cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
GARIS adalah e-jurnal mahasiswa Jurusan Arsitektur terbitan Jurusan Arsitektur Universitas Halu Oleo. E-jurnal terbit tiga kali dalam setahun, merupakan media pendokumentasian dan publikasi karya tulis ilmiah yang berisikan hasil rancangan, teori, dan telaah ilmu Arsitektur.
Arjuna Subject : -
Articles 209 Documents
Perencanaan Arena Olahraga Elektronik Kendari dengan Pendekatan Arsitektur Hi-Technology Naviud Muhammad Akbar
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/garis.v7i1.26573

Abstract

Olahraga Elektronik sedang mengalami perkembangan tiap tahunnya ditandai dari kenaikan jumlah pemain, hadiah dan kompetisi olahraga elektronik. Seperti olahraga lainnya, terdapat kompetisi olahraga elektronik, sebagai contoh sebagai salah satu cabang olahraga di Asian Games 2018. Selain itu, e-sport juga sudah dipertandingankan pada PON XX di Papua Tahun 2021. Semakin berkembangnya olahraga elektronik di Kendari juga berdampak pada komunitas maupun tim olahraga elektronik yang ada di Kota kendari. Menurut data salah satu Even Organizer (EO), Aku Bangga Indonesia (ABI) setidaknya mereka telah membuat turnamen olahraga elektronik setidaknya 7 turnamen di Kota Kendari. Menurut salah satu anggota ABI untuk turnamen yang diadakan hampir semua bertempat pada warkop-warkop dan area terbuka dengan kebisingan suara yang tinggi. Penelitian ditunjukan untuk: pertama, menentukan tapak/site yang sesuai dengan pusat penelitian. Kedua, mengetahui penerapan arsitektur Hi-Tech pada Arena Olahraga Elektronik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu data yang diambil dengan studi literatur, pengumpulan data, survey, wawancara dan studi banding.. Dari pemaparan diatas, penulis tertarik untuk melakukan perancangan Arena Olahraga Elektronik Kendari berada di Kecamatan Kadia, dalam kawasan pusat Kota. Selain sebagai wadah atau fasilitas bagi ajang turnamen, olahraga elektronik juga dapat menjadi media pengembangan minat dan bakat para gamers di bidang electronic sport di Kota Kendari. Merancang fasilitas khusus untuk olahraga elektronik yang efisien serta efektif bagi penggunanya dengan Hi-Technology yang merupakan konsep memanfaatkan kemajuan teknologi abad ke-21 dapat menjadi strategi yang cukup signifikan dalam menciptakan Perancangan Arena Olahraga Elektronik Kendari yang ikonik sehingga dapat menarik pengunjung dari lokal maupun non local. Kata Kunci: Arena Olahraga, Hi-Teknology, Kota Kendari, Olahraga Elektronik
Pusat Kesehatan dan Pemeliharaan Hewan dengan Pendekatan Arsitektur Ekologis di Kota Kendari Adinda Noorhaliza
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/garis.v7i1.25092

Abstract

Kurangnya perhatian dari pemerintah dalam mengantisipasi masalah populasi kucing dan anjing liar menyebabkan timbulnya permasalahan dimana banyak ditemukan kucing dan anjing liar tak bertuan yang keberadaannya berpotensi mengganggu lingkungan perkotaan, salah satunya adalah wabah penyakit. Kota Kendari sendiri memang telah memiliki sarana kesehatan yang melayani khusus untuk hewan peliharaan. Pelayanan yang ada hanya dokter hewan praktek mandiri yang jumlahnya masih terbatas. Disisi lain, belum tersedia layanan kesehatan hewan yang melayani 1x24 jam. Dengan demikian, perlu disediakan gedung pusat kesehatan dan pemeliharaan hewan. Gedung pusat kesehatan dan pemeliharaan hewan ini mencakup aula sebagai area kontes hewan ataupun kegiatan edukasi, critical care unit (ruang bedah), ruang periksa, penampungan hewan terlantar, rawat inap penyakit menular dan tidak menular, pet hotel sebagai tempat penitipan hewan, klinik obat, area retail, salon hewan, dan juga terdapat UGD yang melayani 1x24 jam. Data hewan terlantar dan juga minat masyarakat dalam memelihara anjing dan kucing di Kota Kendari menjadi salah satu dasar perancangan bangunan ini. Dengan menggunakan arsitektur ekologis yaitu suatu sebuah konsep yang memadukan ilmu lingkungan dan ilmu arsitektur. Penerapan pendekatan ini dapat diaplikasikan melalui penggunaan ruang yang sederhana, pemanfaatan ruang terbuka bagi kesehatan hewan, bangunan hemat energi, serta pengolahan limbah yang benar dan sesuai. Kata Kunci: Arsitektur Ekologis, Hewan liar, Kota Kendari, Pusat Kesehatan Hewan, Pusat Pemeliharaan Hewan
Perencanaan Hotel Wisata Dan Shopping Mall dengan Pendekatan arsitektur Metafora di Kabupaten Wakatobi Putri Sri Wangi; Arman Faslih; Muhammad Arzal Tahir
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/garis.v7i1.26837

