cover
Contact Name
Syafii
Contact Email
jnte@ft.unand.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
Syafii@ft.unand.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO
Published by Universitas Andalas
ISSN : 23022949     EISSN : 24077267     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Nasional Teknik Elektro (JNTE) adalah jurnal ilmiah peer-reviewed yang diterbitkan oleh Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas dengan versi cetak (p-ISSN:2302-2949) dan versi elektronik (e-ISSN:2407-7267). JNTE terbit dua kali dalam setahun untuk naskah hasil/bagian penelitian yang berkaitan dengan elektrik, elektronik, telekomunikasi dan informatika.
Arjuna Subject : -
Articles 604 Documents
Konsep Integrasi Pembangkit Berbasis Energi Terbarukan Sebagai Sistem Mikrogrid Di Kabupaten Pesisir Selatan Rauf, Rosnita
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 2, No 2: September 2013
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.395 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v2n2.89.2013

Abstract

Energy grid management systems are the future of many developed countries today was developed called smart grid. Energy management in a smart grid is to use the concept of merging a few plants and a group of users in a particular area or within a certain grid. Generating an initial variable as the giver of energy input while the end users are variable power grid as a user of this hybrid energi. Sistem simulated using HOMER program and perform calculations with MATLAB system. Integration of these variables in a management area network will provide the optimal parameter if it can be supported by computer networks to obtain communications data from the SCADA system. With mikrogrid designed to have two streams, namely electricity and information flow,  SCADA here designed to cover all the flow of  information from the plant to the customer. The basic activity is the activity under taken monitoring and control of activities which aim to balance the grid. Monitoring aims to add to the data on plants and customers in order to assist decision-making at the micro grid system  inside. Control activities aim to maintain a balanced energy intake of multiple power plant priority points toward energy use by multiple end users in the grid.Keywords: Energy, Mikrogrid, HOMER, MATLAB, SCADA AbstrakSistem pengelolaan grid energi masa depan yang banyak dikembangkan negara maju saat ini biasa disebut smart grid. Pengelolaan energi dalam smart grid ini menggunakan konsep penggabungan beberapa pembangkit dan  sekelompok  pengguna  dalam  wilayah  tertentu  atau  dalam  grid tertentu.  Pembangkit merupakan  variabel awal  sebagai  pemberi masukan  energi  sedangkan  pengguna  merupakan  variabel  akhir  grid sebagai  pemakai energi. Sistem tenaga hybrid ini disimulasikan dengan menggunakan program HOMER dan melakukan perhitungan system dengan MATLAB.  Penggabungan  variabel-variabel  tersebut  dalam sebuah  area  network  akan memberikan  pengelolaan parameter yang optimal jika dapat didukung dengan jaringan computer untuk mendapatkan komunikasi data dari system SCADA. Dengan mikrogrid dirancang mempunyai dua  aliran  yaitu  aliran  listrik  dan  aliran informasi,  SCADA  disini dirancang  untuk  mencakup semua aliran informasi dari pembangkit hingga pelanggan. Aktivitas dasar yang dilakukan adalah aktivitas monitoring dan aktivitas  kendali  yang bertujuan  untuk  keseimbangan  grid.  Monitoring  bertujuan  untuk menambah data pada pembangkit dan pelanggan sehingga dapat membantu pengambilan keputusan pada mikro system didalam grid. Aktivitas  pengendalian  bertujuan  untuk  menjaga  pengasupan  energi yang  seimbang  dari multiple power plant menuju titik-titik prioritas penggunaan energi oleh multiple end user didalam grid. Keywords: Energy, Mikrogrid, HOMER, MATLAB, SCADA   
Pengenalan Ucapan Metoda MFCC-HMM Untuk Perintah Gerak Robot Mobil Penjejak Identifikasi Warna ., Fitrilina; Kurnia, Rahmadi; Aulia, Siska
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 2, No 1: Maret 2013
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1265.147 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v2n1.95.2013

