cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 227 Documents
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING DENGAN MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU KELAS VIII SMP NEGERI 1 INGIN JAYA Edi Yuswar; Alamsyah Taher; Thamrin Kamaruddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 4 (2017): November 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.749 KB)

Abstract

Model pembelajaran merupakan rancangan dasar bagi seorang guru untuk meningkatkan partisipasi siswa dalam belajar. Diantara model pembelajaran adalah model student facilitator and explaining dan model think talk write. Kedua model pembelajaran ini menjadikan siswanya untuk dapat berperan aktif dalam kelompok, melatih cara berfikir siswa dan melatih keberanian siswa dalam menyampaikan pendapat. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah hasil belajar IPS Terpadu dengan menggunakan model pembelajaran student facilitator and explaining lebih baik dari pada dengan menggunakan model think talk write dengan berbantuan media gambar pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Ingin Jaya. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah hasil belajar IPS Terpadu menggunakan model pembelajaran student facilitator and explaining lebih baik daripada dengan menggunakan model pembelajaran think talk write dengan berbantuan media gambar pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Ingin Jaya. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 63 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling, yang menjadi sampel yaitu siswa kelas VIII-A berjumlah 21orang dan siswa kelas VIII-B berjumlah 20 orang. Teknik pengumpulan data dengan cara memberikan test kepada peserta didik, tes terdiri dari pre-test dan post-test. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan rumus uji-t. Hasil perhitungan diperoleh thitung = 3,67 dan ttabel pada taraf signifikansi 5% dan dk = 39 yaitu 1,67. Maka thitung ttabel sehingga Ha diterima. Simpulan yang dapat diambil adalah hasil belajar IPS Terpadu dengan menggunakan model pembelajaran student facilitator and explaining lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran think talk writeberbantuan media gambar pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Ingin Jaya.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VII SMPN 2 BANDA ACEH Raihan Zakia; Alamsyah Taher; . Hasmunir
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 4 (2017): November 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (749.863 KB)

Abstract

Model team assisted individualization merupakan team assisted individualization ialah para siswa masuk kelas dengan pengetahuan, kemampuan, dan motivasi yang sangat beragam. Media audio visual merupakan media yang berupa unsur gambar dan suara yang menggunakan teknologi audio visual untuk penyampaian bahan pembelajaran dengan memakai mesin-mesin mekanis serta elektronik untuk memberikan pesan-pesan audio visual. Tujuan penelitian untuk diketahui: (1) Meningkatkan belajar siswa; (2) kegiatan guru dan siswa; (3) Kemampuan guru memanajemen pembelajaran; (4) tanggapan siswa terhadap tipe  pembelajaran team assisted individualization dengan bantuan media audio visual. Hasil pengujian menunjukkan yaitu (1) Persentase tuntasnya secara individual naik  dari 13 siswa yang berhasil pada tahap 1, 18 siswa tuntas pada tahap 2, dan 24 tuntas pada tahap 3, persentase ketuntasan klasikal pun naik dari 50% pada tahap pertama, 70% pada tahap kedua, serta 90% pada tahap ketiga; (2) Aktivitas guru dan siswa meningkat menjadi sesuai dengan persentase waktu ideal; (3) Keterampilan guru meningkat dari perolehan skor 2,30 di tahap satu dengan kategori sedang, skor 2,97 di tahap dua dengan kategori baik, dan 3,45 di tahap tiga dengan kategori baik. Simpulan penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran team assisted individualization berbantuan media audio visual dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS Terpadu kelas VII/2 SMP Negeri 2 Banda Aceh dalam bahan pembelajaran dinamika interaksi manusia
HUBUNGAN PENGGUNAAN YOUTUBE SEBAGAI SUMBER BELAJAR DAN KETERAMPILAN MEMBACA PETA DENGAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 17 BANDA ACEH Cut Dina Oktavia; Abdul Wahab Abdi; Daska Azis
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 4 (2017): November 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.223 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul hubungan penggunaan youtube sebagai sumber belajar dan keterampilan membaca peta dengan hasil belajar IPS Terpadu Siswa Kelas VIII SMP Negeri 17 Banda Aceh. Rumusan masalah dalam penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan youtube sebagai sumber belajar dan keterampilan membaca peta dengan hasil belajar IPS Terpadu Siswa Kelas VIII SMP Negeri 17 Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi.  Populasinya adalah siswa Kelas VIII SMP Negeri 17 Banda Aceh yg berjumlah 223 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling, sebanyak 20% dari populasi maka sampel berjumlah 45 siswa. Teknik pengumpulan data melalui angket dan tes, data diolah dengan analisis korelasi ganda. Berdasarkan pengolahan data, hasil korelasi untuk masing-masing variabel menggunakan rumus Product Moment Pearson diperoleh , , dan . Artinya nilai hubungan paling tinggi terdapat pada . Selnjutnya untuk melihat hubungan ,  dengan  secara bersama-sama menggunakan rumus Korelasi Ganda diperoleh . Artinya terdapat korelasi sedang yaitu berada pada interval 0,40-0,599. Nilai koefisien determinasi ganda diperoleh sebesar 16,81% dan uji signifikansi diperoleh  atau 8 3,22. Penghitungan regresi linear berganda diperoleh nilai regresi . Berdasarkan hasil uji signifikansi maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis akhir penelitian ini terima , yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan youtube sebagai sumber belajar dan keterampilan membaca peta dengan hasil belajar IPS Terpadu Siswa Kelas VIII SMP Negeri 17 Banda Aceh, khususnya pada materi peta (kondisi geografis negara ASEAN).
ANALISIS SOAL IPS TERPADU KELAS VII DI SMP NEGERI KABUPATEN ACEH BESAR Uswatul Munira; . Hasmunir; Mirza Desfandi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.751 KB)

