cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Jambi Medical Journal : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Published by Universitas Jambi
ISSN : 2339269X     EISSN : 25806874     DOI : -
Core Subject : Health,
Jambi Medical Journal is a Journal for Medical And Health Issues, in Scope: Medical Education, Farmakology, Mikrobiology, PUblic Health, Clinical Patology, Medical Nutrition, Clinical Medicine, Pediatric, Immunology, Patology Anatomi, Orthopedy, Obstetri and Gynekology, Internal Medicine, Endocrine and Metabolic, Genetics & Molecular Biology.
Arjuna Subject : -
Articles 380 Documents
EFEKTIVITAS EKSTRAK BIJI PEPAYA (CARICA PAPAYA), FILTRAT DAUN SIRSAK (ANNONA MURICATA), LARUTAN DAUN TEMBAKAU (NICOTIANA TABACUM) DAN BUBUK TEMEFOS 1% (ABATE) TERHADAP MORTALITAS JENTIK NYAMUK AEDES AEGYPTI Nurlinawati; Mulyani, Sri
JAMBI MEDICAL JOURNAL "Jurnal Kedokteran dan Kesehatan" Vol. 9 No. 1 (2021): Special Issues: JAMHESIC 2020
Publisher : FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.792 KB) | DOI: 10.22437/jmj.v9i0001.12890

Abstract

ABSTRACTBackground: Dengue Hemorragic Fever (DHF) has caused real and serious problems in Jambi Province.Infectious diseases caused by mosquitoes are currently underway to control mosquito larvae. Utilization ofnatural larvicides is expected to produce larvicides that are more environmentally friendly. Types of plants thatproduce natural enzymes that are useful as larvicides are papaya seeds (Carica papaya), soursop leaves(Annona muricata), tobacco leaves (Nicotiana tabacum).Methods : This type of research is experimental design with post test only with control group design, whereobservations were made 8 (eight) times which were carried out every 3 hours after the treatment was carried out.The sample in this study amounted to 30 Aedes aegypti mosquitoes for each group. Univariate analysis usingfrequency distribution and bivariate analysis using dependent T test.Results: The lowest larvae mortality was found in papaya seed extract and the highest mortality was found insoursop leaf filtrate. The results of the analysis in the treatment group of papaya seeds (Carica papaya), soursopleaves (Annona muricata), tobacco leaves (Nicotiana tabacum) obtained p-value <0.05, so there was a significantdifference between the treatment group and the control group.Conclusion : The administration of papaya seed extract (Carica papaya), soursop leaf filtrate (Annona muricata),and tobacco leaf water (Nicotiana tabacum) had an effect on mosquito larvae mortality.Keywords: Papaya (Carica papaya), Soursop (Annona muricata), Tobacco (Nicotiana tabacum), Temefos 1%,Mortality of Aedes aegypti.ABSTRAKLatar Belakang : Penyakit Dengue Hemorragic Fever (DHF) telah menimbulkan permasalahan nyata dan seriusdi Provinsi Jambi. Penyakit menular akibat nyamuk saat ini terus dilakukan upaya pengendalian jentik nyamuk.Pemanfaatan larvasida alami diharapkan munculnya larvasida yang lebih bersahabat bagi lingkungan. Jenistanaman yang menghasilkan enzim alami yang berguna sebagai larvasida adalah biji pepaya (Carica papaya),daun sirsak (Annona muricata), daun tembakau (Nicotiana tabacum).Metode : Jenis penelitian bersifat experimental design dengan post test only with control group design, dimanaobservasi dilakukan sebanyak 8 (delapan) kali yang dilakukan setiap 3 jam pada saat setelah dilakukanperlakuan. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 ekor nyamuk Aedes aegypti untuk tiap kelompok. Analisisunivariat menggunakan distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan uji T dependen.Hasil : Mortalitas jentik terendah terdapat pada ekstrak biji pepaya dan mortalitas tertinggi terdapat pada filtratdaun sirsak. Hasil analisis pada kelompok perlakuan terhadap biji pepaya (Carica papaya), daun sirsak (Annonamuricata), daun tembakau (Nicotiana tabacum)didapatkan nilai p-value<0,05 sehingga terdapat perbedaan yangsignifikan antara kelompok perlakuan tersebut dengan kelompok kontrol. Kesimpulan : Pemberian ekstrak biji pepaya (Carica papaya), filtrat daun sirsak (Annona muricata), dan larutandaun tembakau (Nicotiana tabacum) mempunyai pengaruh terhadap mortalitas jentik nyamuk.Kata Kunci : Pepaya (Carica papaya), Sirsak (Annona muricata),Tembakau (Nicotiana tabacum), Temefos 1%,Mortalitas Aedes aegypti.
UJI IRITASI DAN EFEKTIFITAS SPRAY HANDSINITIZER EKSTRAK ETANOL DAUN JERUJU (Achantus Ilicifolious) SEBAGAI ANTIBAKTERI Lestari, Uce; Suci, Ulan; Latief, Madyawati
JAMBI MEDICAL JOURNAL "Jurnal Kedokteran dan Kesehatan" Vol. 9 No. 1 (2021): Special Issues: JAMHESIC 2020
Publisher : FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.387 KB) | DOI: 10.22437/jmj.v9i0001.12891

