cover
Contact Name
Herri Purwanto
Contact Email
irwanto1969@gmail.com
Phone
+6282377151976
Journal Mail Official
deformasi.ts.pgri.plg@univpgri-palembang.ac.id
Editorial Address
Jalan Jenderal Ahmad Yani Lorong Gotong Royong 9/10 Ulu Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Deformasi
ISSN : 24774960     EISSN : 26217929     DOI : http://dx.doi.org/10.31851/deformasi
Core Subject : Engineering,
Jurnal Deformasi merupakan jurnal ilmiah yang menerbitkan artikel tentang: Structural Engineering, Transportation Engineering, Geotechnical Engineering, Construction Engineering & Management, Water Resources Engineering, dan Urban Planning, yang diterbitkan dua kali dalam setahun (Juni dan Desember)
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2016): JURNAL DEFORMASI" : 6 Documents clear
Rencana Aksi Mitigasi Emisi CO2 Dengan Skema Park And Ride Dan Lajur Khusus Koridor 2 Trans Musi Di Kota Palembang Alzahri, Syahril; Buchari, Erika
Jurnal Deformasi Vol. 1 No. 2 (2016): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v1i2.917

Abstract

Emisi CO2 dari transportasi penyumbang 15% emisi dunia, memprioritaskan angkutan umum merupakan salah satu cara mengurangi emisi CO2.. Kehadiran Trans Musi sejak 2010 sebagai angkutan umum yang nyaman dan aman di Kota Palembang belum mampu menarik minat pengguna kendaraan pribadi untuk pindah naik Trans Musi, sehingga diperlukan alternatif solusi lain diantaranya penerapan Park and Ride dan lajur khusus Trans Musi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui preferensi masyarakat jika di terapkan Park and Ride dan lajur khusus Trans Musi, mengetahui emisi CO2 yang dihasilkan dikawasan Terminal Sako Palembang dan memprediksi serta merencanakan mitigasi CO2 dengan menggunakan metode Naive untuk analisa survey stated preference. Hasil yang diperoleh, untuk Trans Musi yang dilengkapi fasilitas Park and Ride sekaligus Lajur Khusus (Dedicated Lane) lebih diminati dibanding Mobil Pribadi dengan persentase sebesar 82,62% dan lebih diminati dibanding Motor dengan persentase terbesar sebesar 61,41%, dengan biaya perjalanan lebih murah dan waktu perjalanan lebih cepat jika memakai Trans Musi. Untuk Park and Ride motor lebih diminati dibanding Park and Ride sepeda dengan rating terbesar 79,92%. Emisi CO2 dikawasan Sako dan Kenten Laut sebesar 21.741,63 ton/tahun.Dengan nilai keandalan potensi perpindahan moda (moda shift) sebesar 0,199 di Kota Palembang, jika diterapkan fasilitas Park and Ride dan Lajur Khusus Trans Musi maka pada tahun 2015, target optimis pengurangan emisi CO2 di sepanjang koridor 2 sebesar 59,11 ton/hari, target pesimisnya 11,73ton/hari, pada tahun 2020 target optimis pengurangan emisi CO2 di sepanjang koridor 2 sebesar 88,71ton/hari, target pesimisnya 17,61 ton/hari
Studi Penanganan Kelongsoran Di Daerah Empat Lawang STA PI 13+850 Firdaus, M.
Jurnal Deformasi Vol. 1 No. 2 (2016): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v1i2.918

