cover
Contact Name
Deasy Arisanty
Contact Email
deasyarisanty@ulm.ac.id
Phone
+6281348260253
Journal Mail Official
jurnalpendidikangeografi@gmail.com
Editorial Address
Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi)
ISSN : 23565225     EISSN : 26856395     DOI : 10.20527
Core Subject : Science, Education,
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) publishes articles from research in the field of geography and geography education, which have not been published elsewhere. This journal is periodically published by Geography Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Lambung Mangkurat. This journal published twice a year in September and March.
Articles 267 Documents
MOTIVASI WANITA PEKERJA DI INDUSTRI KECIL DAN RUMAH TANGGA (IKRT) KAIN SASIRANGAN KELURAHAN SEBERANG MESJID KECAMATAN BANJARMASIN TENGAH KOTA BANJARMASIN Fitria Ardilla; Ellyn Normelani; Karunia Puji Hastuti
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 2, No 5 (2015)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.981 KB) | DOI: 10.20527/jpg.v2i5.1432

Abstract

Penelitian ini berjudul Motivasi Wanita Pekerja di Industri Kecil dan Rumah Tangga (IKRT) Kain Sasirangan Kelurahan Seberang Mesjid, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin. Tujuan penelitian adalah mengetahui motivasi pekerja wanita di Industri Kecil dan Rumah Tangga (IKRT) kain Sasirangan Kelurahan Seberang Mesjid, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin.                   Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yaitu dengan data primer yang diperoleh dari wawancara dan kuisioner, sedangkan data sekunder diperoleh dari studi dokumen dan studi pustaka. Populasi penelitian yaitu wanita pekerja di IKRT kain Sasirangan Kelurahan Seberang Mesjid, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin yang berstatus menikah berjumlah 152 orang. Pengambilan sampel menggunakan sampel penuh. Teknik analisis data menggunakan teknik persentase.            Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi adalah suatu dorongan yang terdapat dalam diri individu  yang menyebabkan individu tersebut bertindak atau berbuat untuk mendapat tujuan yang ingin dicapai. Motivasi wanita pekerja di IKRT kain Sasirangan Kelurahan Seberang Mesjid, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin adalah motivasi ekonomi dan motivasi sosial. Motivasi ekonomi antara lain: menambah pendapatan keluarga dan ekonomi yang tidak bergantung dengan suami. Motivasi sosial antara lain: tingkat pendidikan, waktu luang, mencari pengalaman dan mengaktualisasikan diri. Motivasi ekonomi yang dominan  adalah motivasi untuk menambah pendapatan keluarga, sedangkan motivasi sosial yang dominan adalah motivasi mengisi waktu luang.Kata kunci: Wanita Pekerja, Motivasi, Motivasi Ekonomi, Motivasi Sosial
PENGARUH TINGKAT KEBISINGAN AKIBAT LALU LINTAS PESAWAT DI BANDARA SYAMSUDIN NOOR TERHADAP KOMUNIKASI MASYARAKAT DI KELURAHAN SYAMSUDIN NOOR KELURAHAN GUNTUNG PAYUNG DAN KELURAHAN LANDASAN ULIN TIMUR M Nur Taufiqurrahman; Deasy Arisanty; Karunia Puji Hastuti
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 2, No 4 (2015)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.835 KB) | DOI: 10.20527/jpg.v2i4.1428

Abstract

The title of research is “the level of noise due to air traffic at syamsudin noor airport, against public communication in the Syamsudin Noor village, Guntung Payung village, and east Landasan Ulin village”. The purpose of research was to determine noise value and public response to communication disarders due to air traffic at Syamsudin Noor airport.The populations of this research are community in the Syamsudin Noor village, Guntung Payung village, and east Landasan Ulin village. Technique sampling used is area sampling /cluster sampling. Sample of this research are 47 (68%) man and 22 (32%) women in the Syamsudin Noor village, Guntung Payung village, and east Landasan Ulin village, living just under the air traffic that area measured from zero point, which is the area oustside of fence airport 500 meters. Including the below quality standartd limits of noise level KEP-8/MENLH/11/1996 for settlement by 55 dB(A) and measured ±50 meters per radius from zero pint. Data collection techniques in this research used quantitative descriptive analysis as well as finding a relstionship between two variables with product moment correlation method.The results of each point correlation research based on calculations using application spss 16 and the equation correlation pearson shows that a significant relation exists in the south at the airport Syamsudin Noor, this is a result of the south the airport syamsudin noor there are a main road traffic motor vehicles which are dense enough crosswalk because it is road linking has among cities, so that an impact add loud noise level in the area Key word: noise, communication disorders, public
PENGARUH KEBISINGAN LALU LINTAS KENDARAAN BERMOTOR TERHADAP AKTIVITAS BELAJAR SISWA SMKN 5 BANJARMASIN Riko Setiawan; Deasy Arisanty; Arif Rahman Nugroho
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 2, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v2i2.1471

