cover
Contact Name
Angga Hardiansyah, S.Gz., Msi.
Contact Email
nutrisains@walisongo.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
nutrisains@walisongo.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof Dr. Hamka KM 2 Semarang, Central Java, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Nutri-Sains: Jurnal Gizi, Pangan dan Aplikasinya
ISSN : 25283170     EISSN : 25415921     DOI : http://dx.doi.org/10.21580/ns
Core Subject : Health,
Nutri-Sains: Jurnal Gizi, Pangan dan Aplikasinya is a peer-reviewed, scientific journal published biannually by Department of Nutrition, Faculty of Psychology and Health Sciences, Islamic State University of Walisongo, Semarang. Its scope encompasses original scientific research and case studies in the field of clinical nutritions and dietetics, food services, community nutrition, functional food, nutritional biochemistry, halal aspect of food, regulation and information of food and nutrition.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 1 (2024)" : 12 Documents clear
Pengembangan Produk Pie Kacang Merah Tinggi Kalsium Menggunakan Tepung Kepala Ikan Lele dan Tepung Chia Seeds Rimbawan, Rimbawan; Nasution, Zuraidah; Riana, Nidya Ulfah
Nutri-Sains: Jurnal Gizi, Pangan dan Aplikasinya Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ns.2024.8.1.10880

Abstract

This study aims to develop a pie product substituting wheat flour with composite flour from catfish head flour and chia seeds flour as an alternative high-calcium product. The experimental design used was a completely randomized design with four percentages of wheat flour substitution with composite flour (100:0%, 93:7%, 86:14%, 79:21%). The analysis used was organoleptic test (acceptance test), physical analysis (color and texture), nutritional profile analysis (proximate, calcium, and calcium bioavailability). Data were analyzed using One-Way ANOVA and independent sample T-test. The level of pie hardness, ash content, protein, fat, calcium and calcium bioavailability increased along with the increasing use of composite flour, but carbohydrate content decreased. Substitution of wheat flour with composite flour tended to decrease panelist’s preference for pie color, but did not affect panelist’s assessment of aroma, texture, taste, and overall acceptance. Substitution (86:14%) of wheat flour with composite flour was chosen as the best formula with the results of nutritional content of 13.98% water content, 2.94% ash content, 11.47% protein, 25.57% fat, 46.04% carbohydrate, and calcium content of 541.13 mg/100 grams. The results of this study indicate that substitution of wheat flour with a mixture of catfish head flour and chia seeds flour in pies can provide an alternative product of high calcium. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk pie substitusi tepung terigu dengan tepung komposit dari tepung kepala ikan lele dan tepung chia seeds sebagai alternatif produk tinggi kalsium. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan empat persentase substitusi tepung terigu dengan tepung komposit (100:0%, 93:7%, 86:14%, 79:21%). Analisis yang digunakan adalah uji organoleptik (uji penerimaan), analisis fisik (warna dan tekstur), analisis kandungan gizi (proksimat, kalsium, dan bioavailabilitas kalsium). Data dianalisis menggunakan One-Way ANOVA dan independent sample T-test. Tingkat kekerasan pie, kadar abu, protein, lemak, kalsium dan bioavailabilitas kalsium meningkat seiring dengan peningkatan penggunaan tepung komposit, tetapi kadar karbohidrat menurun. Substitusi tepung terigu dengan tepung komposit cenderung menurunkan kesukaan panelis terhadap warna pie, tetapi tidak memengaruhi penilaian panelis terhadap aroma, tekstur, rasa, dan penerimaan keseluruhan. Substitusi (86:14%) tepung terigu dengan tepung komposit dipilih sebagai formula terbaik dengan hasil kandungan gizi sebesar 13,98% kadar air, 2,94% kadar abu, 11,47% protein, 25,57% lemak, 46,04% karbohidrat, dan kandungan kalsium sebesar 541,13 mg/100 gram. Hasil penelitian ini menunjukkan substitusi tepung terigu dengan campuran tepung kepala ikan lele dan tepung chia seeds pada pie dapat memberikan produk alternatif tinggi kalsium.
Potensi Teh Rambut Jagung Ketan (Zea mays L.) dan Daun Salam (Syzygium polyanthum) sebagai Antihipertensi Darni, Joyeti; Damayanti, Amilia Yuni; Wahyuningsih, Retno; Sofiyatin, Reni
Nutri-Sains: Jurnal Gizi, Pangan dan Aplikasinya Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ns.2024.8.1.15300

