cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Politeknik Negeri Semarang, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Mesin
ISSN : 14116863     EISSN : 25407678     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Rekayasa Mesin(d/h MANDEGANI) diterbitkan sejak 1997, dengan frekuensi 3 kali setahun. Misi : media komunikasi bagi dosen, praktisi, dan ilmuwan tentang karya ilmiah (scientific article) hasil-hasil penelitian, survei, studi kasus dan telaah pustaka yang erat hubungannya dengan teknik mesin, meliputi topik/tema seperti perancangan mesin, instalasi, perawatan & perbaikan mesin, bahan konstruksi & komponen mesin, teknik pengerjaan logam, pembuatan komponen mesi n, pengujian bahan dan komponen mesin, teknik pengukuran & kontrol kualitas proses/produk industri manufaktur, manajemen & teknik produksi industri manufaktur, pembentukan dan pengembangan desain produk, aplikasi komputer dalam sistem kendali & operasi mesin, mesin-mesin kalor & fluida, sistem pembangkitan energi, mesin pendingin & pengkondisian udara, pembangkitan energi alternatif & terbarukan.
Arjuna Subject : -
Articles 478 Documents
Karakteristik Getaran Pada Kompresor Lobe Kembar Karena Variasi Pembebanan Parno Raharjo, Prasetyo, (Jurusan Teknik Mesin, Politeknik Negeri Bandung)
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 11, No 2 (2016): Volume 11, Nomor 2, Agustus 2016
Publisher : Jurusan Teknik Mesin - Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.478 KB) | DOI: 10.32497/rm.v11i2.528

Abstract

Kompresor twin lobe roots digunakan secara luas khususnya di industri yang berhubungan dengan zat yang berwujud powder. Informasi mengenai karakteristik getarannya sangat minim dan perlu dilakukan pengkajian lebih lanjut. Obyek yang digunakan adalah  mesin twin lobe roots compressor 5.5 kWatt, dengan putaran 1640 rpm, dengan head 1000 mmaq dan debit 8 m3/men yang dilengkapi dengan pengatur beban. Instrumentasi yang digunakan accelerometer yang dilengkapi dengan sistem data akuisisi dan software YE 7600TM. Pengujian dilakukan dengan memvariasikan 5 macam beban dengan cara pengaturan katup sisi tekan. Analisa yang digunakan adalah analisa comparative, trending dan descriptive dari amplitude, time domain dan frequency domain yang terjadi dengan menggunakan MathlabTM. Hasil pengujian menunjukkan bahwa semakin tinggi penutupan katup semakin tinggi amplitudo getaran yang terjadi. Frekuensi fundamental motor, kompresor dan 2 belt pass frequency teridentifikasi yaitu pada 15.7 Hz, 25 Hz dan 45 Hz. Amplitudo tertinggi terjadi pada 7FFC Sedangkan gear meshing frequency dan bearing false frequency belum dapat diidentifikasi, sehingga perlu dilakukan pengujian lebih jauh dengan parameter kerusakan komponen.Kata Kunci : “twin lobe roots”, “frekuensi fundamental”, “belt pass frequency”, “gear meshing frequency”.
Eksperimental Pembuatan Spiral Datar Dengan Menggunakan Mesin Freis Untuk Pengembangan Program Praktikum Laboratorium Pemesinan Riles M. Wattimena, Hartono (Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Semarang)
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 9, No 3 (2014): Volume 9, Nomor 3, Desember 2014
Publisher : Jurusan Teknik Mesin - Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (827.35 KB) | DOI: 10.32497/rm.v9i3.580