Abstract

Dewasa ini, teknologi human machine cukup berkembang dan mendapatkan perhatian.. Dua bidang yang cukup berperan dalam perkembangan teknologi human machine adalah pemrosesan suara dan pemrosesan image. Penelitian ini mengimplementasikan pemrosesan suara dan image pada sistem robot mobil sehingga robot dapat mendengar, melihat, memberi  respon dan diperintah berdasarkan ucapan. Sistem pengenalan ucapan menggunakan Mel Frequency Cepstrum Coefficient (MFCC) dan Hidden Markov Model (HMM). Robot mobil melakukan tracking objek berdasarkan empat jenis warna  yaitu merah kuning, hijau dan biru. Pada penelitian ini segmentasi menggunakan metode multilevel color thresholding pada ruang warna HIS. Keluaran dari sistem robot mobil dihubungkan ke motor servo standar sebagai penggerak kamera dalam proses tracking objek. Keluaran sistem berupa gerakan horizontal kamera dan respon maju yang dilakukan robot mobil berdasarkan ucapan yang dikenali. Hasil pengujian untuk pengenalan ucapan sumber terlatih 83,33% dan untuk sumber tidak dilatih sebesar 80,25%. Sedangkan pengujian untuk objek tracking berdasarkan ucapan yang dikenali mencapai keberhasilan 100%. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa robot dapat mentracking dan merespon objek.Kata kunci : pengenalan ucapan, segmentasi, tracking objek
Sistem Deteksi Petir Multistation Dengan Metode Time Of Arrival Tessal, Dasrinal; Emeraldi, Primas; Hazmi, Ariadi
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 4, No 1: Maret 2015
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1370.49 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v4n1.105.2015

Abstract

This study was done at ligtning detection system in Padang. The systems was consist of 3 electric field sensors with synchronous satelite GPS. Time of arrival and sensors coordinate was taken from each sensors. This data was used to calculate ligtning location by Time of Arrival Linear Spherical method. Then the distances between lighting and sensor can be calculated. The distances will compared with electric field waveforms recorded at lightning sensor to testing validity our results. After validity, lightning current peak can be calculated. 8 of 20 data sample are valid with lowest lightning current peak is -1,001 kA dan highest value is -2,661 kA. Keywords : Lightning, Lightning Detection System, Time of Arrival Ligtning Current Peak. AbstrakPenelitian ini dilakukan pada sistem deteksi petir yang dibangun di kota Padang. Sistem terdiri dari 3 sensor medan listrik dan GPS yang tersinkronisasi. Perbedaan waktu datang dan koordinat sensor didapatkan dari masing-masing sensor. Data ini digunakan untuk mendapatkan lokasi kejadian petir dengan metode Time of Arrival Linear Spherical. Setelah lokasi petir didapatkan maka jarak antara stasiun dengan lokasi kejadian petir dapat diketahui. Jarak sensor dengan petir dibandingkan dengan parameter gelombang medan listrik yang terekam sehingga dapat diketahui validnya hasil perhitungan. Setelah hasil perhitungan valid maka arus puncak dapat ditentukan. Dari 20 data  tersebut terdapat 8 data yang bentuk gelombang medan listriknya sesuai dengan jarak antara sensor dengan lokasi petir dengan arus puncak petir yang terendah  berada  pada  nilai -1,001 kA dan tertinggi berada pada nilai -22,661 kA.  Kata Kunci: Pembangkit Listrik Tenaga Hybrid, Diesel Generator, Photovoltaic Array, HOMER, Optimalisasi, TNPC  
Optimalisasi PID Power System Stabilizer Menggunakan Fire Fly Algorithm Pada Sistem Pembangkit Listrik Jawa-Bali Kurniawan, Adi
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 4, No 1: Maret 2015
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.908 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v4n1.112.2015

Abstract

Perubahan nominal beban menyebabkan terjadinya osilasi frekuensi dan tegangan generator pada sistem pembangkit multi mesin. Oleh sebab itu, perlu adanya kompensator yang dapat memperbaiki kestabilan frekuensi dan tegangan sehingga osilasi terjadi hanya dalam waktu yang singkat dan dengan amplitudo yang kecil. Pada makalah ini, dirancang kontroler untuk meningkatkan kestabilan dinamik pada sistem pembangkit listrik Jawa-Bali. Kontroler yang diusulkan adalah PID Power System Stabilizer (PSS) yang dituning dengan Fire Fly Algorithm (FFA). Hasil simulasi penerapan kontroler pada sistem pembangkit listrik Jawa-Bali menunjukkan bahwa kontroler yang diusulkan dapat meredam osilasi secara cepat dan dengan amplitudo yang rendah bila dibandingkan dengan sistem tanpa kontroler
Perkiraan Kestabilan Tegangan Secara Dinamis Menggunakan Eksponen Lyapunov Maksimum Triyatno, M. Widi; Zebua, Osea; Ginarsa, I Made
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 4, No 1: Maret 2015
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.185 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v4n1.138.2015

