cover
Contact Name
Khairul Sani Usman
Contact Email
khairul.sani@uin-alauddin.ac.id
Phone
+6285352217814
Journal Mail Official
plano.madani@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
Ruang Redaksi Jurnal Plano Madani Gedung Fakultas Sains dan Teknologi Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota Jl. Yasin Limpo No 63 Samata Kabupaten Gowa
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota
ISSN : 2301878X     EISSN : 25412973     DOI : https://doi.org/10.24252/jpm
Core Subject : Social, Engineering,
Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota is a scientific journal in the Field of Regional and City Planning published by the Department of Regional and City Planning, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. The editorial team accepts scientific writings/articles and book reviews in the field of Regional and City Planning and Development or those with an emphasis on Spatial Planning. The encompassed fields include spatial planning, urban design, geographic information systems for regional and urban planning, Islamic spatial planning, transportation, coastal planning, environmental studies, socio-economic regional planning, rural planning, tourism planning, disaster management, urban landscape, and other relevant areas.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 9 No 1 (2020)" : 10 Documents clear
PERMODELAN SPASIAL PERTUMBUHAN KAWASAN PERMUKIMAN INFORMAL MENGGUNAKAN REGRESI LOGISTIK DI KOTA SAMARINDA Rendy Akbar; Deny Aditya Puspasari; Yudi Basuki
Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol 9 No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpm.v9i1.10520

Abstract

Proses pertumbuhan kota sangat berkaitan erat dengan tingkat urbanisasi yang terjadi. Pada negara berkembang, pertumbuhan yang tidak tekendali sering dikaitkan dengan munculnya permukiman informal dan kumuh. Kota Samarinda adalah salah satu kota yang mengalami tingkat urbanisasi tertinggi di Kalimantan Timur. Bertambahnya jumlah penduduk dan lahan untuk pemukiman di Kota Samarinda menyebabkan tumbuhnya kawasan permukiman informal. Pemerintah Kota Samarinda menggunakan pendekatan reaktif seperti relokasi dan peningkatan kawasan permukiman informal untuk mengatasi pertumbuhan kawasan permukiman informal. Maka tujuan penelitian ini adalah membuat prediksi pertumbuhan kawasan permukiman informal di Kota Samarinda. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan kuantitatif berbasis deskriptif dan permodelan spatio temporal dengan menggunakan regresi logistik. Tahapan Analisa dari penelitian ini dimulai dari menganalisa pertumbuhan kawasan permukiman informal di Kota Samarinda pada tahun 2005 – 2015 dan permodelan pertumbuhan kawasan permukiman informal di Kota Samarinda berdasarkan factor pendorongnya. Dalam hasil penelitian menunjukan bahwa kawasan permukiman informal di Kota Samarinda dalam jangka waktu tahun 2005 – 2015 selalu mengalami pertumbuhan. Berdasarkan model Prediksi pertumbuhan kawasan permukiman di Kota Samarinda tahun 2005 – 2015 maka di masa yang akan datang prediksi pertumbuhan kawasan permukiman informal akan tumbuh di sekitar kawasan permukiman informal eksisting yang memiliki kecenderungan akan menjauhi jalan utama, menjauhi sungai dan menjauhi fasilitas kesehatan. Tingkat validitas model spasial yang dihasilkan dalam penelitian ini masuk dalam kategori moderate. Ini berarti bahwa model spasial pertumbuhan kawasan permukiman informal yang dihasilkan dapat merepresentasikan secara akurat fenomena yang terjadi dilapangan dan di masa yang akan datang.
PENGARUH KAWASAN PENDIDIKAN TINGGI TERHADAP LALU LINTAS KOTA BANDAR LAMPUNG Muhammad Zainal Ibad; Arci Tamara
Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol 9 No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpm.v9i1.10464

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai pengaruh kawasan pendidikan tinggi di Kota Bandar Lampung terhadap lalu lintas di Jalan Zainal Abidin Pagar Alam. Pengaruh yang dimaksud adalah kontribusi perguruan tinggi terhadap lalu lintas dan faktor-faktor yang mempengaruhi kemacetan di Jalan Zainal Abidin Pagar Alam. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah kuantitatif dengan menggunakan analisis tingkat pelayanan jalan dan analisis deskriptif. Faktor-faktor kemacetan diambil dari studi terdahulu yaitu angkutan berhenti sembarangan, volume kendaraan yang besar, persimpangan, dan simpangan prioritas. Penelitian ini menghasilkan kontribusi pergerakan perguruan tinggi sebesar 9,81%, lalu lintas Jalan Zainal Abidin Pagar Alam bernilai E, dan faktor-faktor yang mempengaruhi kemacetan adalah volume kendaraan yang besar dan simpangan prioritas. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan, kontribusi kawasan pendidikan tinggi tidak berperan besar, dan yang menyebabkan kemacetan di Jalan Zainal Abidin Pagar Alam adalah volume kendaraan yang besar dan simpangan prioritas.
PERENCANAAN KOORDINASI SIMPANG UNTUK MENANGANI KEMACETAN LALU LINTAS PADA JALAN JENDRAL SUDIRMAN KOTA BALIKPAPAN Ariesa Ertamy
Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol 9 No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpm.v9i1.9643

