cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : 25034286     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan, memuat hasil-hasil penelitian yang berkenaan dengan segala aspek bidang ilmu Sumber Daya Perairan.
Arjuna Subject : -
Articles 230 Documents
Studi kepadatan dan distribusi Keong Bakau (Telescopium telescopium) di perairan mangrove Kecamatan Kaledupa Kabupaten Wakatobi Husein, Sadam; Bahtiar, .; Oetama, Dedy
Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.396 KB)

Abstract

Organisme T. telescopium atau burungo merupakan hewan dari famili Potamididae yang hidup di air payau pada substrat dasar berlumpur dan dipengaruhi oleh pasang surut dan merupakan salah satu kunci dalam rantai makanan di ekosistem perairan adalah organisme T. telescopium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepadatan dan distribusi keong bakau (Telescopium telescopium) pada perairan mangrove Kecamatan Kaledupa Kabupaten Wakatobi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari–Maret 2017 di Ekosistem mangrove Kecamatan Kaledupa Kabupaten Wakatobi. Metode yang digunakan adalah line transek dan belt transek. Kepadatan keong bakau di Perairan Kaledupa pada bulan Februari dan Maret pada tiga lokasi penelitian yaitu Desa Lefuto, Desa Ambeua Raya, dan Desa Balasuna Selatan relatif sama, dengan nilai masing-masing 2.10 ind/m2, 2.14 ind/m2, dan 2.24. ind/m2. Hasil nilai indeks distribusi menunjukkan bahwa pola distribusi keong bakau pada Desa Lefuto adalah seragam, sedangkan pada Desa Ambeua Raya dan Desa Balasuna Selatan adalah mengelompok dengan nilai masing-masing 0.9960, 1.0002, dan 1.0101.Kata kunci: Kepadatan, Distribusi, Telescopium telescopium, Kaledupa
Tingkat eksploitasi Kerang Pasir (Modiolus modulaides) di perairan Bungkutoko Kota Kendari Sulawesi Tenggara Meldawati, .; Bahtiar, .; Halili, .
Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan Vol 2, No 4 (2017): Oktober 2017
Publisher : Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.795 KB)

Abstract

Pesatnya pembangunan dan pemanfaatan secara terus menerus serta kurangnya informasi yang berhubungan dengan penelitian mengenai kerang pasir (Modiolus modulaides), melatar belakangi dilakukannya penelitian ini. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat eksploitasi M. modulaides. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli sampai September 2016 di perairan Bungkutoko. Metode pengambilan sampel dilakukan secara acak melalui koleksi bebas dengan cara mengumpulkan semua kerang yang diperoleh selama periode penelitian di lapangan. Total sampel kerang pasir selama penelitian sebesar 1263 individu yang terdiri dari 610 (jantan) dan 653 (betina). Data penelitian parameter pertumbuhan dianalisis menggunakan sebaran frekuensi panjang serta data tingkat eksploitasi dianalisis menggunakan Length- Converted Catch Curve pada program FiSAT II versi 3.0. Hasil analisis parameter pertumbuhan menunjukkan nilai panjang asimtotik (L∞), konstanta pertumbuhan (K), dan nilai dugaan to pada jantan dan betina masing-masing sebesar 10,35, 1,9, dan -0,01 serta 9,58, 1,2, dan -0,12. Hasil analisis pendugaan tingkat mortalitas menunjukkan nilai mortalitas alami (M), mortalitas penangkapan (F), dan mortalitas total (Z) pada jantan dan betina masing-masing sebesar 3,78, 0,32, dan 4,10 serta 2,86, 1,95, dan 4,81, sehingga tingkat eksploitasi (E) jantan dan betina masing-masing sebesar 0,08 dan 0,41. Nilai eksploitasi tersebut menunjukkan bahwa tingkat eksploitasi kerang pasir di perairan Bungkutoko masih tergolong rendah (under fishing).Kata Kunci : Kerang Pasir , Perairan Bungkutoko,Tingkat Eksploitasi
Distribusi suhu permukaan laut secara spasial dan temporal hubungannya dengan hasil tangkapan Madidihang di Perairan Wakatobi Nasiru, Wa Ode Asrina; Tadjuddah, Muslim; Mustafa, Ahmad
Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan Vol 2, No 4 (2017): Oktober 2017
Publisher : Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (844.565 KB)