Abstract

Disturbances in the operation of the power system may cause disturbance in voltage stability. Therefore, dynamic voltage stability analysis before and after disturbance needs to be performed. This paper proposes dynamic voltage stability prediction using maximum Lyapunov exponent with Lampung’s electrical system as case study. Voltage stability simulation is performed with various types of disturbances that occur at line between of Baturaja substation and Bukit Kemuning substation. Time-series data of voltage measurement of simulation results at GI Baturaja is applied for voltage stability prediction analysis using maximum Lyapunov exponent. With the same number of data samples and the same time for circuit breakers to interrupt disturbances, the simulation results using maximum Lyapunov exponent show that the voltage can be stabilized at 1.7 seconds after the occurrence of the three-phase disturbance, at 1.2 seconds after the occurrence of the phase-to-ground disturbance, at 0,9 second after the occurrence of the disturbance between phase, at 1.2 seconds after the occurrence of the loss of line disturbance and 1.4 seconds after the occurrence of the loss of load disturbance. The amount of data samples used in analysis affect the time for the voltage reaches stability.
Studi Penempatan Kapasitor Eksitasi Pada Generator Induksi Satu Fasa Hidayat, Rahmat; Nazir, Refdinal
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 4, No 2: September 2015
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.454 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v4n2.116.2015

Abstract

Single phase induction motor can only operate as a single-phase self-excited induction generator (SPSEIG) when the rotor is rotated above synchronous speed, as well as auxiliary windings and / or main windings is connected capacitor excitation. This paper analyzes the influence of the placement of excitation capacitor on the performance of SPSEIG, which include: voltage and frequency generator. Computer simulation results compared with the results of laboratory testing to verify the accuracy of the models and methods of analysis are proposed. Based on test results and simulation, the use of two capacitors excitation coil mounted in the main and auxiliary windings produce best performance of voltage and frequency stability. The use of a capacitor excitation in the main windings  will cause relatively high  voltage drop when loaded.Keywords :SPSEIG,excitation capacitor,main windings, auxiliary windings, admitance matrixAbstrak—Motor induksi satu fasa hanya dapat beroperasi sebagai generator induksi satu fasa eksitasi sendiri (SPSEIG) jika rotornya diputar diatas kecepatan sinkron, serta kumparan bantu dan/atau kumparan utama dihubungkan kapasitor eksitasi. Paper ini menganalisis pengaruh penempatan kapasitor eksitasi terhadap performansi dari SPSEIG, yang meliputi: tegangan dan frekuensi generator. Hasil simulasi komputer dibandingkan dengan hasil pengujian laboratorium untuk menguji keakuratan model dan metode analisis yang diajukan. Berdasarkan hasil pengujian dan simulasi, penggunaan dua buah kapasitor eksitasi yang dipasang di kumparan utama dan kumparan bantu menghasilkan performansi paling baik dari kestabilan  tegangan dan frekuensi. Penggunaan satu kapasitor eksitasi di kumparan utama akan menyebabkan drop tegangan relatif lebih besar ketika dibebani.           Kata Kunci :SPSEIG, kapasitor eksitasi, kumparan utama, kumparan bantu, matrik admitansi    
Studi Penggunaan Metil Ester Minyak Sawit Sebagai Minyak Isolasi Peralatan Listrik Rajab, Abdul; Pawawoi, Andi; Sulaeman, Aminudin; Mujahidin, Didin
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 3, No 1: Maret 2014
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (798.354 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v3n1.49.2014

