cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 2502731X     DOI : 10.37887/jimkesmas
Core Subject : Health,
FKM UHO dari berbagai disiplin ilmu kesmas, diantaranya epidemiologi, administrasi kebijakan kesehatan, kesehatan lingkungan, kesehatan kerja, promosi kesehatan, kesehatan reproduksi, biostatistika, dan lain-lain.
Arjuna Subject : -
Articles 550 Documents
HUBUNGAN HYGIENE PERSONAL, MASA KERJA DAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) DENGAN KEJADIAN DERMATITIS PADA TANGAN DAN KAKI PADA PETUGAS PENGANGKUT SAMPAH DI DINAS KEBERSIHAN KOTA KENDARI TAHUN 2016 Setiawan, Rahmat; pratiwi, arum dian; Jufri, Nur Nashriana
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 2, No 5 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jimkesmas.v2i5.2082

Abstract

Dermatitis kontak merupakan 50% dari semua penyakit akibat kerja terbanyak yang bersifat non alergi at au iritan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan hygiene personal, masa kerja dan penggunaan AlatPelindung Diri (APD) dengan kejadian dermatitis pada tangan dan kaki petugas pengangkut sampah di dinaskebersihan kota kendari tahun 2016. Jenis penelitian bersifat observasional analitik dengan pendekatan crosssectional study. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja petugas pengangkut sampah dinas kebersihan kotakendari. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petugas pengangkut sampah dinas kebersihan kota kendaritahun 2016 yang berjumlah 152 orang dengan sampel sebanyak 53 responden dengan menggunakan tekniksimple random sampling. Hasil Penelitian menunjukkan berdasarkan diagnosa dokter yang menderita dermatitisadalah 20 orang (37,7%) dan tidak menderita dermatitis adalah 33 orang (62,3%), ada hubungan antara hygienepersonal dengan kejadian dermatitis (nilai p value = 0,015), tidak ada hubungan antara masa kerja dengankejadian dermatitis (nilai p value = 0,645), tidak ada hubungan antara penggunaan APD dengan kejadiandermatitis (nilai p value = 1,000). Diharapkan agar pekerja pengangkut sampah memperhatikan hygiene personal(kebersihan diri) agar dapat mengurangi resiko terkena Dermatitis.Kata Kunci : Dermatitis, Hygiene Personal, APD, Petugas Sampah.
IMPLEMENTASI SISTEM RUJUKAN DI RUMAH SAKIT BHAYANGAKARA KOTA KENDARI TAHUN 2018 Ayuandira, Fany Putri; Sakka, Ambo; Jumakil, Jumakil
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.81 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v3i2.3990

Abstract

Sistem rujukan pelayanan kesehatan dilaksanakan secara berjenjang sesuai dengan kebutuhan pengobatan.Pelayanan kesehatan memiliki alur dan prosedur yang harus diketahui dan ditaati oleh pasien dan petugas.Implementasi sistem rujukan di Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kendari memerlukan kebijakan yang lebih jelas,untuk menghindari timbulnya kesalahan yang di akibatkan karena human eror. Untuk mengetahui implementasisistem rujukan di Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kendari. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif denganpendekatan fenomenologis. Penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis mendeskripsikan suatu objek,fenomena atau setting social dalam tulisan yang bersifat naratif. Dimana laporan penelitian kualitatif berisikutipan-kutipan dari data/fakta mengenai implementasi sistem rujukan di Rumah Sakit Bhayangkara.Menunjukkan bahwa pemeriksaan kelengkapan syarat administrasi belum dila kukan sesuai ketentuan yang ada,terbukti dengan adanya less atau berkas rekam medis yang didalamnya tidak lengkap. terdapat kejadianpengembalian uang klaim dan pengembalian berkas dari poli yang diakibatkan karena ketidak sesuaian diagnosapasien. Petugas Rumah Sakit Bhayangkara masih tidak patuh terhadap SOP yang ada. Hal tersebut dikarenakanadanya masalah seperti adanya berkas yang tidak lengkap dan terjadinya pengembalian berkas pasien dari ruangpoli. stok obat di instalasi farmasi Rumah Sakit Bhayangkara masih tidak lengkap. Karena petugas instalasi farmasimasih memberikan copy resep atau resep luar kepada pasien.Kata kunci: Sistem Rujukan, Rumah Sakit.
ANALISIS KEBUTUHAN DOKTER UMUM DENGAN MENGGUNAKAN METODE WORKLOAD INDICATOR STAFFING NEEDS (WISN) DI POLI UMUM RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOTA KENDARI TAHUN 2016 Nurrahmah, Sitti; Dupai, La; Nirmala, Fifi
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 1, No 3 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.667 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v1i3.1236