Abstract

Wakatobi merupakan daerah yang memilki banyak potensi wisata terutama dalam wisata lautnya dan merupakan salah satu 10 destinasi yang menjadi ikon pariwisata dalam Wonderfull Indonesia. Untuk mendukung hal tersebut maka diperlukan membangun sebuah hotel wisata dan shopping mall di Kabupaten Wakatobi yang memilki potensi sangat besar dalam menjangkau lebih banyak wisatawan yang tujuan utamanya untuk berbelanja, kuliner, bahkan untuk beristirahat. Terlebih di Wakatobi letak hotel atau tempat menginap wisatawan biasa terletak jauh dari pusat perbelanjaan sehingga menyulitkan para wisatawan dalam berbelanja kebutuhannya. Penelitian ditunjukan untuk: Pertama, menentukan tapak/site yang sesuai dengan hotel wisata dan shopping mall di Kabupaten Wakatobi. Kedua, merencanakan hotel wisata dan shopping mall di Kabupaten Wakatobi. Ketiga, mengetahui penerapan arsitektur metafora pada hotel wisata dan shopping mall di Kabupaten Wakatobi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu data yang diambil dengan studi literatur, pengumpulan data, survey, wawancara dan studi banding. Sumber data terdiri dari data primer dan sekunder. Teknik analisis data dilakukan dengan cara direduksi dan data disajikan. Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan sebagai berikut: Pertama, tapak ditempatkan di area pesisir pantai Kabupaten Wakatobi berlokasi pada Jl. Poros Longa, tapak berada dekat dengan permukiman pedesaan berada pada Desa Longa,  dengan memperhatikan kriteria lahan dan juga karakteristik tapak yang sesuai dengan bangunan hotel wisata dan shopping mall di Kabupaten Wakatobi; Kedua, bangunan hotel wisata dan shopping mall di Kabupaten Wakatobi dirancang fungsional dan menyedikan fasilitas yang lengkap; Ketiga bangunan hotel wisata dan shopping mall menerapkan arsitektur metafora yang menghasilkan bentuk bangunan berupa tiga heksagon yang merupakan metafora dari metafora gabungan dari scutum dari karapas kura-kura dan bentukan tersebut dibuat menjadi 3 yang melambangkan “the heart of triangle”. Tampilan bangunan menggunakan elemen material kaca dan secondary skin pada fasad bangunan untuk memberikan kenyaman pada pengguna dalam menikmati pemandangan laut Wakatobi. Secondary skin  memiliki bentuk yang melengkung dan bergelombang yang merupakan metafora dari ombak lautan dan bentuk tersebut juga diterapkan pada interior bangunan serta ruang luar pada tapak sehingga menghasilkan tampilan bangunan yang menarik pengunjung atau wisatawan.   Kata kunci : hotel wisata dan shopping mall, Kabupaten Wakatobi, wisata,    arsitektur metafora ABSTRACTWakatobi is an area that has a lot of tourism potential, especially in marine tourism, and is one of the 10 destinations that have become tourism icons in Wonderful Indonesia. To support this, it is necessary to build a tourist hotel and shopping mall in Wakatobi Regency, which has enormous potential in reaching more tourists whose main purpose is to shop, culinary, and even to rest. Moreover, in Wakatobi, the location of hotels or places to stay for tourists is usually far from shopping centers, making it difficult for tourists to shop for their needs. The research aims at: First, determining the appropriate sites for tourist hotels and shopping malls in Wakatobi Regency. Second, planning tourist hotels and shopping malls in Wakatobi Regency. Third, knowing the application of metaphorical architecture in tourist hotels and shopping malls in Wakatobi Regency. This study uses qualitative methods, namely data taken from literature studies, data collection, surveys, interviews, and comparative studies. Data sources consist of primary and secondary data. Data analysis technique is done by reducing and presenting data. Based on the results of this study, it is concluded as follows: First, the site is located in the coastal area of Wakatobi Regency, located on Jl. Axis Longa, the site is close to a rural settlement in Longa Village, taking into account the land criteria and also the characteristics of the site in accordance with tourist hotel buildings and shopping malls in Wakatobi Regency; Second, tourist hotel buildings and shopping malls in Wakatobi Regency are functionally designed and provide complete facilities; The three tourist hotel buildings and shopping malls apply a metaphorical architecture which result in the shape of the building in the form of three hexagon which is a metaphor for combined metaphor of the scutum of the turtle’s carapace and the formation is made into 3 which symbolizes “the heart of triangle”. The appearance of the building uses glass material elements and secondary skin on the facade of the building to provide user comfort in enjoying the Wakatobi sea view. Secondary skin has a curved and wavy shape which is a metaphor for ocean waves, and this shape is also applied to the interior of the building as well as the outer space on the site so as to produce a building display that attracts visitors or tourists. Keywords: tourist hotel and shopping mall, Wakatobi Regency, tourism, metaphorical architecture
GEDUNG WISATA EDUKASI BIOTA LAUT WAKATOBI DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR BERKELANJUTAN Adinda Qadisha Marzabillah
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/garis.v7i1.25011

