cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL PROFESI KEGURUAN
ISSN : 24604399     EISSN : 25287214     DOI : -
Core Subject : Education,
The Jurnal Profesi Keguruan is scientific publication works in the education world by teachers, professors, and the society. Scientific papers published in this journal is an article the results of research or innovative and progressive ideas in the field of formal education. The article can be a result of classroom action research (PTK), experiments, or the work of Innovative teachers. The journal is intended for teachers to professionality development. This journal also means that Universitas Negeri Semarang (UNNES) cooperation with teachers to build conservation character.
Arjuna Subject : -
Articles 386 Documents
Peningkatan Kemampuan Guru dalam Menyusun RPP melalui Pelatihan Di SMA N 1 Karangrayung Rachmadi, Denny
widiyanto Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Profesi Keguruan
Publisher : LP3 Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpk.v3i1.9464

Abstract

Masih banyak guru yang melaksanakan kegiatan pembelajaran kurang persiapan, kebanyakan hanya mengcopi dan ada beberapa sudah menyusun RPP sendiri. Tujuan dalam penelitian tindakan sekolah ini untukmeningkatkankemampuan Guru SMA Negeri 1 Karangrayung dalam menyusun RPP pada Tahun Pelajaran 2015/2016 melalui Pelatihan. Penelitiandilakukan dalam dua siklus. Hasil pelaksanaan pada siklus I dan II menunjukkan bahwa keseluruhan kompetensi penyusunan komponen RPP sudah meningkat dari sebelum pelatihan 68,9 % meningkat menjadi 93% sesudah diadakannya pelatihan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa melalui pelatihan dapat meningkatkan kemampuan  Guru SMA Negeri 1 Karangrayung dalam menyusun RPP.
Implementasi Karakter Tanggung Jawab Kelas VIIE dan VIIH SMP Negeri 7 Muaro Jambi Johani, Azhami; Heldalia, Heldalia
widiyanto Vol 5, No 2 (2019): Jurnal Profesi Keguruan
Publisher : LP3 Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpk.v5i2.18926

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas VIIE dan VIIH SMP Negeri 7 Muaro Jambi Tahun ajaran 2019/2020. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rasa tanggung jawab siswa pada proses pembelajaran di sekolah pada kelas VIIE dan VIIH SMP Negeri 7 Mauro Jambi.Penelitian ini menggunakan jenis kuantitatif menggunakan prosedur penelitian survei. Teknik pengumpul data yang digunakan adalah teknik observasi langsung. alat pengumpul data berupa angket. Subjek penelitian ini adalah 2 kelas dari SMP Negeri 7 Muaro Jambi. Teknik pengambilan sampelnya adalah Total sampling. Subjek yang diambil adalah kelas VIIE terdiri dari 20 siswa dan VIIH yang terdiri dari 22 siswa. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kelas VIIE lebih unggul dari kelas VIIH. Hasil ini menunjukkan bahwa kelas VIIE sudah memiliki rasa tanggung jawab yang lebih dibandingkan dengan kelas VIIH.This research was conducted on students of class VIIE and VIIH of SMP Negeri 7 Muaro Jambi Academic Year 2019/2020. This study aims to determine the sense of responsibility of students in the learning process in schools in class VIIE and VIIH of Mauro Jambi State Middle School 7. This study uses a quantitative type using survey research procedures. The data collection technique used is the direct observation technique of data collection tools in the form of questionnaires. The subjects of this study were 2 classes from Muaro Jambi 7th Middle School. The sampling technique is total sampling. The subjects taken were class VIIE consisting of 20 students and VIIH consisting of 22 students. The results of this study indicate that class VIIE is superior to class VIIH. These results indicate that class VIIE already has a sense of responsibility that is more than class VIIH.
Model Baru Statika Fluida Yang Melibatkan Interaksi Elektrostatik di Dalam Tabung Silinder Muliyani, Yenti; Hamdan, Abd Mujahid
widiyanto Vol 5, No 2 (2019): Jurnal Profesi Keguruan
Publisher : LP3 Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpk.v5i2.20075