Abstract

The purpose of this study was to analyze the tea’s effect on the blood pressure. Research is a type of experimental research, with a randomized pre-post test with control design. Antioxidant activity was determined using the DPPH method, while saponin levels were quantified using gravimetric analysis. Blood pressure measurements in rats were obtained via tail-cuff plethysmography. A total of 28 male Sprague dawley rats were used, randomly allocated into four groups: a negative control group without extract (K-), a positive control group treated with furosemide 3.6 mg/kg (K+), and intervention groups receiving different doses of tea extract, specifically 300 mg/kg body weight (X1) and 500 mg/kg body weight (X2). The findings revealed that the IC50 value for antioxidant activity of corn silk tea was 65.526 ppm, with a saponin content of 8.461%. Meanwhile, bay leaf tea exhibited stronger antioxidant properties, with an IC50 of 40.351 ppm and a saponin content of 7.408%. The X2 group demonstrated the most significant reduction in blood pressure, averaging 98.9 mmHg. In conclusion, corn silk tea possesses strong antioxidant properties, whereas bay leaf tea has very strong antioxidant activity. The combination of bay leaf and corn silk tea was effective in decreasing blood pressure in rats. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh teh terhadap tekanan darah. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen randomized pre-post test with control design. Penentuan aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH, kadar saponin menggunakan analisis gravimetri kuantitatif, pengukuran tekanan darah pada tikus menggunakan metode tail-cuff plethysmo-graphy. Penelitian menggunakan 28 tikus putih jantan Sprague dawley, dibagi 4 kelompok yaitu tanpa pemberian ekstrak (K-), dengan obat furosemid 3,6 mg/kg (K+), intervensi teh saraja dengan dosis ekstrak 300 mg/kgBB (X1); dosis 500 mg/kg BB (X2). Hasil penelitian menunjukkan aktivitas antioksidan teh rambut jagung IC50 sebesar 65,526 ppm sedangkan kadar saponin pada teh rambut jagung ketan sebesar 8,461%. Aktivitas antioksidan teh daun salam IC50 sebesar 40,351 ppm, sedangkan kadar saponin pada teh daun salam sebesar 7,408%. Rerata tekanan darah pada kelompok X2 menunjukkan selisih penurunan tekanan darah paling banyak yaitu 98,9 mmHg. Kesimpulannya, aktivitas antioksidan teh rambut jagung berada pada kelompok kuat, dan antioksidan pada teh daun salam termasuk golongan yang sangat kuat. Pemberian teh daun salam kombinasi rambut jagung dapat menurunkan tekanan darah pada tikus.
Jus Mentimun (Cucumis sativus) dan Air Rebusan Daun Salam (Eugenia polyantha) menurunkan Tekanan Darah Wanita Pra Lansia Anggraini, Melati; Maigoda, Tonny C; Pravitasari, Ayu
Nutri-Sains: Jurnal Gizi, Pangan dan Aplikasinya Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ns.2024.8.1.16154