Abstract

This paper discusses experimental results on some parameters of palm methyl ester as insulating oil. Destillations are firstly made to obtained the composition of oil that provide the optimal compromise among measured parameters. Breakdown voltage, dissipation factor, dielectric constant, viscosity and oxidation stability were then tested on original, destilled, and destillation residual oils. The results showed that the dissipation factor and viscosity of destilled palm methyl ester comply with the standard spesification for natural ester to be used as insulating oil. Sadly, the breakdown voltage and oxidation stability of oils do not fulfill the standard. However, the lower breakdown voltage of oils seem to be tolerable as their value are still higher then that of mineral oil. Dielectric constant of oils which were higher then that of mineral oil is an advantage when the oils will be used in combination with solid insulation for more uniformly field reason.                                                                                                         Key words : Methyl ester, breakdown voltage, dissipation factor, dielectric constant, viscosity, oxidation stability. AbstrakMakalah ini membahas beberapa parameter metil ester minyak sawit sebagai minyak isolasi. Destilasi dilakukan untuk mendapatkan komposisi minyak yang paling mungkin digunakan sebagai kandidat minyak isolasi. Minyak asli, hasil destilasi dan residu dari destilasi kemudian diuji beberapa parameternya seperti tegangan tembus, faktor disipasi, konstanta dielektrik, viskositas dan stabilitas oksidasi. Hasilnya menunjukkan bahwa faktor disipasi dan viskositas metil ester minyak sawit memenuhi standar sebagai minyak isolasi. Sayangnya tegangan tembus dan stabilitas oksidasinya termasuk kurang memadai. Namun demikian, tegangan tembusnya mungkin bisa ditolerir karena nilanya lebih baik dibanding minyak mineral. Konstanta dielektrik minyak yang lebih tinggi dibanding minyak mineral termasuk menguntungkan untuk keseragaman medan yang lebih baik saat penggunaan bersama dengan isolasi padat.Kata Kunci : Metil ester, tegangan tembus, faktor disipasi, konstanta dielektrik, viskositas, stabilitas oksidasi  
Pemodelan dan Prediksi Daya Output Photovoltaic secara Real Time Berbasis Mikrokontroler Prasetyono, Eka; Wicaksana, Ragil Wigas; Windarko, Novie Ayub; Efendi, Moh. Zaenal
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 4, No 2: September 2015
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (793.143 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v4n2.163.2015

Abstract

The electrical energy generated by the photovoltaic (PV) as a renewable energy source highly affected by environmental conditions such as intensity of sunlight irradiance, temperature, geographic location and tilt angle of PV itself. How much power should be generated by the PV for every times and anywhere will be discussed in this paper. This paper are implemented models of clear sky solar irradiance, solar position and PV temperature to predict the power output should be generated by PV. The model is implemented on the ARM Cortex M4F microcontroller STM32F407 which is a 32bit microcontroller and equipped with DSP, so the prediction of PV power output can be done online and in real time. To be able to predict the PV power output online, at any time and wherever they are, in this study microcontroller equipped with temperature sensors and input geographical information (latitude-longitude) and also equipped with a memory card for data logger between the predictions and field measurement. Results have been obtained by field experiments, measurements test for PV is very close to predictions with an average error 4.72% and computation time for all models by microcontroller with DSP instruction 33.64% faster compare to without DSP instruction.Keywords : Photovoltaic, Real time power prediction and Microcontroller. Abstrak—Energi listrik yang dihasilkan oleh photovoltaic (PV) sebagai sumber energi terbarukan sangat terpengaruh oleh kondisi lingkungan seperti besar kecilnya intensitas iradiasi sinar matahari, suhu, letak geografis dan orientasi kemiringan dari PV itu sendiri. Berapa daya yang seharusnya dihasilkan oleh PV untuk setiap saat dan dimana saja akan dibahas pada makalah ini.  Pada makalah ini mengimplementasi clear sky solar irradiance, solar position dan PV temperatur model untuk memprediksi daya output yang seharusnya dihasilkan oleh PV. Model tersebut diimplemantasikan pada mikrokontroller ARM Cortex M4F STM32F407 yang merupakan mikrokontroller 32bit dan dilengkapi dengan DSP, sehingga prediksi daya output PV dapat dilakukan secara online dan real time. Untuk dapat memprediksi daya output PV secara online, setiap saat dan dimana saja berada, maka pada makalah ini mikrokontroler dilengkapi dengan sensor suhu dan input informasi geografis berupa lintang-bujur dan dilengkapi juga dengan memory card untuk data logger antara daya hasil prediksi dan daya hasil pengukurang dilapangan. Hasil yang telah diperoleh dari percobaan lapangan menunjukkan bahwa daya hasil pengukuran PV terhadap prediksi daya melalui model sangat mendekati dengan rata-rata error 4.72% dan penggunaan instruksi DSP pada mikrokontroler untuk perhitungan model waktu komputasinya 33.64% lebih cepat dibandingkan tanpa instruksi DSPKata Kunci : Photovoltaic, Prediksi daya secara real time  dan Mikrokontroler
Rancang Bangun Antena Mikrostrip Biquad Ganda untuk Aplikasi Wi-Fi ., Herudin; Amir, M. Abdurahman; ., Alimuddin
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 3, No 1: Maret 2014
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1357.346 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v3n1.54.2014