Abstract

Permasalahan kemacetan pada simpang Jalan Jendral Sudirman khususnya simpang tiga Markoni, simpang tiga Le Grendeur, dan simpang tiga Beruang Madu, mengakibatkan konflik, tundaan, serta antrian akibat bertemunya arus lalu lintas antara lengan-lengan disimpangan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan koordinasi simpang untuk menangani kemacetan lalu lintas pada Jalan Jendral Sudirman, Kota Balikpapan. Metode yang dilakukan adalah mengevaluasi kinerja simpang pada empat simpang bersinyal di Jalan Jendral Sudirman. Lalu, penanganan kemacetan lalu lintas simpang dilakukan dengan merencanakan waktu siklus baru dengan memperhatikan teori koordinasi. Dari hasil analisis kinerja simpang, diketahui bahwa Simpang Tiga Markoni, Simpang Tiga Le Grendeur, dan Simpang Tiga Beruang memiliki nilai derajat kejenuhan ≥ 0.5 dan nilai tundaan simpang rata-rata ≥ 60 det/smp yang menunjukan bahwa simpang-simpang di Jalan Jendral Sudirman mengalami kejenuhan sehingga arus pada simpang tidak stabil atau simpang mengalami kemacetan. Dari hasil analisis koordinasi simpang, diketahui bahwa simpang pada Jalan Jendral Sudirman belum terkoordinasi, dan yang memenuhi syarat koordinasi simpang adalah Simpang Tiga Markoni, Simpang Tiga Le Grendeur, dan Simpang Tiga Beruang. Dari hasil perencanaan waktu siklus simpang, waktu siklus terpanjang yang akan digunakan adalah 140 detik. Sehingga waktu hijau masing-masing lengan pada simpang tiga Markoni yaitu; Utara 30 detik, Selatan 55 detik, dan Barat 40 detik. Waktu hijau masing-masing lengan pada simpang tiga Le Grendeur yaitu; Utara 65 detik, Selatan 35 detik, dan Timur 25 detik. Waktu hijau masing-masing lengan pada simpang tiga Beruang Madu yaitu; Utara 45 detik, Selatan 46 detik, dan Timur 34 detik.
PRIORITAS PENGEMBANGAN KAWASAN TRANSIT STASIUN KERTAPATI PALEMBANG DENGAN KONSEP TRANSIT ORIENTED DEVELOPMENT (TOD) Shahnaz Nabila Fuady; Siti Rahma
Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol 9 No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpm.v9i1.13227

Abstract

Stasiun Kertapati merupakan stasiun utama dan terbesar di Kota Palembang maupun Sumatera Selatan, yang melayani perjalanan kereta jarak jauh di pulau Jawa dan kereta komuter Palembang-Inderalaya. Kawasan di sekitar titik transit tersebut menjadi kawasan potensial dalam hal kegiatan ekonomi, yang direncanakan menjadi kawasan kegiatan yang heterogen, khususnya untuk kegiatan perkantoran dan komersial. Kawasan di sekitar titik transit Stasiun Kertapati menjadi salah satu kawasan yang akan dikembangkan dengan konsep Transit Oriented Development (TOD). Namun, penerapan konsep TOD di kawasan transit Stasiun Kertapati masih belum dapat segera terwujud, dikarenakan pola pembangunan di sekitar kawasan transit belum terintegrasi mengarah ke bentuk kawasan dengan konsep TOD. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun prioritas pengembangan di kawasan transit Stasiun Kertapati dengan konsep TOD. Analisis yang digunakan mencakup analisis delphi, analisis kriteria dan analisis spatial query; dan metode analisis AHP. Hasil penelitian diperoleh konsep TOD di kawasan transit Stasiun Kertapati menujukkan terdapat dua belas variabel. Prioritas pengembangan antara lain penggunaan lahan perdagangan dan jasa, penggunaan lahan perkantoran, ketersediaan jalur pejalan kaki, penggunaan lahan fasilitas umum, konektivitas jalur pejalan kaki, ketersediaan fasilitas penyebrangan, koefisien lantai bangunan, dimensi jalur pejalan kaki, kepadatan bangunan; ketersediaan jalur sepeda, penggunaan lahan perumahan; dan koefisien dasar bangunan.
PERBANDINGAN KEMAMPUAN TEKNIK CELLULAR AUTOMATA DALAM MEMPREDIKSI PERTUMBUHAN SPASIAL LAHAN TERBANGUN DI KOTA PONTIANAK Trida Ridho Fariz; Ely Nurhidayati
Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol 9 No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpm.v9i1.10488

