cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Buletin Udayana Mengabdi
Published by Universitas Udayana
ISSN : 14120925     EISSN : 25498304     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Udayana Mengabdi (JUM) diterbitkan sebagai media komunikasi, informasi, edukasi dan pembahasan masalah-masalah pembangunan, utamanya hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat dan hasil-hasil penelitian dalam berbagai disiplin ilmu pengetahuan dan teknologi. Tujuannya adalah untuk menyebarluaskan hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat dan penelitian, tidak saja kepada masyarakat ilmiah, tetapi juga masyarakat umum. serta meningkatkan kecerdasan penulis dan pembaca.
Arjuna Subject : -
Articles 979 Documents
PROGRAM PENCEGAHAN ANEMIA BAGI WANITA MASA PRAKONSEPSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIDEMEN KABUPATEN KARANGASEM L.S. Ani; I.W. Weta; N.W.A. Utami; W. Suranadi; K. Suwiyoga
Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 3 (2018): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.17 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2018.v17.i03.p26

Abstract

Kecamatan Sidemen memiliki masalah anemia di mana kejadian anemia pada ibu hamil adalah 60,5%. Meskipun Puskesmas Sidemen telah melaksanakan program kesehatan ibu dan anak melalui pemberian tablet 90 Fe kepada ibu hamil, tetapi kejadian anemia dan masalah gizi lainnya masih tinggi. Ini mungkin karena anemia dan atau kekurangan gizi telah terjadi dalam periode prakonsepsi. Anemia dapat diatasi dengan pemberian tablet besi 200mg selama 90 hari. Hanya saja kepatuhan wanita dalam tablet besi masih sangat rendah yaitu sebesar 35%. Selain itu, variasi sistem pelayanan dari tenaga kesehatan spesialis dan bidan cukup besar dalam hal dosis dan waktu pemberian tablet besi. Ini tentu akan berdampak pada keberhasilan program pencegahan anemia untuk semua wanita hamil. Berdasarkan itu, program pencegahan anemia pada periode prakonsepsi perlu dilaksanakan sebagai alternatif dari program yang ada. Pengabdian ini dilakukan dengan memberikan informasi tentang pentingnya mengkonsumsi tablet besi selama kehamilan pada wanita yang berprasangka dan juga kepada petugas kesehatan tentang cara yang efektif dan dosis tablet zat besi. Hasil dari pengabdian menemukan bahwa kejadian anemia pada wanita selama periode prakonsepsi sangat tinggi, yaitu 40,2%. Ceramah tentang anemia meningkatkan pengetahuan wanita yang prasekognisi tentang anemia sebesar 60%. Dan hasil FGD pada bidan menemukan bahwa tidak ada program administrasi tablet besi pada kelompok wanita pra-konsepsi. Jadi disarankan untuk memberikan tablet besi pada wanita prasekognisi karena pencegahan lebih baik daripada pengobatan
KURSUS SINGKAT DAN PELATIHAN PEMANFAATAN PEPAYA (CARISA PAPAYA L.) MENJADI MANISAN KERING BUAH PEPAYA DI DESA TIMUHUN, KECAMATAN BANJARANGKAN, KABUPATEN KLUNGKUNG I Made Nada; Ni Nyoman Sulastri; I Putu Gede Budisanjaya; Gede Arda
Buletin Udayana Mengabdi Vol 7 No 1 (2008): Volume 7 No.1 – April 2008
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.016 KB)

Abstract

ABSTRACT In Desa Timuhun, eventhough papaya is not primary fruit product, but usually papaya is planted among the other plants and easily to grow. Papaya has good potency to be processed to become food product. Matured papaya fruit is usually fresh served for desk fruit. On the other hand, for papaya which is not mature yet, usually used for vegetable. Papaya has high water content, so it makes papaya fruit easy to experience damage. With papaya processing, papaya which is originally assumed improper to be sold or to be consumed (mechanical damage, diseased, acid, physical damage) and will only to be thrown, finally can be used. The making of papaya dry candy is one of effort to preserve and to vary form of papaya serving. It also improves the economic value of papaya. The making of papaya can be conducted in big or small scale. The activity objectives are to introduce and give additional knowledge to society about papaya processing technology, to increase economic added value of papaya and the using of papaya which is improper to be sold or to be consumed becoming valuable food product .Realization of the objectives above are by performing an information sharing and discussion with the society about process of the making dry candy from papaya, training of papaya dry candy making, introduce simple technology of dry candy papaya making. This activity was performed at the head of Desa Timuhun office, on Friday, September 14, 2007 and was attended by 26 persons, including association of woman farmer and the staff in that office. The result of this activity shows that there was positive response of people who attend this activity, because by processing papaya fruit into dry candy, have a lot of advantage compare to sale it freshly. Beside that, this dry candy is healthy snack, without synthetic preservation, enriched with vitamins which is useful for health, also this dry candy is still good up to 1 month and of course it could to improve economic value compared to be sold freshly
Studi Dendrite Arm Spacing (DAS) dan Akustik Pada Pengecoran Perunggu 20% Sn Sebagai Bahan Gamelan I.K.G. Sugita; K. Astawa
Buletin Udayana Mengabdi Vol 15 No 1 (2016): Jurnal Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.631 KB)