Abstract

Penelitian ini berjudul ”Pengaruh Kebisingan Lalu Lintas kendaraan Bermotor Terhadap Aktivitas Belajar Siswa SMKN 5 Banjarmasin”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai kebisingan dan tanggapan siswa terhadap aktivitas belajar pada kebisingan lalu lintas kendaraan bermotor.Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa bidang keahlian elektro program keahlian teknik elektronika industri SMKN 5 Banjarmasin. Sampel pada penelitian ini adalah siswa yang menepati ruangan RBE-3, ruangan TPA-1, dan ruangan TPA-3 SMKN 5 Banjarmasin. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan analisis distribusi frekuensi dalam persentase serta mencari hubungan antar dua variabel dengan metode korelasi product moment, sehingga kita dapat mengetahui adanya gangguan aktivitas belajar siswa SMKN 5 Banjarmasin terhadap kebisingan lalu lintas kendaraan bermotor.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya dampak kebisingan lalu lintas kendaraan bermotor terhadap aktivitas belajar siswa SMKN 5 Banjarmasin. Titik penelitian di ruangan RBE-3, ruangan TPA-1, dan ruangan TPA-3 SMKN 5 Banjarmasin. Kebisingan yang paling tinggi dihasilkan kendaraan bermotor adalah 76,6 dB pada jam 13.00-14.00. Jumlah kendaraan bermotor paling banyak melintas di Jalan Mayjen Sutoyo adalah 101 unit/menit pada jam 08.00-09.00. Pengaruh terhadap aktivitas belajar siswa adalah merasa sangat terganggu dalam aktivitas belajar karena suara bising yang diterima dan diperkuat dari hasil penghitungan korelasi Product moment menghasilkan nilai yang kuat signifikan atau kuat berpengaruh mengenai pengaruh kebisingan kendaraan bermotor terhadap aktivitas belajar siswa dengan harga rTabel 5% > rxy < rTabel 1% atau 0,217 > 0,709 < 0,283.Kata Kunci: Kebisingan, Lalu Lintas Kendaraan Bermotor, aktivitas belajar siswa.
FAKTOR PENYEBAB KERENTANAN KEBAKARAN BERDASARKAN PERSEPSI MASYARAKAT DI KELURAHAN MELAYU KECAMATAN BANJARMASIN TENGAH Yunita Adilla; Sidharta Adyatma; Deasy Arisanty
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 3, No 4 (2016)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (838.175 KB) | DOI: 10.20527/jpg.v3i4.1508

Abstract

Penelitian ini berjudul “Faktor penyebab kerentanan kebakaran berdasarkan persepsi masyarakat di kelurahan melayu kecamatan banjarmasin tengah kota banjarmasin”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor penyebab kerentanan kebakaran berdasarkan persepsi masyarakat di kelurahan melayu kecamatan banjarmasin tengah kota banjarmasin.Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat Kelurahan Melayu yang tinggal di Kecamatan Banjarmasin Tengah. Besarnya sampel adalah 336 kepala keluarga yang dijadikan sebagai responden. Teknik yang digunakan adalah teknik acak sederhana (random sampling). Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh langsung dari lapangan dengan menggunakan kuesioner sedangkan data sekunder diperoleh dari instansi pemerintah yang terkait dengan penelitian seperti BPBDK, Kantor Kelurahan Melayu dan BPS. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis persentase dan kelas Interval.Hasil Penelitian ini adalah  Pemasangan Instalasi Listrik termasuk kedalam kriteria tinggi dengan persentase 94,05%,  Penggunaan Kompor termasuk kedalam kriteria rendah dengan persentase 50,30%, Penggunaan Alat Penerangan termasuk kedalam kriteria rendah dengan persentase 80,95%,  Penggunaan Obat Nyamuk Bakar termasuk kedalam kriteria rendah dengan persentase 82,14%, Jarak bangunan samping kiri paling banyak sangat rapat/menempel dengan persentase 44,94%, Jarak bangunan samping kanan paling banyak rapat dengan persentase 48,51%, Jarak belakang paling banyak rapat dengan persentase 51,49%, Jenis tembok bangunan paling banyak papan/kasibut dengan persentase 95,83%, Jenis lantai bangunan paling banyak papan/kayu dengan persentase 93,45%, Jenis atap bangunan paling banyak seng/abses dengan persentase 64,29%.Kata Kunci: Faktor, Kerentanan, Kebakaran
HUBUNGAN BERMAIN GAMES DENGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) DI KECAMATAN BANJARMASIN BARAT Nahdiatul Husna; Ellyn Normelani; Sidharta Adyatma
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 4, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (579.544 KB) | DOI: 10.20527/jpg.v4i3.3524