Abstract

Penelitian mengenai pemodelan spasial dinamis seperti memprediksi perubahan penggunaan lahan menggunakan Cellular Automata sudah banyak dilakukan. Penelitian ini mengkaji alternatif metode yang terbaik dalam membangun model prediksi masih jarang dilakukan, terutama di Indonesia. Padahal dalam membuat model prediksi terdapat instrument Transition Potential yang dibangun dengan beberapa metode seperti ANN dan LR. Penelitian ini bertujuan untuk menguji metode ANN dan LR dalam memprediksi pertumbuhan lahan terbangun di Kota Pontianak. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa peta lahan terbangun tahun 2007 dari citra satelit Landsat-5 dan peta lahan terbangun tahun 2014 dari citra satelit Landsat-8 untuk memprediksi tahun 2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode LR (Logistic regression) lebih baik dibandingkan ANN (Artificial Neural Network) dalam memprediksi pertumbuhan lahan terbangun di Kota Pontianak dengan ketentuan bahwa kota tersebut telah berkembang menjadi pusat kota tetapi masih terdapat banyak lahan kosong.
PENGELOLAAN PERSAMPAHAN PADA PERMUKIMAN PADAT PENDUDUK DI KELURAHAN CICADAS, KOTA BANDUNG Hadi Fitriansyah; Budi Heri Pirngadi; Furi Sari Nurwulandari
Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol 9 No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpm.v9i1.12644

Abstract

Pada tahun 2019 di Kota Bandung dapat menghasilkan sampah sekitar 1.700 ton/hari dengan jumlah penduduk sebesar ± 2,5 juta jiwa. Dari keseluruhan jumlah sampah yang dihasilkan sebesar 70% sampah tersebut berasal dari rumah tangga. Kelurahan Cicadas merupakan salah satu kawasan permukiman yang memiliki kepadatan penduduk tinggi di Kota Bandung. Penelitian ini untuk memberikan suatu arahan pengelolaan sampah yang sesuai untuk diterapkan pada permukiman padat penduduk di Kelurahan Cicadas dimulai dari aspek teknis operasional, kelembagaan, peraturan dan aspek peran serta masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian adalah Mix Method yang mengkombinasikan antara penelitian kulaitatif dan kuantitatif. Timbulan sampah yang dihasilkan pada permukiman di Kelurahan Cicadas mencapai 42,9 M3/hari. Bentuk partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah pada Kelurahan Cicadas antara lain masyarakat melakukan musyawarah, kegiatan gotong-royong, serta pendirian bank sampah berasal dari sumbangan dari individu/swasta. Untuk arahan teknis operasional persampahan yaitu penyediaan wadah komunal dan pengadaan TPS 3R sebagai tempat pemrosesan sampah dekat dengan sumbernya yang berbasis masyarakat. Arahan peraturan dan kelembagaan Koordinasi antara berbagai pihak terkait pengelolaan sampah dan Implementasi Insentif dan Disinsentif. Arahan peran serta masyarakat memilah sampah, sosialisasi, publikasi, dan pelatihan.
HOUSING SATISFACTION INDICATORS IN INDONESIA, ANALYSIS OF SPTK 2017 Fahrizal Fahrizal; Ni Made Sukartini
Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol 9 No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpm.v9i1.13532

Abstract

The issue of housing regarding livable homes is one indicator in the 11th Sustainable Development Goals (SDGs). At present, the limitations of the unliveable houses database and the lack of information regarding the housing satisfaction determinants cause housing problem in Indonesia. The studies of housing satisfaction determinant are still rarely found in Indonesia. Therefore, this study aims to obtain individual satisfaction indicators of the house's quality. This study uses the latest housing satisfaction microdata of Survei Pengukuran Tingkat Kebahagiaan (SPTK) 2017. The data is analysed with a logit model to obtain determinants of housing satisfaction. Estimation results show that women tend to feel more satisfied than men. Likewise, someone who lives in an urban tends to be more confident than someone who lives in a rural. Risen satisfaction of housing conditions is directly proportional to growing age, increased education and income. Homeownership status, livable homes, area of the house, as well as mastery of life support facilities such as vehicles, computer electronics, audio or visual electronics, and electronic communication devices increase the chances of housing satisfaction. Besides, we found different results related to marriage. Supplementing life support tools in analysis build marriage shifts insignificant.
EVALUASI PENENTUAN PUSAT KEGIATAN PADA SATUAN WILAYAH PENGEMBANGAN DI KOTA AMBON Muhammad Zulkifli; Ria Wikantari; Mahyuddin Mahyuddin
Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol 9 No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpm.v9i1.13650

