cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
HUMANIS
Published by Universitas Udayana
ISSN : 25285076     EISSN : 2302920X     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Jurnal online Humanis adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Sastra dan Budaya Universitas Udayana. Salah satu indikator kualitas perguruan tinggi ialah diukur dari seberapa banyak karya ilmiah yang dihasilkan dan telah dipublikasikan. Penulisan karya ilmiah harus mencerminkan budaya ilmiah seperti mengutamakan kebenaran obyektif, kejujuran, tidak memiliki unsur-unsur kecurangan atau plagiat. Penerbitan e-jurnal Humanis ini juga sesuai dengan kebijakan pimpinan Universitas Udayana (Surat Pembantu Rektor I Nomor 1915/UN14 1/DT/2012 tanggal 30 Mei 2012), yang mewajibkan mempublikasikan karya tulis ilmiah sebagai salah satu syarat kelulusan mahasiswa, yang mulai diberlakukan pada wisuda bulan November 2012.
Arjuna Subject : -
Articles 1,581 Documents
Perempuan Bali dalam Dunia Politik (Studi Kasus Pemilihan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah di Kabupaten Badung Tahun 2009, 2014 dan 2019) Ricard Galyani Silaban; Ida Ayu Putu Mahyuni; Ida Ayu Wirasmini Sidemen
Humanis Vol 25 No 4 (2021)
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (587.271 KB) | DOI: 10.24843/JH.2021.v25.i04.p14

Abstract

Balinese Hindu women are said to be laymen in politics. The patriarchal culture that is so strong in Balinese life seems to dictate that a Balinese woman only takes a domestic role and traditional rituals. This study uses the theory of existence and the theory of femenism as a basis for thinking in problems. The research method used is historical methods. The results of the study, namely the struggle of Balinese Hindu women in political activities have increased from 2009, 2014 and 2019, but if calculated globally it is still low. The factor of the involvement of Hindu Balinese women in political activities is the involvement of women in parliament. Political activities have very broad implications, such as having an impact on education, socio-culture, public policy and also having an impact on political activity itself.
The First Language Acquisition Of Tonya Walsh Yudi As An Intermarriage Child Erwita Yasinta Br. Ginting
Humanis Volume 16. No. 3. September 2016
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.42 KB)

Abstract

Setiap anak memperoleh bahasa pertama mereka dengan cara yang berbeda-beda. Itu tergantung pada kemampuan dan lingkungan dari anak tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perkembangan Tonya sebagai seorang anak kawin campur dalam memeperoleh bahasa pertamanya terutama pemerolehan kosa kata dalam bahasa inggris dan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi Tonya dalam pemerolehan bahasa. Perkembangan bahasa dibagi menjadi empat area, menurut Owens (1992) dalam bukunya yang berjudul “Language Development” dan faktor yang mempengaruhi dalam perkembangan bahasa tersebut menurut teori yang dicetuskan oleh Chomsky (1968). Hasil dari peneletian ini menunjukkan bahwa perkembangan bahasa tidak bisa dipisahkan dari perkembangan fisik, kognitif, dan sosial-emosional dari anak tersebut. Orang tua Tonya memiliki bahasa dan kebudayaan yang berbeda, itu juga mempengaruhi Tonya dalam memperoleh kosa katanya di dalam Bahasa Inggris. Selain dari kemampuan yang memang sudah dimiliki oleh Tonya sejak lahir dalam memperoleh bahasa, faktor tingkah laku orang di sekitarnya, teknologi dan program belajar di sekolahnya juga mempengaruhi Tonya dalam memperoleh kosa katanya dalam bahasa Inggris.
Ellipsis in English Coordinated Clauses in The Novel Entitled “Rowan’s Mill” by Elizabeth Walker I Dewa Ayu Ika Fransiska; Putu Weddha Savitri; Ni Wayan Sukarini
Humanis Vol 18 No 1 (2017)
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.601 KB)