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dalam pembuatan spiral datar yang nantinya akan digunakan sebagai pengembangan program praktikum laboratorium pemesinan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan data-data teknis tentang proses pembuatan Spiral Datar dengan menggunakan mesin frais universal F4 yang ada di laboratorium pemesinan Politeknik Negeri Semarang. Mesin frais universal dikombinasikan dengan kepala pembagi dan kepala frais universal memberi banyak kemungkinan kepada kita untuk membuat spiral-spiral datar. Metode penelitian eksperimental yang dilakukaan yaitu, melakukan perhitungan awal sesuai dengan data spiral datar  yang diinginkan, lalu menyiapkan roda-roda gigi pengganti pada mechanism gearbox, kemudian melakukan pen-setting-an antara benda kerja dengan cutter, dan yang terakhir melakukan pemotongan. Hasil penelitian eksperimental ini adalah prototipe spiral datar sebagai pengembangan program praktikum bagi mahasiswa semester 4 Prodi Teknik Mesin Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Semarang, di mana spiral-spiral ini banyak digunakan pada mesin-mesin industri yang mempunyai ketelitian dan kualitas yang sebagian besar tergantung dari kurva-kurva dengan spiral Archimedes..Kata kunci : “spiral datar”, “spiral Archimedes”
Pengaruh Arus Dan Waktu Pelapisan Nikel Dan Tembaga Terhadap Kekerasan Coran Aluminium Sri Harmanto Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Semarang
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 11, No 3 (2016): Volume 11, Nomor 3, Desember 2016
Publisher : Jurusan Teknik Mesin - Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.369 KB) | DOI: 10.32497/rm.v11i3.738

Abstract

Produk kerajinan coran aluminium dihasilkan oleh Usaha Kecil Menengah (UKM) di Juwana, Pati, Jawa Tengah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meneliti pengaruh  arus dan waktu pelapisan nikel dan nikel+tembaga terhadap kekerasan pada bahan coran aluminium. Metode penelitian adalah : pemilihan bahan, pembuatan spesimen, pengujian, pengambilan data, dan analisa data. Variabel penelitian adalah arus : 1, 2, 3, 4, 5 ampere dan waktu : 2, 4, 6, 8, 10 menit. Hasil yang dicapai adalah semakin besar arus dan semakin lama waktu pelapisan nikel dan nikel+tembaga semakin tinggi kekerasannya. Dengan arus 1 ampere kekerasan rata-rata pada pelapisan nikel 72,6 HRB dan nikel+tembaga 71,0 HRB, sedangkan dengan arus 5 ampere kekerasan rata-rata adalah 78,7 HRB dan 77,3 HRB. Selanjutnya dengan waktu 2 menit kekerasan rata-rata pada pelapisan nikel 71,6 HRB dan nikel+tembaga 67,0 HRB, sedangkan dengan waktu 10 menit kekerasan rata-rata adalah 76,0 HRB dan 74,3 HRB.Kata Kunci : “arus dan waktu”, “ pelapisan”, “kekerasan”, “coran aluminium”
Penerapan Teknologi Alat Penggiling Batang Tembakau Untuk Pembuatan Pestisid Aorganik Di Desa Garon, Kecamatan Musuk,Kabupaten Boyolali Enita, Syahid, Annisa, Agung Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Semarang
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 11, No 3 (2016): Volume 11, Nomor 3, Desember 2016
Publisher : Jurusan Teknik Mesin - Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/rm.v11i3.744

