cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
GARIS adalah e-jurnal mahasiswa Jurusan Arsitektur terbitan Jurusan Arsitektur Universitas Halu Oleo. E-jurnal terbit tiga kali dalam setahun, merupakan media pendokumentasian dan publikasi karya tulis ilmiah yang berisikan hasil rancangan, teori, dan telaah ilmu Arsitektur.
Arjuna Subject : -
Articles 209 Documents
PENERAPAN KONSEP ARSITEKTUR EKOLOGI PADA SEKOLAH ALAM DI KOTA KENDARI Wardahni, Mahdiya Zulfa; Riyanti, Hapsa; Syukur, La Ode Abdul
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK (Blank 10)Sekolah alam adalah sekolah dimana alam digunakan sebagai media dan suasana belajar yang diciptakan pun sangat nyaman, sehingga anak-anak bebas bereksplorasi untuk menjawab semua rasa ingin tahu mereka. Salah satu pendekatan yang sesuai dengan sekolah alam yaitu arsitektur ekologi. Arsitektur ekologi adalah pembangunan berwawasan lingkungan, di mana memanfaatkan potensi alam semaksimal mungkin. Arsitektur ekologi merupakan pendekatan yang tepat dengan konsep sekolah alam yang mencoba menghadirkan metoda perancangan yang berbasis pada alam. Oleh karena itu, melalui perencanaan sekolah alam dengan pendekatan arsitektur ekologi ini diharapkan dapat meningkatkan minat siswa untuk lebih interaktif dalam proses pembelajaran dengan suasana yang menyenangkan dan berbeda dengan proses pembelajaran pada umumnya dan dapat memberikan pemahaman serta tingkat kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan alam sekitar. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan diantaranya, analisis berdasarkan survey langsung serta wawancara untuk mendapatkan data-data berkaitan dengan eksisting dan data-data yang berkaitan dengan judul perancangan. Sedangkan untuk merumuskan konsep perancangan sekolah alam dengan pedekatan arsitektur ekologi menggunakan analisis dengan studi literature dan juga teori-teoi pendukung. Hasil dari penelitian ini adalah lokasi perancangan yang didapat melalui beberapa alternative terpilih sehingga hasil akhir lokasi yang terpilih yaitu terletak pada jalan poros nanga-nanga, kecamatan poasia, kota kendari. Selain itu bangunan sekolah alam ini didesain untuk meningkatkan proses pembelajaran peserta didik, dengan memberikan konsep yang interaktif bagi siswa dimana memberikan ruang yang mampu mengekspor kreatifitas siswa dan kebebasan siswa berpikir agar mereka merasa tidak terkekang.  Mendesain ruang yang berhubungan dengan alam merupakan salah satu solusi yang ampuh, dimana dapat mengurangi tingkat stress pada peserta didik dibandingkan dengan pembelajaran di dalam ruangan. Selain itu desain sekolah alam juga menerapkan prinsip-prinsip arsitektur ekologi Kata kunci : perencanaan, sekolah alam, ekologi. [Blank 11]ABSTRACT(Blank 10)Nature School is a school where nature is used as a medium and the learning atmosphere created is also very comfortable, so children are free to explore to answer all their curiosity. One approach that is in accordance with the School of Nature is ecological architecture. Ecological Architecture is an environmentally sound development, which utilizes natural potential as much as possible. Ecological architecture is the right approach to the concept of natural schools that try to present design methods based on nature. Therefore, through the planning of the Nature School with an Ecological Architecture Approach, it is expected to increase students' interest to be more interactive in the learning process with a pleasant and different atmosphere from the learning process in general and can provide understanding and a high level of concern for the natural environment. In this study, the methods used include analysis based on direct surveys and interviews to obtain data relating to the existing and data relating to the design title. Whereas to formulate the design concept of the Nature School with the approach of Ecological Architecture using analysis with literature studies and also supporting theories. The results of this study are the location of design obtained through several alternatives chosen so that the final result of the selected location is located on the Nanga-nanga axis road, Poasia District, Kendari City. In addition, this natural school building is designed to improve the learning process of students, by providing an interactive concept for students which provides space that is able to export students' creativity and the freedom of students to think that they feel unfettered. Designing space related to nature is one of the most effective solutions, which can reduce stress levels in students compared to indoor learning. Besides that the design of the School of Nature also applies the principles of Ecological Architecture. [Blank 10]Keywords: planning, school of nature, ecology. 