Abstract

Adanya curah hujan dengan durasi yang lama disertai dengan intensitas yang tinggi dapat menyebabkan runoff. Hal ini menyebabkan semakin besarnya tegangan air pori positif pada tanah, sehingga tegangan geser tanah menjadi berkurang dan daya dukung tanah tanah juga berkurang yang dapat menyebabkan bencana longsor. Selain itu mekanisme kelongsoran dapat juga terjadi akibat penanganan yang kurang tepat. Penelitian ini membahas studi penanganan longsor daerah empat lawang dengan berdasarkan data tanah yang ada. Pemodelan numerik dilakukan untuk mendapatkan solusi dan penanganan terbaik dari pola kelongsoran yang terjadi. Dengan berdasarkan nilai faktor keamanan yang memenuhi syarat maka metode perkuatan tebing dapat diusulkan.
Analisis Area Banjir Pada Kawasan Kelurahan Kebun Bunga Palembang Adiguna, Adiguna
Jurnal Deformasi Vol. 1 No. 2 (2016): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v1i2.913

Abstract

Hasil analisis di atas jelas bahwa diantara keempat jenis dimensi saluran yang ada di kawasan Kelurahan Kebun Bungan terdapat satu jenis dimensi saluran yang tidak aman dari segi kapasitas pengaliran. Adapun saluran b yang tidak aman berpotensi menimbulkan luapan pada saat terjadi hujan pada intensitas puncak. Selisih debit pengaliran adalah 0,28747 m3/detik - 0,30851 m3/detik = - 0,02104 m3/detik. Berarti jika terjadi hujan selama satu jam pada intensitas puncak terdapat limpasan air dari saluran drainase sebanyak 75,744 m3/jam. Secara teori Volume gengan tersebut akan serta merta teralirkan habis setelah satu jam hujan selesai. Namun berdasarkan penelusuran pada wilayah genangan seperti yang terlihat pada peta di bawah ini. Genangan bisa terjadi berhari-hari meskipun hujan telah berhenti dan mencapai kedalaman hingga 80 cm.Setelah di lakukan Penelusuran pada bagian saluran ujung kawasan Kelurahan Kebun Bunga menuju ke kawasan Jl. Noerdin Panji seperti yang terlihat pada photo di bawah ini. Terlihat bahwa saluran permanen yang dibuat hanya menuju ke area rawa di Jl. Noerdin Panji. Saluran yang ada belum langsung terhubung secara permanen penuju Sungaoi terdekat yaitu Sungai Penjemuran yang alirannya menuju Sungai Musi.Hal ini merupakan penyebab utama terjadinya genangan air dalam waktu yang cukup lama meskipun hujan sudah berhenti. Disamping itu berdasarkan pengamatan di lapangan terjadinya pendangkalan pada badan saluran akibat lumpur atau sedimentasi dari kawasan sekitar kebun bungan. Selain itu masih adanya sampah buangan domestik pada badan saluran yang berpotensi menghambat aliran air pada saluran drainase.
Tingkat Kinerja Struktur Baja Menara Air Kapasitas 100 M3 Di Pabrik Karet PT. Mardec Siger Waykanan Lampung Terhadap Beban Gempa Berdasarkan SNI 03-1726-2012 Sapta, Sapta; Farlianti, Sari
Jurnal Deformasi Vol. 1 No. 2 (2016): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v1i2.919

Abstract

Pada penelitian dilakukan peninjauan tingkat kinerja menara air dengan kapasitas 100m3 yang digunakan pada Pabrik Karet PT. Mardec Siger Waykanan yang berlokasi di jalan lintas sumatera Kabupaten Waykanan Provinsi Lampung, dimana menara air ini berfungsi untuk menampung air yang dibutuhkan dalam proses pengolahan karet. Mengingat daerah Lampung merupakan daerah yang mempunyai potensi gempa cukup besar, dan juga dalam peraturan gempa telah mengalami perubahan dari SNI 03-1726-2002 keperaturan pengganti SNI 03-1726 2012, dimana peraturan SNI 03-1726-2012 mengacu pada peraturan-peraturan gempa modern sepeti ASCE 7-10 dan IBC2009, yang menggunakan gempa perioda ulang 2500 tahun dengan probabilitas terlampui 2% dalam 50 tahun umur bangunan yang menggambarkan kondisi collapse prevention, sedangkan pada SNI 03-1726-2002 menggunakan perioda ulang gempa 500 tahun yang menggambarkan kondisi  life safety yang mengacu pada UBC 1997. Dari hasil pushover analysis didapatkan data displacement sebesar 239,60mm dengan maksimum total drift sebesar 0,017 dengan level kinerja Damage control (IO-LS).
Analisis Sistem Pengembangan Pelabuhan Muatan Cair Sungai Lais Palembang Amiwarti, Amiwarti
Jurnal Deformasi Vol. 1 No. 2 (2016): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v1i2.915