Abstract

Indonesia merupakan Negara agraris, yaitu Negara yang masyarakatnya mayoritas yang  bercocok tanam, sehingga banyak masyarakat bermata pencahariaan sebagai petani. Salah satu komoditas tinggi pertanian masyarakat di Indonesia adalah tembakau. Salah satu wilayah penghasil tembakau di Pulau Jawa adalah Kabupaten Boyolali, khususnya Kecamatan Musuk, dari segi geografis daerah Boyolali masuk wilayah lereng gunung  Merapi yang masyarakatnya  banyak bercocok tanam. Sebagai desa dengan penghasil tembakau dengan kualitas yang baik serta mampu memproduksi tembakau dengan jumlah yang banyak tentunya akan menimbulkan suatu limbah yang banyak pula. Salah satu limbah yang dihasilkan dari tanaman tembakau yaitu batang tembakau itu sendiri. Sampai saat ini masyarakat Desa Garon Kecamatan Musuk Kabupaten Boyolali belum memanfaatkan limbah batang tembakau tersebut secara optimal. Untuk mengatasi masalah tersebut, kami bermaksud untuk membantu meningkatkan produksi tanaman tembakau di Desa Garon, dengan menggunakan alat penggiling untuk mengolah limbah batang tembakau yang dapat digunakan untuk  pestisida organik. Untuk mewujudkan hal tersebut, Kami melaksanakan kegiatan survei lapangan yaitu kegiatan untuk mengumpulkan informasi dari obyek tertentu guna mendapatkan data yang relevan. Survei dilakukan sebanyak 3 kali untuk mengumpulkan informasi yang diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan. Kegiatan selanjutnya adalah sosialisasi yaitu kegiatan yang bertujuan mentransfer suatu nilai, ilmu, atau kebiasaan yang bertujuan untuk menambah pengetahuan masyarakat. Kegiatan bina desa terdiri dari 3 kegiatan yaitu Management Organisasi Masyarakat, sosialisasi, pelatihan alat dan produksi pembuatan pestisida, juga peresmian pemberian alat dan pengujian penggunaan pestisida organik oleh masyarakat desa.Kata Kunci : “Alat Penggiling”,” Batang Tembakau”, “Pestisida Organik”.
Perbandingan Efisiensi Daya Mesin Kapal Nelayan Tradisonal 3 GT Budhi Santoso; Jamal Jamal; Sarwoko Sarwoko
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 12, No 1 (2017): Volume 12, Nomor 1, April 2017
Publisher : Jurusan Teknik Mesin - Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/rm.v12i1.990

Abstract

Pengunaan mesin penggerak utama kapal nelayan tradisonal dikalangan masyarakat nelayan tradisional masih mengunakan mesin diesel. Masyarakat nelayan tradisional di Kabupaten Bengkalis menggunakan kapal dengan kapasitas 3 GT dengan pemakain mesin yang berbeda-beda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi daya dari masing-masing kapal nelayan tradisonal 3 GT di Kabupaten Bengkalis. Perhitungan tahanan kapal, perhitungan daya mesin, dan perhitungan efisiensi mesin utama kapal.Hasil perhitungan mendapatkan perbandingan dari masing-masing kapal 3 GT daya mesin terbesar tipe kapal KM. Nazarudin 26,44% mesin utama 47,86 Hp; tipe kapal KM. Sopyan 26,30% mesin utama 47,61 Hp; kapal tipe KM. Merpati 25,74% mesin utama 46,6 Hp; tipe kapal KM. Kayati 21,52% mesin utama 38,95 Hp. Efiseinsi masing-masing tipe kapal KM. Merpati 27,08%; Km. Sopyan 24,32%;KM. Nazarudin 24,31%; KM Kayati 24,28%. Dengan demikian nilai efisiensi yang baik adalah yang terbesar yaitu kapal KM. Merpati..
Rancang Bangun Model Mesin Penyembelih Sapi Modern Sistem Pneumatik Dengan Pemutar Motor Listrik Suyadi Suyadi; Supriyono Supriyono; Arifudin Amin
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 12, No 2 (2017): Volume 12, Nomor 2, Agustus 2017
Publisher : Jurusan Teknik Mesin - Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/rm.v12i2.1052

