cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 227 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISONS (STAD) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS VII MTSN 1 BANDA ACEH Sara Penona; Thamrin Kamaruddin; Mirza Desfandi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.087 KB)

Abstract

Tujuan dari penlitian ini untuk meningkatan hasil belajar IPS dengan pnerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) di kelas VII-10 MTsN 1 Banda Aceh tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) (Classroom Action Research). Subjek penelitian adalah siswa kelas VII-10 MTsN 1 Banda Aceh yang berjumlah 30 siswa. Data penelitian diperoleh melalui hasil observasi, lembar observasi motivasi belajar digunakan selama kegiatan belajar mengajar IPS dilangsungkan, test, angket respon siswa dan dokumentasi. Dengan menghitung dari keseluruhan aspek yang diamati data lembar observasi motivasi belajar siswa dianalisis dan dihitung. Data yang didapat melalui test lalu dianalisis dengan menghitung nilai rata-rata kelas VII-10 setiap siklus. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar IPS siswa setelah dilakukan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada materi Keanekaragaman Flora dan Fauna di Indonesia mengalami peningkatan. Ketuntassan secara individual mengalami peningkatan dari 63% pada siklus I menjadi 73% pada siklus II dan 93% pada siklus III. Dengan demikian motivasi belajar siswa kelas VII-10 MTsN 1 Banda Aceh yang awalnya tergolong sedang, setelah tindakan menjadi sangat tinggi. Pada umumnya respon siswa sangat bagus (baik) terutama mereka menyatakan menarik, menyenangkan, memahami dan membuat siswa bersemangat dalam mengikuti proses pembelajaran yang disampaikan guru. Kata Kunci : Penelitian, Student Teams Achievement Divisons, Hasil belajar
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COMPLETE SENTENCE BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS X SMA NEGERI 12 BANDA ACEH Tri Puji Astuti; Thamrin Kamaruddin; Dyah Rahmani Purnomowati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 2 (2018): MEI 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran dengan model Complete Sentence adalah salah satu model pembelajaraan kooperatif yang menuntut para murid untuk bisa bekerja sama dalam satu kelompok. Studi ini bertujuan agar mengetahui: (I) meningkatkan hasil kemampuan murid (II) kesesuaian murid dan aktivitas guru (III) keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran (IV) respon murid terhadap pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Complete Sentence berbantuan media audio visual. Pendekatan yang dipergunakan dalam studi ini ialah pendekatan kualitatif berbentuk PTK (Classroom process research) subjek dalam studi ini yakni ruang 10-IS II yang berjumlah 26 murid. Analisis data memakai statistik deskriftif persentase. Hasil studi memperlihatkan bahwa (I) persentase ketuntasan secara individual bertambah dari 16 murid yang tuntas atas siklus 1, 20 murid yang tuntas atas siklus 2, dan 24 murid yang tuntas atas siklus 3, persentase ketuntasan klasikal juga bertambah dari 50% atas siklus 1, 70% atas siklus 2, dan 90% atas siklus 3; (II) Jumlah kesesuaian aktivitas pengajar dan murid bertambah per 5 aktivitas sesuai atas siklus 1 dari 7 aktivitas sesuai atas siklus 2 dan 9 aktivitas sesuai atas siklus 3; (III) keterampilan guru bertambah dari perolehan nilai 2,6 atas siklus 1 dengan kategori sedang, nilai 3,2 atas siklus 2 dengan kategori baik, dan nilai 3,5 atas siklus 3 dengan kategori baik; (IV) sebanyak 100% murid menyatakan bahwa model pembelajaran Complete Sentence adalah baru membantu murid dalam mencerna suatu pelajaran. Berdasarkan hasil studi ini bias dideterminasi bahwa, terdapat pengintensifan kinerja belajar murid sejak dari siklus 1 sapai siklus 3 dengan menggunakan model Complete Sentence berbantuan media audio visual di kelas X-IS 2 SMA Negeri 12 Banda Aceh. Kata kunci: Penerapan, Model Complete Sentence, Hasil Belajar, Geografi
PEMAHAMAN SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI KOTA BANDA ACEH TENTANG MITIGASI BENCANA GEMPA BUMI Muammar Yassar; Abdul Wahab Abdi; Muhammad Okta Ridha Maulidian
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 2 (2018): MEI 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.64 KB)

