Kopasta: Jurnal Program Studi Bimbingan Konseling
Jurnal KOPASTA publishes articles on practice, theory, and research in all areas of Guidance and Counseling also education related to Guidance and Counseling which includes, but is not limited to : Personal Guidance and Counseling Social Guidance and Counseling Career Guidance and Counseling Academic Guidance and Counseling School Guidance and Counseling Guidance and Counseling in Higher Education Assessment in Guidance and Counseling Group Guidance Group Counseling Individual Counseling Multicultural Counseling Behavior Analysis and Modification Guidance and Counseling for Disabled Evaluation and Supervision in Guidance and Counseling Guidance and Counseling Management Career Planning Psychological Assessment Media of Guidance and Counseling Information Technology in Guidance and Counseling Family Counseling
Articles
82 Documents
PENGARUH LAYANAN INFORMASI DALAM UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN TENTANG HIV/AIDS BAGI SISWA SMA SRIGUNA PALEMBANG
Aris, Aris Siswanto
KOPASTA : Jurnal Program Studi Bimbingan Konseling Vol 6, No 2 (2019): JURNAL KOPASTA (NOVEMBER 2019)
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (264.28 KB)
|
DOI: 10.33373/kop.v6i2.2102
The United Nations Programme on HIV/AIDS (UNAIDS) reports the number of people living with HIV in 2012 as much as 35.3 million people. In the same year AIDS mortality rate amounted to 1.6 million people and as many as 2.3 million people have HIV. Seeing the high number of people with HIV/AIDS, it is the government's duty to continue socializing about HIV/AIDS. At school, tutoring and counseling teachers provide an important role to provide information about the disease, especially high school students. At this time a group of teenagers in susceptible to age 10-19 years is a period of rapid growth and development both physical, psychological and intellectual. Based on the results of the research in the field, many students do not understand about HIV/AIDS. One way of addressing the problem is to provide information services. The purpose of this research is to find out if there is an influence on information services in an effort to improve understanding of HIV/AIDS for students. This research uses quantitative methods with quasi experimental design. The subject of this research is high school student Sriguna Palembang XI IPA 2. The research Instrument uses a Likert scale model, subsequently analysed using Test-T. In general, this research shows the influence of information services in the effort to improve understanding of HIV/AIDS. Based on the results of the research that has been obtained, the cooperation of various parties is expected to improve students ' understanding.Keywords: Information Services, HIV/AIDS
PENGEMBANGAN KONSEP SPIRITUAL DALAM PELAKSANAAN LAYANAN KONSELING SPRITUAL CONCEPT DEVELOPMEMNT ON COUNSELING SERVICES IMPLEMENTATION
Ramdani Ramdani
KOPASTA : Jurnal Program Studi Bimbingan Konseling Vol 3, No 2 (2016): JURNAL KOPASTA (NOVEMBER 2016)
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (538.371 KB)
|
DOI: 10.33373/kop.v3i2.823
Dalam perkembangan hidup manusia, pembinaan kepribadian diri merupakan aspek yang senantiasa ditekankan dan mengacu kepada keseimbangan pengembangan mental-spiritual dan jasmaniah. Layanan konseling diupayakan sebagai bantuan kepada klien dalam mengatasi berbagai permasalahan berkaitan dengan perkembangan dirinya. Berbagai permasalahan yang dialami oleh klien sebagian besar disebabkan oleh kurangnya kemampuan klien untuk dapat secara sadar memahami dan memaknai secara positif setiap permasalahan hidup yang sedang dialaminya. Pengembangan konsep spiritual dalam pelaksanaan layanan konseling memberikan ruang bagi konselor untuk membantu klien untuk menempatkan perilaku dan hidupnya dalam konteks makna yang lebih luas dan lebih bermakna dalam memahami makna eksistensi dirinya dalam hubungannya dengan pencipta, sesama manusia, dan dengan lingkungan sekitarnya.Kata Kunci: Spiritual, Konseling, Konseling SpiritualIn the development of