Abstract

Wakatobi memiliki potensi dan kedudukan penting terutama dalam bidang kelautan dan pariwisata. Sebagai daerah yang terkenal di sektor pariwisata membuat Wakatobi terus dikunjung oleh ribuan wisatawan pada setiap tahunnya baik dari wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara. Potensi yang dimiliki Taman Nasional Wakatobi perlu dimanfaatkan secara maksimal untuk pengembangan kepariwisataan dan peningkatan jumlah pengunjung di Kabupaten Wakatobi. Tujuan penelitian ini adalah mewujudkan Gedung yang dapat mewadahi aktifitas wisata dan edukasi biota laut Wakatobi. Metode penelitian digunakan yaitu deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka, jurnal, buku-buku arsitektur, wawancara, dan survei lapangan. Konsep arsitektur yang digunakan adalah Arsitektur Berkelanjutan yaitu pendekatan desain yang menyatukan dan menyeimbangkan aspek kualitas lingkungan alami, kebutuhan sosial dan pertumbuhan ekonomi. Adapun hasil yang didapat dari penelitian ini yaitu konsep dan model rancangan Gedung Wisata Edukasi Biota Laut Wakatobi dengan Pendekatan Arsitektur Berkelanjutan yang berfungsi sebagai wadah wisata dan edukasi serta memberikan informasi kepada pengunjung agar lebih mengenal tentang kekayaan bawah laut Wakatobi tanpa merusak alam serta menjaga keberlangsungan hidup biota laut. Kata Kunci: wisata edukasi, arsitektur berkelanjutan, Wakatobi.
PUSAT INDUSTRI KREATIF DI KOTA KENDARI DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR INDUSTRIAL Uswa Sani Magfira; Asri Andreas Herman Balo; Muhammad Arzal Tahir
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/garis.v7i1.26810

