cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 2502731X     DOI : 10.37887/jimkesmas
Core Subject : Health,
FKM UHO dari berbagai disiplin ilmu kesmas, diantaranya epidemiologi, administrasi kebijakan kesehatan, kesehatan lingkungan, kesehatan kerja, promosi kesehatan, kesehatan reproduksi, biostatistika, dan lain-lain.
Arjuna Subject : -
Articles 550 Documents
STUDI DETERMINAN PEMILIHAN PENOLONG PERSALINAN OLEH TENAGA KESEHATAN DAN DUKUN/PARAJI DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS PUUWATU KOTA KENDARI TAHUN 2016 Novianti, Iin; Karimuna, Siti Rabbani; Tina, Lymbran
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 1, No 4 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.817 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v1i4.1741

Abstract

Persalinan dalah proses pengeluaran hasil konsepsi (janin dan urine) yang dapat hidup di dunia luar, darirahim melalui jalan lahir atau dengan jalan lain. Tenaga penolong persalinan dibedakan menjadi dua jenis yaitutenaga kesehatan dan non kesehatan. Tenaga kesehatan yaitu tenaga yang mendapat pendidikan formal sepertidokter spesialis kebidanan, dokter umum dan bidan sedangkan non tenaga kesehatan adalah tenaga yangmendapat keterampilan dari orang tuanya secara tradisional seperti dukun bayi atau paraji. Berdasarkan data dariDinkes Kota Kendari tahun 2015 terdapat 719 persalinan yang ditolong oleh tenaga kesehatan sebanyak 650orang (90.40%), 69 orang diantara ditolong oleh dukung bayi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahuifaktor yang mempengaruhi pemilihan penolong persalinan oleh tenaga kesehatan dan dukun bayi di WilayahKerja Puskesmas Puuwatu Kota Kendari Tahun 2016. Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik dengandesain cross sectional study. Besar sampel adalah 88 orang respoden yang diambil dengan cara acak sederhana(simple random sampling). Hasil penelitian menunjukkan nilai uji statistik pada tingkat signifikan α < 0,05diperoleh ada faktor yang menpengaruhi yang bermakna antara biaya (ρ value sebesar 0,028 <(α) = 0,05),dukungan keluarga (ρ value sebesar 0,001 <(α) = 0,05) terhadap pemilihan penolong persalinan oleh tenagakesehatan dan dukun bayi, tidak ada yang mempengaruhi yang bermakna antara riwayat penolong persalinan ( ρvalue sebesar 0,216 >(α) = 0,05) dan jarak fasilitas (ρ value sebesar 1,00 >(α) = 0,05) dengan Pemilihan PenolongPersalinan Di Wilayah Kerja Puskesmas Puuwatu.Kata Kunci: Biaya Persalinan, Jarak Fasilitas, Riwayat Penolong Persalinan Dan Dukungan Keluarga
EFEKTIVITAS MEDIA TEKA-TEKI SILANG DENGAN METODE NHT (NUMBER HEADS TOGETHER) TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN TINDAKAN PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA PADA SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 5 KENDARI TAHUN 2017 Muzakir, Yaumil Chairiah; Junaid, Junaid; Prasetya, Fikki
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 1 (2018): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.095 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v3i1.3901