Abstract

Evaluasi dilakukan untuk mengetahui tingkat kemampuan dan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran yang telah diberikan. Alat evaluasi dikatakan memenuhi kriteria tes yang baik apabila dapat mengukur kemampuan siswa dan memenuhi syarat baik buruknya suatu tes. Untuk itulah diperlukan menganalisis butir soal suatu tes, untuk mengetahui kualitas tes tersebut. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana kualitas soal IPS Terpadu kelas VII di SMP Negeri Kabupaten Aceh Besar. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas soal IPS Terpadu kelas VII di SMP Negeri Kabupaten Aceh Besar berkualitas baik. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekataan kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan ditiga SMP Negeri Kabupaten Aceh Besar yaitu SMP Negeri 1 Peukan Bada, SMP Negeri 1 Ingin Jaya, dan SMP Negeri 1 Lembah Seulawah.  Sampel penelitian ini siswa kelas VII yang berjumlah 30 orang pada setiap sekolah. Subjek penelitian ini meliputi butir soal pada tes dan lembar jawaban siswa. Pengumpulan data melalui dokumentasi. Hasil analisis data soal IPS Terpadu menunjukkan bahwa validitas butir soal masih tergolong rendah  dimana sebanyak 58% dari 100 butir soal belum valid. Sedangkan reliabilitas butir soal berada pada intepretasi 0,8-1,0 degan katgori sangt tingi. Dayapmbeda soal sebesar 46% dri 100 butir soal dengan kategori jelek, sehingga soal tersebut harus direvisi kembali. Tingkat Kesukaran butir soal baik sehingga sudah memenuhi kriteria tingkat kesukaran soal yang baik. Kesimpulan secara keseluruhan kualitas soal kurang baik untuk digunakan sebagai alat ukur keberhasilan belajar siswa. Saran pada penelitian yaitu kepada guru diharapkan dalam menyusun tes evaluasi hasil belajar, sebaiknya tes tersebut dianalisis terlebih dahulu agar tes tersebut dapat memenuhi syarat untuk menjadi tes yg baik. Kata Kunci: valid, reliabel, tingkat kesukaran, daya pembeda
HUBUNGAN PERHATIAN ORANG TUA DAN LINGKUNGAN FISIK TEMPAT BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS X SMA NEGERI 3 BANDA ACEH Raudhah Munasti; Amsal Amri; Thamrin Kamaruddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.136 KB)

Abstract

Pola tingkah laku dan kepribadian anak orang tua juga seharusnya melihat lingkungan fisik belajar, dengan cara memperhatikan lingkungan yang harus selalu nyaman dan baik, mempengaruhi siswa lebih giat dalam belajar. Lingkungan fisik tempat belajar yaitu semua yang berkaitan dengan tempat proses pembelajaran dilakukan. Rumusan masalah penelitian ini adalah apakah ada hubungan perhatian orang tua dan lingkungan fisik tempat belajar dengan hasil belajar geografi siswa. Tujuan penelitian ini guna mengetahui seberapa besar hubungan perhatian orang tua dan lingkungan fisik tempat belajar dengan hasil belajar geografi siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi sebab akibat. Pemilihan sampel dengan teknik purposive sampling yaitu kelas X IS1 dan X IS2yang berjumlah 53 siswa. Pengumpulan data menggunakan teknik kuesioner dan dokumentasi. Pengolahan data memakai statistik korelasi ganda, hasil kofisien korelasi 0,75 kategori kuat dengan koefisien determinasi berganda (R2) = 56,25%. Uji hipotesis menunjukkan Fhitung lebih besar dari Ftabel yaitu 3,21 ≥ 3,18 artinya Ha diterima. Simpulannya ada hubungan yang sesuai perhatian orang tua dan lingkunga fisik tempat belajar dengan hasil belajar Geografi siswa SMAN 3 Banda Aceh.
PERBANDINGAN PRESTASI BELAJAR GEOGRAFI SISWA BERASRAMA DAN NON ASRAMA DI KELAS XI IPS SMA ISLAM TERPADU AL-FITYAN ACEH BESAR Vergi Raudatul Usrah; Amsal Amri; Thamrin Kamaruddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.665 KB)