Abstract

Sifat elektrostatik pada fluida sangat luas diamati pada berbagai bidang. Sejauh ini, pembahasan statika fluida pada mekanika fluida pada tingkat sekolah dan perguruan tinggi hanya pad a sebatas melibatkan tegangan permukaan dan tekanan hidrostatik. Sementara itu, pengaruh sifat elektrostatik fluida belum dibahas dengan memadai. Padahal, pada tingkatan yang lebih maju, sifat elektrostatik fluida telah dihitung sebagai parameter yang berkontribusi pada sifat statika fluida. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh elektrostatika tehadap suatu fluida dengan metode eksperimen dan analisis teoritik. Data yang di dapat dimasukan didalam tabel yang akan dianalisis secara matematik dan kualitatif. Metode eksperimen dimana menggunakan plastik dan plastik mika sebagai alat untuk menentukan adanya pengaruh elektrostatika terhadap fluida, analisis tersebut dilakukan dengan tiga massa jenis yang berbeda kemudian dapat diamati dan hasil ditulis didalam tabel kualitatif. Dari hasil eksperimen dan analisis kualitatif dapat disimpulkan bahwa fluida tenyata selama ini tidak hanya dipengaruhi oleh tegangan permukaan saja tetapi fluida juga bisa dipengaruhi oleh elektrostatika dalam suatu bahan.The electrostatic properties of fluids are very widely observed in various fields. So far, the discussion of fluid statics in fluid mechanics at the school and tertiary level only involves limited surface tension and hydrostatic pressure. Meanwhile, the influence of the fluid electrostatic properties has not been adequately discussed. In fact, at a more advanced level, the electrostatic properties of fluids have been calculated as parameters that contribute to the nature of fluid statics. The purpose of this study was to determine the effect of electrostatics on a fluid with experimental methods and theoretical analysis. The data can be entered in the table to be analyzed mathematically and qualitatively. The experimental method which uses plastic and mica as a tool to determine the influence of electrostatics on fluids, the analysis is carried out with three different density can then be observed and the results are written in a qualitative table. From the results of experiments and qualitative analysis it can be concluded that the real fluid so far is not only influenced by surface tension but the fluid can also be affected by electrostatics in a material.
Pengaruh Kepribadian dan Perilaku Etis Guru pada Integritas Guru SMPT Riyadul Mubarok Dalam Mengajar Azzahra, Niken Fatimatu; Gumiandari, Septi
widiyanto Vol 7, No 2 (2021): JPK, Jurnal Profesi Keguruan
Publisher : LP3 Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpk.v7i2.30699

Abstract

Pendidik yang berintegritas merupakan prasyarat bagi seorang guru yang profesional. Kepribadian dan perilaku etis guru akan sangat  berdampak pada siswanya. Oleh karena itu, seorang guru haruslah orang yang dapat digugu, ditiru dan dapat dijadikan teladan dalam hal kepribadian, ilmu dan akhlak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Pengaruh Kepribadian dan Perilaku Etis Guru pada Integritas Guru SMPT Riyadul Mubarok dalam Mengajar. Data diperoleh dari kuesioner yang dibagikan kepada 20 siswa SMPT Riyadul Mubarok. Jenis penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif dengan menggunakan sumber data yang diperoleh dari kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru SMPT Riyadul Mubarok telah memberikan contoh yang baik dalam hal integritas guru-siswa dalam mengajar di sekolah, kemampuannya dalam proses pembelajaran, dan telah mempengaruhi kepribadian dan perilaku moral siswanya. Perilaku etis guru tampak pada kebiasaan guru dalam mengucapkan salam atau menyapa ketika masuk dan keluar kelas, Mengajar yang sesuai dengan jadwal mengajarnya, hadir di kelas, memberi tugas saat ia berhalangan masuk kelas, memberi semangat, menggunakan kata-kata yang baik dan sopan, memperhatikan kerapian kelas sebelum memulai pembelajaran, membimbing siswa yang mengalami kesulitan, memberi sanksi pada siswa yang tidak mengerjakan tugas, tidak pilih kasih, selalu bersikap adil kepada semua siswanya, tidak meninggalkan kelas sebelum jadwal sekolah berakhir.Educators with integrity are a prerequisite for a professional teacher. The personality and ethical behavior of teachers will greatly impact their students. Therefore, a teacher must be a person who can be nurtured, imitated and can be used as an example in terms of personality, knowledge and morals. This study aims to examine the Influence of Personality and Ethical Behavior of Teachers on Teacher Integrity of SMPT Riyadul Mubarok in Teaching. Data were obtained from questionnaires distributed to 20 students of SMPT Riyadul Mubarok. This type of research is descriptive qualitative analysis using data sources obtained from questionnaires. The results of this study indicate that the teacher of SMPT Riyadul Mubarok has set a good example in terms of teacher-student integrity in teaching at school, his ability in the learning process, and has influenced the personality and moral behavior of his students. The teacher's ethical behavior can be seen in the teacher's habit of greeting or greeting when entering and leaving class, teaching according to his teaching schedule, attending class, giving assignments when he is unable to enter class, encouraging, using kind and polite words, paying attention neatness of the class before starting learning, guiding students who have difficulty, giving sanctions to students who do not do assignments, not favoritism, always being fair to all students, not leaving the class before the school schedule ends.
Peningkatan Keterampilan Berpidato Melalui Teknik ATM (Amati Tiru Modifikasi) Berbasis Kartu Acak Pada Peserta Didik Kelas IXd SMP Negeri 2 Banyubiru Semester 2 Tahun Pelajaran 2014/2015 Budiyanti, Budiyanti
widiyanto Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Profesi Keguruan
Publisher : LP3 Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpk.v2i1.10195

