cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling
ISSN : 26150344     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini bertujuan untuk mempublikasikan karya-karya mahasiswa jurusan bimbingan dan konseling terutama hasil dari penelitian yang mereka lakukan. Jurnal berfokus pada semua aspek psikologis yang mempengaruhi pelajar dan semua teknik bantuan psikologis yang dapat diberikan untuk menolong mereka mencapai kesuksesan dalam belajar.
Arjuna Subject : -
Articles 21 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 4 (2019): Desember 2019" : 21 Documents clear
Korelasi Antara Adversity Quotient Dengan Selfefficacy Pada Siswa Kelas XII SMA Negeri Di Kota Banda Aceh Iin Salwa Kamalia; Abu Bakar; Nurbaity Bustamam
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 4, No 4 (2019): Desember 2019
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adversity quotient and self-efficacy are needed by individuals to be able to optimize themselves and are two factors that influence student success. This study aims to determine the conditions and the relationship between adversity quotient with self-efficacy in class XII students of SMA Negeri in Banda Aceh. The study uses a quantitative approach with descriptive and correlation methods. The study population was all students of class XII in 6 public high schools in the city of Banda Aceh. The sampling method is done using multistage random sampling which was to randomize school samples and use the Slovin formula to determine the number of student samples. The schools that became the sample of the research were Banda Aceh 5 SMA, Banda Aceh 6 SMA and Banda Aceh 12 SMA and the number of samples that were used as research respondents were 222 students. The hypothesis examined in this study was there is a relationship between adversity quotient and self-efficacy. Data collection tools used are the adversity quotient scale and self-efficacy scale in the form of a Likert scale. The results showed that the adversity quotient of dominant students was in the medium category and the level of self-efficacy of the students was also dominant in the medium category. The results also showed a significant positive relationship between adversity quotient and self-efficacy with coefficients r = 0.666 and p = 0,000. This means that the higher the adversity quotient, the higher the student's self-efficacy. Vice versa, if the adversity quotient is low then the student's self-efficacy will also be low.Keywords: Adversity Quotient, Self-Efficacy, High School Student ABSTRAK Adversity quotient dan self-efficacy sangat diperlukan oleh individu untuk dapat mengoptimalkan diri dan merupakan dua faktor yang mempengaruhi keberhasilan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi dan hubungan antara adversity quotient dengan self-efficacy pada siswa kelas XII SMA Negeri Di Kota Banda Aceh. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode  deskriptif dan korelasi. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XII di 6 SMA Negeri dikota Banda Aceh. Metode pengambilan sampel dilakukan menggunakan multistage random sampling yaitu untuk randominasi sampel sekolah dan menggunakan rumus slovin untuk menentukan jumlah sampel siswa. Sekolah yang menjadi sampel penelitian yaitu SMA Negeri 5 Banda Aceh, SMA Negeri 6 Banda Aceh dan SMA Negeri 12 Banda Aceh dan jumlah sampel yang dijadikan responden penelitian sebanyak 222 siswa. Hipotesis pada penelitian ini adalah adanya hubungan antara adversity quotient dan self-efficacy. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah skala adversity quotient dan skala self-efficacy dalam bentuk skala likert. Hasil penelitian menunjukkan adversity quotient siswa dominan berada pada katagori sedang dan tingkat self-efficacy siswa juga dominan berada pada katagori sedang. Hasil penelitian juga menunjukkan adanya hubungan yang signifikan positif antara  adversity quotient dan self-efficacy dengan koefisien r = 0,666 dan p =  0,000. Artinya semakin tinggi adversity quotient maka semakin tinggi  self-efficacy siswa. Begitupun sebaliknya, apabila adversity quotient rendah maka self-efficacy siswa juga ikut rendah.Kata kunci : Adversity Quotient, Self-Efficacy, Siswa SMA