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi intensitas bermain games, motivasi belajar, dan hubungan Antara intensitas bermain games dengan motivasi belajar siswa-siswi SMP di Kecamatan Banjarmasin Barat. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa-siswi kelas IX SMP di Kecamatan Banjarmasin Barat yang berjumlah 1607 siswa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Proporsional Random Sampling dengan jumlah sampel 313 siswa. Metode Penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, jenis penelitian adalah Deskriptif statistik dan metode analisis data yang digunakan adalah teknik distribusi frekuensi dan korelasi Product Moment. Teknik pengumpulan data primer dalam penelitian ini menggunakan metode observasi dan metode angket (kuesioner) sedangkan data sekunder menggunakan metode studi pustaka dan dokumen.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Intensitas bermain games siswa-siswi kelas IX SMP di Kecamatan Banjarmasin Barat tergolong tinggi; 2) Motivasi belajar siswa-siswi kelas IX SMP di Kecamatan Banjarmasin Barat tergolong rendah; dan 3) terdapat hubungan yang signifikan antara intensitas bermain games dengan motivasi belajar yang ditunjukan dari koefesien korelasi sebesar 0,6733 lebih besar dari rtabel 5% dan 1% sebesar 0,1128 dan 0,1478, yang artinya semakin tinggi intensitas bermain games maka motivasi belajar semakin rendah dan semakin rendah intensitas bermain games maka motivasi belajar semakin tinggi. Kata Kunci: Intensitas Bermain Games, Motivasi Belajar 
ANALISIS KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DAN PEMERINTAH MENGHADAPI BENCANA BANJIR DI KECAMATAN MARTAPURA BARAT KABUPATEN BANJAR Devi Erlia; Rosalina Kumalawati; Nevy Farista Aristin
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 4, No 6 (2017)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v4i6.4709

Abstract

Penelitian berjudul “Analisis Kesiapsiagaan Masyarakat dan Pemerintah Menghadapi Bencana Banjir di Kecamatan Martapura Barat Kabupaten Banjar”. Tujuan penelitian adalah menganalisis kesiapsiagaan masyarakat dan pemerintah dalam menghadapi bencana banjir yang terjadi di Kecamatan Martapura Barat Kabupaten Banjar.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penduduk dan aparat desa di Kecamatan Martapura Barat. Sampel pemerintah di Kecamatan Martapura Barat yaitu seluruh kepala desa yang desanya pernah mengalami bencana banjir berjumlah 13 orang. Sampel masyarakat pada penelitian ini adalah 317 kepala keluarga menggunakan penentuan sampel Isaac dan Michael. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Data primer diperoleh melalui observasi di lapangan, penyebaran kuesioner dan dokumentasi, sedangkan data sekunder diperoleh dari studi dokumentasi dan studi pustaka. Analisis data penelitian menggunakan teknik analisis statistik deskriptif menggunakan teknik persentase, untuk mengetahui kesiapsiagaan masyarakat dan pemerintah di Kecamatan Martapura Barat dalam menghadapi bencana banjir.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana banjir berada pada tingkat sedang dan tingkat kesiapsiagaan pemerintah menghadapi bencana banjir berada pada tingkat sedang. Kesiapsiagaan masyarakat dan pemerintah dalam menghadapi bencana banjir berada pada tingkat sedang.
FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI PADI DI KECAMATAN ANJIR PASAR KABUPATEN BARITIO KUALA Hadnandi Hadnandi; Rosalina Kumalawati; Deasy Arisanty
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 5, No 4 (2018)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.091 KB) | DOI: 10.20527/jpg.v5i4.6979

