cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 573 Documents
Perbedaan Hasil Belajar PA Siswa Melalui Metode Problem Posing dan Metode Problem Solving Di SMP Negeri 26 Banjarmasin Muazzamah, Noor; Annur, Syubhan; Miriam, Sarah
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 4, No 3 (2016): OKTOBER 2016
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v4i3.1857

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA siswa melalui metode problem posing dan metode problem solving di SMP Negeri 26 Banjarmasin. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan randomized pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 26 Banjarmasin, dimana teknik pengambilan sampel dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Berdasarkan teknik tersebut diperoleh kelas sampel yaitu, VIIIB sebagai kelas eksperimen I dan VIIID sebagai kelas eksperimen II. Instrument penelitian yang digunakan adalah Tes Hasil Belajar, yaitu pretest dan posttest. Teknik analisis data menggunakan uji t, diperoleh bahwa thitung sebesar 0,245 kurang dari ttabel sebesar 1,997. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan penerapan metode problem posing dan metode problem solving terhadap hasil belajar siswa.
Deskripsi Kesalahan Siswa Kelas XI MIA SMA Negeri 8 Pontianak dalam Menyelesaiakn Soal-Soal pada Materi Fluida Dinamis ditinjau Berdasarkan Kemampuan Kognitif Saputri, Dwi Fajar; Sari, Ira Nofita; Jubaidah, Nurmia
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 6, No 1 (2018): FEBRUARI 2018
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v6i1.4397

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan siswa kelas XI MIA SMA Negeri 8 Pontianak dalam menyelesaikan soal-soal pada materi fluida dinamis ditinjau berdasarkan kemampuan kognitif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan bentuk penelitian survei. Subjek penelitian ini dipilih satu kelas dari keseluruhan yang berjumlah empat kelas. Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa siswa kelas XI MIA 2 SMA Negeri 8 Pontianak masih banyak mengalami kesalahan dalam menyelesaikan soal-soal pada materi fluida dinamis. Adapun kesimpulan dari sub-sub masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Jenis kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal fluida dinamis variatif untuk setiap soal, secara keseluruhan persentase kesalahan yang dialami siswa antara lain: kesalahan konsep 40,66%, kesalahan kecerobohan 47,99% dan kesalahan memahami soal 31,99%. 2) Faktor-faktor yang menyebabkan siswa mengalami kesalahan antara lain siswa tingkat kognitif tinggi cenderung disebabkan karena referensi yang kurang lengkap, kurang teliti dalam pengerjaan soal, tidak mengerti bahasa fisika. Siswa dengan tingkat kognitif sedang cenderung disebabkan karena referensi yang kurang lengkap, banyak berbicara bersama teman ketika guru menjelaskan, kurang memahami operasi hitung, kurang teliti dalam pengerjaan soal, tidak memahami bahasa soal, tidak mengerti bahasa fisika, tidak memahami variabel-variabel dalam soal. Sedangkan kesalahan siswa dengan tingkat kognitif rendah cenderung disebabkan oleh semua faktor yang dialami oleh siswa kognitif sedang dan rendah.This study aimed to describe the error class XI student of SMAN 8 Pontianak MIA in solving problems in dynamic fluid material is reviewed based on cognitive ability. The method used in this research is descriptive method with survey forms. Subjects of this study have one class of the whole amounting to four classes. Based on the analysis of data obtained can be concluded that the students of class XI MIA 2 SMA Negeri 8 Pontianak still experienced many errors in solving problems in dynamic fluid material. The conclusions of the sub-sub-problems in this research are: 1) The type of mistakes made by students in solving the dynamic fluid varied for each question, the overall percentage of errors experienced by students include: misconceptions 40.66%, carelessness error 47, 99% and error understand about 31.99%. 2) The factors that cause students to experience errors include a high cognitive level students tend to be caused due to incomplete reference, less careful in workmanship matter, do not understand the language of physics. Students with the cognitive level was likely to be caused because the reference is incomplete, many talk with friends when the teacher explains, lack of understanding of arithmetic operations, less careful in workmanship matter, do not understand the language problem, do not understand the language of physics, did not understand the variables in the matter. While the fault of students with low cognitive level tend to be caused by factors experienced by students cognitive medium and low.
Strategi Pemecahan Masalah Siswa pada Pretest Konsep Materi Kalor Puspitasari, M. Dewi Manikta
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 5, No 1 (2017): FEBRUARI 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v5i1.2916