Abstract

Penelitan ini dilakukan pada SMA Islam Terpadu Al-Fityan Kabupaten Aceh Besar. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan prestasi belajar siswa yang berasrama dan siswa non asrama dalam mata pelajaran geografi pada kelas XI IPS SMA Islam Terpadu Al-Fityan. Hipotesis dalam penelitan ini adalah prestasi belajar geografi siswa berasrama lebih tinggi dari pada siswa non asrama di SMA Islam Terpadu Al-Fityan Aceh Besar. Pendekatan dalam penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif bentuk penelitan komparatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPS SMA Islam Terpadu Al-Fityan yang berjumlah 43 siswa. Teknik pengumpulan data berupa pemberian tes sebanyak 25 soal pilihan ganda dan 5 soal uraian, yaitu memberikan soal yang sama kepada siswa yang berasrama dan siswa non asrama. Teknik pengolahan data dilakukan dengan uji-t. Hasil pengolahan data penelitian diperoleh thitung = 3,01 dn ttabel = 1,68 pada taraf signifikansi 5% dengan dk = 41, artinya thitung ttabel sehingga Ha diterima. Dapat diambil simpulan yaitu prestasi belajar mata pelajaran Geografi siswa berasrama lebih tinggi dibandingkan dengan prestasi belajar peserta didik non asrama pda sswa kelas XI IPS SMA Islam Terpadu Al-Fityan Aceh Besar. Kata Kunci: perbandingan, prestasi belajar, berasrama, non asrama, geografi
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOPERATIF TIPE OPEN ENDED DAN TIPE PAIR CHECKS SISWA KELAS VII SMPN 2 KUTA BARO ACEH BESAR Muhammad Zubaili; Abdul Wahab Abdi; Daska Azis
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (92.012 KB)

Abstract

Research ini mempunyai tujuan untuk mengetahui apakah dengan menggunakan Model Pembelajaran Open Ended hasil belajar siswa lebih optimal dibandingkan dengan model pembelajaran Pair Checks pada materi Kelangkaan dan Kebutuhan Manusia mata pelajaran IPS terpadu siswa Kelas VII SMPN 2 Kuta Baro Aceh Besar. Penelitian ini berupa penelitian kuantitatif. Objek keseluruhan dari research tersebut merupakan semua peserta didik Kelas VII sebanyak 59 peserta didik di SMPN 2 Kuta Baro. Sampel diambil dengan mengunakan teknik sampel yang bertujuan khusus, kemudian diambil hanya dua kelas saja yaitu Kelas VII B sebesar 20 siswa dan Kelas VII C sebesar 19 siswa. Data dikumpulkan dengan cara pemberian tes uji coba kepada siswa, yaitu uji tes tahap awal dan uji tes tahap terakhir dan hasil dari penelitian ini diolah menggunakan uji Hipotesis ( Uji-t). Dari hasil uji-t didapatkan hasil yaitu thitung = 0,36 dengan ttabel=1,68, peluang kebenaran 5% dengan derajat kebebasannya = 37, maksudnya adalah ttabel thitung sehingga hipotesis alternatif H0 ditolak. Maksudnya adalah perbedaan minat belajar peserta didik dengan diberlakukan tindakan memakai sistem belajar Open Ended tidak sangat sempurna  dibandingkan dengan minat belajar peserta didik yang diajarkan dengan pembelajaran Pair Checks pada mata pelajaran IPS terpadu siswa Kelas VII SMPN 2 Kuta Baro Aceh Besar
PENERAPAN METODE KARYAWISATA DI KAWASAN HUTAN LINDUNG TINJAU ALAM PADA MATERI PERSEBARAN FLORA DAN FAUNA DI INDONESIA UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS XI MAN SABANG Sellyta Sellyta; Amsal Amri; Daska Azis
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.199 KB)