Abstract

Permasalahan Narkoba di Indonesia masih merupakan sesuatu yang bersifat mendesak dan kompleks.Terbukti dengan bertambahnya jumlah penyalahguna atau pecandu narkoba secara signifikan seiringmeningkatnya pengungkapan kasus tindak kejahatan narkoba yang semakin beragam polanya dan semakin masifpula jaringan sindikatnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penyuluhan dengan mediateka-teki silang dengan metode NHT terhadap pengetahuan, sikap, dan tindakan pencegahan penyalahgunaannarkoba sebelum dan sesudah perlakuan pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 5 Kendari Tahun 2017. Jenispenelitian yang digunakan adalah Pra-Eksperimental dengan desain One Group Pre test - Post test Design. Populasidari penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Kendari yang belum pernah mengikuti penyuluhan tentangnarkoba yang berjumlah 116 orang, tehnik pengambilan sampel adalah Simple random sampling sehinggadidapatkan jumlah sampel sebesar 90 responden. Data dalam penelitian ini dianalisis menggunakan uji WilcoxonSign Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, ada sebelum dan setelah penyuluhan dengan media tekatekisilangdenganmetodeNHTterhadappengetahuanρ-value (0,000) < α (0,05), sikap ρ-value (0,000) < α (0,05),dan tindakan ρ-value (0,001) < α (0,05). ). Media Teka-Teki Silang efektif terhadap pengetahuan (54,9%), sikap(60,09%) dan tindakan (78,7%). Sehingga dapat disimpulkan bahwa media Teka-Teki Silang dengan metode NHTmemiliki efektivitas terhadap terhadap pengetahuan, sikap, dan tindakan siswa sebelum dan setelah perlakuan.Kata Kunci : Narkoba, TTS, NHT, Pengetahuan, Sikap, Tindakan
GAMBARAN SANITASI SEKOLAH DASAR NEGERI KECAMATAN POLI -POLIA DAN KECAMATAN LADONGI DI KOLAKA TIMUR TAHUN 2015 Arisandi, esyi; Junaid, Junaid; Ismail, Cece Suriani
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 1, No 3 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.457 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v1i3.1210

Abstract

Sanitasi dasar sekolah adalah syarat kesehatan lingkungan minimal yang harus dipunyai oleh setiapsekolah untuk memenuhi kebutuhan siswa dan siswi. Ruang lingkup sanitasi dasar yakni sarana penyediaan airbersih, sarana jamban, sarana pembuangan sampah, dan sarana pembuangan air limbah. Tujuan peneliti an iniuntuk mengetahui gambaran sanitasi  pada Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kecamatan Poli -Polia danKecamatan Ladongi Kolaka Timur Tahun 2015. Jenis penelitian adalah deskriptif observasional yang dilakukanuntuk mendeskripsikan tentang Kondisi Sanitasi Lingkungan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan sanitasiventilasi sekolah yang 26 SDN mempunyai ventilasi yang memenuhi syarat dengan nilai ≥ 75, sanitasi jambanpada 26 SDN mempunyai 6 sekolah yang tidak memenuhi syarat dengan nilai < 225, dan 20 sekolah yangmemenuhi syarat dengan nilai ≥ 225, Konstruksi Bangunan pada 26 SDN mempunyai 6 sekolah yang tidakmemenuhi syarat dengan nilai < 150, dan 20 sekolah yang memenuhi syarat dengan nilai ≥ 150, Sanitasi airbersih pada 26 SDN, 6 sekolah yang tidak memenuhi syarat dengan nilai < 375, dan 20 sekolah yang memenuhisyarat dengan nilai ≥ 375, Sanitasi pengelolaan sampah pada 26 SDN, 6 sekolah yang tidak memenuhi syaratdengan nilai < 375, dan 20 sekolah yang memenuhi syarat dengan nilai ≥ 375, Saluran Pembuangan Air Limbah(SPAL) pada 26 SDN 6 sekolah yang tidak memenuhi syarat dengan nilai < 375, dan 20 sekolah yang memenuhisyarat dengan nilai ≥ 375. Diperlukan peran pemintah, dalam menangani sanitasi lingkungan yang beradadisekolah.Kata Kunci : Sanitasi, Ventilasi, Sanitasi Jamban, Konstruksi Bangunan, Sanitasi Air Bersih, Sanitasi PengelolaanSampah, Saluran Pembuangan Air Limbah (SPAL)
ANALISIS KEJADIAN STRES KERJA PADA PERAWAT DI KABUPATEN KONAWE KEPULAUAN TAHUN 2017 Jundillah, Zhafarina Nastiti; Ahmad, La Ode Ali Imran; Saktiawan, La Ode
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.474 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v2i6.2902