Abstract

ABSTRAKPendahuluan: Acanthus ilicifolius.L merupakan tanaman mangrove yang banyak dimanfaatkan sebagaitanaman obat. Kandungan flavonoid dan fenolik yang terkandung didalamnya dapat digunakan sebagaiantibakteri. Setiap hari tangan kita menyentuh barang yang penuh dengan bakteri, salah satunya Staphylococcusaureus yang dapat mengakibatkan terjadinya infeksi kulit. Untuk mencegah penyebaran bakteri tersebut makadibuatlah spray hand sanitizer ekstrak etanol daun jeruju dengan konsentrasi 6%.Metode: Penelitian ini bertujuan untuk memformulasi sediaan farmasi yang memiliki aktivitas daya hambatterhadap bakteri penyebab infeksi kulit. Spray Hand sanitizer ini dipilih karena lebih praktis, tidak lengket dancepat menyebar pada kulit. Tahapan penelitian terdiri dari uji iritasi, hedonik dan aktivitas antibakteri terhadapStaphylococcus aureus sebelum dan sesudah penggunaan spray hand sanitizer. Menggunakan 10 orangpanellist rentang usia 25 s/d 30 tahun kategori kulit tangan normal.Hasil: Hasil menyatakan bahwa tidak ada satupun panellist yang mengalami iritasi, gatal, bengkak ataupunkemerahan pada kulit, 80% menyukai warna, aroma dan bau dari spray hand sanitizer, nilai daya hambatminimum terhadap bakteri Staphylococcus aureus sebesar 5,66 mm dan jumlah koloni sebelum penggunakansebanyak 88 koloni sedangkan setelah penggunaan sebanyak 10 koloni.Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa spray hand sanitizer ekstrak etanol daun jeruju 6% aman padapenggunaannya serta memiliki kemampuan untuk menghambat bakteri Staphylococcus aureus penyebab infeksikulit.Kata kunci: Jeruju, spray handsinitizer, Staphylococcus Aureus
PERAN DUKUNGAN KELUARGA DALAM MERAWAT ANGGOTA KELUARGA DENGAN KANKER PAYUDARA SELAMA MENJALANI MASA KEMOTERAPI Kamariyah; Nurlinawati
JAMBI MEDICAL JOURNAL "Jurnal Kedokteran dan Kesehatan" Vol. 9 No. 1 (2021): Special Issues: JAMHESIC 2020
Publisher : FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.751 KB) | DOI: 10.22437/jmj.v9i0001.12892

