cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 2502731X     DOI : 10.37887/jimkesmas
Core Subject : Health,
FKM UHO dari berbagai disiplin ilmu kesmas, diantaranya epidemiologi, administrasi kebijakan kesehatan, kesehatan lingkungan, kesehatan kerja, promosi kesehatan, kesehatan reproduksi, biostatistika, dan lain-lain.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 4 (2023):" : 9 Documents clear
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGATURAN KONSUMSI PANGAN JAJANAN ANAK SEKOLAH DASAR DI JAKARTA Setyaningsih, Tyas; Sulistiadi, Wahyu; Martha, Evi
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 8, No 4 (2023):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jimkesmas.v8i4.45902

Abstract

Asupan pangan anak-anak dapat bersumber dari Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS), yakni pangan yang dijumpai di sekolah dan biasa dikonsumsi oleh mayoritas siswa sekolah. Adanya penurunan jumlah PJAS yang memenuhi persyaratan keamanan dan mutu mengindikasikan bahwa anak usia sekolah belum sepenuhnya aman dari PJAS yang berisiko terhadap kesehatan. Permasalahan PJAS umumnya karena penyedia pangan jajanan belum menerapkan ketentuan kebijakan pengaturan PJAS. Pangan jajanan di sekolah menjadi tanggung jawab pihak sekolah melalui kebijakan pangan berbasis sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat sejauh mana kebijakan pengaturan konsumsi PJAS diterapkan pada salah satu SD di Jakarta dan memberikan umpan balik bagi penyempurnaan kebijakan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus di SDN Cempaka Putih Barat 05, Jakarta Pusat pada bulan Mei sampai Juni 2023. Tujuh jenis informan sebanyak 14 orang dipilih dalam penelitian, yaitu kepala sekolah, guru, pegawai Badan Pengawas Obat dan Makanan, siswa, pedagang kantin sekolah dan di luar sekolah, serta orang tua siswa. Data dianalisis secara deskriptif melalui analisis konten. Hasil penelitian menunjukkan SDN Cempaka Putih Barat 05 belum mengimplementasikan secara menyeluruh kebijakan mengenai konsumsi PJAS karena kebijakan belum komprehensif dan belum dilengkapi mekanisme apresiasi dan sanksi. Kesimpulan kajian berupa kebijakan pengaturan konsumsi PJAS di SDN Cempaka Putih Barat 05 belum terlaksana dengan optimal dan terdapat gap dalam penerapan kebijakan, antara lain kebijakan PJAS di sekolah belum ditetapkan dengan jelas, penyedia PJAS belum mumpuni dan komunikasi kurang efektif. Peningkatan efektivitas implementasi kebijakan memerlukan penetapan kebijakan secara tertulis, sosialisasi kebijakan, dan penguatan peran sekolah. Kata Kunci : pangan jajanan, kebijakan pangan, peran sekolah, mekanisme apresiasi dan sanksi
HUBUNGAN DURASI PENGGUNAAN GADGET, AKTIVITAS FISIK, DAN POLA MAKAN DENGAN STATUS GIZI REMAJA USIA 13-15 TAHUN DI DESA SAMBENG, KECAMATAN KASIMAN, KABUPATEN BOJONEGORO Lestari, Juwita Ayu; Indrawati, Veni
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 8, No 4 (2023):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jimkesmas.v8i4.46712