Abstract

Stres akibat kerja merupakan gangguan fisik dan emosional sebagai akibat ketidaksesuaian antara kapasitas,sumber daya atau kebutuhan pekerja yang berasal dari lingkungan pekerjaan. Penelitian ini adalah penelitiankuantitatif dengan desain cross-sectional atau potong lintang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuigambaran tingkat stres kerja dan hubungan beban kerja dan lingkungan kerja perawat di Kabupaten KonaweKepulauan Tahun 2017. Sebagai sumber informasi dan rujukan mengenai kejadian stres kerja pada perawat diKabupaten Konawe Kepulauan Tahun 2017. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat yang beradadi Kabupaten Konawe Kepulauan tahun 2017. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 83 orang dan teknikpengambil sampel menggunakan total sampling. Analisis statistik menggunakan uji Chi-squre pada tingkatkepercayaan 95% ( =0,05). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 17 perawat mengalami stres berat dan 66perawat mengalami stres ringan, beban kerja (ρ value = 0,002), kejenuhan (ρ value = 0,000) merupakan faktorpenentu kejadian stres. Sedangkan faktor lingkungan (ρ value = 0,225) bukan merupakan faktor penentukejadian stres kerja pada perawat di Kabupaten Konawe Kepulauan tahun 2017. Kesimpulan, perawat diKabupaten Konawe Kepulauan tahun 2017 lebih banyak mengalami stres ringan, beban kerja berat, kejenuhankerja, lingkungan kerja kurang baik. Terdapat hubungan antara beban kerja dan kejenuhan kerja terhadapkejadian stres kerja pada perawat di Kabupaten Konawe Kepulauan tahun 2017. Tidak terdapat hubunganantara lingkungan kerja dengan kejadian stres kerja pada perawat di Kabupaten Konawe Kepulauan tahun2017.Kata kunci : Stres, beban kerja, kejenuhan, faktor lingkungan, perawat
FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELELAHAN PENGEMUDI TRUK TANGKI DI TERMINAL BBM PT. PERTAMINA (PERSERO) KEC. LATAMBAGA KAB. KOLAKA TAHUN 2016 Carlos, Daniel; Yasnani, Yasnani; Afa, Jusniar Rusli
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 1, No 4 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.148 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v1i4.1924

Abstract

Kelelahan kerja merupakan salah satu permasalahan kesehatan dan keselamatan kerja yang dapatmenjadi faktor resiko terjadinya kecelakaan pada saat bekerja. Salah satu bidang pekerjaan yang palingmonoton dan cepat memberikan kelelahan yaitu mengemudi. Mengemudikan kendaraan truk membutuhkankonsentrasi yang cukup tinggi, jika lengah sedikit bisa jadi akan terjadi kecelakaan kerja. Efek kelelahan ini jugaterjadi pada salah satu terminal pengisian BBM di Kolaka, Sulawesi Tenggara. Terminal BBM ini merupakansalah satu tempat pengisian BBM yang dimuat kedalam truk tangki dengan ukuran yang berbagai macam,kemudian para pengemudi truk tangki menyalurkan pada konsumennya didalam maupun diluar kota Kolaka.Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor risiko apa yang berhubungan dengankelelahan pada pengemudi truk tangki di terminal BBM PT. Pertamina (Persero) Kecamatan LatambagaKabupaten Kolaka Tahun 2016. Penelitian ini bersifat kuantitatif observasional untuk mengetahui kelelahanakibat kegiatan pengemudi truk tangki di terminal BBM PT. Pertamina Kecamatan Latambaga KabupatenKolaka dan menggunakan desain penelitian ini menggunakan potong lintang (cross sectional). Dari hasilpenelitian ini menunjukkan terdapatnya hubungan antara durasi mengemudi dengan kelelahan kerja dengan pvalue = 0,46 (pvalue< 0,05); terdapatnya hubungan antara kualitas tidur dengan kelelahan kerja dengan nilai pvalue = 0,13 (pvalue< 0,05); terdapatnya hubungan beban kerja waktu dengan kelelahan kerja dengan nilainilai p value = 0,13 (pvalue< 0,05 ); tidak terdapatnya hubungan antara beban kerja mental dengan kelelahankerja dengan nilai p value = 0,075 (pvalue> 0,05); tidak terdapatnya hubungan beban kerja fisiologis dengankelelahan kerja dengan nilai value = 0,184 (pvalue> 0,05).Kata Kunci : Durasi Mengemudi, Kualitas Tidur, Beban Kerja, Kelelehan Kerja.
PERILAKU CUCI TANGAN PAKAI SABUN DENGAN STATEGI PEMBERDAYAAN GURU MELALUI TAHAP ADAPTASI, INOVASI, DAN MANDIRI PADA SISWA KELAS IV DI SDIT AL QALAM KOTA KENDARI TAHUN 2017 Utami, Nurul Fadilla; Dupai, La; Rezal, Farid
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 1 (2018): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.259 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v3i1.3907

