cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
HUMANIS
Published by Universitas Udayana
ISSN : 25285076     EISSN : 2302920X     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Jurnal online Humanis adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Sastra dan Budaya Universitas Udayana. Salah satu indikator kualitas perguruan tinggi ialah diukur dari seberapa banyak karya ilmiah yang dihasilkan dan telah dipublikasikan. Penulisan karya ilmiah harus mencerminkan budaya ilmiah seperti mengutamakan kebenaran obyektif, kejujuran, tidak memiliki unsur-unsur kecurangan atau plagiat. Penerbitan e-jurnal Humanis ini juga sesuai dengan kebijakan pimpinan Universitas Udayana (Surat Pembantu Rektor I Nomor 1915/UN14 1/DT/2012 tanggal 30 Mei 2012), yang mewajibkan mempublikasikan karya tulis ilmiah sebagai salah satu syarat kelulusan mahasiswa, yang mulai diberlakukan pada wisuda bulan November 2012.
Arjuna Subject : -
Articles 1,581 Documents
PERKAWINAN EKSOGAMI RANG PADA MASYARAKAT DESA INELIKA, KECAMATAN BAJAWA KABUPATEN NGADA, NUSA TENGGARA TIMUR Timoteus Cun Bay
Humanis Volume 10. No 1. Januari 2015
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (45.469 KB)

Abstract

Marriage is a transitional period in human life. Ngada society’s marital system inInelika village based rang (social strata) that are inherited form generation to generation.Over the times, where rang existence changed so that there was marital exogamy rang. Theaim of this research is to explore the ideal marriage of Ngada society in Inelika village, thepatterns of endogamy and exogamy marriage rang, and the implications and the factors thatinfluence marital exogamy rang. The data used in the this study is qualitative data with theprimary and secondary data source. The theory used in this study is the structural functionaltheory of Talcot Parson,s is well known paradigm of four functions, namely AGIL andRobert K. Merton’s theory of real functions (manifest) and the function hidden (latent).Theconcepts of this research is, marriage, exogamy rang, and marital exogami rang.Ngada society’s ideal marriage in Inelika village is endogamy rang and this revealedin the phrase buri peka naja logo bei ube. The process of marital endogamy rang namely,papa moni tewe nenu, and zeza. Marital exogamy rang in Inelika village is influenced bymedia technology factors, the absence of cultural transmission, and a shift in values andnorms in society. Marital exogamy has impliclations for the rigts and obligation of the peoplein the Ngada society in Inelika village.
The Three Dimensions Of The Main Character In “Snow White And The Huntsman” Movie Script Luh Wulan Astarin; I Gede Putu Sudana; Sang Ayu Isnu Maharani
Humanis Volume 16. No. 3. September 2016
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.247 KB)

Abstract

Studi yang berjudul The Three Dimensions of the Main Character in “Snow White and the Huntsman” Movie Script fokus menganalisa tiga dimensi yaitu fisiologis, psikologis dan sosiologis dari Snow White sebagai karakter utama. Studi ini juga menganalisis hubungan antara tiga dimensi, yaitu dimensi fisiologis dan psikologis, psikologis dan sosiologis, serta sosiologis dan fisiologis. Tujuan studi ini adalah menganalisis tiga dimensi dan hubungan ketiganya. Ada tiga teori yang digunakan sebagai referensi dalam studi ini. Teori pertama mengadopsi buku berjudul Theory of Literature oleh Wellek dan Warren (1955). Teori kedua Practical Psychology oleh Karl S. Bernhardt (1953). Teori ketiga Theory of Sociology: An Introduction oleh Roucek dan Warren (1963). Hasil studi ini menunjukkan bahwa dari dimensi fisiologis, Snow White digambarkan sebagai wanita dewasa yang cantik. Dimensi psikologis, Snow White digambarkan sebagai gadis yang berhati tulus. Dimensi sosiologis, Snow White digambarkan sebagai seseorang dengan kepribadian pemimpin. Hubungan antara dimensi fisiologis dan psikologis Snow White adalah kecantikan wajahnya sejalan dengan kebaikannya. Hubungan antara dimensi psikologis dan sosiologis adalah bahwa ia menggabungkan kepribadiannya yang dapat meyakinkan orang dan sikapnya yang tidak pernah mudah menyerah. Hubungan antara dimensi sosiologis dan fisiologis dilihat dari kasta dan usia. Snow White mendapat kasta sebagai seorang putri ketika dia masih kecil dan menjadi ratu ketika dia dewasa.
THE NOMINALIZING SUFFIXES FOUND IN JOHN GREEN’S NOVEL “THE FAULT IN OUR STARS” Ni Made Vidia Dwi Antari; Ketut Artawa; Ni Ketut Sri Rahayuni
Humanis Volume 16. No. 2. Agustus 2016
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.609 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul The Nominalizing Suffixes Found in John Green’s Novel “The Fault in Our Stars”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi akhiran yang membentuk kata benda serta menjelaskan fungsi dan maknanya dalam kalimat. Data diambil dari sebuah novel yang ditulis oleh John Green berjudul The Fault in Our Stars diterbitkan di New York oleh Dutton Books di tahun 2012. Teori utama yang digunakan adalah teori yang dikemukakan oleh Quirk (1973) tentang proses afiksasi. Sebagai tambahan, penelitian ini juga menggunakan teori terkait yang dikemukakan oleh Bauer (1983), Katamba (1993), dan Frank (1972). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat tujuh akhiran “class maintaining” dari kelas kata benda seperti akhiran –hood, -ship, -er, -ism, -ist, -ess, and –ette. Namun, dalam akhiran “class changing” terdapat sembilan akhiran dari kelas kata kerja menjadi kata benda seperti akhiran –ation, -al, -er/-or, -ment, -ure, -ant, -ion, -ing, -ence/-ance, dan dari kelas kata sifat menjadi kata benda seperti akhiran –ness, -cy, -ity, -dom, dan –th.
Language Functions Used by Taxi Drivers in Sanur Beach I Komang Suka Lastara; I Made Winaya
Humanis Vol 20 No 1 (2017)
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (682.53 KB)

