cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Kajian Seni
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2021)" : 7 Documents clear
EKSISTENSI TARI MANIMBONG DALAM UPACARA RAMBU TUKA’ MASYARAKAT TORAJA Indry Ayu Novita; Wahyu Lestari
JPKS (Jurnal Pendidikan dan Kajian Seni) Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Pendidikan Seni Drama Tari dan Musik, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jpks.v6i1.11268

Abstract

Abstrak: Melihat dari keberagaman kebudayaan yang ada Indonesia, menjadikan Toraja menjadi salah satu wilayah atau suku yang memiliki keunikan tersediri bagi Indonesia. Dalam kebudayaan Toraja khususnya upacara adat Rambu Tuka’ atau syukuran, banyak kesenian yang ditampilkan saat upacara ini berlangsung, salah satunya ialah Tari Manimbong. Tari Manimbong merupakan tarian yang diperankan oleh kaum laki-laki yang dipentaskan bersamaan dengan Tari Ma’dandan (diperankan oleh kaum wanita). Tari Manimbong sudah mulai termasuk dalam kategori kesenian yang cukup eksis dikalangan masyarakat Toraja. Namun, melihat banyak hal yang terjadi yang kemudian mempengaruhi hal perlahan-lahan kurangnya pegelaran kesenian ini, mulai dari keadaan pandemi Covid-19 saat ini yang cukup mempengaruhi keberadaan semua kesenian yang ada serta sulitnya mementaskan tarian ini yang hanya boleh dilaksanakan pada upacara adat rambu tuka’ saja. Melihat kondisi tersebut, tentu harus ada upaya yang harus dilakukan pemerintah daerah dalam melestarikan tarian ini. Salah satu yang bisa dilakukan ialah dengan menggelar konser kesenian yang mungkin bisa dirangkaikan dengan kegiatan dalam Kabupaten contohnya seperti HUT. Maka dapat disimpulkan bahwa keberadaan Tari Manimbong jangan sampai mulai memudar, untuk itu mesti ada usaha untuk melestarikan Tari Manimbong ini, agar nantinya tarian ini tetap mengambil peran penting di masyarakat.   
PERANCANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MOBILE APPS BERBASIS ANDROID B’TRACE MERANGKAI GERAK TARI TRADISIONAL Samsul Fajri; Fuja Siti Fujiawati; Alis Triena Permanasari
JPKS (Jurnal Pendidikan dan Kajian Seni) Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Pendidikan Seni Drama Tari dan Musik, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jpks.v6i1.11914

Abstract

Abstract : Technological developments are increasingly moving rapidly which results in significant changes in human life, one of which is the presence of smartphones. Smartphones are one of the tools that can facilitate the process of disseminating information, communicating and other activities, this need is clear evidence of developments in the present. The increasing use of smartphones ultimately affects people's needs for mobile applications that can make it easier for people to carry out their daily activities. It can be seen from the many applications that can help the needs and interests of the community, for example online shopping, communication with colleagues, directions, playing games, online payments, and online learning. Researchers are finally interested in conducting research on the design of learning applications for Android-based mobile apps on the subject of art and culture, the material of arranging traditional dance movements for grade VIII junior high school students. The purpose of this research is to determine the process of designing and testing the feasibility of learning media based on android. The research method used is research and development (R&D) with the ADDIE development model (analysis, design, development, implementation, evaluation). Based on several assessments of media experts, materials, and users related to learning media, the percentage level of media experts is 84.2% for the category of “very feasible” to use, 94.7% for material experts in the “very feasible” category to use, and 78.2% for users in the “very feasible” category to use. Keywords: Media design for learning, Media for learning, Mobile Apps, Traditional dance movement  Abstrak : Perkembangan teknologi yang semakin hari semakin bergerak pesat yang mengakibatkan adanya perubahan yang signifikan dalam kehidupan manusia salah satunya dengan adanya smartphone. Smartphone merupakan salah satu alat yang dapat mempermudah dalam proses penyebarluasan informasi, berkomunikasi, dan aktivitas lainnya, kebutuhan ini merupakan bukti nyata adanya perkembangan dimasa sekarang ini. Meningktanya penggunaan smartphone yang akhirnya mempengaruhi kebutuhan masyarakat akan aplikasi mobile yang dapat mempermudah masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-harinya. Dapat dilihat dari banyaknya aplikasi yang dapat membantu kebutuhan dan kepentingan masyarakat, misalnya belanja online, komunikasi dengan rekan kerja, petunjuk arah, bermain game, pembayaran online, dan pembelajaran online. Peneliti akhirnya tertarik untuk melakukan penelitian tentang perancangan aplikasi pembelajaran mobile apps berbasis android pada mata pelajaran seni budaya materi merangkai gerak tari tradisional untuk SMP kelas VIII. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui proses perancangan dan uji kelayakan media pembelajaran berbasis android. Metode penelitian yang digunakan adalah reseach and development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (analysis, desain, development, implementation, evaluation). Berdasarkan beberapa penilaian ahli media, materi, dan pengguna terkait media pembelajaran dengan tingkat persentase ahli media 84.2% kategori “sangat layak” digunakan, ahli materi 94.7% kategori “sangat layak” digunakan, dan pengguna 78.2% kategori “sangat layak” digunakan. Kata kunci: Perancangan Media pembelajaran, Media Pembelajaran, aplikasi mobile, Gerak Tari Tradisional  
KEMANDIRIAN BELAJAR SENI BUDAYA SISWA SMP SAAT PANDEMI COVID- 19 Ni Ketut Suparmi
JPKS (Jurnal Pendidikan dan Kajian Seni) Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Pendidikan Seni Drama Tari dan Musik, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jpks.v6i1.11220

