cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 2502731X     DOI : 10.37887/jimkesmas
Core Subject : Health,
FKM UHO dari berbagai disiplin ilmu kesmas, diantaranya epidemiologi, administrasi kebijakan kesehatan, kesehatan lingkungan, kesehatan kerja, promosi kesehatan, kesehatan reproduksi, biostatistika, dan lain-lain.
Arjuna Subject : -
Articles 550 Documents
UJI EFEKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK BIJI KOPI ARABIKA (COFFEA ARABICA L.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI ESCHERICHIA COLI SECARA IN VITRO Kosasih, Putri Peggy Yanti; Putri, Nadya Nazimuddin; Girsang, Ermi
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 1 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jimkesmas.v6i1.16180

Abstract

Abstrak Diare merupakan salah satu penyakit infeksi primer yang disebabkan oleh bakteri Escherichia coli yang masih menjadi masalah utama dalam kesehatan masyarakat karena merupakan penyumbang utama ketigaangka kesakitan dan kematian anak di berbagai Negara termasuk Indonesia. Sebagian besar bakteri ini telahmengalami resisten terhadap antibiotik. Salah satu alternatif yang dapat ditempuh untuk mengatasi masalahtersebut adalah memanfaatkan zat aktif pembunuh bakteri yang terkandung dalam tanaman salah satunya kopi.Biji kopi mengandung berbagai jenis senyawa volatil, seperti aldehida, furfural, keton, alkohol, ester, asamformat dan asam asetat. Tujuan penelitian untuk mengetahui kemampuan ekstrak biji kopi arabika (CoffeaArabica L.) dalam menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Metode pengujian daya hambatmenggunakan metode disc diffusion (tes Kirby dan Bauer). Variabel penelitian yaitu konsentrasi ekstrak biji kopiarabika (Coffea Arabica L.) 25%, 50%, 75% dan 100%. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat zona hambatterhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli.Kata Kunci : Coffea Arabica L., Escherichia coli, antibakteri, disc diffusion, diare.
UPAYA PENCEGAHAN KEJADIAN PENYAKIT DBD MELALUI EKSPLORASI DAN ESTIMASI DATA ABJ DAN KASUS DBD (Studi Kasus Di Puskesmas Gunung Anyar Kota Surabaya Tahun 2017 – 2019) Oktafianti, Ika; Sunarko, Bambang; Suprijandani, Suprijandani
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 1 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jimkesmas.v6i1.16207

Abstract

Abstrak Demam berdarah/ DBD merupakan penyakit akibat gigitan nyamuk Aedes yang mengandung virus Dengue. KasusDBD di wilayah kerja Puskesmas Gunung Anyar menunjukkan peningkatan kasus setiap tahunnya dari 15 kasustahun 2017 menjadi 46 kasus pada tahun 2019. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran kepadatanjentik vektor (ABJ) dan kasus DBD dalam upaya pencegahan penyakit DBD di Puskesmas Gunung Anyar tahun2017-2019 dan kejadian penyakit DBD dimasa mendatang.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptifobservasional dengan metode retrospektif. Data penelitian merupakan data sekunder. Objek Penelitian iniadalah kepadatan jentik vektor (ABJ) dan kasus DBD tahun 2017-2019 di Wilayah Puskesmas Gunung Anyar. Datayang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata ABJPuskesmas Gunung Anyar tahun 2017-2019 pada bulan Pebruari, Maret dan Juni < 95%. ABJ > 95% terjadi padabulan Januari, April, Mei, Juli, Agustus, September, Oktober, Nopember dan Desember. Rata-rata kasus DBDTahun 2017-2019 tertinggi pada bulan Mei sebanyak 7 kasus, terendah pada bulan September sampai Desemberyaitu tidak terdapat kasus. Kejadian kasus DBD pada masa mendatang di Puskesmas Gunung Anyar tahun 2020mengalami kenaikan rata-rata kasus, tahun 2021 mengalami penurunan kasus sampai tahun 2031, dan akanmengalami kenaikan kasus mulai tahun 2032. Disarankan semua pihak terkait baik masyarakat, pemerintahuntuk melaksanakan kegiatan pencegahan penularan penyakit DBD, dengan mengoptimalkan gerakan saturumah satu jumantik. Gerakan 3M Plus sebelum masa penularan (G3MP SMP) dilaksanakan minimal selama 3bulan berturut-turut pada bulan dengan kasus terendah, yaitu bulan September sampai Desember.Kata kunci: kepadatan jentik vektor (ABJ), kasus DBD.
GAMBARAN DIAGNOSA DAN TATALAKSANA TIFOID PADA PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT UMUM ROYAL PRIMA PADA PERIODE 2018-2020 Septianto, Therry; Sopacoa, Erwin; Tanamal, Claudia
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 1 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jimkesmas.v6i1.16223