Abstract

Tujuan penelitian ini mendeskripsikan peningkatan kompetensi berpidato dan perubahan perilaku siswa dengan menggunakan model pembelajaran ATM (Amati Tiru Modifikasi) Berbasis  Kartu Acak  pada Peserta Didik Kelas IX D SMP Negeri 2 Banyubiru semester 2 tahun pelajaran 2014/2015. Penelitian ini terdiri atas dua siklus. Tiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, tindakan, observasi, refleksi. Pengambilan data nontes berupa pedoman observasi, wawancara, jurnal, dan dokumentasi foto. Analisis data dilakukan dengan teknik kuantitatif dan kualitatif. Hasil tes berpidato mengalami peningkatan terbukti dari rata-rata tes berpidato 75,83 (siklus I) dan 83,33 (siklus II). Ada perubahan perilaku yaitu keaktifan, tanggung jawab, percaya diri, keberanian dan peserta didik meningkat.
Implementation of Discipline and Politeness Value and Their Relevancies Toward Social Attitudes of Elementary Students Candrawati, Melinda; Atmaja, Hamdan Tri; Khafid, Muhammad
widiyanto Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Profesi Keguruan
Publisher : LP3 Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpk.v5i1.18547

Abstract

The Implementation of character value in education is important to foster the social attitude of the students to create better personalities for the sake of being human as well as good members of society. The purpose of this research is to describe and analyze the implementation of instilling discipline and polite character values toward social attitudes of the student; both inside of social study learning, and family. This research used a qualitative method. It was done at Kubangpari 01 Public Elementary School, Kersana district, Brebes Regency. The techniques of collecting data were interview, observation, and documentation. The validities of the data were source triangulation and method. The processes of analyzing data were done through data reduction, data presentation, and data conclusion/verification. The implementation of discipline character value foster into social study learning based on observation was done through initial activity before learning until it had finished. The implementation of polite character value into family life was based on training or habit to obey rules, parents’ command. Parents fostered the implementation of polite character value in family life by advising them to respect older people, to be polite and not to be rude while talking.
Profil Berpikir Siswa SD Dalam Pemecahan Masalah Pecahan Ditinjau Dari Gaya Belajar RatnaSari, Khurin In
widiyanto Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Profesi Keguruan
Publisher : LP3 Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpk.v4i2.16994