Abstract

Proses penyembelihan sapi di Rumah Pemotongan Hewan (RPH)  sebagian besar masih menggunakan cara tradisonal sehingga terjadi kesulitan dalam prosesnya dikarenakan masih membutuhkan banyak orang jagal untuk merebahkan sapi sehingga kurang memperhatikan dari segi keamanan bagi penjagalnya apabila sapi mengamuk, kehigienisan daging yang kurang, serta kurang efisien. Maka dari itu diperlukan mesin yang lebih modern untuk mendapatkan proses produksi yang lebih mudah, aman, dan hiegenis yakni mesin penyembelih sapi modern sistem pneumatik dengan pemutar motor listrik, dimana mesin ini menggunakan 3 silinder pneumatik sebagai pendorong dan menggunakan motor listrik sebagai pemutar.Penelitian tugas akhir ini menggunakan metode study literatur terhadap perkembangan mesin penyembelih sapi yang ada di Indonesia maupun di luar negeri. Hasil  penelitian tugas akhir menunjukan bahwa model mesin penyembelihan sapi modern sistem pneumatik dengan pemutar motor listrik ini lebih mudah, hiegenis dan aman dengan menggunakan tekanan kompresor 6 [bar] cukup untuk menggerakan seluruh silinder pneumatik dengan baik, waktu siklus penembelihan yang lebih cepat dan kebutuhan operator proses penyembelihan yang lebih sedikit.
Preventive Maintenance Mold Reflector Rg 100 Untuk Mengurangi Persentase Defect Produk Reflector RG 100 Hasil Proses UV Coating Pada PT. Arisamandiri Pratama Sisworo Sisworo; Sri Mulyati
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 12, No 3 (2017): Volume 12, Nomor 3, Desember 2017
Publisher : Jurusan Teknik Mesin - Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.563 KB) | DOI: 10.32497/rm.v12i3.1072

Abstract

PT. Arisamandiri Pratama merupakan perusahaan di Indonesia yang begerak dalam bidang injeksi plastik. Pada industri injeksi plastik, mold merupakan alat yang sangat penting pada proses produksi untuk menghasilkan produk yang di inginkan. Proses produksi tidak akan berjalan lancar apabila tidak ada aktivitas perawatan yang tepat pada mold. Perawatan pada mold Reflector RG 100 merupakan hal yang perlu menjadi perhatian khusus karena produk dari mold Reflector RG 100 merupakan produk setengah jadi sebelum masuk ke dalam proses UV Coating. Observasi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh preventive maintenance mold Reflector RG 100 terhadap presentase defect hasil produk UV Coating. Metode pegumpulan data dengan cara observasi, pengamatan secara langsung di lapangan, studi pustaka, dan wawancara narasumber. Hasil dari observasi ini adalah pengurangan defect Flek oil pada produk Reflector RG 100 hasil UV Coating menjadi 3,36 %. Kesimpulan berdasarkan Berdasarkan data Item Defect pada bulan Februari dapat diketahui nilai defect yang terjadi sebesar 3,36 %, terjadi penurunan 12,52 % dibandingkan data produksi sebelumnya yaitu pada bulan Desember 2016. Dengan terjadinya penurunan persentase defect pada produk Reflector RG 100, penjadwalan preventive maintenance pada mold Refkector RG 100 dapat di jadikan standarisasi oleh PT. Arisamandiri Pratama khususnya mold untuk produk hasil UV Coating.
Pengaruh Penambahan Magnesium Terhadap Regangan Dan Kekerasan Pada Bahan ADC Sri Harmanto
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 13, No 1 (2018): Volume 13, Nomor 1, April 2018
Publisher : Jurusan Teknik Mesin - Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.039 KB) | DOI: 10.32497/rm.v13i1.1097