human life, the development of the personality is an aspect that is always emphasized and refers to the balance of mental-spiritual and physical development. Counseling services are strived as assistance to clients in overcoming various problems related to his development. Various problems experienced by the client mostly caused by the lack of ability of the client to be able to consciously understand and interpret positively every problem of life that is going through. The development of spiritual concepts in the execution of counseling services provides a space for counselors to help the client to put his or her behavior and life in the context of a broader and more meaningful meaning in understanding the meaning of his or her existence in relation to the creator, fellow human beings, and the environment Keyword: Spiritual, Counseling, Spiritual Counseling
GAYA HIDUP PEKERJA SEKS KOMERSIAL (PSK)
Adiningtyas, Sri Wahyuni;
Loviana, Meiga Rizki
KOPASTA : Jurnal Program Studi Bimbingan Konseling Vol 5, No 2 (2018): JURNAL KOPASTA (NOVEMBER 2018)
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (476.021 KB)
|
DOI: 10.33373/kop.v5i2.1525
Batam merupakan salah satu pulau di Indonesia yang dibangun menjadi kota industri. Letak Batam begitu strategis. Batam berada dekat dengan jalur pelayaran besar di dunia. Banyak orang memiliki kepentingan tersendiri di Batam. Gaya hidup menunjukkan bagaimana orang mengatur kehidupan pribadinya, perilaku di depan umum, dan usaha menjadikan dirinya unik. Setiap manusia adalah mahluk individual yang akan memenuhi gaya hidup pribadi yang unik. Pekerja Seks Komersial (PSK) adalah suatu pekerjaan dimana seorang perempuan menggunakan atau mengeksploitasi tubuhnya untuk mendapatkan uang, dan terdapat juga orang yang memilih menjadi pekerja seks komersial karena faktor ekonomi yang memiliki kesulitan dalam memenuhi kebutuhan dirinya dan keluarganya untuk mempertahankan kelangsungan hidup.Hasil penelitian didapatkan kesimpulan bahwa Gaya Hidup Pekerja Seks Komersial (PSK) bahwa subjek memilih bekerja secara instan sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK) dijadikan sumber pendapatan demi mendapatkan uang dan ada juga karena pernah ditinggal mantan pacarnya secara sepihak, dan wanita tersebut trauma. Uang yang didapatkan hanya untuk berfoya-foya. Seperti shoping, jalan-jalan, ke salon dan sering mentraktir teman-teman, bahkan menggoleksi barang brend (merek) dan modeling dengan melihat ibunya mendapatkan uang dengan cepat.
HUBUNGAN ANTARA PEER GROUP DENGAN MOTIVASI BELAJAR PADA MAHASISWA UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN BATAM
Marpaung, Junierissa
KOPASTA : Jurnal Program Studi Bimbingan Konseling Vol 5, No 1 (2018): JURNAL KOPASTA (JUNI 2018)
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (326.634 KB)
|
DOI: 10.33373/kop.v5i1.1446
Mahasiswa dituntut untuk dapat aktif dan kreatif belajar di kampus. Tak jarang mahasiswa mendapatkan kesulitan dan permasalahan dalam menjalani proses belajar mengajar di kampus yang menyebabkan mahasiswa kurang memiliki prestasi yang dimiliki optimal maka diperlukan motivasi belajar. Pengaruh teman sebaya (peer group) diperlukan untuk meningkatkan motivasi belajar mahasiswa. Pengambilan data dilakukan di Universitas Riau Kepulauan Batam. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Program Studi Bimbingan Konseling Universitas Riau Kepulauan Batam sebanyak 37 orang mahasiswa. Teknik yang digunakan adalah cluster sampling dan menggunakan angket peer group dan motivasi belajar yang menggunakan model skala Likert. Hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan analisis regresi sederhana menunjukkan hasil rxy =Â 0,556 dan p = 0,000 (p0,05). Kondisi tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang antara peer group dengan motivasi belajar mahasiswa Universitas Riau Kepulauan Batam. Artinya semakin tinggi peer group maka semakin tinggi motivasi belajar mahasiswa Bimbingan Konseling Universitas Riau Kepulauan Batam, dan sebaliknya semakin rendah peer group maka semakin rendah motivasi belajar mahasiswa Bimbingan Konseling Universitas Riau Kepulauan Batam. Efektivitas regresi dalam penelitian ini sebesar 0,354, artinya motivasi belajar mahasiswa Unrika sebesar 35,4% ditentukan oleh faktor peer group, sedangkan 64,6% dijelaskan oleh faktor lain yang tidak diungkap dalam penelitian ini.Â