Abstract

ABSTRACTIntroduction; The number of cancer survivors continues to grow globally, this case has implications fortremendous physical, emotional, and financial stress on individuals, families, communities, and health systems.Globacan in 2012, cancer incidence and mortality estimated at 14.1 million new cases of cancer diagnosedworldwide, 9.6 million deaths in 2018. In Indonesia, breast cancer is the second leading cause of death, afterlung cancer.31.3% of the selected treatment was chemotherapy, chemotherapy was the recommended choice for sufferers.During chemotherapy, the family role is the main source of strength that most patients need. Data from RadenMattaher Hospital in Jambi 2018, there were 67 cases of breast cancer. The total frequency of chemotherapywas 241 times ranging from 8-26 times a year, 2019 data from January to June 32 cases with a totalchemotherapy frequency of 89 times. The purpose of this study is to explore the role of the family in caring thefamily members during chemotherapy and to explore the problems faced by cancer patients duringchemotherapy.Methods: The research method used is a qualitative method that was conducted from September to November2020. It used in-depth interviews on families and cancer patients chemotherapy.Results: Based on the results of the temporary Thematic analysis, the themes obtained were:The Initial symptoms were are not felt, the patient knew and complained the feeling after the patient was at anadvanced stage, the Patients & families had effective coping for their cancer and cancer therapy, the side effectsof chemotherapy were felt by patients physically and psychologically, the explanation related to InformedConsent had not been maximally provided by the health worker., thepatients and well-off families made thedecision to do therapy,and the family was responsible for accompaniment and funding., the patients physicalconditions greatly affected patients in overcoming reactions from the effects of chemotherapy,the patientsreceived the health service benefits from health insurance (BPJS), there were Internal & External Factors thataffected the Time liness of Chemotherapy, and the Patients had Expectations to Get Good Service Rights, Clarityof Service Flow & Chemotherapy Procedures.Keywords: Breast Cancer, Chemotherapy, Family RoleABSTRAKPendahuluan;Jumlah penderita kanker terus bertambah secara global, kasus ini berdampak terhadap tekananfisik, emosi dan finansial yang luar biasa pada individu, keluarga, komunitas dan sistem kesehatan. Globacantahun 2012, Insiden kanker dan mortalitas diperkiraan 14,1 juta kasus baru kanker didiagnosis di seluruh dunia,9,6 juta kematian pada tahun 2018. di Indonesia adalah kangker Payudara menjadi urutan kedua penyebapkematian, setelah kangker paru.Jenis pengobatan dipilih 31,3% adalah Kemoterapi, Kemoterapi adalah pilihan yang disarankan bagi penderita.Selama pasien menjalani kemoterapi peran keluarga merupakan sumber kekuatan utama yang paling dibutuhkan pasien. Data RSUD Raden mattaher Jambi 2018 terdapat 67 kasus kangker payudara Jumlah total frekwensi kemoterapi 241 kali dengan rentang antara 8-26 kali dalam setahun, 2019 data Januari-Juni 32 kasusdengan total frekwensi Kemoterapi 89 kali. Tujuan penelitian ini Mengexplorasi Peran Keluarga dalam merawatkeluarga selama menjalani masa kemoterapi serta Mengexplorasi permasalahan yang dihadapi pasien kangkerselama menjalani kemoterapi.Metode : Metode Penelitian yang digunakan adalah metode Kualitatif yang dilakukan pada bulan Septembersampai Nopember 2020. Menggunakan metode wawancara mendalam pada keluarga dan pasien kanker yangmenjalani Kemoterapi.Hasil : Berdasarkan hasil analisa Tematik sementara didapatkan tema-tema antara lain; Keluarga dan pasientidak dapat mengenali Gejala awal kangker, Keluarga berperan mempertahankan koping yang efektif terhadappasien kangker deritanya & terapi kanker yg dijalaninya, Peran keluarga mendampingi klien menghadapi EfekSamping Kemoterapi di rasakan pasien secara fisik maupun Psikologis, Keluarga berperan mendampingi Pasienmengambil keputusan melakukan terapi, Keluarga Bertanggung jawab terhadap Pendampingan & Pembiayaan.,Peran mempertahankan Kondisi Fisik Pasien dalam mengatasi reaksi dari Efek Kemoterapi, Peran keluargadalam pemanfaatan fasilitas pelayanan Kesehatan (BPJS ) kesehatan. Terdapat Faktor internal & External yangMempengaruhi ketepatan Waktu Kemoterapi, dan Pasien dan keluarga memiliki Harapan mendapatkan HakPelayanan yang baik, Kejelasan Alur Pelayanan & Prosedur Kemoterapi.Kata Kunci : kangker/ Kanker Payudara, Kemoterapi, Motivasi Keluarga
FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN HIPERTENSI PADA WANITA PENGGUNA KONTRASEPSI HORMONAL DI INDONESIA Rangga, Yohanes Paulus Pati; Cunha, Theresia Syrilla Da
JAMBI MEDICAL JOURNAL "Jurnal Kedokteran dan Kesehatan" Vol. 9 No. 1 (2021): Special Issues: JAMHESIC 2020
Publisher : FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.577 KB) | DOI: 10.22437/jmj.v9i0001.12893

