Jurnal Rekayasa Mesin
Rekayasa Mesin(d/h MANDEGANI) diterbitkan sejak 1997, dengan frekuensi 3 kali setahun. Misi : media komunikasi bagi dosen, praktisi, dan ilmuwan tentang karya ilmiah (scientific article) hasil-hasil penelitian, survei, studi kasus dan telaah pustaka yang erat hubungannya dengan teknik mesin, meliputi topik/tema seperti perancangan mesin, instalasi, perawatan & perbaikan mesin, bahan konstruksi & komponen mesin, teknik pengerjaan logam, pembuatan komponen mesi n, pengujian bahan dan komponen mesin, teknik pengukuran & kontrol kualitas proses/produk industri manufaktur, manajemen & teknik produksi industri manufaktur, pembentukan dan pengembangan desain produk, aplikasi komputer dalam sistem kendali & operasi mesin, mesin-mesin kalor & fluida, sistem pembangkitan energi, mesin pendingin & pengkondisian udara, pembangkitan energi alternatif & terbarukan.
Articles
478 Documents
Modifikasi Persamaan Keausan Hip Prosthesis dengan Mempertimbangkan Koefisien Gesek
Eko Saputra;
Iwan Budiwan Anwar;
J Jamari
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 15, No 2 (2020): Volume 15, Nomor 2, Agustus 2020
Publisher : Jurusan Teknik Mesin - Politeknik Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32497/jrm.v15i2.1937
Keausan pada tulang panggul buatan atau hip prosthesis merupakan fenomena yang tidak bisa dihindari. Informasi keausan pada hip prosthesis perlu diketahui dalam mempertimbangkan perancangan hip prosthesis. Pada tahun 2019, penulis telah mengusulkan persamaan untuk menghitung keausan pada hip prosthesis. Hasil perhitungan persamaan keausan tersebut telah divalidasi dengan model keausan dimana hasilnya sangat sesuai. Akan tetapi, persamaan keausan tersebut belum melibatkan faktor koefisien gesek, karena diasumsikan bekerja pada daerah fully lubrication. Faktanya, interaksi kontak pada hip prosthesis dapat bekerja di daerah boundary lubrication dan mixed lubrication, sehingga penelitian ini sangat penting untuk dilakukan. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah memodifikasi persamaan keausan yang telah diajukan dengan mempertimbangkan koefisien gesek. Hasil yang diperoleh adalah prediksi keausan hip prosthesis pada daerah boundary lubrication, mixed lubrication dan fully lubrication.
Pengaruh Perlakuan Panas dan Deformasi Panas Pada Perilaku Partikel Penguat-MMC
Muhammad Budi Haryono
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 15, No 3 (2020): Volume 15, Nomor 3, Desember 2020
Publisher : Jurusan Teknik Mesin - Politeknik Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32497/jrm.v15i3.2014
Dalam beberapa tahun terakhir, penelitian tentang morfologi dan distribusi dari partikel penguat pada MMC sangat diminati karena terjadi suatu perdebatan dimana komposit dengan distribusi partikel jaringan memiliki kekuatan yang lebih baik dari distribusi merata. Perlakuan panas memiliki peran penting terhadap morfologi dan mendistibusikan ulang penguat partikel dipermukaan matriks yang bertujuan memperbaiki kekuatan mekanik dari komposit. Perlakuan panas pada komposit dapat menyebabkan penguat partikel tumbuh menjadi lebih besar dengan bentuk yang berbeda dan merubah distribusi partikel pada permukaan matriks yang berakibat menurunnya kekuatan mekanik. Oleh karena itu deformasi panas digunakan untuk mencegah terjadinya pertumbuhan partikel. deformasi panas juga memiliki peran untuk merubah struktur jaringan dari pola distribusi penguat partikel.