Abstract

Topik yang dibahas dalam makalah ini berkaitan dengan Fungsi Bahasa yang Digunakan oleh Pengemudi Taksi di Pantai Sanur dilihat dari konteks situasi. Topik ini dipilih karena fungsi bahasa yang digunakan oleh supirtaksi di pantai Sanur rutinitas sehari-hari untuk mengangkat penumpang ketempat tujuan. Analisis difokuskan pada dua masalah utama. Apa jenis fungsi bahasa yang digunakan oleh supir taksi di Pantai Sanur, ekspresi apa yang digunakan dalam percakapan sopir taksi di Pantai Sanur ?.Teori utama yang digunakan untuk menganalisa data diambil dari teori Function dalam bahasa Inggris yang diajukan oleh John Blundell (1982). Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif, untuk mengetahui jenis fungsi bahasa. Hasil penelitian menunjukkan ada beberapa jenis fungsi bahasa yang digunakan oleh supir taksi di pantai Sanur, saat pengemudi dan penumpang melakukan percakapan. Temuan tersebut menunjukkan bahwa pengemudi mampu mengekspresikan dan menggunakan fungsi bahasa yang terkait dengan situasi di mana mereka berada, dan siapa yang mereka ajak bicara. Apalagi mereka mampu membuat komunikasi dipahami satu sama lain. Menurut penelitian, ungkapan yang digunakan oleh pengemudi sebagian besar terkait dengan kesalahan tata bahasa. Keadaan ini bias disebabkan oleh kurangnya pengetahuan pengemudi sebagai responden dalam tata bahasa, pendidikan dasar mereka, atau pengalaman mereka atau terkadang mereka tetap dipengaruhi oleh bahasa ibu mereka.
POLITENESS STRATEGIES USED BY THE MAIN CHARACTERS IN THE MOVIE “THE GREAT GATSBY” Nyoman Agus Trimandala; I Nyoman Udayana; Yana Qomariana
Humanis Volume 16. No. 2. Agustus 2016
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.458 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul “Politeness Strategies Used by The Main Characters in The Movie The Great Gatsby” yang difokuskan pada analisis stereotip gender dan kesopanan dalam bahasa , terutama pada jenis-jenis nya dan faktor-faktor yang mempengaruhi hal-hal tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui berbagai macam jenis kesopanan dalam berbahasa dan stereotip gender yang menjelaskan sifat karakter utama dalam film ini kemudian yang dilanjutkan dengan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi karakter tersebut dalam film berjudul "The Great Gatsby".Analisis jenis kesopanan berbahasa dalam penelitian ini didasarkan pada teori Brown dan Levinson (1978) dalam bukunya yang berjudul kesopanan dalam penggunaan bahasa dan teori Rosenkrantz di Brannon (1996, 1974 ) yang terkait dengan stereotip gender (Brannon, Linda 1996. Jenis Kelamin: Perspektif Psikologis Boston: Allyn dan Bacon.). Analisis dalam penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat tiga jenis strategi kesopanan dalam bahasa yang ditemukan dalam data yaitu kesopanan dalam positif, kesopanan dalam negatif, dan catatan strategi waktu. Dan antara tokoh satu dengan yang lainnya memiliki watak yang berbeda-beda. Kemudian beberapa faktor pun berpengaruh terhadap hal tersebut yaitu hasil yang dalam, keadaan, integrasi penilaian hasil dan bobot risiko dalam pilihan strategi.
Ijtihad Kemanusiaan MDMC dalam Menghadapi Pandemi Covid-19 di Indonesia Hasan Sadikin Muis
Humanis Vol 25 No 4 (2021)
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (751.257 KB) | DOI: 10.24843/JH.2021.v25.i04.p11

