cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 227 Documents
IMPLEMENTASI PROGRAM KURIKULUM KEMARITIMAN DI SMK NEGERI I KOTA SABANG Rinal Khairunnas; . Hasmunir; Mirza Desfandi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 5, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan maritim harus diimplementasikan sejak dini, salah satunya melalui lembaga pendidikan. Latar belakang dalam penelitian ini adalah untuk melihat proses implementasi kurikulum kemaritiman yang dilakukan guru SMK Negeri 1 Kota Sabang dalam menerapkan dan mengintegrasikan nilai-nilai kemaritiman. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi program kurikulum kemaritiman di SMK Negeri 1 Kota Sabang. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X dan kelas XI, guru, kepala sekolah dan penanggung jawab program di dinas pendidikan Provinsi Aceh. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya seluruh data diolah dengan tahapan analisis data kualitatif yaitu reduksi data, model data (display data), dan penarikan/verifikasi kesimpulan. Data yang telah didapat kemudian di analisis dengan menggunakan rumus deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi Program Kurikulum Kemaritiman di SMK Negeri 1 Kota Sabang belum terlaksana dengan baik karena program ini baru laksanakan. Beberapa kendala bukan hanya berasal dari sekolah tetapi dari Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman yang bertanggung jawab terhadap program kurikulum kemaritiman. Minimnya anggaran, programnya baru dilaksanakan, misskomunikasi dengan daerah tujuan program, pelaporan kegiatan yang semakin banyak merupakan faktor kendala belum terlaksananya program kurikulum kemaritiman dengan baik seperti yang diharapkan. Tidak semua guru dan mata pelajaran sekolah yang bisa diintegrasikan sehingga terhambatnya proses implementasi program kurikulum kemaritiman di sekolah SMK Negeri 1 Kota Sabang. Dalam hal ini, sekolah sedang mengupayakan program ini berjalan baik dengan memanfaatkan kompetensi guru yang sudah mengikuti workshop kurikulum kemaritiman di Jakarta
HUBUNGAN MOTIVASI BERPRESTASI DAN DUKUNGAN SOSIAL ORANG TUA TERHADAP PROKRASTINASI AKADEMIK MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI UNIVERSITAS SYIAH KUALA Amelia Fitri; Syamsul Bardi; Abdul Wahab Abdi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 4, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul hubungan motivasi berprestasi dan dukungan sosial orang tua terhadap prokrastinasi akademik mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi Universitas Syiah Kuala. Rumusan masalah penelitian ini adalah apakah terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi berprestasi dan dukungan sosial orang tua terhadap perilaku prokrastinasi akademik pada mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi berprestasi dan dukungan sosial orang tua terhadap perilaku prokrastinasi akademik pada mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi Universitas Syiah Kuala. Hipotesis penelitian ini adalah terdapat hubungan negatif antara motivasi berprestasi dan dukungan sosial orang tua terhadap prokrastinasi akademik  pada mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini merupakan penelitian korelasi dengan  metode nonparametrik. Penelitian dilakukan dengan menyebarkan angket penelitian kepada sampel berjumlah 73 orang yang terdiri dari angkatan 2013, 2014, 2015, 2016 dan 2017. Penyebaran angket dilakukan dengan teknik Accidental  Sampling . Uji korelasi dalam penelitian ini menggunakan korelasi Kendall Tau pada taraf signifikansi 0,05. Koefisien korelasi variabel motivasi berprestasi dan prokrastinasi akademik adalah -0,320 dengan nilai signifikansi 0,006 (p 0,05). Sedangkan nilai koefesien korelasi variabel dukungan sosial orang tua dan prokrastinasi akademik adalah -0,11 dengan nilai signifikansi 0,348 (p 0,05). Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara variabel motivasi berprestasi terhadap prokrastinasi akademik. Sebaliknya tidak terdapat hubungan yang signifikan antara variabel dukungan sosial orang tua terhadap prokrastinasi akademik. Kata Kunci: hubungan, motivasi berprestasi, dukungan sosial orang tua, prokrastinasi akademik.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SCRIPT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS X IPS 2 SMA NEGERI 3 KUALA KABUPATEN NAGAN RAYA Ainal Mardhiah; Samsul Bardi; Daska Aziz
