cover
Contact Name
Indrya Mulyaningsih
Contact Email
indrya@syekhnurjati.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
indrya@syekhnurjati.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Indonesian Language Education and Literature
ISSN : -     EISSN : 25022261     DOI : -
Indonesian Language Education and Literature is a journal of research publication. The scopes of this research are Indonesian language and literature teaching, either as the first, second, or foreign language. The research can be conducted in elementary schools, junior high schools, senior high schools, and / or university. The journal is regularly published on July and December in collaboration with the cooperation Asosiasi Dosen Bahasa dan Sastra Indonesia (ADOBSI) or The Association of Indonesian Language and Literature Lecturers and Ikatan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (IKAPROBSI) or The association of Indonesian Language and Literature Study Program.
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2022)" : 16 Documents clear
Multimodalitas sebagai Perspektif Baru Pembelajaran Pragmatik Edukasional: Persepsi Urgensi Inklusinya (Multimodality as a New Perspective of Educational Pragmatic Learning: Perception of the Urgency of Inclusion) R. Kunjana Rahardi
Indonesian Language Education and Literature Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v7i2.10018

Abstract

The purpose of this study was to describe the perception of the urgency of the components of socio-semiotic multimodality to be included in educational pragmatic learning. The theory that underlies this research is the social semiotic theory of M.A.K. Halliday. Data in the form of perceptions of aspects of social-semiotic multimodality were collected through a questionnaire. The collected data are identified, classified, and typified. The results showed that students' understanding of multimodality in the design of multimodality-based educational pragmatic learning models: was 72%, the existence of modality linguistic aspects at 52%, the inclusion of visual aspects at 68%, aural aspects in determining speech intent at 100%, the inclusion of sound aspects in determining speech intent 48 %, inclusion of gestural aspects 56%, spatial aspects required in the design of learning models 100%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan persepsi urgensi komponen-komponen multimodalitas sosial-semiotik dimasukkan dalam pembelajaran pragmatik edukasional. Teori yang mendasari penelitian ini adalah teori semiotika sosial M.A.K. Halliday. Data berupa persepsi aspek-aspek multimodalitas sosial-semiotik yang dikumpulkan melalui kuesioner. Data yang terkumpul diidentifikasi, diklasifikasi, dan ditipifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman mahasiswa ihwal multimodalitas dalam desain model pembelajaran pragmatik edukasional berbasis multimodalitas: 72%, eksistensi aspek linguistik modalitas 52%, inklusi aspek visual 68%, aspek aural dalam penentuan maksud tuturan 100%, inklusi aspek suara dalam penentuan maksud tuturan 48%, inklusi aspek gestural 56%, aspek spasial diperlukan dalam desain model pembelajaran 100%
Representasi Kepemimpinan Presiden Joko Widodo Pada Berita Korupsi di Media Indonesia (President Joko Widodo's Leadership Representation on Corruption News in Indonesian Media) Saiyidinal Firdaus
Indonesian Language Education and Literature Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v7i2.9293

Abstract

Indonesia ranks 89th out of 180 countries and is still a corrupt country. As the leader of the country, the president is expected to make Indonesia no longer a corrupt country. This study seeks to analyze corruption news in the March 31, 2019 edition of Media Indonesia in order to raise views on Joko Widodo as a social actor. This can be known through the analysis of language structure, cognitive processes, and the meaning of discourse based on the context of the "2019 Presidential Election". This study applies a qualitative approach with van Dijk's critical discourse analysis (AWK) approach. The results show that the text of corruption news in the March 31, 2019 edition of Media Indonesia aims to raise Jokowi's image ahead of the 2019 Presidential Election. The context of the "2019 Presidential Election" shows a tremendous influence for the Media Indonesia editorial team to produce corrupt news texts associated with Jokowi, as well as his candidacy, himself as a presidential candidate in the 2019 presidential election.Indonesia menempati posisi ke-89 dari 180 negara dan masih menjadi negara korup. Sebagai pemimpin negara, presiden diharapkan menjadikan Indonesia tidak lagi menjadi negara yang korup. Penelitian ini berupaya untuk menganalisis berita korupsi di Media Indonesia edisi 31 Maret 2019 dalam memunculkan pandangan kepada Joko Widodo sebagai aktor sosial. Hal ini dapat diketahui melalui analisis struktur bahasa, proses kognitif, dan makna wacana berdasarkan konteks “Pilpres 2019”. Penelitian ini menerapkan ancangan kualitatif dengan pendekatan analisis wacana kritis (AWK) van Dijk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teks berita korupsi di Media Indonesia edisi 31 Maret 2019 bertujuan untuk mengangkat citra Jokowi menjelang Pilpres 2019. Konteks “Pilpres 2019” menunjukkan pengaruh yang luar biasa bagi tim redaksi Media Indonesia untuk memproduksi teks berita korupsi yang dikaitkan dengan Jokowi, serta pencalonan kembali dirinya sebagai calon presiden pada Pilpres 2019.
Representasi Nilai Estetis dalam Syair Karambangan Suku Pamona (Aesthetic Value Representation In the Karambangan Poem of the Pamona Tribe) Ulinsa Ulinsa; Dandi Golontalo; Ninawati Syahrul
Indonesian Language Education and Literature Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v7i2.9404