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa dalam proses pembelajaran, aktivitas siswa dan guru, keterampilan guru dan respon anak. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 18 orang yang terdapat di kelas XI-SOS1 MAN Sabang. Data yang dikumpulkan tes, observasi, dokumentasi dan angket. Data dianalisis dengan menggunakan rumus persentase ketuntasan individual, klasikal, aktivitas siswa dan guru, keterampilan guru dan respon. Ketuntasan individual dalam siklus I mencapai 44%, siklus II 72%, dan siklus  III 100%,  ketuntasan  klasikal  siklus  I dari  10  soal  hanya 5  soal  yang dijawab  benar  persentase  50%,  siklus  II 70%  dan  siklus  III persentase  90%. Aktivitas guru pada siklus I ada 5 kegiatan yang pelaksanaannya belum sesuai dengan alokasi waktu yang telah ditetapkan dalam RPP, Pada siklus II hanya 2 aktivitas yang belum sesuai dan siklus III telah sesuai secara keseluruhan. Keterampilan guru dalam melakukan kegiatan dengan menggunakan metode karyawisata, siklus I yaitu sebesar 3.1 kategori baik, siklus II dengan nilai rata- rata 3.16 kategori baik, dan siklus III yaitu 3.93 kategori baik sekali. Siswa memberi respon sangat baik pada kegiatan dengan menggunakan metode karyawisata dengan jawaban sangat setuju yaitu 76.6%. Kata Kunci : Karyawisata, Kawasan Hutan Lindung, Geografi, Prestasi Belajar
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN MAKE-A MATCH DAN SCRAMBLE PADA PELAJARAN GEOGRAFI KELAS X SMA NEGERI 12 BANDA ACEH Musniati Musniati; Thamrin Kamaruddin; Muhammad Okta Ridha Maulidian
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.447 KB)

Abstract

Metode belajar juga disebut sebagai rencana belajar untuk mencapai hasil. Adapun metode balajar juga bisa diterap pada mata pelajaran di sekolah agar bisa memberi peluang bagi peserta didik dalam mengemukakan pendapat baru, saling kerja sama dan mampu mengemukakan pemikiran-pemikiran yang cemerlang yaitu metode make a match dan model pembelajaran scramble. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan nilai dari peserta didik diajarkan dengan metode make a match melebihi dari pada menggunakan metode scramble pada mata pelajaran geografi kelas X SMAN 12 Banda Aceh. Pengambilan data menggunakan desain eksperimen quasi dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas X SMA Negeri 12 Banda Aceh yang berjumlah 280 peserta didik. Pengumpulan data dibuat dengan cara Purposive Sampling, yaitu eksperimen 1 berjumlah 24 peserta didik  juga eksperimen II berjumlah 21 peserta didik. Cara pengambilan sampelnya dengan memberi pre-test yang diberikan untuk peserta didik, yaitu tes awal dan tes akhir. Hasil pengumpulan data didapatkan thitung = 9 dan ttabel =1,68 dengan kesalahan 0,5% dan dk = 43, berarti thitung ttabel maka Ha diterima. Dari pengolahan data membuktikan belajar dengan metode make a match memiliki nilai peserta didik lebih baik dari pada belajar dengan metode scramble dalam mata pelajaran geografi SMAN 12 Banda Aceh. Yaitu hasilnya make a match 76,75 dan model scrimble 71
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DAN KEDISIPLINAN BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR GEOGRAFI SISWA SMAN 16 KOTA BANDA ACEH Sitti Raisa; Abdul Wahab Abdi; Muhammad Yusuf Harun
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.883 KB)

Abstract

Penelitian yang telah dilaksanakan mempunyai tema gaya asuh oleh orang tua dikatikan dengan kedisiplinan belajar dan hasil belajar dalam mata pelajaran geografi siswa SMAN 16 Kota Banda Aceh. Rumusan masalah dari data yang akan diteliti adalah apakah ada hubungan atau korelasi antar variabel. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan penelitian korelasi jenis kausalitas. Populasi penenlitian adalah siswa kelas X, XI, dan XII IPS SMAN 16 Kota Banda Aceh. Pengambilan sampel menggunakan teknik Simple Random Sampling yang dipilih secara acak dan jumlah sampel diambil dengan menggunakan rumus Taro Yamane dengan jumlah populasi sebanyak 57 siswa maka diambil sampel sebanyak 36 siswa. Teknik pengumpulan data melalui angket serta data yang tersedia oleh sekolah, teknik angket untuk mengambil data bagaimana kondisi pola asuh orang tua dan melihat seberapa besar kedisiplinan belajar peserta didik. Kemudian teknik angket untuk melihat data hasil atau prestasi belajar peserta didik yang disesuaikan dengan grade dan tingkat kualitas guru yang tertera pada kkm. Data diolah dengan analisis korelasi ganda. Berdasarkan hasil uji signifikansi maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis penelitian adalah terima Ha. Artinya hasil penelitian menunjukkan ada korelasi anatara variabel pada peserta didik SMAN 16 Kota Banda Aceh. Kata Kunci: hubungan, pola asuh orang tua, kedisiplinan belajar, prestasi belajar, geografi.

Page 10 of 23 | Total Record : 227