cover
Contact Name
Fajar
Contact Email
fajarjatinugroho@gmail.com
Phone
+6281226035613
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
BANGUN REKAPRIMA
ISSN : 24432709     EISSN : 25413899     DOI : http://dx.doi.org/10.32497/bangunrekaprima
Bangun Rekaprima: Jurnal Pengembangan Rekayasa, Sosial dan Humaniora as an information container that contains articles about the field of science consisting of results of research, literature review, review of books, journal reviews, popular scientific knowledge, results of translations, and other related texts. The articles of this journal are published every six months, that is on April and Oktober (2 issues per year), and published by Politeknik Negeri Semarang.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 238 Documents
DITENGAH PANDEMI COVID 19, UKM RYAN JEANS MASIH BERTUMBUH PRODUKSINYA Edy Suhartono; Suparni Setyowati Rahayu; Basuki Setiyo Budi; Mochammad Yusa
Bangun Rekaprima Vol 6, No 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.125 KB) | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v6i2.2130

Abstract

Dengan pesatnya perkembangan industri mengakibatkan timbulnya masalah pencemaran yang semakin serius. Pencemaran tersebut tidak hanya merusak lingkungan, tetapi dapat berakibat fatal bagi mahluk hidup terutama pada manusia. Zat warna dari limbah tekstil bila dibuang ke perairan dapat menutupi permukaan badan air sehingga menghalangi sinar matahari untuk masuk ke dalam perairan. Kadar senyawa organik yang ada dalam suatu perairan dapat diukur dengan parameter TSS (Total Suspended Solid atau Total Kepadatan Tersuspensi   yaitu ukuran kekeruhan air). Pada umumnya kadar TSS yang dibuang berkisar antara 475 mg/L sampai dengan 678 mg/L. Kadar maksimum yang diijinkan untuk Air Limbah Tekstil dan Batik (Perda Provinsi Jawa Tengah Nomor 5 Tahun 2012 Tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 10 Tahun 2004 Tentang Baku Mutu Air Limbah) untuk TSS sebesar 50 mg/L. Rancang Bangun IPAL Anaerob Aerob diharapkan dapat berfungsi untuk menurunkan kadar TSS sesuai dengan Baku Mutu. Hasil dari simulasi menunjukkan pada debit 200 m3/hari dengan kadar TSS awal sebesar  678 mg/L berkurang menjadi 40,7mg/L sesuai dengan Baku Mutu yang ditetapkan.dan menjadi Industri ramah lingkungan.
EFIKASI DIRI DAN DISIPLIN KERJA SERTA PENGARUHNYA TERHADAP KINERJA KARYAWAN Mahawati, Greta; Sulistiyani, Endang
Bangun Rekaprima Vol. 7 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.563 KB) | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v7i1.2593

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh efikasi diri dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan pada Kantor Pusat PT BPR BKK Kota Semarang. Metode pengumpulan data yang digunakan dengan kuesioner, observasi dan studi pustaka. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh. Sampel penelitian terdiri dari semua karyawan yang bekerja di bagian Sumber Daya Manusia, Pemasaran dan Keuangan. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda. Sesuai hasil analisis data, efikasi diri dan disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan secara parsial dan simultan. Disiplin kerja memberikan pengaruh dominan dalam meningkatkan kinerja karyawan dibandingkan variabel independen lain.
METODE PERBAIKAN DAN PENCEGAHAN BETON BUNTING PADA PELAKSAAN KONSTRUKSI BETON (Studi kasus Apartemen dan Hotel Candi Land Semarang) Arief Subakti Ariyanto
Bangun Rekaprima Vol 6, No 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.483 KB) | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v6i2.2123

Abstract

Beton bertulang sebagai salah satu material konstruksi memiliki berbagai keunggulan, yaitu memiliki biaya pekerjaan yang lebih hemat dibandingkan baja, keunggulan yang lain adalah mudah dibentuk sesuai keinginan tergantung bentuk dan kekuatan begestingya. Pada tahap pelaksanaan konstruksi di lapangan, sering dijumpai penyimpangan atau kesalahan yang menyebabkan kerusakan beton bertulang sehingga kekuatan yang direncanakan tidak dapat tercapai. Salah satu kerusakan karena kesalahan di lapangan adalah beton bertulang yang mengalami perubahan/pengembangan tidak sesuai dengan bekisting yang dibuat, kegagalan ini sering disebut sebagai beton bunting. Beton Bunting dapat terjadi pada elemen struktur tie beam, kolom tinggi, shear wall, balok dan pelat. Beton bunting dapat dicegah dengan metode pelaksanaan fabrikasi dan instalasi begesting yang baik yaitu yang direcanakan dan dilaksanakan sesuai standar operasi pelaksanaan yang baik. Apabila telah terjadi kerusakan beton bunting maka dilakukan metode perbaikan yang tepat yaitu dengan melakukan trimming dan paching atau grouting pada lokassi yang rusak.
KAJIAN PENGARUH WAKTU TERHADAP DAYA DUKUNG TIANG PANCANG PADA TANAH LEMPUNG AKIBAT AGING Setiawati, Diyah; Oktofani, Nuansa; Supriyadi, Supriyadi; Junaidi, Junaidi
Bangun Rekaprima Vol. 7 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (650.868 KB) | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v7i1.2587

