cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
GARIS adalah e-jurnal mahasiswa Jurusan Arsitektur terbitan Jurusan Arsitektur Universitas Halu Oleo. E-jurnal terbit tiga kali dalam setahun, merupakan media pendokumentasian dan publikasi karya tulis ilmiah yang berisikan hasil rancangan, teori, dan telaah ilmu Arsitektur.
Arjuna Subject : -
Articles 209 Documents
PENERAPAN KONSEP ARSITEKTUR MODERN PADA PERENCANAAN SIRKUIT DRAG BIKE DI KOTA KENDARI Alimin, Alimin; Syukur, La Ode Abdul; Rosyidah, Sitti
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKTujuan Perencanaan sirkuit Drag Bike ini untuk mewadahi dan mengembangkan hobi dan minat anak muda dalamdunia otomotif agar lebih terarah sehingga tidak ada lagi balap liar dijalan raya. Metode yang digunakan untukmemperoleh data dan informasi mengenai penelitian tentang sirkuit drag bike dengan melakukan wawancara denganbeberapa pembalap dan melalui beberapa jurnal dan artikel tentang Drag Bike. Penelitian ini mampu menghasilkan lokasitapak,pola ruang, besaran tiap ruang ,analisa lokasi mengenai dampak sirkuit didaerah sekitar bentuk tampilan bangunandiambil dari Transformasi bentuk yang pada nantinya bisa menghadirkan keragaman dalam Perancangan Sirkuit Drag Bikedi Kota Kendari, dimana salah satu komponen dalam mesin sebagai acuan utama dalam kecepatan sehingga dihadirkandalam sebuah desain bangunan dengan proses perubahan kecepatan dari pelan ke cepat dapat menghasilkan pergantianbentuk dalam proses desain. Arsitektur modern diterapkan pada bentuk bangunan yang akan menampung seluruh kegiatanyang berlangsung dalam balapan Drag Bike. Konsep dasar yang ingin diterapkan pada perancanaan sirkuit Drag Bikedengan pendekatan Arsitektur Modern, yaitu perkembangan arsitektur dimana ruang menjadi objek utama.Kata kunci : Sirkuit balap , drag bike, arsitektur modern.ABSTRACTThe purpose of this Drag Bike circuit planning is to accommodate and develop the hobbies and interests of youngpeople in the automotive world so that they are more focused so that there is no more wild racing on the road. The methodused to obtain data and information about research on the drag bike circuit by conducting interviews with several racersand through several journals and articles about Drag Bike. This research is able to produce site locations, spatialpatterns, the magnitude of each space, location analysis of the impact of the circuit in the area around the appearance ofthe building taken from the shape transformation which in turn can present diversity in the Drag Bike Circuit design inKendari City, where one of the components in the engine as The main reference in speed so that it is presented in abuilding design with a process of changing speed from slow to fast can result in a change of shape in the design process.Modern architecture is applied to the form of a building that will accommodate all activities that take place in the DragBike race. The basic concept that wants to be applied to the Drag Bike circuit planning with the Modern Architectureapproach, namely the development of architecture where space is the main object.Keywords: Race circuit, drag bike, modern architecture.