Efektifitas Layanan Mediasi dalam Mengatasi Konflik antar Siswa di SMAN 1 dengan SMKN 2 Langsa Rizka Az-Zahra; Martunis Martunis; Dahliana Abd
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 4, No 4 (2019): Desember 2019
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKKonflik antar siswa merupakan hal yang tidak dapat dihindari dalam hubungan pertemanan siswa. Konflik dapat terjadi akibat beberapa faktor yaitu, adanya perselisihan, pertentangan dan sikap saling menjatuhkan dalam mencapai tujuan. Bentuk konflik berbeda-beda, mulai konflik kecil yang melibatkan individu dengan individu hingga konflik besar yang melibatkan kelompok. Layanan mediasi adalah salah satu layanan yang bertujuan untuk membangun kembali hubungan baik antar siswa yang berkonflik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab konflik antar siswa SMKN 2 dengan SMAN 1 Langsa, strategi layanan mediasi yang dilakukan oleh sekolah dan efektifitas dari layanan mediasi yang telah dilakukan sekolah dalam mengatasi konflik. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan deskriptif kualitatif dengan menggunakan instrumen wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah Kepala Sekolah dan guru BK di SMAN 1 dan SMKN 2 Langsa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik antar siswa kedua sekolah  disebabkan adanya siswi SMAN 1 Langsa yang di ganggu oleh siswa SMKN 2 Langsa saat menonton pertandingan bola, ketidakpuasan siswa dalam menerima hasil pertandingan, adanya saling ejek-mengejek antar siswa, dan adanya provokasi yang memancing emosi siswa. Strategi layanan mediasi dilakukan sesuai tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, analisis hasil evaluasi, dan tindak lanjut. Hasil layanan mediasi yang dilakukan sekolah menunjukkan adanya kesadaran siswa, adanya sikap perdamaian, terjalinnya kembali hubungan yang harmonis antar dua sekolah. Layanan mediasi yang dilakukan sekolah dapat dikatakan efektif, karena strategi layanan disesuaikan dengan kearifan lokal seperti, peusijuek, ganti rugi kerusakan fasilitas sekolah dan biaya pengobatan siswa.Kata kunci: Efektifitas, Layanan Mediasi, Konflik 
Regulasi Diri Mahasiswa Putri yang Tinggal di Asrama Unsyiah Elma Wanruhmi; Martunis Martunis; Abu Bakar
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 4, No 4 (2019): Desember 2019
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Penelitian yang berjudul Regulasi Diri Mahasiswa Putri Yang Tinggal Di Asrama Unsyiah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bentuk regulasi diri dan faktor penghambat regulasi diri pada mahasiswa putri yang tinggal di asramaunsyiah. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Lokasi penelitian ini adalah asrama putri unsyiah  Kota Banda Aceh. Teknik pengumpulan data yang di gunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa bentuk regulasi diri mahasiswa dibagi menjadi dua yaitu bentuk regulasi diri tinggi/baik dan bentuk regulasi diri yang rendah. Seseorang yang memiliki regulasi diri tinggi/baik ia memiliki kemampuan untuk mengendalikan pikiran, tingkah laku, aspek afeksi, dan memiliki hubungan interpersonal yang baik. Artinya mereka memiliki target/tujuan yang akan dicapai dalam hidupnya dengan membuat perencanaan dan tindakan yang baik, semua tingkah laku yang  ditampilkannya pun telah disesuaikan dengan tindakan-tindakan yang telah dibuat, mereka juga lebih memahami dirinya sendiri serta memiliki hubungan interpersonal yang baik. Sedangkan seseorang yang memiliki regulasi diri yang rendah tidak memiliki target/tujuan yang dapat dicapai dalam hidupnya mereka lebih pasrah terhadap keadaan.
