cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
ramdanidani146@gmail.com
Editorial Address
Jln. Batuaji Baru No.99 Batu Aji Batam - Kepulauan Riau
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
Kopasta: Jurnal Program Studi Bimbingan Konseling
ISSN : 24424323     EISSN : 25990071     DOI : http://dx.doi.org/10.33373
Jurnal KOPASTA publishes articles on practice, theory, and research in all areas of Guidance and Counseling also education related to Guidance and Counseling which includes, but is not limited to : Personal Guidance and Counseling Social Guidance and Counseling Career Guidance and Counseling Academic Guidance and Counseling School Guidance and Counseling Guidance and Counseling in Higher Education Assessment in Guidance and Counseling Group Guidance Group Counseling Individual Counseling Multicultural Counseling Behavior Analysis and Modification Guidance and Counseling for Disabled Evaluation and Supervision in Guidance and Counseling Guidance and Counseling Management Career Planning Psychological Assessment Media of Guidance and Counseling Information Technology in Guidance and Counseling Family Counseling
Articles 82 Documents
LAYANAN KONSELING KELOMPOK SEBAGAI SOLUSI PENINGKATAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA DI SD FAVORIT BARELANG BATAM GROUP COUNSELING SERVICES AS A SOLUTION TO IMPROVE STUDENTS’ CONFIDENCE AT SD FAVORIT BARELANG BATAM Hasibuan, Wilda Fasim; Adai, Levy Stefani Fernanda
KOPASTA : Jurnal Program Studi Bimbingan Konseling Vol 3, No 2 (2016): JURNAL KOPASTA (NOVEMBER 2016)
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (980.609 KB) | DOI: 10.33373/kop.v3i2.561

Abstract

Sikap percaya diri merupakan suatu hal yang penting dan patut untuk ditanamkan agar peserta didik mampu mengembangkan potensi dirinya. Namun apa yang terjadi bila peserta didik tidak memiliki rasa percaya diri. Rasa tidak percaya diri akan membuat mereka takut untuk melakukan dan mencoba sesuatu. Hal ini terjadi pula di SDS Favorit Barelang Batam. Diketahui kepercayaan diri siswa kelas V masih tergolong rendah, hal ini terlihat saat siswa mengikuti pelajaran, ada yang bersikap pasif, malu dan takut untuk menjawab pertanyaan, serta ketidak beranian saat di tunjuk untuk maju kedepan kelas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengatasi masalah kepercayaan diri siswa melalui layanan konseling kelompok. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif eksperimen dengan melaksanakan empat kali layanan KKP. Subjek penelitian ini berjumlah 8 siswa kelas VB. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu skala kepercayaan diri. Teknik analisis data yang digunakan yaitu kuantitatif eksperimen dengan uji Wilcoxon dan Kolmogorov-smirnov. Hasil uji wilcoxon menunjukkan Ha diterima dan Ho ditolak. Sementara itu hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan diri sebelum diberikan layanan konseling kelompok rata-rata sebesar 62,5% dalam kategori sedang, 25% dalam kategori rendah dan 12,5% dalam kategori sangat rendah. Kepercayaan diri siswa setelah proses diberikan layanan konseling kelompok mengalami peningkatan yaitu menjadi 25% yang masuk dalam kategori sangat tinggi, 62,5% dalam kategori tinggi dan 12,5% dalam kategori sedang dengan peningkatan rata-rata sebesar 14.25 dari total kondisi awal. Kesimpulanya adalah masalah kepercayaan diri siswa dapat diatasi melalui layanan konseling kelompok.Kata kunci: kepercayaan diri, konseling kelompok. Confident attitude is something that is important and deserves to be implanted so that learners are able to develop her potential. But what happens when students do not have self-confidence. Insecurity will make them afraid to do and try something. It happens in elementary school Favorite Barelang Batam. Unknown confidence fifth grader, is still relatively low, it is seen when students follow the lessons, there are to be passive, shy and afraid to answer questions, and shows a lack of courage when to move forward in the class. The purpose of this study was to address the issue of confidence of students through group counseling services. This type of research is quantitative research experiment carried out four times with group counseling services. Subjects of this study were 8 students in grade five. File collection method used is the scale of confidence. File analysis technique used is quantitative experiments by Wilcoxon and Kolmogorov-Smirnov. Wilcoxon test results showed (Ha) received and (Ho) is rejected. While the results showed that confidence before being given counseling group average of 62.5% in the medium category, 25% in the low category and 12.5% in the very low category. The confidence of the student after the given group counseling services has risen to 25% which is very high in the category, 62.5% in the high category and 12.5% in the medium category with an average increase of 14:25 on the total initial conditions. The conclusion was that the students confidence issues can be addressed through group counseling services.Keywords: confidence, group counseling
Hubungan Kecerdasan Emosi dengan Penyesuaian Diri Siswa di Sekolah Adiningtiyas, Sri Wahyuni
KOPASTA : Jurnal Program Studi Bimbingan Konseling Vol 2, No 2 (2015): JURNAL KOPASTA (NOVEMBER 2015)
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.655 KB) | DOI: 10.33373/kop.v2i2.304