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil berfikir siswa SMP dalam memecahkan masalah pecahan ditinjau dari gaya belajar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif.Subjek peneliti terdiri dari tiga siswa kelas V SD Negeri Keting 2 Jember. Penelitian ini dimulai dengan menentukan subjek penelitian menggunakan instrumen tes gaya belajar, kemudian dilanjutkan dengan pemberian tes TPMA dan wawancara. Pengecekan keabsahan data dan menggunakan triangulasi waktu.Subjek visual memahami masalah,menerima informasi membacanya dengan suara pelan atau keras sebanyak sekali atau berulang-ulang .mengolah informasi dengan mengungkapkan masalah dengan kata-kata sendiri. menyimpan informasi dengan melakukan pengulangan hal yang diketahui dan ditanya dan memanggilnya kembali informasi tersebut dengan menjelaskan menurut bahasanya sendiri.Subjek Audiotorial memahami masalah atau soal yang diberikan membacanya dengan suara pelan atau keras sebanyak sekali atau berulang-ulang dan mengolah informasi dengan mengungkapkan masalah dengan kata-kata sendiri. Subjek juga menyimpan informasi dengan melakukan pengulangan hal yang diketahui dan ditanya dan memanggilnya kembali informasi tersebut dengan menjelaskan menurut bahasanya sendiri. Dalam merencanakan dan melaksanakan penyelesaian, subjek memanggil kembali informasi dengan mengingat pengetahuan lain yang sudah dimilikinya atau konsep yang sudah dikuasai untuk membuat rencana yaitu dengan cara menjumlahkannya dan dengan mengingat rencana yang sudah dibuat. Subjek mengolah informasi dengan memunculkan ide untuk memulai mengerjakan soal permasalah yang diberikan, membuat rencana yang akan digunakan dalam pemecahan masalah dan melaksanakan sesuai rencana yang dibuat. Subjek juga melakukan menyimpanan informasi yaitu dengan mengatakan berulang-ulang rencana yang dibuat dan mengulang pelaksanaan rencana. Pada saat memeriksa kembali hasil penyelesaian, subjek mengingat pelaksanaan rencana atau solusi yang sudah diperoleh, mengaitkan pengetahuan yang dimilikinya ketika memeriksa jawaban yang diperoleh dan mengulang solusi yang diperoleh.Subjek Kinestetik Subjek memahami masalah atau soal yang diberikan membaca soal sambil menulis kembali soalnya dan mengolah informasi dengan mengungkapkan masalah dengan kata-kata sendiri. Subjek juga menyimpan informasi dengan melakukan pengulangan hal yang diketahui dan ditanya dan memanggilnya kembali informasi tersebut dengan menjelaskan menurut bahasanya sendiri. Dalam merencanakan dan melaksanakan penyelesaian, subjek tidak melakukan proses pemanggilan kembali informasi. Subjek langsung mengolah informasi yaitu dengan memunculkan ide untuk memulai mengerjakan soal permasalah yang diberikan, membuat rencana yang akan digunakan dalam pemecahan masalah dan melaksanakan sesuai rencana yang dibuat. Subjek juga melakukan menyimpanan informasi yaitu dengan mengatakan berulang-ulang rencana yang dibuat dan mengulang pelaksanaan rencana. Pada saat memeriksa kembali hasil penyelesaian, subjek langsung mengaitkan pengetahuan yang dimilikinya ketika memeriksa jawaban yang diperoleh dan mengulang solusi yang diperoleh. Kata-kata kunci : profil berfikir, pemecahan masalah aljabar, gaya belajar.  AbstractThis study has purpose to describe the profile of junior high school students thinking in problem solving fractions in terms of learning styles. This research is a descriptive qualitative approach.Subject researchers are three fifth grade students of SD Negeri 2 Jember tendon. The study began by determining the subject of research using learning styles test instrument, and the continuation of TPMA tests and interviews. Checking the validity of the data and using triangulation time.Subjects visually understand the issues, receive information read quietly or loudly as once or repeatedly. Process information reveals problems with their own words. Storing information is using performing repetition of things that known and called him back and asked to explain the information in their own language.Subject auditory understand the problems or questions given to read quietly or loudly as once or repeatedly and process information reveals problems with their own words. Subject also stores information by doing a rehash of what is known and called him back and asked to explain the information in their own language. In planning and implementing the settlement, subject to call back the information with other knowledge considering he already owns or conceptualized already controlled to create a plan that is by considering the whole sum and with plans already made. Subject to process information to bring the idea to start work on the problems given problems, make plans to be used in solving problems and implement appropriate plans. Subjects also perform storage of information that is by repeating the plan and repeat the implementation of the plan. At the time of check results of the settlement, subject to considering the implementation of a plan or solution that has been obtained, linking their knowledge when checking the answers obtained and repeating the obtained solution.Subjects kinesthetic understanding the problem or is the subject matter of a given reading matter, writing back because and process information reveals problems with their own words. Subjects also stores information by doing a rehash of what is known and called him back and asked to explain the information in their own language. In planning and implementing the settlement, the subject does not make the process of recalling information. Subject information of directly process is to bring the idea to start work on the problems given problems, make plans to be used in solving problems and implement appropriate plans. Subject is also to store information that is by repeating the plan and repeat the implementation of the plan. At the time of checking back in the settlement proceeds, relate directly to the subject of knowledge self when checking answers result and repeat the obtained solution.
Peningkatan Keprofesionalan Guru Matematika Selama Pandemi Melalui Pelatihan dan Pembinaan Guru Rerendo, Egitia Fitri; Pangesti, Gita Dwi; Mukarromah, Nizzah Aulia Ahsanah; Putri, Valenzia; Zulkardi, Zulkardi; Sari, Novita
widiyanto Vol 7, No 2 (2021): JPK, Jurnal Profesi Keguruan
Publisher : LP3 Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpk.v7i2.30197

