cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Published by Universitas Udayana
ISSN : 14111292     EISSN : 25415484     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (p-ISSN: 1411-1292; e-ISSN: 2541-5484) is an online periodical journal of science that is published twice a year, in January and July by Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Udayana University. Jurnal Ilmiah Teknik Sipil is a media to publish the results of scientific research students, academics, practitioners and observers in the field of civil engineering including structure, construction management, water resource management, transportation, geotechnical and environmental engineering.
Arjuna Subject : -
Articles 403 Documents
PENGARUH PENAMBAHAN ABU LIMBAH BATU BARA TERHADAP KARAKTERISTIK PASIR SEBAGAI LAPISAN PONDASI JALAN Tjok. Gde Suwarsa Putra; Made Dodiek Wirya Ardana; Kadek Satria Adi
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 24, No. 1, Januari 2020
Publisher : Department of Civil Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.319 KB) | DOI: 10.24843/JITS.2020.v24.i01.p01

Abstract

Lapisan pondasi jalan adalah bagian dari perkerasan jalan raya terletak di antara lapisan permukaan jalan (surface) dan tanah dasar (subgrade). Perkerasan lentur lapisan pondasi jalan berfungsi menyebarkan beban kendaraan yang melintas diatasnya agar tegangan yang sampai ke tanah dasar tidak melampaui tegangan yang menimbulkan deformasi berlebih. Lapisan pondasi jalan memiliki spesifikasi khusus untuk material yang akan dipakai, baik ukuran butiran, sifat fisik, maupun nilai daya dukung (California Bearing Ratio, CBR). CBR merupakan daya dukung dari lapisan pondasi jalan dan sekaligus dapat dipakai acuan dalam menentukan ketebalan lapisan pondasi jalan. Material yang dominan dipakai sebagai lapisan pondasi jalan adalah pasir/kerikil. Pasir/kerikil memiliki ukuran butiran lebih besar dari pada tanah lempung. Ketidaksesuaian material yang dipakai dengan spesifikasi yang disyaratkan, terutama untuk material yang kekurangan fraksi butiran halus dapat diatasi dengan penambahan suatu material tertentu yang berguna untuk melengkapi fraksi butiran yang kurang, sehingga dapat meningkatkan daya dukung (CBR). Dalam penelitian ini, bahan yang ditambahkan pada material yang tidak sesuai dengan spesifikasi lapisan pondasi jalan adalah abu limbah batu bara. Persentase penambahan material abu limbah batu bara pada material yang tidak sesuai dengan spesifikasi lapisan pondasi jalan dicoba untuk mendapatkan kondisi yang memenuhi persyaratan spesifikasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa persentase paling ideal dari penambahan abu limbah batu bara pada material tanah dalam spesifikasi gradasi lapisan pondasi jalan adalah sebesar 13% dari berat kering tanah tersebut. Selain itu dengan penambahan abu limbah batu bara dapat menghasilkan kerapatan relatif dan kepadatan tanah yang semakin meningkat, sehingga nilai CBR tanah juga semakin meningkat. CBR mula-mula sebelum penambahan abu limbah batu bara adalah sebesar 62%, sedangkan setelah ditambahkan abu limbah batu bara nilai CBR mengalami peningkatan menjadi 94%.
OPTIMASI PARAMETER BUKAAN DAN PENGAKU DIAGONAL PADA BALOK KASTELA YANG TERTUMPU LATERAL Erwin Sanjaya; Bambang Suryoatmono
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 24, No. 1, Januari 2020
Publisher : Department of Civil Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (814.257 KB) | DOI: 10.24843/JITS.2020.v24.i01.p05

