cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan Perikanan Unsyiah
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
JIM FKP Unsyiah terbit satu volume dan empat nomor dalam setahun, yaitu Februari, Mei, Agustus dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 203 Documents
Pematangan Gonad Induk Ikan Depik Rasbora tawarensis dengan Pemberian Hormon PMSG + AD Melalui Pakan Muhammad Abrar; Cut N. Defira; Iwan Hasri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan Perikanan Unsyiah Vol 3, No 3 (2018): Agustus 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK       Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dosis hormon PMSG + AD yang efektif dalam mempercepat kematangan gonad  induk betina ikan depik (Rasbora tawarensis). Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei sampai Juli tahun 2017. Tempat penelitian ini dilakukan yaitu  di Unit Pelaksana Teknis Dinas Balai Benih Ikan (UPTD BBI) Lukup Badak Dinas Perikanan Kabupaten Aceh Tengah. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dengan ulangan tidak sama. Susunan perlakuan yaitu perlakuan A (0 ml/kg ikan), B (0,25ml/kg ikan), C (0,50 ml/kg ikan), D (0,75 ml/kg ikan). Hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan bobot induk (W), gonadosomatic indeks (GSI), diameter telur dan fekunditas telur (F) ikan (P0,05). Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan B (0,25 ml/kg ikan) merupakan dosis hormon yang paling efektif pada perlakuan ini menghasilkan pertumbuhan bobot induk 0,47 gr, gonadosomatic indek 3,37 %, tingkat kematangan gonad IV, diameter telur relatif 1,10 %, fekunditas relatif 39,02 %.Kata kunci: Pematangan gonad, Rasbora tawarensis, hormon PMSG+AD. ABSTRACT       This study aims to determine the dose of PMSG + AD hormone which is effective in accelerating the maturity of the female parent gonad depik (Rasbora tawarensis). This research was conducted in May to July 2017. The place of this research is conducted in Technical Implementation Unit of Fish Seed Seed Agency (UPTD BBI) Lukup Badak Fisheries Department of Regency of Aceh Tenggah. This research used a complete randomized design (RAL) method with 4 treatments and 3 replications ie treatment A (0 ml / kg fish), B (0.25ml / kg fish), C (0.50 ml / kg fish), D 0.75 ml / kg of fish). The result of ANOVA test showed that significantly different to growth of parent weight (W), gonadosomatic index (GSI), egg diameter and egg fecundity (F) fish (P 0.05). From the results of this study showed that treatment B (0.25 ml / kg fish) is the most effective dose of hormone in this treatment results in the growth of parent weight 0.47 gr, gonadosomatic indek 3.37%, maturity level gonad IV, relative egg diameter 1.10%, relative fecundity of 39.02%.Keyword :Gonad maturation, Rasbora tawarensis, PMSG + AD hormone.