Abstract

Pada penelitian ini memiliki tujuan yaitu dapat menganalisa kesesuaian setiap wilayah untuk penentuan kawasan perekonomian baru sebagai pusat kegiatan dalam mendukung Pengembangan di Kota Ambon. Metode penelitian yang digunakan adalah metode gabungan adalah metode  kualitatif dan  metode kuanitatif dan metode analisisnya menggunakan skalogram guttman. Dalam persoalan ini melihat bagaimana suatu Pengembangan  yang direncanakan oleh pemerintah dalam suatu Rencana tata ruang wilayah atau RTRW Kota Ambon kemudian di evaluasi hasil pengembangan yang telah dilakukan, namun penelitian ini hanya mencakup kawasan wilayah yang berkaitan dengan kegiatan perekonomian. Salah satu metode yang digunakan dalam melihat aspek substansialnya adalah yaitu dengan menganalisa ketersediaan fasilitas perkotaan dengan menggunakan analisis skalogram, dari hasil akhir table skalogram yaitu mendapatkan orde wilayah tertinggi dan kesimpulan nya adalah wilayah dengan orde tertinggi memilki peluang sebagai wilayah perekonomian baru di Kota Ambon. Hasil yang diperoleh dari analisis bahwa dari empat wilayah di Kota Ambon menghasilkan satu wilayah sebagai pendukung Pengembangan untuk wilayah perekonomian yaitu Kecamatan Baguala pada hasil skalogram memilki jumlah fasilitas paling banyak diantara wilayah lainnya. 
POTENSI PENGEMBANGAN DANAU MAWANG SEBAGAI OBYEK WISATA DI KABUPATEN GOWA Muhammad Rafdy Adriansyah; Shirly Wunas; Baharuddin Hamzah
Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol 9 No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpm.v9i1.12438

Abstract

Pengembangan Kawasan Danau Mawang terutama dari sektor infrastrukturnya dan pengelolaannya dibutuhkan agar menjadi lebih representative dan mempunyai nilai lebih sebagai salah satu obyek daya tarik wisata di Kota Sungguminasa, Kab. Gowa. Penelitian ini bertujuan (1) mengidentifikasi potensi yang terdapat di kawasan danau mawang, (2) menganalisis ketersediaan infrastruktur yang dibutuhkan untuk menunjang kegiatan pariwisata, (3) menjelaskan strategi pengembangan infrastruktur seperti apakah yang dapat diterapkan di kawasan danau mawang. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi obyek wisata dan atraksi wisata yang dapat menjadi daya tarik di kawasan Danau Mawang adalah keindahan alam, lingkungan yang masih hijau, terdapat keanekaragaman flora dan faunam, memiliki berbagai jenis ikan air tawar yang dimanfaatkan sebagai wisata memancing, dan terdapat pertanian serta perkebunan yang berpotensi sebagai agrowisata, dan ketersediaan infrastruktur di Kawasan Danau Mawang pada umumnya telah terpenuhi. Adapun arahan pengembangan Danau Mawang, yaitu sebagai kawasan wisata pendidikan berbasis ekowisata yang didukung oleh wisata alam, agrowisata, wisata budaya, wisata memancing dan wisata sejarah.
STUDI RISIKO BENCANA BANJIR DI KECAMATAN PALANGGA KABUPATEN GOWA Arni Putri Awaliyah U; Syafri Syafri; Iyan Awaluddin
Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol 9 No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpm.v9i1.13772

Abstract

Kajian risiko bencana didasarkan pada potensi bencana banjir yang sering terjadi di Kabupaten Gowa terutama di Kecamatan Pallangga yang mengalami dampak banjir terparah dengan ketinggian air 1-3 meter, maka dari itu penting adanya pengkajian risiko bencana banjir sebagai bentuk penanggulangan bencana. Pengkajian risiko ini bertujuan mengetahui dan menganalisis tingkat risiko bencana banjir di Kecamatan Pallangga. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan menggunakan analisis risiko bencana banjir yang terdiri atas indikator kerawanan, kerentanan dan kapasitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daerah yang berlokasi dekat dari sungai memiliki risiko bencana banjir tinggi dibandingkan daerah lain.

Page 1 of 1 | Total Record : 10