RENCANA TINDAK PENANGANAN INFRASTRUKTUR KAWASAN PANTAI KABUPATEN MUNA BARAT Syukur, La Ode Abdul
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPengembangan kawasan tepian pantai yang sudah ada (kawasan Tondasi sampai Kawasan Pajala) belum terlalu berhasil menjadikan kawasan tepian pantai tersebut sebagai kawasan Mix Use yang terangkai-menerus dan saling menunjang baik untuk kepentingan ekonomi maupun kepentingan ruang untuk masyarakat luas, sehingga pada umumnya keindahan pantai tidak dapat diakses dan dinikmati secara langsung oleh masayarakat dan cenderung terkotak-kotakan dalam bentuk kepemilikan pribadi. Tujuan dari penulisan yaitu memvisualisasikan penanganan infrastruktur kawasan pantai guna meningkatkan fungsi kawasan terhadap aspek lingkungan, ekonomi, serta fungsi kawasan waterfront. Penelitian ini menggunakan model penelitian kualitatif. Tahapan penelitian yang dilakukan meliputi tahap survey dan pengumpulan data, tahap analisis dan kajian aspek makro infrastruktur kawasan pantai, tahap penyusunan konsep penanganan infrastruktur, serta tahap pembahasan desain blok kawasan pantai. Konsep visual rencana tindak penanganan infrastruktur kawasan pantai di Kabupaten Muna Barat yaitu dengan menyediakan beberapa fasilitas berdasarkan karakteristik kawasan dan aktifitas yang diperuntukan bagi kepentingan pengguna. Fasilitas yang disediakan bersifat rekreatif yang dilengkapi dengan elemen pendukungnya. Kata Kunci: Kawasan pantai, penanganan infrastruktur ABSTRACTThe development of the existing coastal areas (the Tondasi area to the Pajala area) has not been very successful in making the coastal area a mix use area which is continuous and mutually supporting both for ecomonic and spatial interests for the wider community, so that generally the beauty of the beach is not can be accessed and enjoyed directly by the community and tend to be fragmented in the form of private ownership. The purpose of this writing is to visualize the handling of coastal are infrastructure in order to improve the areas function on environmental, economic, and waterfront area functions. The study uses a qualitative research model. The stages of the research carried out include the survey and data collection stage, the analysis stage and study of the macro aspects of coastal area infrastructure, and the stage of discussing the design of the coastal block design.  The visual concept of the action plan for the handling of coastal infrastructure in west Muna Regency, namely by providing several facilities based on the characteristics of the area and activities intended for the benefit od users. The facilities provide are recreational, complet with supporting elements. Keywords: coastal area, infrastructure handling  
PENERAPAN ARSITEKTUR MODERN PADA PERENCANAAN PUSAT PERBELANJAAN DI KOLAKA Jumriani, Jumriani; Said, Burhan; Tahir, M. Arzal
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKKolaka merupakan salah satu pintu gerbang lalu lintas perdagangan yang menghubungkan wilayah–wilayah diSulawesi Tenggara dengan Sulawesi Selatan, yang dapat meningkatkan kegiatan perekonomian khususnya di bidangperdagangan, sering kali tidak disertai dengan peningkatan wadah yang sesuai, sehingga perlu adanya fasilitas seperti pusatperbelanjaan yang dapat meningkatkan perekonomian bidang perdagangan di Kabupaten Kolaka. Adapun metodeperancangan yang digunakan adalah pengumpulan data, analisa, dan tahap rancangan. Hasil dari perencanaan pusatperbelanjaan berupa 5 lantai dengan letak lokasi yang strategis, juga dapat dijangkau oleh konsumen dari luar KabupatenKolaka. Pusat perbelanjaan tidak hanya menampung aktivitas jual beli tetapi juga aktivitas bermain, berkumpul, kuliner dankegiatan lainnya yang sesuai dengan kebutuhan pengunjung, dengan menanggulangi permasalahan isu yang berkembangbahwa pusat perbelanjaan menjadi sepi di akibatkan keberadaan toko online yang menjadi tren masa kini. Desain bangunanpusat perbelanjaan menerapkan pendekatan arsitektur modern pada desain bentuk, fasad, dan interior untuk menghasilkanbangunan yang fungsional.Kata kunci: Perencanaan, pusat perbelanjaan, arsitektur modernABSTRACTKolaka is one of the gateways for trade traffic that connects areas in Southeast Sulawesi with South Sulawesi, whichcan increase economic activity, especially in the trade sector, often not accompanied by an increase in appropriatecontainers, so it is necessary to have facilities such as shopping centers that can improve the economy in the trade sector inKolaka Regency. The design method used is data collection, analysis, and the design stage. The results of planning ashopping center in the form of 5 floors with a strategic location, can also be reached by consumers from outside KolakaRegency. Shopping centers not only accommodate buying and selling activities but also playing, gathering, culinary andother activities according to the needs of visitors, by overcoming the growing issue of shopping centers being quiet due tothe existence of online stores which are becoming a trend today. The shopping center building design applies a modernarchitectural approach to the design of forms, facades and interiors to produce functional buildings.
