cover
Contact Name
Derry Ahmad Rizal
Contact Email
derry.rizal@uin-suka.ac.id
Phone
+628562577044
Journal Mail Official
prodisaafusap@gmail.com
Editorial Address
Prodi Studi Agama-Agama, Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam, UIN Sunan Kalijaga Jl. Marsda Adisucipto Yogyakarta 55281, Telepon (0274) 512156 ext. 43109
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Religi: Jurnal Studi Agama-agama
Religi: Jurnal Studi Agama-Agama is an open access peer reviewed research journal published by Department of Religious Studies, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Religi: Jurnal Studi Agama-Agama is providing a platform for the researchers, academics, professional, practitioners and students to impart and share knowledge in the form of empirical and theoretical research papers, case studies, and literature reviews. Religi: Jurnal Studi Agama-Agama welcomes and acknowledges theoretical and empirical research papers and literature reviews from researchers, academics, professional, practitioners and students from all over the world. This publication concern includes studies of world religions such as Islam, Christianity, Buddhism, Hinduism, Judaism, and other religions. Interdisciplinary studies may include the studies of religion in the fields of anthropology, sociology, philosophy, psychology, and other cultural studies.
Articles 249 Documents
STRATEGI PERCEPATAN PEMBANGUNAN DAERAH BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI KECAMATAN GUNUNG WUNGKAL Lailatis Syarifah
Religi: Jurnal Studi Agama-agama Vol 14, No 1 (2018)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/rejusta.2018.1401-07

Abstract

AbstractThis research aims to find out strategies that can be used to accelerate the pace of economic development in Gunungwungkal sub-district, by referring to physical, environmental, social and local wisdom conditions in Gunungwungkal in 2015. The result is that Gunungwungkal is a plateau with good physical conditions for agriculture and livestock but is constrained by the addition of added value in the production of goods. The number of residents of the productive age is more than the age of being unproductive, but the educational facilities are not sufficient, so other institutions such as training centers are needed. There is tourism potential such as Grojogan Sewu waterfall and monastery, but the infrastructure does not support it. Therefore, the right strategy to accelerate the development of the Gunungwungkal area is to increase the ability and knowledge of the population in order to provide added value to the production results and improve infrastructure, and this cannot be done except with good cooperation between the government and the community.
PSIKOTERAPI ISLAMI TERHADAP GANGGUAN JIWA DAN RELEVANSINYA BAGI RESOLUSI KEKERASAN SEKSUAL DALAM PERKAWINAN Muryana, Mr.
Religi: Jurnal Studi Agama-agama Vol 8, No 1 (2012): Agama dan Persoalan Psikologis
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/rejusta.2012.0801-03

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap secara diskriptif kritis tentang seputar psikologi Islam yang akan dimulai dengan kasus kekerasan seksual. Dalam realitasnya, kekerasan seksual kerap terjadi di dalam perkawinan dan hal ini harus segera dipecahkan. Berbagai usaha dilakukan oleh para ahli psikologi dalam memecahkan persoalan- persoalan yang berkenaan deng an kejiwaan seseorang. Untuk itu, psikoterapi Islami diharapkan dapat menurunkan angka perceraian sekaligus meminimalisir KDRT dan memberikan keadilan. Sehingga psikoterapi Islami yang bisa dikatakan sebagai psikoterapi alternatif bagi metode-metode psikoterapi Barat menjadi penting untuk dikembangkan lebih lanjut.
ISLAM VERSI HOLLYWOOD Zikri, Khairullah
Religi: Jurnal Studi Agama-agama Vol 3, No 1 (2004)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/rejusta.2004.%x

Abstract

Mirip dengan Jefrey Mallinson yang mengkaji aspek relihiusitas masyarakat yang terkonstruk dalam film The Lord of The Rings, dan Sandie Gravett yang menelusuri relijiusitas seseorang wanita dalam film Fight Club, penulis juga ingin membongkar konstruksi Islam dalam film-film Hollywood. Dengan menggunakan ‘paradigma media’-nya Jean Baudrillard, penulis mengurai satu-persatu jalinan ide dalam memposisikan Islam dan blantika perfilman. Film, sebagai salah satu media sangat mempengaruhi terbentuknya imaji masyarakat. Oleh karena itu simulasi-nya Baudrillad sangat signifikan ketika dipakai untuk menggiring imaji-imaji (simulacra) yang dibentuk sampai terkristalnya gugusan realitas yang melampaui realitas sebenarnya (hyper-reality), dan ini dilekatkan dalam mengkonstruk Islam. Sementara itu masyarakat yang menerima konstruksi itu hanya “terdiam” dalam kungkungan realitas tersebut (silent majorities).
KERJASAMA EKONOMI LINTAS IMAN: Studi terhadap Peran Forum Persaudaraan Umat Beriman (FPUB) Yogyakarta dalam Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Lereng Merapi Moh. Rifa'i Abduh
Religi: Jurnal Studi Agama-agama Vol 12, No 1 (2016)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/rejusta.2016.1201-03