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 3 (2018): Agustus 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Kooperatif Tipe Script dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran geografi di kelas X IPS 2 SMA Negeri 3 Kuala, Kabupaten Nagan Raya. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa/i kelas X IPS 2 SMA Negeri 3 Kuala yang terdiri dari 20 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes (pre-test dan pos-test) untuk hasil belajar siswa, lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa, keterampilan guru dan angket respon siswa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian diperoleh bahwa (1) Persentase ketuntasan secara individual meningkat, pada siklus I terdapat 16 siswa yang tuntas secara individual, pada siklus II terdapat 19 siswa yang tuntas secara individual dari 20 siswa. Persentase ketuntasan klasikal meningkat dari 60% pada siklus I menjadi 90% pada siklus ke II; (2) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran meningkat dari sedang (2,56) menjadi baik (3,35); (3) Aktitas guru dan siswa meningkat menjadi sesuai dengan persentase waktu ideal; dan (4) Respon siswa terhadap penerapan desain pembelajaran geografi kooperatif tipe script adalah 92,3% dari 20 siswa menjawab dapat memperjelas pemahaman terhadap materi yang dipelajari dengan penerapan pembelajaran geografi kooperatif tipe script.Kata Kunci:  Model Pembelajaran, Kooperatif Tipe Script, Hasil Belajar dan Geografi.
KORELASI MINAT BELAJAR SISWA DAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN DENGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA SMA NEGERI 1 GUNUNG MERIAH KABUPATEN ACEH SINGKIL Novi Anggraini Ningsih; . Hasmunir; Abdul Wahab Abdi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 5, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minat belajar merupakan salah satu hal terpenting dan utama dalam proses belajar dan pembelajaran, minat dapat diartikan sebagai rasa lebih menyukai dan memiliki rasa ketertarikan pada suatu hal atau aktivitas tanpa ada yang menyuruh. Dalam proses pembelajaran, sebagai seorang guru harus mempersiapkan bahan-bahan materi pembelajaran yang menarik sehingga siswa merasa senang untuk proses pembelajaran. Kemdian, pelaksanaan pembelajaran harus sesuai dengan rencana pelaksanaan pembelajaran agar tercipta  interaksi antara peserta didik dan guru dalam  proses pembelajaran sehingga saling menguntungkan. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu apakah terdapat korelasi minat belajar siswa dan pelaksanaan pembelajaran dengan hasil belajar Geografi siswa SMA Negeri 1 Gunung Meriah Kabupaten Aceh Singkil?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi minat belajar dan pelaksanaan pembelajaran dengan hasil belajar geografi siswa SMA Negeri 1 Gunung Meriah Kabupaten Aceh Singkil. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi. Populasi penelitian adalah siswa kelas X IPS di SMA Negeri 1 Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil yang berjumlah 108 siswa dan diambil sampel sebanyak 52 siswa dengan menggunakan teknik proportional sampel. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket dan dokumentasi. Hasil analisis regresi ganda diperoleh  dan koefisien korelasi ganda sebesar 0,04 yaitu tidak terdapat hubungan yang sangat rendah dengan koefisien determinasi berganda = 0,16%. Uji hipotesis menunjukkan bahwa Fhitung lebih kecil dari Ftabel atau 0,04 3,18 yang berarti H0 diterima. Simpulannya  tidak terdapat hubungan yang signifikan antara minat belajar dan pelaksanaan pembelajaran dengan hasil belajar siswa SMA Negeri 1 Gunung Meriah Kabupaten Aceh Singkil