Analisis Sifat Mekanik Karet Silikon sebagai Kandidat Prepusium Sintetik pada Alat Peraga Khitan
Muhammad Khafidh;
Abdullah Firdaus;
Ilham Akbar Velayati
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 15, No 3 (2020): Volume 15, Nomor 3, Desember 2020
Publisher : Jurusan Teknik Mesin - Politeknik Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32497/jrm.v15i3.1977
Khitan atau sunat (sirkumsisi) merupakan proses tindakan medis berupa pembuangan sebagian dari kulit luar penis (prepusium) yang membungkus kepala penis (glans). Di Indonesia, khitan banyak dilakukan pada anak laki-laki ketika mencapai masa usia 7 sampai 12 tahun. Tindakan khitan dapat dilakukan oleh berbagai profesi tenaga kesehatan, seperti dokter, perawat, dan mantri sunat. Untuk melatih keterampilan tindakan khitan, salah satu metode yang dapat digunakan adalah dengan menggunakan alat peraga khitan sebagai sarana latihan memotong dan menjahit kulit penis. Tetapi, alat peraga khitan masih minim ditemukan di Indonesia. Salah satu poin penting dari alat peraga khitan adalah adanya kulit sintetis yang sifat mekaniknya mirip kulit asli agar ketika latihan memotong dan menjahit mempunyai feeling yang sama. Penelitian ini bertujuan untuk membuat dan menganalisis sifat mekanik karet jenis silikon sebagai material pengganti prepusium pada alat peraga khitan. Pengujian sifat mekanik dari prepusium dan karet silikon menggunakan Dynamic Mechanical Analyzer (DMA). Hasil penelitian menunjukkan modulus elastisitas prepusium dan silikon mempunyai tren yang sama, tetapi mempunyai nilai eksak yang berbeda. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan terhadap beberapa praktisi khitan di Yogyakarta, kulit sintetis mudah dipotong dan dijahit serta mempunyai feeling yang mendekati sebenarnya.
Rancang Bangun Mesin Pembuat Begel Berdiameter 6 mm dengan Sistem Pneumatik
Safriana, Eni;
Rofarsyam, Rofarsyam;
Indrawati, Ragil Tri
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 16, No 1 (2021): Volume 16, Nomor 1, April 2021
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32497/jrm.v16i1.2551
Seiring perkembangan pembuatan mesin begel tidak serta merta menghasilkan begel dengan sudut bending sesuai dengan SNI. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan rancang bangun mesin begel secara otomatis dengan menggunakan sistem pneumatik yang mampu membuat begel berbahan BJTP 24 dengan hasil bending sudut sebesar 90⁰. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini dimulai melalui proses perancangan desain mesin begel dengan menggunakan software Solidwork, dilanjutkan dengan pembuatan prototipe mesin begel dengan sistem pneumatik yang memiliki dimensi 1000 mm x 875 mm x 1032 mm dengan penggerak motor DC 300 watt, dan melakukan perhitungan kapasitas mesin guna mengetahui kinerja mesin. Hasil menunjukkan bahwa mesin ini mampu membuat begel dengan ukuran 9x9 cm dan sudut bending yang dihasilkan sebesar 90⁰ dengan toleransi ± 1°, rata-rata ketidakakuratan sudut terjadi pada titik bending C. Untuk menghasilkan satu buah begel waktu yang dibutuhkan mesin adalah 10 detik, sehingga dalam satu jam mesin mampu menghasilkan 360 buah begel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sudut bending yang dihasilkan memenuhi standar yang berlaku yaitu SNI.
Analisa Numerik Pengaruh Karakteristik Gelombang Air Laut pada Wave Energy Converter Tipe Bottom Hinge Menggunakan Metode Smoothed Particles Hydrodynamics
An Nizhami, Avicenna;
Riadini, Elfrida Rizky
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 16, No 1 (2021): Volume 16, Nomor 1, April 2021
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32497/jrm.v16i1.2472
Energi terbarukan yang bersumber dari gelombang air laut menjadi dasar penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa Wave Energy Converter (WEC) tipe bottom hinge menggunakan metode numerik Smoothed Particle Hydrodynamics (SPH). Dinamika gerak dari WEC didekati dengan persaman getaran torsional dengan memodelkan generator sebagai spring dan damper. Pada metode SPH domain penelitian didiskritkan menjadi partikel yang merepresentasikan partikel fluida dan partikel solid. Persamaan atur yang digunakan adalah konservasi massa dan momentum. Validasi menunjukkan bahwa metode SPH dapat dengan akurat meprediksi dinamika gelombang air laut. Gaya hidrodinamis dan energi yang dihasilkan oleh WEC mempunyai nilai yang fluktuatif namun dengan pola yang periodik.
