cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
GARIS adalah e-jurnal mahasiswa Jurusan Arsitektur terbitan Jurusan Arsitektur Universitas Halu Oleo. E-jurnal terbit tiga kali dalam setahun, merupakan media pendokumentasian dan publikasi karya tulis ilmiah yang berisikan hasil rancangan, teori, dan telaah ilmu Arsitektur.
Arjuna Subject : -
Articles 209 Documents
PERENCANAAN KANTOR POLISI RESOR KONAWE UTARA DENGAN PENDEKATAN SMART BUILDING Muhammad Yogi Saputra
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/garis.v7i1.26839

Abstract

In order to realize and improve the service performance of the police apparatus in North Konawe district who have a high work ethic, so that they are able to serve the needs of the community. The demand for public services is increasing, therefore it is necessary to increase facilities and infrastructure that are able to accommodate all security activities in the North Konawe district government, considering that at this time the North Konawe Police Station is still holding development and improvement in terms of quantity and quality of buildings, infrastructure, and infrastructure. pre-suggestion facilities, so it is feared that it will reduce the morale of the security apparatus in this case the police at the North Konawe Police so that it ends up causing less than optimal work results in providing services to the community, which incidentally is a symbol and the main purpose of the presence of the Indonesian National Police institution, especially the District Police North Konawe. Departing from several forms of author anxiety that have been described above regarding the planning of the North Konawe Police Station. Then the author chooses a smart building approach which will later be applied to buildings. The choice of this approach is matched by the current vision of the Police, namely Precision. The author then began to try to form a concept about planning the shape of the building design and infrastructure of the North Konawe Police Office located in the Wanggudu sub-district, North Konawe district. Which then the author tries to compile in the form of a proposal with the title Planning of the North Konawe District Police Office With a Smart Building Approach
PUSAT TERAPI DAN EDUKASI ANAK AUTIS DI KOTA KENDARI “PENERAPAN DESAIN BIOPHILIC” A. Fadhillah Nur'Ainani
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/garis.v7i1.25042

Abstract

Jumlah penderita autis di kota kendari mengalami naik turun tiap tahunnya siswa yang melakukan terapi dan Kota Kendari menjadi Kota dengan penderita autis terbanyak, hal ini di karenakan Pusat Pelayanan Autis saat ini belum memiliki beberapa jenis syarat terapi yang dianjurkan. Kurangnya fasilitas sarana dan prasarana untuk ruangan terapi sedangkan anak penderita autis membutuhkan metode pendekatan jenis program terapi yang berbeda tergantung dari gangguan yang di derita. Menurut data Pusat Layanan Autis Sultra, tahun 2020 ada 99 anak penderita autis. Kota Kendari sendiri sudah ada pusat Layanan untuk anak Autis namun untuk tempat terapi dan pendidikan dalam satu kawasan belum ada. Dengan demikian dibutuhkan tempat pendidikan, terapi, dan pusat informasi mengenai penderita autis yang diharapkan dapat membantu masyarakat.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu Data diambil dengan studi literatur, pengumpulan data, survey, wawancara dan studi banding. Data dikumpulkan sesuai tujuan penelitian. Penelitian di tujukan sebagai berikut: (1) Untuk mendapatkan lokasi dan tapak yang sesuai dengan standar-standar penderita autis; (2) Untuk mewujudkan bangunan yang nyaman dan aman bagi pederita autis dengan pendekatan arsitektur perilaku; (3) untuk mewujudkan pusat terapi dan edukasi anak autis dalam bentuk fisik dengan penerapan desain biophilic.Penerapan desain biophilic pada pusat terapi dan edukasi anak autis di aplikasikan lebih banyak ke ruang dalam dan ruang luar. Pada ruang dalam di aplikasikan di ruang terapi, ruang kelas, dan ruang dokter serta penggunaan perabot pada ruang tunggu. Sedangkan, pada ruang luar yaitu menyediakan permainan yang melatih motorik, penggunaan vegetasi dengan bunga yang berwarna, penggunaan grass blok, lebih banyak menggunakan penutup tanah rumput gajah mini, menyediakan tempat duduk dengan banyak vegetasi. Kata kunci : Anak Autis, Biophilic, Kota Kendari, Pusat Layanan Autis
KAWASAN WISATA DANAU BIRU MATANDAHI DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR ORGANIK lisdayanti lisdayanti
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/garis.v7i1.25190