Abstract

Tenaga kesehatan memiliki peranan penting untuk meningkatkan kualitas pelayanankesehatan yang maksimal kepada masyarakat. Rumah Sakit Umum Daerah Kota Kendari merupakannstitusi pelayanan kesehatan tipe C dengan kunjugan pasien yang berubah tiap tahunnya. Datakunjungan di Poli Umum RSUD Kota Kendari terus mengalami peningkatan sejak tahun 2012 hinggatertinggi pada tahun 2014 yaitu sebanyak 4.596 kunjungan. Kemudian pada tahun 2015 datakunjungan menurun yaitu sebesar 3.569 kunjungan. Jumlah kunjungan dapat mempengaruhi bebankerja tenaga kesehatan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah dokter umum yangdibutuhkan berdasarkan beban kerja dengan menggunakan metode Workload Indicator StaffingNeeds (WISN) di RSUD Kota Kendari Tahun 2016. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptifkuantitatif dengan pendekatan observasional. Subyek penelitian adalah seluruh dokter umum yangbertugas di Poli Umum RSUD Kota Kendari. Hasil penelitian menunjukkan waktu kerja tersedia bagidokter umum di Poli Umum RSUD Kota Kendari adalah sebesar 251 hari pertahun atau sama dengan1.506 jam pertahun atau 90.360 menit pertahun. Kegiatan dokter umum mencapai waktu produktifsesuai dengan panduan pelayanan pasien oleh dokter umum di Amerika Serikat yaitu sekitar 15menit perpelayanan pasien. Standar beban kerja dokter umum dalam mengerjakan kegiatan pokokdi Poli Umum RSUD Kota Kendari selama satu tahun masing-masing adalah 18.072 pertahun untukpelaksanaan anamnesa penyakit, 18.072 pertahun untuk pemeriksaan fisik dan atau pemeriksaanpenunjang (rujukan). Dan 18.072 pertahun untuk penulisan resep serta penyuluhan kesehatan padapasien selama setahun. Standar kelonggaran dokter umum di Poli Umum adalah 0,08 menitpertahunnya. Berdasarkan perhitungan WISN kebutuhan dokter umum tahun 2016 di Poli Umumyaitu 1 orang pelaksana. Dalam hal ini terjadi kelebihan tenaga yang bertugas sehari-hari di PoliUmum RSUD Kota Kendari. Disarankan agar pihak rumah sakit untuk menggunakan metode WISNdalam perencanaan tenaga kesehatan pada tahun berikutnya agar diperoleh kebutuhan tenagaberdasarkan beban kerja nyataKataKunci: Kebutuhan, Dokter Umum, WISN.
HUBUNGAN KONDISI LINGKUNGAN DALAM RUMAH DENGAN KEJADIAN PENYAKIT INFEKSI SALURANPERNAFASAN AKUT (ISPA) PADA MASYARAKAT DI KELURAHAN RANOMEETO KECAMATAN RANOMEETO TAHUN 2017 Yuslinda, Wa Ode; Yasnani, Yasnani; Ardiansyah, Ririn Teguh
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.436 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v2i6.2944

