cover
Contact Name
Indra Fajar Nurdin
Contact Email
indrafn81@gmail.com
Phone
+6281221476852
Journal Mail Official
jurnalpai@gmail.com
Editorial Address
Departement of Islamic Education Faculty of Tarbiyah and Teaching, 2nd Floor. State Islamic University Sunan Kalijaga Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Agama Islam
ISSN : 18295746     EISSN : 25022075     DOI : https://doi.org/10.14421/jpai
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Agama Islam/JPAI (The Journal of Islamic Education) is a periodical scientific journal published by Department of Islamic Education, Faculty of Tarbiyah and Teaching Sciences, the State Islamic University Sunan Kalijaga Yogyakarta. The journal specializes in the study of Islamic education science and research. The Journal kindly invites scientists , scholars , professionals , and researchers in the disciplines of Islamic education in the form of the contribution with articles to be published and disseminated through: the selection mechanism of the article, criticized by reviewer, and the editing process. The Journal is published twice a year in June and December.
Articles 240 Documents
PEMIKIRAN PENDIDIKAN FAZLUR RAHMAN DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP PENGEMBANGAN TEORI PENDIDIKAN ISLAM Parisaktiana Fathonah
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 15 No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Department of Islamic Education, The State Islamic University Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.616 KB) | DOI: 10.14421/jpai.2018.151-05

Abstract

Abstract This study aims to discuss the thoughts of education Fazlur Rahman and its contribution to the development of Islamic education theory today. Data collection used documentation method. The collected data sources serve as documents. The documents are then read and understood to find the necessary data in accordance with the formulation of the problems that exist in this study. After the necessary data is considered sufficient, systematized for further analysis. Fazlur Rahman as one of the reformers in Islamic education contributes by offering a more emphasis on development strategies in areas that are part of the education system itself, as well as integrating the two sciences, in order to avoid disintegration in education, so that there is no gap between the sciences -science. The idea of ​​Rahman in the renewal of Islamic education, which is about the purpose of education, education system, learners, educators, educational facilities, and Islamic education curriculum. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk membahas mengenai pemikiran pendidikan Fazlur Rahman dan kontribusinya terhadap perkembangan teori pendidikan Islam saat ini. Pengumpulan data digunakan metode dokumentasi. Sumber-sumber data yang telah terkumpul dijadikan sebagai dokumen. Dokumen-dokumen tersebut kemudian dibaca dan dipahami untuk menemukan data yang diperlukan sesuai dengan rumusan masalah yang ada pada penelitian ini. Setelah data yang diperlukan dianggap cukup, dilakukan sistematisasi untuk selanjutnya dilakukan analisis. Fazlur Rahman sebagai salah satu pembaharu dalam pendidikan Islam memberikan sumbangsihnya dengan menawarkan strategi pengembangan yang lebih ditekankan dalam bidang-bidang yang merupakan bagian dari sistem pendidikan itu sendiri, serta mengintegrasikan kedua ilmu tersebut, agar tidak terjadi disintegrasi dalam pendidikan, agar tidak terjadi kesenjangan antar ilmu-ilmu. Adapun gagasan Rahman dalam pembaharuan pendidikan Islam, yakni mengenai tujuan pendidikan, sistem pendidikan, peserta didik, pendidik, sarana pendidikan, serta kurikulum pendidikan Islam.
PEMIKIRAN PENDIDIKAN MUHAMMAD ABDUH DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP PENGEMBANGAN TEORI PENDIDIKAN ISLAM Falasipatul Asifa
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 15 No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Department of Islamic Education, The State Islamic University Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.186 KB) | DOI: 10.14421/jpai.2018.151-06