TINGKAT EFISIENSI TEMPAT PELELANGAN IKAN (TPI) PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA LAMPULO BANDA ACEH Abdul Aziz; Rizwan Rizwan; Ratna M. Aprilia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan Perikanan Unsyiah Vol 4, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT       Fishery port is a port that is used to catch fisheries activities which are equipped with various facilities, such as basic facilities, functional facilities, and supporting facilities. One of the various functional facilities is the Fish Auction Place (FAP). A fish auction place is one of the facilities that must be in the fishing port. The using of FAP during the fish auction is one way to increase the efficiency. So far, Lampulo FAP has been activated, but not all catches are in the FAP building during the auction. This is based on field observations that there are still many traders who sell fish outside the FAP building. This study aims to determine the extent and capacity of FAP and the level of efficiency of Lampulo FAP. This research was conducted from July to August 2017 located in Lampulo FAP SFP, Banda Aceh. The research method is using survey method. Data retrieval was carried out directly in the research place, to see the extent and capacity of the FAP, as well as the level of efficiency of the Lampulo FAP. The results of the study concluded that Lampulo FAP SFP had a capacity of 8.22 m2/ton with an area of 960 m2 while the FAP area used was 935 m2 with a capacity of 8.01 m2/ton, the results of the calculation of the utilization of FAP obtained 97%, it could be said Lampulo FAP SFP is already efficient.Keywords : Efficiency, Fish Auction Place, Lampulo Samudera Fishing Port ABSTRAK       Pelabuhan perikanan adalah pelabuhan yang dipergunakan untuk aktivitas perikanan tangkap yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas, seperti fasilitas dasar, fungsional serta fasilitas penunjang. Salah satu dari berbagai fasilitas fungsional adalah Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Tempat pelelangan ikan merupakan salah satu fasilitas yang harus ada di pelabuhan perikanan. Penggunaan TPI saat pelelangan ikan merupakan salah satu cara untuk meningkatkan efisiensi. Selama ini TPI lampulo sudah di fungsikan namun saat pelelangan tidak semua hasil tangkapan berada di gedung TPI. Hal ini berdasarkan pengamatan dilapangan bahwa masih banyak pedagang yang menjual ikan di luar gedung TPI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui luas dan kapasitas TPI dan tingkat efisiensi TPI Lampulo. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli sampai Agustus 2017 yang berlokasi di TPI PPS Lampulo, Banda Aceh. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey. Pengambilan data dilakukan secara langsung kelapangan, untuk melihat luas dan kapasitas TPI, serta tingkat efisiensi dari TPI Lampulo. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa TPI PPS Lampulo memiliki kapasitas 8,22 m2/ton dengan luas 960 m2 sedangkan luas TPI yang terpakai 935 m2 dengan kapasitas 8,01 m2/ton, hasil perhitungan pemanfaatan TPI yang di peroleh 97 %, maka dapat dikatakan TPI PPS Lampulo sudah efisien.Kata kunci : Efisiensi, Tempat Pelelangan ikan, Pelabuhan Perikanan Samudera   Lampulo
TINGKAT KERAMAHAN LINGKUNGAN ALAT TANGKAP PURSE SEINE DI PPI SAWANG BA’U KABUPATEN ACEH SELATAN Eri Fadli; Edy Miswar; Alvi Rahmah; Muhammad Irham; Adli W. Perdana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan Perikanan Unsyiah Vol 5, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK     Awal terjadinya kerusakan sumberdaya lingkungan dan biota perairan karena tingginya kegiatan penangkapan ikan dan persaingan antara alat tangkap, sehingga nelayan mulai menggunakan berbagai macam cara termasuk mengunakan alat yang tidak ramah lingkungan. Evaluasi dampak pengoperasian alat penangkap ikan harus mampu menjawab beberapapermasalahan utama, seperti dampak terhadap lingkungan, terhadap kelimpahan sumberdaya, penggunaan alat penangkapan dan dampak terhadap target sumberdaya ikan. Penelitian ini akan pengkaji komposisi dan tingkat keramahan lingkungan alat tangkap purse seine yang ada di PPI Sawang Ba’u. Komposisi hasil tangkapan purse seine akan dianalisis secara deskriptif sedangkan tingkat keramahan lingkungan akan dianalisis dengan sistem skoring kriteria keramahan lingkungan alat tangkap. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan didapatkan bahwa komposisi hasil terdiri dari 19 jenis ikan dengan komposisi tertinggi sebesar 23,8 % atau 67.300 kg adalah ikan tongkol komo dan komposisi terendah adalah ikan kerapu sebanyak    0,002 % atau sebesar 5 kg dan tingkat keramahan lingkungan alat tangkap purse seine berada pada kategori kurang ramah lingkungan dengan nilai total skoring sebesar 29.Kata Kunci: komposisi hasil tangkapan, selektivitas, tingkat keramahan lingkungan,  ABSTRACT     The initial occurrence of damage to environmental resources and aquatic biota is the high fishing activities and fishing gear competition, so fishermen start using various methods including using not environmentally friendly fishing gears. Evaluation of the impact of fishing gear operations must be able to answer several major problems, such as the impact on the environment, the abundance of resources, the use of fishing gear and the impact on fish resource targets. This research will study the composition and level of environmentally friendly fishing technology of purse seine in PPI Sawang Ba’u. The composition of the purse seine catches will be analyzed descriptively while the level of environmentally friendly fishing technology will be analyzed by a scoring system of the environmentally friendly criteria of the fishing gear. The results showed that composition of the catch consists of 19 species of fish with the highest composition is tuna with 23.8% or 67,300 and the lowest composition is grouper as much as 0.002% or 5 kg and the level of friendly fishing technology of purse seine is in the less friendly category with total score 29.Keywords: composition of the catch, environmental friendliness level, selectivity
PENGARUH KOMBINASI ENZIM PAPAIN DAN ENZIM PROTEASE PADA PAKAN KOMERSIAL TERHADAP PEMANFAATAN PAKAN DAN PERTUMBUHAN BENIH IKAN PATIN JAMBAL (Pangasius sp.) Mustika Marzah Fitriana; Cut Nanda Defira; Sri Agustina
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan Perikanan Unsyiah Vol 3, No 4 (2018): November 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK     Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi enzim papain dan enzim protease biduri pada pakan komersil terhadap pemanfaatan pakan dan pertumbuhan ikan patin (Pangasius sp.) Penelitian ini dilakukan pada bulan November-Desember 2017 di Laboratorium Biologi Laut Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Syiah Kuala. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang terdiri dari 4 perlakuan dan 4 kali ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah perbandingan kombinasi enzim papain dan enzim protease yang disemprotkan pada pakan komersial yaitu; A: Kontrol, B: enzim papain 3,75 ml + enzim protease 1,25 ml, C: enzim papain 2,5 ml +enzim protease 2,5 ml dan D: enzim protease 1,25 ml + enzim protease 3,75 ml. Hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa perlakuan C berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan berat mutlak ikan, pertumbuhan panjang mutlak ikan, laju pertumbuhan spesifik, efesiensi pakan dan rasio pemanfaatan protein (P0,05). Uji DUNCAN menunjukkan bahwa pertumbuhan berat mutlak ikan, pertumbuhan panjang mutlak ikan dan rasio pemanfaatan protein dan uji BNT menunjukan bahwa laju pertumbuhan spesifik dan efesiensi pakan tertinggi didapatkan pada perlakuan C enzim papain 2,5 ml + enzim protease 2,5 ml.Kata kunci : Enzim papain, Enzim protease, Ikan patin   (Pangasius sp.), Kombinasi enzim, Pemanfaatan pakan, ABSTRACT     The objective of this research was to analyze the utilization of combination enzyme papain and enzyme protease in the feed commercial on utilization of feed and catfish’s growth (Pangasius sp.) this research was conducted on November-December 2017 at Laboratory of Marine and Fisheries Faculty Syiah Kuala University. The method was used Completely Randomized Design (CRD) was  used with 4 treatments and 4 repetitions. The tested treatment was to analyze the utilization of combination enzyme papain and enzyme protease in the feed commercial treatment A: Control, B: enzyme papain 3,75 ml+enzyme protease 1,25 ml,            C: enzyme papain 2,5 ml + enzyme protease 2,5 ml and D: enzyme 1,25 ml + enzyme 3,75 ml. The ANOVA result showed of the treatment of C had significant effect on absolute weight growth, absolute length growth, specific growth rate, efficiency of feed and ratio of protein utilization (P0,05). The result of DUNCAN absolute weight growth, absolute length growth and ratio of protein utilization and the result of BNT specific growth rate and efficiency of feed were found at treatment C enzyme papain 2,5 ml + enzyme protease 2,5 ml.Keyword : Combination enzyme, Enzyme papain, Enzyme protease, Feed utilization,  Pangasius sp.