Abstract

Gaya geser pada umumnya berkontribusi besar dalam menyebabkan kegagalan balok kastela sehingga dibutuhkan pengaku diagonal pada bukaan. Optimisasi dilakukan dengan menvariasikan dimensi bukaan dan pengaku diagonal. Metode elemen hingga digunakan untuk analisis nonlinear. Tujuan studi ini adalah membandingkan hasil analisis numerik balok kastela tanpa pengaku diagonal dengan prosedur desain yang terdapat pada Steel Design Guide 31, AISC 2016. Selain itu, perilaku nonlinear yang meliputi beban kritis dan distribusi tegangan Von Mises balok kastela dengan dan tanpa pengaku diagonal dipelajari untuk mendapatkan dimensi bukaan dan pengaku diagonal yang optimum. Nilai optimum pada studi ini meliputi kekakuan awal (Ki), kekuatan (wmax), dan daktilitas (m) struktur. Hasil studi menunjukkan prosedur desain AISC dapat memprediksi lokasi tegangan maksimum dengan akurat dan menghasilkan kekuatan ultimit balok yang lebih konservatif dibandingkan dengan hasil numerik. Pada balok kastela tanpa pengaku diagonal, model yang optimum adalah model CB60-1 (wnstmax = 56,16 kN/m) dan CB45-1 (mnst = 3,06) dengan rata-rata kekakuan awal 5,78 kN/m. Sedangkan model yang optimum pada balok kastela dengan pengaku diagonal adalah CB45-33 (Ksti = 6,99 kN/m/m), CB60-11 (wstmax = 67,53 kN/m), dan CB60-24 (mst = 2,79). Jadi, penggunaan pengaku diagonal efektif dalam meningkatkan kekakuan awal dan kekuatan struktur, tetapi mengurangi daktilitas struktur.
METODE UJI KETELITIAN UNJUK KERJA ALAT UKUR DENGAN PENERAPAN PERSAMAAN DISTRIBUSI NORMAL (CONTOH KASUS LASER DOPPLER ANEMOMETER) Agatha Padma Laksitaningtyas; Djoko Legono; Bambang Yulistiyanto
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 24, No. 1, Januari 2020
Publisher : Department of Civil Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (705.923 KB) | DOI: 10.24843/JITS.2020.v24.i01.p10

Abstract

Statistika dan probabilitas merupakan salah satu cara yang digunakan dalam proses sinyal secara digital. Proses sinyal secara digital berfungsi untuk mengukur, mengelompokkan dan memproses menjadi komponen data yang menyinggung suatu obyek. Menentukan rasio daya sinyal ke “noise” pada penerimaan sistem input dan output sangat penting untuk memperkirakan kualitas dan kapasitas penerimaan sinyal dari suatu alat Laser Doppler Anemometer (LDA). LDA merupakan salah satu contoh peralatan ukur yang berfungsi untuk mengukur kecepatan yang akan mengeluarkan frekuensi sehingga menghasilkan sinyal. Masalah mendasar dalam pengukuran sinyal adalah bagaimana membedakan sinyal mendasar yang sebenarnya dari “noise”. Tujuan dari penelitian ini untuk menguji ketelitian unjuk kerja alat ukur untuk menentukan “noise” dari sinyal yang dikeluarkan oleh LDA. Analisis yang digunakan dengan menggunakan metode persamaan distribusi normal yang akan menghasilkan suatu nilai batas untuk sinyal dan noise. Pengujian dilakukan pada dua buah saluran terbuka di laboratorium berbentuk U dan S. Pada Saluran U terdapat empat titik pengujian, sedangkan untuk saluran S terdapat 8 titik pengujian. Untuk masing-masing titik dilakukan tiga kali pengujian. Uji akurasi dari pembacaan sinyal LDA menunjukkan bahwa frekuensi pembacaan sinyal pada saluran U yaitu 92,47% dengan nilai “noise” bernilai 7,53%. Uji akurasi dari pembacaan sinyal LDA menunjukkan bahwa frekuensi pembacaan sinyal pada saluran S yaitu 93,74% dengan nilai “noise” bernilai 6,26%.
ANALISIS KARAKTERISTIK BATUAN KAPUR (LIMESTONE DAN CHALK) DI KAWASAN BUKIT PECATU KABUPATEN BADUNG BALI Made Dodiek Wirya Ardana
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 23, No. 1, Januari 2019
Publisher : Department of Civil Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limestone dan chalk adalah batuan yang unik karena secara fisik menunjukkan masa batuan yang sangat kuat namun sangat rentan dan mudah terkikis oleh air dan pelapukan. Penyelidikan tanah/batuan berupa pengeboran dan pengambilan contoh batuan serta pengujian di laboratorium diperlukan untuk mengetahui karakteristiknya. Karakteristik tersebut berupa indikator seperti kekuatan unit batuan, kualitas retakan (RQD), spasi retakan, kondisi patahan, kedudukan air tanah, dan arah patahan. Keenam indikator ini menjadi komponen yang akan dinilai untuk mengklasifikasikan dan menggolongkan peringkat masa batuan (Rock Mass Rating, RMR). Tiga lokasi di kawasan Bukit Pecatu Kabupaten Badung, Bali diselidiki untuk mewakili bagian barat, tengah dan timur kawasan yang didominasi oleh limestone dan batuan kapur. Hasil studi parameter-parameter kekuatan unit batuan di kawasan Bukit Pecatu adalah sebagai berikut, berat volume berkisar 20 - 22 kN/m3, kuat tekan batas (UBP) 2 - 16 MPa, kuat tekan batas (SBP) 1 - 2 MPa dan sudut keruntuhan alamiah 45 - 55o terhadap horizontal. Sedangkan secara kualitatif, kelas masa batuan (RMR) menunjukkan di kawaan barat memiliki skor 52 dengan peringkat Fair Rock (sedang) sedangkan pada kawasan tengah dan timur masing-masing meiliki skor 37 dan 29 dengan peringkat Poor Rock (lemah)
KUAT LEKAT TULANGAN BAMBU PETUNG DAN BAMBU TALI DALAM BETON NORMAL I Ketut Sudarsana; Dharma Putra; I Gusti Ayu Putu Wegie Puryandhari
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 24, No. 1, Januari 2020
Publisher : Department of Civil Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.886 KB) | DOI: 10.24843/JITS.2020.v24.i01.p06