Abstract

Student learning independence is one of the learning characteristics students have. During a pandemic like this, students are required to carry out the learning process from home online. This study aims to determine the level of student learning independence during the Covid-19 pandemic in arts and culture subjects. This research was conducted at SMP Negeri 1 Tanjung, North Lombok Regency with 16 students as respondents. Sampling research using saturated sampling technique. The data collection instrument used was a questionnaire containing 20 statements representing 4 indicators of independent learning, namely self-confidence, responsibility, discipline, and initiative. The research data were analyzed using a Likert scale to determine the level of student learning independence. The results showed that the learning independence of 12 students was in the high category and 4 others were in the very high category. Based on the results of this study, it can be concluded that the learning independence of the students of SMP Negeri 1 Tanjung, North Lombok Regency is still relatively good because they are in the high and very high category even though they have to study online at their respective homes.
PROSES BELAJAR MENYANYI KERONCONG MELALUI TRADISI LISAN DI SEMARANG Sabrina Firda Sokhiba; Abdul Rachman
JPKS (Jurnal Pendidikan dan Kajian Seni) Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Pendidikan Seni Drama Tari dan Musik, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jpks.v6i1.10565

Abstract

Keroncong merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang harus diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Pewarisan turun temurun yang sudah melekat di masyarakat ialah pewarisan secara lisan (tradisi lisan) baik bagi pemain maupun penyanyi keroncong dalam mempelajari lagu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses belajar menyanyi keroncong melalui tradisi lisan di Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  proses belajar menyanyi keroncong melalui tradisi lisan terdapat 2 kategori yaitu proses belajar hanya secara lisan dan proses belajar secara lisan namun juga membaca partitur. Proses belajar secara lisan efektif digunakan pada generasi zaman sekarang dan mendukung eksistensi musik keroncong agar tetap berkelanjutan. Namun terdapat kelemahan yaitu pada hasil pembawaan beberapa penyanyi tidak sesuai dengan partitur yang ada atau notasi kurang tepat.
SOCIAL MEDIA AS A PLATFORM OF PERFORMING ARTS EDUCATION DURING COVID-19 PANDEMIC Afrizal Yudha Setiawan; Dwiyana Habsary; Indra Bulan
JPKS (Jurnal Pendidikan dan Kajian Seni) Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Pendidikan Seni Drama Tari dan Musik, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jpks.v6i1.10318

Abstract

This article aims to describe the use of social media as a platform for performing arts education. The main problem in this research is social distancing due to the Covid-19 pandemic, which causes performing arts activities must be presented without audiences (online performing arts). Social media is an alternative media for art creator (artists/ choreographer/ musician) to present their work and deliver the messages to the audience. The question in this research is whether the social media can replace the role of performing arts to deliver the messages from the creator to the audience. This study used qualitative research methods. The objects involved in this study were videos of performing arts on social media. Data was collected thorugh documentation, and literature review. The results of the study describe about the communication form between performing arts elements (creator and audiences) of the show presented on social media.
PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL (INSTAGRAM) SEBAGAI MEDIA PENYAJIAN KREASI SENI DALAM PEMBELAJARAN Fuja Siti Fujiawati; Reza Mauldy Raharja
JPKS (Jurnal Pendidikan dan Kajian Seni) Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Pendidikan Seni Drama Tari dan Musik, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jpks.v6i1.11602