Abstract

Diare menempati urutan kelima dalam 10 penyakit penyebab kematian di dunia. Berdasarkan hasil Riskesdastahun2013 period prevalence diare di Sulawesi Tenggara sebesar 7,3% dengan insiden diare pada balita sekitar 5%.Jumlah kasus diare yang ditangani pada tahun 2016 sebanyak 35.864 kasus atau sebanyak 46,77% dari perkiraankasus. Berdasarkan data Dinas Kota Kendari Puskesmas Lepo-Lepo masih tinggi dan menjadi urutan tiga. Kasusdiare di wilayah Puskesmas Lepo-lepo tahun 2016 relatif cukup tinggi yaitu sebanyak 628 penderita. Cuci tangandengan sabun telah dipandang sebagai salah satu cara yang hemat untuk mengurangi beban penyakit menularsecara global. Manfaat besar dari cuci tangan dengan sabun adalah mengurangi penyebaran penyakit diare,penyebab utama kematian pada anak dikarenakan jarang melakukan cuci tangan pakai sabun. Tahapan adaptasi,inovasi, dan mandiri dapat menjadi solusi dalam menerapkan kebiasaan baik cuci tangan pakai sabun. Tujuanpenelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh perilaku cuci tangan pakai sabun dengan strategipemberdayaan guru melalui tahap adaptasi, inovasi, dan mandiri pada siswa kelas IV di SDIT Al Qalam Tahun2017. Metode penelitian menggunakan Pra Eksperimental dengan rancangan One group pre test-post testdengan jumlah sampel 32 reponden. Data dianalisa menggunakan uji Mc Nemar. Hasil penelitian menunjukkanbahwa terdapat peningkatan pengetahuan, sikap dan tindakan pada responden yaitu pengetahuan p value(0,000) < α (0,05), sikap p value (0,000) < α (0,05), dan tindakan p value (0,001) < α (0,05). Sehingga dapatdisimpulkan bahwa ada pengaruh terhadap perilaku cuci tangan pakai sabun dengan strategi pemberdayaanguru melalui tahap adaptasi, inovasi, dan mandiri pada siswa kelas IV di SDIT Al QalamTahun 2017Kata Kunci: Diare, Adaptasi, Inovasi, Mandiri, Cuci Tangan
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KECELAKAAN KERJA PADA PEKERJA BENGKEL MOBIL KOTA KENDARI TAHUN 2016 Aswar, Ewin; Asfian, Pitrah; Fachlevy, Andi Faizal
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 1, No 3 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.719 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v1i3.1215

Abstract

Kecelakaan kerja merupakan salah satu permasalahan yang sering terjadi pada pekerja dan juga pada pengusaha.Kecelakaan kerja ini biasanya terjadi karena faktor dari pekerja itu sendiri dan lingkungan kerja yang dalam hal ini adalahdari pihak pengusaha. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan durasi kerja, kelelahan kerja, sikap kerja,pengetahuan k3 dan penggunaan APD dengan kecelakaan kerja pada pekerja bengkel mobil Kota Kendari Tahun 2016.Metode penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional yang bertujuan untukmendapatkan gambaran mengenai faktor yang berhubungan dengan kejadian kecelakaan kerja pada pekerja bengkel mobilkota kendari. Penelitian ini dilaksanakan pada 18 Januari – 3 Februari 2016 sampai selesai dengan lokasi penelitian padabengkel mobil Tipe A di Kota Kendari. Adapun sampel dalam penelitian ini yaitu seluruh total populasi berjumlah 49 orang.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara durasi kerja dengan kecelakaan kerja dimana P>α, terdapat hubungan antara kelelahan kerja dengan kecelakaan kerja dimana nilai P< α dengan nilai hubungan keduavariabel bernilai sedang (phi=0,471), terdapat hubungan antara sikap kerja dengan kecelakaan kerja dimana nilai Pvalue <α dengan nilai hubungan kedua variabel bernilai kuat (phi=0,582), terdapat hubungan antara pengetahuan K3 dengankecelakaan kerja dimana nilai Pvalue < α dengan nilai hubungan kedua variabel bernilai kuat (phi=0,655) dan terdapathubungan antara penggunaan APD dengan kecelakaan kerja dimana nilai Pvalue < α dengan nilai hubungan kedua variabelbernilai sedang (phi=0,418). Sebaiknya para pekerja bengkel mobil lebih diperhatikan dalam aspek durasi kerja, sikap kerja,pengetahuan k3 dan penggunaan APD agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.Kata kunc i: Kecelakaan Kerja, Durasi Kerja, Kelelahan Kerja, Sikap Kerja, Pengetahuan K3, Penggunaan APD, Bengkel Mobil.Value
PREVALENSI RISIKO KEJADIAN TUBERKULOSIS MULTI DRUG RESISTANCE (TB-MDR) DI KABUPATEN MUNA TAHUN 2013 – 2015 Nunkaidah, Melina; Lestari, Hariati; Afa, Jusniar Rusli
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.249 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v2i6.2911