PENERAPAN ARSITEKTUR MODERN FUNGSIONALISME PADA PERENCANAAN EDUTAINMENT CENTER DI KOTA KENDARI Sakka, Muh. Syawal Ismail; Kadir, Ishak; Tahir, Muh. Arzal
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPerencanaan Edutainment Center dengan sasaran penggunanya adalah semua lapisan masyarakat Kota Kendari.Edutainment center merupakan sebuah fasilitas yang mempunyai fungsi sebagai sarana belajar dan ruang baca bagimasyarakat umum kota Kendari. Edutainment center ini akan memiliki fasilitas berupa perpustakaan dan ruang diskusi.Agar kegiatan dalam perpustakaan tetep berlangsung hingga kedepannya, maka perlu adanya strategi untuk menarik minatpengunjung. Seperti perpustakaan akan memadukan perpustakaan digital dan konvensional. Selain menjadi pusat koleksibuku, karena berkonsep edutainment maka juga terdapat fasilitas penunjang seperti ruang khusus anak, ruang galeri untukkeperluan pameran, ruang mini bioskop untuk keperluan audi visual, dan ruang seminar. Untuk mewadahi semua kegiatandalam bangunan maka perlu adanya sebuah pendekatan arsitektur dalam perencanaannya. Pendekatan arsitektur modernfungsionalisme cocok untuk bangunan ini, karena arsitektur modern fungsionalisme merupakan salah satu aliran arsitekturmodern yang lebih mengutamakan aspek fungsional dari sebuah bangunan, menciptakan ruang yang efisien, perletakanruang yang lebih mengalir dan berurutan berdasarkan proses kegiatan dalam bangunan. Perancanaan Edutainment Centerini juga diharapkan untuk mendukung program Pemerintah Kota Kendari dalam meningkatkan minat baca masyarakat dansebagai wadah khususnya untuk semua lapisan masyarakat di Kota Kendari untuk berkumpul, belajar dan berdiskusimenyalurkan bakatnya dibidang pendidikan ataupun di industri kreatif.Kata Kunci : Edutainment center, Arsitektur Moderen FungsionalismeABSTRACTOffice of financial institutions as a means to manage corporate data relating to external and internal data, effectivenessand comfort are the main demands, so a modern architectural approach is used where the simplicity of design that issimple, clean, efficient, easily shaped, broad, becomes a very strong trait. The space groups produced in the design are theboard of commissioners, committee members, financial compliance, board of directors, management manager, showroom,and product warehouse. This study uses qualitative methods, namely by collecting data according to research objectives.Data taken by literature study, data collection, surveys, interviews and comparative studies are then compared betweenone factor with other factors. The research is aimed as follows: (1) To obtain locations and sites that are in accordancewith the standards of the Design of Financial Offices in Kendari City; (2) To get a room in accordance with the standarddesign of the Financial Office in Kendari City; (3) To be able to realize the shape and appearance of buildings inaccordance with modern architectural concepts. This building has 3 room groupings, namely: office space group, supportroom group, and service room group. Raise the basic form of the building so as to create communal spaces for workefficiency in the building, make reductions and additions to create air circulation and lighting spaces so that the resultingbuilding's appearance is formal by following the rules of modern air architecture..Keywords: Edutainment center, modern architecture functionalism
PENERAPAN ARSITEKTUR SIMBOLISME PADA PERENCANAAN GEDUNG KENDARI PROTESTANT CENTER Saputra, Sri Sadono Endra; Faslih, Arman; Arsyad, Muhammad
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPerkembangan agama Kristen yang terus meningkat berdampak pada bertambahnya aktifitas dan kegiatanyang dilakukan oleh komunitas-komunitas Kristen. Seiring dengan adanya perkembangan kegiatan, tentunyaaspek pelayanannya juga ikut mengalami peningkatan. Sejauh ini fasilitas-fasilitas yang ditawarkan indukorganisasi jemaat hanya diselesaikan dengan terbangunnya sebuah gedung gereja dan pastori yang sering kalimelupakan pertimbangan-pertimbangan akan fasilitas-fasiltas lain yang bisa mendukung berbagai kegiatankegiatankerohanian lainnya. Sedangkan kebutuhan akan fasilitas kerohanian Kristen merupakan kebutuhanyang