PENGARUH PENAMBAHAN SPIRULINA PADA PAKAN TERHADAP INTENSITAS WARNA IKAN PLATY MICKEY MOUSE (XIPHOPHORUS MACULATUS) Fajlan Amin; Sayyid Afdhal El-Rahimi; Siska Mellisa
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan Perikanan Unsyiah Vol 4, No 3 (2019): Agustus 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT     The study was conducted to examine the effect of Spirulina adding  (Spirulina sp.) in feed on the intensity of the color of Platy Mickey Mouse (Xiphophorus maculatus) fish. This research used a completely randomized design method (CRD), consisting of 5 levels of treatment and 3 replications. The study used commercial feed with 30% protein added to Spirulina flour according to the treatment, namely A (control / without addition of Spirulina flour), B (2% Spirulina flour), C (4% Spirulina flour), D (6% Spirulina flour) and E (8% Spirulina flour). The spirulina addition with different doses gave a significant effect on the increase the color of the Platy Mickey Mouse (Xiphophorus maculatus). Observation of color quality improvement was done once a week for 28 days using Toca Color Finder (TCF). The dose of 4% Spirulina flour was the highest dose to improve the color of the Platy Mickey Mouse (Xiphophorus maculatus) with value 3,26.Keywords: Spirulina sp., Xiphophorus maculatus, Platy Mickey Mouse ABSTRAK     Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penambahan tepung spirulina (Spirulina sp.) Pada pakan terhadap intensitas warna ikan Platy Mickey Mouse (Xiphophorus maculatus). Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri dari 5 taraf perlakuan dan 3 ulangan. penelitian ini menggunakan pakan komersil dengan kandungan protein 30% yang ditambahkan tepung Spirulina sesuai perlakuan, yaitu A (kontrol/tanpa penambahan tepung spirulina), B (2% tepung spirulina), C (4% tepung spirulina), D (6% tepung spirulina) dan E (8% tepung spirulina). Penambahan tepung spirulina dengan dosis yang berbeda memberikan pengaruh nyata terhadap peningkatan kualitas warna benih ikan Platy Mickey Mouse (Xiphophorus maculatus). Pengamatan peningkatan kualitas warna dilakukan seminggu sekali selama 28 hari menggunakan Toca Colour Finder (TCF). Dosis tepung spirulina sebanyak 4% merupakan dosis tertinggi untuk meningkatkan kualitas warna benih ikan Platy Mickey Mouse (Xiphophorus maculatus) dengan nilai 3,26.Kata kunci: Spirulina sp., Xiphophorus maculates, Platy Mickey Mouse.
Studi Tingkat Pemanfaatan Fasilitas Pokok Pelabuhan Perikanan (PP) di Sawang Ba’u, Kabupaten Aceh Selatan Ahmad Faisa; Zulkarnain Jalil; Rian Juanda
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan Perikanan Unsyiah Vol 4, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTThe study of the utilization rate of the fishery port in Sawang Ba'u, Sawang subdistrict, Aceh Selatan District has been conducted, Aceh province. The research aims were to determine the level of utilization of the fishery facilities. The research scope was examining the utilization rate of basic facilities with three facilities namely the pier, swimming and land. The research was conducted in April 2018 using a direct survey method through primary data retrieval and secondary data. The Data obtained is analyzed by comparison of the classification available in PP Sawang Ba'u with