PENERAPAN KONSEP ECO-LIVING PADA GEDUNG PUSAT PERBELANJAAN DI KOTA KENDARI Wahyuni, Nita; Santi, Santi; Rianty, Hapsa
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPusat perbelanjaan yang ada pada zaman ini tentunya harus mengikuti tren perilaku berbelanja masyarakat, dimanamasyarakat menginginkan sebuah Pusat Perbelanjaan yang memiliki fungsi sebagai tempat berbelanja, berkumpulsekaligus rekreasi. Untuk dapat menunjang kenyamanan pengunjung, wujud rancangan bangunan harus memberikansesuatu dampak yang positif bagi para pelaku kegiatan pusat perbelanjaan dan lingkungan sekitar, seperti sirkulasi udarayang mengalir dengan baik dan sejuk, pemenuhan pencahayaan ruang yang memadai, utilitas bangunan sesuai denganstandard. Konsep Eco-Living adalah sebuah gerakan berkelanjutan yang mencita-citakan terciptanya perancangan daritahap perencanaan, pelaksanaan dan pemakaian material yang ramah lingkungan serta penggunaan energi dan sumber dayayang efektif dan efisien. Rancangan dilakukan dengan metode pengumpulan data lapangan dan studi pustaka maupun studiliteratur. Kemudian dilanjutkan dengan analisis data yang menghasilkan konsep perancangan, desain, serta maket.Penerapan Eco-Living dalam bangunan yaitu dengan menghadirkan suasana alam yang kental, dan bertujuan agarmasyarakat lebih menikmati kegiatan yang dilakukan. Penerapan pendekatan Eco-Living dalam perencanaan pusatberbelanja diharapkan mampu memenuhi kegiatan berbelanja, berkumpul dan berekreasi yang nyaman bagi masyarakat dandapat menjadi daya tarik bagi para pengunjung.Kata kunci: Pusat Perbelanjaan, Eco-Living, Berbelanja, Berkumpul, RekreasiABSTRACTCertainly in this era a shopping mall must follow people’s trend of shopping behavior, where people want a shoppingmall which has a place for shopping, gathering and recreation. The design form of building must give a positive value tosupport the luxury for shopping mall’s visitors and surrounding environment, such as a comfortable and proper aircirculation flows, a satisfying space lighting for a whole space, building’s utilities in accordance with the standards. Theconcept of Eco-Living is a sustainable movement that aspires to the creation of design from the stage of planning,implementation and use of friendly environmental materials as well as an effective and efficient usage of energy andresources. The design is done with a field data collection and literature review nor study of literature. Data analysis isdone next which results in planning, design and mock-up. The implementation of Eco-Living in building is by presenting astrong natural atmosphere and intends to give people comfort in doing activities. The implementation of Eco-Livingapproach in the shopping mall design is expected to give a comfortable activity of shopping, gathering and recreation forpeople and can be an allure for visitors.Keywords: Shopping Mall, Eco-Living, Shopping, Gathering, Recreation.