sangat mendasar dan vital. Maka perencanaan “Kendari Protestant Center” diangkat dengan tujuan agarmenjadi wadah dari berbagai kegiatan yang mendorong terjadinya proses pemeliharaan, pertumbuhan danpengembangan iman. Proses penelitian dilakukan dengan metode deskriptif dengan mengumpulkan databerdasarkan wawancara, survey lapangan dan studi literatur yang kemudian dianalisa secara kualitatif dankuantitatif. Perancangan menggunakan pendekatan Arsitektur Simbolisme yang menjabarkan makna dari nilainilaiTri Darma gereja sebagai aspek simbolis yang kemudian di aplikasikan ke dalam desain yang meliputipengolahan site, bentuk dasar bangunan, tampilan bangunan, penataan ruang luar, ruang dalam, layout danornamen bangunan. Dari hasil analisis tersebut maka akhirnya akan didapatkan suatu ruang-ruang yangfungsional serta estetis bagi kegiatan pelayanan, persekutuan, dan kesaksian. Serta mencapai sebuahbangunan simbolis yang menggambarkan apa yang menjadi filosofi dari symbol-simbol yang diajarkan dalamagama Kristen Protestan.Kata kunci: Protestant, simbolisme, arsitekturABSTRACTThe development of Christianity which continues to increase has an impact on increasing activities andactivities carried out by Christian communities. Along with the development of activities, of course, theservice aspects have also increased. So far, the facilities offered by the parent congregation organizationhave only been completed with the construction of a church building and a pastry which often forgetsconsiderations of other facilities that can support various other spiritual activities. Meanwhile, the need forChristian spiritual facilities is a very basic and vital need. So the planning of the "Kendari ProtestantCenter" was appointed with the aim of being a forum for various activities that encourage the process ofnurturing, growing and developing faith. The research process was carried out using a descriptive method bycollecting data based on interviews, field surveys and literature studies which were then analyzedqualitatively and quantitatively. The design uses the Symbolism Architecture approach which describes themeaning of the Church's Tri Dharma values as a symbolic aspect which is then applied to the design whichincludes site processing, basic building shapes, building appearance, outer space arrangement, inner space,layout and building ornaments. From the results of this analysis, we will finally find functional and aestheticspaces for service activities, fellowship, and testimony. As well as reaching a symbolic building thatdescribes what is the philosophy of the symbols taught in Protestant Christianity.Keywords: Protestant, Symbolism, Architecture
PENERAPAN ARSITEKTUR EKOLOGI PADA REST AREA DI KECAMATAN TIRAWUTA KABUPATEN KOLAKA TIMUR Yusuf, Muhammad; Ilham, Ilham; Bahri, Alim
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKKabupaten Kolaka Timur merupakan jalur penghubung antara Kota Kendari dan Kabupaten Kolaka. Dengan jaraktempuh yang cukup jauh, maka perencanaan Rest Area perlu sebagai tempat beristirahat.Tepatnya di Kecamatan Tirawuta,memiliki potensi sebagai area terbangun karena merupakan daerah pertengahan dari jalur penghubung Kota Kendari danKabupaten Kolaka. Tujuan perencanaan Rest Area, sebagai tempat beristirahat bagi para pengemudi maupun penumpangyang kelelahan dengan memperhatikan prinsip dari Arsitektur Ekologi. Dalam penelitian ini menggunakan metodedeskriptif, dengan cara melakukan pengamatan langsung dan juga menggunakan studi literatur, yang berkaitan denganpembahasan untuk mendapatkan teori proses perancangan. Hasil dari penelitian ini berupa bangunan rest area yang mampumemenuhi segala kebutuhan pengemudi dan penumpang untuk menghilangkan kepenatan lelah di lokasi kecamatanTirawuta dan penerapan Arsitektur Ekologi dengan penyesuaian terhadap lingkungan alam setempat dan juga menghematpenggunaan energi pada bangunan serta menciptakan kawasan hijau diantara kawasan bangunan, sehingga dapat mewadahiaktivitas penghuninya dengan nyaman dan menyenangkan baik secara fisik maupun psikis.Kata kunci: Rest area, Kolaka Timur, arsitektur ekologiABSTRACTEast Kolaka Regency is the connecting route between Kendari City and Kolaka