Abstract

Tiang pancang yang terletak di tanah lempung, pasir, atau kombinasi dari berbagai jenis tanah menunjukkan bahwa waktu memiliki pengaruh signifikan terhadap daya dukung, atau yang sering disebut sebagai set up. Set up disebabkan oleh dua efek yang berbeda yaitu pembuangan tekanan air pori berlebih karena pemancangan dan penuaan (aging). Aging menyebabkan kapasitas meningkat seiring waktu karena perubahan karakteristik kerangka tanah, perubahan interaksi antara tiang dan tanah, atau perubahan struktur pada tanah di sekitar tiang yang dipancang. Δ10 adalah faktor yang memberikan peningkatan daya dukung. Pada rumus Skov dan Denver (1988) dan Bullock et al. (2005a, b), Δ10 memiliki nilai yang konstan. Sedangkan Clausen dan Aas (2000) berpendapat bahwa set up bergantung pada sifat-sifat tanah khususnya indeks plastisitas (Ip) dan rasio overconsolidation (OCR). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis adanya hubungan antara waktu setelah pemancangan (t) terhadap daya dukung tiang (Q); membandingkan nilai faktor set up (Δ10) menggunakan rumus Skov dan Denver (1988), Bullock et al. (2005a,b), serta Clausen dan Aas (2000); dan menghitung kemungkinan alternatif nilai faktor set up (Δ10) baru yang lebih tepat. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode statistika dengan program Microsoft Excel dan SPSS berupa regresi linier, One-Way ANOVA, dan uji hipotesis. Pada akhirnya dapat dibuktikan bahwa terdapat hubungan yang kuat antara waktu setelah pemancangan (t) terhadap daya dukung tiang (Q), di mana daya dukung tanah lempung terhadap tiang yang dipancang dapat meningkat seiring waktu. Fungsi waktu yang dikemukakan oleh Skov dan Denver (1988) serta Bullock et al. (2005a, b) memberikan kesesuaian yang lebih baik berdasarkan data yang tersedia, sedangkan model yang disarankan oleh Clausen dan Aas (2000) memberikan hasil yang paling tidak sesuai. Kemudian nilai Δ10 = 0,24 diprediksi menjadi alternatif nilai faktor set up baru yang lebih tepat berdasarkan kumpulan data pengujian di lapangan.
KAJIAN KARAKTERISTIK NILAI CBR CAMPURAN TANAH MERAH DENGAN KAPUR Warsiti Warsiti; Kusdiyono Kusdiyono; Risman Risman; Ardhi Ristiawan
Bangun Rekaprima Vol 6, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.818 KB) | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v6i1.1930

Abstract

Tanah merah mengandung mineral lempung yaitu Halloysite dan mempunyai sifat mudah menyerap air, mempunyaiCBR > 6 %  sehingga bisa digunakan untuk subgrade jalan raya dan hasil pengujian sebelumnya tanah merah ini termasuk tanah lempung berlanau dengan plastisitas yangnsedang dan tergolong tanah kohesif. Untuk mengurangi partikel berukuran lempung atau menaikkan pH tanah serta memperbanyak terjadinya pertukaran kation maka jika tanah merah akan digunakan untuk sub grade perlu dicampur. Supaya tanah tersebut kepadatan tanah.meningkat, material yang tidak aktif meningkat , sehingga mempertinggi kohesi dan tahan geser yang timbul. Untuk aplikasi jalanraya, stabilisasi tanah-kapur banyak digunakan untuk pembangunan lapispondasi bawah (subbase) atau perbaikan tanah dasar (subgrade). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui  pengaruh penambahan kapur terhadap daya dukung tanah seperti nilai CBR, kadar air (W) dan berat isi kering (ϒd), serta membahas hubungan antarKenaikan nilai CBR maksimum pada tanah merah yang dicampur kapur pada variasi campuran kapur 2% dengan kadar air 30.006%, berat isi kering 1.420. Pada penelitiam ini menggunakan campuran kadar  kapur bervariasi 0%, 0.5%, 1% dan 2%. Hasil penelitian menujukan bahwa penambahan kapur pada tanahmerah dapat mengubah parameter tanah lain seperti kadar air, berat isi kering dan nilai CBR. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kenaikan nilai CBR maksimum pada tanah merah yang dicampur kapur pada variasi campuran kapur 2% dengan kadar air 30.006%, berat isi kering 1.420. Dengan nilai CBR masksimum Sebesar 35.693% pada penetrasi 0.1” dan 33.968% pada penetrasi 0.2”.
RANCANG BANGUN ALAT BANTU LAS MEJA PUTAR PENEPAT Ipung Kurniawan; Bayu Aji Girawan; Ika Fitriyani
Bangun Rekaprima Vol 6, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.634 KB) | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v6i1.1925

