cover
Contact Name
Tian Kurniawan
Contact Email
tiankurniawan@upi.edu
Phone
+6282240234627
Journal Mail Official
tiankurniawan@upi.edu
Editorial Address
Setiabudhi No. 229
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan
ISSN : -     EISSN : 25496360     DOI : https://doi.org/10.17509/jtikor.v9i2
Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan (JTIKOR), Focus: Scope: issued twice a year, accepts for publication articles in sports sciences including: sports technology; sports engineering; sports medicine; exercise physiology; sports biomechanics; sports sociology; sports psychology; physical activity and health.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 161 Documents
Pengaruh Senam Aerobik dan Motivasi Latihan Terhadap Penurunan Persentase Lemak Tubuh muhamad sazeli rifki; Indah Putri Nuarye; Wilda Welis; Syamsuar Abbas
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 5, No 2 (2020): Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtikor.v5i2.28685

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of aerobic exercise and motivation on decreasing body fat percentage of members of the D'Ladies Gymnastics Gymnastics Padang. This type of research is an experiment with a factorial design By Level 2 x 2. The sample was drawn using purposive sampling technique, so that the sample amounted to 40 people with criteria aged 20-30 years. Body fat instrument using Body Fat Analyzer and training motivation using Likert scale model questionnaire. Data were analyzed using ANOVA 2 x 2 and Tukey's follow-up test at α = 0.05. The results of hypothesis testing show, (1) there is a difference in the effect of Mixed Impact aerobic exercise and Low Impact aerobic exercise on decreasing body fat percentage, (2) there is an interaction between aerobic exercise and motivation on decreasing body fat percentage, (3) there is a difference in effect. Mixed Impact aerobic exercise and Low Impact aerobic exercise seen from high training motivation, and (4) there is no difference in the effect of Mixed Impact aerobic exercise and Low Impact aerobic exercise seen from low training motivation. It can be concluded that Mixed Impact aerobic exercise is better than Low Impact aerobic exercise in reducing body fat percentage when seen from high training motivation. As for low exercise motivation, both treatments can be given to decrease the percentage of body fat
Latihan NeuroTracker untuk Meningkatkan Kemampuan Pengambilan Keputusan Atlet Bola Basket Komarudin Komarudin; Geraldi Novian
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 6, No 1 (2021): Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtikor.v6i1.33200

Abstract

NeuroTracker merupakan salah satu metode latihan yang mengintegrasikan teknologi dalam dunia pelatihan, namun sayangnya penerapan NeuroTracker di Indonesia masih sangat terbatas. Penelitian ini mengujicobakan latihan NeuroTracker terhadap kemampuan pengambilan keputusan atlet bola basket yang bisa dibilang sebagai fenomema hangat saat ini, dimana atlet bola basket harus mampu mengambil keputusan secara cepat dan tepat diberbagai kondisi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain penelitian pretest and posttest group design. Sampel dalam penelitian ini adalah 20 atlet putra UKM Bola Basket UPI yang diambil menggunakan teknik total sampling dari populasi. Sampel kemudian dibagi menjadi dua kelompok menggunakan teknik random assignment, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Perlakuan yang diberikan kepada kelompok eksperimen sebanyak 12 kali, tiga kali dalam seminggu dengan durasi latihan dilakukan selama 15 menit (tiap sesi 5 menit). Sedangkan pada kelompok kontrol diberikan metode latihan konvensional, disesuaikan dengan program latihan yang lazim diberikan pada saat latihan bola basket. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Decision Styles Questionnaire (DSQ). Data yang diperoleh kemudian diolah dan dianalisis menggunakan SPSS versi 21. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh bahwa terdapat pengaruh yang signifikan latihan NeuroTracker terhadap kemampuan pengambilan keputusan atlet bola basket. Selain itu juga latihan konvesional memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pengambilan keputusan atlet bola basket. Namun, terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan NeuroTracker dengan latihan konvensional terhadap kemampuan pengambilan keputusan atlet bola basket. Latihan NeuroTracker dapat digunakan untuk meningkatkan aspek psikologis atlet, sehingga pelatih bisa memiliki lebih banyak cara dalam meningkatkan kualitas atlet dan atlet tidak mudah merasa jenuh.
Anthropometric, Biomotor, and Physiological Factors for Indonesian Fencing Athletes Talent Identification Dery Rimasa
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 6, No 1 (2021): Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtikor.v6i1.31191