Abstract

Abstract Muhammad abduh was a reformer figure at century 19’th that the ideas were very shining to renewal of Islam from various aspects. Abduh could resurrect the fighting spirit of Muslims to advanced in Scientist after had period of stagnation. Muhammad Abduh started repaire trough education. Make education as key sectors to saved the Mesir people.Making educational improvements as a principle in scoring sholeh Muslims. Education Muhammad Abduh aims to educate mind and soul and develop it to the extent the enables students to achieves happiness in the world and the hereafter. As for its connection with the curriculum Muhammad Abduh seems to want an integral Islamic Education was integral at each level of education in accordance with the purpose of education. while to overcome the weakness of educational methods that occurred at that time, Muhammad Abduh applied varied methods. Abstrak Muhammad Abduh adalah sosok pembaharu pada abad 19 yang ide-idenya sangat cemerlang untuk pembaharuan Islam dari berbagai aspek. Abduh bisa membangkitkan kembali semangat juang umat Islam untuk terus maju dalam bidang ilmu pengetahuan setelah mengalami fase kejumudan. Muhammad Abduh memulai perbaikannya melalui pendidikan. Menjadikan pendidikan sebagai sector utama guna menyelamatkan masyarakat Mesir. Menjadikan perbaikan pendidikan sebagai asas dalam mencetak muslim yang sholeh. Pendidikan Muhammad Abduh bertujuan mendidikan akal dan jiwa serta mengembangkannya hingga batas-batas yang memungkinkan anak didik mencapai kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat. Adapun kaitannya dengan kurikulum Muhammad Abduh tampak menginginkan kurikulum pendidikan islam yang integral pada setiap jenjang pendidikan sesuai dengan tujuan pendidikannya. Sedangkan untuk mengatasi kelemahan metode pendidikan yang terjadi pada masa itu, Muhammad Abduh menerapkan metode yang variatif.
PENDIDIKAN BERBASIS ADAB MENURUT A. HASSAN Syarif Hidayat Busthami
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 15 No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Department of Islamic Education, The State Islamic University Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.389 KB) | DOI: 10.14421/jpai.2018.151-01

Abstract

Abstract This writing discusses and analyzes A. Hassan’s concept in education that is courtesy based educational concept. The figure of A Hassan is often connected with his hard works in spreading the religion guidance that based on Quran and Sunnah besides his concern on education. The research uses qualitative critical analysis method on his works / books and interviews with figures who know and deal with the concept in Persis. The writer conclude that A. Hasssan’s educational concept emphasized courtesy or known as character education. Not only created and educate to be tafaquh fi al-din but also be prepared to be strong/ discipline and polite person. Abstrak Tulisan ini menyajikan analisis mengenai pendidikan berbasis adab A. Hassan. Seringkali ketokohan A. Hassan sebagai guru utama Persatuan Islam dinilai dari sisi kegigihan dalam menegakkan al-Qur’an dan al-Sunnah. Padahal, kefiguran beliau berkaitan pula dengan dunia pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan bentuk anialisis terhadap karya-karya A. Hassan dan wawancara kepada tokoh-tokoh Persatuan Islam. Penulis menyimpulkan, pendidikan A. Hassan banyak menekankan pada pendidikan adab yang dikenal dewasa ini dengan istilah pendidikan karakter. Bukan sekedar mendidik siswa untuk memahami ajaran dengan benar (tafaqquh fi al-din) namun juga mendidik supaya mereka menjadi manusia yang bisa disiplin dan beradab.
EFEKTIVITAS PELATIHAN PROGRAM MAHASISWA BIDANG TIK DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI CALON GURU PAI (Studi di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga) Muhammad Mustofa
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 15 No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Department of Islamic Education, The State Islamic University Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.526 KB) | DOI: 10.14421/jpai.2018.152-03

Abstract

Abstract The Faculty of Tarbiyah and Teacher Training at UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta held several pieces of training, both from Student Organizations and from their own faculties. With some training available at the faculty, the author needs to examine any training that is useful for PAI students of the Faculty of Tarbiyah and Teacher Training to become teachers later. Of the many existing pieces of training, one of which is the Interactive Learning Multimedia Lecture (Lectora Inspire) held by the Student Program for Information and Communication Technology at the Faculty of Tarbiyah and Teacher Training at Sunan Kalijaga State Islamic University in Yogyakarta. This article aims to find out the training held by the Information and Communication Technology Student Program. Abstrak Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta mengadakan beberapa pelatihan, baik itu dari Lembaga Kemahasiswaan (LKM) maupun dari fakultas sendiri. Dengan beberapa pelatihan yang ada di fakultas, maka penulis perlu meneliti pelatihan apa saja yang bermanfaat bagi mahasiswa PAI Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan untuk menjadi guru nantinya. Dari banyaknya pelatihan-pelatihan yang ada, salah satunya adalah Pelatihan Multimedia Pembelajaran Interaktif (Lectore Inspire) yang diadakan oleh Program Mahasiswa Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui pelatihan yang diadakan Program Mahasiswa Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi tersebut.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN MUTU TERPADU (MMT) PADA LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM (Studi Kasus di MI Unggulan Ash-Siddiqiyyah 3 Purworejo) Syaefudin Syaefudin
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 15 No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Department of Islamic Education, The State Islamic University Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.286 KB) | DOI: 10.14421/jpai.2018.152-09