Abstract

Indonesia adalah negara multi religi. Ada beragam agama yang hidup dantumbuh di bumi nusantara. Realitas keagamaan yang beragam ini tentu sajasangat rentan terhadap munculnya konflik dan kekerasan berbasis agama.Untuk itu, dialog agama merupakan sebuah keniscayaan untuk membangunharmoni antarumat beragama. Dialog antarumat beragama tidak sematamataberupa dialog teologis (theological dialogue), namun juga dapat berwujuddialog aksi bersama (dialogue in action). Salah satu contoh masyarakatyang telah melakukan dialog aksi adalah masyarakat Desa Girikerto, Sleman,Yogyakarta. Meskipun berbeda agama dan keyakinan, mereka dapat hidupdengan rukun, harmonis, dan damai. Kehidupan beragama yang harmonistersebut antara lain disebabkan oleh terselenggaranya dialog aksi, yaitukerjasama ekonomi lintas iman yang diinisiasi oleh Forum Persaudaraan UmatBeriman (FPUB).Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang bersifat kualitatif denganpendekatan sosiologis. Metode pengumpulan data yang digunakan adalahobservasi, wawancara, dan dokumentasi.Hasil penelitian ini menemukan bahwa FPUB memiliki peran dan kontribusiyang cukup besar dalam membangun budaya damai di lereng Merapi. Perandan kontribusi tersebut tidak terbatas hanya dalam hal toleransi dan dialogantarumat beragama an sich, tetapi juga menginisiasi kerjasama ekonomilintas iman. Kerjasama ekonomi lintas iman yang paling menonjol yang diinisiasioleh FPUB adalah usaha peternakan kambing etawa di Dukuh Kemirikebo,Desa Girikerto. Selain itu, FPUB bersama Gereja Somohitan juga menginisiasisejumlah kegiatan untuk memperbaiki ekonomi masyarakat dengan mengadakanpelatihan penanaman cabe dan sayuran, pembuatan kolam lele dari terpal,penggadhuhan kambing gulir, pembesaran anak itik untuk menjadi bebekpedaging.
Positivisme dalam Ilmu Sosial dan Implikasinya terhadap Teori dan Kajian tentang Agama Soehadha, Moh.
Religi: Jurnal Studi Agama-agama Vol 1, No 2 (2002)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/rejusta.2002.%x

Abstract

Selama abad ke-19 hingga awal abad ke-20, pendekatan positivisme sangat dominan mempengaruhi kajian Antropologi dan Sosiologi. Filsafat positivisme pada hakikatnya memandang bahwa ilmu pengetahuan itu, baik ilmu sosial maupun ilmu alam adalah satu (unity of science), dan keduanya memiliki basis metodologi dan prosedur ilmiah yang sama. Analisis sosiologi dengan demikian, sebagaimana dilakukan oleh Comte, harus menempuh metodologi ilmiah yang ada, yaitu ilmu alam (natural science of society). Tulisan ini menguraikan pengaruh positivisme terhadap kajian ilmu sosial (antropologi dan sosiologi) tentang agama. Telaah tentang positivisme ilmu sosial dan implikasinya terhadap kajian tentang agama didasarkan pada dua paradigma besar yang cukup berpengaruh dalam ilmu sosial, yaitu kerangka ilmu evolusi dan kerangka teori struktural-fungsionalisme. Dalam dua dataran kerangka teori itu, tampak bahwa kajian tentang agama memberikan tekanan pada persoalan yang hanya bersifat empiris. Telaah tentang agama, terlepas dari persoalan yang bersifat simbolik interpretif, dan lepas dari kesadaran manusia akan keyakinan-keyakinan.
MOTIVASI DAN MAKNA LATIHAN KEJIWAAN PENGHAYAT PPK SUBUD CABANG YOGYAKARTA Mrs Watini
Religi: Jurnal Studi Agama-agama Vol 10, No 1 (2014)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/rejusta.2014.1001-03

Abstract

Religion is basically a complete guidance for mankind. Nevertheless, many of religious people are not satisfied with their own religions due to the lack of formal religion for addressing inner spiritual dimension. They look for, therefore, alternative paths for fulfilling their spiritual thirstiness. SUBUD (Susila Budi Darma) is one of  alternative spiritual-belief  systems in Yogyakarta considered as able to provide spiritual answers. Through psychological-phenomenological approach this study examines motive and meaning of the spiritual practices in the SUBUD.
METODOLOGI FILOLOGI DALAM KONTEKS STUDI AGAMA Damami, Mohammad
Religi: Jurnal Studi Agama-agama Vol 4, No 1 (2005)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/rejusta.2005.%x