Abstract

The development of fencing sports achievements through talent identification of fencing athletes does not appear to be an important process for coaches or clubs to help develop their programs. The purpose of this study was to determine the indicators involved in influencing the success factors of fencing athletes so that the results can be applied as development through a model for identifying Indonesian fencing athletes' talents. The population used in this study was 100 fencing sports experts in Indonesia that consist of 47 fencing athletes at the provincial level, 32 national athletes, 16 national coaches, and five national referees. The quantitative descriptive method was used in this research. Subjects filled the criteria weights in a questionnaire related to a factor scale that gave weight to the most important indicators in the anthropometric, biomotor, and physiological aspects. Statistical data processing is carried out through the Analytical Hierarchy Process (AHP) using expert choice software so that an intelligent model can be produced to identify the talents of fencing athletes in Indonesia based on the weighting of each criterion. The results show that the greatest contributing factors in determining the talents of prospective athletes are anthropometrics by 75%, biomotor factors by 13%, and physiological factors by 12%. Recognizing talent identification characteristics as consideration for successful athlete development will lead to a greater understanding of how the talent characteristics of athletes are developed.
Life Skills Mahasiswa Prodi Pendidikan Jasmani FKIP Universitas Galuh Risma Risma (Sinta ID: 6143369)
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 6, No 1 (2021): Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtikor.v6i1.41905

Abstract

Mahasiswa adalah agen pembawa perubahan. Mahasiswa diharapkan mampu memiliki dan mengembangkan berbagai keterampilan, salah satunya adalah life skills. Berbagai keterampilan ini dibutuhkan mahasiswa guna menyiapkan diri mereka menyongsong berbagai macam tuntutan di kehidupan nyata. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran life skill mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Galuh yang mengikuti unit kegiatan mahasiswa. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan desain cross-sectional survey. Partisipan penelitian berjumlah 154 orang mahasiswa yang mengikuti unit kegiatan mahasiswa di lingkungan Universitas Galuh. Instrumen penelitian menggunakan LSSS yang dikembangkan oleh Cronin dan Allen. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa Skor untuk indikator kerjasama adalah 4177 (15%), skor untuk indikator penetapan tujuan adalah 4306 (15%), skor untuk indikator keterampilan emosional adalah 4727 (17%), skor untuk indikator komunikasi interpersonal (9%), skor untuk indikator keterampilan sosial 3138 (11%), skor untuk indikator kepemimpinan adalah 4702 (16%), dan skor untuk indikator pemecahan masalah dan pengambilan keputusan adalah 2575 (9%). Penelitian ini bisa dijadikan landasan untuk pihak lembaga dalam merumuskan dan membuat kebijakan yang merekomendasikan bahkan mewajibkan mahasiswa untuk aktif dalam kegiatan unit kegiatan mahasiswa di lingkungan kampus Universitas Galuh.
Pengaruh Skillastic game terhadap perkembangan social skill pada anak sekolah dasar Syam Hardwis
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 6, No 1 (2021): Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtikor.v6i1.45453

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh skillastics game terhadap perkembangan social skill pada anak sekolah dasar. Metodologi penelitian menggunakan true experimental design dengan desain the randomized pretest- posttest control group design. Sampel penelitian yaitu siswa kelas V Sekolah Dasar yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, masing-masing kelompok terdiri dari 42 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Instrument yang digunakan untuk mengukur social skill adalah social skill assessment-elementary school age yang dikembangkan oleh Ellen McGinnis dan Arnold R Goldstein (2006). Hasil penelitian diperoleh skor rata-rata kelompok eksperimen dan kelompok kontrol untuk perkembangan social skill di perkotaan dan pedesaan ( 3,3810; -0,1429; 1.1905; 1,6429) dengan nilai F= 6,251(0,000) (P 0,05). artinya terdapat perbedaan yang signifikan dari skor rata-rata perkembangan social skill antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Dalam kata lain bahwa skillastic game memberikan pengaruh terhadap perkembangan social skill, ditandai dengan kerjasama, interaksi, dan rasa tanggung jawab dibandingkan kelompok kontrol.This study aims to examine the effect of skillastic games on the development of social skills in elementary school children. The research methodology uses a true experimental design with the randomized pretest-posttest control group design. The research sample was the fifth grade elementary school students who were divided into two groups, namely the experimental group and the control group, each group consisting of 42 students. The sampling technique used is simple random sampling. The instrument used to measure social skills is the social skill assessment-elementary school age developed by Ellen McGinnis and Arnold R Goldstein (2006). The results showed that the average score of the experimental group and the control group for the development of social skills in urban and rural (3.3810; -0.1429; 1.1905; 1.6429) with a value of F = 6.251(0.000) (P 0.05). it means that there is a significant difference in the average score of social skill development between the experimental group and the control group. In other words, skillastic games have an influence on the development of social skills, marked by cooperation, interaction, and a sense of responsibility compared to the control group.
Indonesia vs vietnam: sebuah analisis komprehensif tentang keterampilan bermain tim bolavoli putri di final avc chalenge cup 2023 Muharram, Nur Ahmad; Pratama, Budiman Agung
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 8, No 1 (2023): Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtikor.v8i1.60084