Abstract

This study discusses the representation of aesthetic values in the kara-mbangan verses of the pamona tribe in Poso regency. The object of the study is a collection of transcribed karambangan verses. Furthermore, there is an explanation of the aesthetic value, the function of aesthetic value, and the benefits of the aesthetic value of the pamona tribe's kar-ambangan verses. This research is a qualitative research with a conte-nt analysis method, and a hermeneutics approach. Data collection uses observation techniques, interviews, and documentation studies. The results of the study found that the pamona tribe's poetry consists of aesthetic values, such as (1) religious values, (2) cultural values, (3) moral values, (4) educational values, (5) entertainment values, (6) sac-rificial values, and (7) compassion values.Penelitian ini membahas tentang representasi nilai estetis dalam syair karambangan suku pamona di kabupaten Poso. Objek penelitian berupa kumpulan syair karambangan yang telah ditranskripsi. Selanjutnya ter-dapat pemaparan nilai estetika, fungsi nilai estetika, dan manfaat dari nilai estetika syair karambangan suku Pamona. Penelitian ini merupak-an penelitian kualitatif dengan metode analisis isi, dan pendekatan her-meneutika. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawan-cara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ditemukan bahwa syair karambangan suku Pamona terdiri dari nilai-nilai estetika, seperti (1) nilai agama, (2) nilai budaya, (3) nilai moral, (4) nilai pendidikan, (5) nilai hiburan, (6) nilai pengorbanan, dan (7) nilai kasih sayang.
Tinjauan Kritis Statements Para Tokoh Tentang Kasus Tanah Golo Mori dalam Pemberitaan Media Massa Daring (Critical Review of Personages Statements About the Golo Mori Land Dispute in the Online Mass Media Reportation) Antonius Nesi; Tati Sri Uswati; B Wahyudi Joko Santoso
Indonesian Language Education and Literature Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v7i2.9271

Abstract

This study aims to critically review the statements of personages related to the land dispute Golo Mori in West Manggarai, Nusa Tenggara Timur, at the online mass media consists of Kompas.com, Cnnindonesia.com, Poskupang.com, and Voxntt.com. In collecting data the researchers used the listening method, reading, and note-taking techniques. In analyzing the data, the researcher used the content analysis method which was applied through the stages of identification, classification, and meaning of the data. The results showed that the statements of the characters were always repeated; use passive sentences and negative sentences that refer to certain meanings. Each media is unique in its reporting. Two national online media focused more on the authorities, while the other two regional media focused on victims and advocates. Land dispute resolution is actually an ancestral heritage that should be considered as a cultural norm in conflict resolution.Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara kritis statements para tokoh dalam pemberitaan media massa online yang secara khusus memberitakan sengketa tanah Golo Mori di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Media massa online yang ditinjau adalah Kompas.com, Cnnindonesia.com, Poskupang.com, dan Voxntt.com. Dalam pengumpulan data, digunakan metode simak, teknik baca dan catat. Analisis data menggunakan metode analisis isi yang diterapkan melalui tahap identifikasi, klasifikasi, dan pemaknaan data. Hasil penelitian ini dideskripsikan sebagai berikut. Pada tahap deskripsi, ditemukan bahwa di dalam beberapa pernyataan para tokoh, terdapat kosakata yang selalu diulang atau berlebihan; terdapat juga fitur linguistik yang berkorelasi makna secara antonimi dan konotatif. Pada aspek tata bahasa, ditemukan formulasi kalimat pasif dan kalimat negatif yang merujuk pada makna tertentu. Pada tahap interpretasi disibak bahwa terdapat hubungan antarteks yang saling berterima. Pada pihak lain, ditemukan juga pernyataan lain yang bersifat naratif tetapi memiliki struktur yang rapi. Dari sisi posisi media, masing-masing media memiliki keunikan di dalam pemberitaannya. Dua media online nasional lebih menyoroti pihak aparat, sedangkan dua media regional lainnya menyoroti korban dan advokat. Pada bagian eksplanasi dipaparkan mengenai konteks sosial dan budaya, terutama sistem pembagian tanah dalam budaya Manggarai, termasuk peran struktur Gendang sebagai warisan leluhur.
Evaluasi Pembelajaran Daring Mata Kuliah Bahasa Indonesia Menggunakan Model Context, Input, Process, Product (CIPP) (Evaluation of Indonesian Language Course Online Learning Using the Context, Input, Process, Product (CIPP) Model) Suhud Aryana; Muhamad Burhanudin; Diena San Fauziya; Wagiran Wagiran
Indonesian Language Education and Literature Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v7i2.10284

