cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 227 Documents
HUBUNGAN SIKAP SPIRITUAL DAN SIKAP SOSIAL DENGAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 18 KOTA BANDA ACEH Amelia Zahara; Muhammad Yusuf Harun; Abdul Wahab Abdi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 2 (2017): Mei 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sikap merupakan suatu kecenderungan sesorang individu dalama merespon suatu objek, sikap spiritual merupakan suatu kepercayaan akan ada sesuatu yang lebih agung pada diri sendiri, sikap sosial merupakan sikap yang ada pada sekelompok orang yang menjadi perhatian seluruh anggota kelompok tersebut. Pembahasan mengenai sikap merupakan cakupan KI_1 dan KI-2 pada Kurikulum 2013. Adapun issue yang diangkat dalam penelitian yaitu, apakah terdapat adanya kemungkinan hubungan positif dan signifikan mengenai antara sikap spiritual siswa dan sikap sosial siswa dengan hasil belajar IPS Terpadu siswa kelas VIII di SMP Negeri 18 Kota Banda Aceh. Tujuan penelitian ini untuk dapat tahu hubungan posisitif dan signifikan antara sikap spiritual siswa dan sikap sosial siswa dengan hasil belajar IPS Terpadu siswa kelas VIII di SMP Negeri 18 Kota Banda Aceh. Objek populasi dalam penelitian yaitu siswa kelas VIII di SMP Negeri 18 Kota Banda Aceh dengan total 104 siswa. Pengambilan sampel secara random sampling menggunakan teknik Slovin dan jumlah sampel dengan banyak 51 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik angket dan dokumentasi. Teknik pengolahan data dengan koefisien korelasi ganda. Berdasarkan pengolahan data, hasil koefisien korelasi ganda di peroleh sebesar 0,05 pada kategori cukup kuat dengan koefisien determinasi (r2) = 25%. Hasil uji signifikansi juga menentukan bahwa terdapat korelasi yang signifikan. Hal ini dibuktikan dengan nilai Fhitung =8,12 dan Ftabel = 3,19 pada taraf signifikansi (α) 5% dengan dkpembilang = 2 dan dkpenyebut = (51-2-1), maka Fhitung Ftabel sehingga Ha diterima. Berdasarkan ketentuan ini disimpulkan, terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara sikap spiritual siswa dan sikap sosial siswa dengan hasil belajar IPS Terpadu siswa kelas VIII di SMP Negeri 18 Kota Banda Aceh.
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN CHILDREN LEARNING IN SCIENCE TERHADAP HASIL BELAJAR IPS TERPADU DI SMP NEGERI 1 MEUREUDU KABUPATEN PIDIE JAYA TAHUN AJARAN 2015/2016 Wan Mursalin; Syamsul Bardi; Abdul Wahab Abdi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 1, No 2 (2016): November 2016
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (569.757 KB)

Abstract

Model pembelajaran memegang peranan yang penting dalam proses belajar mengajar. Salah satu model pembelajaran yang dapat diterapkan adalah children learning in science (CLIS). Namum yang menjadi masalah dalam penelitian ini adalah apakah berpengaruh penggunaan model pembelajaran CLIS terhadap hasil belajar IPS Terpadu di SMP Negeri 1 Meureudu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran CLIS terhadap hasil belajar IPS Terpadu di SMP Negeri 1 Meureudu. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dan jenis eksperimen yang diawali dengan tes awal (pre-test), proses pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran CLIS dan diakhiri dengan tes akhir (post-test). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Meureudu tahun pelajaran 2015/2016 berjumlah 220 siswa. Sampel diambil dua kelas secara sengaja (purposive), yaitu kelas VIII A dan kelas VIII B dengan masing-masing kelas terdiri dari 20 siswa dan 22 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan secara observasi, tes, dan kajian kepustakaan. Setelah data terkumpul dianalisis dengan menggunakan uji anova dan uji-t. Uji F (anova) digunakan untuk mengetahui kemampuan awal siswa kedua kelas sebelum diberikan perlakuan. berdasarkan hasil pengolahan data post test diperoleh nilai thitung adalah 1,74 pada taraf signifikan 5%. Nilai ttabel  diperoleh dari tabel distribusi t dengan dk (n1 + n2 – 2 = 40) adalah 1,68. Jadi berdasarkan hasil pengolahan data dan tabel distribusi t diketahui bahwa nilai thitung = 1,74 ttabel = 1,68 pada taraf signifikan 5%. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh hasil belajar siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran Children Learning In Science dan Konvensional. Hasil belajar siswa menggunakan model Children Learning In Science lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran Konvensional.
PEMANFAATAN MUSEUM TSUNAMI SEBAGAI SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA TUNA RUNGU KELAS X-B SMALB BUKESRA BANDA ACEH Mawardy .; Abdul Wahab Abdi; Amsal Amri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 1, No 2 (2016): November 2016
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.748 KB)