Abstract

Selama ini brake shoe (sepatu rem) pada sepeda motor menggunakan bahan ADC 12 dengan prosentase Magnesium (Mg) yang rendah sehingga terkadang timbul retak setelah proses penuangan. Salah satu upaya untuk menghindari retak adalah dengan cara menambahkan bahan Magnesium (Mg) agar  keuletan brake shoe meningkat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meneliti pengaruh penambahan prosentase Mg terhadap regangandan kekerasan pada bahan ADC 12. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah :  Studi literatur, Pemilihan bahan dan peralatan, Pembuatan cetakan logam, Proses pengecoran, Pembuatan spesimen, Pengujian tarik dan kekerasan, Analisa data, dan Kesimpulan. Parameter yang digunakan adalah prosentase penambahan  Mg Pada ADC 12, dengan variabel : 2,5 %; 5 %; 7,5 %;10 %; dan 12,5 %. Hasil dari penelitian ini adalah semakin tinggi prosentase penambahan Mg semakin tinggi regangannya namun semakin rendah kekerasannya.Dengan Mg 2,5 % regangan yang terjadi sebesar 0,53 %, sedangkan dengan penambahan Mg 12,5 % sebesar 2,83 %. Sedangkandengan Mg sebesar 2,5 % kekerasan yang terjadi adalah 49,5 HRB, sedangkan dengan penambahan Mg sebesar 12,5 % adalah 18,9 HRB. Adapun luaran dari penelitian ini berupa Teknologi Tepat Guna (TTG) berupa cetakan logam dan data-data hasil penelitian yang dipublikasikan dalam bentuk jurnal Jurnal ilmiah     ber-ISSSN.
Karakteristik Getaran Pada Bantalan Bola Menyelaras Sendiri Karena Kerusakan Sangkar Muhamad Tesar Setiyadi, Parno Raharjo (Politeknik Negeri Bandung)
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 11, No 1 (2016): Volume 11, Nomor 1, April 2016
Publisher : Jurusan Teknik Mesin - Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/rm.v11i1.388

Abstract

Pengukuran getaran merupakan teknik inspeksi yang cukup handal untuk menentukan karakteristik getaran pada bantalan gelinding yang mengalami kerusakan. Kerusakan bantalan gelinding terdiri dari kerusakan pada outer ring, inner ring, bola dan sangkar (cage). Karakteristik getaran pada bantalan gelinding yang mengalami kerusakan cage dapat diketahui dengan percobaan pada test rig.  Parameter  pengukuran getaran yaitu variasi putaran dan tingkat kerusakan pada cage (kerusakan ringan, sedang  dan berat). Analisa yang digunakan adalah analisa comparative, trending dan descriptive dari amplitudo, sinyal (time domain) dan spektrum (frequency domain). Berdasarkan hasil pengukuran dan analisa diketahui bahwa terjadi korelasi positif antara tingkat kerusakan cage terhadap amplitudo getaran. Fundamental train frequency pada bantalan gelinding 1207K dengan kerusakan cage yang diputar 1200 rpm adalah 8.4 Hz.Kata Kunci : “cage”,“frequency domain”, “time domain”,“fundamental train frequency”.
Karakterisasi Dan Perlakuan Awal Serat Pelepah Salak Seno Darmanto; Sarwoko Sarwoko; Eko Julianto Sasono; Yusuf Umardani; Sriyana Sriyana
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 13, No 1 (2018): Volume 13, Nomor 1, April 2018
Publisher : Jurusan Teknik Mesin - Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.063 KB) | DOI: 10.32497/rm.v13i1.1107

Abstract

Karakterisasi dan perlakuan serat pelepah salak sebagai serat komposit dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas serat pelepah (terutama batang) salak menjadi serat yang kualitasnya setara dengan serat sintetis dan serat nonorganik seperti asbestos dan fiberglas. Alur penelitian serat pelepah salak dilakukan dengan menentukan karakteristik fisik, metode pembuatan serat bundle, perlakuan (fisik dan kimia), uji kekuatan tarik serat bundle dan analisis. Penentuan karakteristik fisik pelepah salak dilakukan dengan pengamatan dan pengukuran secara langsung terhadap jumlah pelepah dan dimensi. Selanjutnya pembuatan serat bundle pelepah salak dilakukan dengan seleksi pelepah salak, pencucian, pengeringan, penguaraian dan penyikatan. Perlakuan pelepah salak dimulai dari pelepah salak dalam bentuk lembaran batang pelepah hingga menjadi serat bundle. Diawali pencucian, perendaman dan pengeringan, perlakuan fisik difokuskan pada pengukusan (steaming). Analogi perlakuan fisik, perlakuan kimia juga dilakukan dengan pencucian, perendaman dan pengeringan terkondisi dengan larutan alkali. Dan hasil pengujian menunjukkan bahwa kekuatan tarik serat bundle pelepah salak dapat mencapai 114 MPa, 66 MPa dan 189 MPa masing-masing untuk serat bundle tanpa perlakuan, serat bundle dengan perlakuan alkali 5% dan serat bundle dengan perlakuan kombinasi yakni alkali 5% yang dilanjutkan dengan pengukusan pada tekanan 5 Bar.