Abstract

ABSTRACTBackground : Hypertension is a disease of chronic and becomes a matter of health are serious in variouscountries. Nearly one billion people adults in the world suffer from hipertensi and will increase to 1.56 billion by2025 . Aims and Objectives: The study is aimed to determine the factors of risk that is associated with hypertensionin women users contraception hormonal in Indonesia. Methods : The study is using the design study of crosssectional use you right the data of secondary Indonesia Family Life Survey Year 2014. The sample in the study itwas 2,043 respondents in Indonesia consists of 13 provinces and meet the criteria for inclusion and exclusion.research instrument using Indonesia Family Life Survey household survey questionnaires. data analysis usinglogistic regression test.Results : Body mass index factor with obesity category had OR 5.3 CI: 3.05-9.28 , p value 0.000 <0.05.Conclusion: Body mass index factor is associated with hypertension in women using epsi hormonal contrast inIndonesiaKeyword : Risk factor , women , contraception , hormonal, hypertensionABSTRAKPendahuluan: Hipertensi merupakan penyakit kronis dan menjadi suatu masalah kesehatan yang serius diberbagai negara. Hampir satu miliar orang dewasa di dunia menderita hipertensi dan akan meningkat 1,56 miliarpada tahun 2025. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko yang berhubungandengan hipertensi pada wanita pengguna kontrasepsi hormonal di Indonesia.Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi cross sectional menggunakan data sekunder Indonesia FamilyLife Survey Tahun 2014. Sampel dalam penelitian ini adalah 2.043 responden di Indonesia yang terdiri dari 13provinsi dan memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Instrumen penelitian menggunakan Indonesia family life surveyHousehold survey questionnaires. Analisa data menggunakan uji regresi logistik.Hasil: Faktor indeks massa tubuh dengan kategori obesitas memiliki OR 5,3 CI: 3,05-9,28, p value 0,000<0,05.Kesimpulan: Faktor indeks massa tubuh berhubungan dengan hipertensi pada wanita pengguna kontrasepsihormonal di IndonesiaKata Kunci: faktor risiko, wanita, kontrasepsi, hormonal, hipertensi
ANALISIS DAN PREDIKSI TREN KECELAKAAN KERJA KARYAWAN SERTA PENGAMBILAN KEBIJAKAN PESERTA BPJS KETENAGAKERJAAN CABANG JAMB Rini, Willia Novita Eka; Aswin, Budi
JAMBI MEDICAL JOURNAL "Jurnal Kedokteran dan Kesehatan" Vol. 9 No. 1 (2021): Special Issues: JAMHESIC 2020
Publisher : FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.408 KB) | DOI: 10.22437/jmj.v9i0001.12894

Abstract

ABSTRACTBackground: BPJS Ketenagakerjaan Branch Jambi pays the highest work accident claims because it is locatedin an Industrial Estate area. This study aims to analyze and predict the trends of employee work accidents for policymaking among participants in BPJS Ketenagakerjaan Branch Jambi.Methods: This type of research is a mixed method research. The population and sample in this study are alloccupational accident data at companies that submit claims to BPJS Ketenagaker-Jaan 2015-2019 as the unit ofanalysis and 10 in-formers for interviews. The data will be analyzed to predict the trend of workplace accidentsusing linear regression tests and formulated policy making using decision tree analysis.Result: The results of the research on the highest trend of work accidents in 2018 were 1830 accidents (26.6%).The trend prediction for the next 5 years is that the highest accidents occur in 2024, namely 3310 accidents (24%).Conclusion The conclusion of policy making for the industry is the procurement of PPE, training, giving sanctions,monitoring and periodically maintaining work machines and tools, making hazard communications and safety signsin the workplace, and safety talk.Keywords: Tren, Prediction, Policy, Work Accident.ABSTRAKPendahuluan: BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jambi membayarkan klaim kecelakaan kerja tertinggi karenaberada di daerah Kawasan Industri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memprediksi trenkecelakaan kerja karyawan untuk pengambilan kebijakan pada peserta BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jambi.Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian mixed method. Populasi dan sampel dalam penelitian ini semua datakecelakaan kerja pada perusahaan yang mengajukan klaim kepada BPJS Ketenagakerjaan tahun 2015-2019sebagai unit analisis d a n 1 0 o r a n g i n f o r m a n u n t u k w a w a n c a r a . Data akan dianalisis untuk prediksitren kecelakaan kerja menggunakan uji regresi linear serta disusun pengambilan kebijakannya denganmenggunakan analisa pohon keputusan.Hasil: Hasil penelitian tren kecelakaan kerja tertinggi ditahun 2018 yaitu 1830 kecelakaan (26,6%). Prediksi tren 5tahun kedepan kecelakaan tertinggi terjadi ditahun 2024 yaitu 3310 kecelakaan (24%).Kesimpulan: Kesimpulan pembuatan kebijakan bagi industri yaitu pengadaan APD, membuat pelatihan,pemberian sanksi, pemantauan dan perawatan secara berkala pada mesin-mesin dan alat-alat kerja, membuatkomunikasi bahaya dan rambu-rambu keselamatan di tempat kerja, dan safety talk.Kata Kunci: Tren, Prediksi, Kebijakan, Kecelakaan kerja
REDESAIN KURSI PERKULIAHAN MAHASISWA PRODI ILMU KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS JAMBI Kalsum, Ummi; Karnefi, Amelya; Hendriani, Berliana; Nurfath, Lutviyah; Pratiwi, Stefani
JAMBI MEDICAL JOURNAL "Jurnal Kedokteran dan Kesehatan" Vol. 9 No. 1 (2021): Special Issues: JAMHESIC 2020
Publisher : FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.154 KB) | DOI: 10.22437/jmj.v9i0001.12895