regulation of Maritime Minister and Fisheries No. 8 year 2012 and the formula of General fisheries capture year 1984. In this research also made several frameworks of thought and various trees beginning analysis of each facility that is in the analysis includes Port dock data, the vast data of the port pool also land port that reference data sources originating from the port Fisheries and Marine Service and fisheries. The results showed that the utilization rate of landing docks and high-stirreed pools (105.25%) On the landing dock and on the swimming pool (≥ 100%), while the land utilization is still low (39.4%). Based on the results it needs to be done development of main facilities, especially the jetty and swimming pool because it exceeds the existing capacity to facilitate the activity of the movement of the ship in order not the occurrence of demolition delays. So that it can cause a decrease of the quality of fish until the fishermen lose on the catch, while on the port land is still needed optimization to be more optimal and done development gradually by formalizing the land. Owned by local residents must be claimed by the government and allocate new developments for local residents.Keywords: Sawang Ba’u fishing port, utilization rate, basic facilities, level of needs ABSTRAKTelah dilakukan penelitian tentang studi tingkat pemanfaatan fasilitas pokok Pelabuhan perikanan di Sawang Ba’u, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemanfaatan fasilitas pokok pelabuhan perikanan dan pada penelitian kali ini ruang lingkup yang akan diteliti terhadap tingkat pemanfaatan fasilitas pokok dibatasi dengan tiga fasilitas yaitu dermaga, kolam labuh dan lahan. Penelitian dilakukan pada bulan April 2018 dengan menggunakan metode survey langsung melalui pengambilan data primer dan data sekunder. Data yang diperoleh dianalisis melalui perbandingan klasifikasi yang tersedia di PP Sawang Ba’u dengan peraturan menteri kelautan dan perikanan no.8 tahun 2012 dan formula dirjen perikanan tangkap tahun 1984. Pada penelitian ini juga dibuat beberapa kerangka pemikiran dan berbagai pohon permulaan analisis tiap fasilitas yang di analisis mencakup data dermaga pelabuhan, data luas kolam pelabuhan juga lahan pelabuhan yang acuan sumber data berasal dari pihak pelabuhan perikanan dan dinas kelautan dan perikanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemanfaatan dermaga pendaratan dan kolam labuh sanggat tinggi masing-masing (105,25%) pada dermaga pendaratan dan pada kolam labuh (≥ 100%), sedangkan pemanfaatan lahannya masih rendah (39,4%). Jadi berdasarkan hasil penelitian tersebut perlu dilakukan pengembangan fasilitas utama khususnya dermaga dan kolam labuh karena melebihi kapasitas yang ada guna untuk memperlancar aktivitas gerak olah kapal agar tidak terjadinya keterlambatan pembongkaran sehingga hal tersebut dapat menyebabkan penurunan mutu ikan hingga nelayan merugi pada hasil tangkapannya, sedangkan pada lahan pelabuhan masih diperlukan optimalisasi agar lebih optimal dan dilakukan pengembangan secara bertahap dengan meresmikan tanah yang dimiliki warga setempat harus di klaim pemerintah dan di alokasikan pembangunan baru untuk warga setempat.Kata Kunci: Pelabuhan Perikanan Sawang Ba’u, tingkat pemanfaatan, fasilitas pokok, tingkat kebutuhan.