Abstract

Keterampilan bermain sangatlah penting dalam satu tim, dengan adanya keterampilan bisa menjadikan suatu istimewa penting bagi seseorang atlet atau pemain bolavoli saat melakukan serangan dan bertahan dari beberapa negara pada AVC Chalenge Cup 2023 peneliti melakukan analisis terhadap keterampilan bermain pada timnas indonesia melawan timnas vietnam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keterampilan bermain timnas indonesia melawan timnas vietnam pada AVC Chalenge Cup 2023. Maka dari itu dilakukannya analisis video pada hasil AVC Chalenge Cup 2023 antara timnas indonesia melawan timnas vietnam melalui media youtube. Hasilnya pada timnas Indonesia berhasil mendapatkan attack 106 kali dengan presentase 91,50% dan vietnam mendapatakan keberhasilan attack sebanyak 108 kali dengan presentase 91,66%. Indonesia mendapat kegagalan pada block 34 kali dengan presentase 53,42% sedangkan vietnam mendapat kegagalan block 31 kali dengan presentase 57,53%. Hasil analisis semua dari perolehan Keberhasilan dan kegagalan dalam keterampilan bermain yaitu pada timnas Indonesia Serve 86,72%, receive 88,80%, toss 94,94%, attack 91,59%, block 53,42%, dig 82,22% sedangkan pada timnas vietnam Serve 88,39%, receive 91,48%,toss 97,00%,attack 91,66%, block 57,53%, dig 84,78%. Kesimpulannya diantara kedua tim, keberhasilan paling banyak pada attack dan toss, kegagalan paling banyak pada block
Periodisasi Latihan Konvensional (Linier) Di Tahapan Persiapan Umum Aspek Daya Tahan Kardiovaskular (VO2 Max) Unun Umaran
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 6, No 1 (2021): Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtikor.v6i1.48762

Abstract

Dalam upaya untuk mencapai prestasi yang tinggi, atlet butuh latihan. Latihan tersebut perlu memiliki sebuah pedoman sebagai pegangan dalam latihan, pedoman tersebut adalah periodesasi latihan, yang mana didalamnya merupakan rencana latihan dan pertandingan yang akan di hadapi oleh atlet itu sendiri. Oleh karena itu periodesasi latihan perlu di buat secermat mungkin supaya puncak prestasi bisa di dapat pada waktu yang telah di rencanakan. Periodesasi tersebut perlu metode latihan sebagi Implentasi di lapangan, salah satu metode untuk meningkatkan kondisi fisik daya tahan umum adalah continuous running.Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat sejauh mana dampak dari metode latihan countinus running dan penerapannya dalam periodesasi latihan terhadap peningkatan VO2 Max di tahapan persiapan umum. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain one group pretest-posttest, data di dapat dari tes awal dan tes akhir setelah diberikan perlakuan metode latihan.Hasil dari penelitain ini adalah bahwa latihan konvensional (linier) memberikan pengaruh terhadap peningkatan VO2max di tahapan persiapan umum (TPU). Dari hasil penelitian ini perlu di fahami oleh seluruh pelatih bahwa penerapan program latihan dan tepatnya memilih metode latihan yang digunakan dengan memperhatikan tahapan latihan sangat mempengaruhi terhadap hasil latihan.
Pengaruh Pembelajaran Variasi Shuttle Run Terhadap Hasil Belajar Lari Sprint 100 Meter Pada Siswa Kelas XI SMKP Brajaguna Bangkalan Na’afisari, Intania; Anwar, Khoirul; Hidayatullah, Fajar; Purwoto, Septyaningrum Putri
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 8, No 1 (2023): Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtikor.v8i1.60355