Abstract

Artikel ini membahas mengenai kecerdasan emosi siswa dengan penyesuaian diri siswa di sekolah. Penyesuaian diri remaja sangat berkaitan dengan kecerdasan emosi yang dimiliki oleh remaja. Remaja hendaknya memahami pentingnya kecerdasan emosi. Kecerdasan ini terlihat dalam beberapa hal seperti bagaimana remaja mampu memberi kesan yang baik tentang dirinya, mampu mengungkapkan dengan baik emosinya sendiri, dapat mengendalikan perasaan serta mampu mengungkap reaksi emosi sesuai kondisi yang ada sehingga penyesuaian terhadap kondisi dirinya dan lingkungan berjalan dengan efektif. Guru BK, dengan melihat pentingnya kecerdasan emosi dan penyesuaian diri peserta didik dalam kehidupan sehari-hari, maka diharapkan bagi guru BK untuk dapat memberikan layanan BK dengan materi mengenai kecerdasan emosi dan penyesuaian diri agar terciptanya kecerdasan emosi dan penyesuaian diri bagi peserta didik ke arah yang lebih baik atau positif, sehingga nantinya dapat terjun ke dalam masyarakat dengan baik.Kata kunci: Kecerdasan Emosi, Penyesuaian Diri
Pengaruh Penerapan Metode Ceramah Plus dengan Metode Resitasi Terhadap Motivasi Belajar Mahasiswa Bimbingan Konseling Universitas Riau Kepulauan Batam Application Effect of Lecturing Plus and Recitation Methods toward Guidance and Counseling Students’ Learning Motivation of Riau Kepulauan University, Batam Marpaung, Junierissa
KOPASTA : Jurnal Program Studi Bimbingan Konseling Vol 3, No 2 (2016): JURNAL KOPASTA (NOVEMBER 2016)
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (687.339 KB) | DOI: 10.33373/kop.v3i2.554

Abstract

Berdasarkan survei awal, ditemukan banyak mahasiswa yang memiliki motivasi belajar yang rendah, hal ini terlihat dari perilaku yang ditampilkan oleh mahasiswa tesebut, seperti pasif pada saat proses pembelajaran, nilai ujian dan tugas yang rendah, pada saat diberikan tugas lebih memilih melihat dari teman daripada berusaha mencari sendiri yang mungkin disebabkan oleh metode pengajaran dosen yang tidak sesuai dengan kebutuhan mahasiswa dan menimbulkan kejenuhan.. Tujuan penelitian ini adalah untuk membantu meningkatkan motivasi belajar mahasiswa. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan: 1) Terdapat peningkatan motivasi belajar sesudah diberi metode ceramah plus dengan tingkat perbedaan Z sebesar -3,411 dengan taraf signifikansi 0,001. 2) Terdapat peningkatan motivasi belajar mahasiswa sesudah diberi metode resitasi dengan tingkat perbedaan Z sebesar -3,410 dengan signifikan 0,001. 3) Tidak terdapat perbedaan motivasi belajar antara kelompok dengan metode ceramah plus dan kelompok dengan metode resitasi dengan tingkat perbedaan Z sebesar 1.470 dengan signifikansi 0,142. Sehingga dapat disimpulkan bahwa metode ceramah plus dan metode resitasi memiliki kontribusi yang lebih baik dalam meningkatkan motivasi belajar mahasiswa. Namun, tidak ada perbedaan antara metode ceramah plus dan metode resitasi dalam meningkatkan motivasi belajar mahasiswa. Berdasarkan temuan di atas dapat disimpulkan bahwa motivasi belajar siswa dapat ditingkatkan melalui metode pengajaran ceramah plus dan metode pengajaran resitasi. Penelitian ini menunjukkan pentingnya melaksanakan metode pengajaranyang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa sehingga dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa. Kata kunci: metode ceramah plus, metode resitasi, motivasi belajar Based on the initial survey, found many students who have the motivation to learn is low, it can be seen from the behavior displayed by the student proficiency level, such as passive during the learning process, test scores and the task is low, when given the task prefer viewed from a friend rather than trying find your own that may be caused by the lecturer teaching methods that do not fit the needs of students and lead to saturation. The purpose of this study is to help improve student learning motivation. Based on the results of the study found: 1) There is an increased motivation to learn after given a lecture plus the level difference Z of -3.411 with a significance level of 0.001. 2) There is an increased motivation to learn the student after the given method of recitation with a level difference of -3.410 with a significant Z 0,001. 3) There is no difference between the groups with learning motivation plus lecture and group recitation method to the level difference Z of 1.470 with 0.142 significance. So it can be concluded that the method plus lecture and recitation method had good contribution on improving student learning motivation. However, there is no difference between plus lecturing and recitation methods to improve students' learning motivation. Based on the findings it can be concluded that students' motivation can be enhanced through the plus lecturing teaching methods and recitation teaching methods. This study shows the importance of carrying out the neccesary or suitable method due to students’ needs in order to improve student outcomes. Keywords: lecturing plus method, recitation method learning motivation
Penerapan Konseling Perorangan Pada Perilaku Bullying Primakuria, Septi
KOPASTA : Jurnal Program Studi Bimbingan Konseling Vol 2, No 2 (2015): JURNAL KOPASTA (NOVEMBER 2015)
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.479 KB) | DOI: 10.33373/kop.v2i2.305