Abstract

Salah satu parameter yang mempengaruhi distribusi madidihang adalah suhu permukaan laut (SPL). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sebaran suhu permukaan laut secara spasial dan temporal serta menguji hubungan suhu permukaan laut dengan hasil tangkapan madidihang (Thunnus albacares) yang menggunakan alat tangkap pancing tonda di perairan Wakatobi. Data yang digunakan yaitu data suhu permukaan laut harian yang diperoleh dari sensor satelit Aqua-MODIS level-2 dan data hasil tangkapan perunit upaya penangkapan (CPUE) madidihang dari nelayan Waha dan Mola yang ada di Wakatobi. Penelitian ini berlangsung selama bulan Juli - September 2016. Hasil penelitian menunjukan bahwa distribusi suhu permukaan laut di perairan Wakatobi berada pada kisaran 26.00°C – 32.45°C dengan nilai suhu rata-rata 28.44°C. Pola spasial suhu permukaan laut menggambarkan pola sebaran massa air yang lebih dingin bergerak dari arah timur menuju bagian barat kepulauan Wakatobi. Kemudian pola ini berganti menjadi kumpulan massa air yang tidak beraturan dengan massa air yang lebih hangat cenderung berada pada bagian selatan kepulauan Wakatobi (tepatnya di sekitar P. Binongko). Madidihang dapat tertangkap pada kisaran suhu 26.00ºC – 30.81ºC dan dominan tertangkap pada kisaran 28.00ºC – 29.82ºC. Suhu permukaan laut menunjukkan adanya hubungan terhadap hasil tangkapan madidihang dan suhu optimum penangkapan.Kata Kunci: Aqua-MODIS, Daerah penangkapan ikan, Madidihang, Suhu permukaan laut, Kepulauan Wakatobi.
Studi pertumbuhan, kematian dan tingkat eksploitasi Kerang Pasir (Modiolus modulaides) di perairan Bungkutoko Kota Kendari Sulawesi Tenggara Meldawati, .; Bahtiar, .; Halili, .
Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (617.671 KB)

Abstract

Pesatnya pembangunan dan pemanfaatan secara terus menerus serta kurangnya informasi yang berhubungan dengan penelitian mengenai kerang pasir (Modiolus modulaides), melatar belakangi dilakukannya penelitian ini. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui studi pertumbuhan, kematian dan tingkat eksploitasi M. modulaides. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli sampai September 2015 di perairan Bungkutoko. Metode pengambilan sampel dilakukan secara acak melalui koleksi bebas dengan cara mengumpulkan semua kerang yang diperoleh selama periode penelitian di lapangan. Total sampel kerang pasir selama penelitian sebesar 1263 individu yang terdiri dari 610 (jantan) dan 653 (betina). Data penelitian parameter pertumbuhan dianalisis menggunakan sebaran frekuensi panjang serta data tingkat eksploitasi dianalisis menggunakan Length-Converted Catch Curve pada program FiSAT II versi 3.0.  Hasil analisis parameter pertumbuhan menunjukkan nilai panjang asimtotik (L∞), konstanta pertumbuhan (K), dan nilai dugaan to pada jantan dan betina masing-masing sebesar 10,35, 1,9, dan -0,01 serta 9,58, 1,2, dan -0,12. Hasil analisis pendugaan tingkat mortalitas menunjukkan nilai mortalitas alami (M), mortalitas penangkapan (F), dan mortalitas total (Z) pada jantan dan betina masing-masing sebesar 3,78, 0,32, dan 4,10 serta 2,86, 1,95, dan 4,81, sehingga tingkat eksploitasi (E) jantan dan betina masing-masing sebesar 0,08 dan 0,41. Nilai eksploitasi tersebut menunjukkan bahwa tingkat eksploitasi kerang pasir di perairan Bungkutoko masih tergolong rendah (under fishing).Kata Kunci : Kerang Pasir, Pertumbuhan, Perairan Bungkutoko, Kematian danTingkat Eksploitasi
Makanan Rajungan (Portunus pelagicus) di Perairan Lakara Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara Erlinda, Suristiana; Sara, La; Irawati, Nur
Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan Vol 1, No 2 (2016): Mei 2016
Publisher : Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.746 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makanan rajungan (Portunus pelagicus) di perairan Lakara. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei sampai Juli 2015 di perairan Lakara, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. Sampel rajungan ditangkap menggunakan jaring (gillnet) di perairan dalam. Sampel rajungan yang tertangkap dipilih secara acak (random). Sebanyak 19 individu digunakan untuk analisis komposisi makanan. Setiap sampel di pisahkan menurut kelas ukuran dan jenis kelaminnya. Komposisi kelompok makanan dalam lambung rajungan terdiri dari empat kelompok yaitu plankton, daging, moluska dan material tidak teridentifikasi (MTT). Pada ukuran dewasa ditemukan kelompok makanan plankton dengan persentase komposisi sebesar 62,6 %, daging 26 %, material tidak teridentifikasi 8,7 % dan moluskasebesar 2,7 %. Persentase komposisi makanan antara jenis kelamin jantan dan betina tidak terlalu memiliki perbedaan. Nilai persentase komposisi makanan untuk kelompok plankton rajungan jantan adalah 62 % dan 62 % pada betina, daging pada jantan 27,3 % dan 24 % pada betina, material tidak teridentifikasi pada jantan 9,1 % dan 8.0 % pada betina dan moluska pada jantan 1,7 % dan 6,0 % pada betina.Kata Kunci : komposisi makanan, Portunus pelagicus, isi lambung.
Struktur komunitas ikan di perairan Rawa Aopa Kecamatan Angata Kabupaten Konawe Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara Wulandari, Kiki; Asriyana, .; Halili, .
Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.493 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur komunitas ikan di perairan Rawa Aopa, Sulawesi Tenggara. Penelitian dilaksanakan di perairan Rawa Aopa selama tiga bulan dari bulan April hingga Juni 2017. Contoh ikan ditangkap menggunakan jaring insang, bubu, pancing, dan seser. Data penelitian dianalisis menggunakan indeks komposisi jenis, keanekaragaman, dominansi, dan keseragaman. Parameter kualitas air yang diamati meliputi parameter fisika yaitu suhu dan fluktuasi muka air sedangkan parameter kimia meliputi oksigen terlarut dan pH. Selama penelitian ditemukan 641 ekor ikan yang termasuk dalam 11 spesies dan 8 famili. Keanekaragaman ikan di perairan Rawa Aopa termasuk dalam kategori sedang (H'=1.57-1.96), dengan keseragaman spesies yang tinggi (E=0.76-0.82) dan tidak ada jenis ikan yang mendominansi (C= 0.19-0.27). Secara umum struktur komunitas ikan di perairan Rawa Aopa masih dalam kategori stabil.Kata Kunci : Ikan, Rawa Aopa, dan struktur komunitas
Studi tentang Komposisi Jenis dan Keanekaragaman Makroepifit pada Budidaya Rumput Laut di Perairan Darawa Kecamatan Kaledupa Selatan Kabupaten Wakatobi Nurdiana, .; Kasim, Ma'ruf; Yusuf, Sarini
Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan Vol 1, No 2 (2016): Mei 2016
Publisher : Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.323 KB)