PENERAPAN ARSITEKTUR POST MODERN PADA SEKOLAH TINGGI DESAIN MULTIMEDIA DI KOTA KENDARI Rozi, Muhammad; Ramadhan, Sachrul; Umar, Muhammad Zakaria
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKFenomena desain multimedia mulai menunjukkan perkembangan di Provinsi Sulawesi Tenggara. Disisi lain,masihterbatasnya institusi pendidikan tinggi di bidang desain multimedia di Kota Kendari maka perlu direncanakan sebuahwadah desain berupa Sekolah Tinggi Desain Multimedia yang diharapkan minat dan potensi masyarakat kota Kendari dibidang desain multimedia bisa teraktualisasi. Disaat yang sama, perlu adanya upaya peningkatan kualitas bangunan denganmenerapkan konsep arsitektur Post Modern. Arsitektur Post Modern mempunyai gaya yang hybrid (perpaduan dua unsur)dan bermuka ganda atau sering disebut sebagai double coding. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghadirkan sebuahgambaran Sekolah Tinggi Desain Multimedia berbasis arsitektur Post Modern yang dapat menunjang pengembangan dibidang pendidikan dan penelitian. Adapun penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara dan studi literaturdengan hasil penelitian sebagai berikut: 1.) Dalam merencanakan wadah kegiatan guna menjawab kebutuhan ruang padaSekolah Tinggi Desain Multimedia di Kota Kendari dimulai dari mengidentifikasi pelaku, aktifitas, serta alur kegiatan yangdilakukan dalam bangunan; 2.) Beberapa prinsip arsitektur post modern yang diterapkan pada perancangan sekolah tinggidesain multimedia di Kota Kendari yaitu dengan menerapkan elemen-elemen terbaik yang bersangkutan denganmultimedia yang dijadikan sebagai objek pada desain yang kemudian di gabungkan dengan gaya arsitektur post modernsehingga tercipta gaya baru.Kata kunci: Multimedia, post modern, Kendari.ABSTRACTThe phenomenon of multimedia design has arise in Southeast Sulawesi Province.. On the other hand,higher education institutions in the field of multimedia design in Kendari City is very limited, thus it isnecessary to plan a design forum in the form of a Multimedia Design College which is expected to actualizethe interest and potential of Kendari city people in the field of multimedia design. At the same time, there is aneed for efforts to improve the quality of buildings by applying the Post Modern architectural concept. PostModern architecture has ahybrid style (combination of two elements) and double-faced or often referred asdouble coding. The purpose of this research is to present an overview of Post Modern Architecture-basedMultimedia Design Colleges which can support development in the field of education and research. Thisresearch uses observation, interview and literature study research methods with the following results: 1.) Inplanning a forum for activities to answer space needs at the Multimedia Design College in Kendari City, itstarts from identifying actors, activities, and the flow of activities carried out in the building ; 2.) Some of theprinciples of post modern architecture that are applied to the design of multimedia design high schools inKendari City are by applying the best elements related to multimedia which are used as objects in the designwhich are then combined with post modern architectural styles to create a new style.Keywords: Multimedia, post modern, Kendari.
PENERAPAN ARSITEKTUR PERILAKU PADA GEDUNG PUSAT TAMAN KANAK-KANAK DI KOTA KENDARI Astriana, Riska; Santi, Santi; Ikhsan, Ainussalbi Al
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKMasa kanak-kanak adalah masa yang penting bagi pertumbuhan dan masa depan seorang anak, karena padausia itulah terbentuk dasar-dasar pemikiran yang nantinya akan membentuk kepribadian dan perilaku mereka.Dalam suatu fasilitas pendidikan anak usia dini, ada hal yang penting yang harus diperhatikan yaitu kondisidan perilaku anak. Sebagian besar Taman Kanak-kanak di Kota Kendari masih jauh dari kata layak, dari segiarsitektur, desain taman kanak-kanak yang ada di kota Kendari sebagian besar belum peka terhadap perilakudan kebutuhan anak-anak tersebut. Proses desain taman kanak-kanak ini adalah bagaimana menciptakan ruangyang nyaman dan menyenangkan sesuai dengan konsep Arsitektur perilaku sehingga anak dapatmengekspresikan gagasan, bereksplorasi, dan berkreasi secara bebas tanpa rasa tertekan sehinggamenghambat perkembangan kreativitasnya. Tujuan utama dari perencanaan ini adalah mewujudkan saranapendidikan anak usia dini yang dapat mewadahi kegiatan edukasional bagi anak- anak yang didesain denganmemperhatikan perilaku, kebutuhan serta preferensi anak-anak yang akan menggunakannya.Kata kunci: Taman