Abstract

The purpose of this study was to analyze the effect of giving cucumber juice and boiled bay leaf water on blood pressure in pre-elderly women in the work area of Telaga Dewa Health Center, Bengkulu City. The method used in this study was quasi- experimental with a random pre-test and post-test design. The treatment given to pre-elderly women (45-59 years) with blood pressure of 130/80-139/89 mm/Hg and not taking medication in the morning, namely 100 grams of cucumber juice and 100 grams of boiled bay leaf water, was given for 7 consecutive days. The analysis of the Wilcoxon test showed a significant relationship, namely P-value <0.005 for systolic blood pressure of 0.001 and diastolic blood pressure of 0.001. Cucumber juice and boiled bay leaf water can lower blood pressure in pre-elderly women. Cucumber juice and boiled bay leaf water can be used as the most functional agents recommended to help lower blood pressure. Tujualn penelitialn ini untuk menganalisis pengaruh pemberian pemberialn jus mentimun daln air rebusan daun salam terhadap tekanan darah wanita pra lansia di wilayah kerja Puskesmas Telaga Dewa Kota Bengkulu. Desalin yalng digunalkaln dallalm penelitialn ini aldallalh Quasi Experimentall dengaln ralncalngaln pre test alnd posttest design. Perlalkualn yalng diberikaln pada wanita pra lansia(45-59 tahun) dengan tekanan darah  130/80- 139/89 mm/Hg dan tidak sedang mengkonsumsi obat di pagi hari, yalitu jus mentimun 100 gram dan air rebusan daun salam sebalnyalk 100 gralm diberikaln selalmal 7 halri berturut-turut. Alnallisis daltal menggunalkaln uji Wilcoxon menujukaln aldal hubungaln yalng signifikaln yuitu P-vallue <0,005 untuk tekalnaln dalralh sistolik yalitu 0,001 daln sedalngkaln dialstolik 0,001. Jus mentimun daln air rebusan daun salam dalpalt menurunkan tekanan darah wanita pra lansia. Jus mentimun dan air rebusan daun salam dapat dijaldikaln sebalgali balhaln palngaln fungsionall yalng direkomendalsikaln untuk membalntu menurunkaln tekalnaln dalralh.
Pengaruh Pemberian Formula Kue Semprit Terhadap Kadar Hemoglobin pada Remaja Putri Anemia di SMAN 19 Palembang Rain, Srirekha Mutiasyah; Yulianto, Yulianto; Siregar, Afriyana
Nutri-Sains: Jurnal Gizi, Pangan dan Aplikasinya Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ns.2024.8.1.16562

Abstract

This research to determine the effect of giving semprit cake with the addition of chicken liver and soy bean flour on Hb levels in anemic adolescent girls at SMA Negeri 19 Palembang. This research is a quasi-experimental research. Providing food in the form of semprit cake with the addition of chicken liver and soy bean flour to adolescent girls for 30 consecutive days, as many as 8 pieces of semprit cake per day. Samples in this study were taken using simple random sampling technique. It was found that most respondents were 15 years old (56.7%) out of 30 respondents in the treatment group and 15 years old (46.7%) out of 30 respondents in the comparison group.  The average increase in hemoglobin was 3.503 g/dl in the treatment group and 0.004 g/dl in the comparison group. The results of the t-dependent statistical test in the treatment group obtained a p-value <0.05 (0.000) and in the comparison group obtained a p-value >0.005 (0.000). The t-independent test obtained a p-value <0.05 (0.000). It is concluded that there is an effect of semprit cake with the addition of chicken liver and soy bean flour on increasing hemoglobin levels of anemic adolescent girls at SMA Negeri 19 Palembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kue semprit dengan penambahan hati ayam dan tepung kacang kedelai terhadap kadar Hb pada remaja putri anemia di SMA Negeri 19 Palembang. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen). Pemberian makanan dalam bentuk snack kue semprit dengan penambahan hati ayam dan tepung kacang kedelai kepada remaja putri selama 30 hari berturut-turut sebanyak 8 keping kue semprit per hari. Sampel pada penelitian ini diambil dengan teknik simple random sampling. Responden sebagian besar berusia 15 tahun (56,7%) dari 30 responden pada kelompok perlakuan dan berusia 15 tahun (46,7%) dari 30 responden pada kelompok pembanding. Rata-rata peningkatan hemoglobin adalah 3,503 g/dl pada kelompok perlakuan dan 0,004 g/dl pada kelompok pembanding. Hasil uji statistik t-dependent pada kelompok perlakuan didapatkan nilai p-value <0,05 (p<0,001) dan pada kelompok pembanding didapatkan nilai p-value>0,005 (p=0,967). Uji t-independent didapatkan nilai p-value <0,05 (p<0,001). Disimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian kue semprit dengan penambahan hati ayam dan tepung kacang kedelai terhadap peningkatan kadar hemoglobin remaja putri anemia di SMA Negeri 19 Palembang.
Pengaruh Pengaturan Diet Beban Glikemik terhadap Kadar Glukosa Darah Atlet Sepak Bola Remaja Maharani, Citra; Dwiyanti, Defriani; Darningsih, Sri; Hasneli, Hasneli; Yuniritha, Eva
Nutri-Sains: Jurnal Gizi, Pangan dan Aplikasinya Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ns.2024.8.1.17117