Abstract

This study was conducted to determine the sociological impact of MDMC's humanitarian ijtihad in dealing with the Covid-19 pandemic in Indonesia. This research is qualitative by using a phenomenological study of the phenomenon under study, namely by expressing problems, presenting data, analyzing data, and obtaining data through observation either through literature study or directly. The results of this study indicate that MDMC's social care, and solidarity are marked by the establishment of the Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) to fight the Covid-19 pandemic both medically, and outside the medical realm. Muhammadiyah as a religiosity-based community organization takes on a responsible role in responding to the reality of the Covid-19 pandemic with several steps, namely: revitalizing theological rituals, canceling the association's strategic agenda, and engineering learning techniques. These steps are MDMC's humanitarian ijtihad transformed in the face of the Covid-19 pandemic in Indonesia.
Form And Meaning Of English Jargon In Andrew Kramer’s Keynote Speech At After Effect World Conference 2014 I Gede Juniasta Datah; Ni Luh Putu Krisnawati; Ida Ayu Made Puspani
Humanis Volume 16. No. 3. September 2016
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.014 KB)

Abstract

Ada banyak istilah dalam bahasa Inggris yang muncul dalam sepuluh tahun terakhir ini. Hal ini tidak dapat dipisahkan dari kontribusi hobi atau profesi tertentu. Hobi dan profesi tersebut dengan cepatnya memproduksi jargon untuk menamai konsep-konsep baru dalam bidangnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembentukan kata apa saja yang berkontribusi dalam pembentukan jargon, dan menjelaskan makna istilah berdasarkan konteksnya. Jenis-jenis proses pembentukan kata dikelompokkan berdasarkan teori dari Yule (2006), sedangkan teori dari Louw (1991) digunakan dalam menemukan makna-makna dari jargon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 107 jargon ditemukan. Dalam penelitian ini juga ditemukan ada 8 proses pembentukan kata yang berkontribusi dalam pembentukan jargon, sedangkan makna kontekstual jargon dalam penelitian ini cenderung lebih spesifik bahkan berbeda dari makna leksikalnya.
THE INTENDED MEANING OF “SMURF” WORDS IN THE SMURFS MOVIE SCRIPT Dhia Tinya Diparadara
Humanis Volume 7. No. 2. Mei 2014
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (20.77 KB)

Abstract

Analisis wacana tidak hanya sekadar menggambarkan struktur tulisan, karena tidak hanya teks, tetapi juga bentuk interaksi sosial: pembicara dan pendengar, dan pembaca dan penulis, sehingga analisis wacana arti yang dimaksud digunakan sebagai topik utama penelitian ini. Penelitian ini mencoba untuk mengetahui analisis wacana dan arti tersebut yang diungkapkan oleh para karakter dalam sebuah film berjudul "The Smurfs". Studi ini mengkaji bahasa tertulis yang bersumber dari skrip film tersebut. Dalam melakukan penelitian ini, pendekatan kualitatif-deskriptif digunakan dan menjadi instrumen sehingga data dapat dikumpulkan dan dianalisis. Data diambil dari Script Film berjudul The Smurf. Dalam analisis, kejadian dari "Smurf" kata yang mewakili makna yang berbeda satu sama lain. Penelitian ini difokuskan pada pembahasan mengenai arti yang dimaksud dari "Smurf" dan alasan bagaimana penonton film mengerti tentang arti "Smurf" dalam dialog Film. Proses penafsiran seorang pembicara atau penulis yang dimaksudkan makna dalam memproduksi wacana melibatkan pengetahuan tentang dunia (fakta tentang dunia) berdasarkan teori frame, skrip dan skema menentukan kesimpulan yang akan dibuat. Skrip film ini mengandung sedikit bahasa formal untuk menghubungkan setiap ucapan dari satu adegan ke adegan lain, mereka tidak kohesif, tapi masih koheren. Pembaca membuat setiap usaha menafsirkan arti dari skrip film dengan bekerja pada aspek koherensi disarankan oleh Brown dan Yule. Penonton tidak akan dapat memahami makna dari filmnya tanpa adanya faktor yang terintegrasi ke dalam satu kesatuan.
Colonial Anxiety Through Literary Signifier Edward Owen Teggin
Humanis Vol 25 No 4 (2021)
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.892 KB) | DOI: 10.24843/JH.2021.v25.i04.p02