Abstract

Abstract This study aims to: First, know how to implement MMT in MI Ash-Siddiqiyyah-3. Second, knowing why it is necessary to implement MMT in Islamic Education Institutions. This type of research is qualitative. Using an educational sociology approach. Data collection was obtained directly from informants through interviews, observation, and documentation. Data analysis techniques used are data reduction, data display, data verification and confirmation of conclusions. The results of this study indicate that: The implementation of MMT for Islamic Education Institutions in MI Ash-Siddiqiyyah-3 is quite good. However, in MMT implementation the problem solving cycle can be said to be imperfect. Because, although MI Ash-Siddiqiyyah-3 carries a quality system, the Madrasah has never produced a product / graduate. So, for the problem solving cycle, customer satisfaction and happiness can not be analyzed in the element of output. It is necessary to always implement MMT in Islamic Education Institutions, in order to measure the satisfaction-not category, and whether or not happy education customers. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk: Pertama, tahu bagaimana menerapkan MMT di MI Ash-Siddiqiyyah-3. Kedua, mengetahui mengapa perlu menerapkan MMT di Lembaga Pendidikan Islam. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Menggunakan pendekatan sosiologi pendidikan. Pengumpulan data diperoleh langsung dari informan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, tampilan data, verifikasi data, dan konfirmasi kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Implementasi MMT untuk Lembaga Pendidikan Islam di MI Ash-Siddiqiyyah-3 cukup baik. Namun, dalam implementasi MMT, siklus penyelesaian masalah dapat dikatakan tidak sempurna. Karena, walaupun MI Ash-Siddiqiyyah-3 mengusung sistem mutu, Madrasah tidak pernah menghasilkan produk / lulusan. Jadi, untuk siklus pemecahan masalah, kepuasan dan kebahagiaan pelanggan tidak dapat dianalisis dalam elemen output. Perlu untuk selalu menerapkan MMT di Lembaga Pendidikan Islam, untuk mengukur kategori kepuasan-tidak, dan apakah pelanggan pendidikan senang atau tidak.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM FILOSOFI HIDUP “GUSJIGANG” SUNAN KUDUS DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KEHIDUPAN MASYARAKAT DI DESA KAUMAN KECAMATAN KOTA KUDUS Ainna Khoiron Nawali
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 15 No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Department of Islamic Education, The State Islamic University Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.654 KB) | DOI: 10.14421/jpai.2018.152-01

Abstract

Abstract Sunan Kudus’ Gusjigang philosophy is one that has a life philosophy and the noble values ​​taught by the ancestors of this nation. For that we need value investment of religious education to bequeath to the next generation that can be used as a guide by the community. Qualitative research, taking in Kauman Kudus. His research is Gusjigang actors, community leaders, and reference books. The collection of data by conducting observation, interviews and documentation. Examination of the validity of the data using triangulation techniques. Then analyzed so that it can be deduced. The results showed: (1) the values ​​of Islamic education contained in Gusjigang that there are six grades: philosophical, character, scientific, spiritual, work, and economic (2) Implications Gusjigang positive impact on society. The implications are, (a) Bagus: manners, (b) Ngaji: knowledgeable, and able to put it into practice (c) Dagang: diligent and persevering in the trade, including trade and worship run it balanced. Abstrak Filosofi Gusjigang Sunan Kudus adalah salah satu filosofi hidup yang mempunyai nilai luhur dan diajarkan oleh leluhur bangsa ini. Untuk itu perlunya penanaman nilai-nilai pendidikan agama untuk mewariskan kepada generasi selanjutnya yang bisa dijadikan sebagai pedoman oleh masyarakat. Jenis penelitian kualitatif, mengambil di Desa Kauman Kota Kudus. Subjek penelitiannya adalah pelaku Gusjigang, Tokoh masyarakat, dan referensi buku. Pengumpulan data dengan mengadakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data dengan menggunakan teknik triangulasi. Selanjutnya dianalisis agar dapat ditarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) nilai-nilai pendidikan Islam yang terdapat dalam Gusjigang yaitu ada 6 nilai: filosofis, akhlak, ilmiah, spiritual, karya, dan ekonomi (2) Implikasi Gusjigang berdampak positif terhadap masyarkat. Implikasinya yaitu (a) Bagus: sopan santun, berakhlakul karimah (b) Ngaji: berilmu, dan mampu mengamalkannya (c) Dagang: rajin dan tekun dalam berdagang, antara berdagang dan beribadah menjalankannya secara seimbang.
DISKURSUS TERMINOLOGI MODEL, PENDEKATAN, STRATEGI, DAN METODE PEMBELAJARAN PAI Reksiana Reksiana
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 15 No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Department of Islamic Education, The State Islamic University Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1055.777 KB) | DOI: 10.14421/jpai.2018.152-08