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of glycemic load diet on blood glucose levels of adolescent soccer athletes. This study used a type of quasi-experimental research with one group pretest-posttest design. The subjects in this study were 20 soccer athletes aged 15-18 years at PPLP West Sumatra. Subjects were given 4 treatments with a one-week washout period. The diet given is in the form of setting a High IG diet with High BG. High IG with Low BG, Low IG with High BG, and Low IG with Low BG. The data taken were blood glucose levels before the intervention, blood glucose 2 hours postpandrial, and blood glucose shortly after exercise. Blood glucose levels were analyzed using repeated measures ANOVA test and one way ANOVA test (p<0,05). Based on the one way ANOVA test, there was no difference in blood glucose levels in the four groups (p>0,05). Fluctuations in blood glucose levels occurred stably in the treatment of low glycemic load diets. Low glycemic load diets are able to maintain blood glucose levels during exercise. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh diet beban glikemik terhadap kadar glukosa darah atlet sepak bola remaja. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian quasi experimental dengan desain one group pretest-posttest dengan subjek sebanyak 20 orang atlet sepak bola berusia 15-18 tahun di PPLP Sumatera Barat. Subjek diberikan 4 perlakuan dengan waktu satu minggu. Diet yang diberikan berupa pengaturan diet Indeks Glikemik (IG) Tinggi dengan Beban Glikemik (BG) Tinggi (TT), IG Tinggi dengan BG Rendah (TR), IG Rendah dengan BG Tinggi (RT), dan IG Rendah dengan BG Rendah (RR). Data yang diambil yaitu kadar glukosa darah sebelum intervensi (KGD1), glukosa darah 2 jam postpandrial (KGD 2), dan glukosa darah sesaat setelah latihan (KGD 3). Kadar glukosa darah dianalisis menggunakan uji repeated measures ANOVA dan uji one way ANOVA. Berdasarkan uji repeated measures ANOVA, terdapat perbedaan kadar glukosa darah 2 jam postpandrial dengan sesaat setelah latihan lari pada perlakuan TT dan RT (p<0,05). Berdasarkan uji one way ANOVA tidak terdapat perbedaan kadar glukosa darah pada keempat kelompok (p>0,05). Fluktuasi kadar glukosa darah terjadi secara stabil pada perlakuan diet beban glikemik rendah. Diet beban glikemik rendah mampu mempertahankan kadar glukosa darah saat latihan.
Berat Badan, Asupan Energi, dan Status Gizi Tinggi Badan Menurut Usia Berkorelasi dengan Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia 4-5 Tahun Putri, Sri Hapsari Suhartono; Halizah, Rosita Nur
Nutri-Sains: Jurnal Gizi, Pangan dan Aplikasinya Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ns.2024.8.1.17714