Abstract

Artikel ini membahas mengenai perilaku bullying yang sedang ramai dibicarakan dalam dunia pendidikan. Perilaku bullying merupakan tindakan kekerasan yang dilakukan di sekolah oleh satu orang atau sekelompok orang pada satu orang yang dianggap lemah baik secara fisik maupun ekonomi. Perilaku bullying ini tentu berdampak besar bagi korban, yang mengakibatkan kehidupan sehari-hari menjadi terganggu (KES-T). Adapun cara guru BK mengatasi perilaku bullying ini dengan menerapkan konseling perorangan pada pelaku dan korban secara terpisah. Diharapkan setelah proses konseling perorangan dilakukan pelaku bullying dapat menyadari bahwa tindakan yang dilakukan selama ini kurang baik dan memutuskan untuk memperbaiki diri. Begitupun dengan korban dari bullying, setelah melakukan konseling perorangan dapat memutuskan untuk bangkit dari trauma dan berpikir positif.Kata kunci: Konseling Perorangan, Bullying
Efektifitas Layanan Konseling Perorangan Dalam Mengurangi Agresi Kelas X RPL SMK Negeri 4 Batam Effectiveness Individual Counseling Services to Decrease Aggression of Class X RPL SMK Negeri 4 Batam Harweni, Puji; Primakuria, Septi
KOPASTA : Jurnal Program Studi Bimbingan Konseling Vol 3, No 2 (2016): JURNAL KOPASTA (NOVEMBER 2016)
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328 KB) | DOI: 10.33373/kop.v3i2.558

Abstract

Pendidikan merupakan kemajuan bangsa, dalam membentuk manusia yang berbudaya dan bermartabat yang jauh dari perilaku kekerasan. Penelitian ini bertujuan untuk membantu siswa dalam mengurangi agresi. Penelitian ini menggunakan pre-eksperimen dengan The One Group Pretest-Posttest. Sampel penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrument yang digunakan angket yang dianalisis menggunakan Wilcoxon Signed Ranks Test dengan program SPSS 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan konseling perorangan efektif dalam mengurangi agresi siswa. Hal ini terlihat dari terdapatnya perbedaan agresi siswa kelompok eksperimen pada pretest dan posttest dengan nilai Z -2,521 dan signifikansinya 0,012.Keywords: konseling perorangan, agresi Education is national development in making civilized and dignified human come further from violence. This research aims to help students to dicrease the agression. This reasech uses pre-exprement by using The One Group Pretest-Posttest. The samples of this research were selected by using purposive sampling technique. The instruments were questionaire and analized by using Wilcoxon Signed Ranks Test with SPSS 20 program. The result shows that Individual Counseling Services were efective to decrease students’ agression. It can be seen from the agression defferences between exprement group students’ pre-test and post-test velues. The value was Z -2,521 and its significant was  0,012.Keywords: Individual Counceling, Aggression
Kontribusi Kecerdasan Spiritual dan Dukungan Keluarga Terhadap Kepuasan Hidup Lansia Serta Implikasinya Dalam Pelayanan Bimbingan dan Konseling Ramdani Ramdani; Daharnis Daharnis; Syahniar Syahniar
KOPASTA : Jurnal Program Studi Bimbingan Konseling Vol 2, No 2 (2015): JURNAL KOPASTA (NOVEMBER 2015)
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.015 KB) | DOI: 10.33373/kop.v2i2.301