Abstract

Pendidikan di Indonesia pada masa pandemi dilaksanakan secara berani. Guru dituntut untuk dapat tetap memberikan pembelajaran yang mampu diterima siswa dengan mudah dan nyaman. Guru dituntut untuk dapat membuktikan profesional dengan segala masalah belajar selama berani ini. Guru yang profesional merupakan salah satu dari faktor penentu dari sebuah percaya diri dalam proses kegiatan belajar mengajar yang dilakukan langsung di kelas. Dalam meningkatkan mutu dan keprofesionalan kemampuan pemahaman guru mengenai pembelajaran matematika sangat dibutuhkan sebuah pelatihan, pembinaan, atau pendampingan. Metode penelitian ini adalah studi literatur dengan tujuan siaga dan membandingkan pelatihan dan pembinaan guru di masa pandemi dan sebelum pandemi covid-19.Hasil penelitian ini menunjukkan pelatihan dan pembinaan guru matematikaonline terhadap keprofesionalan guru memberikan manfaat bagi guru matematika sesuai kebutuhan guru. Pandemi tidak berkembang menjadi pengahalang untuk dapat mengembangkan keprofesionalan guru. Education in Indonesia during the pandemic was carried out online. Teachers are required to be able to continue to provide learning that can be accepted by students easily and comfortably. Teachers are required to be able to be professional with all these learning problems online. A professional teacher is one of the determinants of a success in the teaching and learning process which is carried out directly in the classroom. In improving the quality and professionalism of teachers' understanding of mathematics learning, training, coaching, or assistance is needed. This research method is a literature study with the aim of knowing and comparing teacher training and coaching during the pandemic and before the Covid-19 pandemic. The results of this study indicate training and online math teacher coaching towards teacher professionalism provides benefits for math teachers according to teacher needs. Pandemic is not a deterrent to be able to develop teacher professionalism.
Penerapan Model Student Team Achievement Division (Stad) Dengan Media Permainan Ular Tangga (Snakes And Ladders Game) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Sejarah Pada Materi Kerajaan Hindu – Budha Pujiono, Eko; Safitri, Indirawati; Utomo, Cahyo Budi
widiyanto Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Profesi Keguruan
Publisher : LP3 Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpk.v3i2.12273