Abstract

This study aims to determine corelation body weight, head circumference, nutritional status, and energy intake with gross motor skills development at the age of 4-5 years in Kindergarden Qurotal Ayun Malang. The study used a correlative descriptive design with a population 44 people. All population is used as a sample with total sampling technique. Data collection used digital scales, microtoice, medline, Semi Quantitative-Food Frequency Questionnaire and gross motor skills development assessment sheets. The analysis technique uses Rank Spearman's test. The results showed body weight (p-value: 0.001; r: 0.792), nutritional status (height/age) (p-value: 0.008; r: 0.395), and energy intake (p-value: 0.000; r: 0.630) significantly related to motoric development. Factors that were not significantly related were head circumference (p-value: 0.074) and nutritional status (weight/height) (p-value: 0.731). The conclusion of this study is that increased body weight, nutritional status (height/age) and energy intake are significantly related to increasing gross motor skills development scores of children aged 4-5 years. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi berat badan, lingkar kepala, status gizi, dan asupan dengan perkembangan motorik pada usia 4-5 tahun di TK Qurotal Ayun Malang. Penelitian menggunakan desain deskriptif korelatif dengan populasi usia 4–5 tahun beserta orang tuanya, berjumlah 44 orang. Seluruh populasi dijadikan sampel dengan teknik total sampling. Teknik analisis data menggunakan distribusi frekuensi dan uji Rank Spearman. Pengumpulan data menggunakan timbangan digital, microtoice, medline, Semi Quantitative-Food Frequency Questionnaire dan lembar penilaian motorik kasar. Hasil penelitian menunjukan berat badan (p-value: 0,001; r: 0,792),  status gizi (TB/U) (p-value: 0,008; r: 0,395), dan asupan energi (p-value: 0,000; r: 0,630) berkorelasi bermakna dengan perkembangan motorik kasar. Faktor yang tidak berkorelasi bermakna adalah lingkar  kepala (p-value: 0,074; r: 0,272) dan status gizi (BB/TB) (p-value: 0,731; r: 0,053). Kesimpulan penelitian ini adalah peningkatan berat badan, status gizi (TB/U) dan asupan energi berhubungan bermakna dalam meningkatkan skor perkembangan motorik kasar anak usia 4-5 tahun.
Pengembangan Produk Pie Kacang Merah Tinggi Kalsium Menggunakan Tepung Kepala Ikan Lele dan Tepung Chia Seeds Rimbawan, Rimbawan; Nasution, Zuraidah; Riana, Nidya Ulfah
Nutri-Sains: Jurnal Gizi, Pangan dan Aplikasinya Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ns.2024.8.1.10880

Abstract

This study aims to develop a pie product substituting wheat flour with composite flour from catfish head flour and chia seeds flour as an alternative high-calcium product. The experimental design used was a completely randomized design with four percentages of wheat flour substitution with composite flour (100:0%, 93:7%, 86:14%, 79:21%). The analysis used was organoleptic test (acceptance test), physical analysis (color and texture), nutritional profile analysis (proximate, calcium, and calcium bioavailability). Data were analyzed using One-Way ANOVA and independent sample T-test. The level of pie hardness, ash content, protein, fat, calcium and calcium bioavailability increased along with the increasing use of composite flour, but carbohydrate content decreased. Substitution of wheat flour with composite flour tended to decrease panelist’s preference for pie color, but did not affect panelist’s assessment of aroma, texture, taste, and overall acceptance. Substitution (86:14%) of wheat flour with composite flour was chosen as the best formula with the results of nutritional content of 13.98% water content, 2.94% ash content, 11.47% protein, 25.57% fat, 46.04% carbohydrate, and calcium content of 541.13 mg/100 grams. The results of this study indicate that substitution of wheat flour with a mixture of catfish head flour and chia seeds flour in pies can provide an alternative product of high calcium. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk pie substitusi tepung terigu dengan tepung komposit dari tepung kepala ikan lele dan tepung chia seeds sebagai alternatif produk tinggi kalsium. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan empat persentase substitusi tepung terigu dengan tepung komposit (100:0%, 93:7%, 86:14%, 79:21%). Analisis yang digunakan adalah uji organoleptik (uji penerimaan), analisis fisik (warna dan tekstur), analisis kandungan gizi (proksimat, kalsium, dan bioavailabilitas kalsium). Data dianalisis menggunakan One-Way ANOVA dan independent sample T-test. Tingkat kekerasan pie, kadar abu, protein, lemak, kalsium dan bioavailabilitas kalsium meningkat seiring dengan peningkatan penggunaan tepung komposit, tetapi kadar karbohidrat menurun. Substitusi tepung terigu dengan tepung komposit cenderung menurunkan kesukaan panelis terhadap warna pie, tetapi tidak memengaruhi penilaian panelis terhadap aroma, tekstur, rasa, dan penerimaan keseluruhan. Substitusi (86:14%) tepung terigu dengan tepung komposit dipilih sebagai formula terbaik dengan hasil kandungan gizi sebesar 13,98% kadar air, 2,94% kadar abu, 11,47% protein, 25,57% lemak, 46,04% karbohidrat, dan kandungan kalsium sebesar 541,13 mg/100 gram. Hasil penelitian ini menunjukkan substitusi tepung terigu dengan campuran tepung kepala ikan lele dan tepung chia seeds pada pie dapat memberikan produk alternatif tinggi kalsium.
Potensi Teh Rambut Jagung Ketan (Zea mays L.) dan Daun Salam (Syzygium polyanthum) sebagai Antihipertensi Darni, Joyeti; Damayanti, Amilia Yuni; Wahyuningsih, Retno; Sofiyatin, Reni
Nutri-Sains: Jurnal Gizi, Pangan dan Aplikasinya Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ns.2024.8.1.15300