Abstract

Wi-Fi is a technology that is a very major today . WiFi stands for Wireless Fidelity , is a set of standards used for Wireless Local Network ( Wireless Local Area Networks ) . In Indonesia this standard is based on IEEE 802.11 specification . Its function is to connect to a local area network wirelessly . One of the supporting devices is antenna . Selection of the proper antenna , good design and proper installation will ensure the performance of the telecommunications system . Microstrip antenna has the advantages of a low- profile shape , which is easy and cheap to mass produced but has a small gain and bandwidth . In this study designed a double biquad  microstrip antenna using FR4 material ( epoxy ) . The double biquad microstrip antenna works at a frequency of 2.4 GHz ˗ 2.5 GHz which can be used for 802.11b Wireless Fidelity technology . Microstrip antenna measurement results that have made a double biquad has a 555 MHz bandwidth with a value of 1.135 VSWR and return loss is -25.23 dB. The resulting vertical radiation pattern has a HPBW ( Half Power Beamwidth ) about 41̊ and horizontal radiation pattern has a HPBW about 35̊ , the results of these measurements indicate microstrip antenna made double biquad realizable and can be used in applications 802.11b WirelessFidelity.Keywords : Microstrip Antenna double biquad , Wifi , VSWR , HPBW , Radiation Pattern , Return Loss . AbstrakWifi merupakan teknologi yang sangat poluler saat ini. WiFi merupakan singkatan dari Wireless Fidelity, yaitu sekumpulan standar yang digunakan untuk jaringan Lokal Nirkabel (Wireless Local Area Networks). Di Indonesia standar ini didasari pada spesifikasi IEEE 802.11. Fungsinya untuk menghubungkan jaringan dalam satu area lokal secara nirkabel. Salah satu perangkat pendukung wireless communication adalah antena. Pemilihan antena yang tepat, perancangan yang baik dan pemasangan yang benar akan menjamin kinerja sistem telekomunikasi tersebut. Antena mikrostrip memiliki kelebihan yaitu bentuknya yang low profil, yang mudah dan murah untuk diproduksi secara masal namun memiliki gain dan bandwidth yang kecil. Pada penelitian ini dirancang bangun antena mikrostrip biquad ganda dengan bahan FR4 (epoksi). Antena mikrostrip biquad ganda tersebut bekerja pada frekuensi 2,4 ˗ 2,5 GHz yang dapat digunakan untuk teknologi Wireless Fidelity 802.11b. Hasil pengukuran antena mikrostrip biquad ganda yang telah dibuat memiliki lebar pita frekuensi 555 MHz dengan nilai VSWR 1,135 dan return loss  -25,23 dB. Pola radiasi vertikal yang dihasilkan memiliki HPBW (Half Power Beamwidth) sekitar 41̊ dan pola radiasi horizontal memiliki HPBW sekitar 35̊, hasil pengukuran ini menunjukkan antena mikrostrip biquad ganda yang dibuat dapat direalisasikan dan dapat digunakan pada aplikasi Wireless Fidelity 802.11b.Kata kunci: Antena Mikrostrip Biquad Ganda, Wifi, VSWR, HPBW, Pola Radiasi, Return Loss.   
Desain Kontrol Multi – Input DC–DC Converter Sistem Hibrid Turbin Angin dan Sel Surya Menggunakan Kontrol Fuzzy Logic untuk Tegangan Rendah Pamuji, Feby Agung; Dibyo, Soe
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 4, No 2: September 2015
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jnte.v4n2.165.2015

Abstract

this paper describes a hybrid system that consist of  Wind Turbines and Photovoltaic to supply electricity continuously for  load. Output of Wind Turbines and Photovoltaic is controlled in order to generate maximum power. Multiple-input dc-dc converters is used to control power flow in order to have MPP (Maximum Power Point). Converter control using Fuzzy logic controller to control the output in order to be obtained MPP (Maximum Power Point) from Wind Turbines and Photovoltaic, so the efficiency of wind turbines and photovoltaic can be improved.Keywords : Maximum Power Point, Hybrid System, Fuzzy logic controllerAbstrak—Dalam makalah ini diuraikan sistem hibrid yang menggabungkan Turbin Angin dan Photovoltaic untuk memasok listrik terus-menerus pada beban. Output dari Turbin Angin dan Photovoltaic diatur agar menghasilkan daya yang maksimum. Konverter multiple-input buck-boost dc-dc digunakan untuk mengatur aliran daya agar didapatkan MPP(Maximum Power Point). Kontrol konverter menggunakan Fuzzy Logic controller untuk mengkontrol output sehingga didapat MPP(Maximum Power Point) dari Turbin Angin dan Photovoltaic, sehingga effisiensi dari Turbin Angin dan Photovoltaic dapat ditingkatkan.Kata Kunci : Maximum Power Point, system hibrid, Fuzzy Logic controller 

Page 3 of 61 | Total Record : 604