Abstract

ABSTRACTBackground: One of the important facilities for college is a chair. The chair that is commonly used is a foldingchair with a small table on one side. This chair often makes users feel uncomfortable when writing or doing tasksat the table and often feels tired when using it. The research objective is to design lecture chairs that are moreergonomic according to the size and needs of students so that they can provide comfort when using them.Method: Quantitative descriptive research, located at the Faculty of Public Health, University of Jambi. Theredesign approach to chair size is related to the size of the student body anthropometry (seven sizes: shoulderwidth and height, elbow height, knee height, hip width and length, thigh length to legs). The sample consisted of94 students with descriptive analysis (comparing uniformity of mean scores, standard deviations used asreferences in percentiles 5 and 95).Result and Conclusion: There is a difference in size for the design of new chairs with the design of old chairs,namely the Chitose and Futura brand chairs. The raw material used foam, stainless-steel seat frames, backrestand seat covers use polyester and mahogany chairs. The new chair redesign uses the appropriateanthropometric size and ergonomics.Keywords: Redesign, Lecture Chair, Ergonomics, AnthropometryABSTRAKPendahuluan: Salah satu fasilitas penting untuk kuliah adalah kursi. Kursi yang umum digunakan adalah kursilipat dengan meja kecil di salah satu sisinya. Kursi ini sering membuat pengguna merasa tidak nyaman saatmenulis atau mengerjakan tugas pada meja tersebut dan sering merasa kelelahan saat menggunakannya.Tujuan penelitian merancang kursi perkuliahan yang lebih ergonomis sesuai ukuran dan kebutuhan mahasiswaagar dapat memberi kenyamanan saat menggunakannya.Metode: Penelitian kuantitatif bersifat deskriptif, yang berlokasi di Fakultas Kesehatan Masyarakat UniversitasJambi. Pendekatan redesign terhadap ukuran kursi dikaitkan dengan ukuran anthropometri tubuh mahasiswa(tujuh ukuran: lebar dan tinggi bahu, tinggi siku, tinggi lutut, lebar dan panjang pinggul, panjang paha ke kaki).Sampel berjumlah 94 mahasiswa dengan analisis deskriptif (membandingkan keseragaman nilai rata-rata,standard deviasi yang digunakan sebagai acuan pada persentil 5 dan 95).Hasil dan Kesimpulan: Adanya perbedaan ukuran untuk desain kursi baru dengan rancangan kursi lama yaitupada kursi merk chitose dan futura. Bahan baku yang digunakan untuk busa sandaran dan dudukanmenggunakan busa, rangka kursi stainless-stell, bahan pelapis sandaran dan dudukan kursi menggunakanpolyester dan meja kursi menggunakan bahan mahoni. Redesign kursi baru menggunakan ukuran antropometriyang sesuai dan ergonomis.Kata Kunci: Redesign, Kursi kuliah, Ergonomi, Anthropometri
ANALISIS DETERMINAN FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN RESTLESSNESS LEG SINDROM PADA PENDERITA CHRONIC KIDNEY DISEASE END STAGE DI RSUD RADEN MATTAHER JAMBI Nurhusna; Makeama, Luri; Sulistiawan, Andika
JAMBI MEDICAL JOURNAL "Jurnal Kedokteran dan Kesehatan" Vol. 9 No. 1 (2021): Special Issues: JAMHESIC 2020
Publisher : FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.962 KB) | DOI: 10.22437/jmj.v9i0001.12896