Abstract

Tujuan penelitian adalah menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi padi di Kecamatan Anjir Pasar Kabupaten Barito Kuala dan untuk mengetahui faktor yang berpengaruh signifikan terhadap produksi padi di Kecamatan Anjir Pasar Kabupaten Barito Kuala. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian faktor-faktor yang mempengaruhi produksi padi di Kecamatan Anjir Pasar Kabupaten Barito Kuala yaitu menggunakan metode analisis persentase (%), skoring dan regresi linier berganda. Hasil yang diperoleh dalam penelitian adalah faktor tenaga kerja (X1), lahan pertanian (X2), modal (X3), bibit (X4), pupuk (X5) dan pestisida (X6) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap produksi padi di Kecamatan Anjir Pasar Kabupaten Barito Kuala, namun ada beberapa faktor yang berpengaruh signifikan terhadap produksi padi yaitu faktor tenaga kerja, lahan pertanian, bibit dan pestisida. Peningkatan produksi padi dapat dipertahankan apabila petani beserta pemerintah setempat bekerjasama mencari solusi untuk mengupayakan berbagai tindakan yang dapat meningkatkan potensi produksi padi Kecamatan Anjir Pasar Kabupaten Barito Kuala.
PENDIDIKAN PEREMPUAN : SEBAB ATAU DAMPAK PERKAWINAN ANAK DI KALIMANTAN SELATAN? (Analisis Data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia Tahun 2012) Norma Yuni Kartika; Muhajir Darwin; Sukamdi Sukamdi
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.494 KB) | DOI: 10.20527/jpg.v4i2.3028

Abstract

Pepatah mengatakan “ketika anda mendidik seorang wanita, sama dengan anda mendidik bangsa”. Pencapaian pendidikan, bahkan pada tingkat dasar, memiliki implikasi positif yang besar dalam pembangunan manusia. Seperti diketahui bersama bahwasannya pendidikan memiliki peran yang penting dalam struktur pembangunan manusia Indonesia, juga pembangunan manusia di Provinsi Kalimantan Selatan sebagai satu dari 33 provinsi yang ada di Indonesia. Sedangkan variabel penting dalam mengendalikan kuantitas penduduk adalah mendewasakan usia menikah pertama perempuan Tujuan tulisan ini adalah untuk mengetahui data awal apakah pendidikan perempuan sebagai sebab atau dampak dari perkawinan anak di Provinsi Kalimantan Selatan.Data sekunder yang digunakan dalam tulisan ini adalah data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) Tahun 2012. Variabel dalam tulisan ini ada dua, yaitu pencapaian pendidikan perempuan dan perkawinan anak. Pencapaian pendidikan perempuan terdiri dari tidak sekolah, tidak tamat SD, tamat SD, tidak tamat SMP, tamat SMP, dan tamat SMA/PT. Perkawinan anak perempuan adalah perempuan usia 15-49 tahun yang usia perkawinan pertamanya di bawah 18 tahun. Populasi tulisan ini adalah semua perempuan 15-49 tahun baik yang menikah sah sesuai undang-undang perkawinan yang berlaku di Indonesia dan perempuan yang hidup bersama.  Data SDKI tahun 2012 dianalisis dengan distribusi prosentase.  Diperoleh hasil yaitu (1)  persentase tertinggi perempuan menikah di bawah 18 tahun tidak tamat SD; (2) persentase tertinggi perempuan menikah di atas 18 tahun adalah tamat SMP; (3)  perempuan menikah di bawah 18 tahun yang tidak sekolah 3 kali perempuan yang menikah di atas 18 tahun;(4) ketimpangan persentase yang besar antara perempuan yang  menikah di bawah 18 dan di atas 18 tahun adalah tamat SMP dan tamat SMA/PT. Kata kunci: pendidikan, perempuan, sebab, dampak, perkawinan anak
PERSEPSI NASABAH TERHADAP BANK SAMPAH GERAKAN PEDULI SAMPAH FKIP UNLAM BANJARMASIN Fahruddin A S; Deasy Arisanty; Karunia Puji Hastuti
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (596.551 KB) | DOI: 10.20527/jpg.v1i2.1403