Abstract

Pelaku ekonomi kreatif  di Kendari mulai  tumbuh dan  berkembang dalam  beberapa tahun  terakhir. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya generasi muda di Kendari yang merintis usaha sehingga diperlukan fasilitas sebagai penunjang pelaksanaan dan kemampuan Industri yang dijalankan agar dapat menghasilkan kualitas produksi yang baik serta optimal. Rancangan dilakukan dengan metode pengumpulan data melalui wawancara tidak terstruktur dan studi literatur maupun studi preseden. Kemudian dilanjutkan dengan analisis data yang menghasilkan konsep perancangan, desain, dan maket. Hasil dari penelitian disimpulkan bahwa lokasi perencanaan berada pada Kecamatan Kadia, dalam kawasan pusat kota. Dengan penerapan arsitektur industrial, bangunan mengedepankan aspek fungsional dan efisien dengan cenderung menggunakan material mentah maupun material pabrikasi dengan menggunakan teknik ekspos yang dimanfaatkan kembali menjadi elemen estetika interior. Kata kunci : Pusat Industri Kreatif, Arsitektur Industrial, Kendari
SANGGAR BUDAYA DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR BERKELANJUTAN DI KABUPATEN MUNA Muhammad Safar
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/garis.v7i1.26203

Abstract

Kabupaten Muna merupakan salah satu kabupaten di Sulawesi Tenggara yang terdiri dari berbagai suku yang memiliki berbagai macam corak budaya. Salah satu budaya Muna yang telah diangkat menjadi kegiatan internasional yaitu festival layang-layang tradisional, selain itu Muna juga memiliki tarian nasional yang seringkali ditampilkan pada festival budaya daerah maupun nasional. Namun, belum tersedianya wadah untuk pembelajaran dan pertunjukan kesenian budaya, sehingga dapat menurunkan ketertarikan masyarakat khususnya para remaja. Hal tersebut menjadi latar belakang dibutuhkannya Sanggar Budaya Muna untuk melestarikan serta meningkatkan ketertarikan masyarakat terhadap kesenian budaya Muna. Tujuan dari perancangan ini adalah untuk mendapatkan desain bangunan yang menerapkan pendekatan arsitektur berkelanjutan namun tetap dapat memfasilitasi segala kegiatan kesenian dan budaya. Perancangan ini dilakukan dengan metode studi literatur, observasi langsung dan studi banding yang kemudian dilanjutkan dengan analisis data yang menghasilkan konsep perancangan, desain, dan maket. Hasil yang diperoleh, yaitu desain Sanggar Budaya Muna dengan pendekatan Arsitektur Berkelanjutan diaplikasikan pada sistem pencahayaan dan penghawaan, penerapan strategi energi, konservasi air, pengelolalaan limbah, penggunaan material lokal pada fasad bangunan, penerapan strategi ekonomi, serta pelestarian budaya pada pola fasad motif batik daerah, serta bangunan utama yang mencerminkan identitas daerah.Kata Kunci: Sanggar Budaya, Arsitektur Berkelanjutan, Kabupaten Muna
PENERAPAN PRINSIP ARSITEKTUR TROPIS PADA GEDUNG MIX-USE BUILDING KOTA KENDARI Asdillah -; Burhan Said; Hapsah Rianty
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/garis.v7i1.26841