Pengaruh Variasi Periode Penyinaran (Fotoperiode) Terhadap Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Benih Ikan Depik Rasbora tawarensis Maulizar Maulizar; Sayyid A. El-Rahimi; Iwan Hasri; Irma Dewiyanti; Nurfadillah Nurfadillah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan Perikanan Unsyiah Vol 4, No 2 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTThis research aimed to determine the effect of photoperiod on growth and survival rate of depik (Rasbora tawarensis). The research was conducted at Technical Implementation Unit of Fish Breeding center Lukup Badak, Pegasing District, Aceh Tengah on March until April 2018. The method used was Completely Randomized Design (CRD), consisted of six treatments and three different replications. The treatments conducted included A (control), treatment B (6T: 18G), treatment C (12T: 12G), treatment D (18T: 6G), treatment E (24T: 0G) and treatment F (0T: 24G) using Light Emitting Deode (LED) lamp. Parameters measured ware absolute weight, absolute length, specific growth rate, long diversity coefficient, survival rate, and chemical-physics water. Results of ANOVA test indicated the photoperiod significantly affected growth of weight, length growth, specific growth rate, coefficient of diversity and survival. The result continued test of Duncan indicated the treatment D (18T: 6G) highest for the growth of depik (Rasbora tawarensis) and highest for survival with an value of 96.67%.Keywords: Photoperiod, Depik (Rasbora tawarensis), Survival, Growth ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fotoperiode terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan depik (Rasbora tawarensis). Penelitian bertempat di Unit Pelaksanaan Teknis Dinas Balai Benih Ikan Lukup Badak Kecamatan Pegasing Kabupaten Aceh Tengah pada bulan Maret sampai April 2018. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri dari enam perlakuan dan tiga ulangan yang berbeda. Perlakuan yang dilakukan meliputi A (kontrol), perlakuan B (6T:18G), perlakuan C (12T:12G), perlakuan D (18T:6G), perlakuan E (24T:0G) dan perlakuan F (0T:24G) dengan menggunakan lampu Light Emitting Deode (LED). Parameter pertumbuhan yang diamati adalah berat mutlak, panjang mutlak, pertumbuhan spesifik, koefesien keragaman panjang kelangsungan hidup, dan fisika kimia air. Hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa fotoperiode berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan berat, pertumbuhan panjang, pertumbuhan spesifik, koefesien keragaman dan kelangsungan hidup ikan depik. Hasil lanjut Duncan menunjukkan bahwa perlakuan D (18T:6G) merupakan perlakuan terbaik untuk pertumbuhan ikan depik(Rasbora tawarensis) dan perlakuan terbaik untuk kelangsungan hidup dengan nilai rata-rata kelangsungan hidup sebesar 96,67%.Kata kunci: Fotoperiode, Ikan depik (Rasbora tawarensis), Kelangsungan hidup, Pertumbuhan.
DAMPAK KEBERADAAN TANGKAHAN TERHADAP NILAI PRODUKSI HASIL TANGKAPAN DI PELABUHAN PERIKANAN NUSANTARA SIBOLGA SELAMA 5 TAHUN (2013-2017) Robby S. Situmeang; Alvi Rahmah; Edy Miswar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan Perikanan Unsyiah Vol 4, No 4 (2019): November 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT     The existence of tangkahan at the Nusantara Fisheries Port (PPN) Sibolga raises various problems that lead to the gap of function in a fishing port as it should be. Tangkahan is proven to be able to replace roles and functions port, this is due to the similar role between tangkahan and port fishery. The operation of tangkahan in Sibolga has a positive influence especially towards fishermen's economic development. This is because of the existence of tangkahan is able to increase activities in the fisheries sector. The purpose of this study was to determine the differences in the value of catch production at PPN Sibolga and tangkahan. This research was conducted on August, 2018 in Sibolga City. The method of data collection is done through the study of literature relating to research, both through books and journals. The results of this study indicate that the existence of Tangkahan is able to rival the production of caught fish at PPN Sibolga and increase the economic growth of fishermen and other fisheries sectors. The average value of total production and production