Abstract

Abstract In education, several terms such as strategy, approach, model and method are often used to describe the teaching and learning situation. And these terms are often inconsistent and often overlapping occurs in their use. To differentiate and clarify each of these terms, it needs to be reviewed and discussed contextually and comprehensively. This needs to be done in order to avoid confusion and misunderstanding the meaning of each of these terms. This paper will specifically try to describe the four terms because the four terms are most widely used and referred to by practitioners in the field of education. Clarification of these terms will help to explain the ambiguity of understanding meaning in the world of education and literacy. Abstrak Dalam pendidikan, beberapa istilah seperti strategi, pendekatan, model dan metode sering digunakan untuk menggambarkan situasi belajar-mengajar. Dan istilah-istilah tersebut sering tidak konsisten dan acap kali terjadi overlapping dalam penggunaannya. Untuk membedakan dan memperjelas perbedaan masing-masing istilah tersebut, perlu dikaji dan dibahas secara kontekstual dan komprehensif. Hal ini perlu dilakukan, guna tidak terjadi lagi kerancuan dan salah pemahaman makna dari beberapa istilah tersebut. Tulisan ini secara khusus akan mencoba menguraikan keempat istilah tersebut, karena keempat istilah tersebut paling banyak digunakan dan diacu oleh para praktisi di bidang pendidikan. Klarifikasi terhadap istilah-istilah tersebut akan membantu untuk menguraikan kerancuan pemahaman makna dalam dunia pendidikan dan dunia literasi.
PENGUATAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DI SEKOLAH DASAR MALNU PUSAT MENES Aat Royhatudin
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 15 No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Department of Islamic Education, The State Islamic University Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.61 KB) | DOI: 10.14421/jpai.2018.152-06

Abstract

Abstract Practically, santri in the Salafi pesantren when facing various challenges of globalization, of course, do a lot of various efforts to develop santri activities to perfect the learning system that is still in the context of the Salaf tradition. From the point of view of value theory, what is done by the salaf santri is not merely a resistance to globalization, but from various breakthroughs made by santri can be categorized as a form of modernity towards an enhanced santri value (project identity), namely a form of creativity to realize value certain can be applied, even though santri implicitly connotes traditional Islamic education actors, but that does not mean that all santri in the existing salafi pesantren are always closed with innovation, technological progress and globalization. Although it is a thick boarding school known as a traditional Islamic boarding school, Malnu Center boarding schools in all its systems do not close themselves to all forms of change, even adjust to the needs of society and the times. Abstrak Secara praktis, santri dalam pesantren salaf ketika menghadapi berbagai tantangan globalisasi, tentu saja melakukan berbagai usaha pengembangan kegiatan untuk menyempurnaan sistem pembelajaran yang masih dalam konteks tradisi salaf. Dari sudut pandang teori nilai, apa yang dilakukan oleh santri salaf tidak semata-mata melakukan resistensi terhadap globalisasi, namun dari berbagai terobosan yang dilakukan santri dapat dikategorikan sebagai bentuk kemodernan menuju nilai santri yang disempurnakan (project identity), yaitu sebuah bentuk kreatifitas untuk mewujudkan nilai tertentu yang mampu diaplikasikan, kendati santri secara implisit berkonotasi sebagai pelaku pendidikan Islam tradisional, namun tidaklah berarti keseluruhan santri di pesantren salafi yang ada selalu tertutup dengan inovasi, kemajuan teknologi dan globalisasi. Meskipun merupakan pondok pesantren yang kental dikenal sebagai pondok pesantren tradisional, namun pesantren Malnu Pusat dalam segala sistemnya tidak menutup diri dari segala bentuk perubahan, bahkan menyesuaikan terhadap kebutuhan masyarakat dan perkembangan zaman.
TANTANGAN MENGAJAR PELAJARAN FIQIH MATERI KHITAN PADA JENJANG SEKOLAH DASAR Najmah Zahiroh; Susi Susanti; Rizka Maulidia Iffani Amalia; Joan Hesti Gita Purwasih
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 15 No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Department of Islamic Education, The State Islamic University Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.665 KB) | DOI: 10.14421/jpai.2018.152-10