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh nilai kuat lekat antara bambu yang dicoating vernis dalam beton dengan variasi panjang tulangan tertanam dalam beton dan jenis bamboo yang dipakai. Bambu yang digunakan adalah bambu Petung yang berasal dari Desa Sidemen, Karangasem dan bambu Tali yang berasal dari Desa Manggisari, Negara. Benda uji berupa tulangan bambu Petung dan bambu Tali dengan dimensi lebar 15 mm dan tebal 5 mm tertanam kedalam kubus beton 150 mm x 150 mm x 150 mm dengan kuat rencana 20 MPa. Tulangan ditanam pada pusat kubus sedalam 100 mm dan 75 mm dilakukan penarikan dengan Universal Testing Machine (UTM). Untuk mengetahui kuat tarik bambu, maka dilakukan uji tarik bambu dengan buku (nodia) dan tanpa buku (nodia) dengan dimensi lebar 5 mm dan tebal 5 mm untuk bambu Petung, sedangkan dimensi lebar 5 mm dan tebal 3 mm untuk bambu Tali. Hasil pengujian kuat tarik bambu Petung dengan buku dan tanpa buku diperoleh masing-masing 155.14 MPa dan 268.08 MPa. Sedangkan kuat tarik bambu Tali dengan buku dan tanpa buku diperoleh masing-masing 138.42 MPa dan 182.13 MPa. Hasil pengujian lekatan diperoleh nilai kuat lekat rata-rata pada beton dari tulangan bambu Petung, panjang penanaman 100 mm dengan nodia adalah 1.44 MPa dan tanpa nodia adalah 1.34 MPa, sedangkan panjang penanaman 75 mm dengan nodia adalah 2.61 MPa dan tanpa nodia adalah 1.74 MPa. Kuat lekat rata-rata pada beton dari tulangan bambu Tali, panjang penanaman 100 mm dengan nodia adalah 1.07 MPa dan tanpa nodia adalah 0.91 MPa, sedangkan panjang penanaman 75 mm dengan nodia sebesar 1.39 MPa dan tanpa nodia sebesar 0.94 MPa.
PENGELOLAAN WILAYAH PESISIR DI PANTAI PANDAWA Ni Nyoman Pujianiki; I Gusti Ngurah Putra Dirgayusa; I Made Rai Januatmika
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 24, No. 1, Januari 2020
Publisher : Department of Civil Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.465 KB) | DOI: 10.24843/JITS.2020.v24.i01.p02