Abstract

Abstrak Demam Tifoid adalah penyakit infeksi saluran cerna yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi Salmonelatyphi adalah bakteri yang berbentuk batang, gram negative, Penyakit Demam Tifoid dapat terjadi karenakurangnya kesadaran masyarakat akan kebersihan diri sendiri dan kebersihan lingkungan Kebiasaan masyarakatyang suka jajan sembarangan juga dapat menularkan penyakit demam tifoid. Tujuan dari penelitian ini adalahuntuk mengetahui gambaran diagnose dan tatalaksana tifoid pada pasien rawat inap di rumah sakit umum RoyalPrima pada periode 2018-2020. Penelitian ini dibuat dengan metode design studi kasus yang bersifat deskriptifretrospektif, besar sampel 100 data rekam medis pasien diambil secara purposive sampling, yaitu rekam medisyang paling datanya dan dianalisa dengan deskriptif statistik. Berdasarkan hasil, ditemukan Umur termuda adalah2 tahun dan umur tertua adalah 63 tahun, Keluhan utama adalah Demam Tinggi (100%), Pada pemeriksaanpenunjang pada hasil pemeriksaan serologi IgG/IgM dijumpai IgM positif kuat (45%), Kondisi pasien sewaktupulang yang sembuh (56%), berobat jalan (34%), pulang atas kemauan sendiri (10%), tidak ada pasien yangmeninggal dunia.Kata Kunci : Demam Tifoid, Diagnosis, Serologi
HUBUNGAN OBESITAS TERHADAP HIPERTENSI PADA PETUGAS KEPOLISIAN DI POLRESTA DELI SERDANG Hanna, Jessica Lise; Lumban Tobing, Andrico Napolin; Suandy, Suandy
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 1 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jimkesmas.v6i1.16321

Abstract

AbstrakObesitas adalah faktor risiko utama pada berbagai penyakit kronis, seperti diabetes, kelainan muskuloskeletal,hipertensi, bahkan kanker. Setidaknya ada 2,8 juta orang meninggal per tahun sebagai akibat overweight atauobesitas. Terdapat sekitar 63.309.620 orang mengalami hipertensi di Indonesia pada tahun 2018, dimana427.218 diantaranya meninggal karena hipertensi. Aktivasi sistem saraf simpatis, jumlah total lemak dalamtubuh, peningkatan reabsorpsi natrium dan aktivitas sistem renin-angiotensin di ginjal akibat retensi dari ion inimenjadi penyebab yang mendasari dari hipertensi yang disebabkan obesitas. Sehingga, tujuan dari penelitianini untuk mengekplorasi pengaruh antara kategori obesitas terhadap tekanan darah pada petugas kepolisian diPolresta Deli Serdang. Penelitian ini adalah penelitian cross-sectional pada 51 orang petugas kepolisian diPolresta Deli Serdang. Parameter yang dievaluasi meliputi umur, jenis kelamin, lingkar perut, indeks massatubuh, tekanan darah, dan kolesterol total. Seluruh data penelitian dianalisa dengan analisa deskriptif,kemudian dilanjutkan dengan uji kendall’s tau b dan uji two sample t-test dengan uji mann-whitney sebagai ujialternative. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi yang positif lemah antara indeks massatubuh dengan hipertensi, walaupun hubungan antara keduanya tidak signifikan (Nilai p= 0.0830; r= 0.030).Sehingga dapat disimpulan bahwa IMT tidak mempengaruhi kejadian hipertensi.Kata kunci: IMT, Hipertensi, Deli Serdang, obesitas 
PROFIL PASIEN LANSIA DENGAN DEPRESI PASCA STROKE DI RS ROYAL PRIMA PADA TAHUN 2020 Tambunan, Vania Amanda; Elfisyahrini, Utari; Million, Hendy
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 1 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jimkesmas.v6i1.16341