KESULITAN-KESULITAN YANG DIHADAPI MAHASISWABIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MELAKSANAKAN KEGIATAN MAGANG DI SEKOLAH LATIHAN DAN UPAYA MENGATASINYA (Penelitian pada Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh) Dasnila Dasnila; said nurdin; martunis yahya
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 4, No 4 (2019): Desember 2019
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan-kesulitan yang dihadapi mahasiswa Bimbingan dan Konseling dalam melaksanakan kegiatan magang di sekolah latihan dan bagaimana upaya untuk mengatasinya.Pendekatan yang di gunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subyek penelitian adalah seluruh mahasiswa Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala yang sedang melaksanakan Program Magang III di Sekolah Latihan pada semester ganjil tahun akademik 2017/2018 yang berjumlah sebanyak 15 orang mahasiswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, studi dokumentasi, observasi/pengamatan. Hasil penelitian menemukan bahwa banyak kendala dan kesulitan yang dihadapi mahasiswa Bimbingan dan Konseling dalam melaksanakan magang di sekolah latihan, antara lain; dalam kegiatan observasi dan orientasi lingkungan sekolah, menemukan sulit berkomunikasi dan menjalin hubungan interaksi sosial dengan berbagai unsur dan elemen yang ada di sekolah latihan (kepala sekolah/koordinator guru pamong, staf pengajar/guru pamong dan dengan para siswa. Mahasiswa mengaku kurang memiliki pengetahuan dan pengalaman yang cukup untuk menyelesaikan tugas dan kewajibannya, seperti; menganalisis data AUM, membuat program kerja BK, menyusun Silabus, RPP/RPLBK, menata administrasi dan laporan akhir, kerena bagi mahasiswa magang merasa masih terlalu dini dan kurang cukup waktu masa mendapatkan materi pembekalan sebelum terjun ke lapangan melaksanakan kegiatan magang I dan magang II. Upaya yang dilakukan mahasiswa untuk mengatasi kesulitan, dengan cara mereka mempersiapkan diri terlebih dahulu, membekali diri dengan pengetahuandan mencari informasi dari berbagai sumber sebelum mengikuti program magang. Di samping itu mereka harus belajar lebih banyak pada mahasiswa senior (kakak letting) yang sudah lulus magang, perlu lebih banyak berkonsultasi dan berkomunikasi dengan guru pamong dan dosen pembimbing lapangan (DPL). Kata kunci: Kesulitan-kesulitan, Melaksanakan magang di Sekolah Latihan  
HUBUNGAN DETERMINASI DIRI DENGAN SOSIAL SUPPORT DI DAYAH MODERN DARUL ‘ULUM KOTA BANDA ACEH Mifta Oktavianda; M Husen; Nurbaity Nurbaity
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 4, No 4 (2019): Desember 2019
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTGood self-determination capability needed by a teenager in the face early in junior high school because of this ability is expected to help young people to cope with the challenges or barriers in the school environment and the community. This ability is itself not free from the factors that influence one of them is social support. This study aims to determine 1) The level of students' self determination YPUI SMP Islam Darul 'Ulum Banda Aceh, 2) Level Social support Islamic junior high school students YPUI Darul' Ulum Banda Aceh, 3) and the relationship between self-determination with social support. Subjects were students YPUI SMP Islam Darul Uloom Banda Aceh. A population of 68 people, the daughter of 37 students and 31 male students while using a sample of the total samples because the population is less than 100 then dipenelitian sample numbering 68 people. The method used is quantitative approach and the type of descriptive and correlational research. Methods of data collection using a scale of self determination and scale of social support in the form of Likert scale. The results showed that students' self-determination the dominant middle category with a percentage of 63.23%, and the social support of students are also dominant in the medium category, namely the percentage of 60.29%. Correlation test results in this study showed that the two variables, the variable self determination and social support has a correlation value of 0.690 with a significance level of 0.000. ABSTRAK Kemampuan Determinasi diri yang baik dibutuhkan oleh remaja dalam menghadapi masa awal di sekolah menengah pertama karena kemampuan ini diperkirakan dapat membantu remaja untuk bertahan dalam menghadapi tantangan ataupun hambatan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.Kemampuan ini sendiri tak lepas dari faktor-faktor yang mempengaruhinya salah satunya adalah social support.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Tingkat determinasi diri siswa SMP Islam YPUI Darul ‘Ulum Banda Aceh, 2) Tingkat Social support siswa SMP Islam YPUI Darul ‘Ulum Banda Aceh, 3) dan hubungan antara determinasi diri dengan social support.Subyek penelitian adalah siswa SMP Islam YPUI Darul ‘Ulum Banda Aceh. Populasi berjumlah 68 orang, yakni 37 siswa putri dan 31 siswa putra sedangkan sampel menggunakan sampel total karena jumlah populasi yang kurang dari 100 maka sampel dipenelitian ini berjumlah 68 orang. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dan jenis penelitiannya deskriptif dan korelasional. Metode pengumpulan data menggunakan skala determinasi diri dan skala social support dalam bentuk skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa determinasi diri siswa dominan berada pada kategori sedang dengan persentase 63,23%, dan social support siswa juga dominan dalam kategori sedang yaitu dengan persentase 60,29%. Hasil uji korelasi pada penelitian ini menunjukkan bahwa kedua variabel, yaitu variabel determinasi diri dan social support memiliki nilai korelasi sebesar 0,690 dengan tingkat signifikansi sebesar  0,000. Hal ini mengindikasikan bahwa terdapat hubungan yang positif dan kuat antara variabel determinasi diri dan social support siswa SMP Islam YPUI Darul ‘Ulum Banda Aceh. Kata kunci : Determinasi diri , Social support. 