Abstract

ISPA merupakan penyakit infeksi akut yang menyerang saluran pernafasan bagian atas dan bagian bawah.ISPA dapat menimbulkan gejala ringan (batuk, pilek), gejala sedang (sesak) bahkan sampai gejala yang berat.Berdasarkan data 10 besar penyakit terbanyak diperoleh dari Puskesmas Ranomeeto bahwa jumlah kasus ISPApada tahun 2016 pasien yang berobat sebanyak 1.646 orang. Hal berhubungan dengan sanitasi lingkungan danpemukiman yang buruk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kondisi lingkungan dalamrumah dengan kejadian penyakit ISPA pada masyarakat di Kelurahan Ranomeeto Kecamatan Ranomeeto tahun2016. Metode penelitian yang digunakan adalah analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel dalampenelitian ini 85 responden yang diperoleh dengan proportional random sampling. Hasil uji statistik pada tingkatsignifikasi alpha 0,05 diperoleh hasil, (1) ada hubungan yang bermakna antara kondisi fisik rumah dengan kejadianpenyakit ISPA (ρValue= 0,016), (2) tidak ada hubungan yang bermakna antara kepadatan hunian dengan kejadianpenyakit ISPA (ρValue= 0,331), (3) ada hubungan yang bermakna antara sumber pencemaran udara dalam rumahdengan kejadian penyakit ISPA (ρValue= 0,018). Diharapkan kepada masyarakat untuk menjadikan penelitian inisebagai informasi terkait penyebab meningkatnya ISPA yang sering terjadi pada masyarakat sebagai upayapencegahan awal terhadap penyakit ISPA dan bagi peneliti selanjutnya diharapkan untuk mengembangkanpenelitian lebih lanjut.Kata Kunci : Kondisi Fisik Rumah, Kepadatan Hunian, Sumber Pencemar Udara dan Kejadian Penyakit ISPA.
PENGARUH KESMAS CILIK DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN TINDAKAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT MURID KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI 12 POASIA KOTA KENDARI TAHUN 2016 Maimun, Dwi Nurlailani; La Dupai, La Dupai; Erawan, Putu Eka
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 2, No 5 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.89 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v2i5.2093

Abstract

Anak sekolah menjadi salah satu kelompok paling rentan terhadap terjadinya masalah kesehatan karena faktorlingkungan dan pola hidup yang kurang baik. World Health Organization (WHO) menyatakan, setiap tahunnyasekitar 2,2 juta orang di negara-negara berkembang terutama anak- anak meninggal dunia akibat berbagaipenyakit yang disebabkan oleh kurangnya air minum yang aman, sanitasi dan hygiene yang buruk. Pemerintahmemiliki peran dalam mengupayakan kesehatan bagi anak sehingga dapat tercipta masyarakat yang sehatsalah satunya pada masyarakat sekolah. Upaya yang dilakukan oleh pemerintah, yaitu melalui program PromosiKesehatan Sekolah atau Health Promoting School (HPS). Program promosi kesehatan sekolah merupakansuatu upaya untuk meningkatkan kesehatan dan mencegah timbulnya penyakit di masyarakat sekolah. Penelitianini bertujuan untuk mengetahui pengaruh KELI dalam peningkatan pengetahuan, sikap dan tindakan terhadapperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) . Desain penelitian ini menggunakan pra-eksperimen dengan polarancangan one group pre test and post test design. Populasi dalam penelitian adalah murid kelas V SD Negeri 12Poasia. Besar sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 47 responden. Teknik sampel dalam penelitianini adalah probability sampling dengan cara simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioneryang diberikan kepada responden sebelum maupun sesudah intervensi oleh KELI menggunakan metodedemonstrasi dengan bantuan media poster. Analisis data menggunakan uji statistik Mc Nemar. Hasil uji McNemar menunjukkan ada perbedaan yang signifikan pada pengetahuan p value (0,01) < α (0,05), sikap p value(0,01) < α (0,05), dan tindakan p value (0,00) < α (0,05). Hal ini dibuktikan dengan adanya perbedaanpengetahuan, sikap, dan tindakan responden sebelum dan sesudah dilakukan intervensi oleh KELI selama 21 hari.Pendidikan kesehatan yang diberikan oleh KELI yang menggunakan metode demonstrasi dengan bantuan mediaposter dapat meningkatkan pengetahuan, sikap dan tindakan responden mengenai PHBS.Kata kunci: KELI, PHBS, Anak Usia Sekolah, Pengetahuan, Sikap, Tindakan
STUDI KUALITATIF PELAKSANAAN JAMINAN KESEHATAN NASIONAL OLEH BPJS KESEHATAN DI KECAMATAN TINANGGEA KABUPATEN KONAWE SELATAN Putrawan, Agus; Junaid, Junaid; Ismail, Cece Suriani
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 1, No 3 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.727 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v1i3.1244