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN TIME TOKEN DENGAN MAKE A MATCH SISWA KELAS X SMA NEGERI 2 BANDA ACEH Rahmatul Husna; Syamsul Bardi; Thamrin Kamaruddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 4 (2018): November 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan daripada penelitian untuk membandingkan hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran Time Token dengan Make A Match siswa kelas X SMA Negeri 2 Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan merupkan penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini seluruh peserta didik kelas X SMA Negeri 2 Banda Aceh yang berjumlah 341 peserta didik. Pengambilan sampel dilakukan secara teknik Purposive Sampling yaitu berdasarkan pertimbangan siswa kedua kelas adalah sama, sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X IS 1 merupakan kelas percobaan I diajarkan memakai model Time Token dan kelas X IS 2 merupakan kelas percobaan II diajarkan memakai model Make A Match. Pengumpulan data dilakukan dengan pemberian tes. Berdasarkan hasil uji hipotesis membuktikan bahwa thitung = -2,23 ttabel = 1,68, taraf signifikansi 5% dengan dk = 49 maka hasil belajar siswa menggunakan model Make A Match tidak lebih baik daripada hasil model Time Token pada mata pelajaran geografi kelas X SMA Negeri 2 Banda Aceh. Artinya tidak terdapat perbedaan hasil belajar siswa kelas percobaan I dengan kelas percobaan II, yaitu perolehan nilai rata-rata 76,53 pada kelas percobaan I dan 77,8 pada kelas percobaan II. Kata Kunci : Perbandingan, Hasil belajar, Time Token, Make A Match
HUBUNGAN PEMANFAATAN FASILITAS DAN LINGKUNGAN BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI 4 BANDA ACEH Intan Fitria; Alamsyah Taher; Abdul Wahab Abdi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 2 (2018): MEI 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fasilitas belajar adalah pembantu pelajaran (benda) yang dimanfaatkan oleh oleh pengajar maupun siswa dalam proses pembelajaran. Lingkungan belajar adalah tempat proses pembelajaran dilaksanakan, lingkungan baik berupa lingkungan sekolah, lingkungan masyarakat dan lingkungan rumah, lingkungan sekolah yang baik akan memberikan efek positif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian berjudul hubungan pemanfaatan fasilitas dan lingkungan belajar dengan hasil belajar geografi Siswa Kelas XI IPS SMAN 4 Banda Aceh. Rumusan permasalahan adalah terdapat hubungan positif dan signifikan antara pemanfaatan fasilitas dan lingkungan belajar dengan hasl belajar geoografi Siwa Kelas XI IPS SMAN 4 Banda Aceh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pemanfaatan faslitas dan lingkungan belajar dengan hasil belajar geografi Siswa Kelas XI IPS SMAN 4 Banda Aceh. Penelitian pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitan korelasi. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI dan yang menjadi sampel adalah kelas XI IPS1, XI IPS 2 dan XI IPS3SMAN 4 Banda Aceh. Penntuan sampel dalam penelitian yaitu dengan teknik Random Sampling yang dipilih secaraacak tanpa memperhatikan strata dan jumlah sampel yang dihitung dengan menggunkan rumus Solvin yaitu sebanyak 49 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik angket dan soal tes. Teknik pengolahan data menggunakan statistik korelasi ganda, diproleh hasil kofisien korelasi 0,77 pada kategori  kuat dengan koefisien determinasi berganda (R2) = 59,29% berdasarkan uji hipotesis menunjukkan bahwa  yaitu 3,36 3,20 yang artinya Ha diterima. Simpulannya terdapat hubungan yang positif dansignif  antara pemanfaatan fasilitas dan lingkungan belajar dengan hasil belajar geografi Siswa Kelas XI IPS SMAN 4 Banda Aceh. Kata Kunci: hubungan, pemanfaatan fasilitas, lingkungan belajar, hasil belajar, geografi