STRATEGI KONSELING BAGI KORBAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA M Rizky Saputra
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 4, No 4 (2019): Desember 2019
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAC The use of narcotics and other drugs in Indonesia is very unsettling to the community, which must be destroyed and once the search for solutions for users of illicit goods. The use of narcotics has occurred in all regions of Indonesia and almost all walks of life. The purpose of this research is to study counseling strategies or consultations conducted by counselors in assisting victims of drug smuggling. The method used in this research is the study of literature which is one of the data collection methods used in the social research methodology for testing historical data, which deals with the library data collection method which consists of books or journals published with the research title will be discussed, read and included and process-related research materials. From the existing literature, based on the results of literature research that has been done counseling that uses individuals who are more widely used, matters relating to this dimension are needed by someone who develops the potential that exists in the optimal directed at positive aspects of life. Besides, the method of discussing Islamic Counseling is also supportive support for victims who use drugs, because most of the people in Indonesia are Muslim, it is felt that a counseling strategy through Islamic counseling is much more needed.  Keywords: Counseling Strategies, Drug Broadcasting, Literature Review ABSTRAK Penggunaan narkoba dan obat-obatan lainnya di Indonesia sangat meresahkan masyarakat, yang harus dimusnahkan serta pencarian solusi bagi pengguna barang haram tersebut. Penggunaan narkotika sudah terjadi seluruh wilayah Indonesia dan hampir merata ke dalam lapisan masyarakat. Adapun tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui strategi atau pendekatan konseling yang dilakukan oleh konselor dalam pemberian bantuan bagi korban penyalahgunaan narkoba. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian literatur yaitu satu metode pengumpulan data yang digunakan dalam metodelogi penelitian sosial untuk menelusuri data historis, yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka berupa buku-buku atau jurnal-jurnal terkait dengan judul penelitian yang akan diteliti, membaca dan mencatat serta mengolah bahan penelitian terkait. Dari literatur yang ada, berdasarkan hasil penelitian litertur yang telah dilakukan konseling yang menggunakan pendekatan individu lebih banyak digunakan, hal dikarenakan bahwa dimensi ini memungkinkan seseorang mengembangkan potensi yang ada pada dirinya secara optimal yang mengarah pada aspek-aspek kehidupan yang positif. Selain itu, metode pendekatan Konseling Islam juga merupakan pendekatan pendukung dalam konseling bagi korban penyalahgunaan narkoba, Sebab di Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam, dirasa sangat perlu adanya strategi konseling melalui pendekatan konseling islami.  Kata Kunci: Strategi Konseling, Penyalahgunaan Narkoba, Kajian Literatur
IDENTIFIKASI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SEKOLAH INKLUSI (STUDI PADA SD NEGERI 57 BANDA ACEH) Abubakar, Nurraida; Yahya, Martunis; Fajriani, Fajriani
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 4, No 4 (2019): Desember 2019
Publisher : Prodi BK FKIP Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTThis reseacrh named identification of special needs children in inclusive school, will help teacher to know the problem of their students. The purpose of this study is to know the special needs chidren in SD Negeri 57 Banda Aceh. So that the students will get the good learning. The researcher use gualitative approach by using descriptive methods. The location is SD Negeri 57 Banda Aceh. The technigues which is used are observation, interview, and guestionare. The result u the teacher did not make any identificatoin for the special needs children in inclusive school