Abstract

This article seeks to broaden the ongoing debate surrounding the nature and structure of colonial anxiety by incorporating elements of literary discussion into the conversation. It is a commonly experienced problem that the current definition of colonial anxiety is not mutable, and is often viewed as a singular indivisible whole. This, of course, cannot be the case due to the inherent links between anxiety generally, and its sub-set “colonial anxiety”. Whilst there are many methods of examining colonial anxiety, the current study seeks to examine the problem through literature. The investigation will examine George Orwell’s Burmese Days and Multatuli’s Max Havelaar as core texts. Whilst Orwell’s anti-imperial feelings have been well publicized, as has Multatuli’s anti-colonial standpoint, the notion that they were individual colonial servants who likely, it is argued, suffered from colonial anxiety, has not. Also crucial to the discussion will be the attempt to more fully integrate diverse regions such as Burma and Indonesia into the wider debate on colonial anxiety.
SIKSA BATIN DALAM CINTA SEGITIGA: ANALISIS PSIKOLOGI SASTRA NOVEL CINTA DI ANTARA DUA PRIA Faridh Maulana S
Humanis Volume 7. No. 1. April 2014
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (24.578 KB)

Abstract

The purpose of this research is a novel written together by three authors, namely Putra Gara, Reni Erina and Mayoko Aiko with the title Cinta di Antara Dua Pria. This was chosen because all the characters in the novel has a very prominent psychological dilemma. There is the purpose of this study, the first to find out and describe the elements of plot and character in analyzing this novel, the second is to find out and describe the psychological aspects of the character. The theory used in this research is the theory of the structure of personality. The findings of this research show that people who have a strong personality to be able to deal with problems in life.

Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 28 No 4 (2024) Vol 28 No 3 (2024) Vol 28 No 2 (2024) Vol 28 No 1 (2024) Vol 27 No 4 (2023) Vol 27 No 3 (2023) Vol 27 No 2 (2023) Vol 27 No 1 (2023) Vol 26 No 4 (2022) Vol 26 No 3 (2022) Vol 26 No 2 (2022) Vol 26 No 1 (2022) Vol 25 No 4 (2021) Vol 25 No 3 (2021) Vol 25 No 2 (2021) Vol 25 No 1 (2021) Vol 24 No 4 (2020) Vol 24 No 3 (2020) Vol 24 No 2 (2020) Vol 24 No 1 (2020) Vol 23 No 4 (2019) Vol 23 No 3 (2019) Vol 23 No 2 (2019) Vol 23 No 1 (2019) Vol 22 No 4 (2018) Vol 22 No 3 (2018) Vol 22 No 2 (2018) Vol 22 No 1 (2018) Vol 21 No 1 (2017) Vol 20 No 1 (2017) Vol 19 No 1 (2017) Vol 18 No 1 (2017) Vol 17 No 3 (2016) Volume 17. No. 2. Nopember 2016 Volume 17. No. 1. Oktober 2016 Volume 16. No. 3. September 2016 Volume 16. No. 2. Agustus 2016 Volume 16. No. 1. Juli 2016 Volume 15. No.3. Juni 2016 Volume 15. No.2. Mei 2016 Volume 15. No.1. April 2016 Volume 14. No.3. Maret 2016 Volume 14. No.2. Pebruari 2016 Volume 14. No.1. Januari 2016 Volume 13. No.3. Desember 2015 Volume 13. No.2. Nopember 2015 Volume 13. No.1. Oktober 2015 Volume 12. No.3. September 2015 Volume 12. No.2. Agustus 2015 Volume 12. No.1. Juli 2015 Volume 11. No3. Juni 2015 Volume 11. No2. Mei 2015 Volume 11. No 1. April 2015 Volume 10. No 3. Maret 2015 Volume 10. No 2. Februari 2015 Volume 10. No 1. Januari 2015 Volume 9. No. 3. Desember 2014 Volume 9. No. 2. November 2014 Volume 9. No. 1. Oktober 2014 Volume 8. No. 3. September 2014 Volume 8. No. 2. Agustus 2014 Volume 8. No. 1. Juli 2014 Volume 7. No. 3. Juni 2014 Volume 7. No. 2. Mei 2014 Volume 7. No. 1. April 2014 Volume 6. No. 3. Maret 2014 Volume 6. No. 2. Februari 2014 Volume 6. No. 1. Januari 2014 Volume 5. No. 3. Desember 2013 Volume 5. No. 2. November 2013 Volume 5. No. 1. Oktober 2013 Volume 4. No. 3. September 2013 Volume 4. No. 2. Agustus 2013 Volume 4. No. 1. Juli 2013 Volume 3. No. 3. Juni 2013 Volume 3. No. 2. Mei 2013 Volume 3. No. 1. April 2013 Volume 2. No. 3. Maret 2013 Volume 2. No. 2. Pebruari 2013 Volume 2. No. 1. Januari 2013 Volume 1. No. 2. Desember 2012 Volume 1. No. 1. November 2012 More Issue