Abstract

Penyakit menular di Indonesia masih menjadi masalah kesehatan masayarakat yang utama, salah satunyaTuberkulosis (TB). Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mycobacteriumtuberculosis. Penanganan yang tidak adekuat dapat berakibat kegagalan pengobatan, transmisi kuman TB yangberkelanjutan menimbulkan resistensi berbagai obat atau setidaknya dua jenis obat utama yaitu isoniazid danrifampisin dikenal dengan kasus Tuberculosis Multi Drug Resistance (TB-MDR). Penelitian ini merupakanpenelitian bersifat analitik menggunakan desain penelitian Cross Secsional study dengan tujuan untukmemperoleh informasi mendalam mengenai prevalensi risiko kejadian Tuberkulosis Multi drug resistance (TBMDR)di Kabupaten Muna tahun 2013-2015. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pasien rawat jalanyang menderita penyakit TB paru diseluruh unit pelayan kesehatan di Kabupaten Muna yang menggunakanstrategi DOTS (direct observed treatment short-course chemotherapy) dalam kurun waktu 1 Januari 2013Sampai 31 Desember 2015 berjumlah 1.935 penderita TB dan jumlah sampelnya yaitu 310. VariabelIndependen diteliti adalah umur, jenis kelamin, pemeriksaan sputum serta indeks massa tubuh. Uji yangdigunakan adalah Chi Square serta penghitungan rasio prevalensi. Hasil analisis penelitian diperoleh nilaiPrevalensi Risiko Kejadian TB-MDR yaitu sebesar 24 penderita TB atau sekitar 7,7%. Analisis bivariatmenunjukan bahwa variabel umur, jenis kelamin dan indeks massa tubuh berhubungan dengan risikoterjadinya TB-MDR sedangkan pemeriksaan sputum tidak berhubungan dengan dengan risiko terjadinya TBMDR.Kata Kunci: Risiko kejadian TB-MDR, Tuberkulosis, kabupaten Muna, Usia, Jenis kelamin, Pemeriksaansputum, Indeks Massa Tubuh
GAMBARAN HIGIENE SANITASI DAN KEBERADAAN ESCHERICHIA COLI DALAM JAJANAN KUE BASAH DI PASAR KOTA KENDARI TAHUN 2016 Satyaningsih, Amita; sabilu, yusuf; Munandar, Sabril
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 2, No 5 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.023 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v2i5.1930