Kanak-kanak, arsitektur perilakuABSTRACTChildhood is an important period for the growth and future of a child, because it is at that age that thefoundations of thought are formed which will shape their personality and behavior. In an early childhoodeducation facility, there are important things that must be considered, namely the condition and behavior ofchildren. Most of the kindergartens in Kendari City are still far from proper. In terms of architecture, thedesign of kindergartens in Kendari City is largely insensitive to the behavior and needs of these children.This kindergarten design process is how to create a comfortable and pleasant space in accordance with theconcept of behavioral architecture so that children can express ideas, explore, and create freely withoutfeeling pressured so that it hinders the development of their creativity. The main purpose of this planning isto create early childhood education facilities that can accommodate educational activities for childrendesigned with attention to the behavior, needs and preferences of the children who will use themKeywords: Kindergarten, behavior of architecture
PENERAPAN ARSITEKTUR HIGH TECH PADA GEDUNG ROBOTIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS HALU OLEO Suwardin, La Ode; Said, Burhan; Ihksan, Ainussalbi Al
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKTujuan utama dari perencanaan ini adalah untuk mewujudkan sarana pendidikan Perguruan Tinggi yangdapat mewadahi kegiatan edukasional ,keterampilan dan bakat mahasiswa yang didesain denganmemperhatikan fungsi, kebutuhan dan pelaku kegiatan dalam bangunan yang di rencanakan. Adapun metodeyang digunakan untuk memperoleh data dan informasi dalam perelitian ini dengan melakukan wawancaralangsung kepada mahasiswa serta melalui jurnal-jurnal dan artikel yang berhubungan dengan perencanaan ini.Hasil dari penelitian ini adalah peneliti mampu menentukan lokasi tapak , kebutuhan ruang dan besaran ruangserta bentuk dan tampilan bangunan dengan mempertimbangkan visi dan misi perguruan tinggi , standarstandarruang serta pendekatan arsitektur yang di gunakan dalam perencanaan gedung robotika ini. Jadi,dengan perencanaan gedung robotika ini di harapkan perguruan tinggi mampu mencetak mahasiswa yangdapat bersaing dalam Kontes Robot Indonesia yang diadakan oleh Kemenristekdikti.Kata kunci: Perguruan Tinggi, robotika, high techABSTRACTThe main purpose of this planning was to create higher education facilities that can accommodateeducational activities, skills and talents of students designed with due regard to the functions, needs andactors of activities in the planned building. The method used to obtain data and information in this study wasby conducting direct interviews with students and through journals and articles related to this planning. Theresult of the study is that the researcher is able to determine the site location, space requirements and theamount of space as well as the shape and appearance of the building by considering the vision and mission ofthe tertiary institution, space standards and the architectural approach used in planning this roboticsbuilding. Therefore, with this robotics building planning, it is hoped that universities will be able to producestudents who can compete in the Indonesian Robot Contest held by the Ministry of Research, Technology andHigher Education.Keywords: Higher education, robotics, high tech
PENERAPAN ARSITEKTUR BIOKLIMATIK PADA PERENCANAAN SEKOLAH TINGGI ILMU PELAYARAN DI KOTA KENDARI Jumiati, Jumiati; Kadir, Ishak; Tahir, M. Arzal
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKDewasa ini bidang kelautan saat ini merupakan potensi yang sangat besar dalam pengembangan devisa negara danpemanfaatan sumber daya manusia. Pemanfaatan potensi kelautan tersebut akan tercapai jika ditangani oleh orang-orangyang profesional dan dapat melirik potensi-potensi apa yang dapat dimanfaatkan. Berdasarkan data “Data Pokok PendidikanDasar Menengah Sulawesi Tenggara” terdapat 5 Sekolah Menengah Kejuruan Pelayaran di Sulawesi Tenggara, danJumlah siswa dari 5 Sekolah Menengah Kejuruan Pelayaran yang ada Di Sulawesi Tenggara adalah 1.091siswa, sehinggaadanya potensi untuk merencanakan Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Di Kota Kendari.Rancangan dilakukan dengan metodepengumpulan data lapangan melalui studi pustaka maupun studi lit-eratur. Kemudian dilanjutkan dengan analisis data yangmenghasilkan konsep perancangan, desain, serta maket. Sekolah tinggi ilmu pelayaran diharapkan mampu menghasilkansumber daya manusia bidang pelayaran yang