Abstract

Makroepifit merupakan organisme yang hidupnya menempel pada tumbuhan lain sebagai parasit. Tumbuhan makroepifit yang menempel pada batang rumput laut dapat menghambat pertumbuhan rumput laut, sehingga rumput laut sangat rentan terhadap serangan bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi jenis dan keanekaragaman makroepifit pada budidaya rumput laut dengan metode long line di perairan Darawa Kecamatan Kaledupa Kabupaten Wakatobi. Penelitian ini dilaksanakan selama 30 hari (April – Mei 2015). Selama penelitian diperoleh kisaran suhu 29-300C, Kecepatan arus 1,018-1,020 m/detik, Salinitas 36‰, Kecerahan 100% dan pH 8. Komposisi jenis makroepifit ditemukan 6 jenis alga terdiri dari kelas Clorophyceae terdapat 4 spesies yaitu C. crassa, B. Forbesii, H. cervicornis, C. ecorticatumd, kelas Pchaphyceae terdapat 1 spesies yaitu P. australis , kelas Rodhophyceae terdapat 1 spesies yaitu A. specifera. Keanekaragaman jenis makroepifit yang ditemukan pada budidaya rumput laut yang berkisaran 1,6787- 1,1369 nilai tersebut mengindikasikan bahwa makroepifit yang terdapat pada budidaya rumput laut memiliki keanekaragaman rendah. Keseragaman makroepifit yang terdapat pada budidaya rumput laut berkisaran 0,9369 – 0,8201. Berdasarkan nilai tersebut memiliki Keseragaman sedang. Dominansi jenis makroepifit yang terdapat pada budidaya rumput laut berkisaran 0,3778-0,2066 menunjukan dominansi rendah. Kata Kunci : Long line, Makroepifit, komposisi jenis, keanekaragaman, keseragaman dan dominansi.
Analisis pendapatan usaha Purse Seine di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kendari dan faktor-faktor yang mempengaruhinya Samida, .; Anadi, La; Abdullah, .
Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan Vol 3, No 2 (2018): Mei 2018
Publisher : Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.846 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pendapatan usaha perikanan purse seine yang berpangkalan di PPS Kendari dan mengetahui faktor–faktor yang berpengaruh terhadap pendapatan usaha perikanan tersebut. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret hingga bulan Mei 2017 bertempat di PPS Kendari dengan menggunakan metode survei. Pengumpulan data dilakukan secara langsung terhadap sejumlah responden dengan bantuan kuisioner, data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis pendapatan usaha, analisis regresi linear berganda uji F dan uji T (ANOVA). Berdasarkan hasil analisis, pendapatan usaha purse seine di PPS Kendari, pendapatan yang diperoleh berkisar Rp 67.785.722 - Rp 164.789.998/trip. Berdasarkan sistem bagi hasil yang disepakati 50% pemilik kapal dan 50% ABK maka pendapatan yang diperoleh masing-masing pihak berkisar Rp 33.892.861 - Rp 82.394.999./trip. Adapun faktor-faktor yang paling dominan berpengaruh terhadap pendapatan usaha purse seine adalah faktor produksi hasil tangkapan (Thit > Ttabel), sedangkan faktor – faktor biaya operasional, lama hari melaut, ukuran kapal dan jumlah ABK tidak berpengaruh nyata terhadap pendapatan (Thit < Ttabel).Kata Kunci: Perikanan Purse Seine, Pendapatan Usaha, Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Pendapatan.
Struktur komunitas makrozoobenthos pada ekosistem mangrove di Perairan Teluk Staring Kabupaten Konawe Selatan Azham S, Risal; Bahtiar, .; Ketjulan, Romy
Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan Vol 1, No 3 (2016): Agustus 2016
Publisher : Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.324 KB)