Abstract

The purpose of this study was to analyze the tea’s effect on the blood pressure. Research is a type of experimental research, with a randomized pre-post test with control design. Antioxidant activity was determined using the DPPH method, while saponin levels were quantified using gravimetric analysis. Blood pressure measurements in rats were obtained via tail-cuff plethysmography. A total of 28 male Sprague dawley rats were used, randomly allocated into four groups: a negative control group without extract (K-), a positive control group treated with furosemide 3.6 mg/kg (K+), and intervention groups receiving different doses of tea extract, specifically 300 mg/kg body weight (X1) and 500 mg/kg body weight (X2). The findings revealed that the IC50 value for antioxidant activity of corn silk tea was 65.526 ppm, with a saponin content of 8.461%. Meanwhile, bay leaf tea exhibited stronger antioxidant properties, with an IC50 of 40.351 ppm and a saponin content of 7.408%. The X2 group demonstrated the most significant reduction in blood pressure, averaging 98.9 mmHg. In conclusion, corn silk tea possesses strong antioxidant properties, whereas bay leaf tea has very strong antioxidant activity. The combination of bay leaf and corn silk tea was effective in decreasing blood pressure in rats. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh teh terhadap tekanan darah. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen randomized pre-post test with control design. Penentuan aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH, kadar saponin menggunakan analisis gravimetri kuantitatif, pengukuran tekanan darah pada tikus menggunakan metode tail-cuff plethysmo-graphy. Penelitian menggunakan 28 tikus putih jantan Sprague dawley, dibagi 4 kelompok yaitu tanpa pemberian ekstrak (K-), dengan obat furosemid 3,6 mg/kg (K+), intervensi teh saraja dengan dosis ekstrak 300 mg/kgBB (X1); dosis 500 mg/kg BB (X2). Hasil penelitian menunjukkan aktivitas antioksidan teh rambut jagung IC50 sebesar 65,526 ppm sedangkan kadar saponin pada teh rambut jagung ketan sebesar 8,461%. Aktivitas antioksidan teh daun salam IC50 sebesar 40,351 ppm, sedangkan kadar saponin pada teh daun salam sebesar 7,408%. Rerata tekanan darah pada kelompok X2 menunjukkan selisih penurunan tekanan darah paling banyak yaitu 98,9 mmHg. Kesimpulannya, aktivitas antioksidan teh rambut jagung berada pada kelompok kuat, dan antioksidan pada teh daun salam termasuk golongan yang sangat kuat. Pemberian teh daun salam kombinasi rambut jagung dapat menurunkan tekanan darah pada tikus.
Jus Mentimun (Cucumis sativus) dan Air Rebusan Daun Salam (Eugenia polyantha) menurunkan Tekanan Darah Wanita Pra Lansia Anggraini, Melati; Maigoda, Tonny C; Pravitasari, Ayu
Nutri-Sains: Jurnal Gizi, Pangan dan Aplikasinya Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ns.2024.8.1.16154