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Restless legs syndrome (RLS) merupakan masalah kesulitan tidur atau bangun sesaat setelahonset tidur karena sensasi kaki yang tidak menyenangkan. Gangguan ini dapat dibagi menjadi dua kategori yaituRLS idiopatik (iRLS) dan RLS sehubungan dengan berbagai kondisi yang melatarbelakangi, seperti anemiadefisiensi besi, kehamilan, penyakit Parkinson, dan penyakit ginjal tahap akhir. Prevalensi RLS pada pasienpenyakit gagal ginjal lebih besar yang berkisar antara 6,6 hingga 62%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisisfactor-faktor determinan yang berhubungan dengan tingkat keparahan Restless legs syndrome pada penderitagagal ginjal akut stadium akhir yang sedang menjalani hemodialisa.Metoda : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, menguji korelasi antar beberapa variable denganpendekatan cross sectional study. Sampel adalah seluruh penderita penderita gagal ginjal akut stadium akhir yangsedang menjalani hemodialisa berjumlah 50 orang dipilih menggunakan Teknik concecutive sampling. datadianalisis secara univariate menggunakan distribusi frekuensi, dan secara bivariate dengan uji, spearman-rank,coofecient correlation dengan tingkat signifikansi (p≥0.05).Hasil & Pembahasan : Hasil penelitian di dapatkan adanya hubungan antara umur (p=0,053, p<0,05) lamamenjalani hemodialisa (p=0,056, p<0,05) dengan Kejadian RLS berdasarkan uji Rank Spearman. Dimanaresponden dengan kelompok usia >60 tahun yang menderita RLS kondisi sangat parah, sedangkan kelompok usia35-45 tahun mayoritas mengalami kondisi RLS Parah. Penderita CKD yang mengalami kondisi RLS parahumumnya terjadi pada pasien yang menjalani HD <12 bulan hingga 48 bulan. Sedangkan RLS sangat parah tidakterlalu banyak namun dijumpai pada responden dengan lama HD 12-48 bulan (3,2%). Sebaliknya hasil uji statisticcoofecient contingency menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara jenis kelamin dengan RLS.Namun hasil penelitian menunjukkan laki-laki lebih banyak mengalami RLS dengan kondisi parah (33,3%)dibanding perempuan (17,2%).Kata Kunci : Restlessness-leg-syndrome, chronic-kidney-disease, factor
FAKTOR LINGKUNGAN DAN PERILAKU DENGAN KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI DUSUN KAMPUNG BARU DESA MAGEPANDA WILAYAH KERJA PUSKESMAS MAGEPANDA KABUPATEN SIKKA Aran, Maria Lambertina Barek; Pitang, Yuliani; Herminsih, Adelheid
JAMBI MEDICAL JOURNAL "Jurnal Kedokteran dan Kesehatan" Vol. 9 No. 1 (2021): Special Issues: JAMHESIC 2020
Publisher : FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.553 KB) | DOI: 10.22437/jmj.v9i0001.12897

Abstract

ABSRACTBackground: Dengue fever is a contagious disease with a continuous incidence in developing countries.Although economic growth has been successful rapidly, control of this disease has not been achieved becausethere has been a cycle change from outbreaks to seasonal cases. The purpose of this study was to determinethe relationship between environmental factors and behavior with the incidence of dengue hemorrhagic fever(DHF) in the hamlet of the new village, the village of Magepanda, the working area of the MagepandaCommunity Health Center, Sikka district.Methods: The research design used was descriptive analytic with cross sectional design, with a total sample of90 respondents. The sampling technique used was purposive sampling.Results: The results of statistical tests with the chi square test p = 0.666 which means p> a (0.05) then H0 isrejected and Ha is accepted, so there is a relationship between behavioral factors and the incidence of DHF.The conclusion in this study is that there is a relationship between environmental factors and the incidence ofDHF and there is a relationship between behavioral factors and the incidence of DHFKeywords: environmental,behavior, DHF IncidenceABSTRAKLatar Belakang: Demam berdarah merupakan penyakit menular dengan kejadian terus menerus di negaraberkembang. Meskipun pertumbuhan ekonomi berhasil dengaan pesat tetapi pengendalian penyakit ini belumtercapai karena telah terjadi perubahan siklus dari wabah menjadi kasus musiman. Tujuan penelitian ini untukmengetahui hubungan faktor lingkungan dan perilaku dengan kejadian demam berdarah dengue (DBD) didusun kampung baru desa magepanda wilayah kerja puskesmas magepanda kabupaten sikka.Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional, denganjumlah sampel 90 responden. teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling.Hasil: Hasil uji statistik dengan uji chi square p=0,666 yang artinya p> a (0,05) maka H0 ditolak dan Haditerima, jadi ada hubungan antara faktor perilaku dengan kejadian DBD.Kesimpulan dalam penelitian ini terdapat hubungan antara faktor lingkungan dan kejadian DBD dan terdapathubungan faktor perilaku dengan kejadian DBDKata kunci: lingkungan,perilaku, kejadian DBD
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN PENYAKIT SCABIES PADA SANTRI DI PONDOK PESANTREN NURUL IMAN ULU GEDONG KOTA JAMBI TAHUN 2019 Triana, Winda; Razi, Fahrur
JAMBI MEDICAL JOURNAL "Jurnal Kedokteran dan Kesehatan" Vol. 9 No. 1 (2021): Special Issues: JAMHESIC 2020
Publisher : FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.662 KB) | DOI: 10.22437/jmj.v9i0001.12898