value of  PPN Sibolga and caldera for 5 years (2013-2017) was 12,084 tons and the production value was Rp. 172,602,000,000, while the tangkahan of 16,412 tons and production value of Rp. 170,359,000,000. Besides that, existence this tangkahan can create competition for fisheries productivity with PPN Sibolga.Keywords: Fishing Port, tangkahan, value of catch production, Sibolga ABSTRAK     Keberadaan tangkahan di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sibolga menimbulkan berbagai persoalan yang menjurus pada kesenjangan fungsi suatu pelabuhan perikanan sebagaimana mestinya. Tangkahan terbukti mampu menggantikan peran dan fungsi pelabuhan, ini dikarenakan peran yang hampir sama antara tangkahan dengan pelabuhan perikanan. Beroperasinya tangkahan-tangkahan di Sibolga mempunyai pengaruh yang positif terutama terhadap perkembangan ekonomi nelayan. Ini disebabkan karena keberadaan tangkahan mampu meningkatkan aktivitas-aktivitas disektor perikanan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan nilai produksi hasil tangkapan di PPN Sibolga dan di tangkahan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus 2018 di Kota Sibolga. Metode pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur yang berkaitan dengan penelitian, baik melalui buku maupun jurnal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keberadaan tangkahan mampu menyaingi produksi  hasil tangkapan ikan di PPN Sibolga dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi nelayan serta di sektor perikanan lainnya. Nilai rata-rata jumlah produksi dan nilai produksi PPN Sibolga dan tangkahan selama 5 tahun (2013-2017) sebesar 12.084 ton dan nilai produksinya sebesar Rp. 172.602.000.000, sedangkan tangkahan sebesar 16.412 ton dan nilai produksinya sebesar Rp. 170.359.000.000. Selain itu keberadaan tangkahan ini dapat membuat persaingan produktivitas perikanan dengan PPN Sibolga.Kata Kunci: Pelabuhan Perikanan, tangkahan, nilai produksi tangkapan, Sibolga 
ANALISIS OPERASIONAL TEKNIS DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN (PPI) LABUHANHAJI, ACEH SELATAN, PROVINSI ACEH Eri Hendrami; Rizwan Rizwan; Ratna Mutia Aprilla
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan Perikanan Unsyiah Vol 3, No 4 (2018): November 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTLabuhanhaji Fish Landing Base (PPI) is a type D fishing port, which is planned to become the Nusantara Fisheries Port (PPN) by the South Aceh regional government. This study aims to analyze the actual / up-to-date conditions of the technical operations of Labuhanhaji PPI. The method used is the method of survey, interview, and literature study. Data collection techniques used are, purposive sampling. The analysis carried out was descriptive analysis by analyzing the operational level of technical PPI Labuhanhaji. The results showed that technical operational activities had not gone well, including the number of fishing fleets whose growth rates were still slow in the last 5 years from 2013-2017 totaling 219 vessels of various sizes 5 to 30 Gross Tonage (GT) with the largest ships 5 GT, size 30 GT only 7 ships. The average growth rate of Labuhanhaji PPI fishing vessels for the past 5 years is 12.53%. The amount of fish production in the period 2013-2017 was quite volatile with an average growth of 33.8% with the highest number of production in 2017 amounting to 419.81 tons (21.3%). Fish processing products in Labuhanhaji PPI are salted fish, anchovies, octopus, and fillets. Fish marketing includes the Meulaboh, Banda Aceh, Subulussalam, Medan and other North Sumatra regions. The auction system is still not in accordance with the procedure, not yet controlled and directed, and the place for fish auctions that are not used properly, then the provision of sea supplies such as ice and fuel for ships 30 GT is still having problems because the ice plant at PPI Labuhanhaji is only 1 unit and the production capacity of 150 to 200 sticks per day, while the need for ice is high enough for 1 ship 30 requires ice between 150 to 300 sticks per sail, then fuel often has limited supply constraints so fishermen have to wait and increase the time to moor until fuel sufficient to go to sea.Keyword: Labuhanhaji Port Fisheries, operational technical, port facilitie ABSTRAKPangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Labuhanhaji adalah pelabuhan perikanan tipe D, yang direncanakan akan menjadi Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) oleh pemerintah daerah Aceh Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi aktual/terkini operasional teknis PPI Labuhanhaji. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode survei, wawancara, dan studi pustaka. Teknik pengumpulan data yaitu observasi dimana penentuan responden dilakukan secara purposive sampling. Analisis yang dilakukan yaitu analisis deskriptif dengan menganalisis tingkat operasional teknis PPI Labuhanhaji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan operasional teknis dalam kurun waktu 5 tahun terakhir (2013-2017) belum berjalan dengan baik diantaranya jumlah armada kapal perikanan yang tingkat pertumbuhannya masih lambat dimana pertumbuhan rata-rata kapal perikanan PPI Labuhanhaji 5 tahun terakhir 12,53 %. Jumlah Produksi ikan dalam kurun waktu 2013-2017 cukup fluktuatif rata-rata pertumbuhan sebesar 33,8 % dengan jumlah produksi tertinggi tahun 2017 sebesar 419,81 ton (21,3%). Industri pengolahan produk perikanan  di PPI Labuhanhaji berupa ikan asin, teri, gurita, dan fillet. Pemasaran ikan meliputi daerah Meulaboh, Banda Aceh, Subulussalam, Medan dan daerah Sumatera Utara lainnya. Sistem pelelangan masih belum sesuai prosedur, belum terkendali dan terarah, serta tempat pelelangan ikan yang tidak digunakan secara baik, kemudian penyediaan perbekalan melaut seperti es dan bahan bakar untuk kapal-kapal 30 GT masih mengalami kendala karena pabrik es pada PPI Labuhanhaji hanya 1 unit dan kapasitas produksi 150 hingga 200 batang perhari, sementara kebutuhan es cukup tinggi untuk 1 kapal 30 membutuhkan es antara 150 hingga 300 batang per sekali melaut, selanjutnya bahan bakar sering mengalami kendala keterbatasan pasokan sehingga nelayan harus menunggu dan menambah waktu untuk tambat sampai bahan bakar tercukupi untuk melaut.Kata kunci: PPI Labuhanhaji, operasional teknis, fasilitas pelabuhan. 
Pengaruh Perbedaan Padat Penebaran Terhadap Pertumbuhan Benih Ikan Gurami (Osphronemus gouramy) Suci Utara; Abdullah A. Muhammadar; Siska Mellisa; Irma Dewiyanti; Nurfadillah Nurfadillah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan Perikanan Unsyiah Vol 4, No 2 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTThis experiment was conducted to examine the effect of stocking density on the growth of giant gouramy seed cultured in the aquarium. Fish were stocked at the density of 2, 4, 6, 8 and 10 fish /L. Fish were fed ad libitum with feeding frequency 3 times a day. ANOVA test showed that the different stocking density significantly affected absolute length growth, absolute weight growth, and survival rate of Osphronemus gouramy seeds (P0.05), but did not significantly affect the specific growth rate and  diversity coefficient (P0.05). The results of this study indicated that the best stocking density was found in the density of 8 fish/L. The highest value of absolute length growth was 1,23 ±  0,03 cm, absolute weight growth was 0,22 ±  0,05 g, specific growth rate was 2,53 ±  0,61% per day, survival was 87,50 ± 2,50 % and diversity coefficient was 16,29 ±  4,11%.Keywords : stocking density, gouramy, Osphronemus gouramyABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh padat penebaran terhadap pertumbuhan benih ikan gurami yang dipelihara dalam akuarium. Jumlah ikan yang ditebar pada penelitian ini yaitu 2, 4, 6, 8 dan 10 ekor/liter. Pakan diberikan secara ad libitum dengan frekuensi 3 kali/hari. Hasil uji ANOVA  menunjukkan bahwa perbedaan padat penebaran berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan panjang mutlak, pertumbuhan berat mutlak, dan kelangsungan hidup benih ikan gurami Osphronemus gouramy (P0,05), tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap laju pertumbuhan spesifik dan koefisien keragaman panjang (P0,05). Pada penelitian ini diperoleh nilai tertinggi dari pertumbuhan panjang mutlak sebesar 1,23 ±  0,03 cm, pertumbuhan berat mutlak 0,22 ±  0,05 gr, laju pertumbuhan spesifik 2,53 ±  0,61% perhari, kelangsungan hidup 87,50 ± 2,50 % dan koefisien keragaman panjang 16,29 ±  4,11 %  pada padat penebaran 8 ekor/liter. Kata kunci: padat tebar, gurami, Osphronemus gouramy.