Abstract

Skripsi ini berjudul “Elipsis pada Klausa Koordinatif Bahasa Inggris pada Novel Berjudul Rowan’s Mill oleh Elizabeth Walker”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis elipsis dan menganalisis terjadinya elipsis pada klausa koordinatif. Topik ini dianalisis karena sering terjadinya ambiguitas dalam menentukan unsur-unsur pada klausa yang dapat dielipsis ketika dua klausa atau lebih digabungkan. Sumber data dari penelitian ini adalah novel berjudul Rowan’s Mill oleh Elizabeth Walker. Metoda yang digunakan dalam pengumpulan data adalah metoda dokumentasi dengan teknik pencatatan. Penelitian ini menggunakan metoda deskriptif kwalitatif untuk menganalisa data yang telah terkumpul dimana data yang telah dianalisis dengan teori yang diusulkan oleh Quirk, dkk. (1972) yang dipresentasikan dengan metoda deskriptif. Ada enam jenis utama elipsis pada klausa koordinatif, yaitu: elipsis subjek, elipsis tambahan, elipsis subjek dan tambahan, ellipsis predikasi, elipsis kepala frase kata benda, dan elipsis subjek pelengkap. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semua jenis elipsis dalam novel Rowan Mill oleh Elizabeth Walker ditemukan dan elipsis subjek adalah jenis elipsis yang paling sering terjadi. Dalam klausa koordinatif, elipsis dapat terjadi pada klausa bagian pertama dan klausa berikutnya. Elipsis disebut anaforis, cataforis, atau anaforis maupun cataforis. Namun, elipsis sebagian besar anaforis dengan kemunculan item diwujudkan dalam bagian pertama dari serangkaian klausa.
Analysis of Semiotic Found in Football Shoes Advertisements I Wayan Restu Widiarta; I Dewa Ayu Devi Maharani Santika; Desak Putu Eka Pratiwi
Humanis Vol 25 No 4 (2021)
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (881.047 KB) | DOI: 10.24843/JH.2021.v25.i04.p05

Abstract

Aims in this study, first is to find out verbal and non-verbal signs found in football shoes advertisements, and second is to analyze the meaning of verbal and non-verbal signs found in football shoes advertisements. The data sources from this study were taken from the Official Account of Nike, Puma, and Adidas. This study used the descriptive qualitative method. The data were analyzed based on the theory proposed by Saussure (1983) about sign elements, the theory from Barthes (1964) about the meaning of signs, and the supporting theory from Cerrato (2012) to analyze the color terms. The result of this study showed the advertisements used the written texts as the verbal signs and the color choice and picture of advertisements as non-verbal signs. These signs also contained denotative and connotative meanings to make a good combination to attract the attention of readers.
TEKS KRÉMATORIUM, ANGGOTA DEWAN, SUNDEL TANAH, NYINGNYING, DAN LULUS DALAM PUPULAN SATUA BALI MODERN SUNDEL TANAH ANALISIS AMANAT I Komang Widi Adnyana; I Made Suryati; Tjokorda Istri Agung Mulyawati
Humanis Volume 16. No. 2. Agustus 2016
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.334 KB)