Abstract

Penelitian ini berjudul ”Persepsi Nasabah Terhadap  Bank Sampah Gerakan Peduli Sampah (BSGPS) FKIP UNLAM Banjarmasin”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi nasabah terhadap BSGPS FKIP UNLAM Banjarmasin.Populasi dari penelitian ini adalah seluruh nasabah BSGPS FKIP UNLAM Banjarmasin. Sampel yang dijadikan responden adalah sampel penuh yaitu seluruh nasabah BSGPS yang terdaftar. Penelitian ini menggunakan metode diskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data primer dalam penelitian ini menggunakan metode observasi dan metode angket (kuesioner) sedangkan data sekunder menggunakan metode studi pustaka dan dokumen. Analisis data penelitian ini adalah analisis data statistik deskriptif menggunakan teknik distribusi frekuensi untuk mengetahui persepsi dan faktor apa saja yang mempengaruhi persepsi nasabah terhadap BSGPS FKIP UNLAM Banjarmasin berdasarkan jawaban responden.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada beberapa faktor yang mempengaruhi persepsi nasabah terhadap BSGPS FKIP UNLAM. Faktor-faktor tersebut yaitu kemudahan dalam mengumpulkan, menyimpan dan menabung sampah, jenis sampah yang mudah dikumpulkan dan ditabung, kepentingan yang menjadi motivasi dalam menabung sampah, pengalaman yang didapatkan sebelum dan setelah mengenal bank sampah dan harapan yang diinginkan dari BSGPS.Persepsi nasabah terhadap BSGPS adalah bahwa nasabah merespon baik terhadap keberadaan bank sampah di lingkungan satuan pendidikan yaitu FKIP UNLAM. Bukti dari respon baik tersebut terlihat dari beberapa faktor meliputi dari faktor sikap, motif, kepentingan, pengalaman dan pengharapan yang ada pada diri nasabah. Kata kunci: persepsi, nasabah bank sampah, Bank Sampah Gerakan Peduli Sampah, faktor yang mempengaruhi persepsi.
FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA KECELAKAAN LALU LINTAS PADA DAERAH RAWAN KECELAKAAN DI KECAMATAN BANJARMASIN TENGAH KOTA BANJARMASIN Muhammad Azizirrahman; Ellyn Normelani; Deasy Arisanty
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 2, No 3 (2015)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (745.032 KB) | DOI: 10.20527/jpg.v2i3.1421

Abstract

Penelitian ini berjudul “Faktor Penyebab Terjadinya Kecelakaan Lalu Lintas pada Daerah Rawan Kecelakaan di Kecamatan Banjarmasin Tengah. Kota Banjarmasin. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas di Kecamatan Banjarmasin Tengah dan memetakan daerah rawan kecelakaan di Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin.Sampel penelitian berjumlah 21 ruas jalan daerah rawan kecelakaan yang diambil dengan sampel penuh. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif Penentuan sampel menggunkaan metode insidental sampling. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari observasi sedangkan data sekunder diperoleh dari studi dokumen. Teknik analisis data menggunakan rumus persentase.Berdasarkan hasil analisis, faktor penyebab yang memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas pada 21 ruas jalan daerah rawan kecelakaan di Kecamatan Banjarmasin Tengah adalah faktor manusia, faktor kendaraan dan faktor jalan. Faktor penyebab yang memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas pada 21 ruas jalan daerah rawan kecelakaan saat hari libur adalah faktor kendaraan sebanyak 7612 pelanggaran faktor kendaraan dari 14720 semua pelanggaran kendaraan bermotor pada 21 ruas jalan daerah rawan kecelakaan, sedangkan saat hari kerja adalah faktor manusia sebanyak 8262 pelanggaran faktor manusia dari 16126 semua jenis pelanggaran kendaraan bermotor pada 21 ruas jalan daerah rawan kecelakaan. Selain faktor manusia dan faktor kendaraan, faktor jalan juga menjadi pemicu terjadinya kecelakaan lalu lintas karena dari hasil observasi yang dilakukan terdapat jalan gelap pada 18 ruas jalan dari 21 ruas jalan, jalan tanpa marka/ rambu pada 7 ruas jalan dari 21 ruas jalan, jalan berlubang pada 4 ruas jalan dari 21 ruas jalan, dan jalan tergenang pada 4 ruas jalan dari 21 ruas jalan.Kata kunci: Faktor penyebab, Kecelakaan Lalu Lintas, Daerah Rawan Kecelakaan

Page 4 of 27 | Total Record : 267