Abstract

Abstrak Stroke menjadi penyakit nomor 2 terbesar di Indonesia dan menduduki peringkat penyakit yang paling ditakuti,karena gejala klinis yang diakibatkan oleh penyakit ini membuat pasien yang terkena menjadi kurang produktif,dimana salah satu gejala klinisnya yaitu sulit berjalan dan berbicara. Akibat gejala klinis yang ditimbulkan olehpenyakit ini, maka tingkat depresi seseorang yang terkena akan meningkat, terutama pada usia lanjut. Tujuanpenelitian ini ialah untuk mengetahui tingkat depresi pasien lansia pasca terkena stroke. Penelitian inidilaksanakan dengan menggunakan jenis penelitian analitik observasional dengan teknik pengambilan sampelmenggunakan metode non probability sampling, dan jumlah sampel penelitian ini berjumlah 31 responden.Pengumpulan data dilakukan dengan lembar kuesioner Geriatric Depression Scale (GDS). Pencarian datadengan menggunakan metode statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil pasien lansiayang mengalami depresi pasca stroke berdasarkan karakteristik usia ialah mayoritas berusia 60-69 tahun yaitusebanyak 18 orang (58,06%), berdasarkan karakteristik jenis kelamin paling banyak ialah yang berjenis kelaminperempuan, dengan jumlah 18 orang (58,1%), berdasarkan status perkawinan yaitu sebanyak 28 orang (90,3%),berdasarkan tingkat depresi didapatkan bahwa tingkat depresi yang dialami oleh responden yang paling banyakadalah depresi yang ringan yaitu berjumlah 13 orang (41,9%). Kami berharap untuk pasien lansia pasca strokeuntuk tetap menjaga kesehatan jiwa jasmani, rohan, dan untuk keluarga pasien, kami berharap agar tidakpernah lelah untuk membantu meningkatkan kesehatan jiwa, jasmani dan rohani anggota keluarga yangmengalami stroke, agar mereka selalu semangat. Kata kunci: Stroke, depresi, lansia, profil
HUBUNGAN JENIS KELAMIN SEBAGAI FAKTOR RISIKO TERJADI FRAKTUR FEMUR PADA ORANG DEWASA DI RSU ROYAL PRIMA MEDAN Alamsya, M. Ridho Fitra; Alexander, Rico; Fadillah, Qori
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 1 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jimkesmas.v6i1.16367

Abstract

AbstrakFraktur pada sepertiga proksimal femur adalah penyakit yang paling sering dialami pada kelompok umur usialanjut dengan morbiditas dan mortalitas yang tinggi. Terdapat beberapa faktor risiko yang berhubungandengan fraktur proksimal femur. Sehingga, penelitian ini ditujukan untuk mengetahui pengaruh jenis kelaminsebagai faktor risiko fraktur femur pada pasien di RSU Royal Prima Medan. Penelitian ini merupakan penelitiancross-scetional terhadap 88 rekam medis pasien fraktir femur di Rumah Sakit Umumt Royal Prima dari tahun2019-2020. Parameter penelitian ini meliputi: umur, jenis kelamin, jenis fraktur, penatalaksanaan, dan penyakitpenyerta. Seluruh data penelitian dalam penelitian ini dianalisa dengan analisa univariat dan bivariat. Dari hasilpenelitian didapati bahwa mayoritas pasien fraktur femur merupakan perempuan berusia 32-93 tahun(Median: 76 tahun). Fraktur tertutup merupakan fraktur femur yang paling banyak dijumpai baik pada laki-laki(23.9%) maupun perempuan (55.7%), dimana pada laki-laki ditatalaksana dengan ORIF (23.9%) danHemiartroplasty (34.1%) pada perempuan. Diabetes mellitus merupakan penyakit penyerta terbanyak padapasien perempuan dengan fraktur femur. Dapat disimpulkan bahwa fraktur femur paling banyak dijumpai padaperempuan daripada laki-laki dan dipengaruhi oleh faktor umur, jenis fraktur, modalitas terapi serta penyakitpenyerta.Kata kunci: Fraktur, femur proksimal, Royal Prima, Jenis Kelamin
HUBUNGAN ANTARA INDEKS MASSA TUBUH (IMT) DAN PARITAS TERHADAP USIA MENOPAUSE DI SURABAYA Widayana, Maeril Kirana; Dwiningsih, Sri Ratna; Herawati, Lilik
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 1 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jimkesmas.v6i1.16388