Abstract

Penelitian yang berjudul Pemanfaatan Museum Tsunami Aceh sebagai Sumber Belajar Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Geografi Siswa Tuna Rungu Kelas X-B SMALB Bukesra Banda Aceh ini mengangkat masalah apakah dengan pemanfaatan Museum Tsunami Aceh sebagai sumber belajar dapat meningkatkan hasil belajar geografi siswa tuna rungu kelas X-B SMALB Bukesra Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa melalui pemanfaatan Museum Tsunami Aceh sebagai sumber belajar, Aktivitas guru dan siswa dalam pembelajaran, Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran, Respon siswa. Anggapan dasar dalam penelitian ini yaitu Museum Tsunami Aceh merupakan salah satu sumber belajar untuk meningkatkan hasil belajar geografi siswa tuna rungu SMALB Bukesra Banda Aceh. Dalam penelitian ini hipotesis yang diajukan adalah Museum Tsunami Aceh dimanfaatkan sebagai sumber belajar untuk meningkatkan hasil belajar geografi oleh siswa tuna rungu SMALB Bukesra Banda Aceh. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa SMALB Bukesra Banda Aceh kelas X-B (tuna rungu) Tahun Pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 46 siswa (berbagai ketunaan) dengan sampel sebanyak 15 siswa tuna rungu. Teknik pengumpulan data yaitu dengan angket. Pengolahan data penelitian menggunakan rumus statistic sederhana. Mengingat pemanfaatan Museum Tsunami sebagai sumber belajar dapat meningkatkan hasil belajar geografi siswa tuna rungu kelas X-B pada kompetensi dasar menyajikan contoh penerapan mitigasi dan cara beradaptasi terhadap bencana alam di lingkungan masyarakat sekitar. Maka disarankan kepada guru mata pelajaran geografi untuk memanfaatkan Museum Tsunami sebagai sumber belajar pada materi yang dianggap sesuai dengan model tersebut.
HUBUNGAN PEMANFAATAN INTERNET SEBAGAI SUMBER BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS X LAB SCHOOL BANDA ACEH Miftahul Jannah; Abdul Wahab Abdi; Muhammad Yusuf Harun
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 2 (2017): Mei 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.088 KB)