Regency. With the distance that is quitefar, the Rest Area planning needs to be a place to rest. In Tirawuta District, it has the potential as a built-up area becauseit is the middle area of the connecting route between Kendari City and Kolaka Regency. The purpose of planning a RestArea, as a place to rest for tired drivers and passengers by paying attention to the principles of Ecological Architecture. Inthis study using descriptive methods, by making direct observations and also using literature studies, which are related tothe discussion to get a theory of the design process. The results of this study are in the form of a rest area building that isable to meet all the needs of drivers and passengers to eliminate fatigue in the Tirawuta sub-district and the application ofEcological Architecture with adjustments to the local natural environment and also save energy use in buildings and creategreen areas between building areas, so that can accommodate the activities of its residents comfortably and pleasantlyboth physically and psychologically.Keywords: Rest area, East Kolaka, ecological architecture
KAWASAN AGROWISATA SEBAGAI WADAH PENGEMBANGAN NILAI KEARIFAN LOKAL DI KONAWE Wijaya, Putra; Ramadan, Sachrul; Sjamsu, Arief Saleh
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Konawe adalah salah satu kabupaten dengan misi menciptakan  ketahanan ekonomi masyarakat yang kuat dan memiliki daya saing ditengah kompetisi dan dinamika global yang semakin kompleks. Seperti potensi pertanian yang sengat besar dan salah satu sektor unggulan yang menjadi andalan dalam pengembangan pertanian masyarakat dan sektor parawisata. Penelitian ini ditujukan sebagai berikut (1) Membuat proses desain (2) Membuat konsep perancangan (3) Memadukan konsep arsitektur Nusantara pada bangunan di Kawasan Agrowisata, dan (4) Membuat maket Kawasan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu suatu proses penyelidikan untuk memahami masalah sosial berdasarkan pada penciptaan gambaran holistic lengkap yang dibentuk dengan kata-kata, melaporkan pandangan informan secara terperinci, dan disusun dalam sebuah latar alamiah. Hasil dari penelitian disimpulkan bahwa lokasi berada di Kabupaten Konawe, dapat memberikan nilai sustainable serta dampak kapital ekonom kepada masyarakat lokal, serta memanfaatkan potensi pertanian sebagai obyek wisata. Kegiatan utama dalam perencanaan ini adalah mewadahi kegiatan wisata yang memanfaatkan potensi pertanian sebagai obyek wisata, baik potensi berupa pemandangan alam kawasan pertaniannya maupun kekhasan dan keanekaragaman aktivitas produksi dan teknologi pertanian serta budaya masyarakat petaninya Kata kunci: Kawasan agrowisata, kearifan lokal, wisata  ABSTRACTKonawe is one of the districts with a mission to create a strong community economic resilience and has competitiveness amid increasingly complex competition and global dynamics. As a big stinging agricultural potential and one of the leading sectors that are a mainstay in the development of community agriculture and tourism sector.This research is aimed as follows (1) Making the design process (2) Creating a design concept (3) Integrating the architectural concept of the archipelago in buildings in the Agrotourism Area, and (4) Making a Regional mockup. This study uses a qualitative method that is a process of inquiry to understand social problems based on the creation of a complete holistic picture formed with words, reporting the views of informants in detail, and arranged in a natural setting). The results of the study concluded that the location is in Konawe District, can provide sustainable value and the impact of economist capital on local communities, as well as utilize the potential of agriculture as a tourist attraction. The main activity in this plan is to facilitate tourism activities that utilize the potential of agriculture as a tourist attraction, both the potential in the form of natural scenery of agricultural areas as well as the uniqueness and diversity of agricultural production and technology activities as well as the culture of the farmer community Keywords: Agro-tourism, local wisdom, tourism