Abstract

Pelabuhan merupakan sarana penting dalam perkembangan suatu wilayah. Pelabuhan Sungai Lais merupakan pelabuhan di kota Palembang yang perlu dikembangkan, karena kondisi sarana yang ada sekarang sangat minim untuk kegunaan secara optimal dalam usaha jasa pelabuhan. Dalam penelitian ini pendekatan yang digunakan adalah penelitian ekperimental yang dilakukan terhadap variabel masa yang akan datang, variabel yang sesungguhnya belum terjadi tetapi sengaja diadakan  dalam bentuk perlakuan coba-coba yang terjadi dalam eksperimenyaitu dengan cara menganalisis berbagai aspek dari kawasan yang dimaksud, menganalisis peluang investasi dengan system Hirarki menggunakan need model yang dibutuhkan dan pohon keputusan untuk dapat menghasilkan suatu kesimpulan akhir dari apa yang telah dianalisis. Dan hasil analisis menunjukkan bahwa pelabuhan Sungai Lais layak untuk dikembangkan dengan melihat potensi yang ada dikawasan tersebut.
Perbandingan Desain Kekuatan Struktur Dan Biaya Pelaksanaan Pembangunan Tower BTS Dengan Menggunakan Baja Profil Siku Dan Profil Pipa Purwanto, Herri; Rifalka, Febby
Jurnal Deformasi Vol. 1 No. 2 (2016): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v1i2.916

Abstract

ABSTRAK Dengan semakin pesatnya perkembangan dunia telekomunikasi, menuntut para provider telekomunikasi untuk memperluas jangkauan sinyal telepon seluler dan sinyal internet yang berupa sebuah antena yang diletakkan disuatu menara tower BTS (Base Transceiver Station) yang dibangun dengan menggunakan baja profil siku dan profil pipa. Selain kemudahan dalam pemasangan perlu juga diperhatikan masalah biaya pelaksanaan. Sehingga perlu adanya kajian berupa analisa terhadap kekuatan struktur tower pada pengunaan baja profil siku dan baja profil pipa untuk mengetahui tingkat efisiensi kekuatan struktur tower dan mana yang lebih ekonomis dalam biaya pelaksanaannya. Direncanakan tinggi tower 42 meter, lebar bagian bawah tower 4 meter, menggunakan profil baja siku L.80.80.14, L.30.30.7, profil pipa PIPX 50 dan PIPX 25. Hasil desain kekuatan struktur baja profil siku L.80.80.14 (primer) didapat ratio 0,838 untuk batang tekan pada member nomor 156 dan batang tarik pada member nomor 200 sebesar 0,837. Baja profil siku L.30.30.7 (sekunder) didapat ratio 0,639 untuk batang tekan pada member nomor 188 dan batang tarik pada member nomor 239. Baja pipa PIPX 50(primer) didapat ratio 0,899 untuk batang tekan pada member nomor 88 dan batang tarik pada member nomor 96. Baja pipa PIPX 25 (sekunder) didapat ratio 0,216 untuk batang tekan pada member nomor 110 dan batang tarik pada member nomor 113. Berat total L.80.80.14 dan L.30.30.7 = 18.992.828 kg, PIPX 50  dan PIPX 25 = 12.384.759 kg. Harga ekonomis pada profil pipa PIPX 50 dan PIPX 25  = Rp. 379.917.993,95

Page 1 of 1 | Total Record : 6