Abstract

Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan pola pembiayaan pra-upaya, artinyapembiayaan kesehatan yang dikeluarkan sebelum atau tidak dalam kondisi sakit. Tujuan penelitianini adalah untuk mengetahui gambaran Pelaksanaan Sosialisasi, gambaran Kepesertaan, KesiapanFasilitas Kesehatan, dan Sistem rujukan dalam Pelaksanaan Program JKN di Kecamatan Tinanggea.Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis melaluiwawancara mendalam dengan informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaansosialisasi tentang program JKN yang di jalankan oleh pihak BPJS dalam hal ini Kantor LayananOperasional Kabupaten, Dinas kesehatan, dan puskesmas di Kecamatan Tinanggea KabupatenKonawe Selatan baik itu dengan menggunakan  media cetak maupun media elektronik sudahberjalan dengan baik, akan tetapi belum merata sepenuhnya ke masyarakat karena masih adamasyarakat yang tidak mengetahui tentang program JKN. Kepesertaan BPJS saat ini mencapai 40%dari jumlah penduduk. Masyarakat yang belum mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS di sebabkankarena kurangnya sosialisasi tentang JKN dan kendala dari segi kesanggupan untuk membayar iuranper-bulannya. Kesiapan Fasilitas kesehatan masih kurang siap menghadapi era JKN dimana fasilitayang tersedia yakni 1 unit puskesmas dan tidak semua terdapat poskesdes di setiap desa. ditinjaudari segi sumber daya manusia, Puskesmas Tinanggea masih kekurangan dokter karena idealnyasetiap puskesmas memiliki dua orang dokter. Sistem rujukan yang dijalankan oleh Pihak puskesmamengacu pada sistem rujukan dari BPJS kesehatan yang tercantum pada UU. Namun, Kendala yangsering terjadi dalam proses rujukan yaitu masih banyaknya masyarakat yang tidak patuh terhadapsistem rujukan, dan bahkan seringkali ditemukan pasien yang meminta untuk dirujuk meski pihakpuskesmas masih mampu untuk menangani pasien tersebut.Kata Kunci: JKN, Sosialisasi, Kepesertaan, Kesiapan Fasilitas  Kesehatan, Sistem Rujukan, BPJS,Kecamatan Tinanggea
POLA SPASIAL KEJADIAN TB PARU BTA POSITIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PUUWATU TAHUN 2013-2015 Sasmita, Sasmita; Junaid, Junaid; Ainurafiq, Ainurafiq
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.809 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v2i6.3033

Abstract

Tuberculosis atau TB merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosisyang pada umumnya mempengaruhi paru-paru. Data World Health Organization (WHO) pada tahun 2014menunjukkan TB membunuh 1,5 juta orang di dunia. Pada tahun 2015, Indonesia setiap tahunnya untuk kasustuberkulosis paru bertambah seperempat juta kasus baru dan sekitar 140.000 kematian terjadi setiaptahunnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pola spasial kejadian TB paru BTA positif di wilayah kerjaPuskesmas Puuwatu tahun 2013-2015 berdasarkan tingkat kepadatan penduduk, persentase keluarga miskin,cakupan rumah sehat, cakupan imunisasi BCG, dan wilayah kumuh. Penelitian ini merupakan penelitianepidemiologi deskriptif dengan pendekatan cross sectional deskriftif. Populasi penelitian ini yaitu seluruhkelurahan di wilayah kerja Puskesmas Puuwatu tahun 2013-2015 sebanyak 95 penderita. Hasil dari penelitianini dengan menunjukkan bahwa pola spasial sebaran kejadian TB paru BTA positif cenderung terjadi pola padatingkat kepadatan penduduk yang sangat padat, persentase keluarga miskin yang tinggi, cakupan rumah sehatyang tinggi, cakupan imunisasi BCG yang tinggi, dan wilayah yang tidak kumuh di wilayah kerja PuskesmasPuuwatu tahun 2013-2015.Kata Kunci: TB paru BTA positif, tingkat kepadatan penduduk, persentase keluarga miskin, cakupan rumahsehat, cakupan imunisasi BCG, wilayah kumuh, pola spasial.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STRES KERJA PADA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT JIWA PROVINSI SULAWESI TENGGARA TAHUN 2016 Sari, Rahmatia; Yusran, Sartiah; Ardiansyah, Ririn Teguh
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.677 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v2i6.2861