Abstract

Kawasan wisata Danau Biru di Kabupaten Kolaka Utara dengan pendekatan arsitektur organik penting didesain sebagai berikut: (1) aktifitas pada bangunan-banguann dalam kawasan wisata belum terwadahi; (2) fasilitas penginapan belum tersedia; (3) potensi perbukitan, pantai, dan goa belum terintegrasikan dengan baik; (4) kawasan Danau Biru belum tertata dengan baik. Perencanaan kawasan wisata Danau Biru menggunakan pendekatan arsitektur organik karena paling sesuai dengan karakteristik tapak Danau Biru. Arsitektur organik adalah arsitektur yang selaras antara tempat tinggal manusia dan dunia alam. Penelitian ini menggunakan metode arsitektur dengan pendekatan kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini terdiri dari sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data dilaksanakan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilaksanakan dengan cara pengumpulan data, pereduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini ditujukan sebagai berikut: (1) untuk mengolah tapak pada kawasan wisata dengan pendekatan arsitektur organik di Kabupaten Kolaka Utara; (2) untuk mengolah kebutuhan ruangan pada kawasan wisata dengan pendekatan arsitektur organik di Kabupaten Kolaka Utara; (3) untuk menerapkan prinsip-prinsip arsitektur organik pada kawasan wisata di Kabupaten Kolaka Utara. Penelitian ini disimpulkan sebagai berikut: pertama, tapak didesain sesuai dengan aspek-aspek demografis setempat; kedua, total luas lantai berdasarkan acuan sebesar 7.276,2 M2 dan berdasarkan laporan sekitar 7.945,08 M2, deviasi perancangan sebesar 9,2%, serta BC:KOS=15,86%:84,14%; ketiga, prinsip-prinsip arsitektur organik diterapkan pada bangunan-bangunan sesuai dengan perancangan tematik growing from nature (tumbuh dari alam). Kata Kunci: Danau Biru Matandahi, Arsitektur Organik.
GEDUNG KONSERVASI TUMBUHAN KEBUN RAYA KENDARI DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR EKOLOGI rahma sri agustina
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/garis.v7i1.25033

Abstract

Konservasi dalam abad  ini telah menjadi isu internasional terutama dalam kaitannya dengan usaha mempertahankan jenis (species) tumbuhan dari kepunahan, Gedung Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Kendari Dengan Pendekatan Arsitektur Ekologi ini bertujuan untuk memberikan wadah bagi tanaman untuk tetap tumbuh,berkembang biak dengan baik, aman dan terhindar dari gangguan binatang liar maupun resiko kepunahan. selain itu memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pengetahuan mengenai keanekaragaman tumbuhan. Metode penelitian  yang digunakan yaitu deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, survey lapangan, dan studi literature yang kemudian dianalisa secara kualitatuf dan kuantitaf. Hasil dari penelitian ini disimpulkan bahwa lokasi berada di Kebun Raya Kendari tepatnya pada zona konservasi, penelitian dan edukasi.Kata Kunci: Ekologi, green house, konservasi, kebun raya Kendari
GEDUNG PERTUNJUKAN SENI DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR METAFORA DI KABUPATEN KOLAKA UTARA Nursyahraeni Khatimah Syarnas
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/garis.v7i1.25038

Abstract

Seni sebagai karya yang menjadi bagian dari kebutuhan masyarakat telah menghasilkan kreasi dan terus berkembang seiring waktu. Perencanaan Gedung Pertunjukan Seni di Kabupaten Kolaka Utara dengan Pendekatan Arsitektur Metafora ini bertujuan untuk mewujudkan gedung pertunjukan seni yang dapat mewadahi dan memfasilitasi kegiatan kesenian di Kabupaten Kolaka Utara dengan menerapkan pendekatan arsitektur metafora di lokasi yang mudah diakses oleh masyarakat. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, survey lapangan, dan studi literatur yang kemudian dianalisa secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil dari penelitian ini disimpulkan bahwa lokasi berada di Kolaka Utara tepatnya di kecamatan Lasusua. Berdasarkan pendekatan yang diterapkan, pengaplikasian bentuk dan tampilan bangunan disesuaikan dengan jenis-jenis, prinsip dan manfaat arsitektur metafora. Kata Kunci: Seni, metafora, Kolaka Utara
PUSAT HIBURAN DAN REKREASI KELUARGA INDOOR (FAMILY INDOOR THEME PARK) DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR BIOKLIMATIK DI KOTA KENDARI Siti Annisa Rahmadani Asri
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/garis.v7i1.26828