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pemecahan masalah siswa pada pretest konsep materi kalor, dan mengetahui pengaruh strategi pemecahan masalah siswa terhadap penguasaan konsep materi kalor. Penelitian ini menggunakan embededded design. Subjek penelitian adalah siswa kelas X MIA 4 SMAN 3 Malang yang berjumlah 30 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini merupakan tes uraian konsep materi kalor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemecahan masalah yang siswa lakukan dalam menyelesaikan masalah pada soal penguasaan konsep materi kalor adalah mapping mathematics to meaning, physical mechanism game, pictorial analysis, dan transliteration to mathematics. Hal ini mempengaruhi nilai rata-rata penguasaan konsep materi kalor. Nilai rata-rata penguasaan konsep siswa pada materi kalor pada pretest masih tergolong rendah dan masih banyak terdapat miskonsepsi.    
Keefektivan Penerapan Model Group Investigation Dengan Strategi Question Student Have Pada Mata Kuliah Mekanika Di Program Studi Pendidikan Fisika Fkip Unsri Murniati, Murniati; Barokah, Barokah
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 5, No 3 (2017): OKTOBER 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v5i3.3935

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas penerapan model group investigation dengan strategi Question Studen Have dalam perkuliahan mekanika dan meningkatkan partisipasi mahasiswa selama proses perkuliahan. Efektivitas ditinjau dari peningkatan kemampuan mahasiswa dan aktivitas dalam perkuliahan. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa SI reguler program studi pendidikan fisika FKIP Unsri yang mengikuti mata kuliah mekanika pada semester ganjil tahun ajaran 2016/2017. Metode penelitian adalah metode penelitian eksperimen semu (quasi ekperiment) dengan desainnya adalah one-group pretest-postest Desain. Alat pengumpul data berupa soal objektif untuk mengetahui penguasaan mahasiswa terhadap meteri yang disampaikan. Partisipasi mahasiswa diperoleh dengan meninjau pertanyaan yang ditulis serta melihat keterlaksanaan strategi Question Student Have dalam perkuliahan.Hasil analisis data diperoleh N-Gain sebesar 0,4 dalam kategori sedang. Hal ini menunjukan bahwa model Group Investigation Dengan  Strategi Question Student Have efektif diterapkan pada perkuliahan mekanika di Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Unsri. Partisipasi mahasiswa menunjukan bahwa strategi Question Student Have telah memiliki potensial efek seperti ditunjukan banyaknya pertanyaan tertulis yang disampaikan yaitu rata 30 % pertanyaan selama perlakuan berlangsung.  
Pengembangan Media Pembelajaran Fisika Dengan Macromedia Flash Untuk Melatihkan Penerapan Konsep Siswa SMP Azhari, Andy; Mastuang, Mastuang; M., Abdul Salam
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 5, No 2 (2017): JUNI 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v5i2.3590

Abstract

This study is base on the low of media’s aplicability. But actually in the case is medias’ aplicability can help teacher to drill the students’ aplication concept. The purpose of this study is to produce physich learning’s media that suitable to use in drilling students’ aplication concept. The specific purfose of this study are (1) to describe the validity of physich learning’s media, (2) to discribe the practically of physich learning’s media based on lesson plan implementation during physics learning process, (3) to describe effectiveness of physich learning’s media based on students’ result test. This research and development used ASSURE (Analyze learner, state objectives, slect modify or design materials, utilize materials,require learner response and evaluate) design. The product result from this study is physich learning’s media with macromedia flash about optics. The study shows that: (1) The validity of learning media is categorized as good validity with a little correction, (2) the practically of learning media based on lesson plan implementation during physics learning process is categorized as practical, and (3) efectiveness of learning media based on students’ result test is categorized as effective. The conclusion of this research and development is physich learning’s media with macromedia flash is suitable to use in drilling the students’ aplication concept.  
Fabrikasi Kaca Tellurite Zinc Bismuth Dengan Teknik Melt Quenching Wahyudi, Wahyudi; Angraeni, Lia
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 6, No 2 (2018): JUNI 2018
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v6i2.4910