Abstract

Penggunaan sumber belajar dalam proses pembelajaran bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Perkembangan jaman dan kemajuan teknologi dan informasi menjadikan internet sebagai salah satu sumber belajar serta kebutuhan bagi bagi anak, dalam hal ini adalah bila pemanfaatan internet sebagai sumber belajar dapat dimanfaatkan sebaik mungkin maka ini akan menjadi faktor pendukung dalam meningkatkan hasil belajar. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah terdapat hubungan pemanfaatan internet sebagai sumber belajar dengan hasil belajar geografi siswa kelas X. Populasi dalam penelitian ini adalah 27 orang siswa kelas X IPA 4. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket dan soal tes. Teknik analisis data menggunakan analisis korelasi serial. Hasil pengolahan data dalam penelitian ini menunjukkan koefisien korelasi yang diperoleh yaitu 0,7703 berada pada kategori kuat, dan uji signifikasi sebagai pembuktian hipotesis dengan menggunakan rumus uji-t, nilai t hitung yang diperoleh sebesar 9,250 sedangkan t tabel sebesar 1,708. Hal ini menunjukkan nilai t hitung  lebih besar dari dari nilai t tabel maka Ha  diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara pemanfaatan internet sebagai sumber belajar dengan hasil belajar geografi siswa kelas X lab school Banda Aceh.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT DENGAN MEDIA TEKA-TEKI SILANG UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VIII SMPN 16 BANDA ACEH . Zulfahmi; Abdul Wahab Abdi; Daska Aziz
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (681.541 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) Peningkatkan hasil belajar IPS terpadu, (2) Aktivitas guru dan peserta didik, (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran dan (4) Respon peserta didik terhadap. Subjek penelitian yaitu peserta didik kelas VIII-4 SMPN 16 Banda Aceh yang terdiri atas 27 peserta didik. Data dikumpulkan dengan teknik observasi, tes dan angket. Pengumpulan data menggunakan lembar pre-test dan post-test, lembar pengamatan aktivitas, keterampilan dan angket respon peserta didik. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif kuantitatif. Temuan penelitian menunjukkan: (1) Ketuntasan individual siklus pertama 70%, siklus kedua meningkat menjadi 81%, dan pada siklus ketiga menjadi 93%. Ketuntasan klasikal mengalami peningkatan, siklus pertama 50%, pada siklus kedua meningkat menjadi 70% dan pada siklus ketiga menjadi 90%, (2) Aktivitas guru dan peserta didik mengalami peningkatan, pada siklus pertama 3 aktivitas yang tuntas, pada siklus kedua 6 aktivitas yang tuntas dan pada siklus ketiga 8 aktivitas yang tuntas dari 8 aktivitas keseluruhan, (3) Keterampilan guru mengalami peningkatan, siklus pertama mendapat skor 2,49 kategori sedang, siklus kedua 2,69 kategori baik dan pada siklus ketiga mencapai skor 3,29 kategori baik, (4) Respon peserta didik terhadap pembelajaran cenderung positif, 93 persen mengatakan model pembelajaran masih baru, 89 persen mengatakan model pembelajaran menarik, 85 persen mengatakan memahami materi, 85 persen mengatakan materi pembelajaran menarik, 93 persen mengatakan berminat mengikuti pembelajaran selanjutnya dan 89 persen mengatakan model TGT dengan media TTS dapat memperjelas pemahaman materi. Jadi, penerapan model kooperatif tipe TGT dengan media TTS dapat meningkatkan hasil belajar IPS terpadu kelas VIII-4 SMPN 16 Banda Aceh
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA YANG DIAJARKAN DENGAN MODEL PEMBELAJARAN EARTH SCIENCE COMMUNITY DAN DENGAN MODEL PEMBELAJARAN ENVIRONMENTAL LEARNING DALAM MATA PELAJARAN GEOGRAFI DI SMA NEGERI 5 BANDA ACEH . Mukhlisah; Abdul Wahab Abdi; Dyah Rahmani Purnomowati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 1 (2017): Februari 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.485 KB)

Abstract

Keefektifan proses pembelajaran dapat ditingkatkan apabila guru dapat memilih model pembelajaran yang tepat  sehingga peserta didik dapat termotivasi untuk belajar, dengan demikian dapat meningkatkan hasil belajarnya. Model pembelajaran merupakan rancangan dasar bagi seorang guru tentang cara melaksanakan pembelajaran secara bertanggung jawab. Salah satu model pembelajaran yang bisa digunakan dalam proses pembelajaran ialah model pembelajaran earth science community dan environmental learning. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran earth science community lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran environmental learning dalam mata pelajaran Geografi di SMA Negeri 5 Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran earth science community lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran environmental learning dalam mata pelajaran Geografi  di SMA Negeri 5 Banda Aceh. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI yang berjumlah 90 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Purposive Sampling, diambil hanya dua kelas yakni kelas XI-IS 2 sebanyak 26 siswa dan kelas XI-IS 3 sebanyak 25 siswa. Teknik pengumpulan data berupa pemberian test kepada siswa, yakni pre-test dan post-test. Teknik pengolahan data dilakukan dengan uji t. Hasil pengolahan  data  penelitian  diperoleh  thitung = 4,13 dan ttabel = 1,68 padataraf signifikansi 5% dengan peluang 0,95 dan dk = 49, berarti thitung ttabel, sehingga Ha diterima. Simpulan yang dapat diambil adalah hasil belajar geografi pokok bahasan mitigasi dan adaptasi penanggulangan bencana alam yang menggunakan model pembelajaran earth science community lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar yang menggunakan model pembelajaran environmental learning dalam mata pelajaran geogarafi di SMA Negeri 5 Banda Aceh
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI BERBANTUAN MEDIA LECTORA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 16 BANDA ACEH . Khairunnas; Abdul Wahab Abdi; M. Yusuf Harun
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (805.124 KB)