Abstract

Gadget merupakan salah satu alat komunikasi yang mempunyai banyak fungsi dan fitur yang canggih. Penggunaan gadget yang tinggi dapat mengakibatkan berbagai gangguan kesehatan serta berpengaruh pada aktivitas fisik. Tubuh memerlukan asupan gizi untuk mempertahankan hidup dan aktivitas fisik. Asupan gizi yang kurang atau berlebih akan menimbulkan ketidakseimbangan dalam tubuh sehingga menimbulkan masalah gizi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan durasi penggunaan gadget dengan status gizi remaja, hubungan aktivitas fisik dengan status gizi remaja, serta hubungan pola makan dengan status gizi remaja usia 13-15 tahun. Jenis penelitian kuantitatif menggunakan desain cross sectional, dengan Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 92 responden (n=92), pengumpulan data menggunakan kuesioner IPAQ, formulir SQ-FFQ, formulir Food Recall, pengukuran tinggi badan dan berat badan untuk status gizi, serta analisis data menggunakan Uji Korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara durasi penggunaan gadget dengan status gizi remaja dengan p = 0,432. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan status gizi remaja dengan p = 0,109. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara pola makan dengan status gizi remaja dengan p masing-masing asupan yaitu asupan energi dengan status gizi remaja dengan p = 0,666, asupan karbohidrat dengan status gizi remaja dengan p = 0,530, asupan protein dengan status gizi remaja dengan p = 0,273, dan asupan lemak dengan status gizi remaja dengan p = 0,989. Durasi penggunaan gadget, aktivitas fisik dan pola makan tidak berhubungan dengan status gizi remaja. Kata Kunci : remaja, durasi penggunaan gadget, aktivitas fisik, status gizi.
INDIKATOR SARANA AIR BERSIH DAN JAMBAN KELUARGA DALAM KERANGKA PROGRAM INDONESIA SEHAT DENGAN PENDEKATAN KELUARGA (PIS-PK) Mizan, Syaiful; Oktamianti, Puput; Soliah, Alvia
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 8, No 4 (2023):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jimkesmas.v8i4.45991

Abstract

Program utama dalam pembangunan berwawasan kesehatan adalah Program Indonesia Sehat. Salah satu aspek yang diukur untuk menilai kesuksesan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) yaitu ketersediaan sarana air bersih dan fasilitas jamban keluarga, dan juga bagaimana keluarga mengoptimalkan penggunaan keduanya dalam melaksanakan hidup sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati bagaimana masyarakat memanfaatkan sarana air bersih dan jamban keluarga dapat menjadi penilaian terhadap capaian PIS-PK. Penelitian ini memanfaatkan data sekunder dengan survei observasional dilakukan di wilayah Puskesmas Bojong Rawalumbu, Kota Bekasi, selama periode 2 tahun (dari Mei 2018 hingga April 2020). Sampel dalam penelitian ini sebanyak 16.982 orang yang ditentukan menggunakan total sampling. Data diolah dengan program SPSS, dan kemudian ditampilkan kedalam tabel dengan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 99,9% dari total responden memiliki akses terhadap sarana air bersih, yang berjumlah 16.970 orang, responden mempunyai sarana air bersih terlindung sebanyak 16.954 orang (99,8%), responden berperilaku menggunakan air bersih sebanyak 12.486 orang (73,5%). Sedangkan untuk responden yang mempunyai jamban keluarga sebesar 16.857 orang (99,3%), responden memiliki jamban saniter sebanyak 16.734 orang (98,5%), dan responden yang berperilaku BAB di jamban sebanyak 12.385 orang (72,9%). Dapat disimpulkan bahwa indikator sarana air bersih dan jamban keluarga di masyarakat untuk area kerja Puskesmas Bojong Rawalumbu masih berada pada tingkat yang baik. Kata Kunci: Indikator, Jamban Keluarga, PIS-PK, Sarana Air Bersih
FAKTOR RISIKO KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI PUSKESMAS BANGSAL KABUPATEN MOJOKERTO Syalfina, Agustin Dwi; Mafticha, Elyana; Fardiansyah, Arief; Syurandari, Dwi Helynarti; Priyanti, Sari; Haruman, Eodevi Pramuditharisya
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 8, No 4 (2023):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jimkesmas.v8i4.46886