Abstract

Life satisfaction on the Elderly were influenced by various factors. This study aims to describe: 1).the level of life satisfaction, spiritual intelligence and Elderly family support, 2) the contribution of spiritual intelligence and family support either individually or jointly to the Elderly life satisfication. The research population were the elderly in the city of Padang, with samples are 60 people, by using non probability sampling techniques. The instruments used in the research is the Likert scale model. Reliability test results on spiritual intelligence was 0.844; while the family support and life satisfaction are each valued at 0.542 and 0,871. The results of the validity of the average instrument for spiritual intelligence 0,542, familie supports and life satisfaction are each valued at 0.510 and 0,492. The results of this study showed that spiritual intelligence, family support and life satisfaction were in high requirements for the Elderly life satisfaction and the spiritual intelligence and support families either singly or together were contributing to the Elderly life satisfaction.Keywords : Elderly, Spiritual Intelligence, Family Support, Life Satisfaction
Keefektifan Layanan Bimbingan Kelompok Ditinjau dari Kepercayaan Diri Siswa Kelas XI IPS di MAN Batam Ristantia, Ristantia; Rofiqah, Tamama
KOPASTA : Jurnal Program Studi Bimbingan Konseling Vol 2, No 2 (2015): JURNAL KOPASTA (NOVEMBER 2015)
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.275 KB) | DOI: 10.33373/kop.v2i2.306

Abstract

Latar belakang penelitian ini berdasarkan studi pendahuluan pada kelas XI IPS 1 MAN Batam, tingkat kepercayaan diri siswa dalam kategori rendah, adanya gejala seperti; ragu-ragu saat berbicara di depan kelas dalam mengungkapkan pendapat, dan juga saat belajar siswa tidak berani bertanya kepada guru jika tidak tahu atau mengerti apa yang disampaikan oleh Guru pada saat proses belajar mengajar berlangsung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keeefektifan layanan Bimbingan Kelompok (Bkp) ditinjau dari kepercayaan diri siswa kelas XI IPS MAN Batam.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, desain penelitian yang digunakan adalah kuasi-eksperimen dengan pretest dan posttest. Sampel penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data mengggunakan angket. Analisa data dilakukan dengan teknik wilcoxon signed ranks test.Berdasarkan analisis data, diperoleh hasil penelitian dengan nilai signifikan 0.0010.05. Berdasarkan temuan penelitian ini disimpulkan bahwa layanan bimbingan kelompok efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa.Kata kunci: Kepercayaan Diri Siswa, Layanan Bimbingan Kelompok.
Konseling Religius: Mengatasi Rasa Kecemasan Dengan Mengadopsi Terapi Zikir Berbasis Religiopsikoneuroimunologi Religious Counseling: Overcoming Anxiety with the Adoption of Religiopsikoneuroimunologi Based Remembrance Therapy Rofiqah, Tamama
KOPASTA : Jurnal Program Studi Bimbingan Konseling Vol 3, No 2 (2016): JURNAL KOPASTA (NOVEMBER 2016)
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/kop.v3i2.559