Abstract

Metode demonstrasi adalah suatu metode mengajar seorang pengajar atau orang lain bahkan murid dengan cara memperlihatkan suatu proses melakukan atau jalannya sesuatu. Lectora adalah alat pembelajaran elektronik juga dikenal sebagai perangkat lunak authoring, digunakan untuk membuat kursus pelatihan online maupun offline, penilaian dan presentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Peningkatan hasil belajar siswa; (2) Kegiatan guru dan siswa; (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran dan (4) Respon siswa pada metode demonstrasi  berbantuan media lectora. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 16 Banda Aceh yang berjumlah 31 siswa. Pengambilan data dilakukan dengan memakai instrumen pembelajaran. Materi pembelajaran dalam penelitian ini adalah fungsi dan peran sumber daya alam. Hasil penelitian membuktikan bahwa (1) Persentase ketuntasan individual meningkat dari 23 siswa yang tuntas pada siklus I, 27 siswa tuntas pada siklus II dan 29 tuntas pada siklus III, persentase ketuntasan klasikal meningkat dari 60% pada siklus I, 70% pada siklus II dan 90% pada siklus III; (2) Aktivitas guru dan siswa meningkat dari siklus I sampai dengan siklus III, pada siklus I dari 9 aktivitas 4 aktivitas yang belum tuntas, 2 aktivitas pada siklus II, dan pada siklus ke III semua aktivitas telah tuntas; (3) Keterampilan guru meningkat dari perolehan skor 2,62 pada siklus I dengan kategori baik, skor 3,13 pada siklus II dengan kategori baik dan 3,53 pada siklus III dengan kategori sangat baik; (4) Respon siswa, terhadap metode demonstrasi berbantuan media lectora dikatagorikan baik dengan persentase 87%.
HUBUNGAN MINAT BACA DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VII MTsN KUTABAR Ayu Safitri; . Hasmunir; Thamrin Kamaruddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 1 (2017): Februari 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.479 KB)

Abstract

Hasil belajar merupakan tolak ukur yang utama untuk mengetahui keberhasilan belajar seseorang. Seorang yang hasil belajarnya tinggi dapat dikatakan bahwa ia telah berhasil dalam belajar. Hasil belajar Mata pelajaran IPS Terpadu siswa kelas VII MTsN Kuta Baro belum sesuai dengan harapan, Salah satu penyebabnya yaitu kurangnya minat baca siswa dan siswa belum memiliki motivasi belajar yang baik. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan yang signifikan antara minat baca dan motivasi belajar dengan hasil belajar IPS Terpadu siswa kelas VII MTsN Kuta Baro. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII yang berjumlah 102 siswa, sampel yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 50 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik angket, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan uji validitas, reliabilitas, normalitas, homogenitas, korelasi ganda, dan uji F. Berdasarkan hasil pengolahan data, diperoleh nilai korelasi antara minat baca dan motivasi belajar dengan hasil belajar sebesar R = 0,60. Untuk menyatakan apakah korelasi ini signifikan atau tidak maka dilakukan uji F dengan ketentuan terima Ha  jika Fhitung  Ftabel untuk taraf signifikansi 5%. Hasil uji F yang diperoleh yaitu Fhitung = 18 dan Ftabel = 3,18, berarti Fhitung  Ftabel. Dengan demikian terdapat hubungan yang signifikan antara minat baca dan motivasi belajar dengan hasil belajar IPS Terpadu siswa kelas VII MTsN Kuta Baro
KESESUAIAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN BERDASARKAN KURIKULUM 2013 PADA LAMPIRAN SKRIPSI MAHASISWA PROGRAM STUDI GEOGRAFI FKIP UNSYIAH TAHUN 2015-2016 Yuri Fadhilah; . Hasmunir; Syamsul Bardi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 4 (2017): November 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.369 KB)