Abstract

Angka kejadian Diare pada balita di Indonesia sebesar 37,8% dan 20% balita meninggal karena diare. Diare pada balita harus segera dilakukan penanganan karena menyebabkan terjadinya dehidrasi, asidosis metabolik, gangguan sirkulasi yang berdampak pada kematian. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis faktor risiko yang mempengaruhi Diare pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Bangsal Kabupaten Mojokerto.Penelitian ini menggunakan desain case control. Populasi kasus adalah seluruh Balita yang diare berjumlah 107 sedangkan populasi control yakni balita yang berkunjung di Puskesmas Bangsal dengan Diagnosa lain yakni 73. Besar sampel kasus berjumlah 36 responden dan 36 sampel kontrol. Pengambilan data diambil dengan menggunakan kuesioner kemudian diolah dengan editing, Coding, Scoring, Tabulating Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan Uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden berpengetahuan baik sebanyak 37 responden (51.4%) dan sebagian besar responden dengan Kebiasaan Cuci Tangan Pakai Sabun yang negatif sebanyak 37 responden (51,4%) di Puskesmas Bangsal Kabupaten Mojokerto. Hasil analisis menunjukan bahwa pengetahuan (OR=88,000 CI 95% 18.236-424.657) dan kebiasaan cuci tangan (OR=88,000 CI 95% 12.176-202.045) merupakan faktor risiko yang signifikan terhadap kejadian diare pada balita. Pengetahuan dan Perilaku Cuci Tangan Ibu yang kurang baik berisiko terhadap kejadian Diare pada Balita. Diharapkan tenaga kesehatan melakukan sosialisasi secara continue tentang perilaku hidup sehat sebagai upaya peningkatan pencegahan diare pada balita. Kata Kunci: Pengetahuan, Cuci,Tangan, Diare, Balita
FAKTOR RISIKO KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 24-59 BULAN DI KECAMATAN LOHIA KABUPATEN MUNA TAHUN 2022 Karmila, Lilis; Lisnawaty, Lisnawaty; Yunawati, Irma
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 8, No 4 (2023):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jimkesmas.v8i4.45992

Abstract

Stunting adalah suatu kondisi dimana anak di bawah usia 5 tahun mengalami tumbuh kembang yang gagal akibat kekurangan gizi kronis, sehingga mengakibatkan anak menjadi terlalu pendek untuk usianya. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor risiko kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan di Kecamatan Lohia Kabupaten Muna. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian case-control. Variabel yang diteliti meliputi riwayat BBLR, riwayat penyakit infeksi, riwayat pemeriksaan kehamilan dan pendapatan keluarga. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 54 pasang kasus dan kontrol. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik quota sampling dan simple random sampling untuk kelompok kasus dan kelompok kontrol dipilih dengan teknik quota sampling dan purposive sampling. Hasil penelitian didapatkan variabel yang menjadi faktor risiko kejadian stunting adalah riwayat penyakit infeksi dengan p-value 0,000 dan nilai OR 4,857, riwayat pemeriksaan kehamilan dengan p-value 0,006 dengan nilai OR 3,250, dan pendapatan keluarga dengan p-value 0,002 dengan nilai OR 3,723, sedangkan variabel yang bukan faktor risiko kejadian stunting yaitu riwayat BBLR dengan p-value 0,493. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu riwayat penyakit infeksi, riwayat pemeriksaan kehamilan, dan pendapatan keluarga merupakan faktor risiko kejadian stunting, sedangkan variabel riwayat BBLR bukan faktor risiko kejadian stunting pada balita di Kecamatan Lohia Kabupaten Muna. Kata kunci: Stunting, BBLR, Penyakit Infeksi, Pemeriksaan Kehamilan, Pendapatan Keluarga
HUBUNGAN POLA PEMBERIAN MP-ASI DENGAN STATUS GIZI ANAK USIA 6-24 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LABARAGA KECAMATAN WAKORUMBA UTARA KABUPATEN BUTON UTARA TAHUN 2023 Rahayu, Cici; Harleli, Harleli; Paridah, Paridah
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 8, No 4 (2023):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jimkesmas.v8i4.46888