Page 9 of 48 | Total Record : 478


Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 20 No. 3 (2025): Volume 20, Nomor 3, Desember 2025 Vol. 20 No. 2 (2025): Volume 20, Nomor 2, Agustus 2025 Vol. 20 No. 1 (2025): Volume 20, Nomor 1, April 2025 Vol. 19 No. 3 (2024): Volume 19, Nomor 3, Desember 2024 Vol. 19 No. 2 (2024): Volume 19, Nomor 2, Agustus 2024 Vol. 19 No. 1 (2024): Volume 19, Nomor 1, April 2024 Vol. 18 No. 3 (2023): Volume 18, Nomor 3, Desember 2023 Vol 18, No 2 (2023): Volume 18, Nomor 2, Agustus 2023 Vol 18, No 1 (2023): Volume 18, Nomor 1, April 2023 Vol 17, No 3 (2022): Volume 17, Nomor 3, Desember 2022 Vol 17, No 2 (2022): Volume 17, Nomor 2, Agustus 2022 Vol 17, No 1 (2022): Volume 17, Nomor 1, April 2022 Vol 16, No 3 (2021): Volume 16, Nomor 3, Desember 2021 Vol 16, No 2 (2021): Volume 16, Nomor 2, Agustus 2021 Vol 16, No 1 (2021): Volume 16, Nomor 1, April 2021 Vol 15, No 3 (2020): Volume 15, Nomor 3, Desember 2020 Vol 15, No 2 (2020): Volume 15, Nomor 2, Agustus 2020 Vol 15, No 1 (2020): Volume 15, Nomor 1, April 2020 Vol 14, No 3 (2019): Volume 14, Nomor 3, Desember 2019 Vol 14, No 2 (2019): Volume 14, Nomor 2, Agustus 2019 Vol 14, No 1 (2019): Volume 14, Nomor 1, April 2019 Vol 13, No 3 (2018): Volume 13, Nomor 3, Desember 2018 Vol 13, No 2 (2018): Volume 13, Nomor 2, Agustus 2018 Vol 13, No 1 (2018): Volume 13, Nomor 1, April 2018 Vol 12, No 3 (2017): Volume 12, Nomor 3, Desember 2017 Vol 12, No 2 (2017): Volume 12, Nomor 2, Agustus 2017 Vol 12, No 1 (2017): Volume 12, Nomor 1, April 2017 Vol 12, No 2 (2017): Agustus 2017 Vol 11, No 3 (2016): Volume 11, Nomor 3, Desember 2016 Vol 11, No 2 (2016): Volume 11, Nomor 2, Agustus 2016 Vol 11, No 1 (2016): Volume 11, Nomor 1, April 2016 Vol 10, No 3 (2015): Volume 10, Nomor 3, Desember 2015 Vol 10, No 2 (2015): Volume 10, Nomor 2, Agustus 2015 Vol 10, No 1 (2015): Volume 10, Nomor 1, April 2015 Vol 10, No 1 (2015) Vol 9, No 3 (2014): Volume 9, Nomor 3, Desember 2014 Vol 9, No 2 (2014): Volume 9, Nomor 2, Agustus 2014 Vol 9, No 1 (2014): Volume 9, Nomor 1, April 2014 Vol 8, No 2 (2013): Volume 8, Nomor 2, Agustus 2013 Vol 8, No 1 (2013): Volume 8, Nomor 1, April 2013 Vol 7, No 3 (2012): Volume 7, Nomor 3, Desember 2012 More Issue