Abstract

Meja putar penepat adalah alat bantu yang dirancang untuk mempermudah proses pengelasan khususnya pada pipa. Alat bantu ini dapat membantu pengelasan dalam penempatkan benda kerja dan memutar benda kerja selama proses pengelasan sehingga diharapkan hasil lasan konsisten dan stabil. Tujuan dari penelitian ini yaitu; menentukan rancangan desain alat bantu, menghitung bagian-bagian elemen mesin dan menghitung estimasi waktu produksi. Dalam proses perancangan menggunakan pendekatan metode VDI 2222. Motor penggerak yang digunakan yaitu motor DC jenis power window. Pengatur kecepatan putar motor digunakan metode Pulse-Width Modulation (PWM). Hasil dari penelitian diperoleh desain alat menggunakan engsel dan pengatur sudut untuk mengatur sudut kerja dari meja putar. Hasil perhitungan elemen mesin didapat daya untuk memutar meja adalah 0,055 watt. Diameter roda gigi yang digunakan adalah 60 mm dan 48 mm. Diameter poros yang digunakan adalah 28,58 mm. Umur bantalan 2,5 tahun. Kapasitas beban maksimal yaitu 15 kg. Waktu proses produksi alat bantu las ini yaitu 2,5 hari.
APLIKASI BETON LIMBAH KANTONG PLASTIK UNTUK PERBAIKAN DINDING SALURAN DAN JALAN Anung Suwarno; Sudarmono Sudarmono; Dianita Ratna Kusumastuti; Marchus Budi Utomo; Mochammad Tri Rochadi; Puji Wahyumi; Sukoyo Sukoyo; Sugiharto Sugiharto; Yusetyowati Yusetyowati; Wildana Latif Mahmudi
Bangun Rekaprima Vol 6, No 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.52 KB) | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v6i2.2173

Abstract

Artikel ini mempresentasikan aplikasi beton limbah kantong plastik untuk perbaikan dinding saluran dan jalan RT.06/RW.17 Pucang Sari, Pucang Gading, Mranggen. Dengan aplikasi ini diharapkan  masyarakat khususnya tenaga konstruksi bangunan dapat mempratikkan bagaimana mengolah dan memanfaatkan limbah kantong plastik untuk bahan pengganti sebagian agregat kasar beton bertulang, agar lebih bermanfaat dan mengurangi pencemaran lingkungan. Penggunaan limbah kantong plastik untuk pengganti sebagian agregat kasar untuk perbaikan saluran, dan plat penutup saluran memberikan manfaat bertambahnya lebar jalan perumahan yang relatif sempit untuk kendaraan berpapasan. Campuran pengganti agregat kasar dari limbah kantong plastik pada diambil dari hasil proporsi penelitian yaitu 33% dari proporsi campuran 1PC: 2Ps : 3 Split. Pelaksanaan pekerjaan dilakukan oleh tenaga tukang yang dibantu oleh masyarakat RT.06/ RW.17. Kebutuhan akan tulangan disediakan oleh warga yang salurannya dijadikan tempat aplikan. Sedangkan bahan semen, pasir, split dan split LKP disediakan oleh tim pengabdian Masyarakat. Pelaksanaan kegiatan dilakukan setiap hari minggu/ libur dan berjalan selama hampir 8 minggu.
PENERAPAN TEKNIK KEPEMANDUAN WISATA DALAM NARASI PEMANDU WISATA KOTA LAMA SEMARANG Hayati, Endah Dwi; Drihartati, Sri Sulihingtyas
Bangun Rekaprima Vol. 7 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.624 KB) | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v7i1.2594