Abstract

Tin bronze is widely used as materials of traditional musical instruments such as gamelan, cymbals and bells. The casting process becomes part of a very important process in the manufacture of gamelan. The solidification process is an important part of the casting process. This study was designed to investigate the effect of solidification rate on tin bronze as a material gamelan . This study aims to determine the effect of dendrite arm spacing forms (DAS) on mechanical and acoustic characteristics of bronze. Tin bronze composition 20Sn were selected in this recearch, because these alloys are often used as gamelan, The variation of solidification rate were designed by varying between the pouring temperature and moulding temperature. The commercial pure copper and tin were melted in crucible furnace at temperature 1000, 1100 and 1200 oC. The molten metal was casted in permanent molds which have temperature 400oC. The results of this research indicate that decreased pouring temperature affected on solidification rate that caused to reduce the solidification time. The difference of solidification rate have effected on the shape dendrite forms (DAS). The size of dendrite effect on mechanical properties and acoustical of bronze
PERBAIKAN MANAJEMEN PEMELIHARAAN DAN PELAYANAN KESEHATAN TERNAK DI DESA TIANYAR BARAT Budaarsa K; K. M. Budiasa; W. Suarna; A.W Puger; M. Suasta; I.M. S. Miwada
Buletin Udayana Mengabdi Vol 11 No 2 (2012): Volume 11 No.2 – September 2012
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1322.548 KB)

Abstract

The Community service that aims to improve the management of Bali swine breeding was held on August 18, 2012. Community service was conducted with extension methods and practice. The field team was divided into three groups and then visited the farmers in the respective fields. In practice, the field has made animal health by providing vitamins B complex and de-worming treatment pigs suffering from worms. Besides pigs, cows and chickens were also given the health services. A total of 50 male pigs and 68 female pigs had received treatment, whereas cows and chickens respectively 11 and 16. The system of raising livestock in the village of Tianyar Barat is very simple, namely traditionally extensive. Breeders need to pay attention to health and food animal herds so that growth can be better.
RANCANGAN SISTEM INFORMASI BUDIDAYA JERUK BERBASIS ANDROID UNTUK MASYARAKAT DESA BUNUTIN KINTAMANI BANGLI N.M.A.E.D. Wirastuti; I.G.A.K.D.D. Hartawan; I.M.A. Suyadnya
Buletin Udayana Mengabdi Vol 15 No 3 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (700.592 KB)

Abstract

Bagaimanakah teknologi khususnya Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dapat membantumasyarakat pedesaan yang umumnya mempunyai mata pencaharian sebagai petani khususnya untukkelompok petani di desa Bunutin untuk meningkatkan perekonomian mereka? Berangkat dari pertanyaantersebut, pada program ini dirancang suatu aplikasi TIK yaitu aplikasi layanan informasi budidaya jeruk yangterintegrasi dengan sistem informasi geografis berbasis Android. Program ini diharapkan dapat mendukungprogram pemerintah dalam mengatasi kesenjangan digital masyarakat kota dan desa (digital divide) sertadapat mewujudnya desa pintar (smart village). Tujuan dan luaran dari kegiatan yang dirancang adalah: 1)Menghasilkan dua buah aplikasi layanan informasi budidaya jeruk yang terintegrasi dengan sistem informasigeografis (SIG) pada dua buah smartphone ber-platform Android. Pada sistem layanan informasi ini jugaakan dilengkapi dengan manual prosedurnya. 2) Peningkatan pemahaman dan pengetahuan petani dan buruhtani dalam melakukan budidaya tanaman jeruk dan agribisnis untuk mengoptimalkan hasil pertanian, kualitashasil sehingga menghasilkan pendapatan sesuai dengan yang diharapkan. 3) Peningkatan pengetahuantentang manajemen, kesehatan dan keselamatan kerja dengan tersedianya layanan informasi yang akurat,cepat dimana saja dan kapan saja.
PENGELOLAAN LIMBAH TERNAK BABI MENJADI PUPUK ORGANIK UNTUK MENDUKUNG PERTANIAN ORGANIK I .N. Puja; I. G.P. Ratna Adi; N.L.G. Sumardani; P. Dyatmikawati
Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.097 KB)