PENERAPAN KONSEP SMART BUILDING PADA PERENCANAAN CONVENTION CENTER DI UNIVERSTAS HALU OLEO Mustakima, Dui Buana; Faslih, Arman; Al Ikhsan, Ainussalbi
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKUniversitas Halu Oleo saat ini memiliki masalah untuk pelaksanaan kegiatan wisuda. Jumlah wisudawan yang relatifbanyak mengakibatkan banyaknya waktu pelaksanaan wisuda dan terkadang dilaksanakan dihari kerja yang akanmengganggu aktivitas dalam kampus, seperti menganggu sirkulasi kendaraan, menyebabkan macet di area Universitas HaluOleo. Kondisi bangunan ditinjau dari akustik sudah tidak memadai, juga nampak bahwa kapasitas parkir tidak mencukupi.Saat ini teknologi dan sistem otomasi telah membawa kemudahan Secara progresif dalam berbagai aspek, termasuk dalampembangunan gedung. Permasalahan yang timbul yakni, bagaimana menentukan Tapak dengan pendekatan SmartBuilding, bagaimana mendesain ruang dengan pendekatan Smart Building, bagaimana mendesain Bentuk dan Tampilandengan pendekatan Smart Building. Metode yang digunakan yaitu studi pustaka, Survey Lapangan, Analisis Data,membuat Acuan Perancangan, dan Desain. Hasil desian Bangunan dengan menerapkan konsep Smart mulai dari pemilihantapak yang tepat yaitu sesuai zonasi pengembangan UHO. Pada tapak bentukan Lingkaran Bangunan responsif terhadapKebisingan, pada sirkulasi terfasilitasi peneduh dengan kesan smart, pada pencapaian memungkinan terhindar dariKemacetan dan Cross Circulation, di Tata Lansekap terdapat Rain Water Harvesting, Pada parkiran dengan sistem vertikaldapat mengakomodir 500 mobil, Pada Ruangan, Ruang Lebih Optimal dan fungsi-fungsi ruang lebih tegas, terlihat padasistem registrasi, Sistem Kemanan, Sistem Audio, Sistem pengkondisian Ruang, Sistem pengambilan Gambar, penggunaanenergi, mampu menyesuaikan dengan kondisi bangunan secara Otomatis. Bentuk dasar bangunan memanfaatkan energiSinar Matahari dan Sirkulasi angin terlihat pada permainan Solid Void Bangunan, pada tampilan bangunan menampilkankesan smart dan membesar-besarkan kesan struktur melaui pola papan PCB, dynamic facade, permainan Kesan lancip,dan kolom yang dibiarkan terlihat secara jelas.Kata kunci: Universitas Halu Oleo, convention center, smart building.ABSTRACTHalu Oleo University currently has a problem for graduation activities. The relatively large number of graduatesresulted in a lot of time for graduation and sometimes carried out on work days that would disrupt campus activities, suchas disturbing vehicle circulation, causing traffic jams in the Halu Oleo University area. The condition of the building interms of acoustics is inadequate, it also appears that parking capacity is insufficient. At present technology and automationsystems have brought convenience progressively in various aspects, including in building construction. The problems thatarise are, how to determine the Site with a Smart Building approach, how to design space with a Smart Building approach,how to design Shapes and Views with the Smart Building approach. The methods used are library studies, field surveys,data analysis, design references, and designs. The results of the building design by applying the Smart concept startingfrom the selection of the right site that is according to the zoning of UHO development. On the formation site the BuildingCircle is responsive to Noise, the circulation facilitates shade with a smart impression, in achieving possible avoidingCongestion and Cross Circulation, in the Landscape there is Rain Water Harvesting, In parking systems with verticalsystems can accommodate 500 cars, In the Room, More Optimal and more stringent space functions, seen in theregistration system, Security System, Audio System, Space Conditioning System, Image retrieval system, energy use, areable to adjust to the conditions of the building automatically. The basic shape of the building utilizes the energy of sunlightand wind circulation seen in the game Solid Building Void, the appearance of the building displays the impression of smartand exaggerates the impression of the structure through the pattern of the PCB board, dynamic facade, game Sharpimpression, and the column that is left clearly visible.Keywords: Halu Oleo University, convention center, smart building.