Abstract

Mitigasi ialah upaya untuk mengurangi resiko bencana, pendidikannya guna membangun budaya keselamatan dan ketahanan. Bencana ialah satu rantaian peristiwa yang mengintimidasi dan mengacaukan keseharian masyarakat yang dikarenakan sama aspek alam dan aspek nonalam ataupun aspek manusia. Rumusan masalah dalam studi ini yaitu bagaimanakah penafsiran siswa terhadap mitigasi bencana gempa bumi di SMAN Kota Banda Aceh?. Tujuan studi ini agar mendapati pemahaman murid tentang mitigasi bencana gempa bumi di SMA Negeri Kota Banda Aceh. Studi ini pendekatan kuantitatif atas jenis penelitian deskriptif. Populasi di penelitian ini berjumlah murid ruang XI SMAN di wilayah Kota Banda Aceh. Kiat pengutipan sampel menggunakan Propotionate Random Sampling. Sampel studi ialah 80 orang murid ruang 11. Kiat pengumpulan data berupa pemberian angket kepada siswa. Kiat pengerjaan evidensi dilakukan memakai statistik sederhana Perolehan pengerjaan evidensi studi didapati 56,6% sekolah memperoleh indeks ketercapaiaan tinggi dan 43,75% sekolah memperoleh indeks ketercapaiaan sedang. Artinya pemahaman siswa SMA Negeri di wilayah Kota Banda Aceh terhadap mitigasi bencana gempa bumi sudah baik. Kata kunci: pemahaman, mitigasi, bencana, gempa bumi
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LISTENING TEAM BERBANTUAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VIIISMPN 7 BANDA ACEH Ulviana Ulviana; . Hasmunir; Dyah Rahmani P
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 2 (2018): MEI 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.117 KB)

Abstract

Model pembelajaran kooperatif Listening Team memiliki tujuan untuk  melibatkan mental siswa secara maksimal, serta  proses  tanya  jawab secara terus  menerus yang diarahkan agar memperbaiki dan meningkatkan kemampuan berfikir siswa. Dalam menggunakan model pembelajaran kooperatif Listening Team lebih kreatif karena dalam pengoperasian ditambahkan penggunaan media gambar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa, aktivitas guru dan siswa, keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran dan respon siswa terhadap model pembelajaran Listening Team berbantuan media gambar. Sampel dalam penelitian ini merupakan murid kelas 8-5 SMP Negeri 7 Banda Aceh dengan total 29 murid. Pengambilan hasil yang dilakukan menggunakan lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa, lembar soal, lembar pengamatan keterampilan guru dan lembar respon siswa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase.      Pendekatan kualitatif merupakan pendekatan yang menggunakan bentuk PTK. Analisis riset yang digunakan yaitu  statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian mengarahkan bahwa bagian ketuntasan secara perorangan naik dari 13 peserta didik yang memenuhi syarat pada siklus 1, 21 peserta didik yang memenuhi syarat pada siklus 2, dan 26 peserta didik yang memenuhi syarat pada siklus 3, persentase memenuhi syarat classical juga naik dari 40% atas siklus 1, 70%  atas siklus 2, dan 90% atas siklus 3, Jumlah kesesuaian aktivitas guru serta siswa naik dari 3 aktivitas memadai pada siklus 1 menjadi 7 aktivitas memadai pada siklus 2 serta 8 aktivitas memadai pada siklus 3, keterampilan guru naik dari perolehan nilai 1,76  daripada siklus 1 dengan kategori lumayan, nilai 2,8 daripada siklus 2 dengan kategori bagus,dan nilai 3,2 pada siklus 3 dengan kategori baik sebanyak 100% siswa menyatakan bahwa model pembelajaran Listening Team adalah baru menolong peserta didik memahami pembelajaran. Hasil penelitian yakni terjadinya peningkatan kemampuan belajar siswa sejak siklus 1 sampai siklus 3 dapat menggunakan model Listening Team berbantuan media gambar di kelas 8-5 SMP Negeri 7 Banda Aceh. Kata Kunci : Penerapan, Model, Listening Team, Hasil Belajar, IPS Terpadu 
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN DISKUSI STRATEGI BEACH BALL BERBANTUAN MADIA AUDIOVISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VII SMP NEGERI BANDA ACEH Indah Fitriani; . Hasmunir; Abdul Wahab Abdi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 2 (2018): MEI 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.709 KB)