Abstract

Entertainment and recreation is a very important need for human life as one of the 14 components of human needs. Theme parks as a place for family-oriented entertainment and recreation activities with indoor rides are indispensable in Kendari City. The design was carried out using data collection methods through unstructured interviews and literature studies as well as precedent studies. Then proceed with data analysis that produces the concept of design, design, and model. The results of the study concluded that the planning location is in Poasia District, in the trade and service area, recreation area and city green area. With the application of bioclimatic architecture in designing a building design, one must think about the application of building designs that adapt to the local environment or climate. Save energy by looking at the conditions around you and having a good impact on health. With certain design strategies, buildings can modify an uncomfortable outdoor climate into a comfortable space climate without consuming a lot of energy.
PUSAT PERBELANJAAN BARANG ELEKTRONIK DI KENDARI DENGAN PENEKANAN ARSITEKTUR HIGH-TECH zahara zahara
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/garis.v7i1.25005

Abstract

Kebutuhan barang elektronik di Kendari cukup banyak, namun toko elektronik di Kota Kendari masih belum ada yang terpusat satu tempat juga kebanyakan bentuk bangunan toko elektronik saat ini merupakan ruko dengan tampilan yang kurang menarik dan monoton. Dengan Permasalahan tersebut, perancangan Pusat Perbelanjaan Elektronik di Kendari ini bertujuan untuk menjadi wadah penjualan barang elektronik dengan berbagai macam jenis elektronik sekaligus penanda Kawasan dengan pendekatan arsitektur high-tech. Metode perancangan dimulai dari observasi ke beberapa toko elektronik di Kendari dan juga mengetahui data jumlah pengunjung perharinya. Selain itu metode yang dilakukan juga berupa studi literatur dari beberapa sumber yaitu jurnal, skripsi tugas akhir, internet, dan lainnya. Data observasi yang didapatkan akan menjadi patokan dalam proses perancangan. Perancangan Pusat Perbelanjaan Barang Elektronik Di Kendari ini diharapkan dapat menjadi ikon baru Kota Kendari dan menjadi fasilitas perbelanjaan yang khusus menjual barang elektronik dengan berbagai jenis elektronik sehingga konsumen tidak kesulitan mencari berbagai macam barnag elektronik dari satu toko ke toko lainnya.
PERENCANAAN CO-WORKING SPACE DENGAN KONSEP PENDEKATAN ARSITEKTUR KONTEMPORER DI ERA NEW NORMAL DI KOTA KENDARI Naura Sofwa Azhra
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/garis.v7i1.25035

Abstract

Kemudahan memperoleh fasilitas teknologi informasi melalui internet dan tingginya dinamika pekerjaan menciptakan suatu revolusi baru mengenai cara masyarakat melakukan pekerjaannya yang kini telah banyak dilakukan dengan teknologi berbasis digital. Perencanaan co-working space perlu dibangun untuk memwadahi dinamika tersebut. Tujuan perencanaan ini yaitu untuk menyediakan ruang kerja untuk orang – orang dengan latar yang berbeda-beda antara lain yaitu, enterpreneur, freelancer, start-up, asosiasi, konsultan, investor, artist, peneliti , pelajar dll yang fokus menciptakan ruang kerja yang mendukung kolaborasi, partisipasi, keterbukaan, inovasi, fleksibilitas, berbagi peralatan, pengetahuan dan pengalaman. Dalam penelitian ini menggunakan metode perencanaan arsitektur dengan pendekatan kualitatif dengan cara kajian yang sistematis. Hasil dari penelitian ini berupa gedung co-working space yangberlokasi strategi dan memiliki kemudahan dalam aksesibilitas, menyediakan ruang kerja yang aman, nyaman dan efektif digunakan dalam masa pandemic, dan penerapan konsep arsitektur kontemporer yang saat ini dimitani banyak orang. Kata Kunci: Coworking Space, Kontemporer, Era New Normal, Kendari
TECHNO PARK DI KOTA KENDARI DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR HIJAU Nur Fauzy Kurniawan
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/garis.v7i1.25027