PERAN GURU DALAM MENGATASI KECANDUAN GAME ONLINE
Adiningtiyas, Sri Wahyuni
KOPASTA : Jurnal Program Studi Bimbingan Konseling Vol 4, No 1 (2017): JURNAL KOPASTA (JUNI 2017)
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (503.794 KB)
|
DOI: 10.33373/kop.v4i1.1121
Fenomena kecanduan game online ini diperkirakan berdampak negatif pada siswa. Siswa yang kecanduan game online merasakan dampak dari game itu sendiri. Untuk mengantisipasi efek buruk yang akan terjadi pada gamer dan untuk meminimalkan kecanduan game online dibutuhkan bimbingan dari sekolah dan terutama dari orang tua siswa itu sendiri. Game online akan memiliki dampak negatif pada pengguna jika game ini dimainkan secara berlebihan. Untuk mengatasi dampak negatif kecanduan game online diperlukan bimbingan dan konseling dari sekolah.Kata Kunci: Kecanduan Game Online, Peran Guru
Family Social Support in Completing Thesis on Students
ADININGTIYAS, SRI WAHYUNI
KOPASTA : Jurnal Program Studi Bimbingan Konseling Vol 6, No 1 (2019): JURNAL KOPASTA (JUNI 2019)
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (238.753 KB)
|
DOI: 10.33373/kop.v6i1.1950
Skripsi adalah suatu bentuk karya tulis ilmiah dalam struktur kurikulum program pendidikan sarjana yang menggambarkan upaya khusus penerapan terpadu ilmu yang telah didapatkan sesuai dengan suatu peminatan.Namun pada kenyataannya tidak semua mahasiswa mampu menyelesaikan skripsi tepat waktu. Mahasiswa tingkat akhir mempunyai permasalahan yang berbeda untuk melangkah pada tugas akhir mereka. Dalam kaitannya dengan dukungan sosial, mahasiswa-mahasiswa ini tentu saja perlu adanya dukungan, paling tidak perhatian dari orang lain agar mereka temotivasi untuk bisa menyelesaikan skripsi mereka. Mahasiswa memerlukan dukungan, terlebih dukungan dari keluarganya agar termotivasi dalam menyelesaikan skripsi. Dukungan sosial keluarga dapat memotivasi mahasiswa untuk segera menyelesaikan skripsi. Para informan yang mendapatkan dukungan sosial dari keluarganya, merasa kasian terhadap orangtua yang telah bersusah payah membiayai kuliah mereka sehingga para informan semakin terpacu untuk segera menyelesaikan skripsinya
PENGARUH PENGGUNAAN GADGET DALAM KEHIDUPAN
Marpaung, Junierissa
KOPASTA : Jurnal Program Studi Bimbingan Konseling Vol 5, No 2 (2018): JURNAL KOPASTA (NOVEMBER 2018)
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (268.872 KB)
|
DOI: 10.33373/kop.v5i2.1521
Tujuan artikel ini adalah untuk mengkaji tentang pengaruh gadget dalam kehidupan manusia. Kehadiran gadget terutama dalam bentuk smartphone telah banyak memberikan kontribusi dalam kehidupan sehari-hari, gadget sebagai media pencarian informasi, melakukan interaksi, mendapatkan hiburan, bahkan hingga untuk keperluan kegiatan berbisnis secara online. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi dewasa ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Gadget adalah salah satu produk dari teknologi ini yang telah mengubah perilaku komunikasi manusia dengan menembus ruang dan waktu. Orang yang berjarak ribuan kilometer bisa saling berkomunikasi sambil saling menatap lawan bicaranya di dan hanya dengan menggunakan media gadget. Gadget adalah sebuah alat elektronik kecil yang memiliki fungsi khusus, seperti telepon pintar. Sebuah teknologi yang pada hakikatnya diciptakan untuk membuat hidup manusia menjadi semakin mudah dan nyaman. Akan tetapi kemajuan teknologi yang semakin pesat saat ini membuat hampir tidak ada bidang kehidupan manusia yang bebas dari penggunaannya, baik secara langsung maupun tidak langsung. Seiring arus globalisasi dengan tuntutan kebutuhan pertukaran informasi yang cepat, peranan teknologi komunikasi menjadi sangat penting. Sehingga membuat para pengguna tidak terkendali dalam hal pemakaian suatu teknologi tersebut.