Abstract

ABSTRAKPenduduk kota Kendari merupakan masyarakat Modern yang menuntut Mobilitas dengan gaya hidup yang nyaman, memberi keamanan dan kemudahan dalam menjalankan aktifitas, serta memerlukan sentral aktifitas yang bisa  menghubungkan kebutuhan bekerja, tempat tinggal, dan hiburan. Oleh karena itu perancangan Mixed use building yang mewadahi Apartemen sebagai hunian merupakan pilihan yang tepat. Selain sebagai Hunian, Apartemen merupakan properti yang menguntungkan jika digunakan sebagai Investasi. Hal ini dikarenakan Fasilitas Apartemen yang Komplit dilengkapi seperti Kolam Renang, Pusat Kebugaran, Area Jogging, dan harga sewa unit apartemen lebih tinggi dari pada rumah. Disamping kebutuhan Hunian, pembangunan Mall sebagai tempat kegiatan jual beli dan Refresing yang menawarkan Kenyamanan, Kemudahan, Kecepatan dan Layanan terbaik merupakan Solusi yang tepat untuk menangani tingginya permintaan kebutuhan hidup, serta perkantoran salah satu tempat berkerja meningkatkan per Ekonomian kota dan membantu masyarat untuk hidup menetap disatu tempat one stop living. Arsitektur Tropis memberikan beberapa keuntungan baik dari sudut pandang Investor, pengunjung Mall, dan pemilik unit Apartemen. Dari sudut pandang Investor, penerapan arsitektur Tropis pada perancangan akan menghemat energi dan biaya pembangunan dengan pemilihan bahan bangunan yang sesuai dan sistem perawatan yang cenderung lebih mudah. Sedangkan dari sudut pandang pengunjung Mall, bangunan yang menerapkan arsitektur Tropis akan memiliki daya tarik tersendiri, hal ini dikarenakan pengaturan suhu dan penyesuaian dengan kondisi lingkungan akan membuat bangunan lebih terasa nyaman begitupun dengan pemilik unit Apartemen dan Kantor.Kata kunci : Mix-Use Building, Arsitektur Tropis, Kota Kendari ABSTRACTThe residents of Kendari city are a modern society that demands mobility with a comfortable lifestyle, provides security and convenience in carrying out activities, and needs a central activity that can connect the needs of work, shelter, and entertainment. Therefore, the design of a Mixed use building that accommodates apartments as residences is the right choice. Apart from being a residence, apartments are profitable properties if used as an investment. This is because the complete apartment facilities are equipped such as swimming pools, fitness centers, jogging areas, and rental prices for apartment units are higher than houses. In addition to residential needs, the construction of a Mall as a place for buying and selling activities and Refresing that offers the best Comfort, Convenience, Speed and Service is the right solution to handle the high demand for living needs, as well as offices one of the places to work to improve the economy of the city and help the community to live in one stop living place. Tropical Architecture provides several advantages both from the point of view of Investors, Mall visitors, and Apartment unit owners. From the Investor's point of view, the application of Tropical architecture to the design will save energy and development costs with the selection of suitable building materials and maintenance systems that tend to be easier. Meanwhile, from the point of view of Mall visitors, buildings that apply Tropical architecture will have their own charm, this is because temperature settings and adjustments to environmental conditions will make the building feel more comfortable as well as apartment and office unit owners. Keywords: Mix-Use Building, Tropical Architecture, Kendari City
PENERAPAN PRINSIP ARSITEKTUR NEO VERNAKULAR PADA GEDUNG GALERI TENUN SULAWESI TENGGARA DI KOTA KENDARI IBNU RAZZAK LASKAR
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/garis.v7i1.25002

Abstract

Tenun adalah kerajinan asli nusantara yang dari dahulu menjadi bagian dari budaya Indonesia termaksud di Sulawesi Tenggara. Dari berbagai tempat produksi maupun pemasaran tenun yang tersebar di Sulawesi Tenggara, belum adanya suatu tempat sentra tenun yang mewadahi semua fasilitas tersebut, baik dari pengenalan mengenai cara produksi tenun, pemasaran, pameran busana tenun, hingga sarana edukasi atau pengenalan akan produk tenun. Kota Kendari sebagai ibukota Sulawesi Tenggara seharusnya memiliki Berbagai macam industri tenun dan pusat perbelanjaan tenun.  Kota Kendari membutuhkan suatu wadah atau fasilitas one stop service bagi pengrajin tenun dan peminat tenun. Oleh sebab itu diperlukan suatu perencanaan sentra dan galeri tenun di Kota Kendari yang mampu mewadahi fasilitas workshop proses menenun, penjualan produk tenun, pameran busana/ fashion show tenun, hingga galeri tenun secara terpusat. Rancangan dilakukan dengan metode pengumpulan data lapangan melalui wawancara tidak terstruktur dan studi pustaka maupun studi literatur. Kemudian dilanjutkan dengan analisis data yang menghasilkan konsep perancangan, desain dan maket. Hasil dari penelitian disimpulkan bahwa lokasi perencanaan berada di Kec. Kendari Barat, dalam kawasan perdagangan, jasa dan pariwisata. Dengan penerapan konsep arsitektur Neo-Vernakular, yang menampilkan arsitektur traidisional lokal dengan tampilan yang modern. Berdasarkan penerapannya, aspek dari arsitektur Neo-Vernakular yang diterapkan pada galeri tenun ini adalah aspek fisik,yaitu bentuk, ornamen dan material. Kata kunci : Galeri Tenun, Arsitektur Neo Vernakular, Kendari 
PENERAPAN ARSITEKTUR REGIONALISME PADA GEDUNG LABORATORIUM JURUSAN ARSITEKTUR FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS HALU OLEO mitha saraswaty; Halim .; Hapsa Rianty
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/garis.v7i2.27631