Abstract

Higiene sanitasi makanan adalah upaya pengendalian terhadap empat faktor penyehatan makanan yaitu faktortempat/bangunan, peralatan, orang, dan cara penyajian makanan. Escherichia coli merupakan bakteri batanggram negatif, tidak berkapsul dan merupakan flora normal di dalam saluran pencernaan hewan dan manusiayang mudah mencemari air dan makanan. Makanan jajanan sebagai salah satu jasa pelayanan masyarakat dibidang makanan yang keberadaan sering kali masih jauh dari memenuhi persyaratan kesehatan sehinggamenimbulkan dampak penyakit kepada masyarakat. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui kualitashigiene sanitasi makanan jajanan kue basah dan keberadaan Escherichia coli dalam jajanan kue Basah di pasartradisional Kota Kendari tahun 2016. Penelitian ini bersifat deskriptif observasional yaitu mengetahui gambaranhasil analisis keberadaan Escherichia coli pada makanan jajanan kue basah yang dijual oleh pedagang kue di pasartradisional Kota Kendari. Hasil penelitian menunjukan bahwa 87% pedagang yang keadaan lokasi tempatjualannya tidak memenuhi syarat, terdapat 60% yang kondisi pedagangnya tidak memenuhi syarat, terdapat 70%pedagang yang cara penyajiannya sudah memenuhi syarat, Sementara itu dari 30 sampel makanan jajanan kuebasah yang diperiksa menunjukan 18 (60%) sampel makanan jajanan kue basah tidak mengandung Escherichiacoli dan 12 (40%) sampel makanan jajanan kue basah mengandung Escherichia coli. Saran dalam penelitian iniyaitu dalam meningkatkan kualitas higiene sanitasi makanan jajanan maka perlu pembinaan dan pengawasan sertapenyuluhan tentang higiene sanitasi makanan jajanan sehingga makanan jajanan yang dipasarkan memenuhi syaratkesehatan.Kata Kunci:Higiene Sanitasi, Escherichia coli, Makanan Jajanan
EVALUASI PROGRAM SURVEILANS DEMAM BERDARAH DENGUE DI PUSKESMAS LEPO-LEPO KOTA KENDARI PROVINSI SULAWESI TENGGARA TAHUN 2017 Pebriani, Nining; Ahmad, La Ode Ali Imran; Nurzalmariah, Wa Ode Sitti
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 1 (2018): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.891 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v3i1.3913

Abstract

Evaluasi Program Surveilans DBD adalah proses pengumpulan data, pengolahan kemudian menganalisisserta penyebarluasan informasi ke penyelenggara program. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui input,proses dan output program Surveilans DBD di Puskesmas Lepo-lepo Kota Kendari tahun 2017. Jenis penelitian iniadalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis menggunakan metode pengumpulan data melaluiwawancara mendalam, observasi, pemeriksaan dokumen, dan dokumentasi dengan peneliti berperan sebagaiinstrumen utama penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tenaga (Man) surveilans DBD pada programP2DBD sudah terpenuhinya kriteria dalam evaluasi yang meliputi jumlah dan latarbelakang pendidikan tenagasurveilans DBD. Sarana dan prasarana (material-machine) pelaksanaan surveilans DBD yang sudah sesuai denganjuknis. Pendanaan (money) dalam pelaksanaan surveilans DBD jumlah dana sudah mencukupi dan sumber danaprogram DBD berasal dari dana BOK. Sasaran (market) dalam pelaksanaan surveilans DBD meliputi data rawatjalan dan rawat inap. Metode (method) surveilans DBD yang terdiri dari ketersediaan pedoman evaluasi surveilansDBD dan ketersediaan SOP surveilans DBD sudah sesuai pedoman. Proses pengumpulan data ketersediaanformulir sudah cukup dan sesuai dengan pedoman. Proses pengolahan data tersebut direkapitulasi, diolah, dandiringkas menjadi tabel dan grafik menggunakan program excel. Proses Analisis Data menggunakan jenispengukuran epidemiologi dengan perbandingan jumlah kasus dan jumlah penduduk. Proses penyebarluasaninformasi dari unit pelayanan kesehatan tingkat bawah ke tingkat tertinggi. Pelaporan hasil surveilans sudah sesuaidengan pedoman dikarenakan data yang dibutuhkan oleh pengguna informasi surveilans DBD baik internalmaupun eksternal meliputi: data jumlah kasus DBD dan data wilayah terkena DBD.Kata kunci: Evaluasi Program Surveilans DBD, Input, Proses dan Output

Page 6 of 55 | Total Record : 550


Filter by Year

2016 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 2 (2024): Vol 9, No 1A (2024): Vol 8, No 4 (2023): Vol 8, No 3 (2023): Vol 8, No 3 (2023): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) Vol 8, No 2 (2023): Vol 8, No 1 (2023): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) Vol 8, No 1 (2023): Vol 7, No 4 (2022): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) Vol 7, No 3 (2022): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) Vol 7, No 1 (2022): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 4 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 3 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 2 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 1 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 4 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 3 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 2 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 1 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 4 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 3 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 2 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 1 (2019): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 4, No 1 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 4 (2018): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 4 (2018): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 3, No 3 (2018): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 2 (2018) Vol 3, No 2 (2018) Vol 3, No 1 (2018): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 3, No 1 (2018): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 8 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 7 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 7 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 5 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 5 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 1, No 4 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 1, No 3 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 1, No 2 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat More Issue