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION DENGAN TIPE QUIZ TEAM PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI KELAS XI SMA NEGERI 4 TANAH JAMBO AYE KABUPATEN ACEH UTARA Muhammad Kalbadri; Abdul Wahab Abdi; Alamsyah Taher
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 4, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dalam penelitan ini adalah apakah prestasi peserta yang diberi perlakuan dengan model pembelajaran Koperatif Tipe STAD lebih meningkat dibandingkan Quiz Team terhadap mata pelajaran geografi. maksud dari penulisan skripsi ini adalah untuk mengambil kesimpulan mengenai prestasi belajar siswa yang dibimbing dengan menggunakan model pembelajaran koperatif tipe Student Team Achievement Division apakah lebih baik jika dibandingkan dengan model pembelajaran koperatif tipe Quiz Team. Populasinya seluruh siswa kelas XI di SMA Negeri 4 Tanah Jambo Aye yang berjumlah 47 siswa. Teknik analisa data menggunakan uji rumus uji t, diperoleh nilai thitung = 6,29 ttabel =1,68 pada ketentuan signifikasi 0,05 dengan dk = 41 berarti thitung ttabel, berarti Ha diterima. Kesimpulannya adalah prestasi belajar geografi peserta didik yang diberi perlakuan dengan memakai model pembelajaran Koperatif Tipe Student Team Achievement Division lebih unggul  dari pada  Quiz Team terhadap mata pelajaran geografi siswa kelas XI SMA Negeri 4 Tanah Jambo Aye Kabupaten Aceh Utara. Kata Kunci: Perbandingan, hasil belajar, geografi, Student Team Achievement Division, Quiz Team.
PERBANDINGAN LITERASI LINGKUNGAN PESERTA DIDIK SEKOLAH ADIWIYATA DAN NON-ADIWIYATA DI KOTA BANDA ACEH (Studi Di Mtsn 1 Dan Mts Ulumul Qur’an Banda Aceh) Indri Maulina; Syamsul Bardi; Abdul Wahab Abdi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 5, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Perbandingan Literasi Lingkungan Peserta Didik Sekolah Adiwiyata dan Non-Adiwiyata”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbandingan yang signifikan yakni literasi lingkungan antara peserta didik sekolah yang berstatus adiwiyata dan non-adiwiyata di Kota Banda Aceh. Hipotesisnya adalah literasi lingkungan peserta didik sekolah adiwiyata lebih tinggi dibandingkan dengan peserta didik sekolah non-adiwiyata. Pendekatan yang digunakan yaitu kuantitatif dengan jenis penelitian komparasi. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas VII sekolah MTsN 1 yang sampelnya diambil sejumlah 35 orang dan MTs Ulumul Qur’an Banda Aceh yang sampelnya diambil sejumlah 28 orang dengan menggunakan teknik random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik angket dan tes.Teknik pengolahan data dilakukan dengan uji-t, namun terlebih dahulu dilakukan uji prasyarat, yakni uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil kedua uji prasayarat tersebut menunjukkan data bersifat homogen dan berdistribusi normal sehingga dapat dilanjutkan dengan uji-t. Hasil pengolahan data dengan menggunakan rumus uji-t menunjukkan bahwa thitung ttabel atau 2,30 1,67 pada taraf signifikansi 5% dengan dk 61, yang berarti Ha  diterima, sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat perbedaan literasi lingkungan peserta didik sekolah adiwiyata dan non-adiwiyata, Banda Aceh, yakni tingkat literasi peserta didik sekolah yang berstatus adiwiyata lebih tinggi dibandingkan dengan sekolah non-adiwiyata