of SD Negeri 57 Banda Aceh the categorizing of the problem is deveded into diffficult, more difficult and most difficult. The reseacher found 22 student, in variation needs phisically and learning problem. They have more than one needs. There are 11 blind children, 8 autism children, adhd 9 children, 15 dyslexia children, 6 children cognitive problem, and 16 children of slow learner. Moreover the intervention from this problem that they have is expert therapy of special needs children, simplification of curriculum, parents support, teacher and counseling.Keyword: identification of special needs children inclusive, inclusive school.ABSTRAKPenelitian yang berjudul identifikasi anak berkebutuhan khusus di sekolah inklusi, akan membantu guru mengetahui masalah siswanya. Tujuan penelitan ini yaitu untuk mengetahui anak berkebutuhan khusus pada SD Negeri 57 Banda Aceh, sehingga siswa mendapatkan layanan pembelajaran yang tepat. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Lokasi penelitian ini adalah SD Negeri 57 Banda Aceh. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, kuesioner (angket), dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang didapatkan bahwa guru tidak melakukan pengidentifikasian apapun terhadap anak berkebutuhan khusus pada sekolah inklusi SD Negeri 57 Banda Aceh. Pengkategorian masalah tersebut dibagi kedalam klasifikasi ringan, sedang, dan berat. Hasil identifikasi data anak berkebutuhan khusus di SD Negeri 57 Banda Aceh diperoleh sebanyak 22 orang, dengan jenis ketunaan dan ragam masalah belajar yang dimilikinya, mereka memiliki masalah kebutuhan khusus lebih daripada satu jenis. Klasifikasi mereka adalah masalah tuna netra ada 11 anak, Masalah tuna rungu 8 anak, masalah tuna wicara 11 anak, masalah autis 8 anak, masalah ADHD 9 anak, masalah disleksia 15 anak, masalah kognitif 6 anak, dan masalah slow learner 16 anak. Adapun intervensi dari permasalahan yang dimiliki mereka adalah terapi ke ahli anak berkebutuhan khusus, penyederhanaan kurikulum, dukungan orang tua,  guru dan konseling.Kata Kunci: Identifikasi Anak Berkebutuhan Khusus, Sekolah Inklusi.
Pengembangan Kemampuan Matematis dan Bahasa Pada Siswa Tunarungu di SMALB YPAC Banda Aceh Laily Fitriyani; Syaiful Bahri; Fajriani Fajriani
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 4, No 4 (2019): Desember 2019
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKLaily Fitriyani. Pengembangan Kemampuan Matematis dan Bahasa Pada Siswa Tunarungu di SMALB YPAC Banda Aceh. Skripsi. Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala.            (1) Drs. Syaiful Bahri, M.Pd.,             (2) Fajriani, S.Pd M,EdKata Kunci: Pengembangan Kemampuan Matematis dan Bahasa, SiswaTunarunguPenelitian ini berjudul pengembangan kemampuan matematis dan bahasa pada siswa tunarungu di SMALB YPAC Banda Aceh. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui upaya guru dalam mengembangkan kemampuan matematis dan bahasa pada siswa tunarungu dan hambatan yang dialami guru dalam mengembangkan kemampuan matematis dan bahasa pada siswa tunarungu. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Lokasi penelitian ini adalah SMALB YPAC Banda Aceh. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang didapatkan bahwa upaya guru dalam mengembangkan kemampuan matematis dan bahasa pada siswa tunarungu dilakukan dengan beberapa upaya mulai dari kurikulum sekolah yang disederhanakan mengkuti kemampuan yang ada dalam diri siswa, metode pembelajaran yang dapat diserap dengan baik, teknik pembelajaran, media pembelajaran yang menarik sehingga membuat siswa lebih tangkap dalam menyerap materi dan evalusi pembelajaran yang dilakukan guru guna mengukur sejauh mana pencapaian yang diperoleh siswa. Sedangkan hambatan yang dialami guru yang pertama guru merasa alokasi waktu yang sangat sedikit untuk setiap pembelajaran, orangtua siswa yang kurang berkonstribusi terhadap pembelajaran anaknya disekolah dan siswa sendiri yang kurang berkonsentasi didalam kelas sehingga siswa menggangu teman yang lain pada saat guru menerangkan materi didepan kelas. 