Optimasi Kolom Pemisahan di Kilang Propylene Pertamina RU IV Cilacap
Kristinah Haryani
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 15, No 2 (2020): Volume 15, Nomor 2, Agustus 2020
Publisher : Jurusan Teknik Mesin - Politeknik Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32497/jrm.v15i2.1956
Distilasi merupakan salah satu proses terpenting dalam pengolahan minyak bumi. Propylene Recovery Unit (PRU) merupakan unit yang berfungsi untuk memisahkan dan mengolah LPG campuran (Propylene, Propane, Ethylene, Ethane, n-butane, methane, iso butane) dari Unit LPG Merox. Produk utama yang dihasilkan dari unit Propylene Recovery Unit ini adalah produk Propylene dan LPG. Feed pada unit PRU berupa produk LPG campuran yang selanjutnya akan mengalami proses pemisahan pada kolom pemisahan Propane Propylene. Berdasarkan hasil evaluasi menggunakan simulasi dan analisa data diatas dapat disimpulkan bahwa jumlah teoritical tray berdasarkan umpan pada verifikasi data desain sudah sesuai dengan jumlah teoritical tray sebenarnya. Jumlah teoritical tray berdasarkan umpan pada bulan Mei dan Juni sudah sesuai dengan jumlah teoritical sebenarnya. Namun dengan nilai Refuks Ratio Minimum diatas batas maksimalnya. Pada optimasi Refluk Rate pada bulan Mei didapatkan hasil semakin tinggi nilai Refluks Rate maka jumlah yield Propylene nya akan naik sedangkan kemurnian nya akan menurun. Dan untuk optimasi Tekanan Kondenser didapatkan hasil bahwa semakin tinggi tekanan kondenser nya maka hasil yield Propylene juga akan semakin naik. Namun untuk kemurniannya, kenaikan tekanan kondenser tidak berpengaruh. Pada optimasi Refluk Rate pada bulan Juni didapatkan hasil semakin tinggi nilai Refluks Rate maka jumlah yield Propylene nya akan naik sedangkan untuk kemurnian nya akan menurun. Dan untuk optimasi Tekanan Kondenser didapatkan hasil bahwa semakin tinggi tekanan kondenser nya maka hasil yield Propylene dan purity Propane juga akan semakin naik.
Rancang Bangun Plastic Waste Shredder untuk Mengolah Sisa Limbah Plastik Proses Injection Mould
Soewono, Arka Dwinanda;
Liutomo, Jeremy;
Darmawan, Marten
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 16, No 1 (2021): Volume 16, Nomor 1, April 2021
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32497/jrm.v16i1.1998
Penggunaan material plastik sebagai bahan baku pilihan dalam perancangan komponen alat-alat elektronik semakin meningkat dikarenakan sifatnya yang mudah dibentuk, daya tahan yang tinggi dan harga yang terjangkau. Proses pengolahan plastik untuk selubung alat elektronik pada umumnya melibatkan proses cetak injeksi yang pada akhirnya menghasilkan limbah plastik dari cetakan yang cacat (Short Shot Mould) dan material sisa dari runner. Untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan, limbah plastik ini perlu didaur ulang. Oleh karena itu, dibuatlah mesin Plastic Waste Shredder yang bertujuan untuk mencacah limbah plastik sisa proses cetak injeksi sehingga dapat diolah kembali untuk menjadi produk yang baru. Pada makalah ini, proses perancangan dan pembuatan mesin pencacah menggunakan metode Pahl dan Beitz dengan bantuan software Solidworks. Proses perhitungan dan pemilihan komponen dibahas secara lengkap terutama untuk bagian alat pemotong, poros, sabuk transmisi dan rangka. Mesin pencacah ini dirancang untuk memiliki kapasitas input maksimum sebesar 2 liter/menit dan dapat menghancurkan plastik dengan dimensi panjang dan lebar sebesar 100 mm x 100 mm dengan ketebalan maksimum 2 mm. Berdasarkan hasil uji coba, mesin tersebut dapat mencacah dan menghancurkan plastik dengan baik. Dari hasil pengukuran, mesin Plastic Waste Shredder memiliki kapasitas ouput rata-rata sebesar 1,84 liter/menit dengan shredding efficiency sebesar 95%.