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODELPEMBELAJARAN PERMAINAN LUDO DAN GEO-MONOPOLY DALAM MATA PELAJARAN GEOGRAFI DI SMA NEGERI 5 BANDA ACEH . Sutriani; Abdul Wahab Abdi; Thamrin Kamaruddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 3 (2018): Agustus 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan model pembelajaran yang beragam menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan motivasi belajar siswa yang akan berdampak pada prestasi belajar. Salah satunya penggunaan model pembelajaran yang menitikberatkan pada aktivitas siswa seperti penerapan model pembelajaran berbasis game kooperatif permainan ludo dan Geo-monopoly. Rumusan masalah adalah apakah hasil belajar siswa dengan model pembelajaran permainan ludo lebih baik jika dibandingkan dengan hasil belajar siswa dengan  model pembelajaran Geo-monopoly dalam mata pelajaran Geografi di SMA Negeri 5 Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuai perbandingan hasil belajar siswa dengan model pembelajaran permainan ludo dibandingkan dengan hasil belajar dengan model pembelajaran Geo-monopoly pada mata pelajaran geografi di SMA N 5 Banda Aceh. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen (true experimental design). Populasi yang diambil dalam penelitian ini adalah siswa kelas X yang terdiri dari 237 siswa. Sampel diambil berdasarkan teknik porpusive sampling, dan hanya diambil 2 kelas yaitu 28 siswa dari kelas X-IS-2 dan 25 siswa dari kelas X-IS-3. Hipotesis penelitinan ini adalah hasil belajar dengan model permainan ludo lebih baik jika dibanding dengan hasil belajar siswa menggunakan model Geo-Monopoly mata pelajaran geografi di SMA Negeri 5 Banda Aceh. Teknik pengumpulan data dengan metode pre-test dan post-test. Data diolah dengan model matetika uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  dan  pada taraf signifikan α = 5% dengan dk = 51, sehingga dapat disimpulkan  artinya terima  (uji pihak kanan). Dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa dengan model pembelajaran permainan ludo lebih baik dibanding dengan hasil belajar siswa dengan model pembelajarn permainan Geo-Monopoly pada materi dinamika litosfer terhadap kehidupan. Kata Kunci: perbandingan, hasil belajar, permainan ludo, geo-monopoly, geografi.
HUBUNGAN PEMBERIAN REWARD DAN PUNISHMENT DENGAN MOTIVASI BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS XI IPS SMA LABORATORIUM UNSYIAH Eza Sofiani; Alamsyah Taher; Abdul Wahab Abdi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 3 (2018): Agustus 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Reward dan punishment adalah salah satu gejala yang bisa menumbuhkan motivasi belajar. Dalam kegiatan belajar, gejala yang timbul yaitu siswa kurang bersemangat saat proses pembelajaran berlangsung. Sehubungan dengan itu, fenomena yang sering terjadi yaitu siswa kurang aktif, mengantuk, dan kurang berkonsentrasi, sehingga sangat diperlukan pemberian reward dan punishment dalam kegiatan belajar. Adapun inti permasalahan dalam penelitian ini yaitu adakah memperoleh korelasi yang baik dan signifikan antara pemberian reward dan punishment dengan motivasi belajar geografi siswa kelas XI IPS SMA Laboratorium Unsyiah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi pemberian reward dan punishment dengan motivasi belajar geografi siswa kelas XI IPS SMA Laboratorium Unsyiah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI IPS SMA Laboratorium Unsyiah yang berjumlah 31 peserta didik. Pengumpulan data diperoleh dengan metode dokumentasi dan angket. Sedangkan pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi ganda, koefisien determinasi, analisis korelasi berganda, dan uji F. Dari hasil olahan data, nilai koefesien hubungan ganda antara reward dan punishment dengan motivasi belajar sebesar 0,46 yang berarti terdapat korelasi taraf sedang dengan koefesien determinasi (r2) = 21%. Hasil pengujian signifikansi diperoleh dari nilai Fhitung Ftabel yaitu 3,76 3,34 sehingga Ha diterima. Oleh karena itu, dapat diambil kesimpulan bahwa adanya korelasi baik dan signifikan antara pemberian reward dan punishment dengan motivasi belajar siswa kelas XI IPS SMA Laboratorium Unsyiah. Kata Kunci: reward, punishment, motivasi belajar, geografi