Abstract

ABSTRAKPendahuluan: Kebersihan asrama sebagai tempat tinggal para santri, akan menyebabkan terjadinya masalahantara lain kebersihan kamar tidur, kebersihan individu, dan pembuangan sampah merupakan masalah yangperlu mendapat perhatian khusus. Pondok Pesantren Nurul Iman adalah sebuah pondok pesantren yangberada di wilayah kerja Puskesmas Olak Kemang, di desa Ulu Gedong Kecamatan Danau Teluk Kota Jambi.Dari data jumlah siswa terbanyak adalah SMP dari data UKS yang terbanyak menderita Scabies adalah SiswaSMP dengan jumlah siswa terbanyak sehingga fasilitas / sarana baik di kelas maupun di asrama terbatas / tidakberimbang dengan siswa.Metode: Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan ”cross sectional” yaitupenelitian yang dilakukan dengan tujuan untuk mempelajari adanya suatu dinamika kolerasi. SampelProporsional Random Sampling. 97 orang. Instrumen yang digunakan kuesioner dan lembar observasi carapengisisan menggunakan check-list yang terdiri dari beberapa petanyaan. Analisa yang digunakan adalahanllisa univariat dan bivariat.Hasil: Berdasarkan penelitian perilaku pencegahan scabies pengetahuan, sarana, lingkungan sebagian kecilkurang baik, Berdasarkan hasil penelitian responden memiliki perilaku yang benar dalam hal menjagakebersihan badan dengan mandi 2 kali sehari secara teratur, menjaga pondok pesantren agar selalu dalamkeadaan bersih, tidak meminjam pakaian secara bersama-sama agar tidak tertular penyakit scabies.Kesimpulan: Ada hubungan pengetahuan dengan perilaku pencegahan penyakit scabies pada santri diPesantren Nurul Iman Kota Jambi Tahun 2019 diharapkan Agar dapat lebih memperhatikan sarana dan prasranayang lebih mendukung untuk mencegah meluasnya penyakit scabies. Seperti penambahan sarana tempatmandi, pembuatan jadwal khusus untuk pengontrolan kamar tidur para santriKata Kunci : scabies, Pengetahuan, sarana parasana
VARIASI GEN METHYLENETETRAHYDROFOLATE REDUCTASE PADA PREEKLAMPSIA; SEBUAH STUDI PENDAHULUAN PADA POPULASI JAMBI Maharani, Citra; Puspasari, Anggelia; Herlambang
JAMBI MEDICAL JOURNAL "Jurnal Kedokteran dan Kesehatan" Vol. 9 No. 1 (2021): Special Issues: JAMHESIC 2020
Publisher : FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.357 KB) | DOI: 10.22437/jmj.v9i0001.12899