PENERAPAN ARSITEKTUR EKOLOGI PADA SPORT CENTER UNIVERSITAS HALU OLEO Ridwan, Andika; Andrias HB, Asri; Sjamsu, Arief Saleh
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Sport center Universitas Halu Oleo dilatar belakangi oleh antusias mahasiswa terhadap kegiatan olahraga yang ada di Universitas Halu Oleo yang menjadi ekstrakulikuler mahasiswa dan menjadi prasarana akademik jurusan keguruan pendidikan olahraga Jasmani. Hal ini terbukti dari kegiatan olahraga nasional mahasiswa yang sering diadakan universitas seluruh Indonesia setiap tahun. Masalah  yang terjadi di Universitas Halu Oleo yaitu peningkatan minat mahasiswa terhadap olahraga ini sendiri tidak diimbangi dengan peningkatan kualitas dan kuantitas fasilitas olahraga di Universitas Halu Oleo. Pengembangan sport center di Universitas Halu Oleo ini berlandaskan dari visi misi Universitas Halu Oleo yaitu “Mengembangkan potensi mahasiswa di bidang kerohanian dan karakter, penalaran, olahraga, seni, budaya, dan kewirausahaan, untuk membangun atmosfir akademik Universitas Halu Oleo yang harmonis;” dan menjadi kampus hijau pada lingkungannya sehingga pendekatan arsitektur ekologi sejalan dengan universitas yang mengedepankankan dan memberi dampak positif di lingkungan sekitar. Dengan harapan pengembangan sport center Universitas Halu Oleo dapat mengembangkan olahraga Universitas Halu Oleo dan berdampak baik bagi lingkungan sekitar. Kata Kunci: Sport center, Universitas Halu Oleo, Arsitektur ekologi ABSTRACTHalu Oleo University's sports center planning is motivated by students' enthusiasm for sports activities at Halu Oleo University which are extracurricular students and become academic infrastructure in the physical sports education vocational department. This is evident from the national sports activities of students which are often held by universities throughout Indonesia every year. The problems that occur at Halu Oleo University which are related to the increase in student interest in the sport itself are not matched by an increase in the quality and quantity of sports facilities at Halu Oleo University. The development of the sports center planning at Halu Oleo University is based on the vision and mission of Halu Oleo University, namely "Developing students' potential in the fields of spirituality and character, reasoning, sports, arts, culture, and entrepreneurship, to build a harmonious academic atmosphere of Halu Oleo University;" and become a green campus in the environment so that the ecological architecture approach is in line with universities that prioritize and have a positive impact on the surrounding environment. With the hope that the development of the Halu Oleo university sports center can develop the university sports halu oleo and have a good impact on the surrounding environment. Keywords: Sports Center, Halu Oleo University, Ecology architectur
PENERAPAN KONSEP ARSITEKTUR MODERN PADA KANTOR DEWAN PERWAKI-LAN RAKYAT DAERAH (DPRD) KABUPATEN MUNA BARAT DI LAWORO Dzuliyani, Wa Ode; Halim, Halim; Al Ikhsan, Ainussalbi
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Dewan Perwakilan Rakyat Daerah merupakan unsur dari pemerintah daerah yang susunannya mencerminkan perwakilan dari seluruh rakyat daerah yang bersama kepala daerah, lembaga ini menjalankan tugas dan  wewenang pemerintah daerah dibidang legislatif dan beranggotakan wakil-wakil dari organisasi peserta pemilu. Kantor Dewan Perwakilan Rakyat ( DPRD ) merupakan sarana gedung pemerintahan yang sangat dibutuhkan dalam susunan demokrasi. Untuk itu di butuhkan sebuah rancangan kantor DPRD  untuk mewadahi semua aspirasi masyarakat serta meningkatkan mutu kerja para anggota dewan tanpa harus mengesampingkan  kebutuhan masyarakat dalam tatanan demokrasi berbangsa dan bernegara di lingkungan pemerintahan kabupaten Muna Barat. Rancangan dilakukan dengan metode pengumpulan data lapangan melalui wawancara tidak terstruktur serta studi pustaka. Kemudian dilanjutkan dengan analisis data yang menghasilkan konsep perancangan serta maket. Selain dengan kesesuaian lokasi Pendekatan Arsitektur Modern diterapkan dalam   Perencanaan Kantor DPRD Muna Barat ini diadopsi dari sifat lembaga DPRD yang terbuka dan