PARTISIPASI MIGRAN DALAM PEMILIHAN KEPALA DAERAH DI KOTA BATAM
Rofiqah, Tamama
KOPASTA : Jurnal Program Studi Bimbingan Konseling Vol 4, No 2 (2017): JURNAL KOPASTA (NOVEMBER 2017)
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (250.669 KB)
|
DOI: 10.33373/kop.v4i2.1440
Sebelum menjadi kawasan industrialisasi, Batam hanya sebuah pulau yang sepi dengan jumlah penduduk yang relative kecil yang sebagian besar menetap di kawasan pesisir pantai. Tetapi tata letak lokasi strategis dan ditetapkan sebagai kota industri maka Batam berubah menjadi Kota Pekerja. Hal ini memberikan peluang terjadinya arus migrasi ke Batam. Tingginya tingkat migrasi ke Kota Batam berdampak pada komposisi penduduk setempat, salah satu pengaruhnya adalah dalam pemilihan kepala daerah. Penelitian ini dilakukan untuk mengungkapkan bagaimana partisipasi para migran dalam kegiatan politik lokal terutama dalam pemilihan kepala daerah di kota Batam. Penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menemukan bahwa para migran pada umumnya “belum†berpartisipasi dalam kegiatan politik, hanya sebagian kecil saja yang ikut terlibat karena ada kepentingan-kepentingan politis di dalamnya. Para migran rata-rata adalah remaja yang tingkat pendidikannya masih rendah hanya tamatan SMA/Sederajat. Hal ini menjadi salah satu penyebab para migran bersikap “acuh†terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah, termasuk dalam menyalurkan hak suara pada pemilihan kepala daerah. Selain karena faktor di atas, faktor etnis juga menjadi sebab migran tidak menyalurkan hak politiknya. terungkap bahwa, mereka tidak ikut dalam pemilihan kepala daerah dikarenakan hanya orang pribumi (dalam hal ini ras Melayu) yang menjadi pilihan dalam pemilihan kepala daerah
Analisis Tingkah Laku Bullying Verbal dengan Teman Kelas Siswa di SMA Negeri 8 Palembang
Aprilia, Nyimas Eva
KOPASTA : Jurnal Program Studi Bimbingan Konseling Vol 6, No 2 (2019): JURNAL KOPASTA (NOVEMBER 2019)
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (174.344 KB)
|
DOI: 10.33373/kop.v6i2.2098
Verbal bullying is a verbal act which is the easiest to do and is not seen directly but has a serious impact. Verbal bullying can take the form of nicknames, reproaches, slanders, cruel criticisms and insults. Based on the findings when observing at SMA Negeri 8 Palembang, there were some students who did often carry out bullying to their classmates such as scoffing, making name calls, ridiculing, and so on, furthermore make the students who are the victims of bullying feel scared to enter the classroom and feel they do not have friend in their class. This study uses a qualitative method. This type of research is descriptive qualitative. The source of information in this study were 9 students who did verbal bullying. The results showed that in general the perpetrators carried out verbal bullying against their classmates because it was done to show resistance or aggressive attitudes towards the victim caused by the negative behaviors of the victim. Based on the results of the study, it can be suggested to the teachers to be able to plan services to prevent bullying.Keyword :Verbal Bullying
HUBUNGAN ANTARA SIKAP ORANG TUA DENGAN MINAT BELAJAR SISWA
Yanizon, Ahmad;
Purba, Nellida
KOPASTA : Jurnal Program Studi Bimbingan Konseling Vol 4, No 1 (2017): JURNAL KOPASTA (JUNI 2017)
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (165.484 KB)
|
DOI: 10.33373/kop.v4i1.1117
Minat adalah motor penggerak untuk mendorong siswa dalam belajar. Ada beberapa faktor yang menyebabkan minat belajar seorang siswa tinggi ataupun rendah.Salah satu faktor tersebut adalah faktor eksternal yaitu keluarga. Sikap orang tua dalam keluarga mempengaruhi minat belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara sikap orang tua dengan minat belajar siswa.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasional.Sampel penelitian sebanyak 37 orang.Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dianalisis dengan rumus korelasi product moment.Berdasarkan hasil analisis, diperoleh data bahwa adanya hubungan antara sikap orang tua dengan minat belajar siswa dengan perolehan skor 0,895.Dengan demikian, semakin baik sikap orang tua maka minat belajar juga semakin tinggi.Kata Kunci :Sikap orang tua, Minat belajar