Abstract

ABSTRACTBackground: Pre-eclampsia is a major cause of maternal and neonatal mortality and morbidity. The pathogenesismechanism of pre-eclampsia involves the interaction of genetic and environmental factors. Genetic variation in thegene MTHFR C677T (C> T transition) alter activity of MTHFR enzyme and predictrisk for pre-eclampsia but withconflicting results in worldwide population. This study aimed to investigate the association between gene variationof MTHFR C677T with pre- eclampsia in Jambi malay population.Method: This study was a case-control design. We compared the two subject groups; 30 pregnant women withpre-eclampsia and 30 normal pregnant women. Pre-eclampsia was diagnosed by elevated blood pressure (systolicbloodpressure ≥140 mmHg or diastolic blood pressure ≥90 mmHg) after 20 weeks of gestation.All samples wereethnic malay living in Jambi. The two groups were matched by age, gravida and parity. The Amplification RefractoryMutation System - Polymerase Chain Reaction was used for genotyping.Result and Conclusion: Association between the gene variation of MTHFR C667T and preeclampsia wasassessed using bivariate analysis with p<0,05. Statistical analysis of the additive model showed that the frequencyof TT genotype in thepre-eclamptic group was higher than normal pregnant women but did not show a significantdifference (OR = 0,833; 95% CI = 0,170 – 4,088; p= 0,568). Our study resultsuggest that the MTHFR C677T genevariation is not a risk factor for pre-eclampsia in theJambi malay population.Keywords: gene variation, Methylenetetrahydrofolate Reductase gene, MTHFR C677T, preeclampsiaABSTRAKPendahuluan: Mekanisme patogenesis preeklampsia melibatkan interaksi faktorgenetik dan lingkungan. Variasigenetik pada gen Methylenetetrahydrofolate Reductase (MTHFR) C677T (C>T transisition) menyebabkanpenurunan aktivitas enzim MTHFR yang berpengaruh pada peningkatan homosistein dan berkaitan dengankejadian preeklampsia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui asosiasi antara variasi gen MTHFR C667Tdengan preeklampsia pada populasi melayu Jambi.Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan kasus-kontrol. Kamimembandingkan dua subyek grup; 30 wanitahamil dengan preeklampsia dan 30 wanita hamil normal. Diagnosis preeklampsia ditentukan dengan adanyapeningkatan tekanan darah (tekanan darah sistolik ≥140 mmHg atau tekanan darah diastolik ≥90mmHg) setelah 20minggu kehamilan. Seluruh sampel merupakan etnis melayu yang berdomisili di provinsi Jambi. Kedua grup telahdicocokan berdasarkan usia ibu, gravida dan paritas. Pemeriksaan genotyping menggunakan metodeAmplification Refractory Mutation System - Polymerase Chain Reaction.Hasil: Asosiasiantara variasi gen MTHFR C677T dengan preeklampsia dinilai menggunakan analisis bivariatdengan p<0,05. Analisis statistik model additive menunjukkan frekuensi genotype TT pada kelompok hamil denganpreeklampsia lebih tinggi dibandingkan wanita hamil normal namun tidak menunjukkan perbedaan bermakna(OR=0,833; 95% CI=0,170 – 4,088; p=0,568).Kesimpulan: Hasil penelitian memberikan kesan variasi gen MTHFR C677T bukan sebagai faktor risiko terhadapkejadian preeklampsia pada populasi melayu Jambi.Kata kunci: variasi genetik, gen Methylenetetrahydrofolate Reductase, MTHFR C677T, preeklampsia

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): JAMBI MEDICAL JOURNAL: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 13 No. 1 (2025): JAMBI MEDICAL JOURNAL: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 12 No. 2 (2024): JAMBI MEDICAL JOURNAL: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 12 No. 1 (2024): JAMBI MEDICAL JOURNAL: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 11 No. 4 (2023): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 11 No. 3 (2023): Jambi Medical Journal: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Special Issues: Jambi M Vol. 11 No. 2 (2023): Jambi Medical Journal: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Special Issues: Jambi M Vol. 11 No. 1 (2023): Jambi Medical Journal: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 10 No. 4 (2022): Jambi Medical Journal: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 10 No. 3 (2022): Jambi Medical Journal: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 10 No. 2 (2022): Special Issues: Jambi Medical And Health Sciences International Conference (JA Vol. 10 No. 1 (2022): Jambi Medical Journal: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2021): Special Issues: JAMHESIC 2020 Vol. 9 No. 3 (2021): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2021): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2020): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2020): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2019): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan Vol. 7 No. 1 (2019): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan Vol. 6 No. 2 (2018): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2018): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan Vol. 5 No. 2 (2017): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2017): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2016): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2016): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2015): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2015): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2014): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2014): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2013): THE JAMBI MEDICAL JOURNAL Vol. 1 No. 1 (2013): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran dan Kesehatan More Issue