Abstract

Stres kerja adalah pola reaksi psikologis, emosional, kognitif dan perilaku terhadap beberapa aspek kerja,organisasi kerja, dan lingkungan kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungandengan stres kerja pada perawat di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2016.Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan rancangan penelitian cross sectional study.Populasi adalah seluruh perawat yang bertugas di Ruang Rawat Inap Rumah Saki t Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggaraberjumlah 116 orang. Data sebagai sampel 53 orang yang diperoleh dengan menggunakan metode purposivesampling. Hasil dari penelitian ini menyebutkan bahwa ada hubungan yang signifikan secara statistik (ρ < 0,05)antara variabel beban kerja dengan stres kerja (ρ = 0,002) dan variabel shift kerja dengan stres kerja (ρ = 0,040).Sebaliknya, tidak ada hubungan secara statistik (ρ > 0,05) variabel hubungan interpersonal dengan stres kerja (ρ =0,321) karena interaksi dan komunikasi berjalan dengan baik. Kemudian gaji dengan stres kerja (ρ = 0,306) padaperawat tidak berhubungan karena gaji yang diperol eh sudah memuaskan. Saran bagi perawat laki-laki yangmemiliki beban kerja ringan sebisa mungkin dapat membantu perawat perempuan yang memiliki beban kerjatinggi sehingga dapat mencegah adanya stres kerja di tempat kerja karena beban kerja yang berat dapatdikurangi.Kata Kunci: Beban Kerja, Shift Kerja, Hubungan Interpersonal, Gaji, Stres Kerja
EFEKTIFITAS EKSTRAK BIJI SIRSAK (Annona muricata L) SEBAGAI INSEKTISIDA ALAMI TERHADAP NYAMUK Aedes aegypti SEBAGAI VEKTOR DBD Setiawan, Eris; Karimuna, Siti Rabbani; Jafriati, Jafriati
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 1, No 3 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.813 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v1i3.1250

Abstract

Penyakit akibat virus dengue seperti Demam Dengue (DD) dan Demam Berdarah Dengue (DBD) adalahpenyakit yang dihasilkan oleh penularan vektor nyamuk dan merupakan mosquito-borne diseases terbesar didunia terutama pada negara tropis dan negara berkembang. Salah satu program pemberantasan vektor DBDadalah dengan menggunakan insektisida. Cara pengendalian alamiah yang dapat dilakukan adalah menggunakanbioinsektisida atau insektisida hayati yang merupakan suatu insektisida berbahan dasar yang berasal daritumbuhan dan mengandung bahan kimia (bioaktif) yang toksik terhadap serangga tetapi mudah terurai(biodegradable) di alam, sehingga tidak mencemari lingkungan, relatif aman dan bersifat selektif. Familitumbuhan yang dianggap merupakan sumber potensial insektisida nabati adalah Annonaceae. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui efektifitas ekstrak biji sirsak (Annona muricata L) sebagai insektisida terhadapnyamuk Aedes aegypti. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah eksperimen semu dengandesain post test only control group design. Sampel dalam penelitian ini adalah nyamuk Aedes aegypti sebanyak 10ekor pada masing-masing 4 unit perlakuan dan 1 kontrol dengan 4 kali pengulangan. Hasil penelitian inimenunjukan bahwa konsentrasi 15%, 30%, 45%, dan 60% yang menyebabkan jumlah nyamuk mati berturut-turut12.5%, 37.5%, 67.5% hingga pada konsentrasi maksimal 60% jumlah nyamuk mati rata-rata mencapai 97.5%.Berdasarkan uji probit nilai LC50 dan LC90 berturut-turut adalah 35.2132% dan 54.7572%. Hasil uji One AwayANOVA menunjukan bahwa nilai p<0,05  sehingga dapat disimpulkan terdapat perbedaan bermakna pada jumlahnyamuk yang mati antar kelompok yang dibandingkan.Kata Kunci : Aedes aegypti, Insektisida, Biji Sirsak (Annona muricata L)
PENGARUH PENYULUHAN MEDIA BUKU SAKU BAROK TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN TINDAKAN TENTANG BAHAYA MEROKOK PADA SISWA KELAS VIII DISMPN 23 KONAWE SELATAN TAHUN 2017 Adiyaningsi, Riska; Bahar, Hartati; Erawan, Putu Eka
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.023 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v2i6.3412