Abstract

Penelitian ini betujuan untuk memfabrikasi kaca Tellurite Zinc Bismuth (TZB) denga teknik melt quenching dan mendeskripsikan mengenai kondisi fisika (warna dan transparansi) kaca TZB. Bahan kaca yang digunakan dalam penelitian ini yakni serbuk Tellurite Oxide (TeO2) dengan kemurnian 99,99%, serbuk Zinc Oxide (ZnO) dengan kemurnian 99,9%, dan serbuk Bismut Oxide (Bi2O3) dengan kemurnian 99,9%. Komposisi yang digunakan adalah (80-x)TeO2-20ZnO-xBi2O3 dengan x=8,12,16  (mol%). Tahapan penelitian meliputi penyiapan alat dan bahan, pembuatan sampel dan karakterisasi sampel. Bahan dilebur di dalam furnace CARBOLITETM pada suhu 900oC selama 1 jam kemudian dituang ke dalam mold (cetakan) berukuran (3,5x2,5x0,5) cm yang telah dipanaskan pada suhu 300oC dan didinginkan secara natural cooling. Kaca TZB hasil fabrikasi seperti tampak transparan. Semua sampel kaca yang terbentuk berwarna kuning kehijauan (lime). Perlu dilakukan analisis lebih lanjut berupa UV-VIS untuk menentukan secara pasti pengaruh konsentrasi Bi2O3 sifat optis kaca TZB yang telah difabrikasi.  This research aims to fabricate Tellurite Zinc Bismuth (TZB) glass with melt quenching technique and to describe the physical condition (color and transparency) of TZB glass. The glass materials used in this research are Tellurite Oxide (TeO2) powder with 99.99% purity, 99.9% powder of Zinc Oxide (ZnO), and Bismuth Oxide (Bi2O3) powder with 99.9% purity. The composition used is (80-x) TeO2-20ZnO-xBi2O3 with x = 8.12,16 (mol%). Research stages include preparation of tools and materials, sample preparation and sample characterization. The material is melted in a CARBOLITETM furnace at 900°C for 1 hour then poured into a mold (sized) size (3.5x2.5x0.5) cm which has been heated at a temperature of 300oC and cooled by natural cooling. TZB glass fabrication results as it looks transparent. All glass samples are formed in greenish yellow (lime). Further analysis of UV-VIS is necessary to determine the exact effect of Bi2O3 concentration of the fabricated optical properties of glass TZB.
Pengembangan Media Pembelajaran Menggunakan Slide Presentasi 3 Dimensi Sebagai Multimedia Interaktif Pada Pokok Bahasan Kalor Untuk Siswa SMP Widodo, Oki; Mahardika, Andi Ichsan
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 5, No 1 (2017): FEBRUARI 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v5i1.2226

Abstract

Penggunaan media pendidikan dapat membantu guru dalam menyampaikan materi pembelajaran. Kebanyakan kegiatan belajar disekolah termasuk di SMP Negeri 13 Banjarmasin, berdasarkan pengamatan yang dilakukan peneliti terlihat bahwa dalam memotivasi siswa dengan membawa benda atau objek yang nyata sulit  dilakukan dalam setiap pembelajaran. Hal ini menyebabkan peneliti mengembangkan media ajar slide presentasi 3 dimensi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Tujuan penelitian ini: (1) mendeskripsikan validitas media ajar menggunakan slide presentasi 3 dimensi, (2) mendeskripsikan kepraktisan media ajar menggunakan slide presentasi 3 dimensi, (3) mendeskripsikan efektivitas media ajar menggunakan slide presentasi 3 dimensi. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengacu pada model pengembangan ADDIE. Subjek ujicoba adalah siswa kelas VII H di SMP Negeri 13 Banjarmasin. Data diperoleh melalui lembar validasi media, lembar keterlaksanaan , dan tes hasil belajar. Teknik analisis data menggunakan validitas, reliabilitas, dan uji gain. Hasil penelitian menunjukkan, (1) media ajar yang dinyatakan valid dengan kategori baik, (2) kepraktisan media ajar adalah terlaksana sangat baik, dan (3) efektifitas media ajar dinyatakan efektif. Simpulan penelitian adalah bahwa media ajar menggunakan slide presentasi 3 dimensi layak untuk digunakan.  Utilization of media education can help teachers to deliver lessons. Most of school learning activities included in SMP Negeri 13 Banjarmasin, based on observations conducted research revealing that in motivating students to bring a tangible object or objects hard to do in each lesson. It cause researchers to develop instructional media 3 dimensional presentation slides to overcome these problems. The purpose of this study: (1) describe the validity of instructional media using 3-dimensional presentation slides, (2) describe the practicality of teaching media using 3-dimensional presentation slides, (3) describe the effectiveness of instructional media using 3-dimensional presentation slides. This research is a development which refers to the ADDIE development model. Test subject is class of VII H SMP Negeri 13 Banjarmasin. Data obtained through the validation sheet media, sheet of feasibility, and achievement test. Data were analyzed using the validity, reliability, and gain test. The results showed, (1) instructional media to state valid by either category, (2) practicality media feasibility teaching is very good, and (3) the effectiveness of instructional media of state effective. The inference is that media teaching research using 3 dimensional presentation slides unfit for use. 
Profil Keterampilan Proses Sains Siswa dan Rancangan Pembelajaran Untuk Melatihkannya Murni, Murni
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 6, No 1 (2018): FEBRUARI 2018
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v6i1.4460