Abstract

Jurusan arsitektur memiliki tanggung jawab melaksanakan kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat yang berada di bawah naungan Fakultas Teknik universitas Halu Oleo. Kampus jurusan Arsitektur Universitas Halu Oleo hingga kini belum menunjukkan sebuah gambaran dari bangunan sebuah kampus Arsitektur, bangunan yang ada saat ini terkesan sama dengan gedung-gedung kampus pada umumnya. Dengan permasalan tersebut, perancangan Gedung Laboratorium Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo ini bertujuan untuk menjadi wadah kegiatan perancangan dan penelitian mahasiswa Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo dengan pendekatan arsitektur regionalisme.   Metode Perancangan dimulai dari observasi eksisting laboratorium pada Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo. Selain itu metode yang dilakukan juga berupa studi literatur yaitu dengan mengumpulkan, menyusun dan mengelompokkan data, kemudian menganalisa, untuk selanjutnya dapat ditarik suatu kesimpulan. Data Observasi yang didapatkan akan menjadi patokan dalam proses perancangan. Perancangan Gedung Laboratorium Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo ini diharapakan dapat menjadi gedung laboratorium yang memiliki image khusus bagi bangunan pendidikan sehingga dapat mewadahi kegiatan mahasiswa dalam merancang.
PUSAT TERAPI DAN REHABILITASI PENYAKIT MENTAL DENGAN PENDEKATAN DESAIN HEALING ENVIRONMENT DI KOTA KENDARI Al Haddad Muhammad
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/garis.v7i2.25867

Abstract

Kesehatan mental merupakan kondisi kesehatan yang tidak kalah penting dari kesehatan fisik. Menurut WHO hingga saat ini ada hampir 1 miliar orang di dunia yang mengalami masalah kesehatan mental. Di Sulawesi Tenggara sendiri telah terdapat Rumah Sakit Jiwa untuk menangani pasien kesehatan mental, namun dalam beberapa kasus orang-orang dengan gangguan mental/jiwa ringan enggan untuk datang karena stigma masyarakat dan lingkungan penyembuhan yang kurang baik. Adapun tujuan dari Pusat Terapi dan Rehabilitasi Penyakit Mental ini untuk mewadahi proses terapi dan rehabilitasi pasien dengan gangguan mental di Kota Kendari sertan mewujudkan Pusat Terapi dan Rehabilitasi Penyakit Mental dengan penerapan desain Healing Environment. Perancangan ini dilakukan dengan metode studi literatur, observasi langsung dan studi banding. Kemudian dilanjutkan dengan analisis data yang menghasilkan konsep perancangan, desain, dan maket. Dengan adanya Pusat Terapi dan Rehabilitasi Penyakit Mental yang menerapkan desain Healing Environment, maka diharapkan mampu mewadahi segala kebutuhan dan upaya penanganan dalam menyembuhkan pasien gangguan mental/jiwa dengan tetap memperhatikan agar pasien mendapatkan lingkungan penyembuhan yang baik, tetap memperhatikan kualitas bangunan serta menjadikan bangunan ini sebagai tempat yang mampu mendukung pasien agar bisa sembuh dan tetap menjalani kehidupan seperti layaknya orang normal lainnya. Kata Kunci: Pusat Terapi, Pusat Rehabilitasi, Kesehatan Mental, Healing Environment