Abstract

 Metode pembelajaran diskusi strategi beach ball merupakan salah satu metode pembelajaran yang melibatkan guru dan siswa untuk saling bertukar pendapat tentang suatu permasalahan bersama-sama guna mencari pemecahan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Peningkatan hasil belajar siswa (2) Kesesuaian aktivitas guru dan siswa (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran dan (4) Respon siswa terhadap pembelajaran dengan menggunakan metode diskusi strategi beach ball berbantuan media audiovisual. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kulitatif dalam bentuk penelitian tindakan kelas (classroom process research). Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII-5 SMP Negeri 8 Banda Aceh yang berjumlah 21 orang siswa. Analisis data menggunakan statistik deskriftif persentase. Hasil peneltian menunjukkan bahwa (1) persentase ketuntasan secara individual meningkat dari 7 siswa yang tuntas pada siklus I, menjadi 14 siswa yang tuntas pada siklus II dan 20 siswa yang tuntas pada siklus III, persentase ketuntasan klasikal juga mengalami peningkatan dari 40% pada siklus I, menjadi 70 % pada siklus II dan 90% pada siklus III; (2) jumlah kesesuaian aktivitas guru dan siswa meningkat dari 6 aktivitas yang sesuai pada siklus I menjadi 8 aktivitas yang sesuai pada siklus II dan 9 aktivitas yang sesuai pada siklus III; (3) keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran mengalami peningkatan, diperoleh skor 2,42 kategori sedang pada siklus I meningkat pada siklus II mendapatkan skor 3,14 dengan kategori baik dan mendapatkan skor 3,27 pada siklus III dengan kategori baik; (4) Sebanyak 90% siswa menyatakan memahami pembelajaran dan 81% siswa berminat untuk mengikuti pembelajaran munggunakan metode diskusi strategi beach ball berbantuan media audiovisual. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpilkan bahwa, terdapat peningkatan  hasil belajar siswa mulai dari siklus I sampai siklus III dengan menggunakan metode pembelajaran diskusi strategi beach ball berbantuan media audiovisual di kelas VII-5 SMP Negeri 8 Banda Aceh.                                                                                            Kata Kunci: penerapan, strategi beach ball, hasil belajar, audiovisual, IPS terpadu
ANALISIS KUALITAS SOAL ULANGAN AKHIR SEMESTER GANJIL TAHUN AJARAN 2017/2018 MATA PELAJARAN GEOGRAFI BUATAN GURU KELAS XI IS SMA NEGERI SE KOTA BANDA ACEH Dewi Melati; Thamrin Kamaruddin; Muhammad Okta Ridha Maulidian
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 2 (2018): MEI 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.28 KB)

Abstract

Analisis butir soal meengkaji pertanyaan suatu tes agar diperoleh komponen pertanyaan memiliki kualitas yang memadai. Sebuah tes berkualitas baik sebagai alat pengukur dari hasil belajar yaitu memiliki valid, reliabel, daya beda, dan tingkat kesukaran. Penelitian berjudul “Analisis Kualitas Soal Ulangan Akhir Semester Ganjil Tahun Ajaran 2017/2018 Mata Pelajaran Geografi Buatan Guru Kelas XI IS SMA Negeri Se Kota Banda Aceh”. Penelitian bertujuan mengetahui validitas, reliabilitas, daya beda, dan tingkat kesukaran butir soal ulangan semester ganjil tahun ajaran 2017/2018 mata pelajaran geografi kelas XI Is SMA Negeri Se kota Banda Aceh. Subjek penelitian adalah guru bidang studi geografi, objek penelitian ini adalah soal ujian dan lembar jawaban siswa pada ulangan semester ganjil kelas XI IS yang berjumlah 60 siswa dari 3 SMA Negeri di Kota Banda Aceh. Metode dalam pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kepustakaan dan dokumeni berupa soal dan lembar jawaban siswa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif deskriftif dengan menggunakan rumus yang telah ditentukan. Dari hasil penelitian yang telah dilakuakan bahwa dari 105 soal ulangan geografi 35 butir soal (33%) valid dan 70 butir soal (67%) tidak valid, perangkat soal reliabilitas reliabel, sedangkan daya beda soal jelek 69 butir (66%), cukup 21 butir (20%), soal baik 14 butir (13%) dan soal baik sekali 1 butir (1%) , sedangkan tingkat kesukaran soal ulangan soal yang mudah 26 butir  (25%), sedang 45 butir (43%) dan soal sukar 34 butir (32%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan perangkat soal ulangan semester ganjil tahun ajaran 2017/2018 mata pelajaran geografi kelas XI Is SMA Negeri Se Kota Banda Aceh belum memenuhi kriteria alat ukur yang baik. Kata Kunci : Analisis, Soal Geografi
EFEKTIVITAS PEMANFAATAN MULTIMEDIA BERBASIS MACROMEDIA FLASH DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA DI MTsN 4 BANDA ACEH Nika Meldian; Alamsyah Taher; Abdul Wahab Abdi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 2 (2018): MEI 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.252 KB)