Abstract

Pola pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) berpengaruh pada pertumbuhan bayi dan anak. Pemberian MP-ASI yang tidak tepat akan menyebabkan berat badan kurang pada bayi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola pemberian makanan dengan status gizi pada anak usia 6-24 bulan di wilayah kerja Puskesmas Labaraga Kecamatan Wakorumba Utara Kabupaten Buton Utara Tahun 2023. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah 70 anak usia 6-24 bulan. Data dianalisis menggunakan uji chi square untuk menunjukkan ada tidaknya hubungan yang signifikan antara waktu pertama pemberian MP-ASI, frekuensi pemberian MP-ASI, porsi dan variasi makanan dengan status gizi anak. Pengumpulan data dilakukan melalui survei, wawancara dan observasi serta pengambilan survei konsumsi pangan dengan SQ FFQ. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pola pemberian MP-ASI dengan status gizi waktu pertama pemberian MP-ASI (ρ-value 0,000), frekuensi pemberian MP-ASI (ρ-value 0,000), porsi (ρ-value 0,000), dan variasi makanan (ρ-value 0,000). Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa variabel waktu pertama pemberian, frekuensi, porsi dan variasi MP-ASI merupakan variabel yang berhubungan dengan status gizi pada anak usia 6-24 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Labaraga Kecamatan Wakorumba Utara Kabupaten Buton Utara Tahun 2023. Penelitian ini memberikan wawasan tentang pentingnya edukasi kepada orang tua mengenai pemberian MP-ASI yang baik dan benar untuk mencegah terjasinya masalah gizi pada anak. Kata Kunci : MP-ASI, Pola Makan, Status Gizi
HUBUNGAN KEPATUHAN MINUM OBAT DENGAN VIRAL LOAD PASIEN HIV DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOTA KENDARI Hilma, Thamrin Yuniar; Ermawati, Rahim; Nelini, Nelini; Irna, Kartika Diyana
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 8, No 4 (2023):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jimkesmas.v8i4.46083

Abstract

Antiretroviral (ARV) merupakan salah satu obat yang dapat menghambat pertumbuhan virus. Pengobatan ARV bertujuan untuk mengurangi replikasi virus Human Immunodeficiency Virus (HIV), memperlambat progres perjalanan penyakit serta untuk meningkatkan jumlah sel CD4. Pengobatan yang dilakukan dengan ARV dapat mengubah HIV dari penyakit terminal menjadi kondisi kronik pada beberapa negara yang menyediakan terapi secara merata dan berkesinambungan. Salah satu indikator tingkat keberhasilan terapi ARV adalah dengan melakukan pemeriksaan viral load. Viral load adalah salah satu pemeriksaan yang digunakan untuk mengukur jumlah virus HIV dalam darah penderita HIV/AIDS sehingga kita dapat mengetahui risiko transmisi, respon terapi dan risiko penyebaran infeksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kepatuhan minum obat dengan viral load pasien HIV di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Kendari. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien HIV yang diambil dari data rekam medis pasien Rumah Sakit Umum Daerah Kota Kendari tahun 2022 sebanyak 85 orang. Adapun teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu total sampling yang dimana jumlah sampel sama dengan populasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kepatuhan minum obat dengan viral load pasien HIV di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Kendari. Kesimpulan dari penelitian ini adalah semakin tinggi kepatuhan pasien mengonsumsi obat ARV, maka semakin menurun pula kadar viral load pada pasien yang terinfeksi HIV. Kata Kunci: Pasien, HIV, Kepatuhan, Viral Load
ANALISIS SISTEM PENYUSUNAN PERENCANAAN TAHUNAN DI DINAS KESEHATAN KOTA KENDARI Haseng, Andry; Sety, La Ode Muhammad; Suhadi, Suhadi
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 8, No 4 (2023):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jimkesmas.v8i4.45901