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis profil keterampilan siswa SMA di beberapa sekolah di Kabupaten Sleman Yogyakarta. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X sebanyak 163 siswa dan objek penelitian adalah keterampilan proses sains siswa. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data menggunakan tes pilihan berganda, dokumentasi, lembar observasi, dan wawancara. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan proses sains siswa berada pada katergori sedang yaitu sekitar 40% - 60%, sehingga membutuhkan perhatian khusus dari guru, terutama keterampilan menginterpretasi grafik dan merumuskan kesimpulan. Inovasi model pembelajaran 5E hypothetical deductive learning cycle dapat digunakan untuk meningkatan keterampilan proses siswa.The research was conduct to analyze the profile of science process skill of high school students at some school in Sleman District, Yogyakarta. This research was conducted using descriptive method with qualitative approach. The subjects of this study were 10th grade student as many as 163 students and the objects were students’ science process skill. Instruments used to collect data using multiple choice tests, documentations, observation sheets, and interviews. Data analysises were included data reduction, data presentation, and conclusions. The results showed that students’ science process skill were in a moderate category, ie about 40% - 60%, requiring special attention from the teachers, especially the skills of interpreting the graph and formulating conclusions. Innovation learning model 5E hypothetical deductive learning cycle can be used to improve students process skills 
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berorientasi Pemahaman Konsep Pada Materi Energi dan Perubahannya Menggunakan Model Direct Intruction (DI) Di SMP Negeri 27 Banjarmasin Z., Lestari Indra Sari; Zainuddin, Zainuddin; M., Abdul Salam
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 4, No 3 (2016): OKTOBER 2016
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v4i3.1021

Abstract

Perangkat pembelajaran yang digunakan dalam proses pembelajaran di sekolah dinilai masih kurang layak. Hal ini berpengaruh kepada rendahnya hasil belajar kognitif siswa. Untuk itu dilakukan pengembangan perangkat pembelajaran dengan menggunakan model direct instruction yang memiliki tujuan khusus: (1) Mendeskripsikan validitas perangkat pembelajaran, (2) Mendeskripsikan kepraktisan perangkat pembelajaran ditinjau dari keterlaksanaan RPP, dan (3) Mendeskripsikan efektivitas perangkat pembelajaran ditinjau dari hasil belajar kognitif siswa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengacu pada model pengembangan Dick and Carey. Instrumen yang dikembangkan berupa RPP, LKS, THB dan Materi ajar. Teknik analisis data berupa validasi perangkat pembelajaran, pengamatan keterlaksanaan RPP dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Perangkat pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan valid dengan katagori sangat baik (2) Kepraktisan perangkat pembelajaran dinilai terlaksana sangat baik, dan (3) Efektivitas perangkat pembelajaran berkategori sedang. Diperoleh simpulan bahwa perangkat pembelajaran menggunakan model direct instruction berorientasi pemahaman konsep yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran.
Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Melalui Model Inquiry Discovery Learning Terbimbing Pada Pokok Bahasan Fluida Statis Di Kelas XI IPA 4 SMAN 11 Banjarmasin Komariah, Ulul Hasan; Jamal, Muhammad Arifuddin; Misbah, Misbah Misbah
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 5, No 3 (2017): OKTOBER 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v5i3.3876