Abstract

Media penataran Macromedia Flash merupakan suatu perangkat lunak komputer (software) yang merupakan produk keunggulan Adobe Systems. Dengan menggunakan Macromedia Flash media pembelajaran lebih menarik yang mendorong hasil belajar siswa, konsep pembelajaran dengan teknologi audiovisual yang mampu menghasilkan fitur-fitur baru yang dapat dimanfaatkan dalam pendidikan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah pemanfaatan multimedia berbasis Macromedia Flash efektif dapat meningkatkan hasil belajar IPS Terpadu siswa di MTsN 4 Banda Aceh. Tujuan penelitian ini apakah pemanfaatan multimedia berbasis Macromedia Flash efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPS Terpadu siswa di MTsN 4 Banda Aceh. Sampel penelitian adalah kelas eksperimen I yang menggunakan media pembelajaran Macromedia Flash berjumlah 34 orang dan kelas eksperimen II menggunakan media Powerpoint berjumlah 30 orang. Penelitian ini pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 64 orang siswa. Teknik pengumpulan data berupa pemberian test kepada siswa, yakni pre-test dan post-test. Teknik pengolahan data dilakukan dengan uji-t. Hasil pengolahan data penelitian diperoleh thitung = 2,53 dan ttabel = 1,67 pada taraf signifikansi 5% dengan derajat kebebasan = 34 – 30 = 2, artinya thitung ≥ ttabel sehingga hipotesis alternatif Ha diterima. Artinya pemanfaatan multimedia berbasis Macromedia Flash efektif dapat meningkatkan hasil belajar IPS Terpadu siswa di MTsN 4 Banda Aceh. Kata Kunci: efektivitas, hasil belajar, ips terpadu, macromedia flash
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA MENGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE DEEP DIALOGUE DENGAN TIPE READ PADA PADA PELAJARAN GEOGRAFI KELAS XI SMA NEGERI 6 BANDA ACEH . Ermilawati; Syamsul Bardi; Thamrin Kamaruddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 4, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan cara membandingkan hasil belajar siswa menggunakan dua model pembelajaraan yaitu model pembelajran deep dialogue dan model pembelajaran read pada mata pelajaran Geografi SMA Negeri 6 Banda Aceh. Rumusan masalah dalam penelitian ini ialah, apakah hasil belajar siswa yang  dengan menggunakan model kooperatif tipe Deep Dialogue lebih baik daripada tipe Read pada mata pelajaran geografi siswa Kelas XI SMA Negeri 6 Banda Aceh. Tujuan pepenelitian ini adalah untuk melihat apakah perbandingan hasil belajar siswa menggunakan model kooperatif tipe Deep Dialogue  lebih baik daripada tipe Read pada mata pelajaran georgrafi siswa Kelas XI SMA Negeri 6 Banda Aceh. Pendekatan ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Purposive sampling. Populasi dalam peneltian ini ialah siswa Kelas XI–IS 1 merupakan Kelas eksperimen I dan XI-IS II merupakan Kelas eksperimen II. Cara mengumpulkan  data dilakukan dengan memberi  tes kepada siswa, yaitu pretest dan posttest. Hasil  pengolahan  data penelitian dengan perolehan thitung = 15,71 dan ttabel = 1,69 dengan taraf signifikan 5%  dengan dk= 41 artinya thitung ttabel sehingga Ha diterima dan H0 ditolak . Dengan diterima Ha berarti hipotesis dalam penelitian ini diterima. Berdasarkan hasill eksperimen yang  telah dilakukan, maka dapat di simpulkan bahwa hipotesisi dalam penelitian ini menyatakan hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran Deep Dialogue lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar siswa menggunakan  model Read di SMA Negeri 6 Banda Aceh dapat diterima kebenarannya. Kata Kunci : perbandingan, hasil belajar, deep dialogue, read, geografi