Abstract

TTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi shuttle run terhadap lari sprint 100 meter pada siswa. Penelitian ini dilakukan di SMKP Brajaguna Bangkalan pada semester genap tahun ajaran 2023/2024. Di kelas XI yang terdiri dari 20 siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan desain penelitian one groups pre-test-post-test design. Instrument yang digunakan pada penelitian ini berupa pre test dan post test.  Hasilnya dapat dinyatakan bahwa mengalami pos-test kenaikan lebih tinggi dibandingkan pre-test. Berdasarkan hasil penelitian uji normalitas adalah 0,200 yang nilainya berarti 0,05 berdistribusi normal, hasil uji homogenitas di peroleh nilai 0,063 yang nilainya berarti 0,05 dinyatakan homogen, sedangkan untuk hasil uji t menunjukkan bahwa nilai signifikan sebesar 0,000, berarti 0,05, maka Ho di tolak. Dari hasil data di atas dapat disimpulkan bahwa pembelajaran variasi shuttle run yang diberikan pada siswa kelas XI SMKP Brajaguna Bangkalan ada perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah pemberian pembelajaran serta mengalami peningkatan terhadap hasil belajar lari sprint 100 meter pada siswa. Dengan demikian, dinyatakan bahwa terdapat pengaruh positif variasi shuttle run terhadap lari sprint 100 meter pada siswa.
Pengukuran Kemampuan Fokus Dan Relaksasi Pada Atlet Cabang Olahraga Ketepatan (Menembak Dan Panahan) Dengan Newrosky Brainwave Bahri, Muhammad Faisol; Hidayatullah, Fajar; Handayani, Heni Yuli; Purwoto, Septyaningrum Putri
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 8, No 1 (2023): Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtikor.v8i1.60363

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengukuran kemampuan fokus dan relaksasi pada atlet cabang olahraga ketepatan (menembak dan panahan) dengan newrosky brainwave, yang bertujuan mengetahui pengukuran kemampuan fokus dan relaksasi pada cabang olahraga ketepatan (menembak dan panahan) dengan newrosky brainwave. Pendekatan dalam penelitian ini menggukan model pendekatan kuantitatif dimana peneliti lebih menekankan pada analisis data secara angka atau numeric.Analisis tersebut akan dilakukan pengolahan data dengan menggunakan metode statistik. Penelitian ini berguna dalam mengetahui fokud dan relaksasi pada atlet cabang olahraga ketepatan menembak dan panahan dengan newrosky brainwave. Dari hasil penelitian diketahui bahwa kemampuan fokus dan relaksasi pada cabang olahraga menembak dan panahan dengan 22 sample yang akan diteliti. Pengukuran fokus atlet menembak dan panahan dengan atlet berkategori sangat baik memiliki jumlah yang tidak tersisa atau 0%, sementara untuk kategori baik mendapatkan jumlah 18%, atlet berkategori cuku mendapatkan jumlah 41%, atlet berkategori kurang mendapatkan jumlah 23%, atlet berkategori sangat kurang mendapatkan jumlah 18%, dan pengukuran kemampuan relaksasi pada atlet cabang menembak dan panahan dengan atlet berkategori sangat baik mendapatkan jumlah 36%, atlet berkategori baik mendapatkan jumlah 14%, atlet berkategori cukup mendapatkan jumlah 32%, satlet berkategori kurang mendapatkan jumlah 9%, sedangkan atlet berkategori sangat kurang mendapatkan jumlah 9%.
Analisis Tingkat Kepercayaan Diri Siswa-Atlet Sekolah Bola Basket Dalam Perspektif Jenis Kelamin dan Posisi Pemain Tanjung, Haris Nugraha; Hidayat, Yusuf; Hambali, Burhan
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 8, No 1 (2023): Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtikor.v8i1.61556

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepercayaan diri siswa-atlet klub atau sekolah bola basket dalam perspektif jenis kelamin dan posisi pemain. Metode deskriptif kuantitatif digunakan dalam penelitian ini dengan melibatkan 178 sampel yang tergabung dibeberapa klub atau sekolah bola basket yang ada di kota Bandung, Jakarta dan Bukittinggi. Instrumen yang digunakan adalah skala kepercayaan diri yang dikembangkan oleh Hidayat (2018) dengan menggunakan model skala Likert. Skala dikompilasi oleh tiga dimensi (efisiensi kognitif, latihan Teknik dan fisik, dan resiliensi), delapan indikator perilaku, dan dielaborasi kedalam 32 item pernyataan. Semua data yang terkumpul dari sampel penelitian dianalisis menggunakan uji perbedaan rata-rata (mann whitney dan analisis varian satu faktor). Hasil analisis menunjukkan, tingkat kepercayaan diri siswa-atlet putera dan puteri tidak berbeda secara signifikan (p_value 0,07 0,05), dan juga berdasarkan posisi pemain, ditemukan tidak berbeda secara signifikan (p_value 0,67 0,05). Berdasarkan hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa dari perspektif jenis kelamin dan posisi pemain, siswa-atlet putera dan puteri permainan bola basket memiliki kepercayaan diri yang sama. Implikasi penting hasil penelitian ini, pembinaan dan pengembangan kepercayaan diri sebagai salah satu parameter psikologis baik dalam bentuk pendampingan maupun intervensi dapat diberikan kepada siswa-atlet permainan bola basket, tanpa harus mempertimbangan kategori jenis kelamin dan perbedaan posisi pemain.

Page 11 of 17 | Total Record : 161