Abstract

Penerapan model pembelajaran yang kurang sesuai dengan karakteristik materi ajar berdampak terhadap rendahnya keterampilan proses sains dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran fisika. Oleh karena itu, dilakukan penelitian dengan tujuan secara umum untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa melalui model inquiry discovery learning terbimbing pada pokok bahasan fluida statis di kelas XI IPA 4 SMAN 11 Banjarmasin. Adapun tujuan penelitian secara khusus untuk mendeskripsikan: (1) keterlaksanaan rencana pelaksanaan pembelajaran, (2) keterampilan proses sains siswa, dan (3) hasil belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah PTK dengan desain Hopkins. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui observasi dan tes. Hasil instrumen penelitian menunjukkan bahwa: (1) keterlaksanaan RPP secara keseluruhan meningkat dari 77,77% (baik) menjadi 94,16% (sangat baik), (2) keterampilan proses sains siswa meningkat dari 68,75% (tidak tuntas) menjadi 90,57% (tuntas), (3) hasil belajar siswa meningkat dari 71,87% (tidak tuntas) menjadi 84,37% (tuntas). Diperoleh simpulan bahwa dengan menggunakan model inquiry discovery learning terbimbing dapat meningkatkan keterampilan proses sains siswa kelas XI IPA 4 SMAN 11 Banjarmasin.  

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2025) Vol 12, No 3 (2024) Vol 12, No 2 (2024) Vol 12, No 1 (2024) Vol 11, No 3 (2023) Vol 11, No 2 (2023) Vol 11, No 1 (2023) Vol 10, No 3 (2022): OCTOBER 2022 Vol 10, No 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): October 2020 Vol 8, No 2 (2020): JUNI 2020 Vol 8, No 1 (2020): FEBRUARI 2020 Vol 7, No 3 (2019): OKTOBER 2019 Vol 7, No 2 (2019): JUNI 2019 Vol 7, No 1 (2019): FEBRUARI 2019 Vol 6, No 3 (2018): OKTOBER 2018 Vol 6, No 2 (2018): JUNI 2018 Vol 6, No 2 (2018): JUNI 2018 Vol 6, No 1 (2018): FEBRUARI 2018 Vol 6, No 1 (2018): FEBRUARI 2018 Vol 5, No 3 (2017): OKTOBER 2017 Vol 5, No 3 (2017): OKTOBER 2017 Vol 5, No 2 (2017): JUNI 2017 Vol 5, No 2 (2017): JUNI 2017 Vol 5, No 1 (2017): FEBRUARI 2017 Vol 5, No 1 (2017): FEBRUARI 2017 Vol 4, No 3 (2016): OKTOBER 2016 Vol 4, No 3 (2016): OKTOBER 2016 Vol 4, No 2 (2016): JUNI 2016 Vol 4, No 2 (2016): JUNI 2016 Vol 4, No 1 (2016): Februari 2016 Vol 4, No 1 (2016): Februari 2016 Vol 3, No 3 (2015): Oktober 2015 Vol 3, No 3 (2015): Oktober 2015 Vol 3, No 2 (2015): Juni 2015 Vol 3, No 2 (2015): Juni 2015 Vol 3, No 1 (2015): Februari 2015 Vol 3, No 1 (2015): Februari 2015 Vol 2, No 3 (2014): Oktober 2014 Vol 2, No 3 (2014): Oktober 2014 Vol 2, No 2 (2014): JUNI 2014 Vol 2, No 2 (2014): JUNI 2014 Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014 Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014 Vol 1, No 3 (2013): Oktober 2013 Vol 1, No 3 (2013): Oktober 2013 Vol 1, No 2 (2013): Juni 2013 Vol 1, No 2 (2013): Juni 2013 Vol 1, No 1 (2013): Februari 2013 Vol 1, No 1 (2013): Februari 2013 More Issue