Abstract

Abstrak Menopause merupakan kondisi dimana wanita tidak lagi mengalami menstruasi selama 12 bulan berturut-turutdan menjadi permanen. Normalnya terjadi pada usia 45 - 55 tahun. Menopause yang terlalu dini (<40 tahun)dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit seperti kardiovaskular dan osteoporosis. Sementara menopauseyang terlambat, yaitu >55 tahun akan meningkatkan risiko dari kanker endometrium, ovarium, dan payudara.Berbagai faktor dapat memengaruhi usia menopause. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanyahubungan IMT dan paritas dengan usia menopause, mengetahui rata - rata usia menopause di Surabaya, danrata - rata IMT serta paritas pada wanita menopause di Surabaya. Penelitian ini bersifat analitik denganpendekatan studi cross sectional. Sample dikumpulkan dengan teknik total sampling. Besar sampel yangdiperoleh sebanyak 53 wanita yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eklusi dari penelitian. Data yangdigunakan adalah data primer yang diperoleh dari pengisian kuesioner dan pengukuran secara langsung terhadapIMT pada sebagian responden. Data dianalisis dengan uji korelasi Pearson yang didapatkan hasil p=0,621 padahubungan IMT dengan usia menopause dan p=0,725 pada hubungan paritas dengan usia menopause.Sementaraitu rata - rata usia menopause di Surabaya adalah 50,69 dengan IMT 25,09 kg/m2 dan paritas rata - rata 2-3. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak didapatkan korelasi IMT dan paritas terhadap usia menopause(p>0,05), rata - rata wanita di Surabaya memasuki menopause diusia yang normal dengan berat badan berlebihtingkat ringan dan merupakan multiparitas.Kata Kunci : Indeks massa tubuh, IMT, Paritas, Usia menopause, Menopause
PERBEDAAN TINGKAT KEPARAHAN PRE MENSTRUAL SYNDROME (PMS) PADA REMAJA OBESITAS DI WILAYAH SURAKARTA Irdianty, Mellia Silvy; Afni, Anissa Cindy Nurul
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 1 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jimkesmas.v6i1.16540

Abstract

Abstrak Sejumlah remaja biasanya mengalami rasa tidak nyaman sebelum menstruasi. Mereka biasanya merasakan satuatau beberapa gejala yang disebut dengan kumpulan gejala sebelum datang bulan atau istilah populernyapremenstrual syndrome (PMS). Survey menunjukkan bahwa premenstrual syndrome merupakan masalahkesehatan umum yang paling banyak dilaporkan oleh wanita usia reproduksi. Hasil penelitian menyebutkan,sekitar 40% wanita berusia 14-50 tahun mengalami PMS. Gejala-gejala yang dialami berupa rasa nyeri pada perutbagian bawah, nyeri pada payudara, sakit kepala disertai perubahan psikologis dan tingkah laku. Ada beberapafaktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya PMS, salah satunya adalah wanita yang mengalami obesitastetapi hasil penelitian lain menyebutkaa bahwa remaja dengan indeks massa tubuh rendah lebih beresikoterhadap kejadian PMS. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan tingkat keparahan PMS pada remajaobesitas dan Non Obesitas. Jenis penelitian yang akan digunakan rancangan case control. Subjek penelitianremaja putri di surakarta. Sampelnya diambil secara random sampling dengan menggunakan rumus Hypothesisfor two population proportion dengan modifikasi google form. Terdapat perbedaan signifikan terkait tingkatkeparahan PMS pada remaja obesitas di Surakarta. Nilai OR 2,19 dan p < 0,05, artinya mahasiswa yang mengalamistres yang tinggi berpeluang dua kali untuk ada sindroma premenstrual sindrom dibandingkan mahasiswa yangmengalami stress rendah. Kata Kunci : Remaja, PMS, Obesitas
ANALISIS PERILAKU PENGGUNAAN JAMBAN KELUARGA PADA MAYARAKAT SUKU BAJO DI WILAYAH PESISIR DESA BA-HARI KECAMATAN TOWEA KABUPATEN MUNA TAHUN 2019 Sabilu, Yusuf; Yasnani, Yasnani
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 2 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jimkesmas.v5i2.13128