Abstract

Indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya,. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 pasal 1 ayat 2 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional menyatakan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota diharapkan mampu menyiapkan penguatan sistem perencanaan (Perpu No. 25 tahun 2004). Dalam perencanaan kesehatan diperlukan orang yang mengetahui untuk menentukan sendiri prioritas pembangunan kesehatan daerah berdasarkan kemampuan, kondisi setempat maka diharapkan rencana kesehatan yang dibuat dapat mengatasi masalah kesehatan di daerahnya. Kajian ini dimaksudkan untuk mengetahui sistem perencanaan kesehatan tahunan dan permasalahan pelaksanaannya di Dinas Kesehatan Kota Kendari Penelitian ini kualitatif dengan mewawancarai 12 informan Yaitu: Kepala Dinas Kesehatan, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Kendari. Kepala Sub Bagian Program Informasi dan Humas, Penanggung jawab Sub Koordinator Keuangan dan Aset dan Pimpinan Kepala Puskesmas 8 orang. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, diskusi mendalam dan terarah, Hasil penelitian menunjukkan bahwa SDM Dinas Kesehatan Kota Kendari masih terbatas dan masih belum memenuhi kualifikasi pendidikan di beberapa puskesmas yang ada perencanaan kesehatan dilakukan dengan perencanaan bottom-up. Sebagian besar anggota yang terlibat dalam perencanaan kesehatan tidak memiliki pemahaman yang baik tentang metode dan pelaksanaan langkah-langkah perencanaan. Perencanaan kesehatan tidak memiliki metode pemahaman yang baik dan pelaksanaan langkah- langkah perencanaan. Direkomendasikan ke Dinas Kesehatan Kota kendari untuk merencanakan kebutuhan SDM di lingkup dinas kesehatan yang sesuai kualifikasi dan kompetensi dan dalam perencanaan kesehatan di lakukan pelatihan dalam lingkup langkah-langkah perencanaan kesehatan Kata Kunci: perencanaan kesehatan, SDM, kualifikasi, kompetensi
LITERATURE REVIEW : TINJAUAN IMPLEMENTASI APLIKASI SISTEM PENDAFTARAN ONLINE BERBASIS WEB BAGI PASIEN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT Seta, Astrodita Adya; Anis, Fakhri Haidar; Apriana, Evi; Paramarta, Vip
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 8, No 4 (2023):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jimkesmas.v8i4.46321

Abstract

Perkembangan teknologi yang begitu pesat telah merambah di bidang kesehatan. Kemajuan teknologi informasi telah menggagas terciptanya sistem pendaftaran secara online dalam pelayanan kesehatan. Pendaftaran secara online merupakan suatu alur yang dilakukan oleh pasien ketika mendaftar pada pelayanan rawat jalan tanpa harus datang ke loket pendaftaran. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk membandingkan beberapa aplikasi antrean online di beberapa rumah sakit berdasarkan aspek kemudahan penggunaan aplikasi, durasi waktu tunggu pasien, serta efisiensi kinerja petugas. Penelitian ini merupakan literature review dengan metode kualitatif. Literatur diperoleh menggunakan mesin pencari googlescholar berdasarkan kata kunci dari topik yang telah ditentukan. Artikel yang telah diperoleh selanjutnya dipilah berdasarkan kriteria yang telah ditentukan sebelumnya, kemudian data ditinjau dengan metode naratif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi pendaftaran online berbasis web dapat meningkatkan kinerja pada setiap unit kerja yang berhubungan dengan pelayanan publik serta mensukseskan program peningkatan mutu pelayanan kepada pasien. Peningkatan mutu pelayanan rumah sakit melalui pengembangan sistem pendaftaran online menjadi solusi dari sistem lama yang memiliki banyak kekurangan. Penggunaan aplikasi pendaftaran online berbasis web di rumah sakit dapat mempermudah pelayanan dan lebih efisien bagi pasien rawat jalan. Rumah sakit perlu memberikan pelatihan kepada tenaga kesehatan tentang penggunaan aplikasi antrean online, serta memberikan sosialisasi kepada pasien agar memahami cara penggunaan aplikasi tersebut. Kata Kunci : Rumah Sakit, Sistem Pendaftaran Online, Kemudahan, Kecepatan.

Page 1 of 1 | Total Record : 9


Filter by Year

2023 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 2 (2024): Vol 9, No 1A (2024): Vol 8, No 4 (2023): Vol 8, No 3 (2023): Vol 8, No 3 (2023): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) Vol 8, No 2 (2023): Vol 8, No 1 (2023): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) Vol 8, No 1 (2023): Vol 7, No 4 (2022): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) Vol 7, No 3 (2022): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) Vol 7, No 1 (2022): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 4 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 3 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 2 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 1 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 4 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 3 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 2 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 1 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 4 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 3 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 2 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 1 (2019): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 4, No 1 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 4 (2018): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 4 (2018): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 3, No 3 (2018): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 2 (2018) Vol 3, No 2 (2018) Vol 3, No 1 (2018): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 3, No 1 (2018): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 8 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 7 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 7 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 5 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 5 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 1, No 4 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 1, No 3 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 1, No 2 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat More Issue