Abstract

Techno Park di Kota Kendari dengan pendekatan Arsitektur Hijau bertujuan agar mampu menjadi tempat bekerja dan pengembangan di bidang Ekonomi kreatif & penggiat Startup, sekaligus berfungsi sebagai tempat untuk berkolaborasi, serta mampu mewadahi kegiatan lain yang berbasis perkumpulan atau komunitas di Kota Kendari. Tulisan ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dengan menguraikan berbagai permasalahan dan kebutuhan Techno park. Data primer dikumpulkan melalui observasi dan wawancara. Sedangkan untuk data sekunder berasal dari beberapa buku referensi, dokumen perencanaan tata ruang, studi kasus dan literatur lainnya. Desain ruang Techno park dianalisis berdasarkan pelaku, aktivitas pelaku, kebutuhan ruang dan pola hubungan ruangnya. Techno Park adalah sebuah inisiatif/organisasi yang dikelola secara profesional yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan cara mendorong budaya inovasi dan daya saing industri dan institusi berbasis pengetahuan di dalamnya. Arsitektur Hijau adalah konsep yang minim mengkonsumsi sumber daya alam, energi, air, dan material, Serta minim menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lokasi yang terpilih adalah Kecamatan Kadia, Kota Kendari.Techno park memiliki fasilitas Ruang Kerja, Pusat Pengembangan Startup, Pengelolah, Servis, Parkir, dan Penunjang lainnya. Arsitektur hijau dipilih sebagai konsep perencanaan yang diaplikasikan pada fasad ataupun interior bangunan, terlihat dari penggunaan material dan bangunan yang menyesuaikan bentuk dari tapak serta bentuk dan tampilan bangunan.
MAL PELAYANAN PUBLIK DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR NUSANTARA DI KABUPATEN MUNA laode muhamad agus
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/garis.v7i1.25014

Abstract

Desain Mal Pelayanan Publik (MPP) dengan pendekatan arsitektur nusantara di Kabupaten Muna penting didesain sebagai berikut: (1) penulis ikut mensukseskan visi misi Kabupaten Muna; (2) penulis ikut berpartisipasi dalam mengglobalkan arsitektur nusantara; (3) penulis ikut juga mensukseskan amanat UU RI No. 6 tahun 2017 Pasal 3; (4) penulis turut membantu program pemerintah pusat yang sesuai dengan amanat UU No. 23 Tahun 2017 terkait mendesain MPP di Kabupaten Muna. Saat ini kantor pelayanan pemerintahan di Kabupaten Muna cenderung sporadis sehingga tidak efektif. Oleh karena itu diperlukan pengembangan pelayanan publik antara lain desain Mal Pelayanan Publik (MPP). MPP adalah sistem pelayanan pemerintahan dan swasta dalam satu gedung sehingga pelayanan masyarakat lebih efektif. Penelitian ini ditujukan sebagai berikut: (1) untuk mengolah tapak pada MPP dengan pendekatan arsitektur nusantara di Kabupaten Muna; (2) untuk mengolah kebutuhan ruangan pada MPP dengan pendekatan arsitektur nusantara di Kabupaten Muna; (3) untuk menerapkan prinsip-prinsip arsitektur nusantara pada MPP di Kabupaten Muna. Penelitian ini menggunakan metode perancangan arsitektur dengan pendekatan kualitatif. Sumber data terdiri dari data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dilaksanakan dengan cara data direduksi, data disajikan, dan data disimpulkan. Penelitian ini disimpulkan sebagai berikut: pertama, pengolahan tapak berdasarkan aspek-aspek demografis setempat sehingga menghasilkan denah tapak; kedua, pengolahan ruangan didapatkan dengan cara menganalisis 25 instansi, kebutuhan ruangan, hubungan ruangan, dan struktur organisasi ruangan sehingga didapatkan total kebutuhan ruangan sebesar 5.330,75 m2. Ketiga, prinsip-prinsip arsitektur nusantara diterapkan pada MPP melalui perancangan tematik “Mengglobalkan Rasa Lokal” yang dicuplik dari siluet fasad Rumah Adat Barugano Wuna, topi Panglima Perang Kerajaan Wuna, dan ornamen Kawuwu.Kata Kunci: Mal Pelayanan Publik, Arsitektur Nusantara.