Abstract

Sebuah pendekatan dalam studi filologi semakin asing bagi peneliti, khususnya penelitian agama. Secara metodologis kajian keagamaan banyak menggunakan pendekatan ilmu sosial dan humaniora. Meskipun demikian, pendekatan filologi belum “eksis” dalam aplikasinya. Artikel ini akan mengeksplorasi bagaimana pendekatan filologi ketika diaplikasikan dalam kajian keagamaan. Dengan pendekatan historis, penulis ingin mengemukakan secara lebih praktis pendekatan filologi dalam mengkaji agama.Kata kunci: filologi, kesusastraan, metodologi.
Totemisme dan Pergeserannya: Studi Terhadap Tradisi Lokal di Sendang Mandong, Klaten, Jawa Tengah Muh. Syamsuddin
Religi: Jurnal Studi Agama-agama Vol 13, No 1 (2017)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/rejusta.2017.1301-06

Abstract

Totemism that Emile Durkheim calls the origin of belief in the sacred, is also found in Sendang Mandong, Klaten, Central Java. Bulus as a totem is a representation of a local mythological figure, Kyai Gringsing. Reverence for this mythological figure not only helps the conservation of the environment, especially water resources, but also breeds a tradition that run for decades. The tradition includes the merit sendang wayangan, mangan bulus for the bride, and offerings. The tradition is also a form of ecounter between totemism with the influence of Islam. As the result, Islam Kejawen is existing in Mandong Village. However, the Islam Kejawen is local narrative of totemism and then Islam Kejawen is undocumented and not inherited either in writing or oral tradition. The local narrative is futher undermind by the changes caused by education, modernity, and the development of puritan religious stream.
RELIGION IN DIASPORA AN APPROACH TO THE GLOBAL MIGRATION Amika Wardana
Religi: Jurnal Studi Agama-agama Vol 10, No 2 (2014)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/rejusta.2014.1002-06

Abstract

Artikel ini membahas keterkaitan antara agama dan imigrasi khususnya dengan kemunculan komunitas diaspora yang dibentuk oleh para imigran untuk melestarikan tradisi agama-budayanya di samping upaya untuk berintegrasi dengan masyarakat asli. Keberlanjutan peran agama dalam komunitas diaspora di negara-negara barat ini secara langsung bertentangan dengan proses sekularisasi yang telah ter jadi sejak decade 1960an-1970an. Mengadaptasi konsep diaspora, artikel secara khusus menelaah peran agama yang terus berlanjut dalam 3 aspek kehidupan para imigran di negeri-negeri Barat, yaitu (i) bentuk asosiasi sosial; (ii) bentuk kesadaran/identitas; dan (iii) bentuk/ pola reproduksi agama/budayanya. Para imigran membentuk dan mengembang- kan kelompok-kelompok sosial berbasis agama bersama-sama dengan berbagai aspek lainnya seperti suku, ras dan kebangsaannya. Para imigran juga berkecenderungan memiliki identitas ganda yang terbentuk dari warisan budaya termasuk agama yang senantiasa ber pengaruh bersama-sama dengan tumbuhnya ikatan dan rasa memiliki kepada negara dan masyarakat yang diting galinya sekarang ini. Terakhir, pr oses integrasi para imigran berlangsung melalui reproduksitradisi budaya dan agama yang difasilitasi oleh kebijakan multikulturalisme di negara-negara Barat saat ini.
KONFLIK DAN INTEGRASI ANTAR UMAT BERAGAMA DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Syamsuddin, Muh.
Religi: Jurnal Studi Agama-agama Vol 4, No 2 (2005)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/rejusta.2005.%x

Abstract

Kajian  tentang dinamika kehidupan beragama masyarakat Yogyakarta ini merupakan studi lapangan yang memotret perihal konflik dan integrasi di kawasan perumahan Daerah Istimewa Yogyakarta. Fenomena Konflik di Wilayah penelitian ini tampak pada terjadinya perbedaan-perbedaan dalam pemahaman dan ajaran agama di antara umat beragama atas dasar perbedaan orientasi keagamaan yang dimiliki. Tapi, pada umumnya, konflik yang berlangsung hanya bersifat laten (laten conflict). Sebab dibalik konflik yang bersifat laten itu, masyarakat Yogyakarta masih relatif mampu memegang teguh nilai-nilai kerukunan yang bersumber budaya lokal dan agama yang dianut. Sehingga, berbagai keterangan baik internal maupun eksternal dapat diintegrasokan secara optimal dan proporsional.

Page 8 of 25 | Total Record : 249