kompeten serta ahli di bidang kelautan dan pendidikan. Pemilihan tema ArsitekturBioklimatik menjadikan bangunan Perencanaan Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran di Kota Kendari menjadi nyaman,dengan perlakuan – perlakuan khusus seperti diterapkannya bukaan yang cukup banyak sebagai penghawaan alami danuntuk memaksimalkan cahaya masuk ke dalam bangunan. kemudian sun shading dibangunan untuk mereduksi panas yangmasuk ke dalam bangunan tersebut.Kata kunci: sekolah tinggi pelayaran, bioklimatik, pendidikan.ABSTRACTAt present, the maritime sector is currently an huge potential in the development of foreign exchange and the utilizationof human resources. The utilization of the marine potential will be achieved if handled by professional people who can seewhat potentials can be exploited. Based on the data "Southeast Sulawesi Primary Secondary Education Basic Data" thereare 5 Shipping Vocational High Schools in Southeast Sulawesi, and the number of students from 5 Sailing Vocational HighSchools in Southeast Sulawesi is 1,091 students, so that there is a potential to plan a Shipping Science College in the KendariCity. The design is carried out by collecting field data through literature review and literature study. Then proceedwith data analysis that produces design concepts, designs, and models. It is hoped that shipping science colleges will beable to produce competent human resources in the field of shipping as well as experts in marine and education. The choiceof the theme of Bioclimatic Architecture makes the building of the Planning College of Sailing in Kendari City to be comfortable,with special treatments such as the application of sufficient openings as natural ventilation and to maximize lightentering the building. Then, sun shading is constructed to reduce the heat entering the building.Keywords: high school, bioclimatic, education.
PENERAPAN ARSITEKTUR TROPIS PADA KAWASAN WISATA PANTAI TALOIYA KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR Isra, Andi Nur; Kadir, Ishak; Romanti Aulia, Weko Indira
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia sejatinya menyimpan potensi alam dan budaya yang luar biasa dan dapat dijadikan modal dasar sekaligus keunggulan komparatif untuk mengembangkan sektor pariwisata. Namun terbatasnya dukungan sarana dan prasarana dalam menunjang kegiatan pariwisata  mengakibatkan menurunnya daya tarik obyek wisata. Kabupaten Kepulauan Selayar memiliki banyak potensi yang dapat dijadikan modal besar bagi usaha pengembangan kepariwisataan daerah yaitu berupa flora dan fauna yang beraneka ragam, peninggalan sejarah dan purbakala, maupun seni dan budaya. Tujuan diadakannya penelitian ini (1) Untuk merencanakan sarana dan prasarana yang dapat mewadahi aktifitas wisata di Pantai Taloiya (2) Untuk merencanakan bangunan gedung yang dapat menunjang Kawasan Wisata Pantai Taloiya dengan pendekatan Arsitektur Tropis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yaitu data dikumpulkan sesuai tujuan penelitian. Data diambil dengan studi literatur, pengamatan langsung, wawancara dan studi banding. Hasil dari penelitian disimpulkan bahwa sebagai salah satu wisata daerah, untuk mewadahi fungsinya maka kawasan pantai taloiya ini dibuat dengan fasilitas prasaran dan sarana yang lengkap sesuai dengan standar kelayakan daerah tujuan wisata,  serta pendekatan Arsitektur Tropis diterapkan pada kawasan ini dengan pertimbangan untuk mengatasi permasalahan iklim tropis terutama di daerah pesisir dengan cara mengaplikasikan ventilasi silang dan shading device yang akan diterapkan di seluruh bangunan yang ada pada kawasan. Kata kunci : Wisata,taloiya, arsitektur tropis, selayar                                                          ABSTRACT As the largest archipelago in the world, Indonesia actually holds extraordinary natural and cultural potential and can be used as basic capital as well as comparative advantage to develop the tourism sector. However, the limited support of facilities and infrastructure in supporting tourism activities has resulted in a decrease in the attractiveness of tourism objects. Selayar Islands Regency has a lot of potential that can be used as a large capital for the development of regional tourism in the form of diverse flora and fauna, historical and archaeological heritage, as well as arts and culture. The purpose of this research (1) To plan facilities and infrastructure that can accommodate tourist activities in Taloiya Beach (2) To plan buildings that can support Taloiya Beach Tourism Area with a Tropical Architecture approach. This