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN ORANG TUA DAN DISIPLIN BELAJAR SISWA DENGAN PRESTASI BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VIII SMP IT LUQMANUL HAKIM KECAMATAN DARUL IMARAH KABUPATEN ACEH BESAR Cut Khalida; . Hasmunir; Abdul Wahab Abdi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 3 (2018): Agustus 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jenjang edukasi wali dan ketaatan telaah murid berhubungan akan kinerja telaah, perihal ini dikarenakan ketaatan telaah bisa tumbuh dan dibimbing mulai dari lingkungan keluarga. Rumusan masalah di studi ini ialah apakah terdapat hubungan tingkat pendidikan wali dan ketaatan telaah murid dengan kinerja telaah IlmuPengetahuanSosial Terpadu murid ruang 8 SMP IT Luqmanul Hakim Kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar. Studi ini bermaksud agar mengetahui hubungan tingkat pendidikan wali dan ketaatan telaah murid dengan kinerja telaah IPS Terpadu murid ruang VIII SMP IT Luqmanul Hakim Kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar. Studi ini mempergunakan pendekatan kuantitatif atas jenis studi korelasi. Pengumpulan data dilaksanakan via teknik angket dan dokumentasi. Teknik pengerjaan pendataan menggunakan koefisien korelasi ganda. Berasaskan koefisien korelasi ganda diperoleh sebanyak 0,88 atas golongan sangat kuat melalui koefisien determinasi r2 = 77%. Perolehan percobaan signifikan jua menunjukkan bahwasanya diperoleh korelasi yang relevan. Perihal ini dibenarkan melalui nilai Fhitung = 4,75 dan Ftabel = 3,34 atas taraf kesalahan (α) V% via dkpembilang = 2 dan dkpenyebut = (31-2-1)=28 lalu Fhitung Ftabel setakat Ha diterima. Berasaskan temuan ini bisa dideterminasi bahwasanya adanya hubungan yang signifikan dan positif jenjan edukasi wali dan ketaatan telaah murid akan kinerja telaah Ilmu Pengetahuan Sosial Terpadu murid ruang 8 SMP IT Luqmanul Hakim Kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar. Kata kunci: hubungan, tingkat pendidikan orang tua, disiplin belajar, prestasi belajar IPS Terpadu
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ARTIKULASI DENGAN BERBANTUAN MEDIA ANIMASI FLASH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI PESERTA DIDIK KELAS X IPS1 SMA NEGERI 8 BANDA ACEH Wilda Nur Islami; . Hasmunir; Novia Zalmita
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 5, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model artikulasi berbantuan media animasi flash merupakan suatu model yang penerapannya seperti pesan berantai dan dibantu oleh media animasi flash yang dapat menvisualisasikan penjelasan guru, dan merupakan model serta media pembelajaran yang digunakan untuk peningkatan hasil belajar geografi peserta didik kelas X IPS1 SMA Negeri 8 Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Peningkatan hasil belajar geografi peserta didik kelas X IPS1 SMA Negeri 8 Banda Aceh; (2) Aktivitas guru dan peserta didik dalam penerapan model artikulasi berbantuan media animasi flash; (3) Keterampilan guru mengelola pembelajaran  model artikulasi berbantuan media animasi flash. Dalam mengumpulkan data penelitian ini menggunakan tes hasil belajar, lembar pengamatan aktivitas guru dan peserta didik, lembar pengamatan keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran, dan angket respon peserta didik menggunakan penerapan model artikulasi berbantuan media animasi flash. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Berdasarkan pengolahan data, hasil belajar geografi siklus I pada ketuntasan individual terdapat 12 peserta didik yang tuntas dari 24 peserta didik (50%), sedangkan ketuntasan klasikal terdapat 4 soal yang tuntas dari total 7 soal (57%). Selanjutnya aktivitas guru dan peserta didik terdapat 4 aktivitas yang tidak sesuai dengan waktu dari total 12 aktivitas guru dan peserta didik. Selanjutnya keterampilan guru siklus I memperoleh skor 2,85. Pada siklus II ketuntasan individual terdapat 23 peserta didik dari 24 peserta didik yang tuntas (96%), sedangkan untuk ketuntasan klasikal terdapat 6 soal dari total 7 soal yang tuntas (86%). Dalam siklus II terdapat 2 aktivitas guru dan peserta didik yang tidak sesuai dengan waktu dari total 12 aktivitas guru dan peserta didik. Kemudian keterampilan guru mendapat skor 3,5. Selanjutnya yang terakhir respon peserta didik yang menjawab ya di siklus I menunjukkan 83,33%, sedangkan untuk siklus II menunjukkan 87,08%. Berdasarkan penjelasan di atas maka dapat dikatakan bahwa penelitian penerapan model artikulasi berbantuan  media animasi flash terjadinya peningkatan hasil belajar geografi pada siklus II.