Abstract

Studi komunitas makrozoobenthos di perairan Teluk Staring Kabupaten Konawe Selatan dapat dijadikan salah satu konsep dasar dalam pengelolaan sumberdaya secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komunitas makrozoobenthos di perairan Teluk Staring Kabupaten Konawe Selatan. Penelitian ini dilaksanakan di Teluk Staring selama 1 bulan. Metode pengambilan sampel dilakukan secara purposive random sampling pada tiga stasiun. Data penelitian dianalisis menggunakan formula baku yang meliputi keanekaragaman, keseragaman, dominansi, kerapatan mangrove dan kualitas perairan (fisika dan kimia). Hasil analisis menunjukan indeks keanekaragaman berkisar 1,44-1,91, indeks keseragaman berkisar 0,74-0,91 dan indeks dominansi berkisar 0,20-0,29. Hasil pengamatan jenis mangrove yang ditemukan adalah Sonneratia alba, Rhizopora spp. dan Brugueira spp. Hasil pengukuran parameter lingkungan yang meliputi : suhu 28-310C, salinitas 24-28o/oo, pH substrat 5,93-6,97, bahan organik 4,56-5,62 serta tekstur substrat dominan pasir berlumpur. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan komunitas makrozoobenthos di perairan Teluk  Staring mempunyai keanekaragaman spesies sedang sampai tinggi dan tidak ditemukan adanya spesies yang dominan.Kata Kunci : Komunitas, makrozoobenthos, keanekaragaman, keseragaman, dominansi
Keragaman jenis lamun di Perairan Pantai Waha Kecamatan Tomia Kabupaten Wakatobi Suherlan, .; Oetama, Dedy; Arami, Hasnia
Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan Vol 1, No 3 (2016): Agustus 2016
Publisher : Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.076 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman jenis lamun di perairan Pantai Waha. Penelitian ini dilaksanakan selama satu bulan yaitu pada bulan April sampai Mei 2015. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Simple random sampling, dengan menggunakan transek kuadrat yang dilakukan empat kali pengulangan. Penentuan lokasi stasiun di dasarkan pada kondisi fisik lamun. Pada perairan Pantai Waha ditemukan 9 jenis lamun yaitu H. pinifolia, H. ovalis, H. universis, Thalassodendron ciliatum,Thalassia hempricii, Enhalus acoroides, C. serrulata, C. rotundata, dan Sryngodium isoetifolium. Hasil pengukuran parameter lingkungan dan organisme yang diperoleh selama penelitian kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil pengukuran parameter lingkungan seperti: suhu (26-31ºC), kedalaman (13- 159 cm), salinitas (29-34‰), kecepatan arus (0,049-0,07) m/detik dan tekstur substrat (3,8414-85,7449%) adalah lempung berpasir sedangkan Nitrat (0,0160-0,0180 mg/L) dan Fosfat (0,0074-0,0094 mg/L). Nilai kepadatan lamun terlihat berdasarkan kondisi fisik pada tiap stasiun penelitian. Indeks keanekaragaman, keseragaman dan dominansi jenis lamun tertinggi setiap jenis yang diperoleh selama penelitian antara bulan April dan Mei pada tiga titik stasiun penelitian yaitu nialai indeks keanekaragaman sebesar 1,9310– 2,0306 ind/m2, keseragaman sebesar 0,8325-0,9083 ind/m2 dan dominansi sebesar 0,1488-0,1646 ind/m2. Total kepadatan lamun tertinggi selama penelitian diperoleh pada stasiun I yaitu 348,8 ind/m², pada daerah vegetasi lamun yang padat. Keragaman jenis lamun selama penelitian yang terdapat pada stasiun I, II dan III pada bulan April dan Mei yaitu secara acak dan mengelompok.Kata kunci : Lamun, keragaman jenis, Pantai Waha, Tomia Wakatobi

Page 6 of 23 | Total Record : 230