Abstract

Ketercapaian pengetahuan dalam pembelajaran sejarah memerlukan peran aktif peserta didik agar dalam hasilnya nanti tercapai tidak hanya pengetahuan mendasar tetapi juga pemahaman penuh. Peran serta siswa yang memberikan pengaruh pada hasil belajar siswa. Dalam penelitian ini penulis berkeinginan mengurai hambatan yang menyebabkan rendahnya hasil belajar dan peran serta siswa dalam pembelajaran. . Berdasarkan kesulitan yang dihadapi peserta didik diatas peneliti merancang sebuah penelitian yang Berjudul  Penerapan Model Student Team Achievement Division (STAD) dengan Media Permainan Ular Tangga (Snakes And Ladders Game) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Sejarah pada Materi Kerajaan Hindu – Budha  Siswa Kelas XI IPS 3 Tahun Ajaran 2017/2018 di SMA Negeri 1 Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan oleh guru sekaligus  sebagai  peneliti,    dalam  setiap pertemuannya  dibantu  oleh  1 orang  pengamat , subyek  penelitian tindakan ini adalah siswa   kelas XI IPS 3 SMA Negeri 1 Semarang pada semester II tahun pelajaran 2017 / 2018 dengan jumlah 29 orang yang terdiri atas 19 siswa laki – laki dan 10 siswa perempuan. Penelitian  dilakukan  dalam dua siklus,  tiap  siklusnya  terdiri  dari 3 pertemuan dan 2 pertemuan. Pengumpulan datanya dilakukan melalui observasi, pendokumentasian serta nilai hasil observasi dan angket. Berdasarkan proses tindakan yang dilaksanakan dalam dua siklus tersebut, dapat diidentifikasi peningkatan nilai kognitif. Nilai rata-rata kelas yang diperoleh pada siklus I sebesar 75,86 dan siklus II sebesar 83,58. Hasil perhitungan diperoleh peningkatan rata-rata partisipasi aktif siswa pada siklus I sebesar 77 % menjadi 80 %. Hasil perhitungan untuk motivasi belajar siswa diperoleh hasil pada siklus I sebesar 81% menjadi 86%. 
Upaya Peningkatan Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran Fiqih Materi Pembelajaran Haji dan Umrah Melalui Penerapan Metode Advokasi Mustolih, Mustolih
widiyanto Vol 6, No 1 (2020): Jurnal Profesi Keguruan
Publisher : LP3 Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpk.v6i1.23712

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan ada tidaknya peningkatan hasil belajar mata pelajaran Fiqih melalui penerapan metode Advokasi. Penelitian menggunakan desain penelitian tindakan kelas. Prosedur penelitian melalui perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII-2 MTs N 4 Cilacap  berjumlah 32 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes, teknik analisa data menggunakan teknik holberman yaitu reduksi, penyajian dan penarikan kesimpulan. Kesimpulan penelitian ini, pertama hasil belajar sebelum penerapan metode Advokasi adalah sangat rendah yaitu dari 32 siswa  terdapat 3 siswa atau 13,64%, siswa tidak mencapai ketuntasan sebanyak 29 orang atau 86,38%. Kedua hasil belajar setelah penerapan metode Advokasi termasuk kategori tinggi dengan indicator 100% siswa dapat mencapai ketuntasan setelah tindakan siklus 3. Ketiga Penerapan metode Advokasi dapat meningkatkan hasil belajar dengan indikator aktivitas guru dalam pembelajaran termasuk kategori baik 95% pada siklus 3 semula 72,50% pada siklus 2 dan 45% pada siklus 1, dan 32,50% pada prasiklus, aktivitas siswa dalam pembelajaran masuk kategori baik yaitu mencapai 93,56% pada siklus 3 dimana semula 67,42% pada siklus 2, 46,97 pada siklus 1 dan 29,40% pada prasiklus serta belajar siswa mencapai 100% dimana semula 13,64% pada prasiklus, 40,91% pada siklus 1, 72,73% pada siklus 2.The purpose of this study is to describe whether there is an increase in the learning outcomes of Fiqh subjects through the application of Advocacy methods. The study uses classroom action research designs. Research procedures through planning, implementation, observation and reflection. The subjects of the study were 32 students of VIII-2 MTs N 4 Cilacap class. Data collection techniques using observation and tests, data analysis techniques using holberman techniques, namely reduction, presentation and drawing conclusions. The conclusion of this study, first the learning outcomes before applying the Advocacy method was very low, from 32 students there were 3 students or 13.64%, students did not achieve completeness by 29 people or 86.38%. Second learning outcomes after the application of the Advocacy method is included in the high category with an indicator of 100% students can achieve completeness after the action cycle 3. Third The application of the Advocacy method can improve learning outcomes with indicators of teacher activity in learning including a good category of 95% in the original cycle 3, 72.50% in cycle 2 and 45% in cycle 1, and 32.50% in pre-cycle, student activity in learning is in the good category, reaching 93.56% in cycle 3 where initially 67.42% in cycle 2, 46.97 in cycle 1 and 29.40% in pre-cycles and student learning reached 100% where originally 13.64% in pre-cycle, 40.91% in cycle 1, 72.73% in cycle 2.