Abstract

The purpose of this study was to analyze the effect of giving cucumber juice and boiled bay leaf water on blood pressure in pre-elderly women in the work area of Telaga Dewa Health Center, Bengkulu City. The method used in this study was quasi- experimental with a random pre-test and post-test design. The treatment given to pre-elderly women (45-59 years) with blood pressure of 130/80-139/89 mm/Hg and not taking medication in the morning, namely 100 grams of cucumber juice and 100 grams of boiled bay leaf water, was given for 7 consecutive days. The analysis of the Wilcoxon test showed a significant relationship, namely P-value <0.005 for systolic blood pressure of 0.001 and diastolic blood pressure of 0.001. Cucumber juice and boiled bay leaf water can lower blood pressure in pre-elderly women. Cucumber juice and boiled bay leaf water can be used as the most functional agents recommended to help lower blood pressure. Tujualn penelitialn ini untuk menganalisis pengaruh pemberian pemberialn jus mentimun daln air rebusan daun salam terhadap tekanan darah wanita pra lansia di wilayah kerja Puskesmas Telaga Dewa Kota Bengkulu. Desalin yalng digunalkaln dallalm penelitialn ini aldallalh Quasi Experimentall dengaln ralncalngaln pre test alnd posttest design. Perlalkualn yalng diberikaln pada wanita pra lansia(45-59 tahun) dengan tekanan darah  130/80- 139/89 mm/Hg dan tidak sedang mengkonsumsi obat di pagi hari, yalitu jus mentimun 100 gram dan air rebusan daun salam sebalnyalk 100 gralm diberikaln selalmal 7 halri berturut-turut. Alnallisis daltal menggunalkaln uji Wilcoxon menujukaln aldal hubungaln yalng signifikaln yuitu P-vallue <0,005 untuk tekalnaln dalralh sistolik yalitu 0,001 daln sedalngkaln dialstolik 0,001. Jus mentimun daln air rebusan daun salam dalpalt menurunkan tekanan darah wanita pra lansia. Jus mentimun dan air rebusan daun salam dapat dijaldikaln sebalgali balhaln palngaln fungsionall yalng direkomendalsikaln untuk membalntu menurunkaln tekalnaln dalralh.
Pengaruh Pemberian Formula Kue Semprit Terhadap Kadar Hemoglobin pada Remaja Putri Anemia di SMAN 19 Palembang Rain, Srirekha Mutiasyah; Yulianto, Yulianto; Siregar, Afriyana
Nutri-Sains: Jurnal Gizi, Pangan dan Aplikasinya Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ns.2024.8.1.16562

Abstract

This research to determine the effect of giving semprit cake with the addition of chicken liver and soy bean flour on Hb levels in anemic adolescent girls at SMA Negeri 19 Palembang. This research is a quasi-experimental research. Providing food in the form of semprit cake with the addition of chicken liver and soy bean flour to adolescent girls for 30 consecutive days, as many as 8 pieces of semprit cake per day. Samples in this study were taken using simple random sampling technique. It was found that most respondents were 15 years old (56.7%) out of 30 respondents in the treatment group and 15 years old (46.7%) out of 30 respondents in the comparison group.  The average increase in hemoglobin was 3.503 g/dl in the treatment group and 0.004 g/dl in the comparison group. The results of the t-dependent statistical test in the treatment group obtained a p-value <0.05 (0.000) and in the comparison group obtained a p-value >0.005 (0.000). The t-independent test obtained a p-value <0.05 (0.000). It is concluded that there is an effect of semprit cake with the addition of chicken liver and soy bean flour on increasing hemoglobin levels of anemic adolescent girls at SMA Negeri 19 Palembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kue semprit dengan penambahan hati ayam dan tepung kacang kedelai terhadap kadar Hb pada remaja putri anemia di SMA Negeri 19 Palembang. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen). Pemberian makanan dalam bentuk snack kue semprit dengan penambahan hati ayam dan tepung kacang kedelai kepada remaja putri selama 30 hari berturut-turut sebanyak 8 keping kue semprit per hari. Sampel pada penelitian ini diambil dengan teknik simple random sampling. Responden sebagian besar berusia 15 tahun (56,7%) dari 30 responden pada kelompok perlakuan dan berusia 15 tahun (46,7%) dari 30 responden pada kelompok pembanding. Rata-rata peningkatan hemoglobin adalah 3,503 g/dl pada kelompok perlakuan dan 0,004 g/dl pada kelompok pembanding. Hasil uji statistik t-dependent pada kelompok perlakuan didapatkan nilai p-value <0,05 (p<0,001) dan pada kelompok pembanding didapatkan nilai p-value>0,005 (p=0,967). Uji t-independent didapatkan nilai p-value <0,05 (p<0,001). Disimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian kue semprit dengan penambahan hati ayam dan tepung kacang kedelai terhadap peningkatan kadar hemoglobin remaja putri anemia di SMA Negeri 19 Palembang.

Page 1 of 2 | Total Record : 12