Abstract

Perencanaan pembelajaran dibutuhkan oleh guru dalam proses pembelajaran agar dapat berjalan dengan maksimal. Perencanaan pembelajaran juga merupakan langkah awal sebelum proses pembelajaran berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) tingkat kesesuaian perumusan indikator; (2) tingkat kesesuaian pengorganisasian materi ajar; (3) tingkat kesesuaian pemilihan sumber dan media pembelajaran; (4) tingkat kesesuaian model/metode pembelajaran: dan (5) tingkat kesesuaian penilaian hasil belajar. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh skripsi mahasiswa Prodi Geografi FKIP Unsyiah tahun 2015-2016 yang mencakup Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) didalamnya. Jumlah sampel dalam penilitan ini adalah 44 skripsi. Pengumpulan data dilakukan dengan cara pengelompokan data yang terkumpul kemudian diberikan skor. Mengingat format pembelajaran bentuknya bervariasi, maka untuk memberi skor atau penilaian digunakan penilaian standar nasional yang tercantum dalam buku pedoman sertifikasi guru. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Persentase aspek perumusan indikator dengan katagori sangat baik 56,9%; (2) Aspek pengorganisasian materi ajar sangat baik dengan persentase 79,5%; (3) aspek pemilihan sumber dan media pembelajaran diperoleh 84,1% dengan kategori sangat baik; (4) Aspek model atau metode pembelajaran dengan kategori sangat baik, 72,7%: (5) Aspek penilaian hasil belajar sangat baik dengan persentase 86,2%.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU KELAS VII SMP NEGERI 16 BANDA ACEH . Januar; Alamsyah Taher; . hasmunir
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 4 (2017): November 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.413 KB)

Abstract

Model group investigation merupakan model pembelajaran kooperatif yang sesuai untuk proyek-proyek studi yang terintregasi yang berhubungan dengan hal-hal semacam penguasaan, analisis, dan mensintesakan informasi sehubungan dengan upaya menyelesaikan masalah yang bersifat multi aspek. Audio visual merupakan media yang berupa unsur gambar dan suara yang menggunakan teknologi audio visual untuk penyampaian bahan pembelajaran dengan menggunakan mesin-mesin mekanis dan elektronik untuk menyajikan pesan-pesan audio visual. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui hasil belajar siswa; (2) untuk mengetahui kegiatan guru dan siswa; (3) untuk mengetahui keterampilan guru saat mengelola pembelajaran; dan (4) Respon siswa pada model pembelajaran group investigation berbasis media audio visual. Dalam penelitian ini yang menjadi subjek adalah siswa kelas VII SMP Negeri 16 Banda Aceh berjumlah 30 siswa. Data ini dikumpulkan menggunakan; (1) Lembar pre-test dan post-test; (2) Lembar kegiatan guru dan siswa; (3) Lembar keterampilan guru; dan (4) lembar respon siswa. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa; (1) Hasil  belajar siswa secara individual mengalami peningkatan dari 17 siswa pada siklus pertama hingga menjadi 28 siswa pada siklus ketiga. Secara klasikal pun mengalami peningkatan dari 60% pada siklus pertama hingga menjadi 90% pada siklus ketiga; (2) Aktivitas guru dan siswa meningkat menjadi sesuai dengan persentase waktu ideal; (3) Keterampilan guru meningkat dari perolehan skor 2,55 pada siklus pertama berkategori sedang, skor 3,08 pada siklus kedua berkategori baik, dan 3,46 pada siklus ketiga berkategori baik; (4) Respon siswa pada pembelajaran group investigation berbasis media audio visual dikatakan baik

Page 8 of 23 | Total Record : 227