sederhana dalam pelayanan terhadap rakyat. Dalam arsitektur dapat diterapkan penggunaan bentuk-bentuk sederhana (kotak, lingkaran, segitiga), tidak banyak detil-detil, penggunaan bahan ringan/pabrikasi yang berdasarkan ciri-ciri arsitektur modern yang antara lain penggunaan bentuk sederhana, tanpa ornamen, penggunaan 8 elemen kaca dan penggunaan bahan pabrikasi Kata kunci: Arsitektur Modern, Kantor Dewan Perakilan Rakyat Daerah ABSTRACTDPRD is an element of the regional government whose composition reflects the representation of all  regional people, who together with the regional government carry out the duties and authority  in the legislative field and and consist of representatives from Pemilu participating organizations. DPRD office is a government building facility that very much needed in the democratic structure of the government Muna Barat regency. Therefore, a design is needed to accommodates all aspirations of the community and to improves the work   quality of the members without having to ignore the community's needs in the democratic government of Muna Barat district. The design was carried out by the method of field data collection through  unstructured interviews and literature studies. Then proceed with the analysis of data that produces the design concept and mockups. Modern architectural approach is applied in the Muna Barat DPRD Office Planning it adopts from the nature of DPRD institution that opened and simple. In architecture it can be applied by use a simple shapes (boxes, circles, triangles), not many details, the use of lightweight materials / fabrication based on the characteristics of modern architecture which include the use of simple forms, without ornamentation, the use of 8 glass elements, the use of fabricated materials. Keywords: Architecture, DPRD Office
PENERAPAN KONSEP RUANG LUAR ( LANDSCAPE) PADA GEDUNG RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK DI RAHA KABUPATEN MUNA Darina, Wa Ode; Nurjannah, Irma
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK       Rumah Sakit Ibu dan Anak merupakan suatu gedung fasilitas kesehatan tempat menampung dan merawat orang sakit terkhususnya melayani pemeriksaan ibu hamil, ibu yang akan melahirkan, dan kesehatan anak.Faktor  lingkungan  sangat  mempengaruhi  kesehatan  ibu dan anak dalam  proses penyembuhan  penyakit.  Konsep penyembuhan penyakit melalui interaksi dengan lingkungan alam adalah bukanlah hal lama dan baru. Hal ini merupakan hal lama karena sejak sekian tahun masyarakat percaya bahwa tanaman dan taman bermanfaat untuk penyembuhan, diakui oleh sebagian besar benua Asia dan Eropa.Berdasarkan fakta di lapangan faktor tenaga medis, kecanggihan alat-alat medis tidak menjadiakan pasien ibu hamil menjadi mudah dalam persalinan, tetapi faktor lingkungan juga berperan serta dalam persalinan tersebut.Dengan penataan vegetasi area-area hijau lainnya dapat memberikan efek   psikologis   terhadap ibu hamil dan ini merupakan pendekatan konsep yang di canangkan.Perncanaan Rumah Sakit Ibu dan Anak ini memberikan suasana lingkungan yang dapat membuat perasaan pasien yakni ibu hamil menjadi tenang dan santai dalam menunggu proses kelahiran tanpa harus menahan sakit dan hanya berdiam diri didalam ruang saja.Kata kunci: Landscape, rumah sakitABSTRACT       The Mother and Child Hospital is a health facility building that houses and treats the sick, especially in the service of examining pregnant women, mothers who will give birth and children's health. Environmental factors greatly affect the health of mothers and children in the process of healing the disease. The concept of healing a disease through interaction with the natural environment is not old and new. This is a long time since for many years people believe that plants and gardens are beneficial for healing, recognized by most Asian and European continents. Based on the facts in the field of medical personnel factors, the sophistication of medical devices will not make it easy for pregnant women patients in labor, but environmental factors also participate in labor. With the arrangement of vegetation, other green areas can have a psychological effect on pregnant women and this is a concept approach that was designed.Planning the Mother and Child Hospital provides an environment that can make patients feel pregnant women become calm and relaxed in waiting for the birth process without having to endure pain and just stay in the room. Keywords: Landscape, hospital