Abstract

Pengelolaan wilayah pesisir dan pulau pulau kecil diatur dalam UU Nomor 27 Tahun 2007 yang selanjutnya diganti dengan UU Nomor 1 Tahun 2014 menyebutkan bahwa pengelolaan wilayah pesisir adalah suatu proses perencanaan, pemanfaatan, pengawasan dan pengendalian sumber daya pesisir dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang dilakukan oleh Pemerintah dan Pemerintah Daerah. Pantai Pandawa merupakan salah satu pusat wisata pantai di Bali yang mengalami kemajuan sangat pesat dalam waktu singkat dibandingan dengan wisata pantai lainnya yang sudah lama terkenal, terbukti dari kunjungan dan pendapatan setiap tahunnya. Peningkatan tersebut didukung oleh pengelolaan pesisir yang berbasis masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pengelolaan wilayah pesisir yang berbasis masyarakat yang diterapkan di Pantai Pandawa. Metode deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan 30 orang responden terdiri dari pengelola dan pelaku usaha di Pantai Pandawa yang dipilih dengan cara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan survei menggunakan kuesioner terbuka serta wawancara. Hasil pengumpulan data menunjukkan bahwa pengelolaan wilayah pesisir di Pantai Pandawa terdiri dari Perencanaan wilayah pesisir yang terprogram melalui perencanaan jangka panjang dan perencanaan jangka pendek. Pemanfataan wilayah pesisir sebagai daerah konservasi, pendidikan dan pelatihan, penelitian dan pengembangan, budi daya laut dan pariwisata. Sedangkan pengawasan dan pengendalian wilayah pesisir di Pantai Pandawa menggunakan sistem pengawasan dan pengendalian berbasis Desa Adat dengan memberdayakan masyarakat Desa Kutuh sebagai pengawas, serta kelembagaan Desa Adat sebagai koordinatornya.
PENGARUH KINERJA SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP KINERJA PROYEK KONSTRUKSI DI KABUPATEN BADUNG Gusti Ayu Putu Candra Dharmayanti; Ida Bagus Rai Adnyana; Made Arditya Nugraha
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 24, No. 1, Januari 2020
Publisher : Department of Civil Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.049 KB) | DOI: 10.24843/JITS.2020.v24.i01.p07

Abstract

The construction workers are identical with hard sector work that gives challenges in managing them. The project human resources play an important role contributing to the project success, therefore there is a need to further examine the indicator of human resources performance that dominantly influence the project performance. This research aimed to examine the influence of human resources performance indicators towards the construction project performance, in Badung Regency. Data collection was conduted through a survey using questionnaires that was distributed to 50 respondents selected based on purposive sampling method that covered project manager, site manager, site engineer, quantity surveyor, quality control, drafter, programmer, supervisor, and logistics. Data were analyzed using multiple linear regression analysis, multiple correlation analysis, determination test, and t test. The result of multiple linear regression analysis proved that the construction project performance was influenced by human resources performance. The value of determination test (0.886) indicated that there was a strong and positive correlation between discipline, initiative, training, motivation, quality, working environment, commitment, responsibility, and tools, toward the project performance. The value of t- test of of each human resources performance indicator were discipline (3,863), initiative (-1,515), training (-1,252), motivation (0,598), quality (-1,164), working environment (1,655), commitment (2,169), responsibility (-2,958), ability (3,822), and tools (3,439).These suggested that discipline was the most dominant indicator in influencing the project performance.
STUDI PARAMETRIK PEMBEBANAN DINAMIK DENGAN HEAVISIDE STEP FUNCTION DAN PENGARUHNYA TERHADAP RESPONS DINAMIK PELAT Timmoty Tjahjadi; Sofia W. Alisjahbana Alisjahbana
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 24, No. 1, Januari 2020
Publisher : Department of Civil Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.905 KB) | DOI: 10.24843/JITS.2020.v24.i01.p03

Abstract

Pelat merupakan salah satu elemen struktur yang berfungsi sebagai media penerima beban dan mendistribusikan beban tersebut ke struktur pendukungnya. Beban yang bekerja pada pelat dapat berupa beban terpusat, beban garis, dan area yang bersifat statik atau dinamik. Pemodelan beban dalam analisis pelat memiliki peranan yang penting, karena masing-masing model beban dapat menghasilkan respons pelat yang berbeda. Dalam analisis pelat perkerasan kaku, umumnya beban yang digunakan dalam pemodelan adalah beban titik yang bergerak. Pada kenyataanya, beban yang bekerja pada perkerasan dapat berupa beban titik, garis ataupun area yang bergerak. Pada penelitian ini, akan dilakukan studi mengenai respons dinamik pelat akibat beban garis yang bergerak. Fungsi gerak beban dalam pemodelan dapat berupa dirac delta function maupun heaviside step function. Dirac delta function digunakan untuk memodelkan beban titik yang bergerak, sedangkan Heaviside step function digunakan untuk memodelkan beban garis yang bergerak. Pergerakan beban dimodelkan bergerak secara tiba-tiba dalam kurun waktu tertentu. Studi parametrik ini menunjukkan hasil bahwa faktor panjang beban mempengaruhi respons dinamik pelat. Selain panjang beban, akan ditinjau beberapa parameter lain yang dapat mempengaruhi respons dinamik pelat, seperti kecepatan, kondisi tanah, dan tebal pelat. Respons dinamik yang akan diperoleh berupa lendutan dan tegangan.
ANALISIS PERBANDINGAN WAKTU DAN BIAYA PELAKSANAAN PEKERJAAN ANTARA PLAT LANTAI BONDEK DENGAN KONVENSIONAL (STUDI KASUS : PROYEK PEMBANGUNAN RSU GARBAMED-KEROBOKAN) I Gede Putu Joni; Anak Agung Diah Parami Dewi; I Gede Abdi Candra Sasmita
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 24, No. 1, Januari 2020
Publisher : Department of Civil Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.159 KB) | DOI: 10.24843/JITS.2020.v24.i01.p08