Abstract

Di Desa Puhu merupakan salah satu sentra peternakan babi dan akan menghasilkan limbah 4,160 ton limbah setiap hari. Limbah ternak ini mengeluarkan bau tidak sedap dan mencemari lingkungan, dapat mengganggu kesehatan dan kenyaman manusia sehingga perlu mendapat penanganan.Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode pendekatan alih teknologi dan pengembangan jiwa kewirausahaan, sedangkan pelaksanaannya diterapkan dengan metode penyuluhan, pelatihan, pendampingan dan studi banding. Hasil kegiatan seorang peternak di Desa Puhu telah menjadi pelopor mengolah limbah ternak babi menjadi pupuk organik. Pupuk organik yang dihasilkan mengandung kadar C-organik sebanyak 38,99 % (Sangat Tinggi), kadar N 0,53 % (Tinggi) , kadar P tersedia 108,09 ppm (Sangat Tinggi), K-tersedia 6915,33 ppm (Sangat Tinggi) dan DHL 6,52 mmhos/cm (Sangat Tinggi).
KOLEKSI RHODODENDRON SEBAGAI SALAH SATU TAMAN TEMATIK DI KEBUN RAYA ‘EKA KARYA’ BALI D.M.S. Putri
Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 1 (2018): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.201 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2018.v17.i01.p01

Abstract

Rhododendron has been widely used as an ornamental plant and an important horticultural commodity; be itoriginal or hybridized. In Bali Botanic Gardens, the use and utilization of Rhododendron as one of thematictheme park aesthetically and functional with attention to two fundamental things that function of park based onspatial concept and activity that can support task and function of Bali Botanic Gardens; and the use of art anddesign elements
PENYULUHAN PENANGANAN PENYAKIT IKAN DENGAN MEMANFAATKAN HERBAL PADA PEMBUDIDAYA IKAN DI DANAU BATUR, BALI E.W. Suryaningtyas; I.W. Restu; I.Y.P. Perwira; I.W.G.A. Karang; I.G.B.S. Dharma; E. Faiqoh
Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 4 (2018): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.476 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2018.v17.i04.p13

Abstract

Budidaya ikan di karamba jaring apung (KJA) di Danau Batur telah lama dilakukan oleh penduduk asli di sekitar Danau Batur. Komoditi ikan yang dibudidayakan adalah ikan nila. Kendala utama pembudidaya adalah parasit dan penyakit yang menyerang ikan nila. Selama ini untuk mengobati penyakit ikan nila menggunakan bahan kimia yang bisa mengakibatkan pencemaran lingkungan dan manusia yang mengkonsumsi ikan. Alternatif yang tepat adalah penggunaan herbal untuk pencegahan dan pengobatan parasit dan penyakit ikan nila di Danau Batur. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan pada pembudidaya ikan di Danau Batur tentang manfaat tanaman herbal dalam penanganan parasit dan penyakit ikan. Jenis herbal yang bisa digunakan untuk pencegahan dan pengobatan penyakit ikan nila adalah bawang putih, kunyit, sirih dan daun pepaya. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan sosialisasi dengan penyebaran leaflet pada pembudidaya ikan. Hasil kegiatan menunjukkan 90% peserta memahami materi yang diberikan, hal ini tampak pada respon pertanyaan dan keinginan untuk mempraktekkan pengetahuan tersebut. Kegiatan pengabdian ini dapat disimpulkan pembudidaya sangat tertarik pada pemanfaatan herbal dalam penanganan penyakit ikan nila.
PENYULUHAN DAN PELAYANAN KESEHATAN TERNAK SAPI DI DESA KEMENUH GIANYAR I.K. Berata; I.M. Kardena; I.B.O. Winaya; N.N.W. Susari; I.W. Sudira
Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 2 (2019): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.264 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2019.v18.i02.p18