Abstract

Abstract : Social Media is an online media that is used for the needs of communication, interaction, participation, sharing and creating content/content for users to use through special application devices with internet networks without being limited by space or time, which is currently closely related to the lives of teenagers, and one of them is there is instagram. The purpose of this study was to determine the response to the use of social media Instagram as a medium for presenting art creations in learning. Especially during a pandemic like today, where the staging area is limited in space, so that through social media Instagram, this can be a means of actualizing student art creations. The research method used in this study is to use a qualitative approach that departs from a literature review regarding the use of media for learning, and presentation projects presented by students and their responses. The data shows that students are familiar with the use of social media Instagram in their daily lives, and as many as 64.3% feel that the use of social media Instagram can be used as an alternative solution for learning. The suggestions for optimizing learning by utilizing Instagram's social media are to complete appropriate content, tidy up the feed to make it visible and utilize live Instagram as a learning medium for synchronous learning. Keywords: Social Media, Instagram, Art Creations, Learning Media  Abstrak : Media Sosial merupakan media online yang digunakan untuk kebutuhan komunikasi, berinteraksi, berpartisipasi, berbagi dan menciptakan isi/konten untuk digunakan para penggunanya melalui perangkat aplikasi khusus dengan jaringan internet tanpa dibatasi oleh ruang atau waktu, yang saat ini erat dengan kehidupan remaja, dan salah satunya ialah instagram. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tanggapan mahasiswa terhadap pemanfaatan media sosial instagram sebagai media penyajian kreasi seni dalam pembelajaran. Khususnya di masa pandemi seperti saat ini, dimana ajang pementasan yang terbatas ruang, sehingga melalui media sosial Instagram ini dapat menjadi sarana aktualisasi kreasi seni mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan kualitatif yang berangkat dari kajian literatur mengenai pemanfaatan media untuk pembelajaran, dan presentasi project yang disajikan mahasihwa serta mengetahui tanggapannya. Data menunjukan bahwa mahasiswa sudah terbiasa dengan penggunaan media sosial instagram ini dalam kesehariannya, dan sebanyak 64,3% merasa pemanfaatan media sosial instagram dapat dijadikan alternative solusi untuk pembelajaran. Adapun saran mengoptimalkan pembelajaran dengan memanfaatkan media sosial Instagram ialah dengan melengkapi konten sesuai materi, merapihkan feeds agar tampak menarik serta memanfaatkan live instagram sebagai media perkuliahan untuk pembelajaran syncronus. Kata Kunci : Media Sosial, Instagram, Kreasi Seni, Media Pembelajaran
NILAI-NILAI KARAKTER DALAM KESENIAN RAMPAK BEDUG CIWASIAT KABUPATEN PANDEGLANG Syamsul Rizal
JPKS (Jurnal Pendidikan dan Kajian Seni) Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Pendidikan Seni Drama Tari dan Musik, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jpks.v6i1.10341

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk medeskripsikan dan mengnalisis nilai karakter dalam Rampak Bedug Ciwasiat di Bale Seni Ciwasiat Kabupaten Pandeglang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Penelitian ini dilaksanakan di sanggar Bale Seni Ciwasiat Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten. Subjek dalam penelitian  ini adalah pemain Rampak Bedug Ciwasiat, pemilik sanggar atau pelatih Rampak Bedug Ciwasiat, dan budayawan atau seniman Rampak Bedug Pandeglang. Pengumpulan data menggunakan  observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian adalah sebagai berikut. Nilai karakter dalam Rampak Bedug Ciwasiat yaitu nilai kedisiplinan, religius, cinta tanah air, tanggung jawab, dan kerja keras.Kata Kunci: nilai-nilai karakter, rampak bedug VALUES OF CHARACTER IN THE ART OF “RAMPAK BEDUG CIWASIAT” AT BALE SENI CIWASIAT PANDEGLANG REGENCY The objectives of the research were to describe and analyze the character values at Rampak Bedug Ciwasiat in Bale Seni Ciwasiat Pandeglang Regency. This research uses qualitative research type with ethnography approach. This research was conducted in studio of Bale Seni Ciwasiat  Pandeglang Regency Banten Province. The subjects in this research were players of Rampak Bedug Ciwasiat, owner ot coach of Rampak Bedug Ciwasiat, and humanists or Rampak Bedug Pandeglang artists. Data collection used participant observation, in-depth interviews, and documentation. The results of the study are as follows. Values of character in Rampak Bedug Ciwasiat are discipline values, religious, love of the homeland, responsibility, and hard work. Keywords: character values, rampak bedug

Page 1 of 1 | Total Record : 7