Abstract

This study aims to describe the effectiveness of online learning in Indonesian Language Courses (MKBI). The evaluation uses the Context, Input, Process, Product (CIPP) model. This qualitative research design uses descriptive evaluative. Data collection instruments used closed questionnaires, structured interviews, and documentation. Data processing techniques refer to the Guttman scale. The results showed the average value of the context evaluation aspects (0.92), input evaluation (0.85), process evaluation (0.86), and product evaluation (0.90). So, it can be concluded that MKBI's online learning at IKIP Siliwangi is very appropriate and effective.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keefektifan pembelajaran daring pada Mata Kuliah Bahasa Indonesia (MKBI). Evaluasi dilakukan dengan menggunakan model Context, Input, Process, Product (CIPP). Desain penelitian kualitatif ini menggunakan deskriptif evaluatif. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket tertutup, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Teknik pengolahan data merujuk pada skala Guttman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rerata aspek evaluasi konteks (0,92), evaluasi input (0,85), evaluasi proses (0,86), dan evaluasi produk (0,90). Jadi, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran daring MKBI di IKIP Siliwangi sudah sangat sesuai dan efektif.
Pola dan Implikasi Sikap Partisan terhadap Estetika Trilogi Novel “Kemi” Karya Adian Husaini (Patterns and Implications of Partisan Attitudes to the Aesthetics of Adian Husaini's “Kemi” Novel Trilogy) Liana Shinta Dewi; Winasti Rahma Diani; M. Dhaniel Fahmi Rizal
Indonesian Language Education and Literature Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v7i2.7759

Abstract

This study aims to understand the partiality of Kemi trilogy by Adian Husaini and its impact on the aesthetic of the novel. This is a quantitative study using a methodology of aesthetics established by Dewit H. Parker. The result shows two patterns of partiality. First, the author ignores the "show don't tell method" in the novel. Second, the author tends to use flat characterization.  Thus, it affects the balance of the novel that is determined by the contradictory pattern. The result of this study can be used as teaching material on Literary Criticism subject.Penelitian ini bertujuan untuk melihat pola partisan yang muncul dalam trilogi novel Kemi karya Adian Husaini dan melihat implikasinya terhadap estetika novel. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan teori estetika yang digagas oleh Dewitt H. Parker. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap partisan dalam novel terlihat dari dua pola yaitu kecenderungan menjelaskan alih-alih menunjukkan dan penokohan dan pelataran yang datar. Implikasi sikap partisan ini adalah keseimbangan di dalam novel cenderung dibangun oleh model pertentangan. Hasil penelitian ini bisa digunakan sebagai materi dalam mata kuliah Kritik Sastra.
Ragam Bahasa Pada Caption Instagram: Analisis Gender (Variety of Languages on Instagram Captions: Gender Analysis) Adinda Oktaseska Agata; Aceng Ruhendi Saifullah
Indonesian Language Education and Literature Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v7i2.9592

Abstract

The phenomenon of using language on the internet is something unique. This study aims to describe the influence of gender on the variety of languages in Instagram captions and realize the intended meaning. This study uses a Computer-Mediated Discourse Analysis (CMDA) approach. The data collection technique is in the form of screenshots containing captions with the theme of make-up on Instagram social media. Data analysis in this study refers to Lakoff's theory of female language characteristics and Mulac's theory of male language characteristics. The results of the analysis show that the variety of languages used by men and women in Instagram captions have some similarities in the use of language features and also vary in realizing their intentions. This study recommends that sociolinguistics is an interesting topic for research so that future fields of study pay more attention to the rapidly changing phenomena in social media.Fenomena penggunaan bahasa di internet merupakan sesuatu yang khas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh gender terhadap ragam bahasa pada caption Instagram dan merealisasikan makna yang dimaksud. Penelitian ini menggunakan pendekatan Computer Mediated Discourse Analysis (CMDA). Teknik pengumpulan data berupa tangkapan layar yang memuat caption yang bertemakan make-up dalam sosial media Instagram. Analisis data dalam penelitian ini mengacu pada Teori Lakoff tentang karakteristik bahasa perempuan dan Teori Mulac tentang karakteristik bahasa laki-laki. Hasil analisis menunjukkan bahwa ragam bahasa yang digunakan oleh laki-laki dan perempuan pada caption Instagram memiliki beberapa kesamaan dalam penggunaan fitur bahasa dan beragam pula dalam merealisasikan maksudnya. Studi ini merekomendasikan bahwa sosiolinguistik merupakan topik yang menarik untuk diteliti sehingga bidang studi kedepannya lebih memperhatikan fenomena yang berubah dengan cepat di media sosial.
Ketahanan Literasi Anak-Anak di Masa Pandemi melalui Aplikasi Let’s Read (Children's Literacy Resilience in a Pandemic Period Through the Let's Read Application) Endang Sri Maruti
Indonesian Language Education and Literature Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v7i2.9298