Abstract

Pada perkembangan dunia konstruksi banyak usaha yang dilakukan untuk mencapai hasil kerja yang lebih baik. Dengan kemajuan teknologi yang sangat pesat, salah satu inovasi yang dilakukan untuk mencapai hasil kerja yang lebih baik yaitu dengan menggunakan plat lantai bondek sebagai pengganti plat lantai konvensional. Pelaksanaan pekerjaan plat lantai bondek membutuhkan waktu yang lebih sedikit dan biaya lebih kecil dibandingkan dengan plat lantai konvensional. Oleh karena itu, perlu dianalisis perbandingan waktu dan biaya pelaksanaan pekerjaan plat lantai bondek dengan plat lantai konvensional. Perhitungan waktu dan biaya untuk pelaksanaan pekerjaan plat lantai bondek didapatkan dengan observasi langsung pada proyek yang dijadikan objek studi. Sedangkan pelaksanaan pekerjaan plat lantai konvensional, biaya dihitung menggunakan analisa harga satuan pekerjaan dengan harga bahan dan upah pekerja yang dikeluarkan oleh Dinas PUPR Kabupaten Badung dan waktu pelaksanaan dihitung berdasarkan koefisien yang terdapat pada analisa satuan pekerjaan pada SNI. Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa pelaksanaan pekerjaan plat lantai bondek membutuhkan waktu selama 5 hari sedangkan pada pelaksanaan pekerjaan plat lantai konvensional membutuhkan waktu selama 34 hari. Dari segi biaya, pelaksanaan pekerjaan plat lantai bondek memerlukan biaya sebesar Rp. 494.115,12/m2 sedangkan pada pelaksanaan pekerjaan plat lantai konvensional memerlukan biaya sebesar Rp. 566.453,38/m2 dengan luas total plat lantai pada segmen 1 sebesar 240 m2. Sehingga selisih biaya pelaksanaan pekerjaan plat lantai bondek lebih kecil Rp. 72.338,26/m2 atau 12,77% dari plat lantai konvensional.
Cover and TOC, Vol. 24, No. 1, Januari 2020 JITS UNUD
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 24, No. 1, Januari 2020
Publisher : Department of Civil Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.042 KB)

Abstract


Filter by Year

2005 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 27 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 27 No. 1, Maret 20230 Vol 27 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 27 No. 2, September 2023 Vol 27 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 27 No. 1, Maret 2023 Vol 26 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 26 No. 2, Juli 2022 Vol 26 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 26 No. 1, Januari 2022 Vol 25 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 25 No. 2, Juli 2021 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 25, No. 1, Januari 2021 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 24, No. 2, Juli 2020 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 24, No. 1, Januari 2020 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 23, No. 2, Juli 2019 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 23, No. 1, Januari 2019 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 22, No. 2, Juli 2018 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 22, No. 1, Januari 2018 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 21, No. 2, Juli 2017 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 21, No. 1, Januari 2017 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 20, No. 2, Juli 2016 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 20, No. 1, Januari 2016 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 19, No. 2, Juli 2015 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 19, No. 1, Januari 2015 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 18, No. 2, Juli 2014 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 18, No. 1, Januari 2014 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 17, No. 2, Juli 2013 Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 17, No. 1, Januari 2013 Vol. 16, No. 2 Juli 2012 Vol. 16, No. 1 Januari 2012 Vol. 15, No. 2 Juli 2011 Vol. 15, No. 1 Januari 2011 Vol. 14, No. 2 Juli 2010 Vol. 14, No. 1 Januari 2010 Vol. 13, No. 2 Juli 2009 Vol. 13, No. 1 Januari 2009 Vol. 12, No. 2 Juli 2008 Vol. 12, No. 1 Januari 2008 Vol. 11, No. 2 Juli 2007 Vol. 11, No. 1 Januari 2007 Vol. 10, No. 2 Juli 2006 Vol. 10, No. 1 Januari 2006 Vol. 9, No. 2 Juli 2005 Vol. 9, No. 1 Januari 2005 More Issue