Abstract

- Masalah kondisi lingkungan tempat pembuangan kotoran manusia tidak terlepas dari aspekkepemilikan terhadap sarana yang digunakan. Berdasarkan data dari World Health Organization (WHO) padatahun 2016 diperkirakan sebesar 1,1 milyar orang atau 17% penduduk dunia masih Buang Air Besar (BAB) diarea terbuka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Perilaku Penggunaan Jamban Keluarga PadaMasyarakat Suku Bajo di Wilayah Pesisir Desa Bahari Kecamatan Towea Kabupaten Muna Tahun 2019.Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional- analitik yang menggunakan rancangan “crosssectionalstudy”. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ru-mah tangga yang berada di Desa Bahari KecamatanTowea Kabupaten Muna Kelurahan dengan jumlah 446 Ke-pala Keluarga. Sampel berjumlah 82 Kepala Keluargayang diambil dengan menggunakan tehnik SimpleRand-om Sampling (SRS). Analisis data dilakukan secaraunivariat dan bivariat menggunakan uji chisquare. Hasil Penelitian menunjukkan Ada hubungan yang bermaknaantara pengetahuan dengan penggunaan jamban (nilai p- value = 0,034), Tidak ada hubungan yang bermaknaantara sikap dengan penggunaan jamban (nilai p val-ue =0,086), Ada hubungan yang bermakna antarapendapatan dengan penggunaan jamban(nilai p value =-0,000), Ada hubungan yang bermakna antara peranpetugas kesehatan dengan penggunaan jamban (nilai p value =0,002), Ada hubungan yang bermakna antarakepemilikan jamban dengan penggunaan jamban (nilai p value =0,033). Kesimpulan pada penelitian ini menunjukan ada hubungan antara variabel Pengetahuan-, Sikap, Pendapatan, Peran Petugas Kesehatan danKepemilikan Jamban.Kata kunci : Pengetahuan,Sikap, Pendapatan, Peran Petugas Kesehatan, Kepemilikan Jamban
KAJIAN PERANAN MASYARAKAT TERHADAP PENCEGAHAN KEJADIAN COVID-19 DI KABUPATEN SUMBAWA Putri, Desy Fadilah Adina; Hamid, Abdul
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 1 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jimkesmas.v6i1.16998

Abstract

Abstrak Kondisi dunia saat ini sedang digemparkan oleh virus mematikan yang menyebar secara pesat di beberapa belahan dunia saat ini. Tak terkecuali di Indonesia, termasuk Kabupaten Sumbawa. Menghadapi masalah serius yang mengglobal tersebut, masyarakat membutuhkan sikap yang cermat untuk menjaga kesehatan dengan sebaik mungkin serta kebijaksanaan sebagai makhluk sosial. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni-Juli 2020 dengan pembagian kuesioner secara daring (online). Populasi penelitian ini yaitu seluruh masyarakat Kabupaten Sumbawa dan sampel penelitian ini yaitu seluruh bagian populasi yang ada. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh. Analisis data yang digunakan yaitu distribusi frekuensi dari masing-masing variable yang disebarkan. Kemudian dideskripsikan untuk dijadikan rekomendasi atau pengetahuan mengenai peranan masyarakat dalam pencegahan Covid-19. Hasil karakteristik responden menunjukkan bahwa mayoritas responden laki-laki (64,5%), mayoritas mengenyam pendidikan atas atau perguruan tinggi (80,6%). Mayoritas pekerjaan responden yaitu karyawan swasta (19,4%). Berdasarkan aspek kepatuhan dapat sebaran jawaban responden mayoritas memakai masker saat keluar ke tempat umum seperti pasar, mall, rumah teman, dan saudara (100%). Berdasarkan aspek kesiapsiagaan dapat sebaran jawaban responden mayoritas terdapat tempat cuci tangan dan sabun di depan rumah (87,1%). Berdasarkan aspek kesehatan dapat sebaran jawaban responden mayoritas selalu meletakkan baju kotor langsung dalam bak cucian/mesin cuci setelah bepergian (35,5%). Oleh karena itu, diharapkan masyarakat bisa mengikuti gaya hidup new normal dengan 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak) yang telah dihimbau oleh pemerintah.Kata Kunci: Peranan masyarakat, kejadian Covid-19, Kabupaten Sumbawa

Filter by Year

2016 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 2 (2024): Vol 9, No 1A (2024): Vol 8, No 4 (2023): Vol 8, No 3 (2023): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) Vol 8, No 3 (2023): Vol 8, No 2 (2023): Vol 8, No 1 (2023): Vol 8, No 1 (2023): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) Vol 7, No 4 (2022): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) Vol 7, No 3 (2022): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) Vol 7, No 1 (2022): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 4 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 3 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 2 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 1 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 4 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 3 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 2 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 1 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 4 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 3 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 2 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 1 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 1 (2019): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 3, No 4 (2018): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 3, No 4 (2018): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 3 (2018): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 2 (2018) Vol 3, No 2 (2018) Vol 3, No 1 (2018): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 3, No 1 (2018): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 8 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 7 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 7 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 5 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 5 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 1, No 4 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 1, No 3 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 1, No 2 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat More Issue