Abstract

This research entitled “Teks Krematorium, Anggota Dewan, Sundel Tanah, Nyingnying, dan Lulus Analisis Amanat”. It used structural theory based on the structure and instruction. This research has function to describe the structure that set up Teks Krematorium, Anggota Dewan, Sundel Tanah, Nyingnying, dan Lulus, and to analyze the instruction appeared on the Satua Bali Modern Krematorium, Anggota Dewan, Sundel Tanah, Nyingnying dan Lulus. The method used in the process of providing data was gathering method by using record-keeping and translating techniques. On the process of analyzing data, this research used qualitative method. It was supported by analytical-descriptive technique. On the process of analyzing data, the writer used informal method with deductive-inductive techniques. The result shows that: (1) there are six components of structural analysis that set up Teks Krematorium, Anggota Dewan, Sundel Tanah, Nyingnying, dan Lulus, such as incident, plot, characters, characterization, setting, theme, and the instruction was analyzed on the different sub-chapter. The plot of Teks Krematorium, Anggota Dewan, Sundel Tanah, Nyingnying, dan Lulus are return-back and progressive plot. Besides, the characters and characterization can be seen through the existence of prominent figure from the physiological, sociological, psychological sides with the socio-critical theme on the setting of place, time and situation. (2) The instruction appeared Satua Bali Modern Krematorium, Anggota Dewan, Sundel Tanah, Nyingnying dan Lulus are on: the instruction of solution, introspection, karmaphala and good leadership.
A Semiotic Study: Understanding Otaku Culture of Tsundere Meme Anak Agung Putri Laksmi Dewi
Humanis Vol 18 No 1 (2017)
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.346 KB)

Abstract

Artikel ini membahas tentang makna dari sebuah meme yang dikenal dengan nama tsundere. Tsundere tersebut memiliki arti “kasar yang berubah menjadi halus”, yang mana terinspirasi dari sebuah fenomena media social sebagai wujud perkembangan tekhnologi internet. Fenomena tersebut juga muncul dari adanya budaya Jepang yang dikenal dengan sebutan otaku, yang mana hanya mencari informasi anime dan manga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan makna secara simbol, ikon dan indeks yang membentuk makna dua jenis tsundere yang menyebar dan menjadi bahan pembicaraan di dunia maya, khususnya dalam ranah anime dan manga. Penelitian ini menerapkan teori Semiotik dari Saussurean (1974) dan pengertian makna simbol, ikon dan indeks yang dikemukakan Chandler (2001) melalui teori milik Pierce, untuk membahas makna simbol. Metode yang digunakan adalah metode dokumentasi dalam pengumpulan data. Data-data yang telah terkumpul kemudian dianalisis dengan metode kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa semua simbol dalam meme tsundere tersebut memiliki arti cinta; ikon dalam meme tsundere memperlihatkan arti mimic wajah karakter; dan indeks dari meme tsundere adalah perbedaan jenis kelamin dari karakter dalam meme. Makna sebenarnya dari meme tsundere tersebut ditunjukkan dengan adanya simbol, ikon dan indeks dan memberikan pengertian umum tentang tsundere itu sendiri.
SUBSTITUTION AS A COHESIVE DEVICE IN THE DIALOGUE OF THE DRAMA PYGMALION I Wayan Paramartha
Humanis Volume 4. No. 3. September 2013
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.886 KB)

Abstract

Penelitian ini bejudul “Substitution as Cohesive Devices in the Dialogue of the DramaPygmalion”. Sumber data yang diambil berasal dari buku drama Pygmalion yang ditulisoleh Bernard Shaw. Makalah ini menganalisis dan menduskusikan tentang jenis-jenissubstitusi yang terdapat pada dialog dan tujuan dari penggunaan substitusi tersebut.Alasan memilih drama Pygmalion karena drama tersebut sering digunakan dalambelajar bahasa Inggris dan sangat menarik untuk dianalisis. Teori utama yang digunakanuntuk menganalisa data dalam penelitian ini adalah teori Cohesion oleh M.A.K Hallidaydan Ruqaiya Hasan di dalam buku mereka yang berjudul Cohesion in English (1976),yang mengklasifikasi substitusi menjadi tiga jenis, yaitu: substitusi nominal, substitusiverbal dan substitusi clausal. Dari hasil analisa ditemukan bahwa jenis-jenis substitusiyang terdapat pada dialog drama Pygmalion adalah substitusi nominal, substitusi verbaldan substitusi clausal dan substitusi tersebut menyebabkan dialog menjadi koheren. Darihasil analisa pembaca akan mengerti tentang jenis-jenis substitusi, jadi pembaca akanmemahami tujuan dari penggunaan jenis-jenis substitusi di dalam drama tersebut.
Pengaruh Narasi pada Seni Lukis Tradisi Bali: Studi Bahasa Rupa Lukisan Wayang Kamasan dan I Ketut Gede Singaraja Dewa Gede Purwita
Humanis Vol 25 No 4 (2021)
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (837.69 KB) | DOI: 10.24843/JH.2021.v25.i04.p10