Abstract

This study aims to describe the improvement of children's digital literacy skills. Research data in the form of the results of children's reading activities with the application. Data were collected by questionnaires and from observations and strengthened by data from interviews with children. The collected data is then analyzed with reference to the flow model. The results showed that the use of the Let's Read application could improve digital literacy for the children of Kampung Wonopuro. Utilization of spare time can be filled by playing while learning to read. The language in the reading text that is read is not only Indonesian but can be regional or foreign languages.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan literasi digital anak-anak. Data penelitian berupa hasil kegiatan membaca anak dengan aplikasi. Data dikumpulkan dengan angket dan dari observasi dan diperkuat dengan data dari wawancara dengan anak-anak. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan mengacu pada model alir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan aplikasi Let’s Read dapat meningkatkan literasi digital bagi anak-anak Kampung Wonopuro. Pemanfaatan waktu senggang dapat diisi dengan bermain sambil belajar membaca. Bahasa dalam teks bacaan yang dibaca juga tidak hanya bahasa Indonesia, tetapi bisa bahasa daerah maupun bahasa asing.
Fungsi Pantun Adat Perkawinan Melayu Riau (Pantun Function as Malay Marriage Tradition of Riau) Rezki Puteri Syahrani Nurul Fatimah; Fathiaty Murtadho; Zuriyati Zuriyati
Indonesian Language Education and Literature Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v7i2.8791

Abstract

This study aims to describe the function of rhymes in the marriage customs of the Riau Malay community. The approach used is the sociology of literature. Data were collected through observation, interviews, and documentation. Informants in this study are rhymes at marriage. The results showed that the function of the rhyme in the marriage of the Riau Malay community was (1) as a cultural identity; (2) as a conjunction or tongue; (3) education about culture; (4) as a symbol explanation; and (5) as a guide or procedure. This research has implications for the development of the Indonesian language and literature in universities and schools.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fungsi pantun pada adat perkawinan masyarakat Melayu Riau. Pendekatan yang digunakan adalah Sosiologi sastra. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah tukang pantun pada pernikahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi pantun pada perkawinan masyarakat Melayu Riau adalah (1) sebagai identitas budaya; (2) sebagai penyambung kata atau lidah; (3) pendidikan tentang budaya; (4) sebagai penjelasan simbol; dan (5) sebagai petunjuk atau tata cara. Penelitian ini dapat diimplikasikan bagi perkembangan ilmu bahasa dan sastra Indonesia di perguruan tinggi maupun di sekolah.
Minat Baca Siswa SMP: Faktor Latar Belakang Ekonomi dan Pendidikan Keluarga (Middle School Students Reading Interests: Factors of Economic Background and Family Education) Nurhaliza Nurhaliza; Usman Usman; Sultan Sultan
Indonesian Language Education and Literature Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v7i2.10208

Abstract

This study aims to analyze students' reading interests based on economic background and family education. The population of this study was 203 students of SMP Negeri 3 Tarowang, Jeneponto, South Sulawesi. Data were collected through questionnaires and documentation. Data were analyzed by descriptive and inferential statistics. The results showed that (1) students' reading interests based on family economic background and family educational background were in the moderate category, (2) there were significant differences in students' reading interests based on family economic background, and (3) there were significant differences in students' reading interest. based on family educational background. This finding indicates that economic factors and family background have a relationship with the level of students' reading interest.Penelitian ini bertujuan unuk menganalisis minat baca siswa berdasarkan latar belakang ekonomi dan pendidikan keluarga. Populasi penelitian ini adalah 203 siswa SMP Negeri 3 Tarowang, Jeneponto, Sulawesi Selatan. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dokumentasi. Data dianalisis dengan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  (1) minat baca siswa berdasarkan latar belakang ekonomi keluarga dan latar belakang pendidikan keluarga berada pada kategori sedang, (2) terdapat perbedaan signifikan minat baca siswa berdasarkan latar belakang ekonomi keluarga, dan (3) terdapat perbedaan signifikan minat baca siswa berdasarkan latar belakang pendidikan keluarga.  Temuan ini mengindikasikan bahwa faktor ekonomi dan latar belakang keluarga memiliki hubungan dengan tingkat minat baca siswa.

Page 1 of 2 | Total Record : 16