Abstract

Merokok merupakan suatu masalah di dalam masyarakat yang dapat menimbulkan banyak kerugian baik dari segisosial ekonomi maupun kesehatan bahkan kematian. Rokok di Indonesia telah menjadi masalah nasional karenamenyangkut berbagai bidang kesehatan. Banyak orang telah mengetahui secara umum bahwa penggunaantembakau berbahaya bagi kesehatan mereka, namun banyak aspek dari penggunaan tembakau yang belum cukupdijelaskan, sehingga tidak dimengerti dengan baik oleh kebanyakan pengguna tembakau dan Salah satu dari sekianbanyak bahaya merokok terhadap remaja adalah faktor fisik dan psikologisnya. Akibatnya, perokok cenderungmenyepelekan risiko kesehatan dari penggunaan tembakau terhadap diri mereka sendiri dan orang -orang disekitarnya yang terpapar asapnya maka dari itu diperlukan strategi pendidikan kesehatan yang tepat, salah satunyadengan pendidikan kesehatan melalui media buku saku barok Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahuipengaruh penyuluhan media buku saku barok terhadap peningkatan pengetahuan, sikap dan tindakan tentangbahaya merokok pada siswa kelas VIII di SMPN 23 Konawe Selatan tahun 2017. Metode yang di gunakan yaitu Pra Eksperimendenganmenggunakanrancanganone group pre test and post test design.. Sampel penelitian sebanyak77 orang siswa. Sampel ditentukan dengan teknik stratified random sampling. Dengan menggunakan uji statistikMc.Nemar diperoleh hasil bahwa pendidikan kesehatan melalui media buku saku barok efektif untuk meningkatkanpengetahun ( ρvalue0,000), sikap (ρvalue0,000) dan Tindakan (ρvalue0,000). Hal ini di buktikan dengan adanyaperbedaan pengetahuan, sikap dan Tindakan responden sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatantentang bahaya mereokok selama 21 hari dengan menggunakan media buku saku barok dapat meningkatkanpengetahuan, sikapa dan tindakan reponden tentang bahaya merokok pada siswa.Kata Kunci: Pendidikan kesehatan, buku saku barok, pengetahuan, sikap, tindakan

Page 3 of 55 | Total Record : 550


Filter by Year

2016 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 2 (2024): Vol 9, No 1A (2024): Vol 8, No 4 (2023): Vol 8, No 3 (2023): Vol 8, No 3 (2023): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) Vol 8, No 2 (2023): Vol 8, No 1 (2023): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) Vol 8, No 1 (2023): Vol 7, No 4 (2022): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) Vol 7, No 3 (2022): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) Vol 7, No 1 (2022): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 4 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 3 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 2 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 1 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 4 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 3 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 2 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 1 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 4 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 3 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 2 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 1 (2019): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 4, No 1 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 4 (2018): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 4 (2018): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 3, No 3 (2018): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 2 (2018) Vol 3, No 2 (2018) Vol 3, No 1 (2018): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 3, No 1 (2018): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 8 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 7 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 7 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 5 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 5 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 1, No 4 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 1, No 3 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 1, No 2 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat More Issue