Abstract

Traditional Balinese painting elements contain narrative, illustrative, figurative, functional, these formed the structure of Balinese art which is closely related to the existence of the text as the background of its creation. This study aims to read the influence caused by narrative as things that affect the “wimba” and the “cara wimba” in traditional Balinese painting which is focused on Sutasoma's painting in the Kamasan painting style in Bale Kambang Kerta Gosa, Klungkung and the painting of Prabu Salya by I Ketut Gede Singaraja. This research method uses a qualitative art research with analytical descriptive, the theory used as an analysis is the system namely Ruang-Waktu-Datar from the theory of Bahasa Rupa. The results of the analysis show that the narrative forms a system of procedures for depicting traditional Balinese paintings which can be seen from the way the perspective is applied from various sides, the pattern of depiction of figures that replace facial expressions with gestures, as well as the presence of a symbolic time dimension. Through reading with the Ruang-Waktu-Datar, it is found that traditional Balinese paintings are influenced by narratives that are very strongly reflected in their language of appearance.
MUSIK INDIEBAGI KALANGAN REMAJA DI KOTA DENPASAR Studi Tentang Antropologi Kesenian I Dewa Gede Kusuma
Humanis Volume 4. No. 1. Juli 2013
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (42.009 KB)

Abstract

This research entitled "Indie Music for Teenagers in Denpasar" with theproblems of study: 1) how the profile of Indie music in Denpasar is, 2) the factors ofteenagers in Denpasar like Indie music, 3) how Indie music on the implications of thebehaviour of teenagers in Denpasar. The foundation of theory used in this research is thetheory of the function of Alan P. Merriam and the aesthetic theory of Beardsley. Thisresearch is qualitative research approach. The informants in this research consist of 6bands and 6 teenagers that is specified by pusposive sampling.The results of the study are: 1) the profile of Indie music in Denpasar isembodied in the form of the band, which until now research amounted 78 Indie bands.Indie music in Denpasar can not be released from the culture background of Balineseartistic activity since childhood honed by sekaa-sekaa or artistic activity groups, 2 Indiemusic is able to provide entertainment, creativity and expression of teenagers. Indiemusic entertainment provides the space of teenagers creativity in music form and torefine the soul through music. 3) the implications of Indie music to teenagers behaviour,in a positive youth increasingly creative and innovative as well as fostering the spirit ofIndie music to be an entrepreneur because through growing creative economy efforts inthe field of sound system, clothing and merchaindase, while the negative implications areteenagers forget traditional art, the affected alcohol and tattoo culture.
CULTURAL TERMS IN THE OLD MAN AND THE SEA AND THEIR TRANSLATIONS IN LELAKI TUA DAN LAUT I Putu Eko Suputra
Humanis Volume 3. No. 2. Mei 2013
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.978 KB)

Abstract

Jurnal ini berjudul “Cultural Terms In The Old Man and The Sea and TheirTranslation In Lelaki Tua dan Laut”. Tujuan dari penelitian ini adalah untukmenggambarkan dan menjelaskan istilah-istilah Budaya yang ditemukan dalam The OldMan And The Sea.Sumber data dalam tulisan ini diambil dari novel berjudul The OldMan And The Sea yang ditulis oleh Ernest Hemingway, pada tahun 1951 di Kuba danditerbitkan pada tahun 1952 dan versi Indonesia Lelaki Tua Dan Laut diterjemahkanoleh Yuni Kristianingsih Pramudhaningrat. Data tersebut dikumpulkan denganmenggunakan metodedokumentasi.Data ini diklasifikasikan menggunakan jenis IstilahBudaya yang dikemukakan oleh Newmark (1988).Berdasarkan hasil penelitian ini, ada lima jenis Istilah Budaya yangdikemukakan oleh Newmark (1988) yang ditemukan dalam novel The Old Man And TheSea, mereka adalah: Ekologi (flora, fauna, bukit, angin, dataran); budaya materi(makanan, pakaian, rumah, dan kota-kota, transportasi), budaya sosial (kerja danliburan), organisasi Bea Cukai, Kegiatan, Prosedur, Konsep (Politik dan administrasi,agama, seni), gerak tubuh dan kebiasaan.

Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 28 No 4 (2024) Vol 28 No 3 (2024) Vol 28 No 2 (2024) Vol 28 No 1 (2024) Vol 27 No 4 (2023) Vol 27 No 3 (2023) Vol 27 No 2 (2023) Vol 27 No 1 (2023) Vol 26 No 4 (2022) Vol 26 No 3 (2022) Vol 26 No 2 (2022) Vol 26 No 1 (2022) Vol 25 No 4 (2021) Vol 25 No 3 (2021) Vol 25 No 2 (2021) Vol 25 No 1 (2021) Vol 24 No 4 (2020) Vol 24 No 3 (2020) Vol 24 No 2 (2020) Vol 24 No 1 (2020) Vol 23 No 4 (2019) Vol 23 No 3 (2019) Vol 23 No 2 (2019) Vol 23 No 1 (2019) Vol 22 No 4 (2018) Vol 22 No 3 (2018) Vol 22 No 2 (2018) Vol 22 No 1 (2018) Vol 21 No 1 (2017) Vol 20 No 1 (2017) Vol 19 No 1 (2017) Vol 18 No 1 (2017) Vol 17 No 3 (2016) Volume 17. No. 2. Nopember 2016 Volume 17. No. 1. Oktober 2016 Volume 16. No. 3. September 2016 Volume 16. No. 2. Agustus 2016 Volume 16. No. 1. Juli 2016 Volume 15. No.3. Juni 2016 Volume 15. No.2. Mei 2016 Volume 15. No.1. April 2016 Volume 14. No.3. Maret 2016 Volume 14. No.2. Pebruari 2016 Volume 14. No.1. Januari 2016 Volume 13. No.3. Desember 2015 Volume 13. No.2. Nopember 2015 Volume 13. No.1. Oktober 2015 Volume 12. No.3. September 2015 Volume 12. No.2. Agustus 2015 Volume 12. No.1. Juli 2015 Volume 11. No3. Juni 2015 Volume 11. No2. Mei 2015 Volume 11. No 1. April 2015 Volume 10. No 3. Maret 2015 Volume 10. No 2. Februari 2015 Volume 10. No 1. Januari 2015 Volume 9. No. 3. Desember 2014 Volume 9. No. 2. November 2014 Volume 9. No. 1. Oktober 2014 Volume 8. No. 3. September 2014 Volume 8. No. 2. Agustus 2014 Volume 8. No. 1. Juli 2014 Volume 7. No. 3. Juni 2014 Volume 7. No. 2. Mei 2014 Volume 7. No. 1. April 2014 Volume 6. No. 3. Maret 2014 Volume 6. No. 2. Februari 2014 Volume 6. No. 1. Januari 2014 Volume 5. No. 3. Desember 2013 Volume 5. No. 2. November 2013 Volume 5. No. 1. Oktober 2013 Volume 4. No. 3. September 2013 Volume 4. No. 2. Agustus 2013 Volume 4. No. 1. Juli 2013 Volume 3. No. 3. Juni 2013 Volume 3. No. 2. Mei 2013 Volume 3. No. 1. April 2013 Volume 2. No. 3. Maret 2013 Volume 2. No. 2. Pebruari 2013 Volume 2. No. 1. Januari 2013 Volume 1. No. 2. Desember 2012 Volume 1. No. 1. November 2012 More Issue