Rancang Bangun Gyroscope Stabilizer untuk Stabilisasi Perahu
Santoso, Deri Teguh;
Sari, Rianita Puspa;
Mudzakir, Fahad Fadlillaahi
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 16, No 1 (2021): Volume 16, Nomor 1, April 2021
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32497/jrm.v16i1.2059
Penggunaan perahu sering terjadi banyak insiden kecelakaan yang disebabkan oleh cuaca, ombak yang tinggi, maupun perahu yang tidak memenuhi standar keselamatan. Selain itu, faktor teknologi pendukung keselamatan dan kenyamanan juga menyebabkan kapal tenggelam dan terguling. Sehingga dapat mengakibatkan korban jiwa, perlu adanya solusi terkait penanganan masalah perahu yang terbalik akibat gulungan ombak. Solusi yang ditawarkan adalah penambahan komponen berupa gyroscope stabilizer yang berfungsi untuk menstabilkan sudut kemiringan akibat gelombang yang bergulung. Metode ini dibagi menjadi 2 tahap utama yaitu perancangan fisik-elektronika, dan pengujian menggunakan faktorial lengkap. Pengujian menggunakan variabel dependent berupa sudut kemiringan perahu, sedangkan variabel independent berupa tinggi ombak yang diuji dan kecepatan flywheel dari gyroscope stabilizer yang diaplikasikan dengan masing-masing tiga level dan tiga pengulangan. Hasil pengujian dilakukan analisis variansi dengan hasil yang dicapai yaitu tingkat kemiringan terbesar pada kecepatan flywheel 0 rpm, dengan tinggi gelombang 10 cm menghasilkan sudut kemiringan 3-4 derajat. sedangkan variasi parameter yang sesuai untuk menstabilkan perahu yaitu 2500 rpm dengan rentang sudut kemiringan perahu yang dihasilkan antara 0,55-1 derajat kemiringan. Kesimpulannya adalah semakin tinggi ombak membutuhkan semakin tinggi kecepatan flywheel sehingga semakin kecil sudut kemiringan perahu yang dihasilkan, namun apabila terlalu tinggi kecepatan flywheel mengakibatkan tidak optimal kinerja gyroscope stabilizer.
Perancangan dan Analisis Perhitungan Rangka Mesin Mobil Listrik Sula Politeknik Negeri Subang
Adhan Efendi
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 15, No 2 (2020): Volume 15, Nomor 2, Agustus 2020
Publisher : Jurusan Teknik Mesin - Politeknik Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32497/jrm.v15i2.1843
Mobil listrik merupakan salah satu teknologi terbaru dalam dunia otomotif yang digerakan dengan energi yang bersumber dari baterai atau tempat penyimpanan energi lainnya. Pembuatan mobil listrik ini adalah salah satu langkah yang diambil untuk membantu mengurangi penggunaan bahan bakar fosil yang menyebabkan terjadinya globalisasi, sehingga akan menghemat energi. Pembuatan mobil listrik sendiri harus memiliki efesiensi tinggi sehingga dapat menghemat penggunaan baterai. Salah satunya adalah dengan cara membuat desain rangka yang kuat dan ringan yang nantinya akan mengurangi beban dan hambatan udara pada saat dijalankan. Hasil penelitian menunjukan proses pembuatan desain rangka mobil listrik ini dimulai dari melakukan studi literatur dan pengumpulan data, dilanjutkan melakukan observasi lapangan, setelah itu membuat desain rangka mobil menggunakan perangkat lunak komputer berupa CAD (Computer Aided Design).
Pembuatan Klem Pemegang Pipa Peralon dari Limbah Plastik Menggunakan Proses Compression Molding
Suyadi Suyadi;
Ariawan Wahyu Pratomo;
Paryono Paryono;
Poedji Haryanto;
Mochamad Denny Surindra
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 15, No 3 (2020): Volume 15, Nomor 3, Desember 2020
Publisher : Jurusan Teknik Mesin - Politeknik Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32497/jrm.v15i3.1946
Tujuan penelitian ini adalah menaikkan nilai tambah sampah plastik menjadi produk klem pemegang pipa paralon dengan proses compression molding di bengkel teknik mesin Polteknik negeri Semarang. Sampah plastik yang sering kita jumpai disekitar kita adalah jenis Polyethylene Terephthalate (PET) dari bekas kemasan air mineral dan Polypropylene (PP) dari bekas alat rumah tangga seperti ember, kursi dan lain-lainya, agar mengurangi beban lingkungan maka perlu di daur ulang menjadi produk klem pemegang pipa paralon dengan proses compression molding, dari hasil penelitian diperoleh kekuatan tegangan bengkok produk klem plastik penjepit paralon yaitu bahan plastik daur ulang PP menghasilkan kekuatan/tegangan bengkok sebesar σb=4,67 N/mm2, dan bahan plastik daur ulang PET menghasilkan kekuatan/tegangan bengkok sebesar σb=4,325 N/mm2.