study uses a qualitative method, i.e. data is collected according to the research objectives. The data is taken by literature study, direct observation, interview and comparative study. The results of the study concluded that as one of the regional tourism, to accommodate its function, the Taloiya beach area was created with complete facilities and facilities in accordance with the standards of the feasibility of the tourist destination, as well as the Tropical Architecture approach applied in this region with consideration to overcome tropical climate problems. Especially in coastal areas by applying cross ventilation and shading devices that will be applied in all buildings in the area. Keywords: Tourism, taloiya, tropical architecture, selayar 
PENERAPAN KONSEP ARSITEKTUR HIJAU PADA PERENCANAAN PUSAT KEBUGARAN DAN RELAKSASI DI KOTA KENDARI Hanafy, Ilham Ali Asri; Ornam, Kurniati
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKOlahraga merupakan suatu kegiatan jasmani yang dilakukan dengan tujuan untuk menjaga kesehatan dan memperkuatotot-otot tubuh. Sarana yang biasanya digunakan untuk olahragapun kini telah bervariasi lapangan dan ruang terbuka hijaumisalnya dapat dimanfaatkan untuk berolahraga. Namun berolahraga di lapangan maupun ruang terbuka hijau itu terbataspada kondisi cuaca setempat, Pada saat musim kemarau, olahraga di tempat-tempat seperti ini tidaklah menjadi masalahnamun apabila musim hujan datang maka berolahraga di ruang terbuka hijau ini terbatas dikarenakan kondisi cuaca yangtidak begitu memungkinkan, karenanya perlu sarana olahraga indoor yang nyaman agar bisa terhindar dari masalah cuacadi waktu olahraga. Salah satu sarana olahraga indoor adalah pusat kebugaran dan relaksasi. Namun bila dikaji lebih dalamlagi terdapat dua jenis olahraga yang berbeda yaitu pusat kebugaran memiliki intensitas irama tinggi sedangkan relaksasicenderung dengan intensitas irama yang rendah. Oleh karena itu perlu di jabarkan bagaimana caranya agar kedua jenisaktifitas ini dapat disatukan dalam sautu arsitektural fisik. Perencanaan gedung pusat kebugaran dan relaksasi inimenggunakan pendekatan arsitektur hijau. Artikel ini bertujuan untuk menerapkan pendekatan arsitektur hijau padaperencanaan bangunan pusat kebugaran dan relaksasi. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatankualitatif. Data diambil dengan cara pengumpulkan data dengan observasi lapangan dan studi literatur yang berlandaskanteori yang bersumber dari buku, jurnal dan internet. Perencanaan ini disimpulkan bahwa penerapan arsitektur hijau padabangunan Pusat Kebugaran dan Relaksasi yaitu dengan penekanan pada aspek tampilan dan teknis bangunan sehinggadapat menghasilkan bangunan yang nyaman dan hemat energi.Kata kunci: Pusat kebugaran dan relaksasi, arsitektur hijauABSTRACTSports is a physical activity carried out with the aim of maintaining health and strengthening the muscles of the body.Facilities that are usually used for sports have now varied fields and green open spaces, for example can be used for sports.But exercise in the field and green open space is limited to local weather conditions. During the dry season, sports inplaces like this are not a problem, but when the rainy season comes, exercising in this green open space is limited due toweather conditions that are not so possible. Therefore, comfortable indoor sports facilities are needed to avoid weatherproblems during sports. One of the indoor sports facilities is a fitness and relaxation center. However, if examined moredeeply there are two different types of exercise, namely the fitness center has a high rhythm intensity while relaxation tendsto be of low rhythm intensity. Therefore, it is necessary to describe how the two types of activities can be put together in aphysical architectural system. The planning of the fitness and relaxation center building uses a green architectureapproach. This article aims to apply the green architecture approach to planning the building of a fitness and relaxationcenter. The method used is descriptive method with a qualitative approach. Data is taken by collecting data with fieldobservations and literature studies based on theories sourced from books, journals and the internet. This plan concludedthat the application of green architecture to the building of the Fitness and Relaxation Center was emphasized on theappearance and technical aspects of the building so that it could produce buildings that were comfortable and energyefficient.Keywords: Fitness and relaxation center, green architecture

Page 11 of 21 | Total Record : 209