ANALISIS PENYEBAB DAN ORIENTASI MASA DEPAN REMAJA EXRESIDENCE NARKOBA PASCA REHABILITASI DI KOTA SIGLI Yayang Dwi Fraja; Martunis Yahya; Abu Bakar
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 4, No 4 (2019): Desember 2019
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja yang menjadi faktor-faktor penyebab remaja menjadi pengguna narkoba di Kota Sigli yang diharapkan dapat memberikan informasi dan pengetahuan tetang kenakalan remaja sehingga dapat mengurangi masalah sosial penyebab kenakalan remaja khususnya narkoba. Penelitian ini berbentuk deskriptif kualitatif. Informan yaitu mereka yang terlibat langsung dalam penggunaan narkoba berjumlah 8 orang. Teknik pengumpulan data ini adalah melalui data primer (observasi, dan wawancara) dan data sekunder (studi kepustakaan). Hasil penelitian dijelaskan penyebab remaja ex residence narkoba yang menggunakan narkoba sebagian besar untuk hura-hura dan mencari kesenangan semata, dipengaruhi oleh teman anggota gank, sebagai pelampiasan karena kurang kepedulian keluarga, untuk menghilangkan stress ketika menghadapi masalah yang ada.Kata kunci: analisis penyebab, orientasi masa depan, ex residence
UPAYA PEMBINAAN TERHADAP ANAK JALANAN DI UPTD RUMOH SEUJAHTERA ANEUK NANGGROE Zikria Akbarina; Nurhasanah Nurhasanah; Martunis Martunis
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 4, No 4 (2019): Desember 2019
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak jalanan adalah mereka yang menghabiskan waktu di jalanan seperti mencari nafkah. Ini merupakan banyak hal, mulai dari faktor ekonomi, keluarga, dan lingkungan sosial. Kondisi anak-anak sangat sulit mendapatkan pendidikan yang layak. Sikap mereka sulit dilewati. Salah satu cara bakti sosial Provinsi Aceh dalam pembangunan anak jalanan adalah pembinaan melalui model panti asuhan di UPTD Rumoh Seujahtera Aneuk Nanggroe. Penelitian ini membahas untuk 1) Mengetahui tantangan pembinaan terhadap anak jalanan di UPTD Rumoh Seujahtera Aneuk Nanggroe, 2) Mengetahui tantangan yang diperdebatkan oleh UPTD Rumoh Seujahtera Aneuk Nanggroe dalam pembinaan anak jalanan.Penelitian ini menggunakan kualitatif dengan desain deskriptif serta menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian ini termasuk pengelola, pengasuh, dan anak jalanan di UPTD, mengambil subjek menggunakan teknik purposive sampling. Rumusan Seujahtera Aneuk Nanggroe melalui: 1) Pendidikan pembinaan, keterampilan, dan sikap, 2) Pertarungan yang berarti rata-rata anak-anak jalanan mendapatkan pembinaan, pendidikan untuk anak-anak di sekolah menengah di sekolah menengah (SLTA) di UPTD Tidak membutuhkan keselamatan profesional dalam menyikapi masalah anak,Anak jalanan merupakan anak yang sebagian besar menghabiskan jalanan seperti mencari nafkah. Hal ini disebabkan oleh banyak hal, mulai dari faktor ekonomi, keluarga, serta lingkungan pergaulan. Kondisi anak jalanan sangat sulit karena tidak mendapat pendidikan yang layak. Sikap mereka yang sulit diatur dalam peraturan-peraturan karena harus hidup bebas. Salah satu cara yang dilakukan oleh Dinas Sosial Provinsi Aceh dalam pembinaan anak jalanan yaitu pembinaan melalui model panti di UPTD Rumoh Seujahtera Aneuk Nanggroe. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui upaya pembinaan terhadap anak jalanan di UPTD Rumoh Seujahtera Aneuk Nanggroe, 2) Mengetahui tantangan yang dialami oleh UPTD Rumoh Seujahtera Aneuk Nanggroe dalam pembinaan anak jalanan. Penelitian ini menggunakan kualitatif dengan desain deskriptif serta menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian ini antara lain pengelola, pengasuh, dan anak jalanan di UPTD, pengambilan subjek menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bagaimana percobaan pembinaan anak jalanan di UPTD Rumoh Seujahtera Aneuk Nanggroe melalui: 1) Pembinaan pendidikan, keterampilan, dan sikap, 2) Hambatan yang membahas tentang anak-anak jalanan rata-rata sesuai dengan kebutuhan belajar belajar yang rendah, yang didukung oleh dana untuk membantu keluarga untuk pembebasan mendapat pembinaan, pendidikan untuk anak jalanan hanya sebatas Sekolah Tingkat Atas (SLTA) sehingga sebagian besar dari mereka kembali menganggur,

Page 1 of 3 | Total Record : 21