSES)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/ajzq6989

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana bentuk integrasi Kurikulum Merdeka dan Kurikulum Wahdah Islamiyah di SMP Islam Terpadu Wihdatul Ummah Takalar Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Adapun sumber data penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Wakasek Bagian Kurikulum, Guru mapel bahasa inggris dan Guru mapel BTHQ. Selanjutnya, teknik pengolahan dan analisis data dilakukan dalam tiga tahapan, yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi kurikulum dilakukan pada empat aspek utama, yaitu: perancangan kurikulum dan perangkat ajar, proses pembelajaran dan penilaian, kegiatan ekstrakurikuler dan pembinaan karakter. Proses integrasi tersebut menggabungkan materi kurikulum nasional yang adaptif dengan nilai-nilai Islam yang menjadi inti dari Kurikulum Wahdah Islamiyah. Model integrasi yang diterapkan menunjukkan bahwa nilai-nilai Islam dapat selaras dengan kebijakan pendidikan nasional melalui kurikulum yang fleksibel dan adaptif. Sebagai implikasi penelitian maka diperlukan dukungan berbagai pihak, bukan hanya dari sekolah tetapi juga dari pemerintah, orang tua dan masyarakat.