Abstract

Abstract This research was conducted to find out the teachers’ difficulty in explaining Fiqih lesson with circumcision (khitan) material. This research took place in MI Thoriqotus Sa’adah in Ngabab Village of Malang Regency. This study employed quantitative research method with interview and observation being the techniques of collecting data. Data analysis was carried out through data display, reduction, and description using Miles Huberman’s model. Cognitive learning theory was used as the analysis instrument to analyze the process of learning Fiqih with khitan material. The result of research showed that the challenge of teaching was affected by some factors: students have begun to be Mumayyiz, students have begun to understand sensitive parts of body, learning hour condition, monotonous seating style, and students’ habit of watching film. Theses obstacles could be dealt with by using a joyful learning strategy. It is in line with cognitive learning theory perspective encouraging the teacher to understand the students’ condition and learning material. Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi kesulitan guru dalam menjelaskan pelajaran Fiqih materi khitan. Lokasi penelitian ini di MI Thoriqotus Sa’adah Desa Ngabab Kabupaten Malang. Penelitian menerapkan metode penelitian kualitatif menggunakan teknik pengumpulan data wawancara dan observasi. Analisis data dilakukan melalui penyajian, reduksi dan dideskripsikan menggunakan model Miles Huberman. Teori pembelajaran kognitif sebagai pisau analisis digunakan untuk membedah proses pembelajaran Fiqih materi Khitan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan mengajar dipengaruhi faktor siswa sudah mulai Mumayyiz, siswa mulai mengerti bagian-bagian sensitif, kondisi jam pelajaran, gaya tempat duduk yang monoton dan kebiasaan siswa menonton film. Kendala tersebut dapat diatasi melalui strategi pembelajaran yang menyenangkan. Hal ini selaras dengan perspektif teori pembelajaran kognitif yang mendorong guru untuk memahami kondisi serta materi pelajaran siswa.
PENGEMBANGAN KURIKULUM PROGRAM UNGGULAN DI SD MUHAMMADIYAH KLECO KOTAGEDE Gesang Setyo Aji
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 16 No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Department of Islamic Education, The State Islamic University Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.738 KB) | DOI: 10.14421/jpai.2019.161-04

Abstract

The crisis in the dimension of the quality of human resources and the crisis in the field of the identity and morality of Indonesian people is a troubling education problem in Indonesia. This paper seeks to convey views about managerial efforts in curriculum development for leading programs in the context of Muhammadiyah Elementary schools. This study uses a qualitative field research approach at SD Muhammadiyah Kleco. The results of the study show: The implementation of the management of Leading Program Development at the Muhammadiyah Elementary School in Kleco, Kotagede, Yogyakarta is not much different from the management of PAI curriculum in other schools which includes planning, organizing, implementing, and evaluating curriculum activities. The results achieved from the implementation of the Featured Program at SD Muhammadiyah Kleco Kotagede are the increasing knowledge and abilities of students, especially in the aspects of the Qur'an. In addition, the implementation of the Featured Program also had a positive impact on student achievement in the religious field and besides that it was also a branding force for the Muhammadiyah Kleco Elementary School in Yogyakarta to compete in the education market especially in the city of Yogyakarta.

Page 8 of 24 | Total Record : 240


Filter by Year

2006 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 22 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 22 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 21 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 21 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 20 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 20 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 19 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 19 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 18 No. 2 (2021): Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 18 No. 1 (2021): Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 17 No. 2 (2020): Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 17 No. 1 (2020): Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 16 No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 16 No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 15 No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 15 No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 14 No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 14 No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 13 No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 13 No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 12 No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 12 No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 11 No 2 (2014): Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 11 No 1 (2014): Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 10 No 1 (2013): Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 9 No 2 (2012): Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 9 No 1 (2012): Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 7 No 2 (2010): Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 6 No 2 (2009): Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 4 No 2 (2007): Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3 No 2 (2006): Jurnal Pendidikan Agama Islam More Issue