Abstract

Desa Kemenuh secara geografis sangat strategis sebagai kawasan agrowisata. Sektor peternakan, sebagai bagian dari program agrowisata, membutuhkan perhatian dan bimbingan berkelanjutan. Peternak sapi di desa Kemenuh masih rendah pengetahuan dan keterampilannya dalam memelihara ternak. Program ini bertujuan untuk menambah pengetahuan dan keterampilan petani. Dalam program penyuluhan disediakan waktu untuk diskusi antara tim penyuluh dan peternak. Setelah penyuluhan, dilanjutkan dengan pelayanan kesehatan berupa pengobatan ternak jika ada yang sakit, dan disertai dengan penjelasan tentang cara penanganan penyakit pada sapi. Sebanyak 52 ternak diperiksa dan diberi pengobatan gratis. Hasil pemeriksaan kesehatannya ditemukan sebanyak 10 ternak (19,23%) anemia, 4 (7,69%) kekurusan dan 1 (1,92%) menunjukkan demam. Gejala anemia cukup tinggi, mungkin karena infestasi cacing atau kekurangan protein dalam pakannya. Dapat disimpulkan bahwa peternak masih membutuhkan bimbingan dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka sehingga nilai jual ternak mereka lebih menguntungkan. Perlu dilakukan tindak lanjut untuk memeriksa darah dan feses ternak untuk mencari penyebab anemia dan kekurusan. Kata kunci : Penyuluhan, pelayanan kesehatan, sapi, anemia, kekurusan
PENGOBATAN DAN PENILAIAN STATUS GIZI ANAK SDN 1 LUWUS, BATURITI YANG MENDERITA CACINGAN (SOIL- TRANSMITTED HELMINTHIASIS) P. A. ASRI DAMAYANTI
Buletin Udayana Mengabdi Vol 9 No 1 (2010): Volume 9 No.1 – April 2010
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.622 KB)

Abstract

ABSTRACT During public health services at Sekolah Dasar 1 (primary school) Luwus, a number of 54 out of 140 schoolchildren were treated for helminthiases. Diagnoses of infections were based on their faecal samples examination by Kato-Katz smear technique. The prevalence rate of intestinal helminthic infection was 38,57%. Ascaris lumbricoides was found to be more dominant than Trichuris trichiura. Albendazol 400mg as a single dose for those who suffered Ascaris lumbricoides and Albendazole 400 mg daily for two days for those who suffered Ascaris lumbricoides mix with Trichuris trichiura and Ascaris lumbricoides mix with Enterobius vermicularis. Treatment was done at school in the morning to prevent them from losing such treatment. No side effects were found during treatment.

Page 2 of 98 | Total Record : 979


Filter by Year

2006 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 23 No 5 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 23 No 4 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 23 No 3 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 23 No 2 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 23 No 1 (2024): Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 4 (2023): Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 3 (2023): Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 2 (2023): Buletin Udayana Mengabdi Vol 22 No 1 (2023): Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 4 (2022): Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 3 (2022): Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 2 (2022): Buletin Udayana Mengabdi Vol 21 No 1 (2022): Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 4 (2021): Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 3 (2021): Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 2 (2021): Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 1 (2021): Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 4 (2020): Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 3 (2020): Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 2 (2020): Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 1 (2020): Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 4 (2019): Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 3 (2019): Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 2 (2019): Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 1 (2019): Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 4 (2018): Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 3 (2018): Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 2 (2018): Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 1 (2018): Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 3 (2017) Vol 16 No 2 (2017) Vol 16 No 1 (2017) Vol 15 No 3 (2016) Vol 15 No 2 (2016): Jurnal Udayana Mengabdi Vol 15 No 1 (2016): Jurnal Udayana Mengabdi Vol 14 No 1 (2015): April 2015 Vol 13 No 2 (2014): Vol 13, No. 2 (2014) Vol 13 No 1 (2014): Vol 13, No 1, April 2014 Vol 12 No 2 (2013): Volume 12 No.2 – September 2013 Vol 12 No 1 (2013): Volume 12 No.1 – April 2013 Vol 11 No 2 (2012): Volume 11 No.2 – September 2012 Vol 11 No 1 (2012): Volume 11 No.1 – April 2012 Vol 10 No 2 (2011): Volume 10 No.2 – September 2011 Vol 10 No 1 (2011): Volume 10 No.1 – April 2011 Vol 9 No 2 (2010): Volume 9 No.2 – September 2010 Vol 9 No 1 (2010): Volume 9 No.1 – April 2010 Vol 8 No 1 (2009): Volume 8 No.1 – April 2009 Vol 7 No 2 (2008): Volume 7 No.2 – September 2008 Vol 7 No 1 (2008): Volume 7 No.1 – April 2008 Vol 6 No 2 (2007): Volume 6 No.2 - September 2007 Vol 6 No 1 (2007): Volume 6 No.1 - April 2007 Vol 5 No 1 (2006): Volume 5 No.1 – April 2006 More Issue