Abstract

Pemandu wisata adalah seseorang yang bertugas untuk memandu dan memimpin wisatawan dalam sebuah perjalanan wisata. Agar dapat menjalankan tugasnya dengan baik maka pemandu wisata harus memiliki keterampilan dalam memandu dan menyampaikan informasi kepada wisatawan. Kota Lama Semarang merupakan salah satu daerah tujuan wisata yang sedang popular. Peran pemandu wisata di kawasan ini penting untuk memperkenalkan Kota Lama Semarang. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana penerapan teknik kepemanduan wisata dalam narasi kepemanduannya. Hasil penelitian ini adalah para pemandu wisata Kota Lama Semarang telah menerapkan teknik kepemanduan wisata yang terlihat dalam narasinya. Meskipun demikian perlu ada perbaikan dari segi pemilihan kata yang tepat di dalam kalimat sehingga menghasilkan rangkaian kalimat yang baik dan dapat dinikmati oleh wisatawan yang datang. Sumber data dalam penelitian ini adalah narasi kepemanduan yang disampaikan enam pemandu wisata Kota Lama Semarang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan merekam kegiatan pemandu wisata pada saat bertugas serta melakukan wawancara sebagai data tambahan.
KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK BELAH BETON RECYCLE TERHADAP BETON NORMAL Leily Fatmawati; Supriyadi Supriyadi; Dianita Ratna Kusumastuti; Lilik Satriyadi; Yusetyowati Yusetyowati
Bangun Rekaprima Vol 6, No 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.962 KB) | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v6i2.2124

Abstract

Limbah banyak didapat di Indonesia, baik limbah dari industri maupun non industri. Dengan semakin menimbunnya limbah, akan menimbulkan permasalahan, terutama masalah pencemaran lingkungan. Dari permasalahan ini, perlu diambil solusi bagaimana memanfaatkan limbah-limbah tersebut. Penelitian ini memanfaatkan limbah beton untuk digunakan menjadi beton daur ulang (Recycled Concrete). Tujuan dari penelitian ini adalah memanfaatkan limbah beton sebagai agregat kasar (pengganti split/ kerikil) pada campuran beton. Di samping itu, dengan penggunaan limbah beton ini akan dianalisis kuat tekan dan kuat tarik belah beton. Limbah beton yang digunakan dari Politeknik Negeri Semarang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen di Laboratorium Bahan Bangunan Teknik Sipil Politeknik Negeri Semarang. Dengan membuat benda uji Beton Silinder yang berjumlah 24 (dua puluh empat), dengan rincian 12 benda uji beton normal (untuk uji tekan dan uji tarik belah) dan 12 benda uji beton daur ulang (untuk uji tekan dan uji tarik belah). Dari hasil pengujian Kuat Tekan dan Kuat Tarik Belah Beton diperoleh : Kuat Tekan Beton Normal rata-rata = 21.48 N/mm², Kuat Tekan Beton Recycle rata-rata = 24.32 N/mm², Kuat Tarik Belah Beton Normal rata-rata = 7.29 N/mm², Kuat Tarik Belah Beton Recycle rata-rata = 7.57 N/mm², sehingga dapat disimpulkan bahwa agregat limbah beton dapat sebagai agregat pengganti split untuk beton.
ANALISIS PERBANDINGAN MUTU BETON NORMAL K250 DAN K350 TERHADAP KADAR SEMEN, DENSITY, DAN KUAT TEKAN RATA-RATA BETON Mahbub, Jamal; Pangesti, Rendy Dwi; Rahmawati, Roselina
Bangun Rekaprima Vol. 7 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (751.581 KB) | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v7i1.2588

Abstract

Beton merupakan material yang banyak digunakan dalam dunia konstruksi. Untuk mendapatkan komposisi campuran yang tepat dalam membuat beton ada beberapa standard yang digunakan, diantaranya SNI 03-2834-2000. Penelitian ini membatasi penggunaan material agregat kasar berupa batu pecah ex Gringsing, Batang, agregat halus berupa pasir ex Muntilan, Magelang, semen Portland berupa PPC Tipe 1 ex Holcim, dan air artetis Politeknik Negeri Semarang. Dari hasil pengujian mix design beton mutu K250 dan K350 diperoleh komposisi campuran material antara lain terjadi penambahan kadar semen sebesar 62,26 kg, pengurangan kadar agregat halus sebesar 25,31 kg-ssd, dan pengurangan kadar agregat kasar sebesar 37,96 kg-ssd. Dari hasil uji density beton diperoleh nilai density beton K350 lebih besar 0,101 kg/m3 dibandingkan nilai density beton K250. Sedangkan kekuatan tekan beton rata-rata umur 3 hari terdapat selisih sebesar 54,27 kg/m2 atau jika dikonversi terhadap umur beton terjadi selisih sebesar 135,675 kg/m2.

Page 8 of 24 | Total Record : 238