PENERAPAN ARSITEKTUR PERILAKU PADA PUSAT PENDIDIKAN DAN TERAPI AUTIS DI KOTA KENDARI Putri, Gildha Eka; Santi, Santi; Aspin, Aspin
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 4, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKJumlah penderita autis dikota kendari meningkat tiap tahunnya, hal ini di karenakan kurangnya sosialisasi kepadamasyarakat mengenai ciri-ciri anak penderita autis, sehingga orang tua yang jika anaknya masih bayi dan menderita autis,orang tua tersebut tidak akan mengetahuinya dan membiarkan anaknya tanpa adanya pengobatan atau terapi. Menurut dataPusat Layanan Autis Center Sultra, tahun 2018 ada 217 anak penderita autis. Di Kota Kendari sendiri sudah ada sekolah(SLB) dan pusat terapi autis, namun sekolah dan tempat terapi belum memenuhi standar-standar ruang dan layanansebagaimana yang diatur dalam peraturan pemerintah. Dengan demikian, dibutuhkan tempat pendidikan, terapi, dan pusatinformasi mengenai penderita autis yang diharapkan dapat membantu masyarakat. Penelitian ini menggunakan metodekualitatif yaitu Data diambil dengan studi literatur, pengumpulan data, survey, wawancara dan studi banding. Datadikumpulkan sesuai tujuan penelitian. Penelitian di tujukan sebagai berikut: (1) Untuk mendapatkan lokasi dan tapak yangsesuai dengan standar-standar penderita autis; (2) Untuk mewujudkan bangunan yang nyaman dan aman bagi pederita autisdengan pendekatan arsitektur perilaku; (3) untuk mewujudkan pusat pendidikan dan terapi autis dalam bentuk fisik denganpendekatan arsitektur perilaku. Penerapan arsitektur perilaku pada pusat pendidikan dan terapi autis di aplikasikan lebihbanyak ke ruang dalam dan ruang luar. Pada ruang dalam di aplikasikan di ruang terapi, ruang kelas, dan ruang dokter sertapenggunaan perabot pada ruang tunggu. Sedangkan, pada ruang luar yaitu menyediakan permainan yang melatih motorik,penggunaan vegetasi dengan bunga yang berwarna, penggunaan grass blok, lebih banyak menggunakan penutup tanahrumput gaja mini, menyediakan tempat duduk dengan banyak vegetasi dan penambahan lapangan olahraga.Kata kunci : Arsitektur perilaku, pusat pendidikan dan terapi autisABSTRACTThe number of autism in Kendari city has increased every year, this is due to the lack of socialization about thecharacteristics of autism children to the public, so the parents whose baby autism won’t know and leave the childrenwithout treatments or therapies. According to the southeast Sulawesi autistic service center, in 2018 there were 217children with autism. in kendari itself, there are SLB and autistic therapy center but the classes and the therapies are notmeet the standard based on government regulation. Thus, schools, therapy center, and autistic information center arerequired to help people in need. This research using quantitative that is, data were collected through literature studies,data collection, surveys, interviews and comparative studies. Data is collected according to research objectives. Thisresearch is aimed as follows: (1) to obtained the appropriate location and place with the standard of autistic patient; (2) tocreate the comfortable and safe building for the autistic patient with behavioral architecture approach; (3) to create theeducation and autistic therapy center in physical form with behavioral architecture approach. The application ofbehavioral architecture in education and autistic therapy center will mostly applied in indoor and outdoor section. In theindoor applied in the therapy room, classroom, and doctor's room as well as the use of furniture in the waiting room.Whereas, in the outdoor that is providing games that train motorics, the use of vegetation with colored flowers, the use ofgrass blocks, more use of mini gaja grass cover, provide seating with lots of vegetation and the addition of sports fields.Keyword: Behavioral architecture, education and autistic therapy center

Page 10 of 21 | Total Record : 209