Abstract

Setiap individu dalam menjalani kehidupannya pernah mengalami kecemasan, baik kecemasan itu berasal dari dalam diri seperti cemas terhadap suatu penyakit maupun yang berasal dari luar diri seperti ancaman dari orang lain. Perasaan cemas yang diderita manusia bersumber dari hilangnya makna hidup (the meaning of life). Dewasa ini terlihat adanya fenomena kehampaan spiritual dalam diri manusia modern dan untuk mengatasinya dapat diupayakan melalui konseling religius. Konseling religius merupakan salah satu konseling dengan nuansa religi yang bertujuan membantu individu/klien memahami diri sendiri, yakni mengenal pribadi, menetapkan tujuan dan makna hidup, membentuk nilai yang menjadi pegangan hidup serta mengembangkan potensi seoptimal mungkin. Oleh sebab itu, usaha memfungsikan kembali spiritualitas seseorang untuk mencapai kondisi psikis yang sehat dapat dilakukan dengan menerapkan terapi zikir berbasis religiopsikoneuimunologi. Karena zikir mengandung unsur psikoteraputik yang efektif, tidak hanya dari sudut kesehatan mental tetapi juga kesehatan jasmani. Zikir ini merupakan penanaman nilai-nilai tauhidiyah dalam diri seseorang. Zikir dengan basis religiopsikoneuimunologi merupakan salah satu alternatif mengatasi kecemasan. Hasil penelitian menyatakan bahwa ada hubungan yang signifikan antara agama (religi), jiwa (psikis) dan tubuh (neuroimunologi). Keyword: Kecemasan, Terapi Zikir berbasis Religiopsikoneuimonologi Every individual ever experiences anxiety in his life, either intrinsic anxiety which comes from inside, such as anxiety about an illness or extrinsic anxiety which comes from outside, such as somebody’s threat. Anxiety felt by human occured as the result of loss of the meaning of life feeling. Nowadays, it has been seen the spiritual emptiness phenomenon at modern human beings and to overcome it,  it can be pursued through religious counseling. Religious counseling is one of counselings with religious nuance which aims to help individuals / clients in understand themselves, knowing own personality, defining the purpose and meaning of life, shaping values of life as life guidance and developing the personal potential optimally. Therefore, the effort to re-creating one's spirituality to achieve a healthy psychological condition can be done by applying the religiopsikoneuimunologi based remembrance therapy. Since remembrance contains effective elements of psychotherapeutic that is not only in terms of mental health but also the pyshical health. This remembrance  is a Tauhidiyah value investment of people. Religiopsikoneuimunologi based remembrance is one alternative to overcome anxiety. The study swows that there is a significant relationship between religion (religion), soul (psyche) and pyshic (neuroimmunology). Keyword: Anxiety, Religiopsikoneuimunologi Based Remembrance Therapy
Pengaruh Gaya Belajar Terhadap Prestasi Belajar Siswa Marpaung, Junierissa
KOPASTA : Jurnal Program Studi Bimbingan Konseling Vol 2, No 2 (2015): JURNAL KOPASTA (NOVEMBER 2015)
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.415 KB) | DOI: 10.33373/kop.v2i2.302

Abstract

Artikel ini membahas mengenai pengaruh gaya belajar siswa terhadap prestasi belajar. Gaya belajar sangat berkaitan dengan strategi siswa dalam mentranfer ilmu yang diperoleh baik saat proses belajar berlangsung di kelas maupun pembelajaran di rumah. Dengan mengetahui gaya belajar, siswa memiliki strategi untuk meningkatkan prestasi belajar. Diharapakan melalui artikel ilmiah ini siswa dapat mengembangkan gaya belajar yang sesuai dengan dirinya sehingga prestasi belajar menjadi lebih baik.Kata Kunci: Gaya Belajar, Prestasi Belajar
STUDI NARATIF POLA ASUH ORANG TUA PELAKU BISEKSUAL Hasibuan, Wilda Fasim; Putri, Vivi Ratnasep
KOPASTA : Jurnal Program Studi Bimbingan Konseling Vol 4, No 2 (2017): JURNAL KOPASTA (NOVEMBER 2017)
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.185 KB) | DOI: 10.33373/kop.v4i2.1439

Abstract

Penelitian ini membahas tentang penyebab seseorang mengalami kecendrungan biseksual. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Kualitatif dengan pendekatan Naratif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab dari seorang subjek yang kecendrungan biseksual. Penelitian ini telah dilaksanakan dari bulan Mei sampai dengan Agustus 2017. Dengan subjek penelitian wanita dewasa awal yang berumur 21 tahun yang merupakan mahasiswi disalah satu Universtas di Batam. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi.Dari data yang peneliti peroleh didapatkan bahwa penyebab seseorang kecendrungan biseksual adalah karena perceraian orang tua, pola asuh ganda yaitu neglectfull yang didapatkan dari orang tua dan permisif dari kakek, yang menyebabkan subjek mencari pola asuh yang salah ketika dewasa.